Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Praktik ilegal penjualan obat-obatan terlarang jenis Eximer dan Tramadol diduga dilakukan oleh sebuah Warung Kecil ,  yang berlokasi di Jalan baru Cilimus Kuningan, yang lebih tepatnya lokasi tersebut pas berada di depan rumah makan Sunda Alam Kabupaten Kuningan Saat awak media melakukan Konfirmasi kepada salah satu masyarakat 18/02/2026 selaku narasumber yang tidak mau disebutkan namanya itu, “Benar mas saya tahu akan aktivitas adanya Warung kecil yang di duga telah menjual/mengedarkan obat jenis golongan G yang berada di lokasi jalan baru cilimus Kuningan pas depan rumah makan Sunda Alam tersebut yang saya tahu itu milik saudara (A) alias Kumis ” Ujarnya. Dari pantauan kami di sekitar lokasi memperlihatkan bahwa Warung tersebut kerap kali di datangi pembeli atau pelanggan yang hilir mudik untuk membeli obat Eximer dan Tramadol tanpa izin resmi , Sungguh ini melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana, karena keduanya termasuk dalam daftar obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Aktivitas semacam ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan generasi muda. Polsek Cilimus Kabupaten Kuningan seharusnya sudah monitor tentang keberadaan Warung obat tersebut, yang jaraknya itu tidaklah terlalu jauh dari Polsek Cilimus , hal ini setidaknya dapat meredam tingkat kriminalitas pemuda yang diakibatkan efek meminun obat keras tersebut, Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek  Cilimus belum terlihat melakukan penindakan. Masyarakat berharap agar aparat kepolisian khususnya Polres Kabupaten Kuningan segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang berkedok usaha Warung itu. (A.R)

Tambun Bidik-kasusnews.com,.Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Jawa Barat memperkuat silaturahmi dan soliditas internal melalui kegiatan buka puasa bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota, Minggu (22/2/2026). Kegiatan yang digelar dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh para pengurus DPW dan perwakilan sesepuh FRN. Acara diawali dengan pembahasan rapat internal sebelum dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Ketua DPW FRN Counter Polri Jawa Barat, Marto, menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah personal, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen organisasi dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan. “Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian. Nilai-nilai ini harus kita implementasikan dalam setiap langkah pengabdian FRN, khususnya dalam mendukung tugas-tugas Polri dan menjaga kondusivitas wilayah Jawa Barat,” ujar Marto. Ia menegaskan bahwa sebagai organisasi yang bermitra dan mendukung kinerja kepolisian, FRN harus terus menjaga integritas, profesionalisme, dan komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, tantangan informasi yang berkembang pesat di era digital menuntut seluruh jajaran FRN untuk lebih responsif, akurat, dan bijak dalam menyikapi berbagai isu yang beredar di ruang publik. “Kita harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar, mencerahkan, dan tidak memecah belah. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat harus terus diperkuat,” tegasnya. Marto juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat kekompakan internal, memperkuat koordinasi antarwilayah, serta meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat. Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi forum konsolidasi organisasi. Dalam sesi diskusi, pengurus menyampaikan laporan singkat terkait program kerja yang telah dan akan dilaksanakan. Suasana kekeluargaan tampak begitu kental sepanjang acara. Para peserta saling bertukar pandangan dan memperkuat komitmen bersama untuk membesarkan organisasi secara sehat dan profesional. Di akhir acara, Marto kembali menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi. “FRN harus hadir sebagai organisasi yang membawa manfaat, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Barat. Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai titik penguatan integritas dan kebersamaan,” pungkasnya. Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, DPW FRN Counter Polri Jawa Barat berharap kebersamaan yang terjalin tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan visi organisasi demi mendukung stabilitas dan keamanan di tengah masyarakat. (Asep Rusliman)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (21/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 78 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 78 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. (Minggu, 22/2/2026) dini hari, – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447H/2026H, Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan patroli kondusifitas wilayah di sejumlah titik rawan di Kota Cirebon, pada minggu dini hari. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0614/Kota Cirebon serta didampingi oleh Pasiops dan Dan Unit Kodim 0614/Kota Cirebon. Patroli dilaksanakan dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama dan kawasan yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja dan geng motor. Kegiatan diawali dari kawasan Stadion Bima, kemudian bergerak ke beberapa wilayah lain di Kota Cirebon yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom dalam keterangannya menyampaikan bahwa patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas kenakalan remaja selama Ramadhan, seperti tawuran, perang konten, hingga balapan liar yang meresahkan masyarakat. “Selama Ramadhan biasanya terjadi peningkatan aktivitas remaja pada malam hingga dini hari. Kami hadir untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti tawuran, perang konten, maupun balap liar,” ujarnya. Selain patroli, personel juga melaksanakan sosialisasi kamtibmas kepada kelompok remaja yang ditemui sedang berkumpul di beberapa lokasi. Para pemuda diberikan imbauan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta menjaga ketertiban selama bulan suci. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan bebrapa sajam yang rencana akan dibuat tawuran, dua unit sepeda motor dan seorang pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di kawasan Jalan By Pass Brigjen Darsono, Kota Cirebon. Kendaraan dan pemuda tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Dandim menegaskan bahwa patroli kondusifitas akan terus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kota Cirebon. “Kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusifitas Kota Cirebon,” tegasnya. Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Cirebon tetap terjaga sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan khusyuk. (pendim0614)* (Asep Rusliman)

Majalengka, Bidik-kasusnews.com,.Menjelang kunjungan kerja Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke wilayah Kabupaten Majalengka, jajaran Polres Majalengka mempercepat pemantapan strategi pengamanan. Pada Jumat (20/2/2026), Wakapolres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., memimpin rapat koordinasi persiapan kunjungan tersebut yang dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka serta para Kapolsek jajaran di Mapolres Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Wakapolres menyampaikan bahwa agenda besar ini berkaitan dengan rencana kehadiran Bapak Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., pada acara Puncak Resepsi dan Tasyakuran Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Pondok Pesantren Santi Asromo, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka. Dalam rapat tersebut, Kompol Dani Prasetya menekankan kepada seluruh PJU dan Kapolsek untuk melakukan persiapan ekstra, mengingat acara ini merupakan agenda berskala nasional. Pembahasan meliputi pemetaan ploting personel, pengamanan jalur yang akan dilalui rombongan, hingga sterilisasi lokasi kegiatan di lingkungan Pesantren Santi Asromo guna menjamin keamanan dan kenyamanan Bapak Kapolri serta seluruh tamu undangan yang hadir. “Kunjungan Bapak Kapolri dalam rangka Milad ke-108 PUI ini adalah amanah besar bagi Polres Majalengka. Oleh karena itu, saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk bersinergi dan memastikan tidak ada celah sekecil apa pun dalam rencana pengamanan nanti. Segala sarana dan prasarana harus dipastikan siap sebelum hari pelaksanaan,” tegas Wakapolres Majalengka di hadapan peserta rapat. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polsek Jatiwangi Polres Majalengka berhasil membekuk dua orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor yang beraksi di wilayah Desa Sukaraja Wetan, Kecamatan Jatiwangi. Kedua pelaku yang diketahui berinisial AS alias Dempet (34) dan J alias Black (36), yang merupakan warga Kabupaten Indramayu, diringkus petugas setelah aksi nekat mereka dipergoki langsung oleh korbannya pada Kamis sore (19/2/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Jatiwangi AKP Rudy Djunardi M, S.H., M.H., CPHR., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban yang bernama Rikho Nurriyal (23) baru saja pulang bekerja dan memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di samping rumah. Ketika korban sedang berada di dalam rumah untuk bersiap berbuka puasa, ia mendengar suara standar motor yang mencurigakan. Saat diperiksa ke luar, korban mendapati pelaku tengah mendorong sepeda motornya ke arah depan rumah. Dengan sigap, korban langsung menghampiri pelaku dan merebut kembali motornya sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan korban, warga di lokasi kejadian langsung berdatangan dan berhasil mengamankan kedua pelaku di tempat. Tak lama kemudian, personel Polsek Jatiwangi segera tiba di lokasi untuk mengamankan tersangka guna menghindari aksi amuk massa. Dari tangan para pelaku, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, satu unit sepeda motor Yamaha NMAX tanpa plat nomor milik pelaku, serta seperangkat alat kejahatan yang terdiri dari kunci T, berbagai jenis anak kunci astag, dan alat pembuka magnet lubang kunci. Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Jatiwangi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 Ayat 1 huruf g UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana mengenai pencurian dengan pemberatan. Kapolres Majalengka pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dalam menjaga harta bendanya dan segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat oleh pihak kepolisian. (Asep Rusliman)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 20/2/2026), – Babinsa Kelurahan Pegambiran, Sertu Yanto, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pegambiran melaksanakan kegiatan monitoring pendistribusian MBG (Makanan Bergizi Gratis) bagi B3 (Balita, Ibu Menyusui/Busui, dan Ibu Hamil/Bumil), bertempat di Baperkam RW 16 Kriyan Timur, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan proses pendistribusian MBG berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga sebagai bentuk pendampingan serta pengawasan agar pelaksanaan program pemerintah tersebut dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, Sertu Yanto bersama Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan petugas pelaksana di lapangan serta perangkat RW setempat. Mereka memastikan jumlah penerima sesuai dengan data dan makanan yang dibagikan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Sertu Yanto menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar serta membantu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga penerima manfaat,” ujarnya. Kegiatan pendistribusian MBG di wilayah Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Diharapkan melalui program ini dapat membantu meningkatkan asupan gizi bagi Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui, sehingga dapat menunjang kesehatan dan kesejahteraan keluarga di wilayah Kota Cirebon.(pendim0614) (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antar lembaga penegak hukum, Kapolres Majalengka Rita Suwadi menerima kunjungan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (KA Lapas) Majalengka di Mapolres Majalengka, Kamis (19/02/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., yang memimpin jajaran Kepolisian Resor Majalengka, didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyambut langsung kunjungan tersebut dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres itu membahas berbagai hal strategis terkait penguatan koordinasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam hal pengamanan tahanan, proses penyidikan, serta pertukaran informasi guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rita Suwadi menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu. Menurutnya, komunikasi yang baik dan koordinasi yang intensif akan semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan. “Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama dan soliditas antar instansi. Dengan sinergitas yang terjalin baik, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” ujar Kapolres. Sementara itu, KA Lapas Majalengka menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolres Majalengka beserta jajaran. Ia berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan, terutama dalam hal pengamanan dan penanganan warga binaan yang berkaitan dengan proses hukum. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung lokasi pergerakan tanah di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Kamis (19/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang akrab disapa KDM didampingi Bupati Majalengka, Eman Suherman, serta jajaran Forkopimda. Keduanya menyempatkan diri menemui para korban terdampak yang saat ini berada di Balai Desa Sukadana. Di hadapan warga, KDM menyampaikan komitmennya untuk membantu warga korban tanah bergerak setiap keluarga diberikan bantuan tunai sebesar Rp 10 juta. Ia juga menginisiasi program penataan kawasan pemukiman dengan konsep “Kampung Wisata” seperti yang telah dikerjakan di Sukabumi. Ia merencanakan pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak dengan alokasi biaya per unit sebesar Rp 40 juta. Selain itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk membangun rumah berbahan kayu yang dirancang lebih fleksibel dan tahan terhadap guncangan gempa. “Rumah yang akan dibangun berbahan kayu agar lebih ringan dan tahan gempa. Menonjolkan sisi tradisional namun tetap kokoh dan fungsional. Kita ingin warga bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar KDM. Guna memastikan pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran, Kang Dedi menggandeng Kodim setempat melalui program Karya Bakti. Ia menyatakan siap mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp 1 Miliar untuk mendukung perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. ​”Saya akan siapkan dana 1 miliar rupiah, nanti dikerjakan oleh Kodim melalui program Karya Bakti. Kita tata jalannya, kita buat rumahnya yang bagus. Kampung ini harus berubah menjadi Kampung Wisata,” ujar Dedi Mulyadi. Selain pembangunan hunian, Gubernur juga meminta Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk segera menyiapkan lahan relokasi yang aman bagi warga terdampak. Menanggapi hal tersebut, Bupati Eman Suherman menyatakan kesiapan Pemkab Majalengka untuk menyediakan lahan yang tidak jauh dari Desa Sukadana, namun berada di kawasan yang lebih aman dan bebas dari potensi pergerakan tanah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah peduli dan terjun langsung meninjau lokasi bencana. Pemkab Majalengka siap menyediakan lahan relokasi yang aman bagi warga,” ungkap Bupati. Salah seorang warga terdampak, Rohman mengaku senang dan terharu atas kunjungan Gubernur dan Bupati. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah secara langsung menjadi bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Kami merasa diperhatikan. Terima kasih karena pemerintah cepat merespons bencana ini,” ujarnya. Pergerakan tanah yang terjadi di Blok Godabaya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan provinsi. Langkah cepat penanganan darurat hingga rencana relokasi permanen diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi warga terdampak. (Asep Rusliman)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,.Suasana tenang Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu, mendadak berubah menjadi mencekam pada Selasa sore, 17 Februari 2026. Seorang pria berinisial K, 59 tahun, ditemukan tewas mengenaskan di bengkelnya di Jalan Karangtumaritis Blok 1. Korban ditemukan dengan luka parah akibat senjata tajam di bagian leher, muka, dan kepala. Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku, seorang pria berinisial S H, 34 tahun, tidak lama setelah kejadian. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar, menyatakan bahwa penangkapan pelaku merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. “Pelaku diamankan tidak lama setelah kejadian,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar dalam keterangan persnya, Rabu (18/2/2026). Penemuan jasad korban bermula ketika saksi bernama Wahyu Amin melintas di depan bengkel korban saat pulang ke rumah. Pemandangan mengerikan langsung menyambutnya: korban tergeletak bersimbah darah di dalam bengkel. Wahyu Amin segera melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Desa Karangtumaritis, yang kemudian diteruskan ke Polsek Haurgeulis. Menurut keterangan anak korban, sebelum kejadian tragis ini, ia sempat melihat pelaku berjalan di sekitar lokasi sambil membawa sebilah golok. Keterangan ini menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam mengungkap kasus ini. Motif sementara yang berhasil diungkap polisi cukup mengejutkan. Terduga pelaku, S H, mengaku merasa terganggu dan kesal dengan aktivitas di bengkel korban yang dianggap terlalu berisik. “Motif sementara berdasarkan keterangan terduga pelaku adalah merasa terganggu oleh suara berisik dari kegiatan di bengkel korban,” jelas Kasat Reskrim. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sebilah golok yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan, serta pakaian korban dan pelaku yang terdapat bercak darah. Tragedi ini bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar tentang toleransi, keamanan lingkungan, dan bagaimana masyarakat merespons perbedaan. Apakah kebisingan bengkel, yang menjadi alasan pelaku, cukup menjadi pembenaran untuk tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang? Kasus ini juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno. Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan bermartabat. (Asep Rusliman)