Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 semestinya tidak hanya dirayakan dengan seremoni dan slogan kebanggaan. Lebih dari itu, HPN harus menjadi cermin besar bagi insan pers untuk berkaca: sejauh mana pers masih setia pada prinsip profesionalisme, akurasi data, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Pers adalah pilar keempat demokrasi. Namun pilar ini akan rapuh jika dibangun di atas berita yang tergesa-gesa, data setengah matang, dan narasi yang dibentuk tanpa verifikasi mendalam. Dalam beberapa tahun terakhir, publik semakin sering disuguhi produk jurnalistik yang lebih mengejar kecepatan daripada ketepatan, lebih mengutamakan sensasi dibanding substansi. Validasi data seharusnya menjadi jantung kerja jurnalistik. Tanpa itu, berita hanya akan menjadi opini liar yang dibungkus judul bombastis. Kesalahan kecil dalam data bisa berdampak besar: merusak reputasi seseorang, menyesatkan opini publik, bahkan memicu konflik sosial. Di titik inilah pers diuji, apakah tetap tegak sebagai penyaji fakta, atau tergelincir menjadi alat kepentingan. Fungsi kontrol sosial pun kerap disalahartikan. Mengkritik bukan berarti menuduh, menekan bukan berarti menghakimi. Pers yang ceroboh dalam menjalankan kontrol sosial justru berpotensi melahirkan ketidakadilan baru. Kritik tanpa dasar kuat bukan kontrol, melainkan provokasi. Investigasi tanpa etika bukan keberanian, melainkan kecerobohan. Hari Pers Nasional 2026 harus menjadi alarm keras bagi insan pers: kebebasan pers bukan kebebasan tanpa batas. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dengan tegas menjamin kemerdekaan pers, namun sekaligus menuntut tanggung jawab, profesionalisme, dan kepatuhan pada Kode Etik Jurnalistik. Harapan publik hari ini sederhana namun tegas: pers yang berani, tapi berimbang; tajam, namun berbasis data; kritis, namun tidak sembrono. Pers yang mampu berdiri independen tanpa kehilangan nurani. Jika pers ingin terus dipercaya, maka satu pilihan yang tak bisa ditawar adalah kembali pada khittah jurnalistik: cek dan ricek, verifikasi berlapis, serta keberanian mengatakan “belum pasti” ketika data belum lengkap. Tanpa itu, pers bukan lagi penjaga demokrasi, melainkan bagian dari masalah. Hari Pers Nasional 2026 bukan sekadar perayaan. Ia adalah momentum koreksi. Karena pers yang besar bukan yang paling lantang bersuara, melainkan yang paling bertanggung jawab atas setiap kata yang disampaikan kepada publik. Amin

BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com  Upaya pencegahan banjir di musim penghujan terus dilakukan oleh aparat kewilayahan bersama masyarakat. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan parit dan gorong-gorong di Jalan Gunung Tanggamus, Kelurahan Perumnas Wayhalim, Kecamatan Wayhalim, Senin (9/2/2026). Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Peltu Andi Wahyu bersama jajaran Babinsa Koramil 410-04/TKT, sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya antisipasi genangan air yang berpotensi menimbulkan banjir. Gotong royong tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Wakil Danramil 410-04/TKT, Lurah Perumnas Wayhalim, Bhabinkamtibmas, para Ketua Lingkungan, Ketua RT se-Kelurahan, anggota Linmas, hingga puluhan warga setempat. Mereka bersama-sama membersihkan saluran air dari sampah dan endapan lumpur yang menghambat aliran air. Peltu Andi Wahyu mengatakan, karya bakti rutin dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial Babinsa di wilayah binaan. “Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Selain mencegah banjir, gotong royong ini juga menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan bersama,” ujarnya. Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Sinergi antara Babinsa, aparat kelurahan, dan masyarakat membuat pekerjaan pembersihan parit dan gorong-gorong dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif. Sementara itu, Lurah Perumnas Wayhalim mengapresiasi peran aktif Babinsa Koramil 410-04/TKT yang terus hadir dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, keterlibatan Babinsa mampu memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan. Kehadiran Babinsa menjadi contoh nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” ungkapnya. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Dengan bersihnya saluran drainase, diharapkan risiko banjir di wilayah Perumnas Wayhalim dapat diminimalisir, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan aman. (Agus)

BEKASI KOTA, Bidik-kasusnews.com  – Tim 1 Serigala Jaga Jakarta Polres Metro Bekasi Kota berhasil menggagalkan potensi aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam sebuah operasi patroli dini hari. Tiga orang pemuda berinisial MA (21), AI (19), dan RA (19) diamankan petugas saat melintas di Jalan Raya Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, pada Senin (09/02/2026) sekitar pukul 00.50 WIB. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui laporan resminya menjelaskan bahwa penangkapan bermula saat tim patroli pimpinan Ipda Tri Budi Setyo P, S.Pd., mencurigai tiga remaja yang berboncengan satu motor. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di celana salah satu pelaku serta satu set kunci T yang disembunyikan di bawah jok motor. Berdasarkan hasil interogasi awal, ketiga pelaku mengakui bahwa sepeda motor Honda Beat yang mereka gunakan merupakan hasil aksi begal sebelumnya dengan menggunakan nomor polisi palsu. Para pelaku juga mengakui telah melakukan aksi serupa sebanyak tiga kali dengan modus operandi memepet korban di jalanan sepi dan mengancam menggunakan senjata tajam untuk merampas kendaraan. Dalam penangkapan tersebut, Tim 1 Serigala Jaga Jakarta menyita sejumlah barang bukti, antara lain: 1 bilah celurit yang digunakan untuk mengancam korban, 1 unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi palsu B 6884 UFW, 4 buah kunci T beserta empat mata kuncinya yang digunakan untuk memetik motor incaran, 2 unit ponsel android milik para pelaku. Ketiga tersangka beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Piket Reskrim Polres Metro Bekasi Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Bekasi Kota dalam meningkatkan patroli kewilayahan guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif dan memberikan rasa aman bagi warga dari ancaman kejahatan jalanan di malam hari. (Agung)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Polda Metro Jaya memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Balai Wartawan Polri Polda Metro Jaya, Senin (9/2/2026) pagi. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Humas Polda Metro Jaya ini berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud sinergi Polri dan insan pers. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 sekaligus apresiasi kepada seluruh insan pers atas peran dan kontribusinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan salam dan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat pimpinan TNI–Polri di Istana Negara. “Pers merupakan mitra strategis Polri dan pilar demokrasi. Sinergi yang selama ini terjalin harus terus dijaga, terlebih dengan tema HPN tahun ini Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” ujar Wakapolda dalam sambutannya. Ia juga menyinggung tantangan dunia media di era digital, terutama derasnya arus informasi di media sosial yang kerap lebih cepat dibanding media arus utama. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut insan pers dan kehumasan Polri untuk adaptif, responsif, serta mampu memanfaatkan platform digital tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian dan akurasi informasi. Sementara itu Ketua Forum Wartawan Polri Polda Metro Jaya Ahmad Faruk mengapresiasi dukungan Polda Metro Jaya, khususnya Bid Humas, dalam menyediakan fasilitas kerja yang nyaman bagi wartawan. Ia berharap momentum HPN 2026 semakin memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dan insan pers agar pers tetap independen, profesional, dan menjadi sumber informasi yang kredibel serta menyejukkan masyarakat. (Agung)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan profesionalisme aparat penegak hukum, Bidang Hukum (Bidkum) Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan penyuluhan hukum di Aula Jananuraga Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (9/2/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kasubbag Kompeten Bag Binkar SDM Polda Kalsel, Kompol Safarianto, S.H., M.H., bersama tim penyuluh dari Bidkum Polda Kalsel. Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., serta Kasi Hukum Polres HSU AKP Didik Suryanto, S.H. Tim penyuluhan Bidkum Polda Kalsel terdiri dari Kompol Saparyanto, S.H., M.H., AKP Purnoto, Aipda Tinton Fajar Wiranto, S.H., dan Brigadir H. Rizki Febrian. Sementara itu, peserta kegiatan meliputi para pejabat utama Polres HSU, para Kapolsek jajaran, Kasiwas, Kasi Propam, Kanit Gakkum Satlantas dan Satpolair, Kanit Reskrim Polres dan Polsek jajaran, serta para penyidik. Dalam penyuluhan tersebut, tim Bidkum Polda Kalsel menyampaikan materi strategis terkait pengenalan dan pemahaman Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru serta Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, termasuk langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya gugatan praperadilan serta strategi menghadapi praperadilan dalam proses penyidikan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi hukum bagi seluruh penyidik dan aparat penegak hukum. Menurutnya, pemahaman yang utuh terhadap regulasi terbaru menjadi kunci dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. “Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh personel, khususnya penyidik, agar setiap proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan, menghindari kesalahan prosedur, dan mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujar Kapolres. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk mendalami berbagai persoalan teknis dalam penyidikan. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan penutupan. Melalui penyuluhan hukum ini, Polres HSU berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mendukung terwujudnya Polri yang presisi, profesional, dan dipercaya masyarakat. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan survei lapangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari yang berlokasi di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebelum SPPG beroperasi secara optimal. Survei yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur terkait, di antaranya Kasat Intelkam Polres HSU AKP Agus Murti Widodo, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten HSU dari program Pengendalian Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan (P2PMKL), sanitarian UPT Puskesmas Banjang, pengelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU, serta pengelola sementara SPPG. Dalam kegiatan tersebut, tim Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas dan ruangan yang ada di SPPG, mulai dari ruang loker pegawai, ruang administrasi, area pencucian bahan makanan, ruang penyimpanan kering dan basah, ruang pengolahan, hingga ruang pencucian peralatan dapur. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh alur kerja dan fasilitas memenuhi standar higiene dan sanitasi yang ditetapkan. Selain pengecekan fisik bangunan dan peralatan, tim juga menilai alur kedatangan pegawai sejak dari rumah hingga memasuki area kerja. Pemeriksaan meliputi penggunaan ruang ganti, kebiasaan mencuci tangan, kebersihan personal, hingga kepatuhan terhadap prosedur kerja di dalam dapur SPPG. Petugas Dinas Kesehatan turut memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi teknis kepada pengelola, seperti kewajiban penggunaan tempat sampah berpenutup dengan sistem injak, pemasangan SOP di setiap peralatan dapur, pengaturan suhu ruang, pencatatan tanggal pembelian dan kedaluwarsa bahan baku, penyimpanan sampel makanan, serta penunjukan tenaga ahli sanitasi untuk melakukan pengawasan rutin. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan bahwa survei ini merupakan tahapan penting dalam memastikan SPPG beroperasi sesuai regulasi dan standar kesehatan. “Pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi menjadi syarat utama agar pelayanan gizi dapat berjalan aman, higienis, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Kegiatan survei berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Selanjutnya, pengajuan pengantar penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi akan diproses oleh perwakilan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU, sesuai dengan hasil evaluasi dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan. Melalui survei ini, diharapkan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Banjang dapat segera melengkapi seluruh persyaratan regulasi dan siap beroperasi dengan standar kebersihan serta keamanan pangan yang terjamin. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan pembagian brosur keselamatan lalu lintas kepada para pengguna jalan dan warga masyarakat, Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Intan Tahun 2026 yang digelar Polres HSU sebagai langkah preemtif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pembagian brosur dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, dengan lokasi kegiatan di Jalan Pembalah Batung, Kelurahan Paliwara, serta Jalan Lambung Mangkurat, Kecamatan Amuntai Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satgas Preemtif Satlantas Polres HSU. Sebanyak 80 lembar brosur keselamatan lalu lintas dibagikan langsung kepada pengendara roda dua, roda empat, maupun warga sekitar. Materi dalam brosur tersebut berisi imbauan penting terkait tertib berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu-rambu jalan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta pentingnya mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. “Melalui edukasi secara langsung kepada masyarakat, kami berharap pesan keselamatan lalu lintas dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Dengan adanya kegiatan ini, Satlantas Polres HSU berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan demi terwujudnya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan humanis di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sejalan dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”. (Agus)

Jakarta,  Bidik-kasusnews.com – Jakarta Utara. Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta bersinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan “Jaga Jakarta Bersih” secara serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Tangerang, dengan pusat kegiatan bertempat di Waduk Danau Cincin, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., bersama Kapolda Metro Jaya serta Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, sebagai wujud nyata sinergitas lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan perairan, pesisir, dan ruang terbuka publik di wilayah Jakarta. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel bersama yang dipimpin Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, dan Sekda Provinsi DKI Jakarta. Apel diikuti oleh gabungan unsur TNI-Polri, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, serta elemen masyarakat. Dalam amanatnya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan. “Kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah tanggung jawab Kodam Jaya sebagai lanjutan dari kegiatan sebelumnya, agar lingkungan Jakarta semakin bersih, sehat, dan asri,” ujar Pangdam. Pangdam Jaya juga menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait pembersihan sampah di seluruh wilayah, khususnya di Jakarta. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, mengingat persoalan sampah menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya bencana banjir di berbagai wilayah. Pangdam Jaya juga menghimbau agar seluruh masyarakat terus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, sehingga Jakarta dapat tetap menjadi kota yang aman, nyaman, bersih, dan asri. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan alat kerja bakti dan pelaksanaan pembersihan sampah di area Waduk Danau Cincin dan sekitarnya. Forkopimda juga berkesempatan melaksanakan penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta mendukung penghijauan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.(Red) Sumber Pendam Jaya

BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com – Upaya pencegahan banjir di musim penghujan terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Babinsa Koramil 410-03/Teluk Betung Utara (TBU), Serda Haidir, bersama unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan saluran air dan kali kecil di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT), Minggu (8/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Zulkarnain Subing, Lingkungan 3, Kelurahan Keteguhan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya genangan dan banjir akibat tersumbatnya aliran air oleh sampah dan endapan lumpur. Aksi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman. Gotong royong diikuti oleh Camat Teluk Betung Timur, Lurah Keteguhan, perangkat RT dan lingkungan, anggota Linmas, serta puluhan warga yang dengan penuh semangat membersihkan drainase dan aliran kali kecil di sekitar permukiman. Camat Teluk Betung Timur mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa dan TNI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, peran TNI sangat penting dalam mendorong kesadaran kolektif warga untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. “Kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya. Selain mencegah banjir, juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya. Sementara itu, Babinsa Kelurahan Keteguhan, Serda Haidir, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Ia menyebutkan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi kenyamanan dan keselamatan warga. “TNI tidak hanya bertugas di bidang pertahanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Gotong royong ini adalah bentuk pengabdian kami kepada warga,” kata Serda Haidir. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui aksi ini, diharapkan masyarakat dapat termotivasi untuk secara mandiri dan berkelanjutan menjaga kebersihan saluran air di lingkungannya masing-masing, sehingga potensi banjir di wilayah Kota Bandar Lampung dapat diminimalkan. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com — Sinergi kuat lintas unsur terlihat di wilayah RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, saat Forkopimko Jakarta Timur bersama masyarakat turun langsung melakukan aksi bersih lingkungan di sekitar Kali Sunter. Minggu (08/02) pagi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah, aparat keamanan, dan warga dalam menjaga kebersihan sungai sekaligus ketertiban wilayah. Sejak pagi, personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, PMI, serta unsur masyarakat menyebar di sejumlah titik bantaran dan aliran Kali Sunter. Fokus utama diarahkan pada pembersihan drainase dan pengerukan sedimen yang selama ini berpotensi menghambat aliran air. Alat berat milik Dinas Sumber Daya Air dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi sungai agar fungsi aliran kembali optimal. Kapolres Metro Jakarta Timur AKBP Dr. Alfian Nurrizal menegaskan bahwa kehadiran Polri pada kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen menjaga lingkungan sekaligus stabilitas keamanan. Ia menyampaikan bahwa lingkungan yang bersih berbanding lurus dengan terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi Forkopimko dan partisipasi warga seperti ini harus terus dijaga agar kesadaran kolektif semakin tumbuh. “Kami dari Polri mendukung penuh kegiatan bersih-bersih ini karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Ketika lingkungan tertata, potensi gangguan kamtibmas juga dapat ditekan. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kapolres di sela peninjauan lokasi. Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Walikota Administrasi Jakarta Timur Munjirin meninjau area Kali Sunter dan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua unsur. Mereka menilai aksi lapangan seperti ini menjadi langkah konkret dalam menjaga ketahanan lingkungan Jakarta Timur, khususnya di kawasan yang rawan genangan. Di tengah kegiatan, Kapolres Metro Jakarta Timur turut menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan saluran air. Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga keamanan lingkungan secara bersama, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun kerawanan sosial. Dengan kebersamaan Forkopimko dan dukungan masyarakat, kawasan Cipinang Melayu diharapkan semakin bersih, tertib, dan aman. Aksi bersih Kali Sunter ini menjadi contoh nyata bahwa menjaga lingkungan dan keamanan dapat berjalan seiring demi kenyamanan hidup warga Jakarta Timur. (Agus)