Tanjung Priok, Bidik-kasusnews.com- Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar patroli skala besar KRYD dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok. Minggu malam hingga Senin (16/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Pengawas Kasatlantas AKP Ginanjar Tejasasmita, SH., MH., dengan melibatkan sebanyak 27 personel. Patroli difokuskan pada titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul anak-anak muda pada malam hingga dini hari. Sejumlah kawasan yang disasar di antaranya area sekitar Plaza Kalibaru dan JICT. Kasatlantas menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah potensi terjadinya tawuran remaja yang dapat meresahkan warga. “Patroli rutin ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar AKP Tejasasmita di sela kegiatan. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja dan masyarakat yang masih berkumpul agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum. Dengan kehadiran aparat Kepolisian di lapangan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok tetap terjaga serta aktivitas warga dapat berjalan dengan aman dan lancar. (Red)
Bener Meriah, Bidik-kasusnews.com – Progres pekerjaan pemasangan gorong-gorong Aramco di Desa Tawar Begi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Batalyon Zeni Konstruksi 14/Sradha Wirya Samertitaya sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana alam. Kegiatan pembangunan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperbaiki fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Pemasangan gorong-gorong Aramco diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya pada jalur penghubung antar desa yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas warga. Danramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Abdul Asis mengatakan bahwa hingga saat ini pekerjaan di lapangan terus berlangsung dengan progres yang cukup signifikan. “Pemasangan gorong-gorong Aramco saat ini sudah mencapai 60 persen. Satgas Gulbencal di lapangan terus bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan ini demi mempercepat pemulihan akses masyarakat,” ujarnya, Minggu (15/2/2026). Ia menambahkan bahwa semangat dan kerja keras personel Satgas di lapangan menjadi kunci dalam percepatan penyelesaian pekerjaan. Pihaknya berharap proses pembangunan dapat segera rampung agar masyarakat kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman. “Kita berharap dalam waktu dekat, dengan kegigihan personel di lapangan, pengerjaan ini terus dikebut hingga sebelum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tiba, akses ini sudah selesai 100 persen,” lanjutnya. Sementara itu, salah seorang warga setempat, Benny, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menuturkan bahwa keberadaan akses jalan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama penghubung antar desa serta mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Menurutnya, selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat juga turut mendukung dengan memberikan semangat kepada personel yang bekerja di lapangan. Ia berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga mobilitas masyarakat kembali normal. “Akses ini merupakan jalur penghubung antar desa. Dengan tersambungnya kembali akses ini, aktivitas masyarakat tentu akan lebih cepat dan lancar, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan nanti, di mana aktivitas warga biasanya meningkat, terutama pada sore hari untuk mencari takjil dan berbagai kebutuhan lainnya,” pungkasnya. Melalui pembangunan infrastruktur ini, diharapkan pemulihan pasca bencana di wilayah Kecamatan Permata dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Suasana religius menyelimuti Kota Amuntai saat ratusan siswa SD Islamiyah IUNS Banjang mengikuti pawai menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (16/02/2026) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya At-Taqwa Amuntai, Jalan Maskuni, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, berlangsung meriah dan tertib. Pawai yang diikuti sekitar 350 peserta ini turut didampingi dewan guru serta panitia kegiatan, dengan iringan drum band dari SMP IUNS Banjang yang menambah semarak suasana. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha bersama sebelum peserta memulai perjalanan pawai. Rute pawai melintasi sejumlah titik strategis Kota Amuntai, di antaranya Bundaran HSU Bersholawat, Taman Puteri Junjung Buih, Simpang Tiga Pasar Induk Amuntai, Simpang Lima Pasar Unggas, hingga kawasan Kantor Pengadilan Negeri Amuntai Kelas II, sebelum kembali finis di Masjid Raya At-Taqwa. Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga membagikan selebaran berisi niat puasa, doa berbuka puasa, serta amalan yang dianjurkan selama bulan Ramadhan kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini. Sat Intelkam Polres Hulu Sungai Utara melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 10.15 Wita, situasi terpantau tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari peserta maupun masyarakat yang menyaksikan. Pawai Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai bentuk penyambutan bulan suci sekaligus mempererat silaturahmi serta mengenalkan keberadaan sekolah kepada masyarakat luas di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Usai kegiatan, para orang tua menjemput peserta di lokasi finis dengan suasana aman dan tertib, menutup rangkaian kegiatan religi yang sarat makna kebersamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda. (Agus)
Banjang, Bidik-kasusnews.com, Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Hulu Sungai Utara (HSU) di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, kini telah rampung sepenuhnya dan siap untuk dioperasikan. Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Kegiatan pengecekan dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapan fasilitas sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar bangunan yang akan digunakan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Noryadi, Bripka Junaidi, dan Bripda M. Alfito Gusna. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa pengecekan difokuskan pada sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi fisik bangunan, keamanan fasilitas, hingga kesiapan operasional guna mendukung kelancaran program pemerintah di bidang pelayanan gizi masyarakat. Selain memastikan bangunan dalam kondisi aman dari potensi gangguan maupun tindakan perusakan, personel juga melakukan pemantauan situasi kamtibmas di sekitar lokasi agar lingkungan tetap kondusif menjelang operasional. Berdasarkan hasil pengecekan, pembangunan SPPG telah mencapai progres 100 persen. Saat ini masih dilakukan pekerjaan tambahan berupa pembangunan pos keamanan (security) dan fasilitas tempat pembuangan sampah yang dikerjakan oleh lima orang pekerja guna menunjang operasional ke depan. Kegiatan pengecekan berlangsung singkat dan berakhir sekitar pukul 09.10 Wita dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan publik melalui fasilitas SPPG tersebut. Dengan rampungnya pembangunan ini, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU diharapkan segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Minggu (15/02/2026) pagi. Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 410-04/TKT, Serma Agus R, yang turun bersama warga membersihkan selokan dan gorong-gorong di Jalan Ratudibalau. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi langkah nyata antisipasi banjir di tengah meningkatnya curah hujan. Dengan penuh semangat, aparat TNI bersama warga mengangkat tumpukan sampah, lumpur, serta material yang menyumbat aliran air di sepanjang saluran drainase. Serma Agus R mengatakan, gotong royong bukan hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kerja bersama mampu menumbuhkan kepedulian sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Way Kandis, Rizka Raiz, jajaran pamong kelurahan, personel Koramil 410-04/TKT, Ketua Lingkungan 3, serta Ketua RT 08. Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh masyarakat semakin meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lurah Way Kandis mengapresiasi peran aktif Babinsa yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga terlibat langsung di lapangan. Ia menilai keterlibatan aparat menjadi motivasi kuat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Selama kegiatan berlangsung, warga tampak kompak mengeruk endapan lumpur dan membersihkan sampah plastik yang menyumbat aliran air di sisi jalan. Suasana kebersamaan terlihat hangat dan penuh kekeluargaan hingga kegiatan selesai dalam keadaan aman dan lancar. Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan saluran air kembali berfungsi optimal sehingga risiko genangan maupun banjir dapat diminimalisir. Kegiatan tersebut juga menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tangguh, dan nyaman bagi warga. (Agus)
Serang, Bidik-kasusnews.com – TNI AL, Dispen Kormar Sorong. Semangat juang dan disiplin tinggi kembali mengantarkan prajurit Pasmar 3 menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejurda Muaythai Banten 2026. Dalam kejuaraan tingkat daerah tersebut, kontingen Pasmar 3 sukses meraih tiga medali emas, membuktikan kualitas pembinaan atlet yang berkelanjutan dan kompetitif. Pertandingan berlangsung di Pujasera Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Minggu (15/02/2026). Kejuaraan yang digelar dalam rangka Piala Walikota Serang ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kota Serang bersama Muaythai Indonesia, IFMA dan Dispapora. Event berlangsung selama tiga hari, 13 hingga 15 Februari 2026, dan diikuti sebanyak 214 atlet yang bertanding dalam 112 partai dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Tiga prajurit Pasmar 3 yang turun pada kategori senior tampil impresif di partai final. Serda Mar Didy Aryadinata pada kelas 70 kg sukses mengalahkan Wahyudi Muslim dari Satbrimob Kota Serang melalui kemenangan TKO dan memastikan medali emas pertama bagi Pasmar 3. Emas kedua diraih Serda Mar Jingga Merdeka yang bertanding di kelas 57 kg. Ia mengungguli Indra Gunawan dari Kota Serang melalui kemenangan poin dalam tiga ronde yang berlangsung sengit dan penuh determinasi. Sementara itu, Serda Mar Irfan Martulus Lubis turut menyumbangkan emas ketiga pada kelas 54 kg setelah dinyatakan menang WO di partai final. Hasil tersebut semakin menegaskan dominasi dan kesiapan fisik maupun mental para atlet Pasmar 3 dalam setiap kejuaraan yang diikuti. Pada kesempatan terpisah, Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para atlet. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga profesionalisme, serta membawa nama baik satuan dan Korps Marinir di tingkat yang lebih tinggi. (Red)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri upacara Penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-46 Tahun 2026 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian latihan integratif lintas matra dan institusi yang digelar di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan calon perwira masa depan. Upacara penutupan dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta dihadiri para Kepala Staf Angkatan tiga matra TNI dan pejabat kementerian serta lembaga negara lainnya. Momentum ini menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat integrasi, sinergi, dan soliditas antar calon pemimpin pertahanan dan keamanan bangsa. Latsitarda Nusantara ke-46 Tahun 2026 diikuti 1.980 peserta, terdiri atas 902 Taruna Akademi TNI (510 Taruna Akmil, 238 Taruna AAL, dan 154 Taruna AAU), 283 Taruna Akademi Kepolisian, 45 Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, 292 Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia, serta 458 unsur pendukung. Selama pelaksanaan di Aceh, para peserta tidak hanya menjalani latihan terintegrasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan dukungan penanggulangan bencana. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Taruna atas semangat, dedikasi, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama mengikuti Latsitarda serta menekankan pentingnya pengalaman tersebut sebagai bekal kepemimpinan. “Kesempatan ini tidak semua Taruna bisa mengalaminya dan ini suatu pengalaman yang sangat berharga bagi Taruna,” ujarnya. Panglima TNI juga mengingatkan agar nilai kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun selama Latsitarda terus dijaga dalam perjalanan karier ke depan. “Jadikan pengalaman ini sebagai landasan untuk terus memelihara dan melibatkan semangat integrasi dan sinergi antara TNI-Polri dan aparat pemerintah lainnya, tetap jaga disiplin, loyalitas dan profesionalisme untuk menjadi pemimpin yang tangguh, humanis dan berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya. Penutupan Latsitarda Nusantara 46 tidak hanya menandai berakhirnya latihan, tetapi juga menjadi tonggak pembentukan calon pemimpin TNI-Polri yang adaptif, solid, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam menghadapi dinamika tantangan masa depan. (Red)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berlibur, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli pengamanan di kawasan objek wisata Situs Candi Agung Amuntai, Minggu (15/02/2026) sekitar pukul 10.30 WITA. Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasikum Polres HSU, AKP Didik S., bersama sejumlah personel kepolisian. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung dan pengelola kawasan wisata. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada akhir pekan ketika jumlah pengunjung meningkat. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi wisata juga bertujuan memberikan rasa aman serta memastikan aktivitas masyarakat berlangsung tertib. AKP Didik menyampaikan bahwa patroli rutin menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya di titik-titik yang menjadi pusat keramaian publik. Menurutnya, pengamanan objek wisata penting dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap gangguan keamanan. Selain pemantauan situasi, personel juga mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan pribadi, serta mematuhi aturan yang berlaku di area wisata. Dari hasil patroli, situasi di kawasan Situs Candi Agung Amuntai terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Polres HSU berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terus terjaga guna menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan aman bagi semua pengunjung. (Agus)
Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com– Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, secara resmi meluncurkan Gerakan Bersih Musala se-Jakarta Timur di Musala Lantabur, Jalan Menteng Niaga RW 01, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jumat (13/2/2026). Peluncuran gerakan ini turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin serta Ketua Forum Betawi Rempug, KH. Lutfi Hakim. Gerakan bersih-bersih musala yang diinisiasi KAHMI Kota Jakarta Timur bertujuan menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan musala, sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Dalam sambutannya, Ali Maulana Hakim mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan ini merupakan langkah positif karena lahir dari kepedulian masyarakat, bukan semata-mata program pemerintah. “Baru saja tadi kami buka dan canangkan satu gerakan mulia, yakni gerakan bersih-bersih musala, terutama untuk se-Jakarta Timur. Ini kegiatan yang sangat diapresiasi oleh Pak Gubernur, karena kegiatan baik ini diinisiasi bukan oleh pemerintah, melainkan oleh masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menunjukkan peran strategis generasi muda dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Gerakan ini diharapkan dapat melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar berkelanjutan, tidak hanya membersihkan musala, tetapi juga masjid dan tempat ibadah lainnya. Lebih lanjut, Ali menekankan bahwa kebersihan tempat ibadah harus diiringi penguatan kegiatan keagamaan. Setelah musala bersih dan nyaman, masyarakat—khususnya generasi muda—diharapkan semakin gemar memakmurkannya dengan berbagai aktivitas ibadah. “Setelah bersih-bersih ini, harus menumbuhkan kesenangan ke musala. Lalu kita isi dengan ibadah-ibadah lain. Dengan ibadah yang hidup, dampaknya positif dan dapat menjauhkan anak-anak muda dari hal-hal negatif seperti tawuran,” ungkapnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Ali, siap mendukung dan mengajak seluruh pemangku kepentingan agar gerakan ini berkembang menjadi gerakan bersama dalam menjaga kebersihan serta memakmurkan masjid dan musala di Jakarta Timur. “Diharapkan tercipta lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, serta mampu memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat Jakarta Timur menjelang Ramadan,” pungkasnya. (Heri)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kemanunggalan aparat teritorial bersama masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong bertajuk Grebek Grenase yang digelar pada Sabtu (14/02/2026) pagi di Jalan Tunas Kelapa Dua, Kampung Cidadap RT 04 RW 02, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Campang Jaya, Serka Agus Triawan dari Koramil 410-01/PJG, sebagai bagian dari upaya nyata menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir di musim penghujan. Menurut Serka Agus Triawan, kegiatan gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial antara aparat dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga. Fokus utama kegiatan diarahkan pada normalisasi saluran air atau drainase yang selama ini rawan tersumbat. Warga bersama aparat membersihkan rumput liar, mengangkat tumpukan sampah dan daun kering, memangkas ranting pohon yang menutup aliran air, hingga membuka gorong-gorong yang mengalami penyumbatan. Langkah tersebut dinilai penting karena saluran air yang tidak berfungsi optimal kerap menjadi penyebab genangan hingga banjir di kawasan permukiman, terutama saat intensitas hujan meningkat. Kegiatan ini juga dihadiri unsur pemerintah wilayah, mulai dari Camat Sukabumi, Lurah Campang Jaya, para kepala lingkungan, ketua RT, personel Linmas, hingga masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga lingkungan. Salah satu Ketua RT setempat mengaku kehadiran Babinsa mampu memotivasi warga untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun membuat masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan saluran air secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung selama sekitar dua jam dan berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban. Dengan bersihnya drainase di kawasan tersebut, diharapkan risiko banjir dapat diminimalisir sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, peran aparat kewilayahan diharapkan terus menjadi penggerak semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan. (Agus)