HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komitmen pemberantasan narkotika kembali ditegaskan Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui kegiatan press release sekaligus pemusnahan barang bukti sabu hasil pengungkapan sejumlah kasus narkoba. Kegiatan berlangsung di Gedung Jananuraga Polres HSU, Rabu (18/2/2026) pukul 14.00 hingga 15.00 WITA. Dalam kegiatan tersebut, Satuan Reserse Narkoba Polres HSU memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bersih mencapai 446,84 gram yang berasal dari empat kasus berbeda dengan empat orang tersangka. Kasatresnarkoba Polres HSU AKP SUTARGO ,S.H., M.M menjelaskan, pemusnahan dilakukan sebagai bentuk transparansi penegakan hukum sekaligus memastikan barang bukti tidak disalahgunakan. Sebelum dimusnahkan, sebagian kecil barang bukti terlebih dahulu disisihkan untuk kebutuhan uji laboratorium, pembuktian di persidangan, serta pemeriksaan menggunakan sistem identifikasi narkotika. Empat perkara yang diungkap melibatkan tersangka berinisial AK alias Domo dengan barang bukti 1,33 gram sabu, AP alias Acun sebanyak 23,78 gram, S alias Isip seberat 53,77 gram, serta HS alias Putra dengan barang bukti terbesar mencapai 368,26 gram sabu. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus sepanjang Januari hingga Februari 2026. Proses pemusnahan dilakukan sesuai prosedur hukum dengan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan aparat penegak hukum, di antaranya Kapolres Hulu Sungai Utara, perwakilan Kejaksaan Negeri HSU, Ketua Pengadilan Negeri Amuntai, perwakilan BNNK HSU, penasihat hukum, serta jajaran internal Polres HSU. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menegaskan bahwa langkah ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memutus rantai peredaran narkotika di wilayah Hulu Sungai Utara. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba. “Pemusnahan ini bukan sekadar prosedur hukum, tetapi pesan tegas bahwa tidak ada ruang bagi peredaran narkotika di wilayah HSU,” tegasnya. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres HSU menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan serta pencegahan guna melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polres HSU dalam menjalankan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan bermartabat demi terciptanya lingkungan masyarakat yang aman dan sehat dari narkoba. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) turut mendorong transformasi digital pelayanan publik melalui kegiatan simulasi aplikasi pendataan kendaraan bermotor berbasis digital yang terintegrasi dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus STIA Amuntai, Kamis (18/2/2026) mulai pukul 10.00 WITA. Simulasi ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, Kepala UPPBD Maqdis Pilatia, S.Sos, Rektor STIA Amuntai Reno Arrian, S.Sos., M.AP., CIQnR., CIQaR, Kepala Badan Pendapatan Daerah HSU, Kabid Inovasi dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Kalimantan Selatan, Jasa Raharja, serta personel Satlantas Polres HSU dan jajaran Bapenda. Kegiatan yang diikuti mahasiswa STIA Amuntai ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dalam simulasi tersebut, peserta diberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan aplikasi digital untuk pendataan kendaraan bermotor yang terintegrasi dengan sistem perpajakan daerah. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap modernisasi pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, sistem digital diharapkan mampu mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan akurasi data kendaraan dan pajak daerah. “Transformasi digital menjadi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Polri siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung inovasi berbasis teknologi,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para petugas maupun peserta memahami mekanisme operasional aplikasi secara lebih mendalam sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Selama pelaksanaan simulasi, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polantas dalam menghadirkan pelayanan modern yang humanis, profesional, serta dekat dengan masyarakat demi mendukung Indonesia menuju era digital. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang melakukan pengecekan langsung terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang berlokasi di Desa Rantau Bujur RT 01, Kecamatan Banjang, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan operasional bangunan yang kini telah rampung 100 persen sekaligus menjamin keamanan fasilitas sebelum digunakan untuk pelayanan masyarakat. Pengecekan dipimpin personel Polsek Banjang yang terdiri dari AIPTU Suyatmi, SH, AIPDA Herry S, AIPDA Sukadi, dan Brigadir Fahmi R. Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, lingkungan sekitar, serta sistem pengamanan lokasi. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam upaya peningkatan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat. Selain itu, pengecekan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun tindakan perusakan fasilitas umum. “Pengamanan dan monitoring dilakukan agar bangunan yang telah selesai dibangun ini dapat segera beroperasi dengan aman serta memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Dari hasil pengecekan, pembangunan SPPG dinyatakan telah selesai sepenuhnya dan siap digunakan. Saat ini masih dilakukan pekerjaan tambahan berupa pembangunan pos keamanan dan penyediaan fasilitas tempat sampah yang dikerjakan oleh lima orang pekerja. Selama kegiatan berlangsung hingga pukul 10.10 WITA, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas keamanan lingkungan sekaligus mendukung kelancaran program pelayanan publik di wilayah hukum setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan yang prediktif, responsif, dan transparan demi kepentingan masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kehangatan dan semangat toleransi lintas agama terasa kuat dalam kunjungan kerja Panglima Kodam XXI/RI ke Vihara Amurwa Bumi Graha, Jalan Ikan Bawal Nomor 09/52, Kelurahan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Senin (17/2/2026) sore. Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., turut mendampingi langsung rombongan Pangdam XXI/RI. Kehadiran perwira menengah TNI AD itu tidak hanya sebagai unsur pendamping, tetapi juga menjadi penghubung dalam mempererat hubungan antara TNI dan umat Tri Dharma di Kota Tapis Berseri. Sejak awal kegiatan, Kolonel Roni memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar. Personel Babinsa Kodim 0410/KBL diterjunkan untuk membantu pengamanan sekaligus mendukung panitia dalam pendistribusian ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar vihara. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta nilai toleransi antarumat beragama,” ujar Kolonel Roni di sela kegiatan. Acara berlangsung khidmat saat Pangdam XXI/RI membuka kegiatan secara simbolis melalui prosesi pemukulan gong dan beduk. Suasana semakin hangat ketika Dandim 0410/KBL turut diminta melanjutkan prosesi tersebut. Dentuman gong yang menggema disambut tepuk tangan para undangan sebagai simbol harmonisasi antara TNI, pemerintah daerah, dan tokoh agama. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimkot) Bandar Lampung yang dipimpin Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Kebersamaan lintas unsur pemerintahan dan masyarakat menambah kuat pesan persatuan yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini. Selain menghadiri seremoni, Kolonel Roni juga turun langsung menyapa warga penerima bantuan sosial. Ia berdialog dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, hingga bercengkerama dengan anak-anak yang hadir bersama orang tua mereka. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang pembagian sembako berlangsung. Pemilik vihara, Suhu Dharma Rakhitta Savira atau Suhu Riki, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan jajaran TNI, khususnya Kodim 0410/KBL. Menurutnya, kehadiran aparat TNI memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kuatnya nilai toleransi di Bandar Lampung. “Kami merasa dihargai dan diperhatikan. Kehadiran TNI, terutama Pak Dandim, membawa kebahagiaan dan menjadi contoh nyata kerukunan,” ungkapnya. Menutup kegiatan, Kolonel Roni Hermawan menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga keharmonisan sosial di wilayah binaannya. Ia berharap silaturahmi lintas iman seperti ini dapat terus berlanjut sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang damai dan sejahtera. Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut menjadi gambaran sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas serta memperkuat persatuan di Kota Bandar Lampung. (Agus)
Banjang, Bidik-kasusnews.com — Jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan akhir pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang berlokasi di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Hasil pengecekan menunjukkan bangunan telah rampung sepenuhnya dan siap dioperasionalkan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan kesiapan fasilitas sebelum digunakan untuk mendukung program pelayanan gizi masyarakat. Pengecekan dilaksanakan oleh Aipda Dedi S, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Kapolsek Banjang menjelaskan bahwa pengecekan difokuskan pada aspek keamanan bangunan, kesiapan sarana pendukung, serta situasi lingkungan sekitar guna mencegah potensi gangguan terhadap fasilitas umum. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan langkah mendukung kelancaran program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pembangunan SPPG telah mencapai progres 100 persen. Saat ini masih dilakukan pekerjaan tambahan berupa pembangunan pos keamanan dan fasilitas tempat pembuangan sampah oleh tiga orang pekerja guna menunjang operasional ke depan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan berakhir sekitar pukul 09.15 Wita tanpa adanya kendala berarti. Dengan rampungnya pembangunan tersebut, keberadaan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pelayanan pemenuhan gizi serta mendukung terciptanya lingkungan yang sehat di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan dalam rangka pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kekuatan personel tersebut terdiri dari 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya. Pengamanan secara khusus difokuskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat. “Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah. Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya Senin (16/2/2026). Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat. Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam. (Agung)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka memastikan umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, aparat TNI bersama unsur keamanan wilayah melaksanakan pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Vihara Sari Putra, Kelurahan Gedong Air, Senin (16/02/2026) malam. Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dipimpin Babinsa Kelurahan Gedong Air, Serka Mari Untung, didampingi Serda Deni Saputra. Pengamanan dilakukan bersama aparat terkait di wilayah Tanjung Karang Barat, aparatur kelurahan, serta personel Perlindungan Masyarakat (Linmas). Menurut Serka Mari Untung, kehadiran aparat merupakan bentuk pelayanan negara untuk menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Ia menegaskan pengamanan dilakukan guna menciptakan suasana kondusif sehingga umat dapat melaksanakan Puja Bhakti tanpa rasa khawatir. Perayaan Imlek yang berlangsung di vihara yang berlokasi di Jalan H. Abdul Mutholib, Gang Cetya, RT 03/LK I tersebut mengusung tema “Mengembangkan Metta (Cinta Kasih)”. Kegiatan diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh umat, yakni Up Cundana, Upasika Kimlan, dan Upasaka Hengki, serta diikuti sekitar 30 jamaat. Selain pengamanan statis, personel gabungan juga aktif berkoordinasi dengan pengurus vihara dan jamaat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Kehadiran Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, ST, turut memperkuat sinergi antara aparat TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Kegiatan ibadah berlangsung khidmat dan berakhir sekitar pukul 19.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Para jamaat pun mengapresiasi kehadiran aparat yang dinilai memberikan rasa tenang selama perayaan berlangsung. Melalui pengamanan ini, diharapkan nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kota Bandar Lampung terus terjaga, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Di tengah meningkatnya ancaman pencemaran limbah elektronik di kawasan perkotaan, Kodam Jaya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah konkret. Sebanyak 5.598,2 kilogram e-waste berhasil dihimpun dan diserahkan untuk dikelola sesuai standar limbah B3. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen program “Jaga Jayakarta, Jaga Bumi”, inisiatif Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si, yang memperluas makna pengamanan wilayah bukan hanya pada aspek teritorial, tetapi juga keberlanjutan lingkungan hidup. Pengumpulan dilakukan secara terstruktur oleh jajaran Satkowil dan Sat Non Kowil Kodam Jaya, dengan dukungan aktif Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya yang menggerakkan keluarga prajurit serta masyarakat untuk menyalurkan limbah elektronik ke jalur pengelolaan resmi. Dari seluruh satuan yang terlibat, capaian tertinggi diraih oleh: • Komando Distrik Militer 0510/Tigaraksa – 1.225 kilogram • Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala 9 – 207,5 kilogram Total lebih dari 5,5 ton limbah elektronik tersebut secara resmi diserahkan kepada DLH Provinsi DKI Jakarta untuk diproses melalui mekanisme pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3). Pangdam Jaya menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kolektif. “Menjaga wilayah tidak hanya soal batas geografis, tetapi juga menjaga tanah dan airnya tetapaman, Melalui program Jaga Jayakarta, Jaga Bumi, kami ingin memastikan bahwa limbah elektronik tidak menjadi beban bagi generasi mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut DLH bekerja bersama Kodam Jaya dalam kegiatan yang sangat luar biasa. Ini pertama kalinya sebuah unit kerja secara terstruktur menggerakkan pengumpulan e-waste dalam skala besar, Alhamdulillah terkumpul lebih dari 5.200 kilogram, Kami sangat mengapresiasi komitmen ini dan berharap kerja sama ini terus berlanjut, tidak hanya pada e-waste tetapi juga dalam program lingkungan lainnya. Menurut DLH, limbah elektronik mengandung zat berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kadmium yang dapat mencemari tanah dan air serta berdampak pada kesehatan. Namun melalui pengolahan resmi, komponen elektronik dapat dipilah dan dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku seperti aluminium, tembaga, bahkan emas dari papan sirkuit (PCB). Momentum ini juga ditandai dengan penukaran plakat antara perwakilan Kodam Jaya dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta sebagai simbol penguatan sinergi dalam menjaga lingkungan hidup. Lebih dari sekadar angka dan seremoni, gerakan ini menunjukkan bahwa perubahan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Ketika kepedulian diterjemahkan menjadi aksi nyata, maka harapan untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat bukan lagi sekadar wacana, melainkan sesuatu yang sedang dibangun hari ini. Jayakarta Bergerak, Jakarta Terjaga. (Red)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat gotong royong kembali ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat dalam kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air di Jalan WR. Supratman, RT 08 Lingkungan I, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Sabtu (16/02/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin Babinsa Koramil 410-02/TBS, Serma Harris, dengan melibatkan aparat kelurahan, Ketua RT, Kepala Lingkungan, personel Linmas, serta warga setempat. Aksi bersih lingkungan ini difokuskan pada normalisasi aliran Kali Way Sekampung yang sebelumnya mengalami penyumbatan. Pembersihan dilakukan secara manual dengan mengangkat tumpukan sampah, endapan pasir, serta batu yang menghambat aliran air. Material tersebut dinilai berpotensi menyebabkan luapan air saat hujan deras apabila tidak segera ditangani. Serma Harris menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat sekaligus langkah preventif dalam mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman. Menurutnya, keterlibatan langsung aparat di lapangan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Selain membersihkan saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat saat warga dan aparat saling berdiskusi mengenai kondisi lingkungan serta upaya menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah. Kerja bakti berlangsung penuh keakraban hingga selesai sekitar pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Setelah dilakukan pembersihan, aliran Kali Way Sekampung kembali normal sehingga diharapkan mampu meminimalisir potensi genangan maupun banjir di wilayah Kelurahan Gunung Mas. Melalui kegiatan gotong royong ini, sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tangguh menghadapi musim penghujan. (Agus)
Sukabumi, Bidik-kasusnews.com– Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke – 1 dengan Tema “Silaturahmi dan Sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif”. ” Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara digagas DPP HMTN-MP dilaksanakan di Kampung Melon Sukabumi bagus dan bermanfaat buat petani di sini,” ucap Owner / Pimpinan Kampung Melon Sukabumi kepada media ini, di lokasi. Disebutkannya, dengan adanya HMTN-MP nantinya dapat meningkatkan pendapatan hasil petani. Apalagi HMTN-MP akan membimbing dan melakukan pendampingan buat petani. “Pendapatan petani bisa ditingkatkan dengan cara, seperti menggunakan teknologi dan teknik pertanian lebih baik untuk meningkatkan hasil panen. Meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan mencari pasar yang lebih baik,” tambah Halid. Bisa jadi sebutnya, HMTN-MP dalam membantu dan membimbing masyarakat tani menjadi garda terdepan untuk memakmurkan dan mensejahterakan petani dalam memajukan pertanian. “Kita siap mensupport semua program HMTN-MP, kitapun siap bekerjssama demi memajukan petani, untuk meningkatkan hasil panen dan pendapatan masyarakat tani, ” tutur Halid. Sementara itu Kepala Desa Suka Jaya Sukabumi mengatakan, program HMTN-MP sangat luar biasa. Dengan adanya Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif ini sangat berdampak positif buat kemajuan petani. “Kita akan support terus program HMTN-MP, semoga dalam HUT HMTN-MP yang ke 1 ini bisa lebih maju dan berkembang pesat lagi, ” ujar Deden Gunaefi. Hal senada juga dikatakan Sekretaris Camat Sukabumi dengan kehadiran HMTN-MP di sini semoga menjadi penyemangat inspirasi dan membawa arah ke pertanian yang lebih baik lagi. Pertanian yang lebih maju dan mandiri. “Kita akan mensupport dan mendukung program HMTN-MP ini, sebab program nya sangat membantu petani. Mudah-mudahan bukan Desa Sukajaya saja yang dibina dan dibimbing HMTN-MP, tapi sampai meluas ke daerah-daerah lain,” ucap Agung Koswara. Sementara Danramil Sukabumi mengatakan pertanian di Sukabumi ini luar biasa. Jika petani ingin maju dan berkembang pola penanaman bagus itu jangan hanya menanam tomat semata di lahan pertanian tersebut. Bagusnya di lahan yang satu dan di lahan yang lain ditanam komoditas lain. “Harapan kita semoga HMTN-MP ini bisa menjadi pionir bagi kemajuan dan kemakmuran masyarakat tani di desa Suka Jaya Sukabumi ini, ” ujar Danramil. Kapolsek Kecamatan Sukabumi bangga dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara digagas DPP HMTN-MP yang akan dilaksanakan di Kampung Melon Desa Suka Jaya Sukabumi ini. “Tanpa petani kita tidak bisa hidup, sebab kita butuh makan. Oleh sebab itu logistik harus ada sehingga kita bisa tenang dan aman,” ucapnya. Selamat HUT HMTN-MP ke 1 tahun sebutnya semoga makin maju dan berkembang. Kita siap mendukung program ini. Kita harus meniru sifat Rasulullah yaitu siddik, amanah, tabligh dan fathanah. Sementara itu Ketua Umum DPP HMTN-MP Asril Naska menyebutkan, para penambang hijau emas akhirnya emas hijau ini sampai juga ke meja restoran, rumah makan, cafe dan bofet-bofet, ke meja istana- istana negara. Emas hijau itu adalah hasil pertanian. Kalau kita menambang emas warnanya hijau, kalau orang menambang emas warnanya kuning, dan yang lain menambang emas warnanya hitam seperti batubara. “Tetapi kalau kita menambang emas warnanya hijau bersama para petani untuk meningkatkan hasil pertanian agar hasil pertaniannya bagus dan bermutu tinggi. Sehingga tingkat daya beli para petani naik, dengan begitu petani bisa sejahtera dan makmur sesuai dengan delapan misi Asca Cita diusung Prabowo Subianto sebagai visi untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Nasril Naska. Asril Naska menyebutkan satu tahun perjalanan panjang HMTN MP adalah tonggak refleksi, evaluasi, dan perayaan atas dedikasi serta pencapaian telah dilalui. Momen ini menandai fase pendewasaan tim, kekompakan, kesolitan, memperkuat budaya kerja. “Harapan semoga program yang kita laksanakan di desa Suka Jaya Sukabumi ini bisa berhasil, setelah sukses kita akan cari lahan yang baru lagi, kemudian kita akan tetap bekerja sama dengan stakeholder dan lainnya,” tutup Asril Naska. (Heri)