Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Serma Usmawan, Babinsa Kelurahan Tanjung Senang, memimpin langsung kegiatan Jum’at Bersih bersama masyarakat di Jalan Raflesia, RT.13 Lk.1, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (10/04/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai ini difokuskan pada pembersihan drainase, pemotongan rumput liar, dan pengangkutan sampah yang menumpuk di sepanjang jalan lingkungan setempat. Aksi gotong royong ini diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan dan keamanan kelurahan, menunjukkan sinergi yang solid dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Turut hadir dalam kegiatan antara lain: Ibu Nurhayati (Sekretaris Kelurahan Tanjung Senang), Serma Usmawan (Babinsa Kel. Tanjung Senang), aparat terkait Kel. Tanjung Senang), Kepala Lingkungan (Kaling) dan Ketua RT setempat, Para anggota Linmas Kelurahan Tanjung Senang Dalam sela-sela kegiatannya, Serma Usmawan menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh warga. “Dengan lingkungan yang bersih, kita mencegah banjir, mengurangi sarang nyamuk, dan menciptakan rasa nyaman dalam beraktivitas. Semangat gotong royong seperti ini harus terus kita jaga,” ujarnya. Warga setempat menyambut antusias kehadiran Babinsa yang turun langsung mencangkul, membersihkan selokan, dan memungut sampah bersama mereka. Salah satu warga, Bapak Ahmad, mengungkapkan, “Kami sangat terbantu dan termotivasi. Pak Babinsa tidak hanya memberi arahan, tapi juga ikut kerja fisik. Ini contoh pemimpin yang sesungguhnya.” Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh kekeluargaan. Kodim 0410/KBL melalui Koramil 410-04/TKT mengapresiasi inisiatif Serma Usmawan yang terus aktif bersinergi dengan masyarakat di wilayah binaannya. Diharapkan kegiatan seperti ini menjadi rutinitas mingguan yang menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan memperkuat ketahanan wilayah dari level paling bawah. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Warga Desa Ujung Murung, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pelajar perempuan yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Korban diketahui bernama Raihana Nila Puspita (17), seorang pelajar asal Balikpapan Timur, Kalimantan Timur. Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar kontrakan dalam posisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa. Kapolsek Amuntai Selatan melaporkan bahwa penemuan tersebut bermula saat pemilik kontrakan, Hj. Laila (51), mendatangi lokasi untuk mengingatkan terkait token listrik yang hampir habis. Namun, setelah beberapa kali dipanggil, korban tidak memberikan respons. Merasa curiga, saksi kemudian menghubungi warga sekitar, termasuk Rubi (34), untuk membantu mengecek kondisi korban. Pintu kamar yang terkunci akhirnya didobrak. Saat itulah korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar. “Berdasarkan keterangan saksi dan teman-teman korban, sebelumnya korban diketahui sedang mengalami sakit demam,” ungkap pihak kepolisian. Tim gabungan dari Polsek Amuntai Selatan bersama Unit Identifikasi Polres Hulu Sungai Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tajam maupun benda tumpul. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Pembalah Batung Amuntai untuk dilakukan visum luar. Hasil sementara juga menunjukkan tidak adanya luka yang mengarah pada tindak penganiayaan. Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit telepon genggam, serta beberapa jenis obat seperti parasetamol, Imboost, Dextaf, Promag, dan Aciclovir. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, namun penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian. “Korban rencananya akan dipulangkan ke pihak keluarga di Balikpapan untuk proses pemakaman,” tambah keterangan pihak kepolisian. Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah tersebut dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Upaya mendukung ketahanan pangan terus digalakkan oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung kuartal II yang dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Diniyah Formal Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kamis (9/4/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WITA ini dihadiri langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres, para pejabat utama Polres HSU, unsur TNI, pemerintah kecamatan, hingga pengasuh dan para santri Ponpes Darussalam. Dalam sambutannya, Kapolres HSU menegaskan bahwa program penanaman jagung ini merupakan bagian dari sinergi Polri dengan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada para santri tentang pentingnya sektor pertanian. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit jagung pakan secara simbolis dari Kapolres kepada pihak ponpes, sebelum akhirnya dilakukan penanaman bersama di lahan seluas satu hektare milik H. Busiri. Jenis jagung yang ditanam merupakan varietas pakan ternak Bisi 18 dengan total bibit sekitar 5 kilogram. Pengolahan lahan dilakukan secara manual dengan dukungan pupuk urea, NPK, serta pupuk kandang. Panen diperkirakan akan berlangsung pada awal Agustus 2026. Pengasuh Ponpes Darussalam, KH. Mahlan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Polres HSU. Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan pakan ternak, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para santri dalam mengelola pertanian secara mandiri. Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan, ditutup dengan penanaman simbolis dan sesi foto bersama antara unsur Forkopimda, aparat keamanan, serta para santri. Melalui kegiatan ini, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif dalam meningkatkan kemandirian pangan di tingkat lokal. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa Indonesia yang maju hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa bersatu dan mengesampingkan perbedaan. Hal tersebut disampaikan Kasad saat menghadiri peringatan Paskah bersama prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana wilayah Jakarta dan sekitarnya di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Kamis (9/4/2026). Menurut Kasad, peringatan hari besar keagamaan harus menjadi momentum untuk saling menghormati, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan. Karena itu, ia mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk terus menjaga solidaritas dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. Peringatan Paskah yang turut dihadiri Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Uli Simanjuntak tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Paskah Mewujudkan Penguatan Iman serta Solidaritas Prajurit dan ASN TNI AD yang Prima dalam Rangka Mendukung Indonesia Maju” itu menjadi sarana memperkuat keimanan sekaligus soliditas di lingkungan TNI AD. Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkokoh kebersamaan dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. “Momen-momen seperti ini untuk kita saling mengingatkan. Perayaan Paskah ini kita harapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai keimanan yang kuat, serta membangun solidaritas yang kokoh dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD secara optimal. Kalau kita mau maju berarti harus sama-sama menghilangkan (mengesampingkan) perbedaan untuk Indonesia maju,” ujar Kasad. Ibadah Paskah dipimpin Pendeta Godlif Yohanes dan turut dihadiri Wakil Uskup TNI-Polri Romo Kolonel (Sus) Yos Bintoro, Pr., serta Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Aloysius Budi Purnomo. Rangkaian kegiatan juga diisi renungan, penyalaan lilin Paskah oleh Kasad dan Ketua Umum Persit KCK, serta doa bersama yang dipimpin Pendeta Etika Saragih. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Tim gabungan Bareskrim Polri bersama Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri berhasil menangkap buronan kasus narkotika internasional, Andre Fernando alias “The Doctor”, di Penang, Malaysia, Minggu (5/4/2026). Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut, Andre yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kini telah diamankan dan sedang dalam perjalanan menuju Indonesia dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. “Benar, pada Minggu 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap. Saat ini yang bersangkutan dalam penerbangan menuju Indonesia dengan pengawalan petugas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026). Andre Fernando diketahui merupakan bagian penting dalam jaringan narkotika yang melibatkan bandar besar Erwin Iskandar alias Koh Erwin. Ia diduga berperan sebagai pemasok utama berbagai jenis narkoba yang kemudian diedarkan di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan, Koh Erwin tercatat dua kali melakukan transaksi dengan Andre pada Januari 2026. Transaksi pertama senilai Rp400 juta untuk 2 kilogram sabu, disusul transaksi kedua dengan nilai yang sama untuk 3 kilogram sabu. Selain sabu, Andre juga disebut menyediakan berbagai jenis narkotika lain, termasuk cairan vape yang mengandung zat etomidate serta produk yang dikenal dengan sebutan “happy water”. Lebih lanjut, jaringan Andre diduga memiliki jalur distribusi lintas negara, khususnya melalui wilayah Riau. Modus penyelundupan dilakukan melalui jalur laut dari Malaysia menuju Dumai, dengan menyamarkan barang dalam kemasan tertentu. Untuk pengiriman sabu, jaringan ini menggunakan metode penyamaran yang cukup rapi, seperti menyembunyikan barang dalam boneka dan membungkusnya layaknya paket hadiah guna menghindari deteksi petugas. Kasus ini juga menyeret sejumlah oknum aparat, termasuk mantan Kapolres Bima Kota dan mantan Kasat Resnarkoba setempat, yang kini tengah dalam proses hukum. Penangkapan Andre Fernando menjadi langkah penting dalam pengungkapan jaringan narkotika internasional sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus menjadi prioritas seluruh unsur bangsa sesuai bidang tugas masing-masing. Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII dan Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, Selasa (8/4/2026). Kegiatan itu diikuti 85 peserta P3N dan 104 peserta P4N yang berasal dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, dan organisasi masyarakat. Di hadapan para peserta, Kasad menekankan bahwa setiap unsur pemerintahan harus memahami prioritas yang dapat dilakukan dalam mendukung berbagai program pemerintah. Kasad menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi dan sumber daya yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan inovasi di berbagai bidang agar mampu memperkuat pertahanan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Kasad, pembinaan kekuatan TNI AD harus dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan guna mewujudkan postur pertahanan negara yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis. Kemudian seluruh kebijakan Presiden untuk meningkatkan pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat, lanjutnya, juga harus didukung penuh. Selain membangun kekuatan pertahanan dan meningkatkan kesejahteraan prajurit, Kasad mengatakan TNI AD terus berupaya membantu masyarakat melalui program ketahanan pangan, penyediaan air bersih, serta pengairan pertanian dan perkebunan. “Kita sudah buat sekitar 6.000 sumber air di seluruh Indonesia dan akan terus kita jalankan. Data kita, sekitar 27 juta masyarakat belum menikmati air bersih,” ujar Kasad. Kasad juga menegaskan TNI AD bergerak cepat dalam penanganan bencana agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama berada dalam kesulitan. Sementara di bidang alutsista, TNI AD terus mengembangkan sistem pertahanan dan inovasi teknologi. “Kita sudah harus siapkan, anak-anak kita sudah mampu membuat peralatan tempur yang juga dimiliki negara lain,” imbuhnya. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM ILAGA, PAPUA TENGAH – Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako, pelayanan kesehatan, serta pemberian makan bergizi gratis kepada masyarakat Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Tengah. Pangkoops TNI Habema bersama rombongan bertolak dari Bandara Mozes Kilangin menuju Bandara Aminggaru Ilaga, menggunakan pesawat Caravan. Setibanya di Ilaga, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Distrik Gome untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial. Di Distrik Gome, Pangkoops TNI Habema beserta rombongan disambut oleh Kepala Distrik Gome, Agustinus Murib, serta menerima Noken Papua sebagai simbol penghormatan, kedamaian, dan persaudaraan. Selanjutnya, Pangkoops bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan pembagian sembako, pemberian makan bergizi gratis, dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat yang berlangsung dengan penuh kehangatan. Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Artha Diguna, menyampaikan “ Kegiatan bakti sosial ini, mendapatkan antusias dari masyarakat Distrik Gome, yang merasa terbantu dengan kehadiran TNI. Selain itu juga kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Negara yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di wilayah Papua Tengah,” Tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Tjantje Nuhajanan, Dansatgas Habema Kolonel Inf Persada Alam, Bupati Puncak Elvis Tabuni, dan Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, dan seluruh masyarakat Distrik Gome. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Jakarta – Kreativitas yang lahir dari kepedulian terhadap pelestarian budaya kini menjelma menjadi peluang usaha bernilai tinggi. Hal itu tercermin dari hadirnya produk “Be El Be”, karya inovatif yang digagas oleh Ny. Ayu Rama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI Brigif 1 PD Jaya. Sebagai istri prajurit TNI, pengalaman berpindah tugas dari satu daerah ke daerah lain memberikan kesempatan bagi Ny. Ayu untuk menyaksikan langsung kekayaan budaya Nusantara, termasuk seni ukir tradisional. Namun di balik kekaguman tersebut, muncul kegelisahan akan semakin berkurangnya minat terhadap seni ukiran yang merupakan warisan leluhur bangsa. Berangkat dari keprihatinan itu, Ny. Ayu Rama berinisiatif menghadirkan inovasi dengan mengangkat motif ukiran khas daerah ke dalam produk kerajinan berbahan kulit dengan desain modern. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan melestarikan budaya, tetapi juga memberdayakan waktu luang para istri prajurit. Produk yang diberi nama “Be El Be” tersebut dikerjakan secara dominan handmade, mulai dari proses memahat, melukis, hingga menjadi produk siap pakai. Berbagai hasil karya pun dihasilkan, seperti tas, dompet, hingga aksesoris yang memiliki nilai seni tinggi sekaligus daya saing di pasar. Keunikan dan kualitas produk Be El Be mendapat apresiasi serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Persit Kartika Chandra Kirana. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi para anggota untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Tak hanya itu, Be El Be juga terpilih sebagai salah satu pelaku UMKM dalam kegiatan “Persit Bisa” yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk sekaligus mendorong pengembangan usaha anggota Persit. Melalui program tersebut, diharapkan UMKM yang digerakkan oleh anggota Persit dapat semakin berkembang, mandiri, dan mampu menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi keluarga prajurit TNI AD, tetapi juga bagi masyarakat luas. Kehadiran Be El Be menjadi bukti bahwa dari kepedulian terhadap budaya dapat lahir karya kreatif yang tidak hanya melestarikan warisan bangsa, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengawasan internal dan akuntabilitas kinerja, Tim Bag Dalmutu Rorenmin Itwasum Polri melaksanakan kegiatan klarifikasi, reviu, serta monitoring pengendalian mutu pengawasan intern di jajaran Polda Kalimantan Selatan, termasuk Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di Aula Polres Tanah Laut dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polres HSU, mulai dari Kabag SDM, Kabag Ops, Kabag Logistik, hingga para kasat fungsi serta operator terkait. Tim Itwasum Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol M. Setyobudi Dwiputro, S.I.K., M.Si., bersama Kombes Pol Achmad Fauzy, S.H., S.I.K., M.I.K., AKP Syarifah Umi Khabibah, dan Bripda Sulistia Marwah, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pengawasan internal di lingkungan Polres HSU. Kegiatan ini juga didampingi oleh Tim Itwasda Polda Kalsel yang dipimpin Kombes Pol Tri Hambodo, S.I.K., M.H., bersama sejumlah personel lainnya. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan klarifikasi data, reviu terhadap sistem pengawasan, serta monitoring pengendalian mutu guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar operasional dan prinsip akuntabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Polri dalam memperkuat fungsi pengawasan internal, sekaligus mendorong peningkatan kinerja organisasi yang transparan, profesional, dan berintegritas. Kapolres HSU melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh pelaksanaan pengawasan internal sebagai bagian dari reformasi birokrasi Polri. Evaluasi ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi perbaikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Itwasum Polri dan jajaran kewilayahan dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan adanya monitoring dan reviu ini, diharapkan Polres HSU semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan internal demi mendukung Polri yang Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Kalimantan Selatan – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi meluncurkan operasional Safety Driving Center (SDC) sebagai pusat pelatihan dan edukasi berkendara modern guna meningkatkan keselamatan di jalan raya. Peresmian yang melibatkan jajaran Korlantas Polri ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah. Safety Driving Center hadir sebagai fasilitas terpadu yang menyediakan pelatihan teknis serta simulasi berkendara sesuai standar keselamatan. Melalui sarana ini, masyarakat tidak hanya dilatih kemampuan mengemudi, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam terkait etika, disiplin, dan tanggung jawab saat berada di jalan. Kepolisian menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi kunci utama dalam program ini. Fokus utama SDC adalah membentuk perilaku berkendara yang mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pengemudi pemula, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan berkendara secara aman dan profesional. Peluncuran Safety Driving Center ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung program nasional keselamatan lalu lintas. Dengan hadirnya SDC di Kalimantan Selatan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di masa mendatang. (Agus)