Banjang, Bidik-kasusnews.com — Jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan akhir pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang berlokasi di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Hasil pengecekan menunjukkan bangunan telah rampung sepenuhnya dan siap dioperasionalkan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan kesiapan fasilitas sebelum digunakan untuk mendukung program pelayanan gizi masyarakat. Pengecekan dilaksanakan oleh Aipda Dedi S, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Kapolsek Banjang menjelaskan bahwa pengecekan difokuskan pada aspek keamanan bangunan, kesiapan sarana pendukung, serta situasi lingkungan sekitar guna mencegah potensi gangguan terhadap fasilitas umum. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan langkah mendukung kelancaran program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pembangunan SPPG telah mencapai progres 100 persen. Saat ini masih dilakukan pekerjaan tambahan berupa pembangunan pos keamanan dan fasilitas tempat pembuangan sampah oleh tiga orang pekerja guna menunjang operasional ke depan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan berakhir sekitar pukul 09.15 Wita tanpa adanya kendala berarti. Dengan rampungnya pembangunan tersebut, keberadaan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pelayanan pemenuhan gizi serta mendukung terciptanya lingkungan yang sehat di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan dalam rangka pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kekuatan personel tersebut terdiri dari 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya. Pengamanan secara khusus difokuskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat. “Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah. Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya Senin (16/2/2026). Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat. Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam. (Agung)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Dalam rangka memastikan umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman, aparat TNI bersama unsur keamanan wilayah melaksanakan pengamanan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Vihara Sari Putra, Kelurahan Gedong Air, Senin (16/02/2026) malam. Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dipimpin Babinsa Kelurahan Gedong Air, Serka Mari Untung, didampingi Serda Deni Saputra. Pengamanan dilakukan bersama aparat terkait di wilayah Tanjung Karang Barat, aparatur kelurahan, serta personel Perlindungan Masyarakat (Linmas). Menurut Serka Mari Untung, kehadiran aparat merupakan bentuk pelayanan negara untuk menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Ia menegaskan pengamanan dilakukan guna menciptakan suasana kondusif sehingga umat dapat melaksanakan Puja Bhakti tanpa rasa khawatir. Perayaan Imlek yang berlangsung di vihara yang berlokasi di Jalan H. Abdul Mutholib, Gang Cetya, RT 03/LK I tersebut mengusung tema “Mengembangkan Metta (Cinta Kasih)”. Kegiatan diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh umat, yakni Up Cundana, Upasika Kimlan, dan Upasaka Hengki, serta diikuti sekitar 30 jamaat. Selain pengamanan statis, personel gabungan juga aktif berkoordinasi dengan pengurus vihara dan jamaat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Kehadiran Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, ST, turut memperkuat sinergi antara aparat TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Kegiatan ibadah berlangsung khidmat dan berakhir sekitar pukul 19.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Para jamaat pun mengapresiasi kehadiran aparat yang dinilai memberikan rasa tenang selama perayaan berlangsung. Melalui pengamanan ini, diharapkan nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kota Bandar Lampung terus terjaga, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Di tengah meningkatnya ancaman pencemaran limbah elektronik di kawasan perkotaan, Kodam Jaya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah konkret. Sebanyak 5.598,2 kilogram e-waste berhasil dihimpun dan diserahkan untuk dikelola sesuai standar limbah B3. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen program “Jaga Jayakarta, Jaga Bumi”, inisiatif Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si, yang memperluas makna pengamanan wilayah bukan hanya pada aspek teritorial, tetapi juga keberlanjutan lingkungan hidup. Pengumpulan dilakukan secara terstruktur oleh jajaran Satkowil dan Sat Non Kowil Kodam Jaya, dengan dukungan aktif Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya yang menggerakkan keluarga prajurit serta masyarakat untuk menyalurkan limbah elektronik ke jalur pengelolaan resmi. Dari seluruh satuan yang terlibat, capaian tertinggi diraih oleh: • Komando Distrik Militer 0510/Tigaraksa – 1.225 kilogram • Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala 9 – 207,5 kilogram Total lebih dari 5,5 ton limbah elektronik tersebut secara resmi diserahkan kepada DLH Provinsi DKI Jakarta untuk diproses melalui mekanisme pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3). Pangdam Jaya menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kolektif. “Menjaga wilayah tidak hanya soal batas geografis, tetapi juga menjaga tanah dan airnya tetapaman, Melalui program Jaga Jayakarta, Jaga Bumi, kami ingin memastikan bahwa limbah elektronik tidak menjadi beban bagi generasi mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut DLH bekerja bersama Kodam Jaya dalam kegiatan yang sangat luar biasa. Ini pertama kalinya sebuah unit kerja secara terstruktur menggerakkan pengumpulan e-waste dalam skala besar, Alhamdulillah terkumpul lebih dari 5.200 kilogram, Kami sangat mengapresiasi komitmen ini dan berharap kerja sama ini terus berlanjut, tidak hanya pada e-waste tetapi juga dalam program lingkungan lainnya. Menurut DLH, limbah elektronik mengandung zat berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kadmium yang dapat mencemari tanah dan air serta berdampak pada kesehatan. Namun melalui pengolahan resmi, komponen elektronik dapat dipilah dan dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku seperti aluminium, tembaga, bahkan emas dari papan sirkuit (PCB). Momentum ini juga ditandai dengan penukaran plakat antara perwakilan Kodam Jaya dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta sebagai simbol penguatan sinergi dalam menjaga lingkungan hidup. Lebih dari sekadar angka dan seremoni, gerakan ini menunjukkan bahwa perubahan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Ketika kepedulian diterjemahkan menjadi aksi nyata, maka harapan untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat bukan lagi sekadar wacana, melainkan sesuatu yang sedang dibangun hari ini. Jayakarta Bergerak, Jakarta Terjaga. (Red)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Semangat gotong royong kembali ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat dalam kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air di Jalan WR. Supratman, RT 08 Lingkungan I, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Sabtu (16/02/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin Babinsa Koramil 410-02/TBS, Serma Harris, dengan melibatkan aparat kelurahan, Ketua RT, Kepala Lingkungan, personel Linmas, serta warga setempat. Aksi bersih lingkungan ini difokuskan pada normalisasi aliran Kali Way Sekampung yang sebelumnya mengalami penyumbatan. Pembersihan dilakukan secara manual dengan mengangkat tumpukan sampah, endapan pasir, serta batu yang menghambat aliran air. Material tersebut dinilai berpotensi menyebabkan luapan air saat hujan deras apabila tidak segera ditangani. Serma Harris menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat sekaligus langkah preventif dalam mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman. Menurutnya, keterlibatan langsung aparat di lapangan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Selain membersihkan saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat saat warga dan aparat saling berdiskusi mengenai kondisi lingkungan serta upaya menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah. Kerja bakti berlangsung penuh keakraban hingga selesai sekitar pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Setelah dilakukan pembersihan, aliran Kali Way Sekampung kembali normal sehingga diharapkan mampu meminimalisir potensi genangan maupun banjir di wilayah Kelurahan Gunung Mas. Melalui kegiatan gotong royong ini, sinergi antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tangguh menghadapi musim penghujan. (Agus)

Sukabumi, Bidik-kasusnews.com– Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke – 1 dengan Tema “Silaturahmi dan Sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif”. ” Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara digagas DPP HMTN-MP dilaksanakan di Kampung Melon Sukabumi bagus dan bermanfaat buat petani di sini,” ucap Owner / Pimpinan Kampung Melon Sukabumi kepada media ini, di lokasi. Disebutkannya, dengan adanya HMTN-MP nantinya dapat meningkatkan pendapatan hasil petani. Apalagi HMTN-MP akan membimbing dan melakukan pendampingan buat petani. “Pendapatan petani bisa ditingkatkan dengan cara, seperti menggunakan teknologi dan teknik pertanian lebih baik untuk meningkatkan hasil panen. Meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan mencari pasar yang lebih baik,” tambah Halid. Bisa jadi sebutnya, HMTN-MP dalam membantu dan membimbing masyarakat tani menjadi garda terdepan untuk memakmurkan dan mensejahterakan petani dalam memajukan pertanian. “Kita siap mensupport semua program HMTN-MP, kitapun siap bekerjssama demi memajukan petani, untuk meningkatkan hasil panen dan pendapatan masyarakat tani, ” tutur Halid. Sementara itu Kepala Desa Suka Jaya Sukabumi mengatakan, program HMTN-MP sangat luar biasa. Dengan adanya Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif ini sangat berdampak positif buat kemajuan petani. “Kita akan support terus program HMTN-MP, semoga dalam HUT HMTN-MP yang ke 1 ini bisa lebih maju dan berkembang pesat lagi, ” ujar Deden Gunaefi. Hal senada juga dikatakan Sekretaris Camat Sukabumi dengan kehadiran HMTN-MP di sini semoga menjadi penyemangat inspirasi dan membawa arah ke pertanian yang lebih baik lagi. Pertanian yang lebih maju dan mandiri. “Kita akan mensupport dan mendukung program HMTN-MP ini, sebab program nya sangat membantu petani. Mudah-mudahan bukan Desa Sukajaya saja yang dibina dan dibimbing HMTN-MP, tapi sampai meluas ke daerah-daerah lain,” ucap Agung Koswara. Sementara Danramil Sukabumi mengatakan pertanian di Sukabumi ini luar biasa. Jika petani ingin maju dan berkembang pola penanaman bagus itu jangan hanya menanam tomat semata di lahan pertanian tersebut. Bagusnya di lahan yang satu dan di lahan yang lain ditanam komoditas lain. “Harapan kita semoga HMTN-MP ini bisa menjadi pionir bagi kemajuan dan kemakmuran masyarakat tani di desa Suka Jaya Sukabumi ini, ” ujar Danramil. Kapolsek Kecamatan Sukabumi bangga dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara digagas DPP HMTN-MP yang akan dilaksanakan di Kampung Melon Desa Suka Jaya Sukabumi ini. “Tanpa petani kita tidak bisa hidup, sebab kita butuh makan. Oleh sebab itu logistik harus ada sehingga kita bisa tenang dan aman,” ucapnya. Selamat HUT HMTN-MP ke 1 tahun sebutnya semoga makin maju dan berkembang. Kita siap mendukung program ini. Kita harus meniru sifat Rasulullah yaitu siddik, amanah, tabligh dan fathanah. Sementara itu Ketua Umum DPP HMTN-MP Asril Naska menyebutkan, para penambang hijau emas akhirnya emas hijau ini sampai juga ke meja restoran, rumah makan, cafe dan bofet-bofet, ke meja istana- istana negara. Emas hijau itu adalah hasil pertanian. Kalau kita menambang emas warnanya hijau, kalau orang menambang emas warnanya kuning, dan yang lain menambang emas warnanya hitam seperti batubara. “Tetapi kalau kita menambang emas warnanya hijau bersama para petani untuk meningkatkan hasil pertanian agar hasil pertaniannya bagus dan bermutu tinggi. Sehingga tingkat daya beli para petani naik, dengan begitu petani bisa sejahtera dan makmur sesuai dengan delapan misi Asca Cita diusung Prabowo Subianto sebagai visi untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Nasril Naska. Asril Naska menyebutkan satu tahun perjalanan panjang HMTN MP adalah tonggak refleksi, evaluasi, dan perayaan atas dedikasi serta pencapaian telah dilalui. Momen ini menandai fase pendewasaan tim, kekompakan, kesolitan, memperkuat budaya kerja. “Harapan semoga program yang kita laksanakan di desa Suka Jaya Sukabumi ini bisa berhasil, setelah sukses kita akan cari lahan yang baru lagi, kemudian kita akan tetap bekerja sama dengan stakeholder dan lainnya,” tutup Asril Naska. (Heri)

Tanjung Priok, Bidik-kasusnews.com- Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar patroli skala besar KRYD dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok. Minggu malam hingga Senin (16/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Pengawas Kasatlantas AKP Ginanjar Tejasasmita, SH., MH., dengan melibatkan sebanyak 27 personel. Patroli difokuskan pada titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul anak-anak muda pada malam hingga dini hari. Sejumlah kawasan yang disasar di antaranya area sekitar Plaza Kalibaru dan JICT. Kasatlantas menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah potensi terjadinya tawuran remaja yang dapat meresahkan warga. “Patroli rutin ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar AKP Tejasasmita di sela kegiatan. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja dan masyarakat yang masih berkumpul agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum. Dengan kehadiran aparat Kepolisian di lapangan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok tetap terjaga serta aktivitas warga dapat berjalan dengan aman dan lancar. (Red)

Bener Meriah, Bidik-kasusnews.com – Progres pekerjaan pemasangan gorong-gorong Aramco di Desa Tawar Begi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Batalyon Zeni Konstruksi 14/Sradha Wirya Samertitaya sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana alam. Kegiatan pembangunan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperbaiki fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Pemasangan gorong-gorong Aramco diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya pada jalur penghubung antar desa yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas warga. Danramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Abdul Asis mengatakan bahwa hingga saat ini pekerjaan di lapangan terus berlangsung dengan progres yang cukup signifikan. “Pemasangan gorong-gorong Aramco saat ini sudah mencapai 60 persen. Satgas Gulbencal di lapangan terus bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan ini demi mempercepat pemulihan akses masyarakat,” ujarnya, Minggu (15/2/2026). Ia menambahkan bahwa semangat dan kerja keras personel Satgas di lapangan menjadi kunci dalam percepatan penyelesaian pekerjaan. Pihaknya berharap proses pembangunan dapat segera rampung agar masyarakat kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman. “Kita berharap dalam waktu dekat, dengan kegigihan personel di lapangan, pengerjaan ini terus dikebut hingga sebelum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tiba, akses ini sudah selesai 100 persen,” lanjutnya. Sementara itu, salah seorang warga setempat, Benny, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menuturkan bahwa keberadaan akses jalan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama penghubung antar desa serta mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Menurutnya, selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat juga turut mendukung dengan memberikan semangat kepada personel yang bekerja di lapangan. Ia berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga mobilitas masyarakat kembali normal. “Akses ini merupakan jalur penghubung antar desa. Dengan tersambungnya kembali akses ini, aktivitas masyarakat tentu akan lebih cepat dan lancar, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan nanti, di mana aktivitas warga biasanya meningkat, terutama pada sore hari untuk mencari takjil dan berbagai kebutuhan lainnya,” pungkasnya. Melalui pembangunan infrastruktur ini, diharapkan pemulihan pasca bencana di wilayah Kecamatan Permata dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Suasana religius menyelimuti Kota Amuntai saat ratusan siswa SD Islamiyah IUNS Banjang mengikuti pawai menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (16/02/2026) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya At-Taqwa Amuntai, Jalan Maskuni, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, berlangsung meriah dan tertib. Pawai yang diikuti sekitar 350 peserta ini turut didampingi dewan guru serta panitia kegiatan, dengan iringan drum band dari SMP IUNS Banjang yang menambah semarak suasana. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha bersama sebelum peserta memulai perjalanan pawai. Rute pawai melintasi sejumlah titik strategis Kota Amuntai, di antaranya Bundaran HSU Bersholawat, Taman Puteri Junjung Buih, Simpang Tiga Pasar Induk Amuntai, Simpang Lima Pasar Unggas, hingga kawasan Kantor Pengadilan Negeri Amuntai Kelas II, sebelum kembali finis di Masjid Raya At-Taqwa. Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga membagikan selebaran berisi niat puasa, doa berbuka puasa, serta amalan yang dianjurkan selama bulan Ramadhan kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini. Sat Intelkam Polres Hulu Sungai Utara melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 10.15 Wita, situasi terpantau tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari peserta maupun masyarakat yang menyaksikan. Pawai Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai bentuk penyambutan bulan suci sekaligus mempererat silaturahmi serta mengenalkan keberadaan sekolah kepada masyarakat luas di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Usai kegiatan, para orang tua menjemput peserta di lokasi finis dengan suasana aman dan tertib, menutup rangkaian kegiatan religi yang sarat makna kebersamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda. (Agus)

Banjang, Bidik-kasusnews.com, Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Hulu Sungai Utara (HSU) di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, kini telah rampung sepenuhnya dan siap untuk dioperasikan. Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Kegiatan pengecekan dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapan fasilitas sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar bangunan yang akan digunakan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Noryadi, Bripka Junaidi, dan Bripda M. Alfito Gusna. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa pengecekan difokuskan pada sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi fisik bangunan, keamanan fasilitas, hingga kesiapan operasional guna mendukung kelancaran program pemerintah di bidang pelayanan gizi masyarakat. Selain memastikan bangunan dalam kondisi aman dari potensi gangguan maupun tindakan perusakan, personel juga melakukan pemantauan situasi kamtibmas di sekitar lokasi agar lingkungan tetap kondusif menjelang operasional. Berdasarkan hasil pengecekan, pembangunan SPPG telah mencapai progres 100 persen. Saat ini masih dilakukan pekerjaan tambahan berupa pembangunan pos keamanan (security) dan fasilitas tempat pembuangan sampah yang dikerjakan oleh lima orang pekerja guna menunjang operasional ke depan. Kegiatan pengecekan berlangsung singkat dan berakhir sekitar pukul 09.10 Wita dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan publik melalui fasilitas SPPG tersebut. Dengan rampungnya pembangunan ini, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU diharapkan segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)