Sukabumi, Bidik-Kasusnews.com – Wakil Bupati Sukabumi H Andreas membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2025 di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Kamis (10/4/2025). Wabup menyampaikan bahwa proses seleksi calon Paskibraka tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga sikap, kedisiplinan, kerja keras, serta kemampuan bekerja dalam tim. “Semua nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka, yang nantinya juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia berharap seleksi ini dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi Mubarakah, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah. Hal tersebut juga sejalan dengan misi ketiga Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, serta berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta iman dan takwa (imtaq). Wabup juga mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan memberikan kemampuan terbaik. “Saya berharap, proses seleksi ini dapat menghasilkan putra-putri terbaik yang unggul dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, sehingga bisa turut berkontribusi dalam mewujudkan Sukabumi yang Mubarakah,” kata dia. Tak lupa, ia juga mengingatkan agar para peserta menjaga kesehatan selama proses seleksi dan tetap berlatih agar bisa tampil maksimal. “Targetnya, insyaallah bisa sampai ke tingkat nasional,” singkatnya. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono, menjelaskan bahwa seleksi calon Paskibraka Kabupaten Sukabumi tahun 2025 diikuti oleh siswa-siswi kelas X dari SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta se-Kabupaten Sukabumi. “Seleksi ini bertujuan untuk menjaring putra-putri terbaik yang akan menjalani pendidikan dan pelatihan, serta mampu melaksanakan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Mereka juga akan mengemban tugas sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila,” jelasnya. Seleksi administrasi telah dilakukan secara online melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka pada 10-23 Maret 2025. Dari 512 pendaftar yang membuat akun, 419 peserta berhasil melengkapi berkas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 253 peserta dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya, yang terdiri dari 153 putra dan 100 putri. Seleksi selanjutnya, yakni tes Pancasila dan wawasan kebangsaan serta seleksi tes intelegensia umum (TIU), dilaksanakan secara online terpusat pada hari ini Kamis 10 april 2025. Tahapan seleksi calon Paskibraka Kabupaten Sukabumi tahun 2025 dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, dengan menyesuaikan jenis seleksi yang dilakukan, antara lain GOR Palabuhanratu, Stadion Korpri dan GOR Cisaat, serta Aula Setda Palabuhanratu. DICKY, S
Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Membangun desa tak cukup hanya dengan anggaran dan rencana. Perlu pemimpin yang mampu menggugah, menggerakkan, dan mempersatukan semangat warganya. Di Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, nama Asep Sewi Batara menjadi tokoh sentral dalam upaya tersebut. Sebagai Kepala Desa, Asep dikenal tegas, progresif, dan berpandangan jauh ke depan. Ia memegang teguh prinsip bahwa pembangunan tak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, berbagai program pembangunan dan pemberdayaan yang dijalankannya selalu dimulai dengan musyawarah bersama warga. “Setiap keputusan yang kami ambil berangkat dari kesepakatan bersama. Pembangunan adalah milik semua, bukan hanya pemerintah desa,” ujar Asep saat berbincang dengan awak media. Desa Margabakti terus berbenah mengikuti perkembangan zaman. Asep memacu perbaikan infrastruktur, mendorong inovasi pelayanan publik, dan memprioritaskan pemberdayaan masyarakat lokal. Langkah-langkah ini sejalan dengan semangat Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Namun, Asep tak hanya bicara soal fisik bangunan atau angka program. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan optimal kepada warga. “Pemimpin desa adalah pelayan. Tugas kita melayani, bukan dilayani,” ucapnya. Salah satu tantangan yang ia soroti adalah akses jalan menuju Desa Margabakti yang sudah sangat memprihatinkan. Ia berharap pemerintah daerah hingga pusat memberikan perhatian lebih agar konektivitas antar desa lebih baik dan menunjang aktivitas warga. Asep menyadari bahwa memimpin adalah amanah, bukan kehormatan semata. “Saya sudah disumpah, itu janji saya kepada masyarakat dan kepada Tuhan. Maka saya harus menjadikan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” tegasnya. Meski Margabakti berada jauh dari pusat pemerintahan kabupaten, Asep menolak desanya tertinggal. Dengan semangat gotong royong dan komitmen pada pelayanan, ia membuktikan bahwa desa di pelosok pun bisa bergerak maju sejajar dengan desa lainnya.(Agus)
Kuningan, Bidik-kasusnews.com — Ketika bicara soal kepemimpinan desa yang membumi namun berkualitas, nama Juned Junaedi tak bisa dilewatkan. Kepala Desa Kertawana, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan ini dikenal sebagai sosok pendiam namun penuh tekad, dengan dedikasi tinggi dalam membangun masyarakatnya. Meski tampil sederhana, Juned punya komitmen besar dalam memberdayakan dan menyejahterakan warga. Ia percaya bahwa kekuatan desa terletak pada gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat. “Membangun desa tidak bisa sendiri. Harus bersama, harus ada kebersamaan,” tuturnya saat ditemui awak media baru-baru ini. Sebagai pemimpin, Juned Junaedi memilih untuk lebih banyak bekerja daripada berbicara. Ia bukan hanya mengatur dari balik meja, tapi juga hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menuntaskan masalah secara langsung. Salah satu fokus utama Juned adalah menggerakkan potensi lokal demi kemajuan desa. Program-program pemberdayaan masyarakat terus digulirkan, dengan dukungan penuh dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan elemen desa lainnya. Tak sendiri, Juned juga didampingi oleh Lani, Sekretaris Desa yang dikenal cekatan dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya. Duet kepemimpinan ini menciptakan harmoni dalam tata kelola pemerintahan desa, menjadikan Kertawana sebagai desa yang dinamis dan progresif. “Desa Kertawana tidak boleh tertinggal. Kami ingin mengejar ketertinggalan dan bahkan sejajar dengan desa-desa lain yang sudah lebih maju. Untuk itu, sinergi semua pihak adalah kunci,” tegas Juned. Konsistensinya dalam menggugah kesadaran masyarakat dan menyelaraskan semua lini pembangunan membuatnya layak disebut sebagai tokoh masyarakat. Kepemimpinannya bukan sekadar soal jabatan, melainkan tentang tanggung jawab dan dedikasi yang dijalankan dengan hati. Dengan cara kerja yang terarah, pendekatan humanis, serta komitmen pada kemajuan bersama, Juned Junaedi membuktikan bahwa menjadi pemimpin desa bukan hanya soal posisi, melainkan soal aksi nyata demi perubahan.(Rajak)
LAMPUNG, BIDIK-KASUSnews.com – Operasi Ketupat Krakatau 2025 telah berakhir dan berlangsung selama 17 hari. Dimulai dari tanggal 23 Maret 2025 hingga 8 April 2025. Hasil operasi ini menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia. Rabu(09/04/2025) Berdasarkan data Posko Terpadu Operasi Ketupat Krakatau terjadi penurunan angka kecelakaan Lalu Lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia selama pelaksanaan operasi, terjadi penurunan hingga 26% dibanding tahun 2024. Tren penurunan ini, berkat upaya preemtif dan preventif yang masif dilakukan sebelum Ops Ketupat. “Pelaksaan Operasi Ketupat pada tahun 2025 ini bertambah selama 17 hari yang dimana berbeda dari tahun 2024 sebelum nya hanya selama 14 hari, maka dilihat dari data yang ada mengalami kenaikan pada laka lantas, kejadian laka lantas ini didominasi oleh kendaraan R2 dan bukan pada puncak arus mudik dan arus balik lebaran 2025 kemarin”, jelas Kombes Yuni Selama pelaksanaan arus mudik dan balik terpantau lancar baik dijalur arteri maupun jalur TOL, sesuai tema operasi ketupat saat ini yaitu “Mudik Aman Keluarga Nyaman” Dalam meningkatkan pelayanan terhadap para pemudik, Polda Lampung dan jajarannya telah mendirikan 60 pos pengamanan dan 20 pos pelayanan serta 1 pos terpadu, dengan jumlah personil yang melaksanakan pengamanan sebanyak 3.979 personil terdiri dari 190 personil polda lampung, 1.817 personil polres/ta jajaran serta 1.972 personil dari instansi terkait. Volume kendaraan mengalami kenaikan yang pada tahun 2024 sebanyak 257.037 dan pada tahun 2025 sebanyak 268.493, sehingga naik 11.456 dengan persentase 4% dan untuk penumpang mengalami penurunan sebesar -39.796 atau -3% yaitu pada tahun 2024 sebanyak 1.174.507 lalu pada tahun 2025 sebanyak 1.134.711 Kabid Humas Kombes Pol Yuni menegaskan, “Selama pelaksanaan operasi ketupat krakatau 2025 tidak ada kendala dan tidak ada kejadian khusus, semua berjalan dengan skenario maupun rekayasa sehingga berjalan dengan lancar dan aman” Lancarnya Arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Krakatau tahun 2025 ini karena rekayasa lalu lintas yg diterapkan, seperti Screning tiket dan Delay System pada saat terjadi kepadatan Arus Mudik maupun Balik yang dilakukan di Rest Area sepanjang ruas jalan tol maupun Buffer zone yang berada diruas jalan Arteri. Dari hasil akhir kegiatan Operasi Ketupat Krakatau 2025 ini menunjukkan hasil yang positif dalam mengurangi angka kecelakaan dan korban meninggal dunia. Namun, perlu dilakukan evaluasi dan peningkatan upaya untuk mengurangi jumlah pelanggaran dan meningkatkan keselamatan jalan. Kombes Pol Yuni selaku Kabid Humas Polda Lampung berpesan, “Kepada Pemudik yang telah melaksanakan libur lebaran dan mudik ke kampung halaman terimakasih telah melaksanakan perjalanan yang baik dan mematuhi aturan yang ada, setelah liburan ini silahkan kembali ke aktivitas seperti biasa tetap patuhi aturan berlalu lintas dan berkendara dengan aman dan nyaman”, tutupnya. (Mgr)
.Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Di tengah dinamika pembangunan desa yang semakin kompleks, sosok Maman Abdurrahman, Kepala Desa Kadugede, Kabupaten Kuningan, tampil sebagai pemimpin yang membumi namun penuh visi. Karakter pribadinya yang ramah dan bersahaja tak menyurutkan wibawanya sebagai figur yang dihormati warga. Kepemimpinan Maman tak lahir dari ambisi pribadi, melainkan dari kepercayaan tulus masyarakat Desa Kadugede. Dengan tekad kuat menjadi pemimpin yang amanah, Maman dikenal selalu mengedepankan kepentingan warganya dalam setiap kebijakan. “Menjadi kepala desa bukan sekadar jabatan, tapi amanah yang harus saya pertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia, tapi juga di hadapan Tuhan,” ucap Maman saat ditemui tim media dalam bincang santai di kantor desa. Sejak menakhodai desa, Maman telah mendorong berbagai kemajuan signifikan, mulai dari pelayanan publik yang semakin responsif, hingga pembangunan infrastruktur yang merata. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif turun ke lapangan, mendengar keluh kesah warga, dan sigap memberikan solusi. Desa Kadugede sendiri merupakan bagian dari Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Letaknya yang strategis membuat peran kepemimpinan Maman menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan geliat pembangunan desa. Warga sekitar pun menilai Maman bukan sekadar pemimpin, tapi juga sahabat dan pelindung. Ia mampu menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat tanpa mengorbankan integritasnya sebagai kepala desa. Dengan gaya kepemimpinan yang luwes namun tegas, Maman Abdurrahman diyakini mampu membawa Desa Kadugede menuju arah yang lebih maju dan berdaya saing tinggi, tanpa meninggalkan akar nilai budaya dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ruh desa.(Rajak)
Sukabumi, Bidik-Kasusnews.com – Kepala Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Bakang Anwar As’Adi menghadiri acara syukuran pernikahan salah satu warga Kampung Cicariu. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan dan kedekatan antara pemerintah desa dan masyarakat, Rabu (9/4/2025) malam. Acara pernikahan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh keluarga besar mempelai, kerabat, dan masyarakat sekitar. Dalam sambutannya, Kades Bakang memberikan ucapan selamat kepada pasangan pengantin baru dan mendoakan agar pernikahan tersebut menjadi awal dari kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan. “Malam hari ini saya sangat bahagia bisa turut menyaksikan momen istimewa ini. Semoga kedua mempelai selalu diberi kebahagiaan, keharmonisan, dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Kades Bakang Anwar As’Adi di sela-sela sambutannya. Masyarakat Kampung Cicariu merasa bangga dan berterima kasih atas kehadiran Kepala Desa di acara tersebut. Kehadirannya sebagai tamu kehormatan yang menunjukkan kepedulian terhadap warganya. Acara berlangsung lancar dan penuh kebersamaan, sebelum mengakhiri sambutannya Kades memberikan himbauan dan memberikan pemaparan tentang alokasi anggaran dana Desa, serta berpesan agar pembangunan jalan yang telah dibangunnya untuk di pelihara. Selain pembangunan infrastruktur. Kades memberikan himbauan tentang kewajiban warga terkait pajak bumi dan bangunan. Kehadiran Kades Bakang memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat, menciptakan suasana harmonis di Desa Cipeundeuy. DICKY, S
Jakarta,Bidik-kasusnews.com – Misteri kematian Kenzha Ezra Walewangko, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), perlahan diurai oleh Polres Metro Jakarta Timur. Dengan komitmen transparansi dan metode ilmiah, penyelidikan kini memasuki tahap krusial: menanti hasil otopsi dari RS Polri Kramat Jati dan analisis forensik Laboratorium Kriminalistik (Labfor). Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, menyampaikan bahwa seluruh proses dilakukan tanpa keberpihakan. Sejauh ini, polisi telah menggali keterangan dari 39 saksi, mulai dari pihak kampus, tenaga medis, hingga rekan-rekan korban. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah menjadi 44 saksi guna memperkaya data penyelidikan. “Setiap fakta yang kami gali ditelusuri dengan prinsip scientific crime investigation. Kami tidak ingin ada celah spekulasi yang berkembang liar tanpa dasar. Semua akan diuji secara ilmiah,” ujar Kapolres kepada media, Selasa (8/4/2025). Pra-rekonstruksi kejadian juga telah digelar pada 26 Maret lalu, dengan menghadirkan para saksi. Kendati belum ada kesimpulan resmi, langkah ini dianggap penting untuk menguji kembali kronologi berdasarkan testimoni. Kapolres juga membantah adanya klaim sepihak terkait luka-luka atau patah tulang pada korban. Menurutnya, hal tersebut baru bisa dipastikan setelah hasil otopsi resmi keluar. “Kami ingin keadilan ditegakkan bukan berdasarkan asumsi, tetapi berdasar data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya. Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk bersabar menanti hasil resmi dan tidak terpengaruh opini publik yang beredar. Harapannya, dengan pendekatan forensik yang menyeluruh, kebenaran dapat terungkap secara jernih dan utuh, serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.(Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Operasi Ketupat yang dilaksanakan sejak 26 Maret hingga 8 April 2025 resmi berakhir. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 berjalan dengan baik sehingga arus mudik dan arus balik lebaran lancar, aman, nyaman dan berkeselamatan. Kapolri mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang bertugas mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. “Rekan-rekan Polri di mana pun berada, selaku Pimpinan Polri, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bertugas dengan sangat baik pada Operasi Ketupat 2025,” ujar Kapolri, Rabu (9/4/2025). Ia mengatakan pengamanan dan pelayanan libur lebaran tahun ini berjalan aman dan lancar sesuai dengan tagline mudik Polri 2025 ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. Presiden Prabowo Subianto juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat, termasuk Polri. “Tugas pengamanan dan pelayanan pada libur Lebaran tahun ini, berjalan dengan aman, lancar dan diapresiasi oleh Bapak Presiden RI serta masyarakat,” pungkasnya. Kapolri berharap jajarannya terus semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berpesan agar seluruh anggota Polri memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat Indonesia. “Semoga kita bersama bisa terus selalu bersemangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Salam Presisi!” seru Kapolri. Redaksi/Asep.R
Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Pencurian dengan kekerasan kembali terjadi, kali ini menimpa anak-anak yang tengah bermain di Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka. Diketahui korban tengah asyik bermain didepan warung yang berada di Kecamatan Malausma, tiba tiba pelaku berinisial KP (37) yang juga asal Malausma beraksi dengan kekerasan mencuri HP korban. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kapolsek Malausma Polres Majalengka Polda Jabar IPTU Yondri, bahwa sekira pukul 13.00 WIB pelaku KP melancarkan aksinya dengan menggunakan senjata tajam berupa golok kecil dan senpi. “Pada hari rabu (09/04) sekira jam 13.00 Wib di depan warung blok cilangkap desa lebakwangi Kecamatan malausma Kabupaten Majalengka,” ujar IPTU Yondri, Rabu (09/04/2025). Masih dikatakan Kapolsek Malausma, pelaku yang diketahui beraksi sendiri tersebut berhasil mencuri HP korban dengan mengancam menggunakan Sajam. “Lalu pelaku berhenti dengan memakai Roda duanya, Hp korban diambil paksa, setelah pelaku mendapatkan kejahatannya dengan ancaman menggunakan senjata tajam,” Ungkapnya. Setelah pelaku kabur ke arah tembong bantarujeg, lalu korban berteriak dan didengar oleh saksi sehingga saksi mengejar pelaku. Namun saat dikejar oleh warga, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis golok ukuran kecil, tak hanya itu senjata api jenis Air Soft Gun yang juga dikeluarkan. Melihat hal itu, warga segera melaporkan hal tersebut kepada Polsek Malausma untuk mendapatkan bantuan. “Selanjutnya saksi menghubungi anggota Polsek Malausma dan bersama-sama mengejar pelaku, hingga pelaku dapat diamankan ditemukan pada dirinya berupa berupa 1 ( satu) buah PISTOL AIR SOFT GUN Warna silver dan 1 ( satu) bilah golok serta HP hasil kejahatan pelaku,” jelasnya. Atas perbuatannya, pria berinisial KP tersebut dijerat pasal 365 KHUP atas pencurian dengan kekerasan. “Pelaku terancam atas dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHPidana,” tegasnya. Lanjut Kapolsek Malausma, saat ini pihaknya telah mengamankan berbagai jenis barang bukti yang berhasil diambil dari pelaku. Barak bukti yang berhasil diamankan diantaranya ialah: 1 (satu) buah HP Merek VIVO Tipe Y 102 warna biru silver. 1 (satu) Kendaraan R2 JUPITER Z warna hitam dan kunci kontak serta 1 ( satu) buah pistol AIR SOFT GUN warna silver D 1 ( satu) bilah golok. “Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh tim Satreskrim Polres Majalengka,” tandasnya. Asep Rusliman
SUKABUMI, Bidik-Kasusnews.com – Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) menggelar acara Halalbihalal Idul Fitri 1446 Hijriyah di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kampung Pasir Gancleng, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/4/2025). Kegiatan tersebut dipandu oleh Arief Rahman Hakim dan dihadiri pengurus tingkat pusat (DPP) serta daerah (DPC). Ketua Umum JTM, Hendra Permana, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus atas dedikasi dan kontribusi selama ini. Ia juga menekankan pentingnya momentum Idul Fitri sebagai ruang untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat soliditas antar anggota paguyuban. “Halal bihalal bukan hanya tradisi, tapi wujud nyata dari semangat kebersamaan. Atas nama pribadi dan DPP, kami mengucapkan Selamat Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Hendra dalam sambutannya. Pemilihan lokasi di Ponpes Al-Hidayah, menurut Hendra, dilatarbelakangi oleh hubungan emosional dengan KH. Agus Abdurahman, pengasuh ponpes sekaligus Dewan Penasehat JTM, yang saat ini tengah dalam kondisi sakit. Kehadiran anggota JTM juga menjadi bentuk dukungan moral kepada beliau. Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan nilai-nilai luhur yang diusung JTM, yakni kebersamaan, kekeluargaan, dan persatuan. Hal ini sejalan dengan tagline organisasi: *Ngahiji Ngajadi Hiji*, sebagai semangat pemersatu dalam keberagaman anggota JTM. Selain sambutan dan doa bersama, acara juga diisi dengan ramah tamah dan diskusi ringan antar pengurus, membahas program-program strategis paguyuban ke depan yang lebih inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat Sukabumi. DICKY, S