BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Amuntai Tengah dengan membagikan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah hukumnya, Jumat (6/3/2026) sore. Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Amuntai Tengah, IPDA Sulistono, S.Sos., bersama anggota kepolisian setempat. Aksi berbagi dimulai sekitar pukul 16.30 WITA dengan menyasar para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kapolsek Amuntai Tengah IPDA Sulistono., S.SOS menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, khususnya selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. “Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi warga,” ujarnya. Takjil yang dibagikan disambut antusias oleh masyarakat, terutama para pengendara yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka. Selain membantu warga yang belum sempat menyiapkan makanan berbuka, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kegiatan berbagi takjil tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman dan kondusif. Melalui kegiatan sosial seperti ini, jajaran kepolisian berharap dapat terus membangun kebersamaan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman selama bulan Ramadan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung pada Jumat sore (06/03/2026) menyebabkan debit air Sungai Way Balau dan Way Kedaton meningkat drastis. Akibatnya, sejumlah titik di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, terendam banjir luapan sungai, mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas. Menanggapi situasi tersebut, aparat kewilayahan bersama Babinsa setempat langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan siaga di lokasi terdampak. Danramil 410-06/KDT melalui laporan dari lapangan menyebutkan, Babinsa Kelurahan Kedaton, Sertu Guratno, langsung berkoordinasi dan membaur dengan jajaran pemerintah kelurahan. Sekitar pukul 16.05 WIB, usai hujan mulai reda, ia bersama Bapak Lurah Kedaton, para Kepala Lingkungan (Kaling), Ketua RT, serta petugas Linmas, terjun ke lapangan untuk memonitor kondisi terkini pasca hujan deras yang terjadi sejak pukul 14.15 WIB. Dalam pemantauan tersebut, ditemukan beberapa titik kritis yang terdampak luapan air: 1. Jalan Sultan Agung: Ruas jalan utama ini tergenang air yang cukup tinggi, menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di kawasan tersebut. 2. Jalan Cendana dan Gang Lambang: Air dari Sungai Way Balau meluap hingga ke badan jalan dan merendam sejumlah halaman rumah warga yang berdekatan dengan aliran sungai. 3. Sepanjang Aliran Sungai Way Kedaton: Luapan air juga terjadi di sepanjang aliran sungai ini, merendam akses jalan dan pekarangan rumah warga yang berada di bantaran. Kehadiran Sertu Guratno di tengah-tengah warga dan aparat kelurahan disambut positif. Kehadirannya tidak hanya untuk memantau, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan memastikan upaya penanganan darurat dapat berjalan cepat. Babinsa bersama perangkat kelurahan dan Linmas terlihat sigap membantu warga yang rumahnya kemasukan air, sambil terus memantau perkembangan tinggi muka air sungai. “Kami bersama Pak Lurah dan warga langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi terkait. Alhamdulillah, hujan sudah mulai reda dan air di beberapa lokasi, baik di Jalan Sultan Agung maupun luapan sungai, berangsur-angsur mulai surut. Kita terus siaga untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan,” ujar Sertu Guratno di sela-sela kegiatan pemantauan. Hingga menjelang sore, situasi berangsur kondusif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah aliran sungai (DAS) dan titik rawan banjir, mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandar Lampung. Kegiatan cepat tanggap ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI, khususnya Koramil 410-06/KDT, dengan rakyat dalam menghadapi bencana alam, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan warga binaannya. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus digalakkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Salah satunya melalui pencanangan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digelar di Masjid Jami Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua DPRD H. Fadillah, Sekretaris Daerah H. Ady Lesmana, serta Komandan Kodim 1001 HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto. Turut hadir pula Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Amuntai Budi Triono, Camat Amuntai Selatan Kurniawan, Kapolsek Amuntai Selatan IPDA Suharnowo, Danramil Amuntai Selatan Serma Ikhwan Rijani, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta sambutan dari Bupati dan unsur Forkopimda yang menyampaikan tujuan dan pentingnya Gerakan ASRI sebagai langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan peralatan kebersihan secara simbolis untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Usai pencanangan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan di sekitar Masjid Jami Rasyidiyah dan kawasan permukiman warga. Peserta kegiatan terlihat membersihkan sampah di pinggir jalan, memangkas semak belukar, serta membersihkan saluran lingkungan yang tersumbat. Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa Gerakan ASRI merupakan bagian dari tindak lanjut program pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. “Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan gotong royong tersebut. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat dinilai memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan. Kegiatan pencanangan Gerakan ASRI berakhir sekitar pukul 11.00 WITA dalam suasana tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Program ini diharapkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban, jajaran Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan Shalat Jumat berjamaah bersama warga di Masjid Raya Baitul Ma’ruf, Desa Penangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto bersama para pejabat utama (PJU) dan personel Polres HSU. Shalat Jumat berlangsung khidmat dengan dihadiri masyarakat setempat. Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Banit Binpolmas Sat Binmas Polres HSU, Briptu M. Ahlun Nazhar, S.Pd., M.M., dipercaya sebagai imam. Sementara khutbah Jumat disampaikan oleh Bripda Ahmad Hasan yang mengangkat pesan-pesan moral dan pentingnya menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui jajaran Sat Binmas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi cooling system untuk menjaga suasana yang harmonis di tengah masyarakat. Selain sebagai ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga. “Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial. Dengan kebersamaan seperti ini diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat,” ujar salah satu perwira Polres HSU. Melalui kegiatan Shalat Jumat berjamaah tersebut, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Jumat sore (6/3/2026) menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga di Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa setempat dari Koramil 410-01/Panjang, Pelda Putu, segera turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan serta memastikan kondisi warga tetap aman. Sekitar pukul 15.00 WIB, Babinsa terlihat menyisir beberapa titik yang terdampak genangan air. Pemantauan difokuskan di kawasan Jalan Pulau Sebesi, tepatnya di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, genangan juga terpantau di Jalan Pulau Sangiang serta sejumlah gang permukiman warga seperti Gang Majid, Gang Surya Darma, Gang Budi Mulya, dan Gang Budaya. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketinggian air di beberapa titik mencapai sekitar 40 sentimeter dengan panjang genangan sekitar 250 meter di sepanjang Jalan Pulau Sebesi. Kondisi tersebut dipicu curah hujan yang cukup tinggi, sementara kapasitas saluran drainase di kawasan tersebut tidak mampu menampung debit air secara maksimal. Akibatnya, air sempat meluap hingga ke halaman rumah warga, bahkan sebagian masuk ke dalam rumah yang berada di sepanjang bantaran jalan. Meski demikian, kondisi mulai berangsur membaik setelah hujan reda dan air perlahan surut. Pelda Putu mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mendata dampak yang ditimbulkan akibat hujan deras tersebut. “Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan warga tetap aman. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama jika curah hujan kembali meningkat,” ujarnya. Kehadiran Babinsa di lokasi mendapat apresiasi dari warga setempat. Masyarakat menilai langkah cepat aparat kewilayahan tersebut sangat membantu, terutama dalam memantau kondisi lingkungan dan mengoordinasikan langkah antisipasi jika diperlukan bantuan lebih lanjut. Kegiatan ini menjadi bagian dari peran aktif TNI dalam membantu masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Melalui koordinasi antara Babinsa dan aparat pemerintah setempat, diharapkan upaya penanganan serta pencegahan dampak banjir di wilayah Sukarame dapat dilakukan secara lebih efektif. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Dalam rangka mengisi kegiatan positif selama bulan suci Ramadhan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar perlombaan Futsal dan Night Run yang diikuti oleh warga serta pemuda di kawasan Pelabuhan Muara Angke yang berlangsung pada Rabu malam, 4 Maret 2026 di Lapangan Ingub Pelabuhan Muara Angke. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menjeladkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kekompakan, sportivitas, serta kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda, selama bulan Ramadhan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., para Pejabat Utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu, SH., MH., beserta para Kanit Polsek. Selain itu hadir pula para Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat Muara Angke, serta sejumlah bintang tamu seperti Pepy, Okan Cornelius, dan drummer Pass Band Agus Teguh Prakoso yang turut memeriahkan acara. Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. “Kegiatan Pertandingan Futsal Night Jaga Jakarta, Jaga Priok, Jaga Muara Angke (Japri Jangke) ini merupakan wadah kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui olahraga, kita dapat membangun semangat sportivitas, menjaga kekompakan, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Aris Wibowo. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka dalam kegiatan yang bermanfaat, sekaligus menjauhkan diri dari aktivitas negatif yang dapat mengganggu ketertiban lingkungan. Pertandingan berlangsung meriah dan penuh sportivitas hingga babak final. Dari hasil pertandingan, tim RW 001 berhasil meraih Juara 1, disusul RW 022 sebagai Juara 2, dan RW 021 sebagai Juara 3. Selain futsal, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba Night Run yang dibagi dalam beberapa kategori. Para peserta berlomba mencapai waktu tempuh tercepat untuk menentukan pemenang. Dalam lomba Night Run, pemenang pertama diraih oleh Tegar dari RW 01 dan Renal dari RW 02. Sementara itu posisi juara kedua diraih oleh Ricky dari RW 20 dan Andrias dari RW 21, serta juara ketiga diraih oleh Tarung dari RW 22. Perlombaan Futsal dan Night Run ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolda Metro Jaya untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif yang dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat selama bulan suci Ramadhan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Asahan, Sumatera Utara – Dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap warga Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian. Laporan tersebut telah tercatat di Polres Asahan dengan nomor STTLP/B/211/III/2026/SPKT/Polres Asahan/Polda Sumatera Utara tertanggal 4 Maret 2026. Peristiwa yang terjadi di area eks HGU Kuala Piasa Estate itu dilaporkan sebagai dugaan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Korban disebut mengalami luka serius, di antaranya patah pada bagian tangan serta luka terbuka di kepala akibat pemukulan secara bersama-sama. Menurut keterangan warga setempat, para terduga pelaku merupakan sekelompok orang yang mengaku sebagai karyawan perusahaan perkebunan setempat. Insiden tersebut juga disebut bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari rangkaian konflik yang telah terjadi sebelumnya di lokasi yang sama. Kuasa hukum masyarakat Desa Padang Sari, Akhmat Saipul Sirait, menegaskan bahwa aparat penegak hukum diharapkan segera mengambil langkah tegas terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. “Polres Asahan harus segera menindaklanjuti laporan ini dan menangkap para pelaku. Dasar hukumnya jelas dan sangat kuat,” ujarnya kepada wartawan. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Pasal 21 ayat (4) huruf a dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, penyidik memiliki kewenangan melakukan penahanan terhadap tersangka apabila tindak pidana yang disangkakan diancam dengan hukuman lima tahun penjara atau lebih. Dalam kasus ini, korban mengalami patah tulang yang secara hukum dapat dikategorikan sebagai luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90 KUHP. Oleh karena itu, perbuatan tersebut berpotensi dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat atau Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat, yang keduanya memiliki ancaman pidana di atas lima tahun penjara. “Artinya, syarat objektif untuk dilakukan penahanan sudah terpenuhi. Ada korban luka berat, laporan resmi, dan saksi. Maka kewenangan penahanan berada pada penyidik,” tambahnya. Selain itu, masyarakat juga menyoroti respons aparat saat kejadian berlangsung. Warga mengaku telah menghubungi pihak kepolisian, termasuk melalui layanan darurat 110 milik Kepolisian Negara Republik Indonesia, namun aparat disebut datang setelah korban mengalami luka. Masyarakat Desa Padang Sari berharap proses hukum berjalan secara transparan, profesional, dan objektif. Mereka menilai penanganan yang cepat dan tegas akan membantu menjaga situasi tetap kondusif. Kuasa hukum masyarakat menyatakan pihaknya akan terus mengawal proses hukum yang berjalan. Jika dalam waktu dekat belum ada perkembangan signifikan, warga berencana menyampaikan aspirasi secara damai melalui aksi konstitusional di sejumlah institusi negara di Jakarta. “Kami sudah menempuh jalur hukum. Sekarang kami menunggu langkah tegas aparat penegak hukum agar keadilan benar-benar ditegakkan,” tutupnya. (Red)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mewujudkan swasembada jagung sebagaimana program pemerintah pusat, jajaran Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara melaksanakan pengecekan lahan jagung yang akan digunakan untuk persiapan tanam serentak Kuartal I Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan pada Kamis (05/03/2026) sekitar pukul 14.45 WITA yang berlokasi di Desa Tayur RT IV, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lahan yang dilakukan pengecekan memiliki luas sekitar 1 hektare dan dikelola oleh Kelompok Tani Maju Bersama sebagai bagian dari dukungan terhadap program penguatan sektor pertanian di daerah. Pengecekan lahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si yang turut didampingi oleh Wakapolres HSU, Kabag SDM Polres HSU, Kapolsek Amuntai Utara, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Tayur. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lahan yang akan dijadikan area tanam jagung. Selain itu, dilakukan pula koordinasi dengan pihak kelompok tani terkait kesiapan lahan, pengolahan tanah, serta langkah-langkah yang akan dilakukan menjelang pelaksanaan penanaman jagung secara serentak pada Kuartal I Tahun 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan proses persiapan lahan dapat berjalan optimal sehingga program penanaman jagung dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta para petani dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan lahan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Polri mendukung penuh program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung. Melalui pengecekan lahan ini kami ingin memastikan bahwa persiapan tanam dapat berjalan dengan baik sehingga hasilnya nanti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan ketahanan pangan di daerah,” ujar IPTU Asep. Ia menambahkan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok tani dan instansi terkait, guna memastikan keberhasilan program pertanian di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat sinergi antarpenegak hukum. Jajaran Polres Hulu Sungai Utara bersama Kejaksaan Negeri Amuntai menggelar kegiatan buka puasa bersama di Pondok Tepi Sawah Amuntai, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto bersama Kepala Kejaksaan Negeri Amuntai serta jajaran pejabat dari kedua institusi. Hadir pula para kepala satuan di lingkungan Polres HSU, di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, Kasat Lantas, dan Kasat Polairud, serta para pejabat utama, KBO, kanit, hingga personel penyidik dan penyidik pembantu. Dari pihak kejaksaan, kegiatan diikuti para kepala seksi dan staf di lingkungan Kejaksaan Negeri Amuntai. Suasana kebersamaan terlihat hangat saat kedua institusi berbincang santai sembari menunggu waktu berbuka puasa. Kasat Reskrim Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadhan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat koordinasi antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum. “Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan kerja sama antara penyidik Polres HSU dan Jaksa Penuntut Umum semakin solid, sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif dan profesional,” ujarnya. Buka puasa bersama tersebut juga menjadi simbol komitmen bersama antara Polres Hulu Sungai Utara dan Kejaksaan Negeri Amuntai dalam menjaga sinergitas kelembagaan, khususnya dalam penanganan perkara pidana di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban hingga selesai, serta diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarpenegak hukum demi terciptanya pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Kabupaten Cirebon — Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon menunjukkan aksi sigap dalam merespon aduan masyarakat terkait keberadaan sarang tawon jenis vespa yang berpotensi membahayakan warga ( 05 / 03 / 2026 ) Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Maman yang tinggal di Perumahan Kota Alam, Desa Beber, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon. Ia mengkhawatirkan keselamatan anak-anak dan warga sekitar karena sarang tawon tersebut berada di sebuah pohon mangga yang tumbuh tepat di samping rumahnya dan berdekatan dengan akses jalan yang sering dilalui warga perumahan. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Cirebon langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dengan menggunakan perlengkapan pelindung khusus serta prosedur keselamatan yang berlaku, petugas berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa tersebut sehingga situasi di lingkungan perumahan kembali aman dan kondusif. Maman selaku pelapor mengaku sangat berterima kasih atas respon cepat dari petugas Damkar yang telah membantu mengatasi potensi bahaya tersebut. “Saya sangat mengapresiasi respon cepat dari petugas Damkar Kabupaten Cirebon. Sarang tawon ini cukup besar dan posisinya dekat dengan jalan yang sering dilewati anak-anak dan warga. Alhamdulillah sekarang sudah ditangani sehingga kami merasa lebih aman,” ujar Maman. Sementara itu, salah satu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon ( Adam ) menyampaikan bahwa masyarakat diimbau untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena berisiko tinggi. “Tawon vespa dikenal cukup agresif dan berbahaya apabila merasa terganggu. Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan sarang tawon di lingkungan permukiman agar dapat ditangani dengan aman,” ungkap salah satu petugas Damkar yang terlibat dalam penanganan tersebut. Dengan adanya respon cepat dari petugas Damkar Kabupaten Cirebon, potensi ancaman bagi warga, khususnya anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi, dapat segera diantisipasi. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat untuk segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar demi menjaga keselamatan bersama. (Amin)