HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM                          Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara kembali mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika di wilayah Kecamatan Sungai Tabukan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial T alias A (36) yang diduga menguasai sebanyak 17 paket narkotika jenis sabu. Pengungkapan perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/42/VII/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES HULU SUNGAI UTARA/POLDA KALSEL. Penindakan dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 20.10 Wita, di dalam sebuah rumah yang beralamat di Desa Nelayan RT 003, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur, menjelaskan bahwa pengungkapan terhadap T alias A merupakan hasil pengembangan dari penanganan perkara narkotika lain yang sebelumnya dilakukan oleh anggota Satresnarkoba Polres HSU di Desa Nelayan. “Ketika anggota mendatangi rumah yang menjadi lokasi pengembangan, petugas mendapati dua orang laki-laki berada di dalam rumah tersebut. Keduanya kemudian diamankan dan dilakukan pemeriksaan serta penggeledahan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelas IPTU Asep Hudzainur. Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap T alias A, petugas menemukan sebuah dompet kecil berwarna ungu di bawah kolong rumah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dompet tersebut diduga sebelumnya berada di dalam saku celana bagian depan sebelah kanan milik T alias A, kemudian dibuang menggunakan tangan kanannya ketika petugas tiba di lokasi. Setelah diperiksa, dompet kecil berwarna ungu tersebut diketahui berisi **17 paket yang diduga narkotika jenis sabu** dengan berat keseluruhan 5,37 gram dan berat bersih 1,97 gram. Di dalam dompet tersebut juga ditemukan sebanyak 17 lembar plastik klip transparan yang diduga berkaitan dengan penyimpanan atau pengemasan narkotika. Selain paket sabu dan plastik klip, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu lembar celana jeans panjang berwarna hitam, uang tunai sebesar **Rp150.000**, serta satu unit telepon genggam Android merek Vivo 1901 berwarna aqua blue lengkap dengan kartu SIM. Seluruh barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuktian dalam proses penyidikan. “Total barang bukti narkotika yang diamankan dari terduga pelaku berjumlah 17 paket, dengan berat keseluruhan 5,37 gram dan berat bersih 1,97 gram. Uang tunai dan telepon genggam juga kami amankan untuk didalami apakah memiliki hubungan dengan dugaan aktivitas peredaran narkotika,” terang IPTU Asep. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, T alias A diduga berperan sebagai pengedar dan diketahui bukan merupakan residivis. Namun demikian, penyidik masih terus mendalami asal narkotika tersebut, cara mendapatkannya, tujuan penguasaan 17 paket sabu, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. IPTU Asep menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap telepon genggam dan barang bukti lainnya akan dilakukan untuk menelusuri komunikasi, transaksi, serta hubungan terduga pelaku dengan pihak-pihak lain. Pengembangan perkara akan terus dilakukan berdasarkan alat bukti dan fakta yang ditemukan selama proses penyidikan. “Polres Hulu Sungai Utara berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Setiap pengungkapan akan dikembangkan untuk mengetahui sumber barang dan memutus mata rantai peredarannya,” tegasnya. Atas perbuatannya, T alias A disangkakan melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I, dan/atau tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman, sebagaimana ketentuan pidana yang diterapkan penyidik berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kapolres HSU melalui Kasi Humas juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam membantu kepolisian memberantas peredaran narkotika. Masyarakat diminta segera menyampaikan informasi kepada kantor kepolisian terdekat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berhubungan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. “Informasi dari masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkotika. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keluarga dan lingkungan dari ancaman narkoba. Setiap informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara profesional dan identitas pemberi informasi akan dijaga kerahasiaannya,” pungkas IPTU Asep Hudzainur. Saat ini, T alias A beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap yang bersangkutan tetap berlaku **asas praduga tidak bersalah** sampai adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com                          Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara kembali mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial J alias P (48)yang diduga menguasai narkotika jenis sabu dengan berat bersih keseluruhan mencapai 53,19 gram. Pengungkapan perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/A/41/VII/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES HULU SUNGAI UTARA/POLDA KALSEL Penindakan awal dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 Wita, di dalam Gang Mukmin, RT 005, Desa Nelayan, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP Sutargo, SH, menjelaskan bahwa petugas pada awalnya mengamankan J alias P di lokasi tersebut setelah menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu. Paket itu sebelumnya berada dalam genggaman tangan kiri terduga pelaku dan kemudian diduga dibuang ke atas tanah ketika petugas melakukan penindakan. “Dari lokasi penindakan pertama, anggota mengamankan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 5,28 gram atau berat bersih 5,09 gram. Terduga pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” jelas AKP Sutargo. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, J alias P menerangkan bahwa masih terdapat sejumlah narkotika yang disimpan di tempat tinggalnya. Petugas selanjutnya melakukan pengembangan dan penggeledahan di sebuah rumah yang beralamat di RT 003, Desa Nelayan, Kecamatan Sungai Tabukan, pada Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 02.30 Wita. Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sebuah kantong plastik berwarna hitam yang digantung pada dinding gudang. Di dalam kantong itu terdapat satu plastik klip transparan berukuran besar yang berisi **10 paket diduga narkotika jenis sabu**, dengan berat keseluruhan 50 gram atau berat bersih 48,10 gram. Masing-masing paket dibungkus menggunakan plastik klip transparan. “Apabila digabungkan dengan barang bukti yang ditemukan pada penindakan pertama, petugas mengamankan sebanyak 11 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 55,28 gram dan berat bersih 53,19 gram,” terang Kasat Narkoba. Selain narkotika, petugas turut mengamankan **20 lembar plastik klip transparan berukuran sedang, satu lembar plastik klip transparan berukuran besar, satu kantong plastik berwarna hitam, uang tunai sebesar Rp628.000, serta satu unit telepon genggam Android merek Samsung Galaxy A05 berwarna hitam lengkap dengan kartu SIM**. Seluruh barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pembuktian dalam proses penyidikan. Berdasarkan catatan kepolisian, J alias P diketahui merupakan residivis perkara narkotika dan saat ini diduga berperan sebagai pengedar. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif serta mendalami asal barang, tujuan peredaran, pihak yang memasok, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. “Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Penyidikan tidak berhenti pada orang yang diamankan, tetapi akan terus dikembangkan untuk mengetahui asal barang dan mengungkap jaringan yang berada di atas maupun di sekitarnya,” tegas AKP Sutargo. Atas perbuatannya, J alias P disangkakan melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika Golongan I, dan/atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi lima gram, berdasarkan ketentuan tindak pidana narkotika yang dicantumkan penyidik serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penentuan pasal dan pertanggungjawaban pidana selanjutnya akan didasarkan pada hasil penyidikan dan proses hukum. IPTU Asep juga mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional dengan tetap memperhatikan kerahasiaan pihak pemberi informasi. “Peredaran narkotika merupakan ancaman serius bagi keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melapor apabila menemukan kegiatan yang mencurigakan. Polres HSU tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” pungkasnya. Saat ini, terduga pelaku dan seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap terduga pelaku tetap berlaku **asas praduga tidak bersalah** sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com              Dalam rangka menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Jl. Kolonel Sulaiman Amin No. 7, RT.32/RW.5, Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Aipda Teddy Cahyadi. (24/7/2026) Kegiatan sosial ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Brimob Polri kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang dilaksanakan secara rutin. Personel Batalyon A Pelopor menyambangi warga dan menyerahkan bantuan sembako sebagai upaya meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dan warga. Dalam pelaksanaannya, personel berinteraksi secara humanis dengan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat kebersamaan di lingkungan masing-masing. Kehadiran personel Brimob disambut dengan penuh rasa syukur dan antusias oleh masyarakat penerima bantuan. Aipda Teddy Cahyadi menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk kepedulian sosial Satbrimob Polda Sumsel kepada masyarakat serta wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Satbrimob Polda Sumsel akan terus berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan sebagai implementasi Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir untuk masyarakat. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com                Wujud kepedulian terhadap personel dan keluarganya kembali ditunjukkan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melalui Seksi Kesehatan dan Jasmani (Kesjas). Tim Kesjas memberikan pendampingan serta mengantar seorang Bhayangkari, istri dari Bripka Jonsteven Gultom, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel, ke Rumah Sakit Siloam Palembang untuk mendapatkan penanganan medis, Kamis (23/7/2026). Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam memastikan setiap personel beserta keluarganya memperoleh akses layanan kesehatan secara cepat, aman, dan optimal saat membutuhkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pasien didiagnosis mengalami febris atau demam tinggi sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan dan perawatan oleh tim medis di Rumah Sakit Siloam Palembang. Proses pendampingan dipimpin oleh Aipda Nopiansyah bersama personel Seksi Kesjas Satbrimob Polda Sumsel. Seluruh rangkaian evakuasi dan pengantaran dilakukan secara sigap agar pasien segera mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kondisi medisnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan internal yang rutin diberikan Seksi Kesjas Satbrimob Polda Sumsel kepada personel maupun anggota keluarga. Selain memastikan penanganan medis berlangsung cepat, pendampingan tersebut juga menjadi bentuk dukungan moril kepada keluarga besar Brimob. Satbrimob Polda Sumsel berharap pasien dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa setelah mendapatkan perawatan dari tim medis. Melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan personel, Satbrimob Polda Sumsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima di lingkungan Polri. Dukungan terhadap kesehatan personel dan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Satuan Tugas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL terus memacu pembangunan infrastruktur dan fasilitas sosial di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Dipimpin langsung Dansatagas TMMD Kolonel Arm Roni Hermawan, para Babinsa bersama warga bahu-membahu merampungkan target fisik per Jumat (24/7/2026). Pekerjaan yang bergulir sejak Kamis (23/7) kemarin telah mencatatkan progres nyata di lapangan. Di antaranya bedah rumah RTLH milik Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya dan Bapak Syahrul di Jalan Nangka 1 yang saat ini memasuki tahap pemasangan bata keliling. “Logistik dan material seperti pasir, batu bata, hingga kayu dan semen terus dikirim ke lokasi agar pengerjaan tidak terhambat,” terang Kolonel Arm Roni Hermawan. Selain pemukiman warga, infrastruktur sanitasi publik turut menjadi prioritas. Pengeboran sumur bor kini telah menembus kedalaman 24 meter, sementara fisik MCK dan Tempat Wudhu sudah berdiri dengan pengerjaan mencapai 55 persen. Tak kalah penting, guna mengantisipasi luapan air dan menjaga stabilitas tanah, tim TMMD juga membangun Talud sepanjang 35 meter dengan tinggi 2,5 meter serta drainase di Jalan Nangka. Sinergi TNI dan masyarakat Pinang Jaya ini ditargetkan terus berlanjut hingga seluruh sasaran fisik 100% selesai. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Memasuki pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 TA 2026, Dansatagas TMMD Kodim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan melaporkan perkembangan signifikan atas hasil pekerjaan fisik yang dilaksanakan oleh jajaran Babinsa dan masyarakat di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, per Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang telah dimulai sejak 23 Juli 2026 ini mencakup sejumlah sasaran fisik vital bagi kesejahteraan warga setempat: 1. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): o Sasaran 1 (Ibu Nur Hayati – Jln. Bukit Pinang Jaya): Tahap mobilisasi material berupa pasir (1 m³), semen (16 sak), batu bata (2.000 buah), serta kayu dan paku pendukung. o Sasaran 2 (Bpk Syahrul – Jln. Nangka 1 RT 03 Lk 2): Pelaksanaan pengerjaan pemasangan dinding bata keliling. 2. Sarana Sanitasi dan Air Bersih: o Sumur Bor: Pengeboran telah mencapai kedalaman 24 Meter. o MCK & Tempat Wudhu/Cuci: Progres pembangunan mencapai 55% (Memasuki tahap pengacian dinding dan pemasangan keramik). 3. Infrastruktur Lingkungan Jalan Nangka: o Pembangunan Talud: Panjang 35 Meter, Lebar 40 cm, Tinggi 250 cm. o Pembangunan Drainase: Panjang 35 Meter, Lebar 40 cm, Tinggi 30 cm. Dansatagas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengapresiasi kebersamaan seluruh personel dan masyarakat yang bekerja secara efektif dengan memanfaatkan suplai material yang masuk secara optimal. Program ini diharapkan dapat tuntas tepat waktu dan memberikan manfaat berjangka panjang bagi masyarakat Bandar Lampung. (Agus)

Bandar Lanpung, Bidik-kasusnews.com        Pagi baru saja menyingsing di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Jumat (24/7). Namun, deru roda kendaraan pembawa material dan dentukan cangkul sudah terdengar bersahut-sahutan. Di bawah komando Dansatagas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, puluhan prajurit Babinsa menyatu bersama warga mengolah pasir dan semen. Salah satu titik yang paling menyita perhatian adalah kediaman Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya dan Bapak Syahrul di Jalan Nangka 1. Kedua hunian yang dulunya memprihatinkan kini bertransformasi menjadi bangunan yang kokoh dan layak huni. “Dulu kalau hujan selalu cemas. Sekarang, melihat bapak-bapak Babinsa menurunkan ribuan batu bata dan belasan sak semen di depan rumah, rasanya seperti mimpi,” ungkap salah satu warga setempat dengan mata berkaca-kaca. Tak hanya fokus pada tempat tinggal, TMMD ke-129 TA 2026 ini menjawab kebutuhan paling mendasar warga: air bersih dan sanitasi. Pengeboran sumur bor yang kini menyentuh kedalaman 24 meter diproyeksikan mampu menyuplai kebutuhan air bersih warga sekitar. Pembangunan MCK serta tempat wudhu yang sudah mencapai progres 55% terus dirapikan dengan pengacian dinding dan pemasangan keramik. Kolonel Arm Roni Hermawan menyatakan bahwa sinergi ini adalah inti dari roh Kemanunggalan TNI-Rakyat.”Kami hadir bukan hanya membawa material bangunan seperti pasir, semen, atau batu bata. Kami hadir membawa harapan bahwa Pinang Jaya bisa bertumbuh lebih sehat, aman, dan sejahtera,” tegas Dansatagas. Pekerjaan fisik lainnya seperti pembangunan talud setinggi 2,5 meter dan drainase sepanjang 35 meter di Jalan Nangka juga dipastikan rampung sesuai target, demi memberikan keamanan lingkungan bagi generasi masa depan di Kemiling. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com          Pagi baru saja menyingsing di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Jumat (24/7). Namun, deru roda kendaraan pembawa material dan dentukan cangkul sudah terdengar bersahut-sahutan. Di bawah komando Dansatagas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, puluhan prajurit Babinsa menyatu bersama warga mengolah pasir dan semen. Salah satu titik yang paling menyita perhatian adalah kediaman Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya dan Bapak Syahrul di Jalan Nangka 1. Kedua hunian yang dulunya memprihatinkan kini bertransformasi menjadi bangunan yang kokoh dan layak huni. “Dulu kalau hujan selalu cemas. Sekarang, melihat bapak-bapak Babinsa menurunkan ribuan batu bata dan belasan sak semen di depan rumah, rasanya seperti mimpi,” ungkap salah satu warga setempat dengan mata berkaca-kaca. Tak hanya fokus pada tempat tinggal, TMMD ke-129 TA 2026 ini menjawab kebutuhan paling mendasar warga: air bersih dan sanitasi. Pengeboran sumur bor yang kini menyentuh kedalaman 24 meter diproyeksikan mampu menyuplai kebutuhan air bersih warga sekitar. Pembangunan MCK serta tempat wudhu yang sudah mencapai progres 55% terus dirapikan dengan pengacian dinding dan pemasangan keramik. Kolonel Arm Roni Hermawan menyatakan bahwa sinergi ini adalah inti dari roh Kemanunggalan TNI-Rakyat. “Kami hadir bukan hanya membawa material bangunan seperti pasir, semen, atau batu bata. Kami hadir membawa harapan bahwa Pinang Jaya bisa bertumbuh lebih sehat, aman, dan sejahtera,” tegas Dansatagas. Pekerjaan fisik lainnya seperti pembangunan talud setinggi 2,5 meter dan drainase sepanjang 35 meter di Jalan Nangka juga dipastikan rampung sesuai target, demi memberikan keamanan lingkungan bagi generasi masa depan di Kemiling.

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com          Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terpancar kuat di bumi Ragom Gawi. Memasuki rangkaian kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 TA 2026, Komandan Satuan Tugas (Dansatagas) TMMD yang juga Dandim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menerjunkan jajaran Babinsa untuk menggenjot pembangunan fisik di wilayah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Jumat (24/7/2026). Pekerjaan fisik yang telah dipacu sejak Kamis (23/7) kemarin menunjukkan progres signifikan di berbagai titik sasaran utama, mulai dari perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) hingga penyediaan sarana air bersih dan sanitaasi dasar bagi masyarakat. Dansatagas TMMD 129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program kerja rutin, melainkan wujud nyata kepedulian prajurit TNI dalam melepaskan beban warga dan mempercepat akselerasi pembangunan di daerah terpencil atau padat pemukiman. “Setiap rupiah dan setiap sak semen yang dialokasikan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan warga Pinang Jaya. Babinsa dan warga bekerja bahu-membahu tanpa mengenal lelah,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan saat meninjau lapangan. Bedah Rumah Mengukir Senyum Ibu Nur Hayati dan Bpk Syahrul Di lokasi sasaran RTLH pertama, yakni di Jalan Bukit Pinang Jaya, kediaman Ibu Nur Hayati mulai tersentuh pembangunan mendasar. Mobilisasi material terus digenjot dengan masuknya pasokan 1 m³ pasir, 16 sak semen, 2.000 buah batu bata, serta belasan batang kayu ukuran 5×12 dan 5×10 beserta paku pendukung. Sementara itu, senyum bahagia juga terpancar dari raut wajah Bapak Syahrul di Jalan Nangka 1 RT 03 LK 2. Rumahnya yang semula kurang layak kini tengah dalam proses pemasangan bata keliling oleh satuan prajurit Babinsa bersama warga setempat. Sarana Air Bersih dan Fasilitas Publik Dikejar Tidak kalah krusial, sasaran pembangunan fisik juga difokuskan pada infrastruktur sanitasi di lingkungan setempat. Pembangunan sumur bor, MCK, serta fasilitas tempat wudhu/cuci kini menunjukkan perkembangan pesat. Hingga Jumat (24/7), pengeboran sumur bor telah mencapai kedalaman 24 meter untuk memastikan pasokan air bersih yang memadai bagi warga. Di saat bersamaan, pekerjaan MCK dan tempat wudhu telah mencapai progres 55%, difokuskan pada pengacian dinding dan pemasangan keramik. Untuk memperlancar infrastruktur jalan dan mencegah bahaya banjir maupun longsor, prajurit TMMD juga fokus mengerjakan pemasangan Talud di Jalan Nangka sepanjang 35 meter (lebar 40 cm, tinggi 250 cm) serta Drainase Jalan Nangka sepanjang 35 meter (lebar 40 cm, tinggi 30 cm). Kehadiran prajurit Kodim 0410/KBL ini mendapat apresiasi hangat dari tokoh masyarakat Pinang Jaya, yang menilai TMMD telah membawa angin segar serta semangat baru bagi pemerataan fasilitas umum di Kemiling. (Agus)

Depok, Bidik-kasusnews.com                              RS Bhayangkara TK III Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan pekerja melalui penyerahan 711 Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh kepada para pekerja di Kota Depok, Kamis (23/7/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi kalangan buruh di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, sebuah inovasi pelayanan kesehatan Polri yang memberikan kemudahan bagi para pekerja untuk memperoleh layanan medis di seluruh jaringan Rumah Sakit Bhayangkara di berbagai wilayah Indonesia. Acara diawali dengan sambutan Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), R. Abdullah, yang mengapresiasi langkah Polri dalam menghadirkan program yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para pekerja. Menurutnya, kolaborasi antara Polri, Rumah Sakit Bhayangkara, dan organisasi pekerja menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan buruh, khususnya di bidang kesehatan. Sementara itu, Kabidkesjas Korbrimob Polri Kombes Pol. dr. Bambang Wiji Asmoro, M.Han., menegaskan bahwa Program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Melalui program ini, kami berharap para pekerja semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup mereka,” ujarnya. Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penyerahan simbolis Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh kepada perwakilan pekerja. Sebanyak 711 kartu disalurkan kepada buruh yang berasal dari berbagai organisasi serikat pekerja dan perusahaan di Kota Depok. Penerima manfaat program tersebut di antaranya berasal dari PP FSP KEP SPSI, Forum Buruh Depok, PC FSP KEP Kota Depok, PT Pearl Star International, PT Pralon, PT Energizer Indonesia, PT Presisi Cimanggis Makmur, PT Tokai Dharma Indonesia, serta PT Tenar Inti Mandiri. Keterlibatan berbagai serikat pekerja dan perusahaan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, dunia usaha, dan organisasi buruh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi para pekerja. Melalui kepemilikan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh, para pekerja diharapkan memperoleh kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan di seluruh Rumah Sakit Bhayangkara di Indonesia. Program ini juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi pekerja dalam memperoleh pelayanan medis sehingga dapat bekerja dengan lebih sehat, produktif, dan sejahtera. RS Bhayangkara TK III Korbrimob bersama Polri menegaskan akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sinergi dengan organisasi pekerja dan dunia industri diharapkan semakin memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan buruh sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang sehat, tangguh, dan produktif sebagai fondasi pembangunan nasional. (Agus)