Hulu Sungai Utara – Bidik-kasusnews.com Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di wilayah perairan terpencil. Melalui program bertajuk “Edukasi Maritim Melalui Membaca”, Sat Polairud menghadirkan perpustakaan terapung untuk anak-anak di pesisir Sungai Barito, Desa Sapala, Kecamatan Paminggir, Senin (27/10/2025) pukul 09.30 WITA. Dengan mengoperasikan Kapal Polisi KP XIII-34-1006, personel Sat Polairud menyediakan fasilitas baca berupa buku cerita, pengetahuan umum, hingga materi edukatif ringan yang disiapkan khusus bagi anak-anak. Konsep perpustakaan terapung ini dirancang untuk menghadirkan akses literasi hingga ke wilayah yang sulit dijangkau jalur darat. Kedatangan jajaran Sat Polairud disambut penuh antusias oleh anak-anak dan warga pesisir. Mereka tampak bersemangat memilih buku, membaca bersama, serta terlibat dalam interaksi edukatif yang dipandu para personel Polairud. Selain literasi, petugas juga menyampaikan wawasan terkait keselamatan di perairan dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sungai. Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban, semakin mempererat hubungan humanis antara kepolisian dan masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Barito. Komitmen Polri terhadap Literasi dan Pendidikan Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur memberikan apresiasi atas langkah kreatif Sat Polairud dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat pesisir. “Polri bukan hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Perpustakaan terapung ini menjadi bukti bahwa Polri turut mencerdaskan generasi muda di wilayah terpencil,” ujar IPTU Asep mewakili Kapolres. Ia menambahkan bahwa inovasi seperti ini sejalan dengan Program Polri Presisi, yang mengedepankan pendekatan humanis dan berkeadilan dalam setiap layanan kepada masyarakat. Cecar Semangat Literasi hingga Wilayah Terpencil Sat Polairud Polres HSU menegaskan akan terus menjalankan program serupa secara berkelanjutan, menyasar wilayah pesisir dan pedalaman yang minim akses pendidikan. Dalam menjalankan tugasnya, satuan ini berpegang pada moto: “Nityacas Samapta – Arnavat Darpha Mahe – Cakra Buana Samapta” yang mencerminkan kesiapsiagaan, keberanian menjaga maritim, serta pengabdian bagi masyarakat. Dengan hadirnya perpustakaan terapung ini, diharapkan minat baca anak-anak pesisir meningkat dan mereka memperoleh kesempatan belajar yang sama dengan daerah lainnya, sehingga kelak mampu menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. ( Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya penurunan angka stunting di Kecamatan Banjang kembali diperkuat melalui penyaluran bantuan telur kepada keluarga penerima manfaat dalam Program Orang Tua Asuh Genting. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (27/10/2025) sekitar pukul 09.00 WITA. Penyerahan bantuan secara simbolis itu dihadiri Camat Banjang Rully Lesmana, S.ST.P., M.AP, perwakilan Kapolsek Banjang Kanit Turjawali Aiptu Soeyatmin, SH, serta Koordinator Balai Penyuluhan KB Banjang, Khairunnisa, S.Kep., Ns. Bantuan yang diberikan berupa telur itik sebanyak 7 butir per kepala keluarga (KK) setiap minggu, sebagai dukungan gizi bagi anak stunting dan ibu hamil kategori Kekurangan Energi Kronis (KEK) di seluruh desa se-Kecamatan Banjang. Total terdapat 277 kepala keluarga yang menerima bantuan, tersebar di 20 desa, termasuk di antaranya Desa Kaludan Kecil dan Desa Lok Bangkai yang juga mencakup ibu hamil KEK. Selain bantuan dari pemerintah daerah, Kapolsek Banjang turut berperan langsung dengan menyerahkan 100 butir telur tambahan tahap kedua khusus untuk anak stunting. Camat Banjang mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dini stunting di wilayahnya. “Kerja sama seluruh pihak sangat dibutuhkan agar anak-anak kita mendapatkan asupan yang memadai dan tumbuh sehat. Ini wujud nyata komitmen bersama menurunkan angka stunting,” ujarnya. Program Orang Tua Asuh Genting merupakan bagian dari strategi daerah dalam meningkatkan kesehatan dan ketahanan gizi keluarga prasejahtera. Telur merupakan asupan protein hewani mudah serap yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan gizi anak rawan stunting. Upaya Berkelanjutan Polsek Banjang memastikan dukungan kepada program pencegahan stunting akan terus dilakukan, seiring komitmen Polres HSU dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas. ( Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) 2012–2015, Komjen Pol (Purn) Dr. Anang Iskandar, menegaskan bahwa penyalahguna narkotika seharusnya tidak dipenjara, melainkan mendapatkan hukuman rehabilitasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam menanggapi kasus artis Ammar Zoni yang justru terlibat dalam peredaran narkoba ketika menjalani hukuman penjara akibat penyalahgunaan sebelumnya. “Penyalahguna narkotika adalah korban yang membutuhkan penyembuhan, bukan pemenjaraan. Penjara tidak membuat mereka pulih,” tegas Anang dalam unggahannya di Instagram @anangiskandar. Menurutnya, penegak hukum — polisi, jaksa hingga hakim — wajib memahami bahwa pecandu dan pemakai narkoba tidak termasuk pelanggar pidana, karena mereka membeli untuk dikonsumsi agar menghilangkan sakau. Sementara pelaku yang harus dikenai hukuman keras adalah pengedar gelap, dengan pemutusan jaringan dan perampasan aset. Anang juga menjelaskan bahwa strategi pengendalian narkoba yang efektif di seluruh dunia dilakukan melalui proses rehabilitatif terhadap pengguna disertai penegakan hukum represif terhadap pengedar. Dukungan Organisasi Rehabilitasi: “Pemulihan Butuh Seumur Hidup” Senada dengan Anang, Ketua Umum Yayasan Mutiara Maharani, Ade Hermawan, menilai kebijakan pemidanaan terhadap korban narkoba harus lebih humanis. Ia menegaskan bahwa pemulihan pecandu bersifat progresif dan bisa kambuh kapan saja. “Teman-teman korban Napza itu seumur hidup pemulihannya. Ketemu teman pakai bisa kambuh, masalah keluarga bisa kambuh,” ujar Ade, Minggu (26/10/2025). Yayasan yang menaungi panti rehabilitasi di Cianjur tersebut telah menangani lebih dari 700 pasien sejak 2012, mayoritas korban narkoba jenis sabu, sinte, tramadol, dan ganja. Ade juga mengungkap masih adanya praktik transaksional dalam proses penanganan penyalahguna, termasuk pelanggaran SOP saat penangkapan. Karena itu, pihaknya bersama Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat (GRAM) mengajukan uji materi Perpol Nomor 8 Tahun 2021 ke Mahkamah Agung. Komitmen Kepolisian: Perang Total dari Hulu ke Hilir Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menyampaikan bahwa Polri secara konsisten meningkatkan pemberantasan narkoba hingga ke akar. Dari ribuan penindakan tahun ini: 197 ton narkoba disita 38.000 kasus diungkap 51.000 tersangka diamankan “Perang melawan narkoba tidak boleh berhenti,” tegasnya di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025). Polri juga membuka layanan pengaduan 24 jam melalui WhatsApp 0823-1234-9494 untuk masyarakat melaporkan peredaran narkoba. Sedangkan untuk laporan anggota Polri yang terlibat penyimpangan dapat disampaikan ke hotline Divisi Propam di 0813-1917-8714. Kesimpulan: Keadilan Harus Sejalan dengan Pemulihan Seruan para ahli dan aktivis menegaskan bahwa korban narkotika adalah pasien, bukan kriminal. Pemenjaraan tanpa pemulihan hanya memperpanjang lingkaran penyalahgunaan hingga potensi peredaran gelap baru. Pendekatan berbasis kesehatan dan bukti ilmiah diyakini menjadi langkah paling efektif menekan bahaya narkoba di Indonesia. ( Agus)
BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan Ikan Bawal, Gang Wahid, RT 14 LW II, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, pada Minggu malam (26/10/2025) sekitar pukul 19.05 WIB. Babinsa Kelurahan Kangkung dari jajaran Koramil Kodim 0410/KBL menjadi yang pertama turun ke lokasi guna memantau kondisi dan membantu penanganan darurat. Rumah yang terbakar diketahui milik Radji (56), seorang buruh harian. Diduga kuat, kebakaran dipicu korsleting listrik yang memicu api cepat membesar dan melahap keseluruhan bangunan. Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran Kota Bandar Lampung yang mengerahkan lima unit mobil Damkar untuk mengendalikan kobaran agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. Namun, peristiwa ini berujung duka mendalam. Radji yang sempat terkena aliran listrik saat kejadian, dinyatakan meninggal dunia setelah api berhasil dipadamkan. Kejadian tersebut meninggalkan luka emosional bagi keluarga dan warga sekitar. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, dalam pernyataannya di tempat terpisah, menyampaikan belasungkawa atas kehilangan tersebut. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Radji. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya. Selain menyampaikan empati, Dandim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi bahaya korsleting listrik di lingkungan rumah. “Periksa instalasi listrik secara berkala dan hindari penggunaan perangkat elektronik melebihi kapasitas. Kewaspadaan kecil dapat mencegah musibah besar,” tegasnya. Kehadiran dan kesigapan Babinsa dalam insiden ini kembali menegaskan peran penting TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembinaan wilayah tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan keadaan darurat demi keselamatan warga binaannya. ( Agus)
Hulu Sungai Utara – Bidik-kasusnews.com Perselisihan dua pria di Desa Sungai Durait Hilir, Kecamatan Babirik, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, berujung penganiayaan dengan senjata tajam pada Jumat (24/10/2025) malam. Korban, Yanor (36), mengalami luka tusuk di bagian perut setelah ditikam keris oleh pelaku berinisial M (62). Insiden terjadi sekitar pukul 21.30 Wita di tepi Jalan Muara Tapus–Babirik. Berdasarkan laporan kepolisian, pelaku dan korban bertemu di lokasi kejadian sebelum kemudian terlibat adu mulut. Saat korban mendekat dengan ucapan bernada memicu emosi, pelaku memilih menuju sepeda motornya dan mengambil sebilah keris dari dalam jok. Tanpa banyak kata, pelaku langsung menusukkan keris tersebut satu kali ke arah perut kiri korban. Darah mengucur dan korban terjatuh. Temannya yang berada di lokasi segera membawa korban ke Rumah Sakit Pembalah Batung Amuntai untuk perawatan intensif. Kasat Reskrim Polres Hulu Sungai Utara membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan dengan nomor LP/B/2/X/2025/SPKT/POLSEK BABIRIK. “Pelaku datang menyerahkan diri pada malam hari usai kejadian, diantar keluarganya. Kami langsung melakukan pemeriksaan dan menetapkannya sebagai tersangka,” jelas Kasat Reskrim dalam keterangan resmi. Satreskrim Polres HSU kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah keris sepanjang 34 sentimeter, tas serut, kumpang kayu, serta pakaian korban yang berlumur darah. Penyelidik juga menemukan surat izin kepemilikan pusaka atas nama pelaku. Motif sementara diduga terkait emosi atas perkataan korban, namun polisi masih mendalami apakah terdapat faktor lain yang memicu insiden tersebut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. “Kami memastikan proses penyidikan berjalan profesional. Prinsip kami lidik maksimal, sidik tuntas,” tegas Kasat Reskrim. Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik sekecil apa pun dapat berubah menjadi tragedi ketika emosi tidak terkendali dan senjata tajam digunakan tanpa pertimbangan. ( Agus)
Bekasi, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga serta mempertahankan situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Polsek Bekasi Barat melaksanakan patroli skala besar pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., dengan melibatkan personel gabungan Polsek Bekasi Barat. Patroli dilakukan secara mobile dan dialogis, menyisir sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat. Adapun rute patroli meliputi tempat hiburan malam, Pasar Pagi Bintara, Jalan KH. Noer Ali Kalimalang, kawasan Kota Bintang, Gerbang Tol Bintarajaya, hingga Jalan I Gusti Ngurah Rai. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat dan petugas keamanan di lokasi untuk memberikan imbauan kamtibmas serta mendengarkan langsung keluhan warga terkait keamanan lingkungan. Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan patroli skala besar ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polsek Bekasi Barat dalam mencegah kejahatan jalanan, tawuran antar kelompok, serta balapan liar yang meresahkan masyarakat. > “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, terutama di malam hari. Polsek Bekasi Barat akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dan rasa aman,” ujar AKP Wahyudi. Dengan adanya patroli skala besar ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Bekasi Barat tetap terjaga, serta tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga. ( Agung)
Bandar Lampung – Bidik-Kasusnews.com Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat oleh TNI di wilayah Kota Bandar Lampung. Hal itu terlihat melalui patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang dipimpin Babinsa Kelurahan Jagabaya II, Koptu Maradona dari Koramil 410-04/Tanjungkarang Timur, pada Sabtu malam (25/10/2025). Patroli berlangsung mulai pukul 21.00 WIB dengan menyusuri wilayah pemukiman di Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Wayhalim. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan TNI dalam upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Patroli Siskamling ini juga diperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat. Hadir Ketua RT 06 mewakili pihak kelurahan, anggota Linmas, serta perwakilan organisasi masyarakat seperti Pemuda Pancasila dan FKPPI. Keterlibatan tokoh masyarakat kian menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab bersama seluruh warga. Koptu Maradona dalam setiap interaksi mengajak warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap tindak kriminal seperti pencurian dan gangguan kamtibmas yang dapat muncul pada malam hari. “Alhamdulillah kegiatan patroli berjalan tertib dan lancar. Sinergi TNI dengan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman. Keamanan adalah tugas dan kepedulian kita bersama,” ujar Koptu Maradona. Seluruh rangkaian patroli berlangsung aman dan kondusif hingga selesai. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kedekatan dan rasa percaya masyarakat terhadap Babinsa sebagai garda terdepan pembinaan wilayah. Dengan kolaborasi yang erat, Kelurahan Jagabaya II diproyeksikan semakin tangguh dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan demi kenyamanan seluruh warga. ( Agus )
Bandar Lampung – Bidik-Kasusnews.com Sebuah pohon besar tumbang akibat angin kencang di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Enggal, Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/10/2025) siang. Insiden ini menimpa satu unit mobil dan sempat memicu kekhawatiran warga sekitar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mendapat laporan warga, Babinsa Kelurahan Enggal Koramil 410-05/TKP, Sertu Heri Hermawan, langsung menuju lokasi dan mengambil langkah cepat penanganan darurat. Ia terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung untuk dukungan personel dan peralatan evakuasi. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semua unsur yang terlibat bergerak simultan untuk penanganan dan pengecekan kerusakan,” ujar Sertu Heri Hermawan di lokasi kejadian. Evakuasi pohon dilakukan secara kolaboratif, melibatkan BPBD Kota Bandar Lampung, Camat Enggal M. Supriyadi, Lurah Sutiman, Babinkamtibmas, serta unsur masyarakat seperti RT dan Linmas. Pemilik mobil yang tertimpa pohon diketahui bernama Rizky Dian Saputra dan saat ini dalam kondisi selamat. Upaya tanggap cepat ini menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan pemukiman. Kehadiran Babinsa turut memastikan respons awal berjalan efektif hingga situasi kembali aman dan terkendali. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana saat cuaca ekstrem, serta segera melapor kepada aparat terkait apabila muncul kondisi berbahaya di lingkungan sekitar. ( Agus )
Bekasi – Bidik-Kasusnews.com Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Metro Bekasi KBP Mustofa, S.I.K., M.H. meninjau langsung pelaksanaan pelatihan peragaan Dalmas di Lapangan Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Sabtu (25/10/2025). Latihan tersebut dipimpin oleh Ps. Kasat Samapta Polres Metro Bekasi dan diikuti oleh personel Sat Samapta serta perwakilan Samapta Polsek jajaran. Kapolres hadir didampingi sejumlah pejabat utama, antara lain Kasat Samapta, Kasi Propam, dan Kasi Humas. Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa Dalmas merupakan salah satu kekuatan penting Polri dalam menangani berbagai potensi kerawanan seperti unjuk rasa, kerumunan massa, hingga ancaman gangguan kamtibmas lainnya. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh personel mengikuti latihan dengan serius dan disiplin. “Latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan taktis serta kekompakan barisan dalam tugas pengendalian massa di lapangan,” ujar KBP Mustofa. Ia juga menekankan bahwa peningkatan kemampuan harus terus dilakukan secara konsisten agar personel selalu siap menjalankan tugas profesional dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bekasi. “Dalmas adalah garda terdepan Polri ketika situasi massa berpotensi meningkat. Kita harus presisi dalam setiap langkah, solid dalam setiap gerakan, demi terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya. Kegiatan pelatihan berlangsung tertib dan penuh semangat. Polres Metro Bekasi memastikan peningkatan kompetensi personel akan terus berlanjut sebagai bentuk respons proaktif atas tantangan keamanan yang semakin dinamis. Dengan kesiapan ini, Polres Metro Bekasi berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bekasi. ( Agung )
Tangerang Selatan – Bidik-Kasusnews.com Korps Brimob Polri menunjukkan wajah humanisnya dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial di Gereja GPIB Karunia, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (25/10/2025). Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Brimob sekaligus bentuk kepedulian terhadap tempat ibadah dan masyarakat lintas agama. Bakti sosial dipimpin langsung oleh AKP I Gusti Bagus S., S.H. bersama 20 personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Metro Jaya. Sejak pagi, para personel membersihkan area dalam gereja, halaman, hingga fasilitas yang digunakan para jemaat saat ibadah berlangsung. Selain kerja bhakti, Brimob turut menyalurkan bantuan sembako kepada perwakilan jemaat yang diterima oleh pengurus gereja, Andre dan Didi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat dan memperkuat tali silaturahmi yang selama ini terjalin harmonis. Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. agar Polri hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Bakti sosial ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat. Semangat pengabdian ini kami bangun tanpa memandang perbedaan,” ungkap Kombes Pol. Henik Maryanto. Suasana keakraban tampak jelas sepanjang pelaksanaan kegiatan. Jemaat gereja mengapresiasi langkah Brimob yang dinilai memberikan dukungan positif bagi kenyamanan beribadah dan kerukunan antarumat beragama di Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Brimob Polda Metro Jaya berharap semangat toleransi, gotong royong, dan kebersamaan terus tumbuh menjadi pondasi keamanan serta keharmonisan masyarakat. ( Agung )