Pangkep, Bidik-kasusnews.com — TNI Angkatan Darat (TNI AD) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam misi kemanusiaan melalui keterlibatan intensif dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Memasuki hari kedua operasi (H+1), Minggu (18/1/2026), Tim SAR Gabungan berhasil mencatat kemajuan signifikan meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem dan medan karst yang terjal. Angin kencang dengan kecepatan mencapai 20–22 knot, jarak pandang terbatas hingga sekitar lima meter, kabut tebal sejak pagi hari, serta hujan yang mengguyur kawasan pegunungan menjadi kendala serius di lapangan. Kondisi geografis Gunung Bulusaraung yang didominasi tebing batu kapur curam dan vegetasi rapat di ketinggian sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut (mdpl) menuntut kemampuan khusus dari seluruh personel SAR. Dalam situasi tersebut, TNI AD menjadi unsur terbesar sekaligus motor penggerak utama operasi. Sebanyak 1.214 personel SAR Gabungan diterjunkan, dengan kekuatan TNI AD berasal dari jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan Divisi Infanteri 3 Kostrad. Personel dilengkapi keahlian khusus, mulai dari mountaineering, evakuasi darat, kesehatan lapangan, zeni, hingga komunikasi taktis, serta didukung teknologi pengamatan udara. Dukungan alutsista dan peralatan modern turut memperkuat efektivitas operasi. TNI AD mengerahkan drone, Night Vision Goggle (NVG), GPS, sistem komunikasi berbasis Starlink, radio taktis, kendaraan dan motor trail, hingga perlengkapan khusus seperti gergaji listrik dan alat panjat tebing. Sinergi peralatan ini memungkinkan operasi tetap berjalan optimal meskipun pendaratan helikopter sempat terhambat akibat kondisi angin yang tidak bersahabat. Hasil penting mulai diperoleh sejak pukul 07.17 WITA, saat tim udara mendeteksi indikasi awal serpihan pesawat. Tak lama kemudian, tim darat TNI AD yang bergerak dari dua pangkal gerak berbeda berhasil menjangkau lokasi dan memastikan keberadaan bagian utama pesawat, termasuk badan dan ekor, yang ditemukan sekitar 300 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Pada pukul 08.37 WITA, Tim SAR Gabungan memastikan dua bagian besar pesawat tersebut dan segera membangun sistem komunikasi Starlink di lokasi guna mempercepat pelaporan dan koordinasi lintas unsur. Pencarian dilanjutkan hingga sore dan malam hari, dengan ditemukannya mesin pesawat, sejumlah serpihan penting, serta Emergency Locator Transmitter (ELT) pada pukul 19.04 WITA. Dalam operasi kemanusiaan ini, tim juga menemukan satu bagian tubuh korban berjenis kelamin laki-laki di sekitar lokasi ekor pesawat. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap melalui jalur darat dengan mengedepankan prinsip keselamatan, mengingat medan yang ekstrem dan cuaca yang terus berubah. Capaian pada H+1 ini menjadi bukti disiplin operasi, ketangguhan fisik, serta kemampuan teknis prajurit TNI AD dalam melaksanakan misi SAR di wilayah ekstrem. Operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan pada hari berikutnya, baik melalui jalur darat maupun udara, menyesuaikan perkembangan situasi dan kondisi cuaca. Operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung menegaskan komitmen TNI AD dalam tugas kemanusiaan—hadir di garis terdepan saat rakyat membutuhkan, bahkan di medan paling berat sekalipun. (Agus)
Jateng | Bidik-kasusnews.com – Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Jawa Tengah merespons cepat peristiwa kebakaran yang terjadi di PT Chengqi Industrial Indonesia, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (17/1/2026). Selain membantu proses pengamanan dan pendinginan area, personel Detasemen Gegana diterjunkan untuk memastikan lokasi kebakaran aman dari potensi paparan bahan berbahaya. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 10.30 WIB. Berdasarkan informasi awal di lapangan, api diduga dipicu oleh sambaran petir yang mengenai material busa (foam), sehingga cepat menjalar ke area gudang seluas kurang lebih 16.000 meter persegi. Dalam kejadian tersebut, dua orang karyawan atas nama RK (25) dan DS (33) mengalami luka bakar dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Mayong. Menyikapi potensi risiko dari material yang terbakar, Dansatbrimob Polda Jawa Tengah segera mengerahkan Unit Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN) Detasemen Gegana ke lokasi kejadian. Di bawah pimpinan Danden Gegana Kompol Jon Peri, tim melaksanakan deteksi dan identifikasi menggunakan peralatan khusus untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman. Hasil pemeriksaan di area prioritas menunjukkan adanya peningkatan kadar gas sulfur dioksida (SO₂) dan iso-butana yang berasal dari sisa proses pembakaran. Personel Satbrimob kemudian melakukan langkah penanganan cepat dan terukur, antara lain dengan menutup sumber aliran gas, melakukan penyegelan pada pipa menggunakan chemical tape, serta melaksanakan pendinginan dan dekontaminasi pada titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan bahaya. Dari hasil keseluruhan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kebocoran radioaktif, dan residu gas yang terdeteksi masih berada dalam ambang batas aman. Dengan demikian, area kebakaran dinyatakan aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar. Menanggapi respon cepat dan profesional tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut. “Polda Jawa Tengah mengapresiasi langkah cepat dan profesional yang dilakukan oleh Satbrimob, khususnya Unit KBRN Detasemen Gegana, dalam memastikan lokasi kebakaran PT Chengqi Industrial Indonesia benar-benar aman. Kehadiran tim ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, baik dari bahaya kebakaran maupun potensi paparan zat kimia,” ujar Kombes Pol Artanto saat memberikan keterangan di Mapolda Jawa Tengah, Minggu (18/1/2026) pagi. Lebih lanjut, Kabid Humas juga menyampaikan keprihatinan atas adanya korban luka dalam peristiwa tersebut. “Kami mendoakan agar kedua korban segera diberikan kesembuhan. Ke depan, kami mengimbau pengelola kawasan industri untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem, serta memastikan sistem pengamanan dan keselamatan kerja berfungsi secara optimal,” pungkasnya. (Yusuf)
Temanggung | Bidik-kasusnews.com – Arena judi di Pringsurat Temanggung Jawa Tengah diduga beroprasi secara terbuka tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum. (18/01/2026) Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat tentang adanya praktik perjudian tersebut. Laporan investigasi dari media bidik kasus,menujukan bahwa di sebuah lahan warga tepatnya di belakang pabrik jarum Kliwonan Pringsurat temanggung,dijadikan lokasi perjudian,sambung ayam juga dadu kartu. Diduga adanya Oknum aparat yang membekingi kegiatan tersebut Mejadi sarana kebebasan dalam beroprasi,yang menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Msyarakat setempat merasa resah dengan keberadaan arena judi ini, karena tidak hanya merusak perekonomian kluarga,tetapi juga berdampak buruk pada moral generasi muda. Mereka menutut agar pihak kepolisian segera menindak tegas praktik perjudian ini” Kasus ini juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum aparat dalam melindungi praktik perjudian ini. Mayarakat berharap agar pihak kepolisian dapat mengambil tindakan tegas dan tranparansi dalam menangani kasus ini.”pungkasnya,. (Red)
BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan kualitas keimanan umat. Babinsa Kelurahan Sukarame 2 Koramil 410-03/Tanjung Bintang Utara (TBU), Serka Novriadi, bersama tokoh agama dan masyarakat setempat, menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (18/01/2026) sejak pukul 08.00 WIB di Mushola Nurul Iman, Kampung Kupang Jernih LK III, Jalan Raden Tihang, Kelurahan Sukarame 2. Ratusan warga tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berjalan tertib hingga menjelang siang. Hadir sebagai penceramah utama, Ustad Setiadi, yang menyampaikan tausiyah tentang makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj. Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan luar biasa Rasulullah SAW, tetapi juga mengandung pesan penting tentang keteguhan iman, ketaatan dalam ibadah, serta pentingnya menjaga hubungan harmonis antar sesama. “Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbaiki akhlak, dan mempererat silaturahmi. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang rukun dan berkarakter,” ujar Ustad Setiadi di hadapan jamaah. Suasana semakin khusyuk dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustad Rahmat. Bacaan merdu tersebut menambah kekhidmatan acara dan memberikan ketenangan batin bagi para peserta yang hadir. Serka Novriadi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir dan menyatu dengan masyarakat. Menurutnya, peran Babinsa tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung pembangunan mental dan spiritual warga. “Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, menanamkan nilai-nilai kebajikan, serta mempererat kemitraan antara TNI dan masyarakat. Semoga hikmah Isra Mi’raj dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Serka Novriadi. Apresiasi juga disampaikan oleh Haji Supriyadi, Ketua RT 05 Kampung Kupang Jernih. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas peran aktif Babinsa yang selalu hadir dan membantu berbagai kegiatan kemasyarakatan. “Kehadiran Babinsa sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Dukungan dan kepeduliannya menjadi contoh bahwa TNI benar-benar dekat dan peduli terhadap kehidupan masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, tokoh agama setempat Ustadz Abdul Wahid menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj hendaknya tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum evaluasi diri dalam meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak. “Isra Mi’raj mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan. Nilai-nilai ini perlu terus kita tanamkan agar kehidupan bermasyarakat semakin harmonis dan diridhai Allah SWT,” jelasnya. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat, kemakmuran bangsa, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan dengan ramah tamah serta makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antarwarga. Warga berharap kegiatan keagamaan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat iman, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di Kelurahan Sukarame 2. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Respons cepat ditunjukkan Babinsa Kelurahan Sawah Brebes Koramil 410-04/Tanjungkarang Timur, Sertu Fadli, saat terjadi peristiwa tragis seorang anak tenggelam di Sungai Way Awi, Jalan Hanoman, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026). Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Korban diketahui bernama Abdul Rosyid Asady (9), warga Jalan Romowijoyo Atas, Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur. Korban sebelumnya bermain bersama tiga temannya di sekitar sungai untuk mencari kelereng. Menurut keterangan warga, setibanya di lokasi, korban bersama teman-temannya turun ke sungai. Tanpa disadari, korban mencoba berenang di bagian sungai yang memiliki kedalaman cukup berbahaya hingga akhirnya tenggelam. “Kami mendengar teriakan minta tolong dari anak-anak. Warga langsung berlarian ke sungai dan mengangkat korban dari dalam air,” ujar Indra, Kepala Lingkungan I Kelurahan Jagabaya I, yang turut membantu evakuasi awal. Tak berselang lama, Babinsa Sertu Fadli tiba di lokasi bersama aparat pemerintah setempat, di antaranya Camat Way Halim, Camat Tanjungkarang Timur, Lurah Jagabaya I, dan Lurah Sawah Brebes. Melihat kondisi korban, Sertu Fadli bersama keluarga korban dan warga segera melakukan pertolongan pertama berupa kompresi dada dan pernapasan buatan sesuai prosedur yang dimiliki. “Sebagai Babinsa, saya memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam situasi darurat. Saya berusaha melakukan pertolongan semaksimal mungkin,” ujar Sertu Fadli di sela penanganan. Meski berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan, kondisi korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Kampung Sawah untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Namun, pada pukul 14.25 WIB, petugas medis menyatakan korban meninggal dunia akibat tenggelam. Diketahui, korban merupakan putra dari Mardi Saputra (45), seorang anggota Linmas Kelurahan Sawah Brebes. Kehadiran keluarga korban di lokasi menambah suasana duka, namun seluruh pihak tetap berupaya memberikan dukungan dan menjaga situasi tetap kondusif. Penanganan kejadian turut melibatkan para Kepala Lingkungan dan Ketua RT dari Kelurahan Jagabaya I dan Sawah Brebes. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib berkat sinergi aparat dan masyarakat. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak, khususnya di sekitar sungai dan area perairan. Aparat berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan. “Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan kejadian ini menjadi pelajaran bersama tentang pentingnya keselamatan anak,” ujar salah satu petugas di lokasi. Semoga almarhum Abdul Rosyid Asady mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara turut menyosialisasikan Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Polri Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki latar belakang pendidikan unggul dan kompetensi profesional untuk bergabung menjadi Perwira Polri. Pendaftaran SIPSS Polri TA 2026 telah dibuka mulai 15 Januari hingga 22 Januari 2026 melalui laman resmi https://penerimaan.polri.go.id . Program ini memberikan kesempatan luas bagi lulusan D-IV, S-1, S-1 Profesi, S-2, S-2 Profesi hingga Dokter Spesialis dari berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan Polri. Adapun formasi pendidikan yang dibuka meliputi berbagai bidang strategis, antara lain Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Ilmu Keolahragaan, Teologi Kristen dan Hindu, Bahasa Prancis, Sastra Korea, Kedokteran Gigi, Ilmu Sejarah, Desain Komunikasi Visual, Biologi, Kimia, Fisika, Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, Farmasi (Apoteker), Statistika, Manajemen, Seni Rupa, hingga Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit untuk lulusan D-IV. Selain itu, Polri juga membuka penerimaan untuk Kedokteran Spesialis serta lulusan S-2 Psikologi Profesi dan Kajian Ilmu Kepolisian. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa penerimaan SIPSS merupakan kesempatan emas bagi generasi muda HSU yang memiliki keahlian akademik dan integritas tinggi untuk mengabdikan diri kepada negara melalui institusi Polri. “Polri membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, berkompeten, dan berintegritas. SIPSS adalah jalur strategis bagi para sarjana untuk menjadi Perwira Polri dengan keahlian khusus,” ujar IPTU Asep menyampaikan pernyataan Kapolres. Lebih lanjut disampaikan bahwa Polri juga membuka penugasan khusus bagi peserta dengan latar belakang tertentu untuk diproyeksikan bertugas di wilayah-wilayah prioritas seperti Polda Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara, sebagai bentuk penguatan pelayanan Polri di daerah. Dari sisi persyaratan usia, dijelaskan bahwa batas usia maksimal peserta saat pembukaan pendidikan adalah 40 tahun untuk Dokter Spesialis, 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 Profesi, serta 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV. Ketentuan ini disesuaikan dengan kebutuhan pembinaan dan pengembangan karier Perwira Polri ke depan. IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa Kapolres HSU mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi di Kabupaten Hulu Sungai Utara, agar mempersiapkan diri dengan baik serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi. “Seluruh proses penerimaan Polri dilaksanakan secara BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Informasi resmi hanya melalui website penerimaan Polri dan media sosial resmi kepolisian,” tegasnya. Dengan dibukanya penerimaan SIPSS Polri TA 2026 ini, Polres Hulu Sungai Utara berharap semakin banyak putra-putri daerah yang berprestasi dan berkompeten dapat bergabung menjadi Perwira Polri, sekaligus berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Kalibalau Kencana, Serma Selamet. Bersama anggota Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), unsur pemuda, tokoh masyarakat, Linmas, serta warga setempat, Serma Selamet memimpin kegiatan gotong royong pembersihan selokan dan saluran drainase di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Kedamaian, Jumat (16/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.30 WIB ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Babinsa dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir di musim penghujan yang kerap melanda wilayah tersebut pada akhir dan awal tahun. Sebelum pelaksanaan, Babinsa terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan, ketua RT 1, RT 2, dan RT 3, serta pengurus Linmas guna menyusun rencana kerja dan memastikan keterlibatan aktif masyarakat. Hasilnya, ratusan warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga. Serma Selamet mengatakan, pembersihan drainase tidak hanya bertujuan memperlancar aliran air, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. “Melalui kegiatan ini, kita ingin mencegah terjadinya genangan dan banjir, sekaligus mengurangi risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor. Yang tidak kalah penting, menumbuhkan kesadaran warga agar bersama-sama menjaga kebersihan,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima personel Koramil 410-04/TKT turut membantu pengaturan lokasi, pembagian alat kerja, serta memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Sementara itu, anggota Linmas berperan mengatur jalannya gotong royong, dan warga bahu-membahu membersihkan sampah berupa plastik, dedaunan, serta material lain yang menyumbat saluran air. Babinsa juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi langsung kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke selokan dan drainase, karena dapat berdampak langsung pada terjadinya banjir. Usai kegiatan, saluran drainase yang sebelumnya tersumbat kini tampak bersih dan aliran air kembali lancar. Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Salah seorang warga RT 2, Supriadi, menyampaikan apresiasinya kepada Babinsa dan Koramil. “Kami sangat terbantu dan berterima kasih. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan semoga bisa terus dilakukan secara rutin,” katanya. Dengan kolaborasi antara TNI dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari banjir dapat terus terjaga secara berkelanjutan. (Agus)
Jakarta | Bidik-kasusnews.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan kembali menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran narkotika lintas negara. Tim Gabungan berhasil membongkar clandestine laboratory narkotika jaringan internasional yang memproduksi cairan vape mengandung narkotika golongan II jenis etomidate, di sebuah unit apartemen Sudirman Tower Condominium, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026). Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti melalui penyelidikan intensif oleh Tim Gabungan BNN yang terdiri dari Direktorat Interdiksi, Direktorat P2, Direktorat Intelijen, serta Direktorat Penindakan dan Pengejaran (Dit. Dakjar), berkolaborasi dengan Bea dan Cukai. Pada Kamis (15/1) sekitar pukul 14.30 WIB, hasil surveillance Tim Gabungan bersama Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mencurigai seorang warga negara asing (WNA) yang membawa satu koper dan tas ransel berisi 3.000 cartridge vape kosong menuju sebuah apartemen di kawasan Sudirman. Sekitar pukul 16.20 WIB, petugas melakukan penggerebekan dan mengamankan dua WNA berinisial TK dan MK. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa TK diperintahkan oleh seseorang berinisial AD untuk datang ke Indonesia dengan bekal uang operasional sebesar Rp6.390.000. TK bersama MK kemudian meracik cairan etomidate yang selanjutnya dimasukkan ke dalam cartridge vape untuk diedarkan. Di lokasi kejadian, petugas menemukan satu botol kaca berukuran 6 liter bertuliskan Baron Philippe de Rothschild Mouton yang berisi 4.919,5 mililiter cairan bening mengandung etomidate. Cairan tersebut sebelumnya disimpan di bawah lemari wastafel unit apartemen, menegaskan bahwa lokasi tersebut digunakan sebagai laboratorium narkotika terselubung. Selain narkotika, Tim Gabungan turut menyita 3.000 cartridge tank rokok elektrik, 3.000 penutup cartridge, botol tetes plastik, corong plastik, serta sejumlah uang tunai yang diduga digunakan untuk operasional. Uang tunai milik TK tercatat sebesar Rp6.390.000 dan 371 Ringgit Malaysia, sedangkan milik MK sebesar Rp3.542.000. Barang bukti lainnya meliputi satu koper, tiga unit telepon genggam, dua tiket penerbangan, serta satu lembar bukti sewa apartemen melalui aplikasi daring. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 119 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal VII angka 55 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, serta pasal subsider lainnya sesuai KUHP terbaru. Ancaman hukuman yang dikenakan sangat berat, mulai dari pidana mati, penjara seumur hidup, hingga penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Melalui pengungkapan ini, BNN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, terutama jaringan internasional yang kini memanfaatkan modus baru berupa cairan vape. BNN juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan segala bentuk dugaan peredaran narkotika melalui Call Center BNN 184 atau kepada aparat penegak hukum terdekat. Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika internasional yang mengancam masa depan generasi bangsa. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan patroli dan pemantauan di kawasan wisata perairan. Salah satunya dilakukan di Tempat Wisata Desa Bararawa, Kecamatan Paminggir, pada Jumat (16/1/2026). Patroli yang dimulai sekitar pukul 14.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Satpolairud Polres HSU, yakni Bripda Yahya Aji P, Bripda Jurni, dan Bripda Andri Rocky. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah wisata perairan. Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi perairan serta aktivitas masyarakat dan pengunjung di sekitar lokasi wisata. Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, mengingat kondisi cuaca dan potensi risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kasat Polairud Polres Hulu Sungai Utara menjelaskan bahwa patroli ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas maupun kecelakaan air, terutama di tengah adanya genangan banjir di sebagian wilayah Desa Bararawa. “Dari hasil pemantauan di lapangan, memang terdapat genangan banjir di beberapa titik, namun secara umum situasi masih aman, terkendali, dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama kegiatan patroli berlangsung,” ujarnya. Kegiatan patroli berjalan dengan lancar dan kondusif hingga selesai. Satpolairud Polres HSU memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman, khususnya di kawasan perairan dan objek wisata. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali, serta dokumentasi kegiatan telah dilaporkan sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan tugas. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com — Menghadapi ancaman banjir di tengah meningkatnya intensitas hujan, Babinsa Kelurahan Kota Karang Raya, Koptu Eka Firriyadi, bersama anggota Koramil 410-03/Teluk Betung Utara (TBU) menggelar aksi nyata pembersihan selokan dan saluran drainase di Jalan Teluk Ratai RT 03 Lingkungan 2, Kelurahan Kota Karang Raya, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kamis (15/1/2026). Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan bertajuk “Radin Inten” ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan melibatkan lebih dari 300 warga dari berbagai kalangan. Aksi gotong royong tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif guna mencegah genangan air dan banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan. Babinsa Koptu Eka Firriyadi turun langsung ke lapangan bersama anggota Koramil dengan membawa peralatan pembersih seperti sekop, ember, dan gerobak sampah. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur masyarakat, di antaranya Ketua Lingkungan Kota Karang Raya Supriyadi, Ketua RT 03 Joko Susilo beserta pengurus RT, personel Linmas yang dipimpin Agus Salim, serta warga sekitar. “Kehadiran Babinsa dan Koramil sangat membantu kami. Mereka tidak hanya memberi arahan, tetapi ikut bekerja bersama warga. Ini memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Supriyadi di sela kegiatan. Menurutnya, saluran drainase yang tersumbat lumpur dan sampah selama berbulan-bulan kerap menjadi penyebab utama genangan air di kawasan tersebut. Dengan dibersihkannya selokan, aliran air diharapkan kembali lancar dan risiko banjir dapat diminimalisir. Selain aksi fisik, Babinsa Koptu Eka Firriyadi juga memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke selokan dan sungai. Ia menekankan bahwa pencegahan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat. “Membersihkan selokan hari ini penting, tapi yang lebih penting adalah menjaga agar tetap bersih ke depannya. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama,” tegasnya. Pembersihan dilakukan secara terstruktur dengan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok, mulai dari bagian hulu hingga hilir saluran drainase yang terhubung ke aliran utama menuju Sungai Pesawaran. Kerja sama antara TNI, Linmas, dan warga tampak solid sepanjang kegiatan berlangsung. Tak sedikit warga yang turut memberikan dukungan logistik berupa air minum dan makanan ringan sebagai bentuk apresiasi. “Kami ingin ikut berkontribusi, meski hanya dengan menyediakan minum dan camilan,” ujar Siti Nurhaliza, salah satu warga setempat. Sekitar pukul 11.30 WIB, kegiatan selesai dengan hasil yang signifikan. Saluran drainase yang sebelumnya dipenuhi lumpur setinggi sekitar 50 sentimeter kini kembali terbuka. Sebanyak 12 gerobak sampah berhasil diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi kelurahan. Warga pun mengaku lega dan merasa lebih tenang menghadapi musim hujan. “Setiap tahun kami khawatir banjir. Dengan selokan yang sudah bersih, semoga tidak terulang lagi,” kata Ahmad Fauzi, warga sekitar lokasi kegiatan. Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah ancaman bencana musiman. (Agus)