JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Squad Nusantara Macan Kumbang Bangsri menggelar kegiatan gladi bersih pada Selasa (18/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Hutan Jeruk Wangi, arah Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.   Gladi bersih yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Ndan Anto Gayor selaku komandan lapangan. Sebanyak 10 personel turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.   Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan, kedisiplinan, serta mempererat solidaritas antaranggota sebelum memasuki bulan Ramadan. Selain sebagai ajang latihan, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kekompakan di internal tim.   Dalam arahannya, Ndan Anto Gayor menekankan pentingnya menjaga loyalitas, kekompakan, dan tanggung jawab sebagai bagian dari organisasi. Ia berharap seluruh anggota tetap solid dan mampu menjalankan setiap agenda kegiatan dengan penuh dedikasi, khususnya selama Ramadan nanti. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan di tengah nuansa alam Jeruk Wangi yang asri. Dengan terlaksananya gladi bersih ini, Squad Nusantara Macan Kumbang Bangsri diharapkan semakin siap dan kompak dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial maupun internal organisasi ke depan. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam upaya meningkatkan pembinaan mental dan spiritual warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara kembali menggelar ibadah keagamaan Nasrani secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang bekerja sama dengan “Sungai Kehidupan Ministry” ini dilaksanakan pada Rabu (18/02) dengan mengusung tema penguatan iman, “Hidup TAAT yang Membawa Hidup Berkemenangan”.   Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan meskipun dilaksanakan secara daring. Kegiatan dibuka dengan lantunan puji-pujian penghiburan yang dipersembahkan oleh warga binaan dari Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, menciptakan atmosfer penyembahan yang menyentuh hati sebelum masuk ke sesi inti.   Ibadah ini diikuti secara langsung oleh para narapidana Nasrani Rutan Jepara dengan didampingi oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Bapak Benny Apridona. Yang menarik, kegiatan kali ini juga melibatkan partisipasi aktif dari peserta Maganghub Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang tengah bertugas di Rutan Jepara, menambah semangat kebersamaan dalam pelayanan.   Dalam sesi khotbah, Imam Daniel selaku pembicara menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya ketaatan kepada Tuhan sebagai kunci kemenangan dalam menjalani kehidupan. Mengambil landasan firman Tuhan dari kitab 2 Tawarikh 20, 2 Samuel 5:17-25, dan Kisah Para Rasul 13:22, ia mengajak jemaat untuk meneladani tokoh-tokoh Alkitab yang setia.   “Ketaatan bukan sekadar aturan, melainkan sikap hati. Sebagaimana tertulis dalam Kisah Para Rasul, Tuhan mencari orang yang berkenan di hati-Nya. Kunci untuk bangkit dari keterpurukan dan meraih kemenangan iman adalah hidup yang taat dan berserah penuh pada penyertaan Tuhan,” ujar Imam Daniel dalam khotbahnya.   Sementara itu, Bapak Benny Apridona selaku Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Jepara menekankan bahwa kegiatan kerohanian merupakan salah satu pilar utama dalam program pembinaan di Rutan. Ia berharap siraman rohani ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri. “Kami terus memfasilitasi kegiatan ibadah, baik tatap muka maupun daring seperti hari ini. Kehadiran rekan-rekan magang dan sinergi dengan UPT lain sangat kami apresiasi. Harapannya, tema ‘Hidup Taat’ ini benar-benar terimplementasi dalam perilaku warga binaan sehari-hari, sehingga tercipta suasana rutan yang damai dan kondusif,” tegas Benny. Rangkaian ibadah daring ini kemudian ditutup dengan doa berkat yang dipimpin oleh perwakilan Binadik Lapas Kelas IIB Probolinggo. Melalui kegiatan rutin ini, Rutan Jepara berkomitmen untuk terus mencetak insan yang berkualitas moral dan spiritualnya sebelum kembali ke masyarakat. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara terima kunjungan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0719/Jepara dalam rangka memperkuat sinergitas pengamanan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh jajaran pejabat struktural Rutan Jepara, di antaranya Kepala KPR (Kesatuan Pengamanan Rutan), Kepala Subseksi Pengelolaan, serta Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Dalam kesempatan itu, Kepala Subseksi Pengelolaan Moh. Riza A. menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, termasuk penguatan pengawasan, penyesuaian jadwal kegiatan warga binaan selama Ramadhan, serta peningkatan kontrol terhadap keluar masuknya barang dan kunjungan.   Sementara itu, Kepala KPR menegaskan kesiapan regu pengamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, terutama saat pelaksanaan ibadah tarawih, tadarus, serta kegiatan sahur dan berbuka puasa bersama.   Dandim 0719/Jepara menyampaikan komitmen Kodim untuk mendukung penuh pengamanan di Rutan Jepara. “Kami siap membantu melalui patroli bersama maupun dukungan personel apabila dibutuhkan. Sinergi antarinstansi sangat penting agar pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.   Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan kegiatan selama bulan suci Ramadhan di Rutan Jepara dapat berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat, sehingga seluruh warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan tenang serta petugas dapat melaksanakan tugas secara optimal. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kerja cepat jajaran Polres Jepara patut diapresiasi. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, kasus pencurian mobil yang terjadi di Desa Slagi, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, berhasil diungkap dan pelakunya diringkus. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Dua pelaku berinisial RK (45), warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan ML (46), warga Kabupaten Jepara, nekat menyasar rumah warga saat kondisi lingkungan masih sepi. Kapolres Jepara melalui Kasatreskrim Satreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, menjelaskan bahwa para pelaku sebelumnya berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari target.   “Setelah menemukan sasaran, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela menggunakan pahat dan obeng. Dari dalam rumah, pelaku mengambil empat unit handphone serta kunci mobil,” jelasnya saat konferensi pers, Rabu (18/2/2026).   Usai mendapatkan kunci, pelaku langsung membawa kabur mobil Honda HR-V warna merah milik korban yang terparkir di halaman rumah.   Mendapat laporan dari korban, tim Resmob Satreskrim Polres Jepara langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran. Dalam prosesnya, petugas turut berkoordinasi dengan tim Resmob Polres Pemalang. Berkat kerja sama dan respons cepat tersebut, kedua pelaku berhasil ditangkap saat masih menguasai kendaraan hasil curian. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Honda HR-V beserta kunci dan STNK, empat unit handphone, serta alat yang digunakan untuk membobol rumah.   Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 bagian 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.   Kasatreskrim mengimbau masyarakat agar selalu memastikan rumah dalam keadaan aman dan segera melaporkan ke pihak kepolisian jika mengetahui adanya tindak kriminal di lingkungan sekitar.   Sementara itu, korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesigapan aparat kepolisian yang berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu singkat, yakni kurang dari 1×24 jam. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, Rabu (18/2/2026) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara menggelar kerja bakti yang melibatkan pejabat manajerial, staf pegawai, serta warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengawalan dan pengawasan ketat guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Kerja bakti tersebut merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan kebersihan dan kesiapan lingkungan pemasyarakatan menjelang Ramadhan.   Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan (KP) Rutan Jepara, Bachtiar Oktaffiandi. Sejak pagi hari, seluruh unsur pegawai mulai dari pejabat struktural hingga staf pelaksana turun langsung ke lapangan, berbaur bersama warga binaan untuk membersihkan area brandgang luar, halaman rutan, saluran air, serta tempat ibadah.   Dalam pelaksanaannya, warga binaan yang terlibat tetap berada dalam pengawalan petugas pengamanan. Setiap titik kegiatan diawasi secara ketat untuk memastikan seluruh rangkaian kerja bakti berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.   Area selokan sekitar brandgang dibersihkan dari sampah dan endapan, rumput liar dipangkas, serta tempat ibadah dirapikan agar nyaman digunakan selama bulan Ramadhan demi menunjang kekhusyukan ibadah.   Bachtiar Oktaffiandi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kedisiplinan dan tanggung jawab bagi warga binaan. “Keamanan tetap menjadi prioritas utama. Namun di sisi lain, kami juga ingin membangun semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan dalam menyambut Ramadhan,” ujarnya.   Dengan terlaksananya kerja bakti ini, Rutan Jepara menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan humanis, sehingga suasana Ramadhan dapat dijalani dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, suasana pengamanan di Rumah Tahanan Negara Jepara semakin diperketat. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Bachtiar Oktaffiandi turun langsung melaksanakan kontrol keliling bersama personil regu pengamanan sebagai langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib). Dengan langkah sigap dan penuh kewaspadaan, Bachtiar bersama regu pengamanan menyusuri setiap sudut rutan, mulai dari blok hunian warga binaan, area brandgang, pos jaga, hingga titik-titik yang dinilai rawan. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan gembok, teralis, serta sarana pengamanan lainnya dalam kondisi optimal.   Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen kuat jajaran pengamanan dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Ramadhan. Momentum bulan suci yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah menjadi perhatian khusus agar seluruh warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang.   Dalam arahannya, Bachtiar menegaskan pentingnya sinergi dan kekompakan antar personil. Ia juga mengingatkan agar setiap petugas tetap menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP), meningkatkan deteksi dini, serta responsif terhadap setiap potensi gangguan kamtib.   “Kontrol keliling ini adalah bagian dari upaya preventif kita. Dengan kehadiran langsung di lapangan bersama regu pengamanan, kita pastikan situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.   Melalui pengawasan yang intensif dan kolaborasi solid antar petugas, Rutan Jepara optimis mampu menjaga keamanan secara maksimal selama bulan Ramadhan, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh warga binaan dalam menjalankan ibadah. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 17 Februari 2026 — Dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan fasilitas kunjungan bagi keluarga dan kerabat para tahanan di Rutan Cabang KPK.   Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa layanan kunjungan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen KPK dalam menjamin hak-hak dasar para tahanan, khususnya untuk dapat bertemu keluarga pada momen hari raya keagamaan.   “Kunjungan dilaksanakan secara terbatas dan tetap mengedepankan ketertiban serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku, termasuk dalam pengaturan pengantaran makanan,” ujar Budi kepada Bidik-kasusnews 17/2/2026. Data terbaru mencatat, di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih terdapat 40 tahanan, dengan rincian 32 pria dan 8 wanita. Sementara di Rutan Cabang KPK Gedung C1 terdapat 41 tahanan yang seluruhnya pria. Dari jumlah tersebut, dua orang tengah menjalani pembantaran untuk keperluan perawatan kesehatan. KPK menegaskan bahwa pelaksanaan kunjungan selama perayaan Imlek tetap berada dalam pengawasan petugas, guna memastikan aspek keamanan dan ketertiban tetap terjaga tanpa mengabaikan hak para tahanan. (Wely)

JAKARTA:Bidik-kasusnews.com Seorang guru honorer, Reza Sudrajat, resmi mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Permohonan tersebut tercatat dengan nomor perkara 55/PUU-XXIV/2026 dan kini telah memasuki tahap pemeriksaan pendahuluan.   Reza mempersoalkan ketentuan Pasal 22 ayat (2) dan ayat (3) beserta penjelasannya, khususnya terkait pengalokasian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimasukkan dalam fungsi pendidikan. Ia menilai klasifikasi tersebut berpotensi memengaruhi pemenuhan amanat konstitusi mengenai kewajiban alokasi minimal 20 persen anggaran negara untuk sektor pendidikan.   Dalam permohonannya, Reza mengaku mengalami kerugian konstitusional sebagai tenaga pendidik honorer. Ia khawatir jika anggaran MBG dihitung sebagai bagian dari porsi pendidikan, maka alokasi riil untuk kebutuhan mendasar seperti kesejahteraan guru, peningkatan sarana dan prasarana sekolah, serta mutu pembelajaran dapat tergerus. “Pengelompokan anggaran tersebut dapat berdampak pada alokasi riil yang diterima sektor pendidikan,” dikutip dari Jatim Expost, 13 Februari 2026.     Dalam sidang pemeriksaan awal, majelis hakim MK memberikan sejumlah catatan agar pemohon memperjelas kedudukan hukum (legal standing) serta menguraikan secara lebih rinci bentuk kerugian konstitusional yang dialaminya. MK memberikan waktu 14 hari untuk memperbaiki dan melengkapi berkas permohonan sebelum perkara dilanjutkan ke tahap berikutnya.     Perkara ini tidak secara langsung menggugat keberadaan program MBG, melainkan menitikberatkan pada skema dan klasifikasi penganggarannya dalam struktur APBN 2026. Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan menunggu perbaikan permohonan dari pihak pemohon sebelum diputuskan kelanjutannya oleh Mahkamah Konstitusi. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Momentum Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2026 tidak mengurangi komitmen Rutan Kelas IIB Jepara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pada Senin, 16 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, jajaran petugas tetap membuka layanan penitipan barang bagi keluarga warga binaan. Layanan ini menjadi bentuk konsistensi rutan dalam menjaga kualitas pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas, meskipun bertepatan dengan hari libur bersama. Petugas tetap siaga memberikan pelayanan dengan mengedepankan prinsip keamanan dan ketertiban sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.   Setiap barang yang dititipkan oleh keluarga warga binaan diperiksa secara teliti guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang masuk ke dalam lingkungan rutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan transparan, sehingga proses penitipan berjalan tertib dan aman. Setelah dinyatakan sesuai ketentuan, barang kemudian didistribusikan kepada warga binaan.   Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Benny Apridona, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dalam kondisi apa pun. Menurutnya, kehadiran petugas di hari cuti bersama merupakan wujud tanggung jawab institusi dalam memberikan kemudahan bagi keluarga warga binaan yang ingin menitipkan kebutuhan bagi kerabatnya di dalam rutan.   Dalam pelaksanaan layanan tersebut, tercatat sebanyak 34 paket penitipan barang berhasil diterima dan diproses dengan baik. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.   Dengan tetap dibukanya layanan penitipan barang di masa cuti bersama, Rutan Kelas IIB Jepara menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Tiga pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dipercaya memperkuat tim Karesidenan Pati dalam ajang Piala Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah (Kakanwil Ditjenpas Jateng) cabang mini soccer yang digelar di kawasan BSB, Semarang. Pada partai final, tim Karesidenan Pati berhadapan dengan Karesidenan Semarang dan berhasil meraih posisi Juara 2.   Turnamen antar Karesidenan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso.   Sejak babak penyisihan, tim Karesidenan Pati tampil solid dengan permainan kolektif dan penuh determinasi. Kontribusi tiga punggawa dari Rutan Jepara turut menjadi bagian penting dalam mengantarkan tim hingga ke partai puncak. Laga final berlangsung sengit, kedua tim saling menunjukkan strategi dan daya juang tinggi sebelum akhirnya Karesidenan Pati harus mengakui keunggulan lawan.   Dukungan penuh juga diberikan langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, yang hadir bersama dua pegawai sebagai tim official untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para pemain. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah tim menjadi suntikan moral tersendiri sepanjang jalannya turnamen. Renza Maisetyo menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan semangat sportivitas yang ditunjukkan para pegawai. Menurutnya, capaian sebagai Juara 2 merupakan hasil kerja keras dan kekompakan tim yang patut dibanggakan.   Keikutsertaan dalam ajang ini diharapkan semakin mempererat hubungan antar UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan soliditas dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan ke depan. (Wely) Sumber:humas polres jepara