JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Masyarakat di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, kembali dibuat resah oleh dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebuah gudang yang berada di Desa Kecapi diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro. Aktivitas ini disebut telah berlangsung lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat hukum. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, beberapa kendaraan tampak mengisi BBM jenis solar bersubsidi dari sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jepara, lalu membawanya ke gudang yang diduga milik seorang pria berinisial E alias Edy. Edy disebut-sebut sebagai sosok yang memiliki jaringan luas dalam praktik distribusi ilegal BBM ini. Keresahan warga semakin meningkat setelah sebuah video beredar di media sosial, memperlihatkan aksi arogan seorang pengawal truk tangki yang diduga membawa solar subsidi. Dalam video tersebut, pengawal tersebut tampak menantang warga yang mencoba menghentikan kendaraan tersebut. Kejadian yang terjadi pada Selasa (4/3/2025) itu memicu kemarahan masyarakat yang sudah lama menduga adanya praktik ilegal di wilayah mereka. Praktik penimbunan dan distribusi ilegal BBM bersubsidi jelas melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Pasal 55 undang-undang tersebut menyebutkan bahwa pelaku penyalahgunaan BBM subsidi dapat dikenakan hukuman penjara hingga enam tahun serta denda maksimal Rp60 miliar. Namun, hingga saat ini, belum ada tindakan tegas yang terlihat dari pihak kepolisian ataupun instansi terkait. Beberapa warga menduga bahwa adanya oknum aparat yang melindungi praktik ini, sehingga aktivitas ilegal tersebut tetap berjalan tanpa hambatan. Dugaan adanya aliran dana kepada pihak tertentu semakin memperkuat asumsi bahwa hukum belum benar-benar berjalan sebagaimana mestinya. Warga berharap agar aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindak tegas para pelaku. Jika praktik ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghambat akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi yang seharusnya menjadi hak mereka. Keseriusan pemerintah dan aparat dalam memberantas mafia BBM akan menjadi bukti nyata apakah hukum benar-benar bisa ditegakkan tanpa pandang bulu.(Wely-jateng) Sumber:www.laksamana.id(05/03/2025)

JATENG:Bidik-Kasusnews.com .Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengungkap kendaraan yang keluar Jakarta masih tinggi hingga Selasa (1/4/2025) pagi. Tercatat sebanyak 1,9 juta kendaraan telah keluar Jakarta pada masa mudik Lebaran Idulfitri 2025 ini. “Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan,” ujar Kakorlantas, Selasa (1/4/2025). Jumlah tersebut berdasarkan penghitungan di 4 gate tol utama, yaitu Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Angka tersebut meningkat 25,5% terhadap arus lalin pada hari normal. Jumlah kendaraan keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5% dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024. Jasa Marga mencatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek berjumlah 726.565 kendaraan atau meningkat 139,1% dari lalu lintas di hari normal. Namun jumlah itu menurun 0,4% dibanding pada masa mudik 2024. Kemudian, lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa jalan Tol Tangerang-Merak ada sebanyak 491.987 kendaraan. Jumlah tersebut lebih rendah -38% dibanding masa mudik 2024. Sedangkan lalu lintas keluar Jakarta menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan. Jumlah itu meningkat 3,3% dibanding hari normal dan juga lebih tinggi 3,2% dibanding pada masa mudik 2024. Terakhir, lalu lintas yang meninggalkan Jakarta menuju arah Puncak Bogor melalui GT Ciawi mencapai 375.676 kendaraan. Angka tersebut lebih rendah 0,3% dibanding hari normal dan lebih tinggi 5,7% dibanding mudik Lebaran 2024. Kakorlantas juga menyampaikan, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Saat itu ada 258 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta. Jumlah tersebut 63,1% lebih tinggi dibanding hari normal dan 11,6% lebih tinggi dibanding masa mudik 2024.(Wely-jateng) Sumber:Humas polda jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan perubahan batas akhir pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2024. Semula dijadwalkan berakhir pada 31 Maret 2025, kini batas akhir pelaporan diperpanjang hingga 11 April 2025. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, terutama terkait dengan efisiensi pelaporan. Salah satu pertimbangan utama adalah adanya periode libur dan cuti bersama dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang dapat mempengaruhi kelancaran proses pelaporan. “Pengunduran batas akhir ini diharapkan dapat memberikan kesempatan dan waktu yang cukup kepada seluruh penyelenggara negara untuk menyelesaikan proses pelaporan harta kekayaan periode 2024 sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Tessa melalui keterangan tertulis pada Minggu (30/3/2025). Lebih lanjut, Tessa menekankan bahwa KPK berharap perpanjangan waktu ini dapat meningkatkan kepatuhan penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. Kepatuhan ini mencakup ketepatan waktu pelaporan serta kelengkapan dan kebenaran isi laporan. KPK juga mengimbau setiap pimpinan maupun satuan pengawas internal di berbagai institusi, baik kementerian, lembaga, pemerintah daerah, maupun BUMN/BUMD, untuk ikut serta dalam mengawasi dan memantau kepatuhan para penyelenggara negara dalam pelaporan LHKPN. “LHKPN menjadi bagian penting dalam transparansi pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara, yang merupakan salah satu instrumen pencegahan korupsi yang efektif,” tandas Tessa. Dengan adanya perpanjangan waktu ini, diharapkan para penyelenggara negara dapat lebih optimal dalam menyampaikan laporan mereka, sehingga upaya pemberantasan korupsi di Indonesia semakin kuat dan transparan.(Wely-jateng) Sumber:RM.id(30/03/2025)

Foto anggota DPC Srikandi Squad Nusantara jepara.

JATENG:Bidik-kasusnews.com Malam takbiran selalu menjadi momen yang penuh suka cita bagi umat Islam di seluruh dunia. Gema takbir yang berkumandang menjadi pertanda datangnya Hari Raya Idul Fitri, hari kemenangan yang dinanti-nantikan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Dalam suasana penuh kebahagiaan ini, DPC Srikandi Squad Nusantara Jepara dengan tulus menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, serta memohon maaf lahir dan batin. Idul Fitri merupakan momen istimewa untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Hari yang penuh berkah ini mengajarkan kita pentingnya saling memaafkan, berbagi kebahagiaan, dan menebarkan kebaikan kepada sesama. Tidak hanya sekadar perayaan, Idul Fitri juga menjadi refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta memperkokoh nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap kebersamaan dan persatuan, DPC Srikandi Squad Nusantara Jepara ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen Idul Fitri ini sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan, menjalin kembali silaturahmi yang mungkin sempat terputus, serta menyebarkan semangat kebersamaan. Kami juga berharap agar semangat Idul Fitri ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, memberikan kedamaian, serta menginspirasi kita semua untuk terus berbagi dan berbuat baik. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadan dan memberikan keberkahan di hari yang fitri ini. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa diberkahi dengan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan di hari-hari yang akan datang.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Kota Semarang |Ribuan umat Muslim memadati halaman Mapolda Jateng untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H/2025, Senin (31/3/2025). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Shalat Ied dihadiri langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, didampingi Wakapolda, Pejabat Utama (PJU) Polda Jateng, serta personel dan warga sekitar Mapolda Jateng. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Prof. Dr. KH. Rosihan, M.Ag., dengan bilal Ustadz Sohibul Muharom. Dalam khotbahnya, KH. Rosihan menyampaikan bahwa takbir dan tahmid yang dikumandangkan merupakan tanda kemenangan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan. “Kewajiban kita saat ini adalah menjaga kesucian jiwa hingga sebelas bulan ke depan. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan tahun depan,” ujar KH. Rosihan. Beliau juga mengingatkan tiga sumber dosa yang harus dihindari, yakni sifat sombong, iri atau cemburu, serta serakah. Di akhir khotbah, KH. Rosihan mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan, bersyukur, dan memperbanyak sedekah. Shalat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat dan lancar, menciptakan suasana kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, menegaskan bahwa momen Idul Fitri menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Semoga dengan perayaan Idul Fitri ini, kita semua menjadi hamba yang lebih bertakwa dan meraih kemenangan. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Kombes Pol. Artanto. Setelah pelaksanaan Shalat Idul Fitri, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal, di mana seluruh jamaah bersalaman sebagai wujud kebersamaan dan saling memaafkan.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara –30-Maret-2025 Malam takbiran selalu menjadi momen penuh suka cita bagi umat Islam di seluruh dunia. Gema takbir berkumandang, menandakan datangnya Hari Raya Idul Fitri yang penuh berkah. Di tengah kebahagiaan ini, DPC Squad Nusantara Jepara turut menyampaikan ucapan selamat kepada berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, didampingi Wakil Ketua Dedi Andriyanto dan Pembina Poco Sujarwo, memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Squad Nusantara Jepara, rekan-rekan wartawan, pejabat pemerintahan Kabupaten Jepara, wakil rakyat di DPRD Jepara, serta aparat keamanan dari Polres dan TNI di Jepara yang senantiasa berperan dalam menjaga kondusivitas daerah. “Taqabbalallāhu minnā wa minkum. Semoga di Hari Raya Idul Fitri ini, kita semua diberikan kebahagiaan, keberkahan, dan rezeki yang berlimpah. Mari jadikan momen ini sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan,” ujar Eko Basuki pada Minggu (30/3/2025). Idul Fitri bukan sekadar hari kemenangan, tetapi juga momen refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. DPC Squad Nusantara Jepara berharap kebersamaan dan solidaritas antarwarga semakin erat, menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kepedulian. Dalam semangat Idul Fitri, organisasi ini mengajak masyarakat untuk tetap menjaga toleransi, memperkuat gotong royong, serta saling berbagi kepada sesama. Dengan begitu, makna sejati dari hari kemenangan dapat dirasakan oleh semua kalangan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H! Mohon maaf lahir dan batin. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pada hari Minggu, 30 Maret 2024, pukul 17.00 WIB, di halaman Polsek Kembang, dilaksanakan apel gabungan untuk pengamanan malam takbir Lebaran 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan takbir keliling di Kecamatan Kembang. Kapolsek kembang IPTU Heru Menyapaikan kepada wartawan Minggu:(30/03/2025) Apel ini dihadiri oleh berbagai elemen, antara lain: Kasi Trantib Kec. Kembang, Bapak Mustono, SE, mewakili Camat Kembang. Sertu Nurkhamid, mewakili Danramil 07/Bgs. Kapolsek Kembang, Iptu Heru Setyawan, SH. Personel Polsek Kembang. Anggota Satpol PP Kecamatan Kembang. Perwakilan dari LSM Squad Nusantara wilayah Kembang. Anggota Saka Bhayangkara Polsek Kembang. Ketua Banser Kecamatan Kembang, Sdr. Khoirun. Total peserta sekitar 50 orang.ujar kapolsek Arahan dalam Apel Dalam apel ini, beberapa arahan penting disampaikan: Ucapan Terima Kasih: Kapolsek Kembang mengapresiasi kehadiran dan partisipasi semua pihak dalam pengamanan malam takbir. Antisipasi Gangguan Kamtibmas: Takbir keliling di beberapa desa berpotensi menimbulkan kemacetan dan konflik. Oleh karena itu, pengamanan harus dilakukan secara maksimal.tambahnya Pelaksanaan Tugas dengan Tanggung Jawab: Setiap petugas harus menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan. Keselamatan dan Kesehatan: Petugas diingatkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama bertugas. Himbauan kepada Masyarakat: Masyarakat diimbau untuk tetap tertib dan mengikuti aturan selama perayaan malam takbir. Pengamanan ini bertujuan menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 2025. Dengan kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan malam takbir berjalan dengan lancar dan kondusif.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com .jateng.polri.go.id, Mobil Turbo, yaitu Tanggap Urgen Bantuan Polisi yang disiagakan selama 24 Jam di Pos Terpadu Gandulan Pemalang, adalah salah satu inovasi Polres Pemalang untuk membantu mengatasi permasalahan pemudik yang kendaraannya mengalami mogok, ban bocor, hingga kehabisan bensin, Sabtu (29/3/2025). “Bagi pemudik yang membutuhkan bantuan Mobil Turbo Polres Pemalang, harap hubungi kami melalui Call Center 110,” kata Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo. Kapolres Pemalang berharap, Call Center 110 dapat memudahkan pemudik yang membutuhkan bantuan mobil Turbo, dikarenakan dapat dihubungi kapan saja selama 24 jam. “Selain itu, Call Center 110 adalah layanan bebas pulsa yang dapat digunakan oleh semua operator, sehingga para pemudik dapat menghubungi petugas dengan mudah dan cepat,” kata Kapolres Pemalang. Dalam pengamanan mudik tahun ini, Kapolres Pemalang mengatakan, mobil Turbo siap memberikan pelayanan terbaik, untuk kelancaran dan keamanan pemudik yang melintas di jalur Tol dan arteri wilayah hukum Polres Pemalang. “Kami siap memberikan bantuan cepat kepada pemudik, sehingga kendaraan tidak berlama-lama menepi di bahu jalan Tol atau arteri Pantura, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan pemudik,” kata Kapolres Pemalang. Tidak hanya itu, Kapolres Pemalang mengatakan, personilnya juga kerap menggunakan mobil Turbo untuk mengantarkan pemudik yang beristirahat di Pos Gandulan, untuk melanjutkan perjalanan mudiknya ke kampung halaman di kota Pemalang. “Meski rumahnya sudah dekat, para pemudik yang baru saja turun dari bus dan beristirahat di Pos Gandulan biasanya kesulitan mencari kendaraan umum, sehingga personil kami berinisiatif untuk mengantarkan pemudik tersebut sampai ke rumah dengan mobil Turbo,” kata Kapolres Pemalang. Di tengah peningkatan arus mudik menjelang hari raya Idul Fitri 1446, Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo mengimbau para pemudik, agar berhati-hati dan mematuhi tata tertib berlalu lintas selama perjalanan mudik. “Silahkan beristirahat di Rest Area atau di Pos pengamanan Polres Pemalang, agar pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman, serta dapat bersilaturahmi dengan nyaman bersama keluarga pada peringatan hari raya Idul Fitri tahun ini,” kata Kapolres Pemalang.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan optimal selama libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1446 H/2025 M. Fokus utama diberikan pada pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit agar masyarakat tetap mendapatkan layanan yang maksimal. Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar, bersama Asisten II Sekda Jepara, Hery Yulianto, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jepara, Arif Darmawan, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Sabtu (29/3/2025). Kunjungan dilakukan ke Puskesmas Jepara dan RSUD R.A. Kartini Jepara guna memastikan kesiapan layanan selama masa libur Lebaran. Saat meninjau RSUD R.A. Kartini Jepara, rombongan diterima oleh Wakil Direktur Pelayanan, dr. M. Amirudin KA., M.M. Dalam keterangannya, pihak rumah sakit memastikan bahwa seluruh layanan utama, termasuk layanan kegawatdaruratan, farmasi, laboratorium, bedah, serta jadwal piket dokter jaga, tetap beroperasi dengan baik. Hal ini dilakukan agar tidak ada pelayanan yang terabaikan meskipun dalam periode libur nasional. Plh. Sekda Jepara, Ary Bachtiar, menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Jepara. Pemkab Jepara juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 422.30/90 Tahun 2025 yang mengatur tentang hari libur nasional dan cuti bersama Idulfitri tahun 1446 H/2025 M. “Kami diperintahkan oleh Bapak Bupati Jepara untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik selama masa libur Idulfitri, terutama di sektor kesehatan. Dengan demikian, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa kendala,” ungkapnya. Selain layanan kesehatan, Pemkab Jepara juga memastikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara tetap membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan, terutama bagi pemudik yang pulang ke Jepara. “Alhamdulillah, layanan di Disdukcapil tetap beroperasi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan selama cuti bersama Idulfitri. Hal ini untuk mengakomodasi masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan,” tambah Ary Bachtiar. Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Jepara berharap masyarakat tetap dapat mengakses layanan publik yang dibutuhkan tanpa kendala selama libur Idulfitri. Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh petugas layanan publik untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng- Kota Semarang|Polda Jateng menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang akan merayakan Idul Fitri 1446 H, agar turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama malam takbiran dan pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan terkait pelaksanaan malam takbiran, Kabid Humas juga mengimbau agar umat Muslim melaksanakan takbiran di Masjid, Mushola atau tempat-tempat yang telah disiapkan, guna menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. ” Laksanakan takbiran dengan baik dan khusyuk, cukup di masjid atau tempat-tempat tertentu yang sudah disiapkan, jangan melakukan arak-arakan yang bisa berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas,” tegasnya. Minggu (30/3) Polda Jateng memberikan seruan kepada masyarakat agar menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban, seperti battle sound (sound horeg) yang berlebihan hingga menyebabkan kemacetan, serta penggunaan petasan atau mercon yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. ” Mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H di wilayah Jawa Tengah demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Hal ini bermaksud agar kita semua merayakan Idul Fitri dalam keadaan aman dan damai,” pungkas Kombes Pol Artanto.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng