SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 1.380 peserta pramuka dari berbagai tingkatan memadati areal persawahan Blok Warujajar, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/8/2025). Meski matahari siang terik, semangat kebangsaan tetap menggelora dalam pembukaan perkemahan Hari Pramuka ke-64 tingkat Kwartir Ranting Surade. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting Surade, Purna Irawan, M.Pd.MG, yang sekaligus menjadi pembina upacara. Hadir pula Camat Surade Unang Suryana, S.IP., Kp., M.Si., Dan Satrad 216 Cibalimbing Letkol Let Umar Saifuddin, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, perwakilan Koramil Surade Sertu Asep, S.E., para kepala sekolah, guru pembimbing, kakak pembina pramuka, serta tamu undangan lainnya. Dalam amanatnya, Purna Irawan mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang terdiri dari pramuka penggalang, penegak, hingga pramuka dewasa. Ia menegaskan bahwa gerakan pramuka bukan sekadar seremoni, melainkan wadah pembinaan karakter bangsa yang telah berakar selama 64 tahun. “Seorang pramuka sejati tidak boleh hanya jago teori, tetapi harus mampu berkontribusi nyata bagi negeri. Mari amalkan Trisatya dan Dasadarma sebagai pondasi moral untuk membentuk pribadi bertanggung jawab,” ujarnya. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada dua perwakilan pramuka. Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan kesehatan selama perkemahan berlangsung. Perkemahan yang akan digelar beberapa hari ke depan ini diisi dengan kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, hingga aksi sosial untuk menumbuhkan karakter nasionalis, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan. Sementara itu, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra mengimbau peserta untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, menjauhi hal-hal yang dilarang, dan terus meningkatkan prestasi demi meraih cita-cita. ”Saya meminta seluruh peserta mengenakan seragam pramuka selama berada di area perkemahan demi keamanan dan identifikasi jika ada orang luar yang masuk,” ujarnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemkab Sukabumi berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri menggelar gerakan pasar murah dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-80 Kejaksaan Tahun 2025. Perhelatan tersebut digelar di Lapang Sepakbola Padjajaran, Jl. Raya Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Selasa (12/8/2025). Acara dibuka dengan sambungan virtual oleh Kepala Kejati Jabar dari Bandung, dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sekda, Forkopimda, dan perangkat daerah. Usai pembukaan, dilakukan peninjauan stand pangan murah dan penyerahan 100 paket sembako kepada penerima manfaat. Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi antara pemerintah daerah dan kejaksaan yang turut mendukung program pemulihan ekonomi masyarakat. ”Kegiatan seperti tersebut tidak hanya berdampak pada fluktuasi harga semata tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Bupati. Dia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Pasar Murah yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dilaksanakan serentak di 27 kabupaten/kota. Pasar murah ini merupakan kerja sama Pemkab Sukabumi dan Kejaksaan Negeri, bertujuan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu pengendalian inflasi. Selain menyediakan pangan terjangkau, kegiatan ini juga diharapkan mendorong perekonomian pelaku UMKM dan menjadi langkah nyata mewujudkan Kabupaten Sukabumi Mubarakah. Dia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah dan kejaksaan yang turut mendukung program pemulihan ekonomi masyarakat. ”Kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Bupati. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa pasar murah merupakan wujud kepedulian kejaksaan terhadap kesejahteraan masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI.BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Sukabumi, Ade Hermawan, menyebut peringatan Hari Adhyaksa yang bertepatan dengan HUT RI ke-80 menjadi momentum ganda yang saling berkaitan. Hari Bakti Adhyaksa (HBA) yang jatuh setiap 22 Juli merupakan momen historis perpisahan kejaksaan dari Mahkamah Agung, sementara peringatan tahun ini dilaksanakan pada 2 September 2025. Sebagai rangkaian kegiatan, Kejari Kota Sukabumi menggelar operasi pasar bersama Pemerintah Daerah dan Bulog, Selasa (12/8/2025). Langkah ini diambil untuk membantu menekan inflasi, mengingat data BPS mencatat pada Juli 2025 Kota Sukabumi mengalami inflasi tertinggi di Jawa Barat, yakni 3,63 persen. Operasi pasar menyediakan sembilan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya, termasuk produk UMKM. Semua dijual di bawah harga pasar melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) serta Bulog. Ade berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjaga daya beli, sehingga kebutuhan pokok sehari-hari tetap terpenuhi. ”Melalui kegiatan operasi pasar ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat karena tingginya harga-harga kebutuhan pokok saat ini,” tandasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Sekretariat Perkumpulan Juang Kencana (Juken) Kabupaten Sukabumi di Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Minggu (10/8/2025). Juken sendiri beranggotakan para pensiunan pegawai BKKBN dan hingga saat ini masih aktif menggelar kegiatan sosial. Dalam acara tersebut, Juken juga menyalurkan santunan bagi anak yatim dan lansia. Bupati mengapresiasi kepedulian ini dan mengajak Juken berpartisipasi dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) yang mulai digelar Agustus ini. Kegiatan itu sekaligus menjadi peluncuran perdana Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Pesantren Darussyifa Yaspida-II Sukabumi. Dia menambahkan, keberadaan SPPG akan memperluas jangkauan program pemberian makan bergizi gratis bagi anak-anak, membantu pemenuhan gizi, dan membuka lapangan kerja baru. Bupati menegaskan, kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat seperti Juken, sangat penting untuk memperkuat program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi “Dengan kerja sama, kita bisa mempercepat terwujudnya masyarakat Sukabumi yang lebih sejahtera,” ucapnya. Dewan Pembina Juken, KH. E.S. Mubarok, menyebut sekretariat baru ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus pusat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Juken ingin terus berkarya, berjaya, dan memberi manfaat bagi bangsa,” ujarnya. Ia menambahkan, Juken akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga lain untuk mengembangkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pembinaan keluarga, edukasi kesehatan, dan dukungan bagi kelompok rentan. Selain dihadiri pengurus dan anggota Juken, kegiatan ini juga diwarnai kebersamaan warga sekitar yang ikut menyambut hangat peresmian sekretariat. Suasana berlangsung akrab dan penuh rasa kekeluargaan, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Ketua Komisi 2 DPRD Kota Sukabumi yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) , Muchendra meminta kepada Wali Kota Sukabumi, untuk kembali mengkaji ulang perubahan dari Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) menjadi Program Padat Karya. Keberatan yang disampaikan Muchendra cukup beralasan. Karena anggaran Program Pemberdayaan Rukun Warga <span;>P2RW tahun 2025 telah disahkan melalui mekanisme di legislatif. Sementara alasan yang disampaikan pemerintah kata Muchendra, perubahan tersebut di sebabkan adanya temuan BPK di dalam pelaksanaan P2RW. ”Tapi setelah dicek laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK ternyata tidak ditemukan adanya pelanggaran,” kata dia, Senin (11/8/2025). Masih kata Muchendra, jika seandainya ada temuan di beberapa RW membuat laporan yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. “Jika ada laporan yang kurang jelas, bisa dilakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan,” ujarnya. Sebagai partai pengusung pemerintah, dia akan terus mengingatkan sebagai bentuk kecintaan Fraksi PPP pada wali kota. “Program P2RW tidak ada alasan untuk tidak dilaksanakan. Program padat karya mau dijalankan silahkan tapi 2026 nanti,” tegasnya. Dia menambahkan, pemerintah di bawah kepemimpinan Ayep Zaki pada prinsipnya masih on track. Kalau pun ada Pergeseran-pergeseran di sana sini semuanya masih dalam semangat yang sama yakni untuk kemajuan Kota Sukabumi ke depan. ”Program- program pemerintah sebelumnya yang baik dan berpihak pada masyarakat tetap dijalankan. Kalau pun ada inovasi dan terobosan-terobosan baru itu hal normal dan biasa dalam suksesi sebuah pemerintahan,”kata Muchendra. Bahkan dia mengapresiasi langkah Ayep Zaki yang terus menggenjot peningkatan PAD sebagai program unggulan di pemerintahan yang dia pimpin hingga 2030 mendatang. “Kami sangat mengapresiasi prestasi pak wali yang mendorongnya kenaikan PAD yang cukup signifikan,” ungkapnya. Sebagai pimpinan komisi yang bermitra dengan SKPD penghasil PAD, dia mengaku bangga atas capaian prestasi tersebut. ”Selain pak wali saya juga mengapresiasi kepala BPKPD bu Galih yang telah berkerja total untuk memenuhi target-target yang dicanangkan,” kata Muchendra. Menyikapi adanya isu-isu yang berkembang terkait adanya oknum pengusaha besar yang diduga mengemplang pajak, dia mengaku tengah melakukan penyelidikan. ”Lagi kita kaji dan selidiki terkait selisih pembayaran pajak yang seharusnya nominalnya A jadi B,” terangnya. Lebih lanjut dia mengatakan, Badan Anggaran dan Komisi 2 masih melakukan pembahasan soal ini. Karena belum ditemukan pelanggaran hukumnya. “Kami akan mendorong BPKPD untuk mengoptimalkan penerimaan dari pajak PBI ini,” tuturnya. Terkait aksi unjuk rasa yang marak akhir-akhir ini, Muchendra sangat mengapresiasi sikap kritis para mahasiswa terhadap pemerintah. ”Mereka menyuarakan pendapat pasti ada pesan positif bagi pemerintah untuk kemajuan Kota Sukabumi yang kita cintai ini. Sayangnya aksi dilakukan saat pak wali tidak ada ditempat,” tandasnya. Sejatinya kata Muchendra, Wali Kota Ayep Zaki telah mengagendakan pertemuan dengan perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi membahas isu-isu terkini yang memerlukan perhatian khusus pemerintah. “Kami yakin pertemuan itu hanya tinggal menunggu waktu yang tepat,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Sekretariat Perkumpulan Juang Kencana (Juken) Kabupaten Sukabumi di Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Minggu (10/8/2025). Juken sendiri beranggotakan para pensiunan pegawai BKKBN dan hingga saat ini masih aktif menggelar kegiatan sosial. Dalam acara tersebut, Juken juga menyalurkan santunan bagi anak yatim dan lansia. Bupati mengapresiasi kepedulian ini dan mengajak Juken berpartisipasi dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) yang mulai digelar Agustus ini. Kegiatan itu sekaligus menjadi peluncuran perdana Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Pesantren Darussyifa Yaspida-II Sukabumi. Dia menambahkan, keberadaan SPPG akan memperluas jangkauan program pemberian makan bergizi gratis bagi anak-anak, membantu pemenuhan gizi, dan membuka lapangan kerja baru. Bupati menegaskan, kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat seperti Juken, sangat penting untuk memperkuat program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. “Dengan kerja sama, kita bisa mempercepat terwujudnya masyarakat Sukabumi yang lebih sejahtera,” ucapnya. Dewan Pembina Juken, KH. E.S. Mubarok, menyebut sekretariat baru ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus pusat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Juken ingin terus berkarya, berjaya, dan memberi manfaat bagi bangsa,” ujarnya. Ia menambahkan, Juken akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga lain untuk mengembangkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pembinaan keluarga, edukasi kesehatan, dan dukungan bagi kelompok rentan. Selain dihadiri pengurus dan anggota Juken, kegiatan ini juga diwarnai kebersamaan warga sekitar yang ikut menyambut hangat peresmian sekretariat. Suasana berlangsung akrab dan penuh rasa kekeluargaan, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, akan menerbitkan surat edaran kepada dinas terkait untuk mendorong pengolahan sampah sejak tingkat rumah tangga. Langkah tersebut diambil guna mencegah penumpukan di TPA yang berpotensi menimbulkan bencana. Dimana muaranya kata dia berasal dari sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikan Bobby saat meninjau Kampung Ciseureuh RT 01 RW 01, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, pascabencana, Sabtu malam (9/8/2025). Ia juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa bahan makanan, minuman, serta kebutuhan pokok untuk tujuh hari ke depan. “Atas nama wali kota, saya mengapresiasi warga, RT, RW, lurah, dan camat yang bergotong royong pascabencana. Terima kasih juga kepada anggota dewan yang standby sejak malam kejadian,” ujarnya Minggu (10/8/2025). Bobby turut menyampaikan duka cita mendalam dan salam dari Wali Kota yang sedang bertugas di Makassar. Dia berpesan agar masyarakat menjaga lingkungannya masing-masing terutama sampah. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, menegaskan pihaknya tengah memetakan wilayah terdampak dan kebutuhan masyarakat bersama BPBD, kecamatan, dan Kesra Setda. Bantuan sementara yang telah disalurkan meliputi natura, kasur, selimut, dan beras untuk kebutuhan satu hingga dua hari ke depan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Harapan warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, untuk memiliki jalan mulus beraspal di ruas Cipeundeuy–Cimandala mulai terwujud. Proyek pengaspalan senilai Rp778,93 juta dari APBD Kabupaten Sukabumi TA 2025 dikerjakan oleh CV Aditya Sanubari dengan Nomor SPMK: 000.3.3.06/SPMK/RK.115/DPU/2025 dikerjakan Sejak akhir Juni 2025. Ratusan warga, dipimpin para ketua RT, kompak bergotong royong merapikan bahu jalan dalam kegiatan “Sabilulungan” pada Minggu (10/8/2025). Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, turut serta dalam kerja bakti dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang telah memenuhi janji perbaikan jalan tersebut. “Terimakasih kami ucapkan pada Pemkab Sukabumi atas terealisasi pembangunan jalan ini. Besar harapan kami ruas jalan ini segera tuntas agar aktivitas warga lancar,” ujar Kades Bakang. Warga setempat juga menyampaikan rasa syukur setelah belasan tahun menunggu perbaikan. Jalan ini menjadi akses utama ke destinasi wisata Pantai Kalaju. Kerja bakti ini sekaligus menjadi wujud syukur menjelang HUT ke-80 RI. Yang menarik Pemdes Cipeundeuy menyiapkan “Gebyar Sabilulungan” dengan pembagian doorprize berupa mesin cuci, kulkas, sepeda, hingga kompor gas. Puncak acara akan digelar pada 18 Agustus malam dengan istigasah dan doa bersama dipimpin Ketua MUI Desa, Kiai Sahudin. Acara dihadiri Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, perangkat desa, para RT/RW, dan ratusan warga. Untuk urusan kreativitas, warga Desa Cipendeuy paling aktif dan bersemangat dalam menyambut HUT RI tahun ini. Disepanjang jalan ratusan umbul-umbul bertebaran dengan kombinasi warna warni. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Banjir limpasan Sungai Ciseureuh yang melanda Kampung Ciseureuh, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, pada Sabtu malam (9/8/2025) telah surut. Genangan di RT 01 RW 01 tersebut sempat memengaruhi 21 kepala keluarga (KK) dan memaksa sebagian warga mengungsi. Sejak malam kejadian, unsur BPBD, Tagana, Polsek, Koramil, DLH, Damkar, serta aparatur pemerintah setempat bergerak cepat mengevakuasi warga ke lokasi aman. Posko bencana, termasuk Posyandu setempat, menjadi tempat penampungan sementara bagi korban terdampak. Camat Gunungpuyuh, Widya Yudha Setiawan, mengungkapkan banjir terjadi akibat penyumbatan aliran di hulu sungai wilayah RW 05 oleh tumpukan sampah. Kondisi itu membuat air meluap dan menerjang permukiman yang dihuni sekitar 60 KK. “Dinas PU telah melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai untuk mengidentifikasi titik penyumbatan sekaligus merumuskan langkah pencegahan,” kata Yudha, Minggu (10/8/2025). Ia juga mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama pada musim hujan dengan curah tinggi. Dia juga menggugah kesadaran masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan. Pasca surut, tim gabungan melakukan pembersihan lumpur dan sampah, memulihkan akses jalan yang sempat terputus, serta memperbaiki sementara beberapa saluran air agar tidak kembali meluap saat hujan turun. Dinsos Kota Sukabumi telah diminta menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan perlengkapan kebersihan untuk meringankan beban warga selama masa pemulihan. “Pemerintah juga mendorong pembentukan kelompok siaga bencana di setiap RW rawan banjir,” tegasnya. Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PKB, Agus Samsul, menegaskan bahwa banjir ini menjadi pengingat pentingnya disiplin menjaga kebersihan lingkungan. Ia mendorong pemerintah mempercepat program normalisasi sungai dan memperbanyak fasilitas pembuangan sampah di wilayah padat penduduk. Relawan dari berbagai komunitas turut membantu membersihkan rumah warga, menyalurkan bantuan, dan memberi pendampingan bagi anak-anak yang terdampak. Meski cuaca di Gunungpuyuh pada Minggu sore cenderung cerah, BPBD tetap menempatkan tim siaga menghadapi potensi hujan deras beberapa hari ke depan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebuah kecelakaan tragis menewaskan RP (26), pemotor asal Sukabumi, di Jalan Raya Palabuhan II, Kampung Sampora, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Sabtu (9/8/2025) pagi. Korban mengalami luka parah, korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian setelah tergilas truk tronton Isuzu bernopol F 9379 FH. Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit, menjelaskan, peristiwa bermula saat RP yang mengendarai Honda Scoopy F 6596 WAO keluar dari gang kecil menuju arah Pangleseran tanpa memperhatikan arus lalu lintas. ”Korban diduga tidak melihat kendaraan dari arah belakang,” ujarnya. Pada saat bersamaan, Honda PCX F 2984 UCQ yang dikendarai RD (24) melaju dari arah belakang dan bersenggolan dengan motor korban. Akibat bersenggolan membuat RP terjatuh ke sisi kanan jalan, tepat di jalur truk tronton yang datang dari arah berlawanan. “Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar,” kata Wangsit. Korban yang tidak memakai helm mengalami luka parah di kepala dan meninggal di tempat. Jenazahnya dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengendara PCX dan sopir truk. Polisi juga mengamankan barang bukti kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut. Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat memasuki jalan utama, terutama dari gang kecil yang kerap membatasi jarak pandang. Kondisi jalan yang ramai di jalur Palabuhan II juga menuntut pengendara untuk selalu memeriksa arus lalu lintas dari kedua arah. Satlantas Polres Sukabumi mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, menjaga kecepatan, dan memastikan kondisi aman sebelum keluar dari gang atau persimpangan. Langkah kecil ini, menurut polisi, dapat menghindarkan dari risiko kecelakaan fatal. (Reno)