SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia membawa kabar gembira bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi. ‎Pada upacara penyerahan remisi umum dan remisi dasawarsa, Minggu (17/8/2025), tercatat 754 orang mendapatkan pengurangan masa hukuman, di antaranya delapan orang langsung menghirup udara bebas. ‎Acara yang berlangsung di Lapangan Lapas Sukabumi itu dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). ‎Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono, merinci bahwa 358 orang memperoleh remisi umum, sementara 396 orang mendapat remisi dasawarsa. ‎Dari total tersebut, delapan narapidana dinyatakan bebas murni setelah memperoleh Remisi Umum II. “Untuk remisi terbesar tahun ini enam bulan, diberikan kepada dua warga binaan,” jelasnya. ‎Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa remisi merupakan penghargaan bagi narapidana yang berkelakuan baik sekaligus dorongan untuk terus memperbaiki diri. ‎“Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga motivasi agar mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ungkapnya. ‎Pada kesempatan itu, Wali Kota juga meninjau hasil karya warga binaan, seperti keset, bakso, kue kering, dan telur. ‎Ia mengapresiasi pembinaan kemandirian yang dilakukan Lapas. “Walaupun dalam keterbatasan, warga binaan tetap bisa berkreativitas,” katanya. ‎Kalapas Budi Hardiono menambahkan bahwa penilaian pemberian remisi didasarkan pada aspek kepribadian dan kemandirian. ‎“Untuk pembinaan kepribadian, kami menyelenggarakan pesantren setiap Senin–Kamis bersama Kementerian Agama, terang Budi. ‎Sementara pembinaan kemandirian meliputi budidaya lele, ayam, pembuatan keset, kue kering, hingga hidroponik, tambahnya. ‎Rangkaian kegiatan penyerahan remisi berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Selain menjadi bagian dari perayaan HUT ke-80 RI, acara ini menegaskan komitmen pemasyarakatan dalam menjalankan pembinaan berorientasi pada reintegrasi sosial. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar lomba pidato antar RT dan RW dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). ‎Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, mengatakan lomba pidato ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus edukasi untuk menanamkan jiwa nasionalisme para ketua RT dan RW. ‎Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan melatih para ketua RT dan RW agar terbiasa berpidato di depan banyak orang, sehingga lebih percaya diri ketika menyampaikan program-program yang akan maupun sudah dilaksanakan. ‎“Tema pidato yang diangkat berkaitan dengan Kemerdekaan RI. Dengan terbiasanya berpidato, diharapkan para ketua RT dan RW dapat lebih terampil dalam menyampaikan gagasan, sekaligus mensosialisasikan program-program Desa Cipeundeuy agar lebih mudah dipahami masyarakat,” jelas Bakang. ‎Selain lomba pidato, Pemdes Cipeundeuy juga menggelar berbagai lomba olahraga dan turnamen yang banyak diminati warga, khususnya ibu-ibu, guna memeriahkan peringatan HUT RI. ‎Tak hanya itu, semarak perayaan semakin meriah dengan digelarnya Gebyar Sabilulungan berupa pembagian kupon undian berhadiah (doorprize). Hadiah yang disiapkan cukup beragam, mulai dari mesin cuci, kulkas, kompor gas, magic com, dispenser, sepeda, hingga hadiah menarik lainnya. ‎Pengundian doorprize rencananya dilakukan pada malam hari sebelum acara Istigosah Akbar yang dipimpin langsung Ketua MUI Desa Cipeundeuy, Kiai Sahudin, untuk mendoakan para pahlawan yang telah berjasa. ‎“Dengan rangkaian kegiatan ini, kami berharap semangat kebersamaan, nasionalisme, dan kekompakan masyarakat Desa Cipeundeuy semakin kuat,” tutup Kades Bakang. (Dicky

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar ramah tamah bersama Perintis Kemerdekaan, di Aula Sekretariat Daerah, Minggu (17/8/2025). ‎Mereka berasal dari Angkatan 45, para Veteran, Pepabri, PWRI, keluarga pahlawan, warakawuri, serta tokoh masyarakat. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wujud penghormatan pemerintah daerah kepada para pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. ‎Perwakilan Pepabri, Jamaludin, mengapresiasi perhatian Pemkab Sukabumi yang terus memberikan tempat istimewa bagi para pejuang. ‎Namun, ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan Taman Makam Pahlawan di Sukabumi. ‎“Terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemda atas penghormatan luar biasa kepada kami. Namun, kami juga berharap pembangunan Taman Makam Pahlawan bisa segera diwujudkan. Ini penting, karena setiap tahun LVRI rutin menggelar kegiatan ziarah,” ujarnya. ‎Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan pemerintah akan menindaklanjuti usulan tersebut. ‎”Insyaallah, bersama jajaran Pemda, kami akan membicarakan lebih lanjut dan memperjuangkan agar Sukabumi segera memiliki Taman Makam Pahlawan. Keberadaannya sangat penting sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan,” kata Bupati. ‎Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Sukabumi menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai energi positif untuk terus bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. ‎”Semoga semangat 17 Agustus senantiasa memberikan kekuatan dan kesuksesan bagi kita semua,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tingkat Kecamatan Surade berlangsung khidmat dan meriah di Lapang Lodaya Setra, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/8/2025). ‎Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Surade, Unang Suryana, S.IP., Kp., M.Si. Komandan Upacara dijabat Serma Wahyu Nurhidayat (Satrad 216 Cibalimbing). ‎Lalu pembacaan teks Pancasila oleh Kopda Moch. Sofingi (Koramil Surade), UUD 1945 oleh Bripda Fuzi (Polsek Surade), teks Proklamasi oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, S.Si., serta doa dipimpin Kepala KUA Surade, Drs. Solihin Mansur, M.Ag. ‎Upacara dihadiri ribuan warga yang antusias menyaksikan pengibaran bendera pusaka Merah Putih oleh pasukan Paskibra. Dengan langkah tegap dan rapi, Paskibra sukses menjalankan tugasnya. Bendera berkibar gagah diiringi lagu Indonesia Raya yang menambah suasana haru dan penuh semangat patriotisme. ‎Dalam amanatnya, Camat Unang Suryana mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. ‎“Kemerdekaan ini adalah hasil perjuangan para pejuang terdahulu yang rela berkorban jiwa dan raga. Mari kita doakan semoga arwah mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya. ‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia serta masyarakat Surade atas semangat dan kebersamaan dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan. ‎Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Erpa Aris Purnama, turut memberikan apresiasi. Ia menilai jalannya upacara penuh khidmat, lancar, serta semakin disiplin. ‎“Masyarakat Surade menunjukkan kekompakan yang luar biasa dalam perayaan HUT RI tahun ini,” katanya. ‎Usai upacara, Camat menyerahkan piagam penghargaan kepada desa-desa yang meraih juara lomba tingkat kecamatan. ‎Ketua Panitia PHBN Surade, Sulaeman, S.Pd., juga mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya acara. Kemeriahan berlanjut dengan perlombaan dan hiburan rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. ‎Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, S.Pd., menambahkan bahwa upacara kali ini berlangsung meriah sekaligus aman dan tertib. “Tahun ini benar-benar terasa lebih semarak dibanding sebelumnya,” ungkapnya. ‎Selain Camat Surade beserta jajaran dan Kapolsek Surade acara juga dihadiri perwakilan Danramil 0622-14 Surade, para veteran, Ketua TP-PKK Surade, kepala desa, tokoh masyarakat, guru dan siswa, serta perwakilan ormas dan OKP. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif PKK dan warga setempat. ‎Suasana makin tampak semarak ketika para peserta mengikuti keseruan lomba joget, karaoke antar desa, serta lomba khusus bagi ibu-ibu PKK. Bahkan tak sedikit dari penonton yang mengabdikan kegiatan dengan ponsel dan sesekali tertawa terpingkal-pingkal lihat kelucuan para peserta perlombaan. ‎Bahkan, Kepala Desa Citanglar, Surahman, ikut naik ke panggung dan memeriahkan lomba karaoke, sehingga menambah keceriaan seluruh hadirin. Sorak-sorai penonton yang mendukung perwakilan desanya membuat acara semakin meriah. Perlombaan yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Surade itu turut dihadiri dewan juri serta unsur keamanan, seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa, yang ikut memberikan semangat kepada para peserta. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Surade, Ida Supartini Suryana, S.Pd.SD. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar ibu-ibu PKK se-Kecamatan Surade. ‎“Harapannya, melalui lomba ini kita dapat menjaga kekompakan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujar Ida Supartini Suryana. ‎Rangkaian perayaan yang digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025, tersebut akan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Ketua TP-PKK Kecamatan Surade sendiri yang akan menyerahkan langsung hadiah, diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebanyak 16 cabang olahraga (cabor) akan mewakili Kota Sukabumi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Barat yang digelar 23 September 2025. ‎Persiapan Training Center (TC) diserahkan kepada masing-masing cabor, sementara Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bersama Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi). “Bapopsi yang menentukan kuota atlet, sementara Disporapar bertindak sebagai pemegang kuasa anggaran,” kata Kabid Olahraga Disporapar, Yanto Arisdianto, Jumat (15/8/2025). Menurutnya, idealnya persiapan dilakukan tiga bulan, namun sisa waktu satu bulan diharapkan dapat dimanfaatkan maksimal. Yanto menegaskan setiap cabor yang tampil harus menargetkan medali, termasuk tinju yang dibebani target tiga emas. Sukabumi akan menurunkan sembilan petinju dari empat sekolah (SMA 3, SMA 4, SMA 5, dan SMA MY), meski sejumlah daerah seperti Bandung absen mengirimkan atlet tinju. Penasehat Sasana Tiger Boxing Academy, Ivan Kurniawan, optimistis target bisa tercapai. “Dari sebelumnya hanya meraih satu perunggu lewat Salsa, kini kami akan mengoptimalkan semua kelas yang dipertandingkan untuk membawa pulang tiga emas,” ujarnya. ‎Ivan menambahkan, dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap olahraga, termasuk tinju, sangat besar baik secara moril maupun materil. “Sasana Tiger sudah menyiapkan talenta sejak dini, sehingga keterbatasan waktu persiapan tidak terlalu berpengaruh,” tuturnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Camat Surade, Unang Suryana, S.IP.Kp., M.Si., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Surade untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. ‎Pengukuhan berlangsung di halaman SLB Negeri Surade, Jumat (15/8/2025), dihadiri unsur Muspika dan para orang tua anggota Paskibra. Dalam sambutannya, Camat Unang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibra yang akan bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang, serta kepada para pembina dan instruktur. “Mudah-mudahan mereka melaksanakan tugas dengan baik, sehat, dan lancar tanpa kendala,” ujarnya. Setelah dikukuhkan, seluruh anggota Paskibra langsung memasuki masa karantina agar dapat beristirahat dan fokus mempersiapkan diri. Pelatih Paskibra, Serka Depi Pamuji (Koramil 0622-14 Surade) dan Bripka Yudi Sukmawan (Polsek Surade), mengungkapkan bahwa latihan telah berlangsung selama satu bulan dengan penekanan pada pembinaan mental, sikap, dan kekompakan. ‎“Tujuannya agar pasukan tidak mengecewakan pelatih maupun Muspika, serta pelaksanaan upacara berjalan lancar dan kondusif,” kata keduanya. ‎Koordinator Lapangan, Ipar Pahrijal, menjelaskan bahwa 34 anggota Paskibra terpilih melalui seleksi ketat. Mereka terdiri dari 10 siswa MAN 3 Sukabumi, 9 siswa SMAN 1 Surade, 12 siswa SMKN 1 Surade, 2 siswa SMK Bina Bangsa, dan 1 siswa SMK Nusa Putra. ‎Pahrijal menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelatihan dan memohon doa masyarakat agar pengibaran dan penurunan bendera di HUT RI ke-80 berjalan sukses. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggelar bakti sosial bertema “Merdeka Peduli Sesama”, Jumat (15/8/2025). ‎Kegiatan menyasar masyarakat sekitar lapas dan Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kemerdekaan. Bakti sosial ini selaras dengan Asta Cita Presiden yang tertuang dalam 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Di mana di dalamnya tercantum poin 4 tentang bantuan sosial bagi keluarga warga binaan kurang mampu dan masyarakat sekitar UPT Pemasyarakatan. ‎Kegiatan juga mendukung 21 perintah harian Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, serta penguatan arahan Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kusnali. ‎Acara penyerahan dipimpin langsung Kalapas Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H., didampingi jajaran pejabat struktural dan staf. Dalam kesehatan itu ada dua agenda kegiatan yaitu penyaluran bantuan sosial kepada warga sekitar, serta kunjungan ke Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata yang berlangsung penuh kehangatan. Bakti sosial kali ini kata dia, sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian Lapas Sukabumi terhadap masyarakat khususnya warga panti asuhan. “Semoga meringankan beban dan menjadi pengingat bahwa kita saling memiliki. Momentum kemerdekaan harus dimaknai dengan semangat berbagi dan empati,” ujar Budi Hardiono. Acara ditutup doa bersama yang dipimpin perwakilan panti asuhan, disertai pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter lapas untuk anak-anak panti. Lapas Sukabumi berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial, sejalan dengan motto Dirjenpas yakni “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat.” (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-32 Tahun Sidang 2025 dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Acara berlangsung di ruang rapat utama DPRD, Jumat (15/8/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD, Budi Azhar Mutawali, S.IP, didampingi Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, SM. Hadir pula Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, MM, Wakil Bupati H. Andreas, SE, para anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara RI Nomor: B-25/M/S/TU.00.03/08/2025 tentang pedoman peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang mengimbau seluruh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mengikuti siaran langsung pidato Presiden melalui televisi, radio, dan media daring. Pidato kenegaraan yang rutin disampaikan Presiden menjelang 17 Agustus menjadi wujud syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus sarana menyampaikan pesan penting bagi seluruh rakyat. Pidato tersebut disiarkan ke seluruh pelosok negeri agar masyarakat dapat memahami arah kebijakan nasional. Tahun ini, HUT ke-80 Kemerdekaan RI mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan semangat menuju satu abad kemerdekaan dengan menekankan persatuan, kedaulatan, kesejahteraan rakyat, dan cita-cita menjadi negara maju yang disegani dunia. Identitas visual peringatan tahun ini menggambarkan tekad dan semangat baru yang berpijak pada nilai luhur, alam, dan budaya bangsa. ‎Ketua DPRD menegaskan bahwa pidato Presiden merupakan ajakan untuk menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum memperkuat semangat membangun tanah air. Ia juga menilai kegiatan ini menjadi wadah mempererat sinergi antara legislatif, eksekutif, dan pemangku kepentingan daerah guna menyelaraskan program prioritas dengan kebijakan nasional. Peringatan kemerdekaan juga diharapkan memotivasi generasi muda Sukabumi untuk berinovasi, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi nyata di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat. “Kita baru saja mendengarkan pidato kenegaraan. Pesan-pesan yang disampaikan sangat luar biasa, terutama tentang demokrasi, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat. Itu harus kita jalankan di daerah sesuai arahan pemerintah pusat,” tegas Budi Azhar Mutawali. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Plt Direktur RSUD R Syamsudin SH, Yanyan Rusyandi, mengatakan, temuan adanya 10 orang pegawai RSUD R Syamsudin S.H yang positif narkoba merupakan pengembangan hasil screening yang dilakukan setiap bulan. ‎Demikian disampaikan Yanyan menanggapi polemik terkait kasus yang berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat pada pihak rumah sakit pemerintah tersebut. “Screening ini memang kegiatan rutin rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan ada penyalahgunaan napza,” kata Yanyan, Jumat (15/8/2025). ‎Dia menambahkan, sebanyak 10 oknum pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi terjaring penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang setelah dilakukan screening pada Juli 2025. ‎Dari 10 pegawai yang positif narkoba, lima berprofesi perawat dan empat bagian administrasi, sementara satu lainnya pegawai outsourcing. Empat orang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), sisanya Tenaga Kerja Kontrak (TKK) BLUD dan outsourcing. Seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. ‎Hasilnya, enam pegawai non-ASN diberhentikan, sedangkan empat ASN dibebastugaskan menunggu proses lebih lanjut di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi. ‎”Setelah BAP, untuk ASN kami buatkan surat keputusan direktur tentang pembebasan tugas. Saat ini berproses di BKPSDM, Wali Kota, dan Inspektorat,” tegas Yanyan. ‎Meski enggan merinci jenis narkoba yang digunakan, Yanyan memastikan barang tersebut diperoleh dari luar rumah sakit. ‎”Berdasarkan pengakuan mereka, sebagian pelaku mengonsumsi narkoba karena stres masalah keluarga, sementara lainnya sekadar ingin mencoba. Mereka juga menggunakannya di luar jam kerja,” tandasnya. (Usep)