SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Pemerintah Desa (Pemdes) Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mengalokasikan 20 persen Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 untuk mendukung program ketahanan pangan. Anggaran tersebut difokuskan pada sektor perikanan melalui budidaya ikan nila nirwana. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan kali ini diarahkan pada pengembangan tambak milik kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dengan sistem kerja sama bagi hasil. Pengelolaan teknis akan dilakukan oleh BUMDes Maju Sejahtera. “Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar Dana Desa dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat,”kata Bakang, Kamis (21/8/2025). Dia juga berharap budidaya ikan dapat memenuhi kebutuhan protein warga sekaligus membuka peluang usaha baru yang bisa dikembangkan di kemudian hari. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memperkuat kemandirian pangan desa, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pasokan luar. o Selain itu, keberadaan tambak Pokdakan dinilai penting untuk menjaga kelestarian lahan perikanan serta menjamin bidang pengairan. “Dengan adanya program ini, masyarakat bisa lebih mandiri, mendapat sumber protein yang terjangkau, dan bahkan memperoleh tambahan penghasilan,” tambahnya. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi, Ketua BPD Ujang Tatang Junaedi, serta Ketua BUMDes Maju Sejahtera Aldiana bersama jajaran. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, H. Muchendra S.E mengapresiasi keputusan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki untuk melanjutkan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) di 2025. Dia mengatakan, keputusan tersebut dinilai sangat tepat untuk meredam penolakan dari para Ketua RW yang menginginkan P2RW dipertahankan bahkan kalau perlu di lanjutkan di tahun-tahun berikutnya. ”Pak wali telah menunjukkan sikap yang tidak anti kritik dengan memutuskan untuk melanjutkan P2RW di tahun 2025. Beliau sosok yang selalu mementingkan kepentingan rakyatnya ketimbang ego pribadinya,” kata Muchendra, Kamis (21/8/2025). Dia menambahkan, sebagai partai pengusung sudah barang tentu dia akan memberikan masukan-masukan yang konstruktif agar setiap keputusan dan kebijakan yang diambil wali kota berdampak positif bagi kemajuan Kota Sukabumi ke depan. ”Selama keputusan yang beliau ambil banyak maslahatnya bagi masyarakat, pasti akan kami dukung sepenuhnya. Ini sebagai wujud kecintaan kami pada pak wali. Kami ingin beliau sukses memimpin Kota Sukabumi selama menjabat hingga 2030 nanti,”tegas Muchendra. Pada bagian lain dia mengatakan, selama P2RW berjalan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar program tersebut benar-benar berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada. Terpenting kata dia, dana yang disalurkan pada Oktober nanti bisa dipertanggungjawabkan sesuai peruntukannya. “Semua mata tertuju pada program ini. Oleh karena itu semua pihak yang terlibat langsung di dalamnya untuk saling mengawasi agar dalam implementasinya nanti menghasilkan karya yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat salah satunya di bidang infrastruktur,” ujarnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebuah rumah tinggal milik Rustandi (23), warga Kampung Dangdeur RT 06/ RW 10, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap api pada Rabu (20/8/2025) sore. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini diduga dipicu korsleting arus pendek listrik. Menurut laporan, api pertama kali terlihat membesar dari bagian atap rumah. Warga yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api terus membesar hingga melahap hampir seluruh bangunan. Kemungkinan besar harta benda milik korban sulit diselamatkan. “Sekitar pukul 16.15 WIB, api baru berhasil dipadamkan oleh petugas Pos Damkar Surade dibantu warga. Kondisi rumah habis terbakar, hanya tersisa dinding tembok saja,” ujar Solih Sunarya, petugas P2BK Kecamatan Surade. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. Seluruh isi rumah hangus, termasuk barang-barang berharga milik korban. Unsur pemerintahan Kecamatan Surade yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, Lurah Surade, P2BK, serta warga sekitar langsung turun ke lokasi membantu pemadaman api dan melakukan pendataan. Ade Budiman dari Tagana Kecamatan Surade menuturkan, pihaknya bersama relawan membantu proses evakuasi dan mendata kebutuhan mendesak korban. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi korban mengalami kerugian besar. Kami masih melakukan asesmen untuk rencana bantuan,” jelasnya. Atas kejadian ini, aparat kecamatan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi korsleting listrik. Warga juga diingatkan untuk segera melapor ke petugas apabila terjadi kebakaran, agar penanganan bisa lebih cepat dan kerugian dapat diminimalisir. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Program Peningkatan Partisipasi Rukun Warga (P2RW) dipastikan tetap berlanjut pada tahun anggaran 2025. Kepastian ini disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam pertemuan bersama seluruh Ketua RW di Gedung Juang, Rabu (20/8/2025). Ayep menegaskan, setiap RW akan kembali memperoleh dana hibah Rp25 juta yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan lingkungan dengan prinsip transparan dan akuntabel. “Sudah disepakati bersama, seluruh Ketua RW siap menandatangani pernyataan komitmen agar dana P2RW digunakan sesuai aturan,” ujarnya. Dana P2RW hanya boleh dialokasikan untuk enam kegiatan, yakni perbaikan talud, drainase, jalan lingkungan, penanganan sampah, posyandu, serta sarana keagamaan. Pencairan dijadwalkan mulai Oktober setelah Perubahan APBD 2025 ditetapkan. Secara keseluruhan, Pemkot Sukabumi menyiapkan Rp30 miliar anggaran kemasyarakatan pada 2025. Dari jumlah itu, Rp21 miliar untuk insentif RT/RW dan Rp8,9 miliar khusus P2RW. “Jangan sampai ada laporan fiktif atau tidak sesuai aturan, karena bisa jadi temuan BPK,” tegas Ayep. Sebelumnya sempat muncul wacana mengganti P2RW dengan program padat karya. Namun mayoritas Ketua RW menolak karena menilai P2RW sudah lama berjalan dan terbukti bermanfaat langsung bagi masyarakat. Di sisi lain, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asari, M.Pd., menyebutkan pasca Pemilu 2024 pemerintah daerah terus menyelaraskan pembangunan dengan pusat dan provinsi. Untuk periode 2025–2029, arah pembangunan sudah disepakati bersama DPRD, dengan fokus pada penguatan SDM dan infrastruktur. “Kalau ingin berjalan cepat, bisa sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, harus bersama-sama. Membangun ekonomi kota yang kuat bukanlah perjalanan singkat, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan kolaborasi,” kata Hasan. Ia menambahkan, program yang digagas Wali Kota, termasuk pembentukan dana abadi dan pemanfaatan teknologi, menjadi instrumen penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Tim Voli Ball PDAM menjuarai turnamen Voli Ball dalam rangka memperingati HUT RI dan Hari Lahir Adhyaksa ke-80 di Lapang Hotel Augusta Sukabumi, Rabu (20/8/2025). Turnamen tersebut diikuti oleh empat tim yaitu Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, karyawan Augusta, Augusta Tennis Club (ATC) dan PDAM. Kompetisi berlangsung dengan sistem setengah kompetisi. Adu skill berjalan fairplay dan penuh kegembiraan sesekali diselingi gelak tawa. Menariknya, selama pertandingan berlangsung, dimeriahkan aksi drumband. Pada pertandingan final PDAM mengakhiri perlawanan dari Tim Kejaksaan dengan kemenangan head to head. Dalam pertandingan yang berjalan sengit PDAM mengantongi dua kali menang dan satu kali kalah. Sementara itu bertengger di posisi ketiga tim ATC dengan dua kemenangan dan sekali mengalami kekalahan. Tim digawangi para pemain yang merupakan kombinasi senior dan junior. Ketua panitia H. Asep Suparwan mengatakan, meskipun hanya pertandingan eksibisi, namun tim yang bertanding bermain lepas dan tanpa beban tapi bermain sportif. ”Jangan di lihat hanya pertandingan biasa-biasa saja, tapi semua tim bermain tidak setengah hati apalagi cari aman. Semua telah mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki dengan mengandalkan kekompakan tim,” ujarnya. Kejari Sukabumi Romiyasi usai menyerahkan piala dan uang kadeudeuh mengungkapkan rasa optimis hasil dari pertandingan ini akan melahirkan bibit-bibit pemain potensial di masa mendatang. ”Secara khusus saya minta pada H. Asep selaku panitia untuk menyelengarakan turnamen dengan skala yang lebih besar lagi pada tahun depan. Kalau bisa jumlah peserta juga lebih ditingkatkan agar kompetisi berjalan lebih meriah,” tandasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dalam Rangka HUT RI dan Hari Lahir Adhyaksa ke-80 tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi mengadakan turnamen voli ball yang diikuti oleh empat tim yakni Kejari Kabupaten Sukabumi, Augusta, ATC dan PDAM. Kegiatan berlangsung di Lapang Augusta, Rabu (20/8/2025). Ketua panitia turnamen voli ball dalam rangka HUT RI dan Hari Adhyaksa ke-80 H. Asep Suparwan mengatakan, persiapan kompetisi dilaksanakan secara dadakan. Dengan kata lain panitia tidak cukup banyak waktu untuk menggelar turnamen ini. ”Meskipun dengan persiapan minim, tapi dengan niat baik penuh ketulusan, Ahamdulillah kegiatan bisa berjalan dengan baik. Untuk kebaikan kita jangan pernah surut untuk melangkah,” kata Asep. Dia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas kehadiran Kajari Kabupaten Sukabumi, Romiyasi di event tersebut. Menurutnya kehadiran Kajari jadi motivasi tersendiri bagi para peserta. ”Kegiatan ini satu untuk semua. Bukan hanya untuk Kejari, Augusta atau masyarakat tapi untuk kemajuan Kejari di masa yang akan datang. Sekali melangkah kita pantang untuk mundur,” ujarnya. Asep juga berpesan agar Kajari Sukabumi yang baru menjabat agar tidak betah di tempat dia bekerja saat ini. “Kalau boleh saya usulkan, pak kajari untuk segera mencari tempat berlabuh yang baru demi karir beliau di masa depan,”tandasnya. Sementara itu Kajari Romiyasi menitipkan pesan kepada para atlet yang akan bertanding untuk tetap menjaga sportifitas dan semangat fairplay. ”Kita bertanding di sini bukan untuk mencari juara tapi untuk kebersamaan dan bersilaturahmi. Pokoknya untuk berkeringat agar tubuh tetap sehat dan bugar dan selalu berpikiran positif,” tegas Romiyasi. Dia menambah dengan event ini diharapkan muncul Bibit-bibit atlet berbakat dan penuh talenta untuk dapat berbicara di event yang levelnya lebih tinggi lagi. ”Saya berharap, pak haji Asep bisa mengadakan event yang lebih besar lagi. Melalui kejuaraan ini akan membawa para atlet ke puncak prestasi baik tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sejumlah perwakilan Ketua Rukun Warga (RW) Kota Sukabumi mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi agar Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) tidak dihentikan. Mereka menyerahkan surat resmi kepada wakil rakyat sebagai bentuk desakan agar program tersebut tetap diperjuangkan. Karena dinilai mampu menjembatani antara pemerintah dan warga dalam pembangunan di setiap wilayah. Salah satu perwakilan Ketua RW, Mauly Fahlevi Prawira, menilai penghapusan P2RW justru menjadi kemunduran demokrasi. “Dihilangkannya P2RW merupakan langkah kemunduran demokrasi,” tegasnya, Selasa (19/8/2025). Menurut Mauly, P2RW terbukti jauh lebih bermanfaat karena dalam setiap tahapan yang dilalui melibatkan langsung unsur pengurus RT, RW, hingga kelurahan, serta hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Ia menambahkan, meski Wali Kota berencana meluncurkan program padat karya, keberadaan P2RW tetap harus dipertahankan. Dia menegaskan, program yang sudah berjalan baik seharusnya dilanjutkan, bukan justru dihentikan. Karena itu, ia bersama perwakilan Ketua RW lain berikhtiar menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui jalur demokratis. “Atas nama Ketua RW se-Kota Sukabumi yang berjumlah 356 orang, kami sepakat agar P2RW tetap ada. Kami berharap Wali Kota terbuka pintu hatinya dan memperhatikan aspirasi ini,” pungkas Mauly. Para Ketua RW juga menekankan, P2RW menjadi sarana pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di tingkat akar rumput. Jika program ini dihentikan, mereka khawatir akan berdampak pada partisipasi warga dalam pembangunan daerah. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Proyek perbaikan badan jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di ruas Jalan SP Karang Hawu – Batas Provinsi Banten (Cikotok), Kabupaten Sukabumi, menuai keluhan warga. Pekerjaan senilai lebih dari Rp4 miliar itu diduga mangkrak karena hingga kini belum ada progres yang mengarah pada penyelesaian fisik di lapangan. Berdasarkan informasi, proyek tersebut seharusnya digarap oleh CV Ferry Pratama Tunggal dengan titik pengerjaan di KM BDG 177+050, KM BDG 182+750, dan KM BDG 182+950. Namun hingga berita ini dipublikasikan kondisi jalan masih dalam kondisi rusak parah dan membahayakan pengguna. “Sejak diumumkan ada proyek, sampai sekarang tidak ada perkembangan signifikan. Jalan tetap berlubang dan rawan kecelakaan,” ujar seorang warga yang tidak ingin disebut namanya, Selasa (19/8/2025). Sumber yang sama juga menyoroti adanya dugaan proyek disubkontrakkan tanpa kejelasan. Transparansi dan kualitas pengerjaan pun dipertanyakan. “Kontraknya miliaran rupiah, tapi hasilnya nol. Kami minta Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi segera turun tangan, periksa kontraktor, dan percepat perbaikan,” kata warga lainnya. Padahal, ruas SP Karang Hawu – BTS Banten merupakan jalur vital penghubung Sukabumi–Banten. Dampaknya tidak main-main, karena jika kondisi jalan yang dibiarkan rusak bisa menghambat aktivitas ekonomi warga. Tidak hanya itu juga berdampak pada distribusi barang, hingga sektor pariwisata Pajampangan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat maupun kontraktor terkait belum memberikan keterangan resmi. Warga berharap Pemprov Jabar segera mengambil langkah tegas agar proyek infrastruktur ini tidak berlarut dan merugikan masyarakat. (Wahyu Permana)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak maupun online, yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI), memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh keakraban dan solidaritas. Acara berlangsung di kantor PT Nedis Info Media, Perum Mayanti Residence, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/8/2025). Perayaan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Dengan semangat kekeluargaan, para wartawan yang hadir larut dalam suasana kebersamaan dan tetap meneguhkan komitmen menjaga nilai-nilai perjuangan. Dalam sambutannya, Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi menyampaikan apresiasi atas kekompakan anggota dan pengurus. “Mari kita tatap ke depan. KOWASI harus terus maju dan jaya dalam semangat perjuangan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KOWASI H. Budi Widaya menekankan pentingnya sinergi antarangota. Ia berharap seluruh jajaran terus solid dalam menjalankan tugas jurnalistik yang mengedepankan profesionalisme. Acara juga dimeriahkan dengan berbagai lomba hiburan, mulai dari joget hingga karaoke, yang disambut penuh antusias oleh para peserta. Gelak tawa dan canda mewarnai jalannya kegiatan hingga penutup. Sejumlah tokoh dan pengurus hadir, di antaranya Heri Setiawan, Dody Suryadarma, Hady Cader, Ade Trilaksana, Wahyu Humaedi, E. Handayani, Aep Saepudin, serta wartawan senior Margo Rahayu bersama perwakilan dari berbagai wilayah. Perayaan ditutup dengan semangat optimisme, sekaligus undangan untuk kembali berkumpul dalam HUT ke-15 KOWASI yang akan digelar pada 10 November 2025 mendatang. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Tipar Gede, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan. Peristiwa bermula ketika mobil jenis Kayla dengan nomor polisi T 1038 BT melaju kencang dari arah Ramayana menuju depan BCA Tipar. Kendaraan tersebut tiba-tiba menabrak mobil APV bernopol F 1257 SY yang tengah terparkir di tepi jalan. Benturan keras membuat APV terpental hingga melintang di badan jalan. Tak berhenti sampai di situ, mobil Kayla yang dikendarai seorang perempuan berhijab tersebut juga menghantam tiga sepeda motor dan satu sepeda yang sedang terparkir. Seluruh kendaraan roda dua itu ringsek setelah tergilas. Idam (46), juru parkir sekaligus pedagang di sekitar lokasi, mengaku terkejut mendengar dentuman keras dari tabrakan. “Suara benturannya seperti bom, sangat keras. Saya kaget sekali, apalagi istri saya ada di dekat motor yang ikut ditabrak,” ujarnya. Santi Dewi, istri Idam yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL), mengaku masih trauma karena kejadian berlangsung tepat di depan matanya. “Saya baru mau makan, tiba-tiba mobil menghantam motor dan sepeda. Saya sampai tidak bisa bergerak karena kaget,” ucapnya. Seorang saksi mata lainnya mengatakan mobil Kayla meluncur dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak mobil dan motor yang terparkir. Akibat tabrakan tersebut, dua orang yang berada di dekat kendaraan terseret dan mengalami luka-luka. Keduanya langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan medis. (Usep)