SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mendampingi Bupati Sukabumi, Asep Japar, dalam kegiatan Muhibah Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di Masjid Besar Al-Hidayah Kaum Sagaranten, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan pembukaan undian umrah gratis serta pengumuman guru ngaji yang berkesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Pengundian dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali. Dari hasil undian tersebut, seorang guru ngaji bernama Abah Dendi, warga Kampung Baros, terpilih sebagai penerima hadiah umrah gratis. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas diri. “Momen bulan suci ini dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata bupati. Sementara itu, Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya para guru ngaji yang selama ini berperan besar dalam membina generasi muda. Menurutnya, pemberian hadiah umrah gratis merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian para guru ngaji dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah). Selain pengundian umrah gratis, kegiatan Muhibah Ramadan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim serta pembagian paket sembako kepada masyarakat dhuafa. Abah Dendi yang terpilih sebagai penerima hadiah umrah gratis mengaku bersyukur atas kesempatan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian yang diberikan kepada para guru ngaji, serta berharap dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan ibadah dan keimanan. Acara yang dihadiri unsur pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat itu ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – PT Berkah Semesta Maritim (BSM) menggelar kegiatan bhakti sosial dengan membagikan bingkisan Lebaran kepada anak-anak yatim dan para lansia di sekitar wilayah perusahaan. Kegiatan berlangsung di Gedung Wisata Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/3/2026). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ustadz cilik Aang Nawawi. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Buniwangi Dadan Hermawan serta perwakilan manajemen PT BSM, Muklis. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Abdul Malik. Manager PT BSM, Muklis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar area operasional. Melalui kegiatan bertema “Bersama Anak Yatim dan Lansia Meraih Masa Depan yang Lebih Baik”, perusahaan ingin berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, PT BSM menyalurkan bingkisan Lebaran dan santunan uang tunai kepada 30 anak yatim dan 35 lansia. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta menambah kebahagiaan mereka menjelang hari raya. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan para lansia. Semoga langkah kecil ini juga dapat menginspirasi pihak lain untuk turut peduli terhadap masyarakat sekitar,” ujar Muklis. Kegiatan bhakti sosial ini turut dihadiri oleh jajaran karyawan PT BSM, Kepala Desa Buniwangi Dadan Hermawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Manager PT BSM Muklis bersama Kepala Desa Buniwangi Dadan Hermawan kepada para penerima manfaat. Salah satu penerima bantuan, Neneng Maryani, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian perusahaan. “Kami sangat berterima kasih kepada PT BSM yang telah berbagi dengan masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami menjelang Lebaran,” ungkapnya. PT Berkah Semesta Maritim sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha tambak udang yang saat ini tengah dalam tahap pengembangan di wilayah tersebut. Kegiatan bhakti sosial ini menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan untuk terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – ntusiasme masyarakat terlihat tinggi saat Gerakan Pangan Murah digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (11/3/2026). Sejak siang hari, ratusan hingga ribuan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut disambut warga dari berbagai desa di Kecamatan Palabuhanratu. Mereka datang membawa kupon yang sebelumnya telah dibagikan oleh panitia. Tercatat sekitar 1.000 kupon telah didistribusikan kepada masyarakat yang berasal dari 9 desa dan 1 kelurahan di wilayah tersebut. Dalam Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat dapat membeli sedikitnya 14 jenis komoditas bahan pokok penting dengan harga subsidi. Berbagai kebutuhan yang tersedia di antaranya beras SPHP, beras premium, minyak goreng, daging ayam, serta daging sapi bagian paha depan. Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” terangnya. Karena stoknya terbatas, kami mengimbau masyarakat membeli secukupnya agar semua warga dapat merasakan manfaatnya, tambahnya. Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sukabumi yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu meringankan kebutuhan warga, terutama menjelang Idulfitri 1447 Hijriah,” katanya. Salah seorang warga, Parida Mustopa, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Warga Kampung Badak Putih, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu itu mengatakan harga kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Kapolres dan seluruh jajaran yang sudah mengadakan pasar murah ini. Harganya lebih terjangkau sehingga sangat membantu masyarakat,” ungkapnya. Parida berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala karena sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi yang terbatas. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya penyelundupan narkotika yang diduga jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi berhasil digagalkan petugas saat layanan kunjungan tatap muka, Rabu (11/3/2026). Keberhasilan tersebut berawal dari kecurigaan petugas sekitar pukul 10.24 WIB saat melakukan pengawasan di ruang layanan kunjungan. Saat itu, petugas melihat gelagat tidak biasa antara seorang warga binaan dengan seorang pengunjung perempuan. Untuk memastikan dugaan tersebut, petugas meningkatkan pengawasan dengan memantau aktivitas keduanya melalui kamera pengawas (CCTV). Setelah kegiatan kunjungan selesai, petugas kemudian meminta izin kepada warga binaan untuk dilakukan pemeriksaan badan kembali. Dari hasil penggeledahan terhadap warga binaan pria berinisial S.I.S (21), petugas menemukan dua bungkus lakban hitam yang dibungkus menggunakan kondom dan disimpan di saku bajunya. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa barang tersebut sebelumnya dibawa masuk oleh pengunjung perempuan berinisial AF (20). Modus yang digunakan terbilang nekat, yakni dengan menyembunyikan barang tersebut di dalam tubuhnya, tepatnya di bagian vagina, agar lolos dari pemeriksaan di pintu layanan kunjungan. Saat pertemuan berlangsung, barang tersebut diduga diserahkan kepada warga binaan yang dikunjunginya. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) dan diteruskan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi. Sekitar pukul 10.40 WIB, Kalapas bersama jajaran pengamanan membuka dan mendokumentasikan barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, dua bungkus tersebut diketahui berisi dua paket kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 59 gram bruto. Pihak Lapas kemudian segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota untuk penanganan lebih lanjut. Sekitar pukul 11.10 WIB, lima anggota Satresnarkoba tiba di Lapas Sukabumi untuk melakukan proses penyelidikan sekaligus serah terima barang bukti dan pihak yang diduga terlibat. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menegaskan bahwa keberhasilan penggagalan ini merupakan bukti keseriusan jajaran Lapas dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan. “Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen “LABUMI BERSINAR” atau Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba. Program tersebut juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya poin keenam yang menekankan pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di dalam lapas maupun rutan,” kata Budi. Selain itu, kebijakan tersebut juga merupakan implementasi dari 21 perintah harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang menegaskan bahwa lapas dan rutan harus bersih dari handphone ilegal, peredaran narkoba, pungutan liar, serta penipuan. Pihak Lapas Sukabumi juga terus memperkuat pengawasan melalui razia rutin minimal satu kali dalam sepekan sebagaimana arahan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, guna memastikan lingkungan lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkotika. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial B yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang penumpang perempuan di dalam angkutan umum serta mengancam warga menggunakan senjata tajam jenis kampak di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Kongsi RT 002/005, Kelurahan Cicurug. Korban diketahui berinisial ILPY yang saat itu tengah menumpang angkutan umum menuju wilayah Cicurug. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dugaan pelecehan terjadi saat kendaraan melintas di Jalan Raya Parungkuda, Kecamatan Parungkuda. Terduga pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memegang kaki kanan korban. Merasa tidak nyaman dan terancam, korban berusaha menjauh dan memutuskan turun dari angkutan umum. Namun situasi sempat memanas ketika korban hendak turun di Jalan Raya Siliwangi. Terjadi cekcok antara korban dan terduga pelaku. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam berupa kampak bergagang kayu dan mengarahkannya kepada korban serta warga yang berada di sekitar lokasi. Aksi tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga. Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi. Namun aparat kepolisian yang menerima laporan segera melakukan tindakan cepat dengan mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya satu unit telepon genggam merek Oppo warna emas, satu buah kampak bergagang kayu, satu jaket merah, satu pasang sepatu hitam, serta satu tas berwarna hitam. Tak berselang lama, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolres Sukabumi, Samian, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi setiap bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Polres Sukabumi akan proaktif menindak tegas segala bentuk gangguan kamtibmas maupun aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Kami berkomitmen memberikan rasa aman serta memastikan setiap pelaku kejahatan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 307 juncto Pasal 406 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sosok aktivis muda Yudi Pratama kembali menjadi sorotan di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi karena keberaniannya dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Pria yang dikenal dengan julukan “Si Peci Merah” ini menunjukkan keseriusannya dalam mengawal lingkungan masyarakat dari maraknya peredaran obat-obatan terlarang yang dinilai merusak generasi muda. Sebagai aktivis yang selama ini dikenal peduli terhadap isu lingkungan dan sosial, Yudi tidak hanya bergerak dalam kegiatan pelestarian alam. Ia juga aktif mengingatkan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang belakangan kerap menyasar kalangan remaja. Dia mengatakan, peredaran obat-obatan terlarang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda di wilayah Pajampangan. Karena itu, ia merasa terpanggil untuk ikut terlibat dalam upaya pencegahan dengan cara menyuarakan penolakan terhadap praktik penjualan obat ilegal di lingkungannya. “Saya tidak ingin generasi muda di Pajampangan rusak oleh obat-obatan terlarang. Ini bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/3/2026). Dalam menjalankan aksinya, Yudi mengaku tidak jarang menghadapi berbagai tekanan dan tantangan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk terus menyuarakan gerakan moral melawan peredaran obat-obatan terlarang. Ia juga mengajak masyarakat, tokoh agama, serta aparat keamanan untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan terbebas dari aktivitas yang merusak generasi muda. Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, H. Hendra Permana, menyampaikan apresiasi terhadap keberanian Yudi. Menurutnya, langkah yang dilakukan Yudi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi keberanian dan komitmen Yudi Pratama. Upaya menjaga lingkungan dari peredaran obat-obatan terlarang membutuhkan dukungan semua pihak, dan kami siap mendukung perjuangan tersebut,” ungkap Hendra. Gerakan yang dilakukan Yudi Pratama diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain, khususnya generasi muda, untuk berani mengambil peran dalam menjaga lingkungan dan melindungi masa depan daerahnya dari ancaman peredaran obat-obatan terlarang. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-1 Tahun Sidang 2026 di ruang rapat DPRD, Palabuhanratu, Rabu (11/3/2026). Agenda utama rapat tersebut adalah pengambilan keputusan terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul prakarsa DPRD. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, didampingi Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf. Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar, para anggota DPRD, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Sukabumi. Dua Raperda yang dibahas dalam rapat paripurna tersebut yakni Raperda tentang Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup serta Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Non Kebakaran. Sebelum pengambilan keputusan, masing-masing alat kelengkapan dewan menyampaikan laporan hasil pembahasan. Laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait Raperda Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup disampaikan oleh Erpa Aris Purnama. Sementara laporan Komisi II DPRD terkait Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran disampaikan oleh Edi Sudrajat. Setelah melalui proses pembahasan, kedua Raperda tersebut akhirnya disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara legislatif dan eksekutif. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan, persetujuan dua Raperda tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan regulasi daerah, khususnya terkait perlindungan lingkungan dan peningkatan sistem penanggulangan kebakaran. Menurutnya, setelah disetujui bersama, kedua Raperda tersebut selanjutnya akan diajukan untuk proses registrasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelum ditetapkan sebagai Peraturan Daerah. Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dan pemerintah daerah dalam menuntaskan pembahasan dua regulasi tersebut. Ia berharap regulasi yang telah disepakati dapat memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan keselamatan masyarakat. Usai rapat paripurna, pimpinan dan anggota DPRD bersama Bupati Sukabumi melakukan penanaman pohon di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Dicky
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan tingkat Kabupaten Sukabumi di Masjid Besar Al Jalil, Jalan Raya Surade, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mengukuhkan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah Pajampangan. Dalam kesempatan itu, H. Andreas menyampaikan apresiasi kepada para petani di wilayah Pajampangan yang dinilai memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kontribusi para petani telah membawa Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan dari Presiden terkait sektor ketahanan pangan. “Berkat kerja keras para petani di Pajampangan, Kabupaten Sukabumi mendapatkan penghargaan dari Presiden dalam bidang ketahanan pangan. Bahkan daerah ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat,” ujarnya. Selain itu, ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Pajampangan yang dinilai mampu menjaga kebersamaan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. “Saya merasa bahagia melihat masyarakat di sini yang sangat kompak,” katanya. Pada kesempatan tersebut, H. Andreas juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinannya bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Salah satu di antaranya pembangunan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Puskesmas Kalibunder yang lokasinya tidak jauh dari wilayah Surade. Ia menegaskan, masa kepemimpinannya masih cukup panjang sehingga berbagai program pembangunan akan terus diupayakan demi kemajuan Kabupaten Sukabumi. “Mungkin dalam satu tahun ini belum semua masyarakat merasa puas. Namun berikan kami waktu empat tahun ke depan untuk terus membangun Kabupaten Sukabumi agar lebih baik,” ungkapnya. Di akhir sambutannya, H. Andreas juga mengajak masyarakat untuk mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang tengah terdampak bencana pergerakan tanah. “Mari kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana agar diberikan kekuatan dan ketabahan,” ajaknya. Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menyampaikan, kegiatan Muhibah Ramadan telah dilaksanakan sebanyak delapan kali di berbagai wilayah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga menghadirkan berbagai program sosial bagi masyarakat. “Dalam kegiatan ini ada bantuan sosial, tausyiah, hingga bazar. Yang paling istimewa adalah pemberian hadiah umrah bagi warga yang beruntung sebagai bentuk perhatian dan kecintaan pimpinan daerah kepada masyarakat,” pungkasnya. Dicky
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Sukabumi memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan agar mampu menghasilkan keuntungan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Arahan tersebut disampaikan saat memimpin rapat bersama jajaran Perumda Tirta Bumi Wibawa dan PD Waluya Kota Sukabumi di Opproom Setda Kota Sukabumi, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan itu, wali kota menegaskan bahwa perusahaan daerah harus dikelola dengan pendekatan bisnis yang jelas. Selain menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat, BUMD juga dituntut mampu menciptakan nilai ekonomi bagi daerah melalui kinerja usaha yang sehat dan produktif. Untuk mencapai hal tersebut, Ayep mendorong penguatan manajemen perusahaan melalui penerapan konsep 5M, yakni Man, Management, Material, Machine, dan Money. Pendekatan tersebut dinilai penting agar seluruh sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat dikelola secara optimal. Ia juga menyoroti potensi aset yang dimiliki BUMD di Kota Sukabumi. Saat ini, aset Perumda Tirta Bumi Wibawa tercatat sekitar Rp83 miliar, sedangkan PD Waluya Kota Sukabumi sekitar Rp313 juta. Dengan potensi tersebut, wali kota berharap BUMD mampu mencetak keuntungan minimal 10 persen dari nilai aset yang dimiliki serta meningkatkan kinerja usaha secara berkelanjutan. Menurut Ayep, penguatan tata kelola, integritas, dan komitmen kerja menjadi faktor penting agar perusahaan daerah dapat tumbuh lebih kuat dan mampu mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Kota Sukabumi. Usep
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melakukan peninjauan langsung kesiapan ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi pejabat utama Polda Jabar, jajaran Polres Sukabumi, serta perwakilan pengelola tol. Peninjauan dimulai dari Exit Tol Parungkuda hingga Exit Tol Karang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Kapolda bahkan turun langsung menyusuri jalur tol dengan berjalan kaki untuk memastikan kesiapan infrastruktur yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pintu masuk jalur tol fungsional hingga titik akhir di Exit Karang Tengah. Menurutnya, ruas tol sepanjang sekitar 5,6 kilometer tersebut direncanakan difungsikan sementara untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas menuju Kota Sukabumi saat puncak arus mudik Lebaran tahun ini. “Ruas tol yang masih dalam proses pembangunan ini direncanakan akan difungsikan sementara saat arus mudik dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna membantu mengurai kemacetan menuju Kota Sukabumi,” ujar Kapolda, Senin (9/3/2026). Rencananya, jalur tol fungsional tersebut mulai digunakan pada 13 Maret 2026 dengan waktu operasional dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kehadiran jalur alternatif ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh pemudik sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan macet di jalur nasional menuju Sukabumi. Beberapa titik yang selama ini kerap mengalami kepadatan di antaranya kawasan Pasar Cibadak, Simpang Ratu Cibadak, pusat pertokoan Cibadak, serta wilayah Nagrak. Selain meninjau kesiapan jalur tol, kepolisian bersama instansi terkait juga menyiapkan sejumlah langkah pendukung, di antaranya penyempurnaan pengecoran jalan alternatif serta penyiapan beberapa titik area istirahat sementara bagi pengguna jalan. Kapolda juga mengimbau para pemudik yang nantinya melintas di jalur tersebut agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang. Dengan difungsikannya sementara ruas Tol Bocimi Seksi 3, diharapkan arus kendaraan menuju Sukabumi saat mudik Lebaran 2026 dapat lebih lancar serta mampu menekan potensi kemacetan di jalur utama. (Dicky)