SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Perangkat Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi (Apekkasi) masa bakti 2026–2029. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam musyawarah yang digelar di Saung Hegar Rizky, Selasa (5/5/2026). Usai proses pemilihan, Bupati Sukabumi H. Asep Japar langsung mengukuhkan jajaran pengurus Apekkasi dalam kesempatan yang sama. Momentum ini menjadi titik awal penguatan peran camat sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah. Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya Apekkasi sebagai ruang strategis bagi para camat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa berjalan optimal tanpa kekompakan seluruh elemen, terutama di tingkat kecamatan. “Apekkasi harus menjadi wadah untuk saling bertukar gagasan, memperkuat koordinasi, dan mendorong percepatan pembangunan di masing-masing wilayah,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa peran aparatur sipil negara tidak hanya sebatas administratif, tetapi harus berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. “Kita semua memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Itu yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Apekkasi terpilih, Ridwan Agus Mulyawan, menyatakan kesiapannya mengemban amanah serta memperkuat organisasi melalui program kerja yang adaptif dan kolaboratif. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah. “Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Mohon arahan dan dukungan agar Apekkasi bisa berkontribusi lebih dalam memajukan wilayah Kabupaten Sukabumi,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan massa dari organisasi Gerakan Reformasi Islam (GARIS) Sukabumi Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Sukabumi, Selasa (5/5/2026). Pendemo menuntut pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2015 tentang larangan minuman beralkohol. Aksi yang dimulai sejak pagi itu dipimpin oleh Ade Saepulloh. Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan penegakan hukum atas peredaran minuman keras yang dinilai masih marak di sejumlah titik di Kota Sukabumi. Dalam orasinya, Ade menegaskan bahwa persoalan utama bukan lagi pada keberadaan regulasi, melainkan lemahnya pengawasan dan konsistensi penegakan di lapangan. Menurutnya, Perda yang sudah berjalan lebih dari satu dekade seharusnya mampu menekan peredaran miras secara signifikan. “Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Regulasi sudah jelas, tinggal bagaimana implementasinya dilakukan secara konsisten,” tegasnya. Pantauan di lokasi menunjukkan massa aksi bergantian menyampaikan aspirasi, menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan akibat masih beredarnya minuman beralkohol. Mereka juga mendesak adanya langkah konkret dari pemerintah kota, mulai dari pengawasan distribusi hingga penindakan terhadap pelanggaran. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aparat dari Polres Sukabumi Kota diterjunkan dan berjaga di sejumlah titik strategis. Pengamanan dilakukan secara ketat namun tetap humanis guna memastikan jalannya aksi tetap tertib. Hingga siang hari, aksi berlangsung kondusif. Massa menyampaikan aspirasi tanpa insiden berarti, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi masih dapat dikendalikan. Aksi ini menjadi sinyal kuat dorongan publik agar pemerintah daerah tidak berhenti pada tataran regulasi, melainkan memastikan kebijakan berjalan efektif di lapangan demi menjaga ketertiban dan norma sosial di Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2026, Kamis (30/4/2026). Forum ini menjadi wadah merangkum berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan. Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Feri Sri Astrina, menyampaikan seluruh anggota dewan telah turun langsung ke wilayah masing-masing untuk menyerap aspirasi warga. Hasilnya kemudian dibahas dalam rapat paripurna sebagai bagian dari fungsi representasi DPRD. “Hasil reses tersebut akan dirumuskan dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD yang menjadi referensi penting dalam penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah, mulai dari RKPD, KUA-PPAS hingga APBD tahun berikutnya,” ujarnya. Ia menegaskan, paripurna ini juga menjadi jembatan komunikasi strategis antara masyarakat dan pemerintah daerah. Sejumlah isu krusial yang dihadapi warga, terutama terkait infrastruktur dan layanan dasar, disampaikan untuk segera ditindaklanjuti. “Fokus aspirasi masyarakat masih didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan UMKM, penanganan banjir, serta pengentasan kemiskinan,” terangnya. Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan seluruh hasil reses telah diterima dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia mengungkapkan, sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, sejalan dengan hasil reses dan musrenbang. Pemerintah Kota Sukabumi akan memfokuskan pembangunan tiga tahun ke depan pada perbaikan jalan, drainase, trotoar, penerangan, hingga pengelolaan sampah. Selain itu, penataan kawasan perkantoran juga menjadi bagian dari rencana strategis, termasuk peningkatan fasilitas gedung DPRD dan sarana pemerintahan lainnya agar lebih representatif. Ayep menambahkan, sinergi yang kuat antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci percepatan pembangunan, sekaligus memastikan program prioritas dapat terealisasi secara optimal dan tepat sasaran. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Seluruh jajaran RSUD Jampangkulon menggelar aksi bersih-bersih lingkungan rumah sakit, Senin (4/5/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta program Jawa Barat Berseka (Bersih, Sehat, dan Nyaman). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur rumah sakit, mulai dari pimpinan, tenaga medis dan paramedis, staf administrasi, hingga petugas kebersihan dan keamanan. Mereka bergotong royong membersihkan area pelayanan, ruang rawat inap, lorong, halaman, taman, saluran air, hingga titik pembuangan sampah. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman dan nyaman. “Kondisi lingkungan yang bersih dan tertata memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan sekaligus proses pemulihan pasien,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan merupakan kewajiban bersama seluruh elemen, bukan hanya petugas kebersihan. Selain itu, program Jabar Berseka dinilai menjadi pemicu untuk terus menjaga standar kebersihan yang tinggi sebagai cerminan kualitas pelayanan dan disiplin kerja di lingkungan rumah sakit. Aksi ini juga memperkuat kebersamaan antarpegawai. Suasana gotong royong yang terbangun dinilai mampu meningkatkan kekompakan di tengah aktivitas pelayanan yang padat. Usai kegiatan, lingkungan RSUD Jampangkulon tampak lebih bersih, rapi, dan terawat. Manajemen rumah sakit memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari budaya kerja, guna mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Sukabumi menjadi momentum penegasan arah pembangunan sumber daya manusia. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menekankan bahwa pendidikan unggul harus menjadi motor utama dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berdaya saing. Dalam kegiatan yang digelar di Halaman Setda Kota Sukabumi, Senin (4/5/2026), Ayep menegaskan bahwa kekuatan sebuah daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Menurutnya, pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter dan integritas. “Pendidikan harus menjadi mesin yang melahirkan generasi unggul, bukan hanya pintar, tapi juga berintegritas dan siap menghadapi tantangan,” tegasnya. Ia menyoroti pentingnya membangun sistem pendidikan yang mampu melahirkan individu tangguh, bermental kuat, serta berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dalam pandangannya, hanya generasi yang teruji melalui proses pendidikan berkualitas yang mampu bertahan dalam ketatnya kompetisi global. Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Sukabumi terus memperkuat dukungan pembiayaan pendidikan melalui berbagai sumber. Selain mengandalkan anggaran pemerintah pusat, provinsi, dan APBD, pemerintah juga mengoptimalkan peran filantropi seperti wakaf dan Baznas. Pemanfaatan dana tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Salah satu program yang didorong adalah pemberian beasiswa bagi siswa Sekolah Dasar melalui skema dana wakaf. Di sisi lain, perhatian terhadap pendidikan tinggi juga terus ditingkatkan. Pemerintah kota telah menyalurkan bantuan kepada 418 mahasiswa dengan total anggaran mencapai sekitar Rp1,37 miliar sebagai upaya menjaga kesinambungan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ia menyebut, pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama. “Pendidikan harus inklusif, adil, dan merata. Semua elemen harus bergerak bersama untuk mewujudkannya,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan berfokus pada pembinaan jenjang PAUD, SD, dan SMP, sementara program lain melibatkan perangkat daerah terkait. Saat ini, program beasiswa dari dana filantropi telah mulai disalurkan kepada 72 siswa SD dengan nominal Rp500 ribu per orang. Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemkot Sukabumi menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan, sekaligus mesin pencetak generasi unggul yang siap menghadapi masa depan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama seluruh anggota DPRD menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Sukabumi, Senin (4/5/2026). Budi menegaskan, MTQ merupakan momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai Alquran di tengah kehidupan masyarakat. Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan membaca Alquran, tetapi juga sarana membangun karakter dan memperkuat spiritualitas umat. “MTQ ini memiliki makna strategis, karena mampu mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan mengamalkan ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia menegaskan, nilai-nilai qurani harus menjadi landasan dalam pembangunan daerah, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (MUBAROKAH). Keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembinaan mental spiritual, kata dia, menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas. DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjut Budi, akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan nilai keagamaan dan budaya, termasuk MTQ yang dinilai mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar memberi dampak dalam membentuk generasi Qur’ani yang mampu menjadi pilar pembangunan daerah,” tambahnya. Ia juga mendorong agar pelaksanaan MTQ ke depan semakin inovatif dan berkelanjutan, sehingga mampu menjangkau lebih luas partisipasi masyarakat. Dengan semangat tersebut, DPRD optimistis MTQ akan terus menjadi bagian penting dalam membangun Sukabumi yang religius, berkarakter, dan penuh keberkahan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, berlangsung meriah dengan penyerahan hadiah turnamen sepakbola antar desa, Minggu (3/5/2026). Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, Dadang Hermawan, secara langsung menyerahkan trofi juara pertama kepada tim Desa Purwasedar yang sukses keluar sebagai kampiun usai menaklukkan Desa Sukajadi dengan skor 1-0. Turnamen ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT desa, yang diikuti puluhan tim. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan ribuan penonton memadati lapangan, menciptakan atmosfer kompetisi yang hangat dan penuh kebersamaan. Dalam sambutannya, Dadang Hermawan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai olahraga, khususnya sepakbola, mampu menjadi sarana efektif dalam mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan masyarakat. “Saya bangga melihat semangat sportivitas para pemain dan dukungan luar biasa dari masyarakat. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan tim. Selamat kepada Desa Purwasedar,” ujarnya. Ia menegaskan, kehadirannya merupakan bentuk komitmen wakil rakyat dalam mendukung kegiatan positif, terutama yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda dan pengembangan potensi olahraga di daerah. Perwakilan tim Desa Purwasedar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mereka menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil kerja sama seluruh tim dan dukungan masyarakat desa. Sementara itu, Pemerintah Desa Ujunggenteng berharap turnamen sepakbola ini dapat terus digelar setiap tahun sebagai ajang mempererat persatuan dan kebersamaan antar desa di wilayah Kecamatan Ciracap. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Sekolah SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi gemilang yang diraih para siswa dalam berbagai ajang kompetisi tingkat Kabupaten Sukabumi. Dalam ajang tersebut, SMAN 1 Surade berhasil meraih 9 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu, serta dinobatkan sebagai Juara Umum. Tak hanya itu, sejumlah siswa juga berhasil melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Prestasi membanggakan datang dari cabang olahraga atletik. Muhammad Fahmi Mubarok (atletik putra) dan Carissa Huaidah (atletik putri) tampil impresif dan berhasil mengamankan tiket ke tingkat provinsi. Selain di bidang olahraga, prestasi juga diraih dalam ajang PLS3N (Pekan Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat kabupaten. Dalam event tersebut SMAN 1 Surade meraih Juara 1 Kreativitas Musik Tradisional dan Juara 1 Menulis Cerita Pendek. Kedua kategori tersebut juga mengantarkan perwakilan sekolah ke tingkat provinsi. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan guru, serta peran orang tua dan seluruh warga sekolah,” ujar Hardika, Sabtu (2/5/2026). Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa SMAN 1 Surade tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan bakat dan minat siswa. Lebih lanjut, capaian sebagai juara umum dan keberhasilan melaju ke tingkat provinsi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Sekolah berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar para siswa dapat kembali berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Hardika juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. “Terima kasih kepada siswa, guru, dan masyarakat atas dukungannya. Semoga ini menjadi awal dari prestasi yang lebih besar di masa depan,” tutupnya. Seluruh warga SMAN 1 Surade berharap para perwakilan yang akan berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 dimanfaatkan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan kembali pentingnya pembangunan sektor pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan masyarakatnya. Dalam keterangannya, ia menilai bahwa penguatan pendidikan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, serta masyarakat luas agar tujuan menghadirkan pendidikan yang adil dan berkualitas dapat tercapai. “Pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Kita ingin memastikan tidak ada lagi kesenjangan akses, baik di perkotaan maupun di wilayah pelosok,” ungkapnya, 2 Mei 2026. Menurutnya, DPRD akan terus menjalankan fungsi strategisnya dalam memastikan kebijakan pendidikan berjalan optimal, termasuk dalam pengalokasian anggaran yang tepat sasaran, peningkatan kualitas guru, serta pengembangan fasilitas pendidikan yang memadai. Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada para guru yang selama ini berperan besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Nilai-nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada karakter dan kepribadian bangsa. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, DPRD Kabupaten Sukabumi berharap seluruh elemen masyarakat semakin solid dalam mendukung terciptanya sistem pendidikan yang merata, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMAN 1 Surade berlangsung penuh makna. Kepala sekolah, Hardika, S.Pd., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh warga sekolah dengan menegaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur pendidikan. Dalam sambutannya, Hardika mengutip semboyan pendidikan nasional warisan Ki Hajar Dewantara, “Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani,” sebagai pedoman utama dalam dunia pendidikan. Menurutnya, semboyan tersebut mengandung makna bahwa seorang pendidik harus mampu menjadi teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang. Nilai-nilai ini, kata dia, terus diterapkan oleh para guru di SMAN 1 Surade dalam membimbing siswa menjadi generasi yang berkarakter dan berdaya saing. “Selamat Hari Pendidikan Nasional. Terima kasih kepada seluruh guru dan siswa yang terus berinovasi dan tak lelah memberi inspirasi,” ujar Hardika, Sabtu (2/5/2026). Ia menambahkan, semangat inovasi dan kreativitas menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Menurutnya, baik guru maupun siswa memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan produktif. Peringatan Hardiknas tahun ini juga dimaknai sebagai momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan. Dengan berpegang pada nilai-nilai yang memanusiakan manusia, SMAN 1 Surade diharapkan terus melahirkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Melalui peringatan ini, semangat Hari Pendidikan Nasional diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi seluruh insan pendidikan, khususnya di lingkungan SMAN 1 Surade, demi kemajuan pendidikan Indonesia. (Dicky)