SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi terus berinovasi dalam mewujudkan pembinaan yang berdaya guna bagi warga binaan. ‎ ‎Terbaru, Lapas Sukabumi membentuk Koperasi Sosial “Merah Putih” sebagai wadah ekonomi produktif yang dikelola bersama oleh petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). ‎ ‎Kegiatan pembentukan koperasi ini berlangsung di aula Lapas dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dengan penuh semangat kebersamaan. ‎ ‎Dalam kesempatan itu, dibahas pula struktur kepengurusan, jenis usaha yang akan dijalankan, serta penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi sebagai landasan operasional. ‎ ‎Menurut Kalapas Budi Hardiono, koperasi sosial tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan yang menekankan kemandirian, gotong royong, dan tanggung jawab. ‎ ‎”Koperasi ini bukan hanya tempat usaha, tetapi juga ruang belajar untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan jiwa wirausaha,” ujarnya ‎ ‎Dengan semangat Merah Putih tambah dia, warga binaan dengan pribadi lebih baik dan produktif siap kembali ke masyarakat untuk kembali membaur dengan keluarga dan warga sekelilingnya. ‎ ‎Pembentukan Koperasi Sosial Merah Putih ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program Asta Cita Presiden dan visi Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat. ‎ ‎Selain menumbuhkan ekonomi sosial di lingkungan Lapas, koperasi ini juga diharapkan menjadi sarana bagi warga binaan untuk berkontribusi secara nyata selama masa pembinaan. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. ‎ ‎Semangat kolaborasi yang tumbuh dari inisiatif ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Sukabumi tidak hanya berorientasi pada pemasyarakatan, tetapi juga pada pemberdayaan dan kemandirian warga binaan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kota Sukabumi kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berkat kerja keras seluruh elemen masyarakat, kota ini berhasil menurunkan angka stunting dari 26,4 persen menjadi 19,2 persen, dan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp5,5 miliar dari pemerintah pusat. ‎ ‎Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, pada acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (12/11/2025). ‎ ‎Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras tenaga kesehatan, kader PKK, dan Posyandu yang selama ini aktif di lapangan. ‎ ‎“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kami akan terus berupaya menekan angka stunting agar bisa di bawah 14 persen pada 2029,” ujarnya. ‎ ‎Ayep menambahkan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Pemkot terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak serta edukasi gizi di tingkat keluarga agar pencegahan stunting berjalan berkelanjutan. ‎ ‎Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya sejak 2013, angka stunting nasional berhasil turun di bawah 20 persen. ‎ ‎“Tahun 2024, prevalensi stunting nasional mencapai 19 persen. Ini hasil nyata kerja sama pusat dan daerah,” katanya. ‎ ‎Kepala BKKBN, Wihaji, juga memberikan apresiasi kepada Kota Sukabumi yang dinilai konsisten dan menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain. Ia menegaskan bahwa penurunan stunting kini menjadi agenda strategis nasional dalam RPJMN 2025–2029. ‎ ‎Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya menjaga sinergi lintas sektor. ‎ ‎“Penurunan stunting tidak bisa dicapai oleh satu lembaga. Ini hasil gotong royong semua pihak yang peduli pada masa depan anak Indonesia,” ucapnya. ‎ ‎Keberhasilan Kota Sukabumi menekan angka stunting sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD menyepakati delapan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang akan menjadi prioritas pembahasan pada tahun 2026. ‎ ‎Kesepakatan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas di ruang sidang utama DPRD, Rabu (12/11/2025). ‎ ‎Rapat paripurna tersebut membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. ‎ ‎Selain itu juga disampaikan keputusan DPRD mengenai hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Raperda APBD 2026, serta penyampaian nota pengantar Bupati atas Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan, dan Penyelamatan Kebakaran serta Non Kebakaran. ‎ ‎Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa setiap peraturan daerah harus melalui proses perencanaan yang matang agar benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat. ‎ ‎“Tahapan perencanaan sangat penting agar perda yang dihasilkan menjadi instrumen hukum yang berkualitas, sesuai aspirasi, dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya. ‎ ‎Bupati menjelaskan, empat aspek utama menjadi dasar penyusunan Propemperda, yakni perintah peraturan perundang-undangan yang lebih otonom. ‎ ‎Lalu pelaksanaan kewenangan otonomi daerah, dukungan terhadap rencana pembangunan jangka panjang dan menengah daerah, serta pengakomodasian aspirasi masyarakat. ‎ ‎Pada tahun 2026, delapan Raperda akan menjadi fokus pembahasan, antara lain terkait pembentukan dan susunan perangkat daerah, penyertaan modal, perubahan APBD, irigasi, hingga perubahan status badan hukum PDAM Tirta Jaya menjadi Perseroda Tirta Jaya Mandiri. ‎ ‎“Dengan perencanaan yang terarah, setiap perda akan menjadi pijakan hukum yang kuat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sukabumi,” kata Bupati. ‎ ‎Selain itu, Bupati juga menyampaikan pendapat akhir terhadap Raperda tentang Pelestarian Pengetahuan Tradisional dalam Pelindungan Kawasan Sumber Air. ‎ ‎Menurutnya, perda ini penting untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air berbasis kearifan lokal masyarakat Sunda melalui konsep Patanjala. ‎ ‎“Melalui implementasi Patanjala, kita ingin mengembalikan nilai-nilai keseimbangan manusia dan alam agar sumber air tetap lestari untuk generasi berikutnya,” ungkapnya. ‎ ‎Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan nota pengantar Raperda tentang Pencegahan, Penanggulangan, dan Penyelamatan Kebakaran serta Non Kebakaran. ‎ ‎Regulasi ini disusun untuk memperkuat sistem mitigasi bencana kebakaran yang terpadu dan profesional. ‎ ‎“Pemkab Sukabumi berkomitmen memperkuat sistem keselamatan warga melalui upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang cepat, terkoordinasi, dan berbasis pelayanan publik,” tandasnya. ‎ ‎Rapat paripurna diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD terkait Propemperda Tahun 2026 sebagai landasan awal penyusunan perda yang berpihak pada kepentingan masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 245 mahasiswa dan mahasiswi dari Program Studi Akuntansi dan Ekonomi Manajemen resmi diwisuda oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pasim Sukabumi pada Rabu (12/11/2025). ‎ ‎Ketua Yayasan Pasim, Wati Purnaningrum, menyampaikan bahwa wisuda kali ini menjadi momentum penting menjelang perubahan status kampus menjadi Universitas Nasional Pasim Sukabumi pada tahun mendatang. ‎ ‎“Kami berharap para lulusan terus menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi integritas, dan membawa nama baik almamater di manapun berada,” ujarnya. ‎ ‎Wati juga menuturkan bahwa Pasim berkomitmen membantu lulusan mendapatkan peluang kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri melalui program Pasim Go Internasional. ‎ ‎“Kami memfasilitasi alumni untuk bekerja di Jepang, Jerman, dan kapal pesiar. Bahkan bulan ini Pasim telah memberangkatkan 14 siswa ke Malaysia dan delapan mahasiswa ke luar negeri,” ungkapnya. ‎ ‎Menurutnya, transformasi menuju universitas menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kerja sama industri, serta memperkuat peran Pasim dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global. ‎ ‎Dengan peningkatan mutu dosen, fasilitas, dan jejaring kemitraan yang terus diperluas, Pasim menargetkan menjadi perguruan tinggi yang melahirkan generasi muda Sukabumi yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, melakukan audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi di Gedung Kementerian PPPA, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025). ‎ ‎Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk membahas penguatan peran perempuan dalam ekonomi lokal, penyediaan ruang bermain anak yang layak, serta pelayanan terpadu bagi perempuan dan anak di Kota Sukabumi. ‎ ‎Dalam kesempatan itu, Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Dalduk KPB3A Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. ‎ ‎“Sukabumi tidak bisa dibangun oleh satu institusi saja. Kolaborasi dengan berbagai kementerian menjadi kunci percepatan pembangunan yang inklusif,” ujar Ayep Zaki. ‎ ‎Salah satu poin utama yang dibahas dalam audiensi adalah dukungan permodalan bagi pelaku usaha perempuan. ‎ ‎Wali Kota memaparkan capaian program Qordhul Hasan, inisiatif pembiayaan tanpa bunga milik Pemkot Sukabumi yang hingga November 2025 telah menjangkau 750 penerima manfaat. ‎ ‎“Ke depan, kami akan memperluas jangkauan Qordhul Hasan melalui kerja sama dengan PNM (Permodalan Nasional Madani). Ibu Menteri menyambut baik inisiatif ini dan siap membantu agar dampaknya makin luas,” jelasnya. ‎ ‎Ayep Zaki menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen memperkuat kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan anak. ‎ ‎“Kami terus berikhtiar mencari potensi kerja sama di berbagai bidang agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara merata,” tambahnya. ‎ ‎Selain itu, Wali Kota mengungkapkan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat jejaring antarlembaga. ‎ ‎“Besok kami juga akan bertemu dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna membahas dukungan infrastruktur yang menunjang keberlanjutan program sosial di daerah,” katanya. ‎ ‎Audiensi dengan Kementerian PPPA tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkot Sukabumi untuk memperluas kolaborasi dan menghadirkan inovasi kebijakan nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak di Kota Sukabumi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peristiwa kebakaran yang melanda rumah milik Hamid atau Wa’Jero di Kampung Cicariu, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/11/2025) dini hari, menjadi pengingat penting bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. ‎ ‎Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menegaskan perlunya menghidupkan kembali kegiatan siskamling (sistem keamanan lingkungan) sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai kejadian tak terduga, termasuk kebakaran. ‎ ‎“Kami mengimbau warga agar kembali mengaktifkan siskamling dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di malam hari,” ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran. ‎ ‎Menurut Bakang, sinergi antarwarga menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan. ‎ ‎“Dengan adanya ronda malam, warga bisa saling mengingatkan jika terjadi hal mencurigakan atau muncul tanda-tanda kebakaran. Ini bentuk gotong royong nyata dalam menjaga kampung kita,” tambahnya. ‎ ‎Diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.04 WIB di kamar depan rumah Wa’Jero yang saat itu dalam keadaan kosong. ‎ ‎Api berhasil dipadamkan setelah satu unit armada dari Pos XI Pemadam Kebakaran Surade tiba di lokasi dan melakukan pemadaman serta pendinginan selama sekitar 20 menit. ‎ ‎Komandan Pos XI Damkar Surade, Widi, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Bah Enur, yang mencium bau asap dan segera meminta bantuan warga. ‎ ‎“Laporan cepat warga sangat membantu petugas menekan api agar tidak meluas,” jelasnya. ‎ ‎Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bagian depan rumah mengalami kerusakan cukup parah. Pemerintah desa berharap warga dapat menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran untuk lebih sigap dan peduli terhadap keselamatan bersama. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM –  Ketua Umum Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI), Yudi Suyudi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, pembina, penasehat, serta peserta HUT KOWASI ke-15 yang telah bekerja keras demi suksesnya penyelenggaraan acara tersebut. ‎ ‎“Tanpa kerja keras, dedikasi, dan ide-ide kreatif rekan-rekan semua, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar seperti hari ini,” ujar Yudi dalam sambutannya pada acara yang digelar di Café Tepi Kali, Desa Pompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Yudi menegaskan, keberhasilan acara HUT ke-15 ini merupakan bukti nyata kekompakan dan kolaborasi seluruh anggota KOWASI. ‎ ‎“Berkat kerja sama yang solid, kita mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik dan penuh makna. Terima kasih karena telah mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Saya bangga memiliki rekan-rekan hebat seperti kalian,” ungkapnya. ‎ ‎Acara yang berlangsung lancar dan khidmat itu ditutup dengan pemberian piagam penghargaan oleh Ketua Umum Yudi Suyudi bersama Dewan Pembina KOWASI, H. Budi Widaya. ‎ ‎Wartawan dan media penerima penghargaan dalam dua kategori, yakni Wartawan Teraktif dan Media Aktif. ‎ ‎Selain penyerahan penghargaan, suasana keakraban juga tampak dalam rangkaian kegiatan yang diisi dengan temu media, bincang santai, serta refleksi perjalanan 15 tahun KOWASI. ‎ ‎Para anggota saling berbagi pengalaman dan ide untuk memperkuat peran jurnalis lokal dalam pembangunan daerah. ‎ ‎Momen kebersamaan tersebut semakin meneguhkan komitmen KOWASI untuk terus berkiprah secara profesional dan berintegritas. ‎ ‎Melalui semangat “Bersama Kita Bisa”, KOWASI bertekad menjadi wadah jurnalis yang solid, kritis, dan mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat Sukabumi. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota dan DPRD Kota Sukabumi mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Pembahasan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah untuk tahun depan. ‎ ‎Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Senin (10/11/2025), menjadi forum resmi penyampaian penjelasan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengenai rancangan APBD 2026. Menurutnya, penyusunan anggaran dilakukan sesuai ketentuan PP Nomor 12 Tahun 2019 dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi. ‎ ‎“Rancangan ini kami serahkan ke DPRD sejak 29 September lalu. Semuanya disusun berdasarkan kondisi ekonomi terkini dan kemampuan fiskal daerah,” ujar Ayep. ‎ ‎Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp1,175 triliun, belanja daerah Rp1,186 triliun, dan pembiayaan daerah Rp10,861 miliar. Angka itu menggambarkan komitmen Pemkot menjaga keseimbangan fiskal di tengah tantangan ekonomi nasional. ‎ ‎Ayep juga menyinggung adanya pengurangan dana sekitar Rp159 miliar dari pemerintah pusat. “Kami tidak tinggal diam. Bersama DPRD, kami akan ke Kementerian Keuangan untuk memperjuangkan agar pengurangan ini bisa dikoreksi,” ujarnya. ‎ ‎Ia menegaskan bahwa pos belanja utama seperti kebutuhan masyarakat, insentif pegawai, dan kegiatan sosial tetap dipertahankan. “Efisiensi kami lakukan pada operasional dan pembangunan fisik, agar program prioritas tetap berjalan,” tambahnya. ‎ ‎Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menyampaikan dukungan terhadap langkah Pemkot memperjuangkan hak fiskal daerah. ‎ ‎“Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dilakukan secara nasional, padahal Sukabumi memiliki kinerja keuangan terbaik. Serapan anggaran tinggi, pendapatan stabil. Ini justru layak diapresiasi,” katanya. ‎ ‎Pemkot dan DPRD bersepakat menjaga soliditas dalam pembahasan RAPBD 2026 agar setiap kebijakan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.NEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15, Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI) menggelar kegiatan temu media dan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu di Cafe Tepi Kali, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Secara simbolis, santunan diberikan oleh Kepala Bidang Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Kiki Avilian, bersama Hj. Ely, Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi, serta sejumlah pengurus lainnya. ‎ ‎Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Ketua Dewan Penasihat KOWASI H. Asep Saepudin, S.Ag, Dewan Pembina H. Budi Widaya, Sekjen Heri Setiawan, Bendahara Umum Dodi Surya Darma, serta puluhan jurnalis dari berbagai media. ‎ ‎Dalam sambutannya, Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-15 kali ini mengusung tema “Bersama Kita Bisa”. Menurutnya, meski digelar secara sederhana, kegiatan tersebut tetap bermakna karena mengedepankan kepedulian sosial terhadap masyarakat. ‎ ‎”Kami ingin HUT KOWASI ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarjurnalis, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah temu media agar para insan pers bisa saling mengenal dan memperkuat solidaritas,” ujar Yudi. ‎ ‎Ia menegaskan, KOWASI akan terus menjalin kerja sama dengan seluruh unsur pemerintahan dalam menyampaikan informasi yang positif dan membangun bagi masyarakat Sukabumi. ‎ ‎Sementara itu, perwakilan Diskominfo Kabupaten Sukabumi, Kiki Avilian, dalam sambutannya mewakili Bupati Sukabumi H. Asep Japar, menyampaikan apresiasi atas kiprah KOWASI yang telah menjadi mitra pemerintah dalam penyebaran informasi pembangunan daerah. ‎ ‎“Kerja sama antara Pemkab Sukabumi dan KOWASI sudah terjalin lama. Kami berharap sinergi ini terus ditingkatkan agar informasi pembangunan dapat tersampaikan secara luas dan objektif kepada masyarakat,” ungkapnya. ‎ ‎Ketua Dewan Penasihat KOWASI, H. Asep Saepudin, S.Ag, menambahkan bahwa pihaknya akan selalu mendukung langkah dan program KOWASI yang berorientasi pada kepentingan publik. ‎ ‎”Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga KOWASI semakin solid dan terus berkontribusi dalam membantu pemerintah serta masyarakat melalui karya jurnalistik yang mencerahkan,” ujarnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI) menandai perjalanan ke-15 tahun kiprahnya dengan menggelar perayaan HUT ke-XV di Cafe Tepi Kali Kompa Parungkuda, Senin besok. ‎ ‎Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi berharap acara yang telah dirancang jauh-jauh hari berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tema tahun ini “Bersama Kita Bisa”. ‎ ‎”Acara ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Kita berharap semua berjalan lancar. InsyaAllah, acara akan dihadiri para anggota, pengurus, serta mitra dari berbagai instansi,” ujarnya, Minggu (9/11/2025). ‎ ‎Yudi mengajak segenap peserta yang merupakan utusan dari berbagai media untuk bisa menghadiri rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh jajaran panitia dengan jadwal terlampir. ‎ ‎Dia menyampaikan permohonan maaf, jika perayaan kali ini panitia tidak menyediakan atribut berupa kostum bernuansa kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya. ‎ ‎”Kami membebaskan bagi peserta untuk mengenakan kaos atau atribut media masing-masing atau menggunakan kaos putih agar hubungan emosional makin terasa dan ke depan lebih kompak lagi,” ujarnya. ‎ ‎Masih kata Yudi, acara akan diawali dengan penerimaan kedatangan para anggota yang disambut dengan kopi santai dan hiburan musik. ‎ ‎Setelah itu, acara resmi dimulai dengan pemutaran video ucapan HUT KOWASI ke-15 yang dipandu oleh Dody Suryadarma, dilanjutkan dengan seremoni pembukaan. ‎ ‎”Rangkaian pembukaan diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars KOWASI lama, serta Mars KOWASI versi terbaru,”kata dia. ‎ ‎Selanjutnya dilaksanakan sesi sambutan dari pengurus dan tamu undangan, kemudian penyerahan santunan bagi anak yatim-piatu dari Desa Pompa, Kecamatan Parungkuda, sebagai bentuk kepedulian sosial. ‎ ‎Usai istirahat dan santap siang, acara memasuki puncak peringatan HUT ke-15 KOWASI yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh jajaran pengurus dan dewan pembina. ‎ ‎Momen ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi jurnalis tertua di Sukabumi tersebut. ‎ ‎Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman penerima KOWASI Awards 2025, sebagai bentuk penghargaan terhadap insan pers dan mitra yang dinilai berkontribusi dalam penguatan ekosistem informasi di wilayah Sukabumi. ‎ ‎Kemeriahan acara semakin terasa dengan hiburan musik dan interaksi hangat antarsesama anggota. ‎ ‎Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan refleksi atas perjalanan panjang KOWASI dalam mengawal kebebasan pers serta membangun sinergi positif dengan berbagai pihak. ‎ ‎Acara ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya peringatan HUT ke-15 KOWASI dengan harapan agar organisasi ini semakin solid, profesional, dan terus berinovasi dalam dunia jurnalistik di masa mendatang. (Dicky)