SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama TNI dan Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama malam pergantian Tahun Baru 2026. Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas didampingi Kapolres Sukabumi AKBP Samian serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam meninjau langsung kesiapsiagaan pengamanan di sejumlah titik keramaian, Rabu malam (31/12/2025). Sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas warga, seperti kawasan Alun-alun Gadobangkong dan Palabuhanratu, menjadi fokus pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta kepadatan massa. Wabup Sukabumi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur pengamanan menjadi kunci agar perayaan tahun baru berlangsung tertib dan tanpa insiden. Ia juga mengajak masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara bijak, tidak berlebihan, serta tetap mengedepankan kepedulian sosial terhadap warga yang tengah terdampak bencana. Kapolres Sukabumi AKBP Samian menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pengawasan ketat di titik-titik rawan, termasuk pengendalian aktivitas kembang api dan arus keramaian. “Kami mengerahkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan malam tahun baru berjalan aman, terkendali, dan kondusif,” ujarnya. Sebelum pelaksanaan patroli lapangan, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi mengikuti video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Pos Pengamanan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, sebagai bagian dari koordinasi pengamanan nasional malam pergantian tahun. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Forkopimcam Surade menggelar Apel Siaga Gabungan di halaman Kantor Kecamatan Surade, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Camat Surade Unang Suryana sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kesiapsiagaan aparatur di tingkat kecamatan, khususnya dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas dan potensi bencana alam. Camat Unang menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun secara sederhana dan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. “Masyarakat kami imbau menjaga ketertiban lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir maupun longsor,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, Forkopimcam juga mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor 186/PT.10.11.02/SATPOL PP, yang menekankan larangan penggunaan kembang api secara berlebihan, pengendalian aktivitas masyarakat, serta peningkatan kewaspadaan dini. Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra menyampaikan, aparat keamanan telah menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan memetakan titik-titik rawan keramaian. “Pengamanan difokuskan pada pengaturan lalu lintas, pencegahan kriminalitas, serta antisipasi pesta miras, tawuran, dan penggunaan petasan,” ujarnya. Personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP disiagakan di sejumlah lokasi strategis hingga memasuki awal tahun 2026 guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan terkendali. Apel siaga diikuti unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, Puskesmas, pengawas wisata Pantai Minajaya, organisasi kepemudaan, Pramuka, serta RAPI Wilayah Surade. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan Kecamatan Surade menjelang Tahun Baru 2026. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan sekaligus penguatan pengamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Rabu (31/12/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi beserta jajaran pejabat manajerial. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan pemasyarakatan dan sistem pengamanan berjalan optimal. Di mana pada momentum pergantian tahun yang nanti malam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam arahannya, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan komitmen jajaran Lapas Sukabumi dalam memberikan pelayanan prima kepada warga binaan serta memperkuat fungsi pengamanan. Ia menilai pelaksanaan apel siaga jelang Tahun Baru 2026 sebagai langkah preventif yang tepat dalam memitigasi potensi gangguan kamtib. “Kesiapan pengamanan menjelang tahun baru merupakan hal yang krusial. Langkah-langkah preventif yang dilakukan Lapas Sukabumi patut diapresiasi untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. Dalam rangkaian kunjungan, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi meninjau langsung sejumlah program pembinaan kemandirian warga binaan. Rombongan meninjau peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, pembuatan keset, layanan laundry Labumi Berseka, serta melakukan peninjauan ke blok hunian warga binaan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi mengerahkan pengamanan maksimal melalui Apel Siaga dan inspeksi mendadak kamar hunian bersama TNI dan Polri, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dan diikuti pejabat manajerial, seluruh pegawai, serta peserta magang. Dilakukan penyematan pita merah putih kepada perwakilan petugas menjadi simbol kesiapan dan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol. Drs. Mashudi terkait larangan keras segala bentuk perayaan malam Tahun Baru di lingkungan Lapas. “Seluruh kegiatan diarahkan pada doa bersama. Pegawai yang menjalani cuti diminta tetap berada di wilayah Sukabumi demi menjaga kesiapsiagaan personel,” ujarnya. Selain penguatan pengamanan, Kalapas juga memaparkan capaian kinerja Lapas Sukabumi sepanjang Tahun Anggaran 2025. Di mana Lapas Sukabumi berhasil meraih tiga penghargaan tingkat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat atas tata kelola anggaran yang akuntabel serta penguatan fungsi kehumasan. Usai apel, dilakukan sidak kamar hunian dipimpin langsung Kalapas bersama jajaran KPLP dan Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta melibatkan personel gabungan TNI Koramil 0607-07 Warudoyong dan Polri Polsek Warudoyong. Sidak difokuskan pada pemberantasan handphone ilegal, narkoba, pungutan liar, dan berbagai modus penipuan. Kalapas menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Poin 6 dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni pemberantasan narkoba dan penipuan di dalam Lapas dan Rutan melalui penguatan pengawasan, penegakan disiplin, serta sinergi dengan aparat penegak hukum. Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Langkah ini menjadi penegasan komitmen Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas menyongsong Tahun Baru 2026. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemenuhan kebutuhan material konstruksi di wilayah Pajampangan dan sekitarnya kini semakin mudah dengan hadirnya Toko Besi Mekar Baja Prioritas. Toko besi yang beralamat di Jalan Raya Nasional Kampung Gunung Batu, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi tersebut resmi dibuka melalui acara syukuran pada Rabu (31/12/2025). Acara launching dihadiri Kapolsek Surade Iptu Ade, tokoh agama yang sekaligus memandu kegiatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga sekitar. Kehadiran toko ini disambut positif karena dinilai mampu menjawab kebutuhan material bangunan secara cepat dan terjangkau. Pemilik Toko Besi Mekar Baja Prioritas, Rahmat, mengatakan bahwa meningkatnya aktivitas pembangunan membuat kebutuhan besi dan material konstruksi terus bertambah, baik untuk proyek skala kecil maupun besar. “Besi saat ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk proyek pembangunan yang memerlukan stok material konsisten dengan kualitas terjamin. Kami hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” ujarnya. Lokasi toko yang strategis dan mudah dijangkau menjadi nilai tambah. Hal ini turut disampaikan Ade Bima, kakak dari pemilik toko, yang menilai keberadaan toko besi terdekat mampu menekan waktu dan biaya distribusi material. “Pelanggan tidak perlu menunggu lama atau mengeluarkan biaya besar untuk pengiriman. Ini membuat pekerjaan pembangunan bisa berjalan lebih efisien, khususnya di wilayah Pajampangan,” katanya. Toko Besi Mekar Baja Prioritas menyediakan beragam produk, mulai dari besi beton, besi hollow, besi CNP, hingga baja ringan. Seluruh material tersedia dalam berbagai ukuran dan jumlah, sehingga memudahkan pelanggan memenuhi kebutuhan dalam satu tempat. Salah satu produk unggulan yang banyak diminati adalah besi hollow, yang dikenal ringan namun kuat serta tahan terhadap karat. Material ini banyak digunakan untuk rangka plafon, pagar, dan kanopi, sehingga cocok untuk konstruksi jangka panjang. Selain menyediakan stok material dalam jumlah besar, toko ini juga menawarkan harga kompetitif dengan kualitas sesuai standar industri. Ade Bima menambahkan, pihaknya juga memberikan layanan konsultasi untuk membantu pelanggan memilih material yang tepat sesuai kebutuhan konstruksi. “Tidak semua pelanggan memahami jenis dan fungsi besi. Karena itu, kami siap memberikan edukasi agar material yang digunakan benar-benar sesuai,” jelasnya. Dengan dukungan distributor dan ketersediaan stok yang stabil, Toko Besi Mekar Baja Prioritas diharapkan menjadi mitra strategis bagi kontraktor, pemilik proyek, maupun masyarakat dalam mewujudkan konstruksi yang kuat, aman, dan efisien. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAN 1 Surade. Tiga siswanya dipastikan lolos dan berhak memperkuat Kabupaten Sukabumi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (PORPROV) 2026, setelah sukses melewati Babak Kualifikasi (BK) PORPROV Atletik. Sebelumnya, empat siswa SMAN 1 Surade mendapat panggilan resmi dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sukabumi untuk mengikuti BK PORPROV Atletik Jawa Barat yang digelar di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, pada 4–6 Desember 2025. Mereka adalah Muhamad Fahmi Mubarok kelas XI-F6, Dirli Nugraha kelas XI-F7, Muhamad Dafa Sahreza kelas XI-F4, serta Carissa Huwaidah kelas X-E12. Berdasarkan hasil pertandingan, tiga atlet dinyatakan lolos ke PORPROV Jawa Barat 2026. Carissa Huwaidah tampil di nomor tolak peluru putri dan berhasil meraih peringkat ketiga BK PORPROV. Muhamad Fahmi Mubarok lolos di nomor lari cepat 100 meter serta estafet 4×100 meter, sementara Dirli Nugraha memastikan tiket PORPROV di nomor lempar lembing. Selama mengikuti BK PORPROV, para atlet memperoleh dukungan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Fasilitas dan akomodasi yang didapatkan berupa transportasi pulang-pergi Sukabumi–Bandung, akomodasi hotel, konsumsi, uang saku, serta perlengkapan pakaian latihan dan pertandingan. Pihak sekolah menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil pembinaan berkelanjutan, kolaborasi dengan pelatih, serta dukungan orang tua dan pemerintah daerah dalam mendorong prestasi olahraga pelajar di tingkat provinsi. Perlu dicatat, prestasi hebat yang dicapai tidak terlepas dari kontribusi dua tokoh kunci yang terus memotivasi anak didiknya hingga mampu mengharumkan nama sekolah Kepala Sekolah SMAN 1 Surade Hardika dan guru kesiswaan Sugeng Nuryanto. (Dicky)
BANDUNG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menorehkan prestasi membanggakan pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Evaluasi Kinerja di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Dalam ajang yang berlangsung, Selasa (30/12/2025) tersebut, Lapas Sukabumi berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus. Tiga kategori penghargaan yang diraih yakni Juara I Pencapaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun Anggaran 2025, Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Teratraktif, serta Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Terstar Aksi. Capaian ini merupakan fakta tak terbantahkan Lapas Sukabumi menjalankan manajemen bpengelolaan anggaran secara akuntabel serta inovasi kehumasan yang berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Ida Asep Somara. Selain itu turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan, dan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Kusnali, serta diikuti seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi dipercaya memaparkan capaian kinerja sebagai perwakilan Lapas. Paparan menyoroti berbagai inovasi layanan, penguatan tata kelola, serta strategi peningkatan kinerja sepanjang Tahun 2025. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis di tahun 2026,” ujarnya. Prestasi Lapas Sukabumi pada 2025 semakin lengkap dengan diraihnya Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Pencapaian ini mempertegas komitmen Lapas Sukabumi dalam mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dugaan penyimpangan dalam proses pencairan kredit di BRI Unit Ciracap mencuat setelah seorang nasabah bernama Wandi mengaku mengalami kerugian signifikan dari pinjaman modal sebesar Rp150 juta yang dicairkan pada 20 Januari 2022. Fakta awal yang menjadi sorotan adalah tidak diterimanya dana pinjaman secara utuh oleh kreditur. Dari total Rp150 juta yang disetujui, Wandi hanya menerima Rp120 juta dari teller BRI. Sisa Rp30 juta tidak diterima langsung dari bank, melainkan belakangan diklaim telah “dialokasikan” oleh pihak lain di luar mekanisme perbankan. Uang Rp120 juta tersebut kemudian diserahkan Wandi kepada Alpa, warga Kecamatan Ciracap, berdasarkan kesepakatan pembelian satu unit mobil Daihatsu Terios seharga Rp125 juta. Transaksi ini dilakukan segera setelah pencairan dana, menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan penggunaan kredit oleh pihak bank. Keanehan berikutnya muncul saat Wandi menagih sisa dana Rp30 juta. Ia justru diarahkan untuk menemui Alpa, bukan pihak BRI. Dalam pertemuan tersebut, Alpa menyebut dana itu telah dipotong untuk berbagai keperluan, mulai dari tabungan, kekurangan pembayaran mobil, hingga biaya pengurusan surat kuasa jaminan sertifikat yang disebut melibatkan oknum karyawan bank. Lebih janggal lagi, BPKB kendaraan tidak pernah diserahkan kepada Wandi dan hanya diperlihatkan dengan alasan dijadikan jaminan pinjaman ke BRI. Padahal, kendaraan tersebut diklaim sebagai objek jual beli antara Wandi dan Alpa. Masalah berlanjut ketika mobil yang baru digunakan sekitar satu bulan mengalami kerusakan berat dan dikembalikan kepada Alpa. Janji penggantian kendaraan berupa truk engkel dalam waktu dua minggu pun tidak pernah terealisasi hingga berbulan-bulan. Situasi ini disebut diketahui oleh Rokki selaku mantri BRI dan Agung. Dalam tekanan, Wandi akhirnya menyepakati pengembalian dana Rp77,5 juta oleh Alpa dalam waktu satu bulan. Namun hingga kini, janji tersebut tak kunjung dipenuhi. Saat dikonfirmasi, Rokki menyatakan bahwa urusan kendaraan sepenuhnya merupakan masalah antara Wandi dan Alpa. “Kami hanya memastikan kredit digunakan untuk usaha,” kata dia, Selasa, 30 Desember 2025. Namun pernyataan ini justru memunculkan pertanyaan baru, mengingat pencairan dana tidak diterima utuh oleh nasabah dan sebagian dana justru beredar di luar kontrol bank. Rokki bahkan menyebut kemungkinan kekurangan uang saat pencairan sebagai alasan tidak diterimanya dana penuh oleh Wandi, sebuah pernyataan yang bertentangan dengan prosedur perbankan formal. Sementara itu, Agung mengaku hanya memfasilitasi penyelesaian masalah melalui surat perjanjian antara Wandi dan Alpa. Terkait regulasi pencairan kredit, ia menyatakan akan mengonfirmasi lebih lanjut. Di sisi lain, Alpa berdalih hanya sebagai perantara dan menyebut pihak bank mengetahui transaksi kendaraan tersebut. Ia juga membantah menerima sisa dana Rp30 juta, dengan alasan pihak BRI turut hadir saat itu. Kasus ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan prosedur pencairan kredit, lemahnya pengawasan internal, serta potensi keterlibatan oknum. Wandi memastikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum guna mengungkap tanggung jawab pihak-pihak terkait dan menuntut pemulihan kerugian yang dialaminya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi secara resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Sukabumi, Senin (29/12/2025). Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan, pengesahan Perda tersebut menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya terkait penanganan kawasan permukiman kumuh di wilayah perkotaan. Menurut Ayep, persoalan permukiman kumuh tidak hanya berkaitan dengan kelayakan hunian, tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan hidup yang berpengaruh terhadap kesehatan dan keberlanjutan kota. Ia mengapresiasi sinergi antara eksekutif dan legislatif yang telah menyepakati dan menetapkan Perda tersebut. Sebagai pelaksana kebijakan, Pemerintah Kota Sukabumi siap menjalankan seluruh ketentuan yang tertuang dalam Perda. “Perda Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh direncanakan mulai diimplementasikan pada tahun 2026,” ujarnya. Ayep menambahkan, kolaborasi yang solid antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menyampaikan, Raperda Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh sebelumnya telah diusulkan oleh Komisi II sejak tahun lalu, namun baru dapat diselesaikan setelah kajian akademiknya dinyatakan lengkap. “Karena dinilai penting dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat, DPRD bersama pemerintah daerah sepakat mempercepat pengesahannya,” kata Wawan. Ia menambahkan, pada tahun 2025 DPRD Kota Sukabumi membahas sebanyak 14 Raperda yang terdiri dari tiga usulan eksekutif dan 11 usulan legislatif, seluruhnya telah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah sebagai bagian dari upaya efektivitas dan efisiensi kebijakan daerah. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Manajemen Hotel Augusta di Jalan Raya Cikukulu Desa Cisande Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, patut menjadi contoh bagi dunia usaha lain khususnya di bidang perhotelan. Selain mencari kehidupan lewat usaha tapi tidak melupakan sisi kehidupan akhirat. Mananajer hotel Augusta, H. Asep Suparwan, mengatakan harus ada keseimbangan antara urusan duniawi maupun ukhrawi. “Dunia penting tapi akhirat juga jauh lebih penting,” kata Asep, lewat aplikasi perpesanan Whatsapp,” usai mengikuti acara pengajian rutin mingguan, di Masjid Al-Istiqamah kompleks Hotel Augusta, Ahad (28/12/2025). Salah satu agenda penting yang nyaris tak terungkap ke publik, manajemen Hotel Augusta sudah sejak 15 tahun lalu mengadakan pengajian ba’da Subuh. “Sejak 15 tahun yang lalu, kami dari manajemen mewajibkan pada semua pegawai untuk mengikuti pengajian yang diadakan setiap hari Ahad ba’da Subuh,” ujarnya. Menariknya pengajian juga diikuti oleh masyarakat sekitar Hotel Augusta. Mereka dengan khidmat menyimak tautsiah yang disampaikan oleh para ustadz yang rutin mengisi acara. “Alhamdulillah, bukan hanya pegawai namun masyarakat sekitar juga antusias mengikuti acara kegiatan pengajian,” kata H. Asep. Dia menambahkan, jamaah banyak mendapatkan ilmu dan pengetahuan agama yang membuat hati tenang, sejuk dan optimistis menatap masa depan yang sesuai dengan kaidah agama Islam yang rahmatan lil aalamin, tambahnya. Asep juga mengajak ikhwan dan akhwat yang ingin memperdalam ilmu agama dan membedah kedalaman agama Islam untuk mengikuti kegiatan spiritual keagamaan ini. “Hidup di dunia ini hanya sesaat. Kehidupan kekal itu nanti di akhirat. Carilah dunia seperti akan hidup selamanya dan carilah kehidupan akhirat seperti akan mati besok,” pungkasnya. (Usep)