SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat sinergitas antarinstansi terus dilakukan. Kali ini, AKBP Ardian Satrio Utomo melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Lapas Kelas IIB Sukabumi, didampingi Wakapolres Kompol Fajri Anbiyaa beserta jajaran, Senin (19/1/2026). ‎ ‎Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara Polres Sukabumi Kota dan Lapas Sukabumi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan masyarakat maupun pemasyarakatan. ‎ ‎Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan kerja sama lintas sektor serta dukungan Polres terhadap program keamanan dan pembinaan warga binaan. ‎ ‎Kapolres bersama rombongan juga meninjau langsung berbagai unit pembinaan kemandirian, mulai dari produksi bakso, pembuatan keset, Laundry BERSEKA, hingga program ketahanan pangan di area branggang lapas yang mencakup hidroponik pakcoy, stroberi, ayam petelur, dan budidaya ikan lele. Peninjauan turut dilakukan ke blok hunian warga binaan. ‎ ‎Kapolres Sukabumi Kota memberikan apresiasi atas inovasi pembinaan yang dinilai produktif dan berdampak ekonomi. Produk keset dan bakso dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan UMKM, sekaligus bekal kemandirian bagi warga binaan. ‎ ‎“Kami melihat pembinaan di Lapas Sukabumi berjalan sangat positif. Pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan serta hasil karya warga binaan adalah potensi besar yang patut didukung. Polres Sukabumi Kota siap bersinergi demi terciptanya lapas yang aman, kondusif, dan produktif,” tegas Kapolres. ‎ ‎Sementara itu, Kalapas Sukabumi Budi Hardiono menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan Polres Sukabumi Kota sangat penting dalam menunjang tugas pemasyarakatan serta keberlanjutan program pembinaan dan ketahanan pangan di Lapas Kelas IIB Sukabumi. ‎ ‎Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kuat kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Kelas IIB Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menyiapkan langkah strategis pengembangan objek wisata serta penguatan produk cemilan khas Jampang sebagai penggerak ekonomi desa. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyebutkan dua destinasi utama yang akan dikembangkan, yakni Situ Habibi dan Pantai Mandalaratu. Kedua lokasi tersebut akan ditingkatkan melalui pembangunan sarana dan prasarana pendukung. “Kami memiliki banyak potensi wisata. Ke depan, pengembangan dilakukan secara bertahap agar daya tariknya semakin kuat,” ujar Bakang, Senin (19/1/2026). Selain itu, Pemdes Cipeundeuy merencanakan pembangunan kawasan wisata Kampung Nelayan Maju Mandalaratu atau Kalaju yang berlokasi di sekitar Situ Habibi. Kawasan ini dirancang mencakup bumi perkemahan, wisata agro, area perkebunan kelapa, serta hamparan sawah tematik. Pada sektor ekonomi kreatif, Pemdes akan berkolaborasi dengan IKM dan UMKM setempat sebagai pemasok bahan baku cemilan khas Jampang, khususnya opak. Sinergi ini ditargetkan memperkuat rantai nilai lokal dan membuka peluang usaha baru bagi warga. Bakang berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam percepatan peningkatan infrastruktur akses menuju lokasi wisata. “Akses yang baik akan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) RW 02 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong sarat inovasi dan transparansi. Dana yang digelontorkan sebesar Rp25 juta tanpa ada pemotongan sepeserpun. ‎ ‎Hal itu tampak dari hasil pekerjaan hotmix jalan lingkungan di RT 02, 03 dan 04 yang dinilai melampaui target yang ditetapkan sebelumnya. Demikian disampaikan Ketua RW 02 Indra Gustam saat diwawancarai wartawan, Minggu (18/1/2026). ‎ ‎”Alhamdulillah, berkat kekompakan warga di lingkungan kami hasil pekerjaan dari Program P2RW bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meskipun ada kekurangan P2RW semata-mata disebabkan faktor alam,” kata Indra. ‎ ‎Lebih jauh dia menjelaskan, volume pekerjaan sesuai hasil rembug warga adalah 250 meter. Namun realisasi di lapangan jauh lebih panjang yakni mencapai 500 meter. ‎ ‎”Tentu ini merupakan pencapaian yang menggembirakan. Swadaya masyarakat pun tidak kecil. Warga bahu membahu mensukseskan program pemerintah yang dinakhodai Wali Kota Ayep Zaki dan wakilnya Bobby Maulana,” terang dia. ‎ ‎Selain itu ada yang turun tangan membantu pekerjaan dan ada pula yang menyiapkan konsumsi. Berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing,” tambahnya. ‎ ‎Dia juga menepis rumor yang berkembang jika pekerjaan dilakukan secara serampangan. Alasan dia karena program ini menekankan pemberdayaan partisipatif dari warga oleh warga dan untuk warga. ‎ ‎”Semua tahapan sudah sesuai prosedur  dengan mengakomodir semua aspirasi warga tanpa terkecuali. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari,” tandasnya. ‎ ‎Di akhir pernyataannya di mengapresiasi semua pihak baik Pemkot Sukabumi dan jajaran di bawahnya juga warga masyarakat yang antusias mendukung dan mendorong program ini. ‎ ‎”Pertama kami mengucapkan terima kasih kepada pak wali kota, yang tetap berkomitmen untuk membangun sarana infrastruktur berbasis RW. Dengan program ini warga sangat terbantu untuk menunjang produktivitas,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar menegaskan bahwa kemakmuran masjid memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia. ‎ ‎Hal itu disampaikan saat menghadiri Milad ke-8 Masjid Baiturrahman yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Baiturrahman, di Kampung Cibogo, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Minggu (18/1/2026). ‎ ‎Dia menyatakan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menjalankan ritual ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, sosial, dan kemasyarakatan. ‎ ‎”Masjid harus terus menjadi ruang dakwah, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” kata bupati. ‎ ‎Lebih dari itu dia juga mengapresiasi dimulainya pembangunan Pustu Baiturrahman sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan warga. ‎ ‎”Saya berharap fasilitas tersebut dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang sehat dan sejahtera,” ujarnya. ‎ ‎Semangat gotong royong panitia, pengurus masjid, dan masyarakat dalam pembangunan Pustu kata dia, menjadi contoh sinergi positif antara masyarakat dan pemerintah. ‎ ‎Sementara itu, Ketua Panitia Milad Masjid Baiturrahman, Rudi Suharya, menyampaikan rangkaian kegiatan milad meliputi santunan anak yatim dan lansia, pengobatan gratis bagi sekitar 500 warga, pemberdayaan UMKM, pelayanan perizinan UMKM gratis, hingga peletakan batu pertama Pustu Baiturrahman. ‎ ‎Rudi menambahkan, setelah rampung dibangun, Pustu Baiturrahman akan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk mendukung program satu desa satu dokter. ‎ ‎Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Gegerbitung, yakni Dapur MBG Mubarokah dan SPPG Karang Jaya, atas kontribusi kemitraan dengan UMKM lokal. ‎Selain itu, turut dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada 20 anak yatim dan lansia, serta penyerahan Nomor Induk Berusaha dan sertifikat halal kepada pelaku UMKM. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, meminta agar penempatan tenaga kerja di luar negeri harus menggunakan jalur legal. Agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. ‎ ‎Hal itu disampaikan dia saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor ke SMK PASIM Sukabumi Go Global, Sabtu (17/1/2026). ‎ ‎”Penempatan tenaga kerja harus melalui jalur resmi, berbasis pelatihan, serta mendapat pendampingan dari pemerintah daerah,” kata Ayep Zaki. ‎ ‎Kondisi Kota Sukabumi menuntut adanya terobosan kebijakan ketenagakerjaan yang membuka akses kerja lintas daerah hingga luar negeri, tambahnya. ‎ ‎Dia menambahkan, persoalan pengangguran tidak bisa diselesaikan dengan cara konvensional semata tetapi harus mengedepankan sinergitas antara semua pemangku kepentingan. ‎ ‎”Diperlukan penguatan kerja regional serta penempatan kerja migran yang terstruktur, legal, dan terlindungi sebagai solusi nyata bagi daerah dengan keterbatasan lapangan kerja industri,” ujarnya. ‎ ‎Ia menegaskan, pengangguran merupakan persoalan sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. ‎ ‎Oleh karena itu, Pemkot Sukabumi menjadikannya sebagai salah satu prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). ‎ ‎Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki juga mengapresiasi peran PASIM yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi, pelatihan kerja, dan penempatan tenaga kerja. ‎ ‎“Program-program PASIM, termasuk pengembangan Migrant Center, sejalan dengan kebutuhan daerah. Pemerintah Kota Sukabumi mendukung penuh upaya ini untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja,” ujarnya. ‎ ‎Kunjungan kerja Wamenaker tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Nasional PASIM dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, peresmian PASIM Training Center, serta penguatan Migrant Center sebagai pusat pelatihan dan persiapan tenaga kerja. ‎ ‎Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Cris Kuntandi, Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Abdullah Qiqi Asmara. ‎ ‎Turut membersamai Pembina Yayasan PASIM Rinalwan Buchori, Ketua Yayasan PASIM Sukabumi Wati Purnaningrum, serta Rektor Universitas Nasional PASIM Armai Arief. ‎ ‎Yayasan PASIM memaparkan bahwa program penempatan tenaga kerja yang dijalankan telah menjangkau Jepang, Jerman, sejumlah negara Eropa, Turki, hingga Timur Tengah, dengan fokus pada kesiapan kompetensi, sertifikasi, dan perlindungan pekerja migran Indonesia. ‎ ‎Sementara itu Wamen Tenaga Kerja Afriansyah Noor mengapresiasi Yayasan Pendidikan PASIM yang telah berkontribusi dalam membuka peluang kerja lewat lembaga pendidikan yang dikelolanya. ‎ ‎”Kami sangat mengapresiasi Yayasan PASIM yang telah mengembangkan dunia pendidikan menjadi dunia kerja. Di mana pelajar yang telah menyelesaikan pendidikan bisa memanfaatkan penempatan kerja khususnya di luar negeri,” ujarnya. ‎ ‎Saat ini lanjut dia, PASIM telah mengirimkan sebanyak 200 tenaga kerja ke Jepang. Negara jiran tersebut kata menteri sikapnya sangat bersahabat terhadap tenaga kerja Indonesia. “Negara mereka sangat terbuka dan bersahabat. Perlu diketahui gaji di sana besar,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam urusan kepedulian sosial terhadap sesama Bhayangkari Ranting Ciemas menjadi yang terdepan. Terlebih bagi korban bencana alam. ‎ ‎Salah satunya terhadap warga terdampak bencana di Kampung Kisohir, Desa Mekarsakati, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Kamis (15/1/2026) mereka menyalurkan bantuan paket sembako. ‎ ‎Kegiatan bhakti sosial tersebut dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai, didampingi langsung oleh Pembina Bhayangkari Ranting Ciemas yang juga Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, SH., MH., bersama anggota Polsek Ciemas. ‎ ‎Penyaluran bantuan difokuskan kepada warga yang terdampak banjir yang melanda wilayah Ranting Ciemas. Paket sembako diberikan sebagai bentuk kehadiran dan empati Bhayangkari dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam. ‎ ‎Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Bhayangkari terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya pada situasi darurat akibat bencana alam. ‎ ‎Menurutnya, sinergi antara Bhayangkari dan jajaran kepolisian menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat. ‎ ‎Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong antara aparat kepolisian dan warga. ‎ ‎Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Warga penerima bantuan menyambut baik kehadiran Bhayangkari dan jajaran Polsek Ciemas yang secara langsung turun ke lokasi terdampak. ‎ ‎Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Bhayangkari Ranting Ciemas berharap dapat terus berkontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya pada saat menghadapi musibah, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat di wilayah Kecamatan Ciemas. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Surade, Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat, menyalurkan 50 zak semen kepada Madrasah Diniyah di lingkungan Pondok Pesantren Gustanularipin, Kampung Naringgul, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026). ‎ ‎Saat penyerahan bantuan tersebut Kapolsek Surade penyerahan Iptu didampingi tiga orang Ibu Bhayangkari. ‎ ‎Penyaluran bantuan tersebut kata Iptu Hendra sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan kembali sarana pendidikan keagamaan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat. ‎ ‎”Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polsek Surade dalam mendukung keberlangsungan pendidikan para santri,” kata Iptu Hendra. ‎ ‎Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. ‎ ‎Ia berharap bantuan material bangunan tersebut dapat membantu mempercepat proses pembangunan kembali Madrasah Diniyah yang roboh, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. ‎ ‎“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi para santri dan pengelola pesantren,” ujarnya. ‎ ‎Diketahui, Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Gustanularipin roboh total pada Minggu (11/1/2026) akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Dugaan lain yang yang menyebabkan bangunan roboh dikarenakan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia. Beruntung peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. ‎ ‎Sesepuh Pondok Pesantren Gustanularipin, Ahmad Mustopa, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Polsek Surade. ‎ ‎”Alhamdulillah, bantuan tersebut begitu berarti bagi pesantren yang tengah berupaya membangun kembali sarana pendidikan bagi para santri,” tuturnya. ‎ ‎Selain menyalurkan bantuan material, Polsek Surade menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah hukumnya. ‎ ‎Upaya ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan berdaya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai SDN 1 Cibenda, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Kamis 15 Januari 2026. ‎ ‎Warga, relawan, dan unsur Forkopimcam Ciemas berkumpul dalam syukuran dan doa bersama menandai dibukanya Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). ‎ ‎Kegiatan yang berlangsung pukul 10.20 hingga 11.50 WIB ini diinisiasi Ketua Yayasan Satria Prasada Sukabumi Bambang Jatnika Baroy bersama Kepala SPPG Cibenda Hirdi Fanola selaku penanggung jawab. ‎ ‎Dapur tersebut akan menjadi pusat distribusi makanan bergizi bagi siswa sekolah serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. ‎ ‎Bambang Jatnika Baroy menyampaikan bahwa keberadaan dapur MBG ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. ‎ ‎”Program ini dirancang untuk menjangkau kelompok yang paling membutuhkan dengan standar gizi dan kebersihan yang terjaga,” kata Baroy, Kamis (15/1/2026). ‎ ‎Acara syukuran dipandu langsung oleh Camat Ciemas Usep Sepelita dan dihadiri berbagai unsur lintas sektor. Hadir di antaranya Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja. ‎ ‎Hadir pula anggota Danramil 0622-15 Ciemas, Kepala Desa Cibenda Adi Rizwan, Bhabinkamtibmas Desa Cibenda, Ketua PGRI Kecamatan Ciemas Dasep, K3S Ciemas H Sujana, para kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta relawan dapur SPPG. ‎ ‎Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap program MBG. Isu pemenuhan gizi dinilai bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. ‎ ‎Kepala SPPG Cibenda Hirdi Fanola menjelaskan bahwa distribusi makanan melalui Dapur SPPG Cibenda telah mulai berjalan sejak Rabu 14 Januari 2026. ‎ ‎”Program ini diharapkan memberikan dampak langsung berupa peningkatan energi dan konsentrasi anak sekolah, serta manfaat jangka panjang bagi kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Apresiasi juga disampaikan Camat Ciemas Usep Sepelita dan Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja. Keduanya menilai dapur MBG sebagai investasi kesehatan masyarakat yang perlu dijaga keberlanjutannya melalui sinergi semua pihak. ‎ ‎Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja menyatakan dukungan penuh terhadap pengelolaan dapur MBG. Ia berharap program tersebut dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Ciemas. ‎ ‎Dengan resminya Dapur MBG SPPG Cibenda, masyarakat berharap program ini dapat berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat menjadi langkah nyata dalam membangun masa depan anak bangsa yang lebih sehat dan berkualitas. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dini hari tadi, beberapa orang personel BPBD kota Sukabumi diterjunkan ke lokasi pohon tumbang di Jalan Pemuda RT 05 RW 05, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Kamis dini hari, (15/1/2026). ‎ ‎Peristiwa tersebut menambah deretan bencana di Kota Sukabumi akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir. ‎ ‎Tumbangnya pohon jenis kersen tersebut sempat mengganggu lalu lintas, karena posisi pohon yang menghalangi laju kendaraan terlebih roda empat. ‎ ‎Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menjelaskan peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. ‎ ‎Pohon kersen itu berdiameter 30 sentimeter dan tinggi tujuh meter tumbang dan menutup badan jalan menyebabkan lalu lintas terhambat. ‎ ‎Yoseph menjelaskan, BPBD Kota Sukabumi menerima laporan dari masyarakat pada pukul 00.58 WIB dan segera mengerahkan personel ke lokasi. ‎ ‎Proses asesmen dan penanganan dilakukan mulai pukul 01.10 WIB dengan melibatkan unsur terkait. ‎ ‎“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, asesmen, dan penanganan agar akses jalan dapat segera kembali normal,” ujar Yoseph Sabaruddin. ‎ ‎Masih kata dia, dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kota Sukabumi berkoordinasi dengan PLN Kota Sukabumi serta Babinsa Kelurahan Citamiang. ‎ ‎”Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi pohon berjalan aman dan tidak menimbulkan risiko lanjutan,” tandasnya. ‎ ‎Dia juga memastikan saat pohon tumbang tidak ada kendaraan atau warga yang sedang melintas sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban terdampak dalam peristiwa tersebut. ‎ ‎Kerugian material juga dilaporkan nihil, sementara akses jalan yang sempat terhambat kini telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan. ‎ ‎Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/1/2026), dilantik serentak menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). ‎ ‎Ke-21 camat dilantik Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan turut  disaksikan langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. ‎ ‎Mereka berasal dari Kecamatan Purabaya, Bojonggenteng, Cikembar, Caringin, Sukabumi, Kadudampit, Kalapanunggal, Sagaranten. ‎ ‎Ikut dalam barisan yang dilantik camat Cidolog, Pabuaran, Simpenan, Bantargadung, Gegerbitung, Kalibunder, Waluran, Cireunghas, Cisolok, Warungkiara, Parungkuda, Kabandungan, dan Cibitung. ‎ ‎Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, camat memiliki tugas baru pasca dilantik sebagai PPATS. Berkaitan hal tersebut, sekda berpesan agar memberikan layanan prima dan profesional. ‎ ‎”Laksanakan tugas pembuatan akta tanah dengan jujur, teliti, cepat, dan transparan,” ujarnya. ‎ ‎Dia berharap mereka yang dilantik bersinergi dengan BPN agar setiap peralihan hak atas tanah sesuai aturan yang berlaku. Tak hanya itu saja, jaga pula integritas sebagai aparatur pemerintah. ‎ ‎”Camat sebagai PPATS harus patuh pada kode etik dan aturan yang berlaku. PPATS harus menjadi solusi bagi permasalahan agraria,” ucapnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan mengatakan, PPATS ini bekerja di lingkup kecamatan. Hal itu berbeda dengan PPAT yang ruang kerjanya mencakup seluruh Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎”Meskipun luang lingkupnya kecamatan, namun tetap PPATS merupakan mitra Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi untuk melayani masyarakat,” ungkapnya. ‎ ‎Bahkan PPATS pun berperan penting dalam memberikan kepastian hukum pertanahan. Termasuk berperan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎”PPATS ini merupakan amanah mulia yang diberikan untuk melayani masyarakat di bidang pertanahan.Namun perlu diingat, terdapat kode etik yang harus dipatuhi setelah menjadi PPATS,”  bebernya ‎ ‎Ia meminta PPATS tersebut dapat membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional, PTSL, redistribusi tanah, hingga sertipikasi tempat ibadah. ‎ ‎”Bantu kami pula dalam menyosialisasikan kepada masyarakat terkait sertipikat yang berbasis elektronik.  Mari kita bangun Sukabumi menjadi lebih maju dan modern,” tandasnya. (Dicky)