SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menjadi pembina upacara di SMKN 1 Surade, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh siswa untuk memahami pentingnya penerapan nilai Restorative Justice dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah. ‎ ‎Upacara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dihadiri PLT Kepala SMKN 1 Surade, Erip Suratno, S.Kom, beserta jajaran guru, staf tata usaha, dan ratusan siswa. ‎ ‎Kades Bakang mengungkapkan rasa bangganya dapat berdiri di hadapan para siswa sebagai pembina upacara. ‎ ‎Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sarana membentuk karakter dan nilai kemanusiaan. ‎ ‎”Hidup di era digital penuh tantangan. Konflik dan kesalahpahaman bisa terjadi kapan saja, baik di dunia nyata maupun media sosial,”ujarnya. ‎ ‎Karena itu, dia menekankan pentingnya bersikap bijak dalam menyelesaikan masalah, dengan pendekatan Restorative Justice, tambahnya. ‎ ‎Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa Restorative Justice adalah pendekatan yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan dan tanggung jawab moral, bukan semata-mata pada penghukuman. ‎ ‎”Melalui cara ini, korban diberi ruang untuk didengarkan, pelaku diberi kesempatan memperbaiki kesalahan, dan masyarakat turut berperan mencari solusi bersama,” ujarnya. ‎ ‎Ia mencontohkan penerapan konsep tersebut di sekolah, seperti penyelesaian kasus perundungan atau konflik antarsiswa melalui dialog dan musyawarah. ‎ ‎Pelaku dapat diberikan tugas sosial atau tindakan positif sebagai bentuk tanggung jawab, bukan sekadar menerima hukuman. ‎ ‎“Dengan begitu, tumbuh rasa empati, tanggung jawab, dan kesadaran bahwa setiap kesalahan bisa diperbaiki. Inilah makna dari keadilan yang memulihkan,” kata Bakang. ‎ ‎Ia juga menekankan agar para siswa berani menghadapi persoalan dengan kepala dingin, tidak mudah marah atau mencari jalan pintas. ‎ ‎“Restorative Justice memberi kesempatan kedua bagi siapa pun untuk memperbaiki diri. Jadilah generasi muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga bijak dan berakhlak,” pesannya. ‎ ‎Sementara itu, PLT Kepala SMKN 1 Surade, Erip Suratno, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pesan moral yang disampaikan Kades Cipeundeuy. ‎ ‎“Terima kasih kepada Pak Kades atas ilmu dan motivasinya. Semoga seluruh siswa dapat mengambil hikmah dari materi yang disampaikan,” tutupnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan (TKPP) Kota Sukabumi, H. Ubaydillah, menegaskan bahwa pembentukan TKPP merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperkuat transparansi, sinergi, dan percepatan pembangunan daerah. ‎ ‎Menurutnya, kehadiran TKPP bukan hanya sekadar tim pendamping, melainkan motor penggerak untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan terukur. ‎ ‎“TKPP dibentuk secara legal dan terbuka. Tugas kami bukan menggantikan peran ASN, tetapi memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah agar target pembangunan tercapai lebih cepat dan efisien,” tegas Ubaydillah, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Ia menjelaskan, keberadaan TKPP telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kinerja sejumlah BUMD dan BLUD. ‎ ‎“Capaian ini membuktikan bahwa kolaborasi dan pengawasan berbasis data bisa menghasilkan perubahan signifikan. Semua dilakukan dalam koridor akuntabilitas dan transparansi publik,” ujarnya. ‎ ‎Dampak kerja TKPP tercermin dari peningkatan kinerja badan usaha milik daerah. ‎ ‎Dia menegaskan bahwa seluruh langkah TKPP sejalan dengan arahan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki dan prinsip *good governance. ‎ ‎“Fokus kami sederhana: mempercepat kinerja pemerintahan dengan cara yang transparan, profesional, dan berorientasi hasil. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus kembali dalam bentuk manfaat bagi masyarakat,” tandasnya. ‎ ‎Direktur Utama Perumda BPR Kota Sukabumi, Sutrisno Priyosuryono, menyebut laba kotor naik dari Rp2,5 miliar pada 2024 menjadi Rp4,1 miliar hingga September 2025, dengan ROA mencapai 8,1 persen. ‎ ‎“Peningkatan ini juga hasil pendampingan dan diskusi strategis bersama Ketua TKPP yang berfokus pada efisiensi dan penataan manajemen risiko,” kata Sutrisno. ‎ ‎Kinerja positif juga dicatat Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa, yang kini membukukan laba Rp410 juta setelah sebelumnya mengalami kerugian rata-rata Rp3,6 miliar per tahun. ‎ ‎Plt Direktur Dian Afriyandi menyebut, peningkatan ini tidak lepas dari arahan dan evaluasi TKPP bersama Dewan Pengawas dalam menekan kebocoran air melalui Tim NRW. ‎ ‎Perbaikan kinerja juga terlihat di RSUD R. Syamsudin, S.H., yang mencatatkan laba Rp7 miliar hingga September 2025. ‎Direktur Yanyan Rusyandi menuturkan, pengawasan intensif dari TKPP membantu rumah sakit memperkuat likuiditas dan efisiensi belanja. ‎ ‎“Koordinasi dengan TKPP membuat proses pengendalian keuangan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya. ‎ ‎Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia, menambahkan bahwa peran TKPP sangat terasa dalam peningkatan PAD. ‎ ‎“Capaian pajak dan retribusi daerah non-BLUD naik dari Rp66,72 miliar pada September 2024 menjadi Rp103,72 miliar per September 2025, tumbuh 55 persen,” jelasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Di tengah dinamika pembahasan Panitia Kerja (Panja) DPRD, Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) Kota Sukabumi menegaskan komitmennya sebagai penggerak sinergi lintas sektor yang berorientasi pada hasil nyata, bukan retorika. ‎ ‎Ketua TKPP Kota Sukabumi, Ubaydillah, menjelaskan bahwa tim yang dibentuk oleh Wali Kota Ayep Zaki ini bekerja memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, bukan mengambil alih peran Aparatur Sipil Negara (ASN). ‎ “TKPP hadir untuk mempercepat komunikasi dan sinkronisasi kerja. ASN tetap menjalankan tugas utamanya, sementara kami membantu memperlancar koordinasi agar program pembangunan berjalan efektif,” ujarnya, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Menurut Ubaydillah, percepatan pembangunan yang dilakukan TKPP telah menunjukkan hasil positif. Sejumlah indikator kinerja ekonomi dan pelayanan publik mengalami peningkatan signifikan. ‎ ‎“Kenaikan PAD, membaiknya kinerja RSUD, PDAM, dan BPR adalah bukti konkret bahwa percepatan pembangunan di Kota Sukabumi berjalan di jalur yang benar,” katanya. ‎ ‎Data yang disampaikannya menunjukkan, RSUD R. Syamsudin SH mencatat profit hingga Rp7 miliar, PDAM meraih surplus Rp410 juta per September, dan BPR menghasilkan laba Rp4 miliar pada tahun berjalan. ‎ “Angka-angka itu menggambarkan hasil kerja kolaboratif, bukan semata kerja satu pihak. TKPP hanya menjadi katalis agar sistem bergerak lebih cepat,” tegas Ubaydillah. ‎ ‎Terkait pembahasan di DPRD soal Panja TKPP, ia menyampaikan apresiasi atas fungsi pengawasan legislatif. ‎ ‎“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan. Semua ini bagian dari proses transparansi agar publik mengetahui bahwa percepatan pembangunan dikerjakan secara akuntabel,” ungkapnya. ‎ ‎Lebih jauh, Ubaydillah juga menanggapi keterlibatannya di sejumlah dewan pengawas BUMD dan BLUD. Ia menilai hal itu merupakan langkah strategis untuk memastikan kesinambungan dan percepatan reformasi manajemen. ‎ “Keterlibatan kami di Dewas RSUD, PDAM, dan BPR bukan soal jabatan, tapi tanggung jawab percepatan. Sekarang kinerjanya membaik, dan kontribusinya terhadap PAD juga meningkat,” jelasnya. ‎ ‎Ia menutup dengan penegasan bahwa TKPP akan terus menjadi bagian dari mesin perubahan di Kota Sukabumi. ‎ “Yang kami dorong adalah efektivitas, bukan ego kelembagaan. TKPP hadir sebagai motor sinergi, agar setiap program pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana siang di Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, mendadak riuh setelah dua sepeda motor bertabrakan di jalur tikungan Kampung Gunung Batu, Senin (27/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. ‎ ‎Insiden itu menyebabkan dua warga asal Cilacap mengalami luka cukup berat dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat Street tanpa nomor polisi yang dikendarai Halir (43), warga Desa Talagamurni, hendak berbelok ke kanan. ‎ ‎Tiba-tiba dari arah belakang, muncul sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi R 3371 AAB yang dikendarai Abdul Rahman (46) dengan penumpang Tursiyah (55), keduanya warga Desa Kawunganten, Kabupaten Cilacap. ‎ ‎Karena jarak terlalu dekat, kendaraan Abdul Rahman menyenggol bagian kanan motor Halir hingga keduanya hilang keseimbangan. ‎ ‎Benturan tersebut membuat Abdul Rahman dan Tursiyah terpental ke arah kanan jalan dan menabrak bagian depan mobil Mitsubishi Carry yang melintas dari arah berlawanan. ‎ ‎Warga sekitar segera berlarian menolong korban yang tergeletak di badan jalan. Abdul Rahman mengalami luka sobek di leher kanan dan paha, sementara Tursiyah menderita luka berat di kaki kanan serta lebam di wajah. ‎ ‎Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi. Seluruh korban segera dievakuasi ke RSUD Jampang Kulon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. ‎ ‎Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, respons cepat masyarakat membantu proses evakuasi sehingga korban dapat segera ditangani. ‎ ‎“Kami berterima kasih kepada warga yang sigap melapor dan membantu petugas di lokasi. Begitu laporan masuk, anggota kami langsung turun ke TKP untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya. ‎ ‎Ia menambahkan, penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan dipicu kelalaian dalam menjaga jarak aman serta kurangnya kewaspadaan pengendara saat hendak berbelok. ‎ ‎“Pengendara harus memastikan kondisi lalu lintas di belakang sebelum mengambil manuver, terutama di jalan sempit yang ramai aktivitas warga,” tegasnya. ‎ ‎Iptu Ade Hendra juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan pedesaan yang seringkali memiliki tikungan tajam dan permukaan tidak rata. ‎ ‎“Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama. Gunakan helm standar, perhatikan kecepatan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- PT Anugerah Buana Indonesia (ABI) angkat bicara menanggapi beredarnya video aktivitas di kawasan tambak yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. ‎ ‎Klarifikasi disampaikan langsung oleh Site Manager PT ABI, Ahmad Safari, di lokasi tambak pada Senin (27/10/2025). ‎ ‎Ahmad menjelaskan, kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah pembongkaran atau pengerusakan, melainkan pekerjaan pembangunan saluran instalasi pompa air yang menjadi bagian dari sistem sirkulasi tambak. ‎ “Yang sedang dilakukan sekarang adalah pemasangan instalasi pompa di bagian atas, bukan pembongkaran. Kami juga tidak ada hubungan dengan tambak lain maupun pihak perusahaan lain,” tegas Ahmad saat ditemui di lokasi. ‎ ‎Ia menambahkan, pihaknya memahami keresahan masyarakat setelah video itu beredar luas. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa kurang nyaman akibat video tersebut. ‎ “Video itu dibuat oleh salah satu pekerja di sini. Niatnya hanya bercanda, tidak untuk disebarluaskan. Kami sudah meminta yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi pribadi,” ujarnya. ‎ ‎Terkait pekerjaan di lapangan, Ahmad menegaskan bahwa saluran pipa dipasang di atas permukaan pantai, bukan di bawah laut. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. ‎ “Silakan dilihat langsung, tidak ada pengerusakan apa pun. Pipa hanya diletakkan di permukaan dan diikat kuat karena ombak di selatan cukup besar,” jelasnya. ‎ ‎Ia menerangkan, pipa itu berfungsi sebagai saluran inlet yang mengalirkan air laut ke reservoir, sebelum digunakan untuk sirkulasi air di kolam tambak. ‎ “Jarak dari bibir pantai ke lokasi pipa sekitar 57 hingga 60 meter. Pekerjaan sekarang tinggal sekitar 10 meter lagi, termasuk pemasangan saringan,” kata Ahmad. ‎ ‎Menanggapi pertanyaan soal adanya pekerja yang tampak merapikan batu karang, Ahmad menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan semata untuk keperluan teknis, bukan pengerusakan. ‎ “Itu hanya perapian bagian yang menonjol agar pipa bisa dipasang lebih rata dan kuat. Tidak ada pembongkaran karang sama sekali,” katanya menegaskan. ‎ ‎Selain memberikan penjelasan teknis, Ahmad juga mengungkapkan kondisi produksi tambak udang PT ABI. Saat ini terdapat delapan kolam dengan kapasitas bervariasi, dan dalam tiga siklus terakhir hasil panen mencapai 60–70 ton per siklus. ‎ “Sekarang berjalan normal. Walaupun ekspor nasional sempat terhambat, budidaya di sini tetap berlanjut. Umur udang sudah sekitar 90 hari, mudah-mudahan panen lancar,” ujarnya optimistis. ‎ ‎Ahmad memastikan seluruh kegiatan PT ABI dilakukan sesuai prinsip budidaya berkelanjutan dan tidak ada aktivitas yang merusak ekosistem laut. ‎ ‎Dalam kesempatan itu hadir pula perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Satpol PP Kecamatan Surade, serta Ketua Rukun Nelayan Minajaya, Agus Iskandar. ‎ ‎Sementara itu, Pemerintah Desa Cipeundeuy mengonfirmasi telah mengirim surat teguran kepada pihak perusahaan dengan nomor 141.1/58/2008/Pemdes/2025. ‎ ‎Surat yang ditandatangani Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi berisi perintah penghentian sementara aktivitas sampai ada penjelasan resmi dari perusahaan. ‎ “Surat kami layangkan karena muncul informasi bahwa perusahaan menggunakan pipa untuk menyedot air laut. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan ekosistem yang dilindungi undang-undang,” kata Bakang. ‎ ‎Pihak desa berharap klarifikasi ini menjadi dasar untuk memastikan seluruh kegiatan perusahaan sesuai aturan lingkungan dan tata kelola wilayah pesisir. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMK Negeri 1 Surade mengambil langkah nyata dalam mendukung kebijakan Gapura Waluya Pancawaluya melalui program optimalisasi penggunaan kendaraan di lingkungan sekolah. ‎ ‎Plt Kepala SMKN 1 Surade, Erip Suratno, S.Kom, didampingi Mulyadi ketua Gapura Waluya Pancawaluya, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya polusi udara dan kemacetan di sekitar kawasan sekolah. ‎“Sebagaimana diketahui, ratusan taruna dan taruni kami menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat ke sekolah. Semakin banyak kendaraan, semakin tinggi pula potensi polusi dan kemacetan di lingkungan sekitar,” ujar Erip, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah menerapkan strategi pembatasan kendaraan pribadi dengan memberikan dua alternatif bagi peserta didik agar menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki bagi yang rumahnya berjarak dekat. ‎ ‎“Selain mengurangi polusi, langkah ini juga mengajarkan pola hidup sehat dan membantu meringankan biaya transportasi harian,” tambahnya. ‎ ‎Erip menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan semangat Gapura Waluya Pancawaluya yang digagas Gubernur Jawa Barat KDM, yakni membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini juga direkomendasikan oleh KCD Pendidikan Wilayah V untuk diikuti SMKN 1 Surade. ‎ ‎“Melalui kebijakan ini, kami ingin menanamkan karakter kuat, kedisiplinan, dan tanggung jawab lingkungan pada para taruna dan taruni,” pungkasnya. ‎ ‎Selain penerapan kebijakan transportasi ramah lingkungan, pihak sekolah juga tengah menata area parkir agar lebih tertib dan ramah pejalan kaki. ‎ ‎Penataan tersebut dilakukan dengan melibatkan OSIS dan perwakilan taruna dalam menjaga ketertiban dan kebersihan setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai. Upaya ini disambut positif oleh para guru dan orang tua siswa. ‎ ‎Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya mengurangi kemacetan di sekitar sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan peserta didik untuk ikut menjaga lingkungan. ‎ ‎Ke depan, SMKN 1 Surade berencana memperluas implementasi Waluya Pancawaluya ke bidang lain seperti pengelolaan sampah, penghijauan sekolah, dan efisiensi energi. ‎ ‎Langkah ini menjadi wujud nyata sekolah dalam mendukung program pendidikan berwawasan lingkungan dan membentuk generasi muda yang sadar akan keberlanjutan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum pembukaan Liga 4 Seri 2 Piala Gubernur Jawa Barat di Kabupaten Garut, Minggu (26/10/2025), dimanfaatkan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki untuk memperkuat komunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. ‎ ‎Keduanya terlibat perbincangan intens tentang strategi penguatan pembinaan olahraga di daerah. Erick Thohir menilai Sukabumi memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara terarah, terutama melalui pemilihan cabang olahraga unggulan yang realistis dan berpeluang mencetak prestasi. ‎ ‎“Setiap daerah punya karakter dan kekuatan sendiri. Yang penting pembinaan difokuskan, supaya hasilnya jelas dan berkesinambungan,” ujar Erick Thohir di hadapan Wali Kota Sukabumi. ‎ ‎Wali Kota Ayep Zaki menyambut arahan tersebut dengan komitmen nyata. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi akan memperkuat sistem pembinaan atlet lokal melalui sinergi lintas lembaga dan peningkatan fasilitas olahraga. ‎ ‎“Pak Erick memberi pandangan strategis yang sejalan dengan arah pembangunan daerah. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi lagi di Jakarta untuk menindaklanjuti pengembangan infrastruktur, termasuk revitalisasi Lapang Surya Kencana,” ungkap Ayep Zaki. ‎ ‎Menurutnya, revitalisasi lapang tersebut sangat penting sebagai pusat pembinaan sepak bola masyarakat dan sarana melahirkan talenta muda yang siap bersaing di level profesional. ‎ ‎Selain fokus pada bidang olahraga, Wali Kota juga memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan tiga agenda prioritas pembangunan Kota Sukabumi kepada Menpora. Ketiganya adalah penguatan BLUD dan BUMD, peningkatan kapasitas fiskal daerah, serta pengembangan ekonomi sosial berbasis wakaf. ‎ ‎Erick Thohir menyambut positif program tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap arah pembangunan Sukabumi yang menekankan kolaborasi, efisiensi, dan pemberdayaan masyarakat. ‎ ‎“Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga penguatan karakter dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Erick. ‎ ‎Sementara itu, kehadiran Wali Kota Sukabumi di Garut juga menjadi bentuk dukungan bagi tim Perssi Sukabumi yang tengah berlaga di Blok 1 Grup D. Ia berharap Perssi mampu menunjukkan performa terbaik dan naik ke Liga 4 Seri 1. ‎ ‎“Perssi membawa semangat Sukabumi untuk terus maju dan berprestasi,” tandasnya. ‎ ‎Sinergi antara Menpora dan Pemerintah Kota Sukabumi ini diharapkan membuka babak baru dalam pembinaan olahraga daerah, memperluas kesempatan kompetisi, serta memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu pusat pengembangan atlet potensial di Jawa Barat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sukabumi menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara tenaga medis dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. ‎ ‎Acara yang digelar di Hotel Santika Premiere Resort Cibadak, Sabtu malam (25/10/2025), dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman. ‎ ‎Dalam sambutannya, Sekda menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah). ‎ ‎“Peran dokter sangat strategis dalam membangun Sukabumi yang mubarakah. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎H. Ade menambahkan, peringatan HUT ke-75 IDI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi dan apresiasi atas pengabdian tenaga medis. ‎ ‎“Terima kasih atas dedikasi para dokter yang terus berjuang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya. ‎ ‎Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Sukabumi, dr. Asep Suherman, menyatakan komitmennya memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah. ‎ ‎“Melalui momentum ini, kami ingin menegaskan komitmen kolaboratif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sukabumi,” ujarnya. ‎ ‎Peringatan HUT IDI tahun ini juga dimeriahkan dengan penampilan busana adat dari Sabang sampai Merauke bertema Warisan Nusantara. ‎ ‎“Kami ingin menampilkan semangat kebhinekaan. Para dokter datang dari berbagai daerah, namun memiliki satu tujuan: ikut membangun bangsa,” pungkas dr. Asep. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Touring Ngabumi Season 4 Kanya’ah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi, Sabtu (25/10/2025). ‎ ‎Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan publik, aksi sosial, dan promosi pariwisata dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155. ‎ ‎Rangkaian touring dimulai dari Pangleseran, Kecamatan Cikembar, dan berakhir di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, menempuh jarak sekitar 96 kilometer. ‎ ‎Di setiap titik pemberhentian, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial, meresmikan infrastruktur, serta memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎Sebelum perjalanan dimulai, Bupati Sukabumi meresmikan ruas Jalan Pangleseran–Cibatu di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, sekaligus menyerahkan bantuan dan santunan bagi masyarakat setempat. ‎ ‎Di Kecamatan Jampangtengah, rombongan berhenti di Alun-Alun untuk menyalurkan bantuan sembako, santunan, pelayanan administrasi publik, hingga menggelar khitanan massal. ‎ ‎Selanjutnya, di Kecamatan Lengkong, kegiatan berlanjut dengan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih, rumah marbot, dan rumah imam Masjid Birrul Walidain. Selain itu, turut diberikan santunan dan layanan publik bagi warga sekitar. ‎ ‎Di pemberhentian ketiga di Jampangkulon, Bupati Sukabumi meresmikan rumah tidak layak huni (RTLH) serta sistem penyediaan air minum (SPAM) bagi masyarakat, disertai penyerahan sejumlah bantuan sosial. ‎ ‎Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Surade dan meninjau beberapa sekolah, di antaranya SDN 3 Surade yang mengembangkan konsep pembelajaran berbasis kearifan budaya lokal. ‎ ‎Di wilayah ini, kegiatan sosial dan bantuan tetap menjadi bagian dari agenda utama. ‎ ‎Tak hanya berhenti di kegiatan sosial, Touring Ngabumi juga menjadi momentum promosi potensi wisata Sukabumi. Dari Surade, rombongan menuju Curug Luhur di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, yang menjadi salah satu ikon wisata unggulan. ‎ ‎Usai menikmati panorama curug, peserta touring menutup perjalanan dengan menikmati keindahan Pantai Ujunggenteng. ‎ ‎Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Touring Ngabumi memiliki dua tujuan besar: mendekatkan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, serta mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal Sukabumi. ‎ ‎“Selama perjalanan kami berhenti di beberapa titik untuk meresmikan infrastruktur, memberikan pelayanan publik, hingga menyalurkan bantuan sosial. Semua ini kami lakukan agar manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan serta mendorong kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). ‎ ‎“Melalui kegiatan ini, mari kita jaga semangat persaudaraan dan kebersamaan untuk Sukabumi yang lebih baik,” pesannya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Panitia, H. Ali Iskandar, menjelaskan bahwa touring tahun ini terbagi dalam dua hari dengan berbagai kegiatan positif. ‎ ‎“Hari pertama kita fokus pada kegiatan sosial di sepanjang rute dari Pangleseran hingga Ujunggenteng. Hari kedua akan dilanjutkan dengan festival budaya dan aksi bersih-bersih pantai,” ungkapnya. ‎ ‎Kepala Desa Parakanlima, Mirwanda Yamami, mengapresiasi peresmian ruas Jalan Pangleseran–Cibatu yang kini telah bisa dimanfaatkan masyarakat. ‎ ‎“Terima kasih kepada Bupati Sukabumi yang telah merealisasikan perbaikan jalan ini. Aktivitas warga kini jauh lebih lancar setelah jalan dicor,” tandasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, tahun 2025 berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. ‎ ‎Ribuan santri, masyarakat, dan unsur pemerintahan tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di Lapang Desa Pasirpanjang, Sabtu (25/10/2025). ‎ ‎Kemeriahan dimulai sejak pagi dengan pawai yang diikuti perwakilan dari seluruh desa se-Kecamatan Ciracap. Peserta berjalan menuju Lapang Pasirpanjang sambil melantunkan sholawat dan membawa atribut santri. ‎ ‎Ketua Panitia HSN Ciracap 2025, H. Barudin, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme luar biasa masyarakat. ‎ ‎“Alhamdulillah, peringatan tahun ini sangat semarak. Semua elemen ikut memeriahkan dari awal hingga akhir acara,” ujarnya. ‎ ‎Puncak kegiatan diisi dengan apel peringatan HSN dan liwetan bersama. Sebanyak 1.000 kastrol nasi liwet disiapkan panitia sebagai simbol kebersamaan antarwarga Ciracap. ‎ ‎“Semua bergembira, santri dan masyarakat makan bersama penuh keakraban,” tambah Barudin. ‎Tak hanya apel dan liwetan, acara juga dimeriahkan penampilan seni dan budaya santri di panggung utama. ‎ ‎Malam harinya, kegiatan ditutup dengan tabligh akbar dan doa bersama yang menghadirkan para kiai, ustaz, dan pimpinan pondok pesantren. ‎ ‎Kepala Desa Pasirpanjang, Mamat Slamet, menilai peringatan HSN ini menjadi momentum penguatan semangat dan kemandirian santri di wilayahnya. ‎ ‎“Ini bukti bahwa santri Ciracap berdaulat dan berperan aktif menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya. ‎ ‎Dengan semangat kebersamaan, peringatan HSN di Ciracap 2025 menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan santri dalam menjaga tradisi keagamaan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (Dicky)