Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki masa persiapan panen di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, Satlantas Polres Kuningan bersama kelompok tani setempat telah melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.Setelah melalui proses perawatan dan pemantauan secara berkala, tanaman jagung kini tumbuh dengan baik dan siap untuk dipanen. Kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal menjelang masa panen. Alhamdulillah, hasil pertumbuhan jagung menunjukkan perkembangan yang baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani. (Asep Rusliman)

Malang, Bidik-kasusnews.com – Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Malang). Semangat persatuan dan kebhinekaan Indonesia tercermin dalam prosesi pembaretan prajurit Korps Marinir, dari Sabang sampai Merauke, putra-putra terbaik bangsa dengan latar belakang yang berbeda-beda berhasil melewati berbagai tahapan pendidikan dan resmi menyandang Baret Ungu, simbol kehormatan Prajurit Korps Marinir, Pantai Baruna, Dusun Sumber Pucung, Desa Tulungrejo, Kec. Donomulyo, Malang. Senin (22/06/2026). Para prajurit muda tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk putra-putra daerah Papua yang dengan penuh semangat dan tekad berhasil menuntaskan pendidikan yang dikenal berat dan penuh tantangan. Mereka berdiri sejajar dengan rekan-rekannya dari berbagai suku, budaya, dan daerah lainnya sebagai satu keluarga besar Korps Marinir. Keberagaman juga terlihat dari latar belakang keluarga para prajurit, ada yang merupakan putra anggota TNI, Polri, Basarnas, maupun masyarakat umum, perbedaan tersebut bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan mereka dalam satu tujuan mulia, yaitu mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Korps Marinir. Bagi putra-putra Papua, keberhasilan mengenakan Baret Ungu menjadi kebanggaan tersendiri. Selain mengharumkan nama keluarga, mereka juga menjadi representasi semangat generasi muda Papua yang memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama untuk berprestasi serta mengabdikan diri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Suasana haru dan bangga tampak dari wajah para orang tua yang hadir menyaksikan putra-putranya resmi menjadi Prajurit Korps Marinir, air mata kebahagiaan mengiringi lahirnya generasi penerus bangsa yang siap mengemban tugas menjaga kedaulatan dan kehormatan NKRI. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Semangat kebersamaan dan keakraban mewarnai halaman Makodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) saat ratusan warga bersama jajaran Babinsa mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB. Kegiatan yang digelar Kodim 0410/KBL tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui suasana santai namun penuh kebersamaan. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan pertandingan yang mempertemukan Portugal dengan Uzbekistan. Sorak-sorai penonton pecah sepanjang pertandingan, terutama saat Portugal tampil dominan dan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-0. Penampilan gemilang Cristiano Ronaldo yang mencetak dua gol menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian para penonton. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana efektif untuk memperkuat komunikasi sosial dan mempererat silaturahmi antara aparat teritorial dengan warga binaan. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui suasana yang santai dan penuh kebersamaan, hubungan antara Babinsa dan masyarakat dapat semakin dekat dan harmonis,” ujarnya. Sepanjang pertandingan berlangsung, suasana kekeluargaan begitu terasa. Para Babinsa dan warga duduk berdampingan menikmati jalannya laga sambil berbincang dan saling berinteraksi. Momen tersebut menjadi ruang kebersamaan yang memperlihatkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Antusiasme warga semakin memuncak ketika Portugal terus menambah keunggulan. Setiap gol yang tercipta disambut tepuk tangan dan sorakan meriah dari para penonton yang memenuhi area nobar. Salah seorang warga mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena selain bisa menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, dirinya juga dapat berinteraksi langsung dengan para Babinsa dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan. Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari Program Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 yang dilaksanakan di berbagai satuan jajaran Kodam di wilayah Lampung. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat persatuan, meningkatkan kebersamaan, serta membangun komunikasi yang positif antara TNI dan masyarakat. Acara ditutup dengan ramah tamah dan menikmati hidangan ringan yang telah disiapkan oleh Kodim 0410/KBL. Suasana hangat yang tercipta menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung berharap kemanunggalan TNI dan rakyat dapat terus terjaga serta semakin kuat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan. (Agus)

Amuntai Selatan, Bidik-kasusnews.com, Warga Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan lanjut usia di aliran Sungai Telaga Silaba, Selasa (23/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Korban diketahui bernama Mursidah (68), warga Gang Penghulu RT 002 Desa Telaga Silaba. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Senin sore dan sempat dilakukan pencarian oleh warga setempat. Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Harnowo, S.H. melalui laporan resminya menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Mardhani (43) yang saat itu sedang mencari ikan di sekitar Sungai Telaga Silaba. Saat berada di pinggir sungai dekat Jembatan Simpang Empat Desa Telaga Silaba, saksi melihat sesosok tubuh mengapung dalam kondisi tengkurap dan tersangkut pada salah satu tiang jembatan. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada warga sekitar dan aparat setempat. “Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui merupakan warga Desa Telaga Silaba yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga,” ungkap petugas. Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sehari-hari jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar karena faktor usia dan kondisi kesehatannya. Menurut keterangan adik kandung korban, Jamruni (66), keluarga bersama warga telah melakukan pencarian sejak sekitar pukul 18.00 WITA pada Senin (22/6/2026), namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia beberapa jam kemudian. Setelah menerima laporan, personel Polsek Amuntai Selatan bersama Tim Identifikasi dan Unit Reskrim Polres Hulu Sungai Utara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tajam atau benda tumpul pada tubuh korban. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sebuah ember berwarna hitam dan selembar baju berwarna biru yang diketahui sering digunakan korban. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga terjatuh ke sungai dan terbawa arus sejauh kurang lebih 200 meter dari titik yang diduga menjadi lokasi awal kejadian. Saat itu kondisi sungai memiliki kedalaman sekitar tiga meter dengan arus sedang. Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak berkenan dilakukan visum maupun autopsi. Pernyataan penolakan tersebut telah dibuat secara resmi dan diserahkan kepada pihak kepolisian. Jenazah selanjutnya dievakuasi oleh warga bersama aparat desa dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Harnowo, S.H. memastikan seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pembuatan laporan polisi, olah TKP, pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti hingga koordinasi dengan Unit Identifikasi Polres HSU. Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Polres Hulu Sungai Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang rentan, terutama lansia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) semakin terasa dengan dibukanya secara resmi Turnamen Bola Voli Kapolres HSU Cup 2026 di Stadion Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Selasa (23/6/2026) sore. Turnamen yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh olahraga, serta masyarakat yang antusias menyaksikan pembukaan pertandingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Hulu Sungai Utara selaku Ketua KONI Kabupaten HSU, Dandim 1001 Amuntai-Balangan, Ketua Pengadilan Amuntai, perwakilan Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Utara. Ketua Pelaksana Turnamen, Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo Setiawan, S.Pd, bersama jajaran Satlantas Polres HSU memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib sejak awal hingga selesai. Dalam sambutannya, Kapolres HSU menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. “Melalui kegiatan olahraga seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Turnamen ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan,” ujarnya. Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet bola voli potensial di daerah, Kapolres HSU Cup 2026 juga diharapkan mampu menghadirkan citra Polri yang semakin humanis, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Kehadiran Polri dalam kegiatan olahraga dinilai menjadi langkah positif untuk menghilangkan kesan kaku terhadap institusi kepolisian serta membangun rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya pembukaan turnamen. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan yang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara. Turnamen Bola Voli Kapolres HSU Cup 2026 diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan prestasi olahraga daerah, serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat menuju Hulu Sungai Utara yang semakin maju dan harmonis. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna Ke-7 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari tindak lanjut pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) prakarsa DPRD hingga tahapan pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali didampingi Wakil Ketua II DPRD H. Usep. Hadir pula Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya. Dalam agenda pertama, seluruh fraksi DPRD menyampaikan tanggapan atas pendapat Bupati Sukabumi terhadap tiga Raperda prakarsa DPRD yang dinilai memiliki dampak strategis bagi pembangunan daerah. Ketiga Raperda tersebut meliputi Raperda tentang Desa, Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, serta Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh. Pandangan fraksi disampaikan secara bergantian oleh perwakilan masing-masing fraksi sebagai bentuk penguatan terhadap substansi regulasi yang tengah disusun. Pembahasan ini menjadi bagian dari proses harmonisasi antara legislatif dan eksekutif dalam menghasilkan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Pada agenda berikutnya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas membacakan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian jawaban tersebut menjadi tahapan penting sebelum memasuki pembahasan lebih rinci di tingkat komisi dan Badan Anggaran. DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati jadwal pembahasan lanjutan, yakni pada 24 hingga 26 Juni 2026 pembahasan dilakukan di masing-masing komisi bersama mitra kerja perangkat daerah. Selanjutnya, pada 29 Juni 2026 pembahasan akan dilanjutkan di Badan Anggaran bersama pimpinan komisi dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sebelum akhirnya ditetapkan dalam rapat paripurna pengambilan keputusan pada 30 Juni 2026. Selain itu, rapat paripurna juga menetapkan penugasan alat kelengkapan dewan untuk membahas ketiga Raperda yang sedang berproses. Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan ditugaskan kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Raperda tentang Desa dibahas oleh Komisi I, sedangkan Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh menjadi tanggung jawab Komisi II. Pada agenda terakhir, DPRD mengumumkan perubahan susunan keanggotaan alat kelengkapan dewan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Perubahan tersebut dilakukan berdasarkan usulan resmi fraksi dan menjadi bagian dari penyesuaian komposisi keanggotaan alat kelengkapan DPRD masa jabatan 2024–2029. Melalui rapat paripurna ini, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian pembahasan berbagai regulasi daerah serta memastikan proses evaluasi pertanggungjawaban APBD berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Dicky)