SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Nama Nadia Putri Ramadhani kini menjadi salah satu harapan baru Kota Sukabumi di dunia modeling anak. Gadis belia sarat prestasi tersebut akan mewakili Jawa Barat dalam ajang Miss Bintang Indonesia (MBI) Kids 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang. Keikutsertaan Nadia dalam ajang bergengsi tingkat nasional itu menjadi pencapaian yang membanggakan. Pasalnya, putri pasangan Ucup Supriatna dan Epi Sumanti tersebut berhasil lolos setelah mengikuti serangkaian proses seleksi dan audisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Bagi Nadia, kesempatan tampil di Miss Bintang Indonesia Kids 2026 bukan sekadar mengikuti kompetisi. Ajang tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, sekaligus membawa nama baik Kota Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi. Sejak beberapa tahun terakhir, Nadia aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi modeling. Pengalaman yang diperolehnya dari satu event ke event lainnya menjadi bekal berharga dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan tampil di depan umum, serta memperluas wawasan di bidang seni. Meski usianya masih muda, Nadia memiliki tekad besar untuk terus berkembang. Ia menyadari bahwa persaingan di dunia modeling dan seni tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, dan keberanian untuk terus mencoba. “Kerja keras saya dari event ke event untuk menggembleng diri dan menjadi inspirasi bagi kawula muda di bidang modeling. Persaingan di dunia seni ini tak datang tiba-tiba, tapi lewat kreativitas dan inovasi seni yang ditopang dengan keberanian dan keseriusan serta dukungan orang terdekat,” ujar Nadia, Rabu (24/6/2026). Semangat yang dimiliki Nadia mendapat dukungan penuh dari keluarga yang selama ini menjadi penyemangat dalam setiap langkahnya. Dukungan tersebut menjadi modal penting bagi Nadia untuk tampil maksimal saat bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia. Selain mengejar prestasi, Nadia juga ingin membuktikan bahwa anak-anak Sukabumi memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain. Ia berharap keikutsertaannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berani mengejar mimpi dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Dengan persiapan yang terus dimatangkan menjelang pelaksanaan kompetisi, Nadia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik. Ia pun berharap dapat membawa pulang prestasi sekaligus mengharumkan nama Jawa Barat dan Kota Sukabumi di ajang Miss Bintang Indonesia Kids 2026. Usep
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Squad Nusantara Ranting Pecangaan. Pada Rabu malam, 24 Juni 2026, Ketua Ranting Pecangaan Amir Yahya bersama sejumlah anggota melakukan kunjungan dan menjenguk salah satu anggota yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Pecangaan. Anggota yang dijenguk adalah Rohayati, warga Desa Karangrandu RT 04 RW 04, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Ia diketahui telah dirawat sejak Senin, 22 Juni 2026, akibat menderita penyakit tipes. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus perhatian kepada anggota yang sedang mengalami musibah sakit. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Amir Yahya bersama anggota memberikan semangat serta doa agar Rohayati segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Ketua Ranting Pecangaan, Amir Yahya, mengatakan bahwa kebersamaan dan kepedulian antaranggota merupakan nilai yang selalu dijaga dalam organisasi Squad Nusantara. “Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada saudari Rohayati. Semoga lekas sembuh dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga maupun rekan-rekan Squad Nusantara,” ujarnya. Kegiatan menjenguk anggota yang sakit ini menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas yang terus dipupuk di lingkungan Squad Nusantara. Selain aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, organisasi ini juga berkomitmen untuk selalu hadir di tengah anggota yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Melalui kegiatan tersebut, seluruh anggota yang hadir turut memanjatkan doa agar Rohayati diberikan kesembuhan, kesehatan, serta kekuatan dalam menjalani masa perawatan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara keluarga besar Squad Nusantara Ranting Pecangaan.(Wely)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela bangsa dan negara serta dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar menggelar upacara ziarah rombongan dan tabur bunga. Agenda sakral institusi Polri ini dilaksanakan sebagai momentum refleksi diri untuk meneladani jiwa patriotisme dan pengorbanan para leluhur demi mengoptimalkan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat, Rabu (24/06/2026). Dalam pelaksanaannya, pergelaran upacara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan langsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sawala, Jalan Raya Cirebon-Bandung, Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh kurang lebih 150 personel gabungan lintas satuan fungsi. Rangkaian upacara ziarah rombongan berlangsung dengan penuh khusyuk, diawali dengan tibanya Inspektur Upacara di lapangan, laporan Komandan Upacara, dilanjutkan dengan penghormatan mulia kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga replika secara simbolis oleh Kapolres Majalengka, pembacaan doa, penghormatan terakhir, serta laporan penutup dari Komandan Upacara. Setelah prosesi upacara formal selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi tabur bunga di atas pusara makam para pahlawan yang dilakukan oleh Kapolres Majalengka beserta seluruh pejabat utama dan peserta upacara. Adapun pasukan upacara terdiri dari masing-masing satu pleton Perwira Staf/Kapolsek jajaran, Sat Samapta, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Lantas, serta perwakilan gabungan Polsek jajaran. Di sela-sela kegiatan, petugas pengamanan internal dari Sipropam juga tetap mengingatkan para personel untuk menjaga kebersihan area makam serta selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan swakarsa di sekitar lokasi demi kenyamanan bersama. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna menghadirkan kemudahan pelayanan publik secara nyata serta dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar menggelar program inovatif bidang pelayanan masyarakat. Langkah inklusif yang dikemas melalui sinergitas lintas instansi ini difokuskan untuk memfasilitasi kebutuhan dokumen perjalanan internasional warga secara cepat, transparan, dan akuntabel, Rabu (24/06/2026). Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran pelayanan publik ini dipusatkan langsung di Aula Kanyawasistha Tatag Trawang Tungga Mapolres Majalengka, Kabupaten Majalengka. Program jemput bola (easy passport) ini terlaksana berkat kerja sama yang solid antara jajaran Polres Majalengka dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon sebagai wujud komitmen bersama memberikan pelayanan prima yang melebihi ekspektasi masyarakat. Tim teknis dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon dipimpin langsung oleh Syachrudin, S.Kom. (Kasi Lalu Lintas Keimigrasian) dan Sonny Prabowo, S.E. (Kasi TIK dan Informasi Keimigrasian) beserta para anggota instruktur keimigrasian. Layanan ini meliputi seluruh tahapan proses pembuatan dokumen mulai dari pemeriksaan berkas keabsahan, wawancara singkat, hingga pengambilan data biometrik berupa foto wajah dan sidik jari pemohon. Agenda yang mendapat antusiasme tinggi dari warga dan personel ini ditinjau langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Turut hadir mendampingi jalannya peninjauan antara lain Waka Polres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., CPHR., Kabag Ops Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana, S.H., Kasat Reskrim AKP Udiyanto, S.H., M.H., serta Kanit I Sat. Narkoba Ipda Addi Junia Permana, S.Sos., M.H., yang bertindak selaku Perwira Pengawas (Pawas) pengamanan lokasi. Di sela-sela pemantauan arus pelayanan, petugas kepolisian bersama tim imigrasi turut menyisipkan jalinan komunikasi dialogis secara humanis guna menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar. Warga pemohon diimbau untuk selalu menjaga ketertiban selama antrean, menjaga dokumen penting pribadi agar tidak tercecer, serta diingatkan agar berhati-hati terhadap segala bentuk tawaran calo atau modus penipuan berbasis daring yang mengatasnamakan pengurusan paspor instan. (Asep Rusliman)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan disiplin anggota serta memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Hulu Sungai Utara tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kalimantan Selatan Nomor ST/447.3/VI/HUK.12.10/2026 tanggal 22 Juni 2026. Tim Bidpropam Polda Kalsel dipimpin PS Kanitriksa Subbidprovos AKP Sutaryat, SH, didampingi sejumlah personel Subbidprovos dan Subbidpaminal. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai aspek kedinasan, mulai dari data diri personel, sikap tampang, kelengkapan surat kendaraan bermotor, pemeriksaan penyalahgunaan narkoba, hingga pengecekan kualitas pelayanan publik. Selain pemeriksaan terhadap personel, tim juga melakukan pengawasan pada sejumlah unit pelayanan masyarakat, seperti Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta layanan darurat Polri 110. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa personel yang masih memiliki kekurangan administrasi, seperti masa berlaku SIM dan STNK yang telah habis, keterlambatan pembayaran pajak kendaraan, hingga kelengkapan dokumen pribadi yang belum dibawa saat pemeriksaan berlangsung. Temuan tersebut langsung menjadi bahan evaluasi dan pembinaan agar segera diperbaiki sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, hasil pemeriksaan deteksi narkoba terhadap personel yang menjadi sampel pemeriksaan menunjukkan hasil negatif. Kondisi ini menjadi indikator positif bahwa personel yang diperiksa terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Tim Bidpropam juga melakukan pengecekan terhadap senjata api dinas yang digunakan oleh personel penjagaan Satsamapta. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh senjata dalam kondisi bersih, lengkap, dan layak digunakan sesuai standar operasional. Usai melaksanakan Gaktibplin di Mapolres Hulu Sungai Utara, tim melanjutkan kegiatan serupa ke Mapolsek Sungai Pandan. Pemeriksaan meliputi data diri, sikap tampang, kelengkapan administrasi kendaraan, serta tes deteksi narkoba terhadap personel setempat. Dari pemeriksaan di Polsek Sungai Pandan, sebagian besar personel dinyatakan memenuhi ketentuan, sementara beberapa catatan administratif menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti sebagai bentuk peningkatan disiplin internal. Kapolres Hulu Sungai Utara menyambut positif pelaksanaan Gaktibplin tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan pembinaan organisasi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap anggota Polri tetap menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan Gaktibplin secara berkala, Polri terus berkomitmen memperkuat integritas personel, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan institusi yang profesional, modern, dan terpercaya sesuai semangat Polri Presisi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif hingga selesai. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di tengah kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Sejumlah proyek prioritas mulai dikerjakan pada pertengahan tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan mendukung aktivitas masyarakat. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Pemerintah daerah berupaya memaksimalkan sumber pendanaan yang tersedia, terutama dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar program yang telah direncanakan tetap berjalan. Ayep menegaskan, beberapa proyek fisik yang saat ini sedang dilaksanakan antara lain penataan Jalan Pasar Gudang, pembangunan trotoar di kawasan depan Setukpa, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh, serta perbaikan Jalan Prana. “Yang sedang dikerjakan saat ini selain Jalan Pasar Gudang adalah trotoar di depan Setukpa, pembangunan kantor kecamatan di Gunungpuyuh, dan perbaikan Jalan Prana. Pekerjaan itu mulai berjalan bulan Juni-Juli,” ujarnya, Rabu (24/6/2026). Lebih jauh dia menjelaskan, pembangunan tersebut difokuskan pada kebutuhan yang langsung dirasakan masyarakat. Penataan trotoar, misalnya, ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pejalan kaki. Sementara pembangunan kantor Kecamatan Gunungpuyuh ungkapnya diharapkan mampu menunjang pelayanan publik yang lebih optimal. Selain proyek yang dibiayai APBD Kota Sukabumi, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penanganan infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jalan Merbabu. Ruas jalan tersebut rencananya akan diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini. Sebelum pekerjaan utama dilaksanakan, Pemkot Sukabumi telah melakukan penanganan sementara berupa penambalan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan. “Untuk Jalan Merbabu tahun ini akan ditangani oleh provinsi. Namun sebagian titik yang rusak sudah kami lakukan penambalan terlebih dahulu,” kata Ayep. Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperoleh dana insentif sekitar Rp2 miliar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung program prioritas. Sebagian anggaran akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan sebagian lainnya digunakan untuk pengembangan fasilitas pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat penanganan persoalan lingkungan yang semakin kompleks seiring meningkatnya volume sampah perkotaan. Tak hanya itu, Pemkot Sukabumi juga tengah mempersiapkan Program Sapu Bersih yang akan menyasar berbagai wilayah kota guna meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Ayep menilai pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan merupakan dua sektor yang harus berjalan beriringan. Karena itu, pemerintah tidak hanya fokus membangun sarana fisik, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan nyaman. “Nanti program Sapu Bersih juga akan berjalan. Kami ingin lingkungan Kota Sukabumi semakin bersih dan sampah yang berserakan bisa terus berkurang,” ujarnya. Meski masih menghadapi tantangan keterbatasan fiskal, Pemkot Sukabumi optimistis pembangunan dapat terus berlanjut. Pemerintah juga berharap dukungan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat segera terealisasi untuk memperkuat kapasitas anggaran daerah. Ayep menegaskan pihaknya akan terus mencari berbagai peluang pendanaan guna memastikan program pembangunan tidak terhambat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Saya minta warga tetap optimistis karena pemerintah akan terus mencari berbagai peluang pendanaan guna mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor,” pungkasnya. Usep
Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan bakti sosial (baksos). Kegiatan tersebut berupa bantuan air bersih kepada masyarakat di RW 08 Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Khususnya warga yang membutuhkan tambahan pasokan air bersih untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto STrK SIK mengatakan, pendistribusian air bersih merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.” “Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus dapat dirasakan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan mereka,” ujarnya. Bantuan air bersih tersebut disalurkan kepada warga yang selama ini membutuhkan tambahan pasokan air untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga. Mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan domestik lainnya, seluruhnya sangat bergantung pada ketersediaan air bersih yang memadai. Kedatangan personel Satlantas Polres Cirebon Kota disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar setiap hari. Tidak hanya menyalurkan bantuan, personel kepolisian juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. (Asep Rusliman)
KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. 24/06/26 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kuningan. Di bawah komando Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas pasang badan mengawal keringat petani—mulai dari tanam, panen, hingga distribusi ke pabrik. Pantauan di lapangan, personel Polres Kuningan tidak ragu turun langsung ke ladang saat masa panen tiba, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang dengan teliti sebelum dikirim ke pabrik pengolahan, memastikan tidak ada satu gram pun hak petani yang berkurang, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis bersama anggotanya memantau langsung proses krusial ini untuk memastikan semua alur berjalan jujur, aman, dan transparan. “Ini bentuk nyata hadirnya Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi para petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap masuk pabrik. Tujuannya satu, agar hasil jerih payah petani terserap maksimal dengan harga yang stabil dan adil,” ujar AKP Abdul Azis di sela peninjauan gudang penyimpanan. * Pangkas Tengkulak, Petani Lebih Sejahtera , Program ini merangkul kelompok tani binaan Polri secara menyeluruh melalui tiga langkah konkret: * Penyediaan Lahan, Memanfaatkan lahan produktif agar bisa digarap optimal. Bimbingan Teknis: Edukasi tata cara menanam jagung yang baik agar hasil panen melimpah. * Jalur Pintas ke Pabrik, Membuka akses kerja sama langsung dengan pihak pabrik tanpa perantara. Dengan kawalan ketat Satreskrim Polres Kuningan dari hulu ke hilir, ruang gerak praktik tengkulak yang kerap memainkan harga sepihak berhasil dipangkas, Petani kini bisa tersenyum lega karena harga jual jagung mereka tetap terjaga. Begitu proses penimbangan rampung, jagung-jagung berkualitas dari Kuningan ini langsung meluncur ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri, Langkah nyata ini terbukti ampuh mendongkrak ekonomi petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan daerah. Komitmen yang Tak Boleh Berhenti Polres Kuningan menegaskan bahwa komitmen ini bukan gerakan musiman, Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri akan terus diperluas. Targetnya jelas, menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional yang mandiri, di mana petaninya maju, sejahtera, dan berdaulat di tanahnya sendiri. Satreskrim Polres Kuningan akan terus bersiaga di lapangan, memastikan keringat para petani berubah menjadi berkah yang utuh hingga ke tangan pabrik. ( Asep Rusliman)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Danau Panggang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui kegiatan Patroli Dialogis dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), personel kepolisian turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi sekaligus mengajak warga memanfaatkan lahan kosong dengan menanam jagung pakan. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) mulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Danau Panggang, yakni Aipda Saipul Hadi, S.Sos dan Bripda M. Kamil Musyaffa’. Dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua dinas, petugas menyambangi warga di wilayah Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selain melaksanakan patroli dialogis dan patroli sambang, petugas juga melakukan sosialisasi mengenai pentingnya mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pakan, baik di kebun maupun di sekitar pekarangan rumah. Kapolsek Danau Panggang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Transformasi Polri menuju institusi yang Presisi, sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor pangan di tingkat desa. “Melalui pendekatan dialogis, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia guna menanam jagung sebagai salah satu komoditas strategis yang dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga maupun daerah,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan. Patroli yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat dinilai efektif dalam membangun komunikasi dua arah antara Polri dan warga. Selain mempererat hubungan kemitraan, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap berbagai informasi dan aspirasi masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Danau Panggang tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan juga mendapat respons positif dari warga yang merasa lebih nyaman dan terlindungi. Melalui kegiatan patroli dialogis dan sosialisasi ketahanan pangan ini, Polsek Danau Panggang berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam mendukung program swasembada pangan, khususnya melalui budidaya tanaman jagung di lingkungan masing-masing. Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dengan situasi wilayah hukum Polsek Danau Panggang tetap aman, tertib, dan terkendali. (Agus)
MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka sukses menjalin kemitraan strategis dengan salah satu pusat oleh-oleh di daerah, yaitu Majalengka Mart dan OMA (Oleh oleh Majalengka). Kerja sama ini ditujukan untuk memasarkan berbagai produk hasil karya dan kreativitas warga binaan secara massal kepada masyarakat luas. Langkah progresif ini merupakan realisasi konkret dari Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui koperasi dan UMKM. Pihak manajemen Majalengka Mart menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menilai kualitas produk yang dihasilkan oleh warga binaan Lapas Majalengka memiliki standar yang tinggi, layak, dan memiliki nilai jual yang mampu bersanding dengan produk-produk lokal lainnya. Melalui sinergi kemitraan ini, diharapkan program pembinaan kemandirian di Lapas Majalengka dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Selain memberikan bekal keterampilan, program ini juga menjadi modal berharga bagi para warga binaan agar siap berwirausaha secara mandiri dan produktif setelah bebas. Melalui sinergi kemitraan yang kuat ini, Lapas Kelas IIB Majalengka berkomitmen untuk memastikan program pembinaan kemandirian dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Sehingga kreativitas warga binaan tidak berhenti di dalam lingkungan blok hunian, melainkan memiliki pasar riil yang jelas dan terus berkembang. Di sisi lain, program pemasaran ini tidak sekadar memberikan bekal keterampilan teknis semata, tetapi juga menjadi modal berharga bagi para warga binaan. Pengalaman memproduksi barang yang menembus pasar ritel diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan, sehingga saat bebas nanti, mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri, produktif, dan berdaya ekonomi. (Asep Rusliman)