JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Selasa, 23 Juni 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menerima kedatangan tiga taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) untuk melaksanakan kegiatan praktik lapangan sebagai bagian dari proses pendidikan dan pengembangan kompetensi calon aparatur pemasyarakatan. Penerimaan taruna dilaksanakan di Rutan Jepara dan disambut langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, beserta jajaran pejabat struktural. Selama masa praktik lapangan, para taruna akan memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, mulai dari aspek pelayanan, pembinaan, pengamanan, hingga administrasi perkantoran. Kegiatan praktik lapangan ini menjadi sarana bagi taruna untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan sekaligus memahami dinamika pelaksanaan tugas di satuan kerja pemasyarakatan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa praktik lapangan merupakan bagian penting dalam membentuk calon insan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas. “Praktik lapangan menjadi kesempatan bagi para taruna untuk belajar secara langsung di lapangan. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di Rutan Jepara dapat menambah wawasan, keterampilan, dan pemahaman mengenai tugas pemasyarakatan secara nyata,” ujar Renza. Selain mendapatkan pengalaman teknis, para taruna juga diharapkan dapat memahami nilai-nilai integritas, kedisiplinan, serta profesionalisme yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemasyarakatan. Kehadiran taruna Poltekip ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik sebagai sarana pembelajaran bagi taruna maupun sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman di lingkungan Rutan Jepara. Kegiatan penerimaan berlangsung dengan tertib dan lancar, menandai dimulainya rangkaian praktik lapangan yang akan dijalani oleh para taruna di Rutan Kelas IIB Jepara.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon mendesak Bupati Cirebon untuk segera mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur guna menyelamatkan dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon yang saat ini dinilai sedang menghadapi krisis kepercayaan publik akibat berbagai persoalan yang terus bermunculan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Ketua Umum FORMASI Cirebon, Adv. Qorib, SH., MH., menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Berbagai temuan, laporan masyarakat, hasil pemeriksaan lembaga pengawas, hingga dugaan kebocoran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi perhatian publik telah menciptakan situasi yang tidak kondusif bagi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Cirebon. “Sudah saatnya Bupati Cirebon mengambil langkah konkret dan berani untuk menyelamatkan dunia pendidikan. Jangan sampai persoalan yang terus berlarut-larut justru mengorbankan kepentingan peserta didik, tenaga pendidik, dan masa depan pendidikan Kabupaten Cirebon,” tegas Qorib. FORMASI menilai bahwa evaluasi kinerja secara menyeluruh terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon merupakan langkah yang sangat mendesak. Evaluasi tersebut harus dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut FORMASI, banyaknya persoalan yang muncul dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan adanya indikasi lemahnya tata kelola, pengawasan internal, serta pengendalian terhadap berbagai program dan kegiatan yang bersumber dari anggaran pendidikan. Oleh karena itu, FORMASI secara resmi mendesak Bupati Cirebon untuk: 1. Melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS dan BOSP di Kabupaten Cirebon. 2. Melakukan evaluasi total terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. 3. Memerintahkan pemeriksaan terhadap seluruh program dan kegiatan yang menjadi temuan BPK maupun Inspektorat. 4. Mengusut dugaan kebocoran dan penyalahgunaan anggaran pendidikan secara transparan dan akuntabel. 5. Menyampaikan hasil pemeriksaan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. 6. Segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon apabila terbukti tidak mampu menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan tidak mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan. FORMASI juga menegaskan bahwa penyelamatan dunia pendidikan harus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pendidikan merupakan sektor strategis yang menyangkut masa depan generasi muda dan tidak boleh dikorbankan oleh dugaan praktik penyimpangan anggaran maupun buruknya tata kelola birokrasi. Sebagai bentuk pengawasan masyarakat sipil, FORMASI berencana menyampaikan laporan dan permohonan evaluasi kepada berbagai instansi terkait, di antaranya Gubernur Jawa Barat, Inspektorat Provinsi Jawa Barat, BKD Provinsi Jawa Barat, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendidikan. “Bupati Cirebon harus menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan. Jangan menunggu persoalan semakin besar. Kami meminta langkah cepat dan tegas, termasuk pencopotan Kepala Dinas Pendidikan apabila memang diperlukan demi menyelamatkan pendidikan Kabupaten Cirebon,” tambah Qorib. FORMASI menegaskan akan terus mengawal seluruh proses pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga berwenang guna memastikan tata kelola pendidikan di Kabupaten Cirebon berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas dari praktik korupsi. “SELAMATKAN DANA BOS, SELAMATKAN MASA DEPAN PENDIDIKAN KABUPATEN CIREBON.” Ketua Umum; FORMASI Cirebon (Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi) ADV. QORIB, SH., MH. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.23 Juni 2026 – Pengadilan Negeri Majalengka melaksanakan Kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (KIMWASMAT) di Lapas Majalengka pada hari ini, Selasa (23/06). Kegiatan yang bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan putusan pengadilan serta mengevaluasi program pembinaan narapidana ini dilaksanakan di Aula Lapas Majalengka. Rombongan dari PN Majalengka yang terdiri dari lima orang dan disambut dengan baik oleh Kasi Binadik dan Giatja Lapas Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, tim Hakim Pengawas melakukan wawancara tatap muka terhadap lima orang Warga yang menjadi target pengawasan untuk mengetahui keadaan, pemenuhan hak dasar, serta keaktifan mereka. Setelah proses wawancara selesai, rombongan PN Majalengka turut meninjau langsung berbagai fasilitas dan jalannya program pembinaan yang ada di Lapas Majalengka. Kalapas Majalengka melalui Kasi Binadik dan Giatja, menyampaikan apresiasinya atas peninjauan ini dan menegaskan bahwa pihak Lapas selalu kooperatif terhadap pengawasan demi memastikan pemenuhan hak serta program pemberdayaan berjalan optimal. (Asep Rusliman)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti kegiatan Zoom Meeting Analisis dan Evaluasi (Anev) Quick Win yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Selatan sebagai upaya memperkuat pelaksanaan program prioritas Polri yang berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) pukul 10.00 WITA tersebut digelar di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) II Polres HSU dan diikuti jajaran Polres Hulu Sungai Utara secara virtual. Zoom Meeting Anev Quick Win dipimpin langsung oleh Karorena Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Dolly Gumara, S.I.K., M.H., yang memberikan arahan terkait evaluasi capaian program Quick Win serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di seluruh satuan kewilayahan. Dari Polres HSU, kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Hulu Sungai Utara, Kabagren Polres HSU, para operator Quick Win, serta personel Bagren Polres HSU yang terlibat dalam pengelolaan dan pelaporan program. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai program unggulan Polri, sekaligus memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan arahan terkait peningkatan kualitas pelaporan, penguatan indikator kinerja, serta optimalisasi program Quick Win sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, diharapkan setiap satuan kerja mampu mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus menyusun langkah perbaikan yang efektif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Polres Hulu Sungai Utara berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan dan program strategis Polri dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan Zoom Meeting Anev Quick Win, situasi berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres HSU dalam mewujudkan institusi Polri yang modern, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat melalui implementasi program-program yang terukur dan berorientasi pada hasil. (Agus)      

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tabur, Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., sebagai Pimpinan Ziarah. Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara. Ziarah rombongan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Polres HSU dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap tanggal 1 Juli. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Peserta upacara terdiri dari satu pleton perwira Polres HSU, satu pleton staf Polres HSU, satu pleton bersenjata, satu pleton Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres HSU, serta satu pleton Pengurus Cabang Bhayangkari Hulu Sungai Utara. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara ziarah di area Taman Makam Pahlawan yang berlangsung penuh khidmat. Seluruh peserta memberikan penghormatan kepada arwah para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan pengorbanan mereka dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan rasa terima kasih atas jasa-jasa para pejuang yang telah mewariskan semangat patriotisme kepada generasi penerus bangsa. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto mengatakan, ziarah rombongan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri agar terus menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres HSU berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Seluruh rangkaian kegiatan ziarah dan tabur bunga berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan situasi yang tetap kondusif. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus melanjutkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Agus)      

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. 23/06/2026 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang optimal, di bawah kepemimpinan Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas siap siaga mengawal dan mendampingi petani secara aktif, mulai dari proses penanaman jagung, masa panen, hingga tahap pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lapangan menunjukkan jajaran Polres Kuningan turun langsung ke ladang saat masa panen tiba. Dari ladang tersebut, hasil panen warga kini telah memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang dengan teliti sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP ABDUL AZIS, SH., C.HPR, bersama anggota Polres lainnya terlihat memantau langsung proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan, “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik, Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil, Satreskrim terus pantau swasembada pangan agar petani maju di Kabupaten Kuningan,” ujar AKP ABDUL AZIS, SH., C.PHR, saat meninjau gudang penyimpanan. Pangkas Praktik Tengkulak demi Kesejahteraan Petan, Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri secara menyeluruh, mulai dari: * Penyediaan lahan yang produktif. * Bimbingan teknis tata cara penanaman jagung yang baik. * Fasilitasi kerja sama langsung dengan pihak pabrik. Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi dari hulu ke hilir, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang kerap mempermainkan harga di pasaran. Setelah proses penimbangan selesai, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak serta bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan di daerah. Komitmen Berkelanjutan, Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan, Ke depan lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan terhadap ketahanan pangan nasional semakin besar dan memberikan dampak ekonomi positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. ( Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung dengan mencabut rumput liar di lahan pertanian milik kelompok tani di wilayah Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman jagung agar tetap optimal. Rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman dapat menghambat penyerapan unsur hara dan mengurangi produktivitas tanaman. Oleh karena itu, pembersihan gulma menjadi salah satu langkah penting dalam upaya meningkatkan hasil panen. Personel Satlantas Polres Kuningan bersama petugas Dinas Pertanian turun langsung ke lahan pertanian dan bergotong royong membantu para petani membersihkan area tanam. Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Melalui kegiatan ini, diharapkan kelompok tani dapat memperoleh hasil panen jagung yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan pangan nasional. Satlantas Polres Kuningan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Polres Cirebon Kota diwarnai dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Yayasan Budhi Asih Cirebon, Senin 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota, Ibu Mayya Eko Iskandar, bersama jajaran pengurus Bhayangkari. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi antara keluarga besar Polri dengan masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto STrK SIK menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi sarana untuk lebih mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan kemanusiaan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas. “Kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Selain memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, kami juga ingin memberikan manfaat nyata melalui bantuan sosial,” ujar AKP Hadi. Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pengurus serta penghuni Yayasan Budhi Asih Cirebon. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya disiplin di jalan raya, penggunaan helm dan sabuk pengaman, hingga upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya keselamatan bersama di jalan raya. Selain kegiatan edukasi, Satlantas Polres Cirebon Kota juga menyalurkan bantuan sosial kepada pengurus dan penghuni yayasan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang menerima manfaat. Kehadiran Bhayangkari Cabang Cirebon Kota dalam kegiatan tersebut juga memberikan warna tersendiri. Selain memberikan dukungan, Bhayangkari turut memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam tugas kepolisian di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara Satlantas Polres Cirebon Kota dengan pihak Yayasan Budhi Asih. Hubungan yang terjalin diharapkan tidak hanya berhenti pada momentum peringatan, tetapi dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya di masa mendatang. Melalui program Polantas Menyapa ini, Polres Cirebon Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Budaya tertib di jalan raya diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari demi menekan angka kecelakaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak yayasan maupun masyarakat penerima manfaat. Suasana penuh kehangatan terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, turut mengimbau masyarakat untuk terus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas serta menjaga keselamatan di jalan raya. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Kasus penganiayaan maut yang terjadi di kawasan Taman Kota (Tamkot) Kuningan akhirnya mulai menemui titik terang. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan resmi menetapkan seorang pria berinisial B (38), warga Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, sebagai tersangka dalam peristiwa yang menewaskan seorang pria berinisial YW (49), warga Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu 17 Juni 2026 sekitar pukul 21.15 WIB di area Taman Kota Kuningan. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD 45 Kuningan akibat luka berat yang dideritanya, namun nyawa YW tidak tertolong dan meninggal dunia dua hari setelah kejadian. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, menjelaskan bahwa kasus ini diduga kuat dipicu oleh persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka B diduga diliputi rasa cemburu dan sakit hati karena mencurigai korban memiliki hubungan dengan istrinya. Sebelum kejadian, persoalan tersebut sempat diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, emosi tersangka diduga tidak terkendali hingga akhirnya kembali mencari keberadaan istrinya. Upaya tersebut justru mempertemukan tersangka dengan korban di kawasan Taman Kota Kuningan. Saat berada di lokasi kejadian, tersangka melihat korban tengah bersama istrinya. Kondisi tersebut diduga memicu emosi tersangka hingga terjadi aksi kekerasan yang berujung fatal. Polisi mengungkapkan bahwa tersangka terlebih dahulu menarik pakaian korban dari arah belakang, kemudian memiting leher korban hingga terjatuh ke tanah. Setelah korban terjatuh, tersangka berulang kali melayangkan pukulan ke arah wajah dan kepala menggunakan tangan kosong. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala serta mengalami pendarahan dari telinga, hidung, dan mulut. Warga yang berada di sekitar lokasi segera berusaha melerai kejadian tersebut sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit. (Asep Rusliman)

  KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran Polres Kuningan melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.H., S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan. Kegiatan ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Suasana khidmat menyelimuti prosesi yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pejuang bangsa. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang HUT Bhayangkara, melainkan momentum untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan yang telah diwariskan para pahlawan kepada generasi penerus, termasuk anggota Polri. Prosesi tabur bunga dilakukan secara bergantian oleh Kapolres Kuningan dan para PJU Polres Kuningan di atas pusara para pahlawan. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan mendalam sekaligus refleksi bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menjelang usia ke-80 tahun, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan menjadi inspirasi dalam memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta berorientasi pada kepentingan rakyat. Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung semangat transformasi dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembinaan internal terus digelar sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan. Dengan semangat Bhayangkara yang Presisi, Polri diharapkan semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.