JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua melalui pengiriman dukungan logistik Program Manunggal Air dan Papua Terang menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pengiriman dilakukan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (23/6/2026), menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara. Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD menghadirkan akses air bersih dan energi listrik bagi masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. Berbagai peralatan pengeboran air, mesin pendukung, serta perangkat pembangkit listrik dikirim guna mendukung pelaksanaan program di lapangan. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa Program Manunggal Air dan Papua Terang merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan terluar. “Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk saudara-saudara kita di Papua. Melalui Program Manunggal Air dan Papua Terang, TNI AD tidak hanya membangun sarana, tetapi juga menghadirkan harapan, kesehatan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Kasad. Untuk mendukung Program Manunggal Air, TNI AD mengirimkan berbagai peralatan pengeboran dan distribusi air, antara lain satu unit mesin bor air hidrolik, satu unit diesel pompa sirkulasi air, perangkat sirkulasi air, puluhan batang stang bor, berbagai jenis selang, mata bor khusus, serta perlengkapan teknis lainnya yang akan digunakan dalam pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat. Sementara itu, Program Papua Terang diperkuat dengan pengiriman sejumlah dinamo dan turbo generator guna mendukung penyediaan energi listrik di wilayah sasaran. Kehadiran listrik diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, mendukung proses belajar mengajar, serta memperluas akses informasi dan komunikasi. Selain itu, TNI AD juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa 12 unit televisi, 12 unit parabola, 24 unit radio mini bluetooth, serta 24 unit speaker portabel lengkap dengan mikrofon yang akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan masyarakat. Peralatan tersebut direncanakan diberangkatkan pada penerbangan berikutnya menyesuaikan kapasitas angkut pesawat yang saat ini juga membawa perlengkapan satuan tugas dan dukungan lainnya. Program Manunggal Air dan Papua Terang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Melalui sinergi TNI AD dan TNI AU, berbagai dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Pengiriman dukungan logistik ini menjadi bukti bahwa TNI AD tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. (Agus)
CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada warga Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, diduga diwarnai praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum Ketua RT. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan diminta menyerahkan uang sebesar Rp 15.000 hingga Rp 20.000 saat proses pembagian bantuan berlangsung. Dalam program yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Kenanga di bawah kepemimpinan Lurah Andi Eka Risfananda, sebanyak 1.105 KPM menerima dua karung beras (masing-masing 10 kg) dan empat liter minyak goreng. Seorang penerima manfaat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku dipungut biaya tersebut. Isu yang beredar menyebutkan dana hasil pungutan disetorkan ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Menanggapi hal itu, Iwan selaku fasilitator penyaluran bantuan membenarkan adanya pungutan oleh sebagian oknum RT, namun membantah keras keterlibatan Puskesos. “Memang ada beberapa RT yang meminta biaya dengan alasan kebutuhan program lingkungan seperti pemeliharaan fasilitas atau pembelian kain kafan. Namun, informasi bahwa uang tersebut diberikan kepada pihak Puskesos tidak benar,” ujar Iwan saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (20/6/2026). Koordinator Puskesos Kelurahan Kenanga, Edi, juga membantah tuduhan serupa. Saat ditemui Senin (22/6/2026), Edi menyatakan baru mengetahui dugaan pungutan tersebut dari media dan belum menerima setoran apa pun. “Saya akan berkoordinasi dengan Pak Lurah terkait hal ini. Kemungkinan seluruh RT akan dipanggil untuk membahas permasalahan tersebut dalam rapat,” kata Edi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Kenanga belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut terhadap dugaan pungli tersebut. Masyarakat berharap adanya klarifikasi dan evaluasi agar penyaluran bansos berjalan sesuai aturan tanpa pungutan dalam bentuk apa pun. (Asep Rusliman)
Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar aksi kemanusiaan berupa Bakti Kesehatan Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan sosial yang menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon ini dilaksanakan di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Selasa (23/6/2026). Agenda donor darah tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Aksi kemanusiaan ini juga diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira, personel, dan ASN Polresta Cirebon. Menunjukkan sinergi lintas sektoral yang kuat, perwakilan dari Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Purnawirawan Polri, Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon, anggota Pramuka Saka Bhayangkara, hingga warga masyarakat sekitar turut ambil bagian mengantre untuk mendonorkan darah mereka. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan dalam momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80. “Melalui kolaborasi ini, kepolisian berharap aksi donor darah dapat menjadi sarana efektif untuk mempererat sinergi antara Polri, instansi samping, serta seluruh elemen masyarakat,” katanya. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Cirebon bagi pasien yang membutuhkan pertolongan medis darurat. Antusiasme para pendonor tergolong sangat tinggi, di mana tercatat sebanyak 136 orang mendaftarkan diri dalam aksi sosial tersebut. Dari hasil pemeriksaan medis tim dokkes dan PMI, sebanyak 126 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, sedangkan 10 orang lainnya terpaksa ditolak karena alasan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi kriteria standar. Melalui proses donor tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 126 kantong darah dengan rincian 47 kantong golongan darah A, 28 kantong golongan darah B, 8 kantong golongan darah AB, dan 43 kantong untuk golongan darah O. Seluruh rangkaian kegiatan donor darah berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan aman. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Selasa, 23 Juni 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Ketahanan Pangan yang diselenggarakan secara virtual bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pemasyarakatan dari seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat implementasi program ketahanan pangan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. FGD dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, beserta jajaran terkait. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas pengembangan program ketahanan pangan yang telah berjalan, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan pemasyarakatan. Dalam forum tersebut, dibahas berbagai langkah penguatan program ketahanan pangan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga pengembangan kegiatan produktif lainnya yang melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan memiliki manfaat ganda, yakni mendukung kebijakan pemerintah sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. “Program ketahanan pangan tidak hanya menghasilkan produk yang bermanfaat, tetapi juga menjadi media pembinaan untuk menumbuhkan keterampilan, kedisiplinan, dan produktivitas warga binaan. Oleh karena itu, penguatan dari pimpinan menjadi bekal penting bagi kami dalam mengembangkan program yang lebih optimal,” ujar Renza. Rutan Jepara sendiri terus mengembangkan berbagai program ketahanan pangan, seperti budidaya sayuran, cabai, kacang panjang, bayam, peternakan ayam, hingga budidaya ikan lele yang melibatkan warga binaan secara aktif. Kegiatan FGD berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program-program produktif yang berkelanjutan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon terus mendorong transformasi digital di lingkungan kerja dengan meluncurkan SIKEJAP (Sistem Informasi Kepegawaian RSUD Jampangkulon), sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi kepegawaian secara terintegrasi. Melalui kegiatan sosialisasi, seluruh perwakilan unit kerja dan pegawai diperkenalkan dengan sistem baru tersebut. Sosialisasi dipimpin oleh Kasubbag Kepegawaian dan Umum, Iyus, SKM, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan internal rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, menjelaskan bahwa SIKEJAP hadir sebagai layanan mandiri sekaligus pusat bantuan kepegawaian yang memungkinkan pegawai mengakses berbagai layanan administrasi secara lebih cepat, mudah, dan transparan. Menurutnya, penerapan sistem digital ini bertujuan untuk menyederhanakan proses birokrasi, memperkuat keamanan data, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi kepegawaian di lingkungan rumah sakit. “Melalui SIKEJAP, setiap pegawai dapat memantau proses pengajuan layanan secara langsung dan real-time, sehingga pelayanan menjadi lebih transparan dan akuntabel,” ujar Lia, Selasa (23/6/2026). Dalam pemaparannya, terdapat empat fitur utama yang menjadi unggulan SIKEJAP, yakni sentralisasi layanan administrasi kepegawaian, pengelolaan cuti secara digital, layanan bantuan berbasis tiket (helpdesk), serta digitalisasi penyimpanan dan pengelolaan naskah dinas. Keberadaan sistem ini diharapkan mampu mendukung tata kelola kepegawaian yang lebih modern, terukur, dan terintegrasi. Selain itu, SIKEJAP menjadi salah satu langkah strategis RSUD Jampangkulon dalam mempercepat adaptasi teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi. Dengan implementasi SIKEJAP, RSUD Jampangkulon optimistis dapat menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih responsif, efisien, dan sesuai dengan tuntutan era digital. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi mulai mengakselerasi pelaksanaan sejumlah program pembangunan yang masuk dalam agenda strategis Pemerintah Kota Sukabumi tahun 2026. Fokus pembangunan tidak hanya diarahkan pada peningkatan infrastruktur dasar, tetapi juga mendukung pelayanan publik dan penataan kawasan perkotaan. Sekretaris DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid, mengatakan setiap bidang di lingkungan DPUTR memiliki peran dalam menjalankan program prioritas pemerintah daerah, mulai dari pembangunan jalan, gedung pemerintahan, pengelolaan sumber daya air, hingga kawasan permukiman. Menurutnya, dari delapan program strategis yang telah ditetapkan, dua di antaranya sudah memasuki tahap pelaksanaan. Salah satunya adalah penataan Jalan Gudang yang kini telah rampung dan resmi diserahterimakan. “Jalan Gudang sudah selesai dikerjakan dan saat ini sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Ini menjadi salah satu program yang berhasil diselesaikan pada tahun ini,” ujar Sahid, Selasa (23/6/2026). Sementara itu, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh mulai memasuki tahap konstruksi. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 174 hari kerja dan diharapkan dapat digunakan pada akhir November 2026. Pembangunan kantor kecamatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung kebutuhan sarana pemerintahan yang lebih representatif bagi masyarakat Kecamatan Gunungpuyuh. Selain program strategis, DPUTR juga tengah melaksanakan pembangunan pedestrian yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi. Meski tidak masuk dalam daftar delapan program strategis, proyek tersebut menjadi salah satu prioritas karena berkaitan dengan penataan kawasan perkotaan dan kenyamanan pejalan kaki. Sahid menjelaskan, pembangunan pedestrian ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mempercantik wajah kota sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan tamu yang berkunjung ke kawasan pendidikan kepolisian. “Pedestrian ini merupakan kebutuhan lapangan. Kawasan tersebut cukup sering menerima kunjungan tamu sehingga perlu didukung sarana yang lebih baik dan nyaman,” katanya. DPUTR juga tengah menyiapkan pelaksanaan pembangunan Jalan Prana yang akan dibiayai melalui anggaran perubahan tahun 2026. Proyek dengan nilai sekitar Rp2,2 miliar itu ditargetkan mulai dikerjakan pada awal hingga pertengahan Juli mendatang. Di luar program-program yang telah direncanakan, DPUTR tetap melakukan penanganan kerusakan jalan melalui kegiatan pemeliharaan dan tambal sulam di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi kerusakan yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan. “Penanganan darurat terus berjalan karena usulan yang masuk cukup banyak. Hampir setiap minggu ada permohonan yang harus segera ditindaklanjuti, terutama yang berkaitan dengan kondisi jalan,” jelas Sahid. Ia menegaskan, percepatan pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, konektivitas wilayah, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. (Usep)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Semangat petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) untuk mendukung program ketahanan pangan nasional tidak surut meski sempat menghadapi gagal tanam akibat banjir. Bersama Polsek Danau Panggang, kelompok tani (Poktan) Setia Usaha kembali melakukan penanaman jagung pakan di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (22/6/2026). Kegiatan penanaman ulang tersebut dilakukan setelah tanaman jagung yang ditanam pada Mei 2026 lalu mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi dan meluapnya air sungai yang merendam lahan pertanian. Jagung yang saat itu baru berusia sekitar 10 hari membusuk dan mati karena terendam air dalam waktu cukup lama. Kapolsek Danau Panggang bersama personel kepolisian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan anggota Poktan Setia Usaha turun langsung ke lokasi untuk memberikan pendampingan sekaligus melakukan penanaman kembali pada lahan yang telah mengering. Desa Pinangkara merupakan salah satu desa binaan Polsek Danau Panggang dalam program penguatan ketahanan pangan dan swasembada pangan pemerintah. Poktan Setia Usaha yang beranggotakan 23 orang mengelola lahan pertanian seluas 3 hektare yang dipersiapkan untuk budidaya jagung pakan. Setelah kondisi banjir berangsur surut, petani kembali memanfaatkan sekitar 2 hektare lahan yang sudah siap tanam. Sementara 1 hektare lainnya direncanakan akan ditanami pada akhir Juni hingga awal Juli 2026 setelah kondisi genangan air benar-benar stabil dan lahan dapat diolah secara optimal. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan koordinasi antara Polsek Danau Panggang sebagai pembina, penyuluh pertanian, dan kelompok tani guna menyusun langkah strategis agar proses budidaya jagung dapat berjalan lebih baik. Setelah koordinasi, seluruh peserta melaksanakan penanaman jagung secara bersama-sama sebagai bentuk sinergi dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Kapolsek Danau Panggang menyampaikan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. “Meski sempat mengalami kegagalan akibat faktor cuaca dan banjir, semangat petani untuk kembali menanam menjadi bukti kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan dan motivasi agar hasil pertanian dapat maksimal,” ujarnya. Kegiatan penanaman ulang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan gotong royong. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Upaya tanam ulang yang dilakukan Poktan Setia Usaha bersama Polsek Danau Panggang ini diharapkan mampu mengembalikan produktivitas pertanian yang sempat terdampak banjir sekaligus memperkuat kontribusi sektor pertanian dalam mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan dan pemantauan sektor pertanian. Seperti yang dilakukan personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), dengan melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung yang menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. Lahan yang dimonitor merupakan milik Sadikin dan tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida BISI 18 sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang telah berusia 43 hari menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan tinggi tanaman berkisar antara 40 hingga 51 sentimeter. Para petani memanfaatkan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa monitoring rutin dilakukan guna memastikan kondisi tanaman tetap terjaga serta mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi petani selama masa pertumbuhan. “Pendampingan ini merupakan bagian dari sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal hingga masa panen nanti,” ujarnya. Dengan penggunaan sekitar 100 kilogram benih jagung hibrida BISI 18 dan pengelolaan lahan secara intensif, panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang. Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Soeyatmin, SH, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui pengawasan dan pendampingan berkelanjutan, Polsek Banjang berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat sehingga mampu berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan mahasiswa, Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Majalengka pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik antara Polres Majalengka dan organisasi kemahasiswaan. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peran pemuda, serta kontribusi mahasiswa dalam pembangunan daerah turut dibahas. Pada kesempatan itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan mahasiswa perlu terus ditingkatkan guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Majalengka. “Kami berharap silaturahmi ini dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama yang baik antara Polres Majalengka dengan PMII Kabupaten Majalengka. Mahasiswa merupakan mitra penting dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Rita Suwadi. Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh kader PMII untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum dan pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Sementara itu, perwakilan PMII Kabupaten Majalengka menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut dan mengapresiasi keterbukaan Polres Majalengka dalam membangun komunikasi dengan kalangan mahasiswa. PMII menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Majalengka. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polres Majalengka dan PMII Kabupaten Majalengka, sehingga dapat bersama-sama berkontribusi dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kemajuan daerah. (Asep Rusliman)
Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Majalengka Polda Jabar mengikuti kegiatan Puncak Bakti Kesehatan yang diselenggarakan secara daring melalui sarana Zoom Meeting pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung secara nasional tersebut diikuti oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., jajaran Polres Majalengka, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang turut mendapatkan perhatian dalam program bakti kesehatan tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang humanis, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar AKBP Rita Suwadi. Kapolres juga mengapresiasi partisipasi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para pengemudi ojek online yang menjadi salah satu sasaran pelayanan kesehatan. Menurutnya, para ojol memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat sehingga kesehatan mereka perlu mendapat perhatian bersama. Lebih lanjut, AKBP Rita Suwadi berharap kegiatan bakti kesehatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Asep Rusliman)