BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, – Memasuki puncak arus mudik Lebaran, jajaran Kodim 0410/KBL bersama unsur gabungan dari aparat terkait, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kesehatan terus meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah pos pelayanan (Pos Yan) dan pos pengamanan (Pos Pam) di titik-titik strategis Kota Bandar Lampung disiagakan untuk menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas pemudik, Jumat (13/3/2026). Sinergitas antarinstansi ini terlihat di beberapa lokasi. Para Babinsa turun langsung bahu-membahu dengan petugas lainnya, menunjukkan soliditas tinggi dalam melayani masyarakat yang tengah dalam perjalanan mudik. Pos Yos Sudarso: Arus Lalin Normal Di Kecamatan Bumi Waras, personel gabungan dari Koramil 410-02/TBS bersiaga di Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 Jl. Yos Sudarso. Berkolaborasi dengan aparat terkait, 4 personel Dishub, dan 4 personel Satpol PP, pantauan sejak pukul 11.50 WIB menunjukkan arus lalu lintas di wilayah Kelurahan Kangkung masih terpantau normal. Situasi keamanan pun terpantau kondusif atau nihil gangguan (Haljol). Pos Al-Bakrie: Siaga Sore Hari Memasuki sore hari, personel Koramil 410-05/TKP mengambil alih tugas di Pos Yan Masjid Al Bakrie, Jl. Sudirman, Kecamatan Enggal. Sebanyak 4 orang Babinsa bersinergi dengan aparat terkait, 4 personel Dishub, 4 personel Satpol PP, dan 3 tenaga kesehatan (Nakes). Hingga pukul 17.00 WIB, arus kendaraan di pusat kota tersebut masih terpantau normal dan belum terjadi pelonjakan signifikan. Pos Tugu Radin Inten: Fokus di Jalan Arteri Pos pelayanan di kawasan Tugu Radin Inten, Jl. Pagar Alam, Kecamatan Rajabasa, yang merupakan salah satu jalur arteri menuju luar kota, juga menjadi pusat perhatian. Sejak pukul 14.00 WIB, personel Kodim 0410/KBL bersama aparat terkait, 3 Nakes, 2 personel Satpol PP, 2 personel BPBD, dan 2 personel Dishub bersiaga penuh. Meski cuaca mendung, arus lalu lintas di kawasan Rajabasa terpantau lancar dan situasi tetap aman terkendali. Pimpinan Kodim 0410/KBL mengapresiasi kinerja seluruh personel di lapangan. Sinergitas yang solid antara TNI, aparat terkait, dan Pemerintah Daerah ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalani masa mudik. Seluruh rangkaian kegiatan Pos Pam dan Pos Yan di jajaran Kodim 0410/KBL pada hari Jumat itu dilaporkan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, 13 Maret 2026 – Di tengah derai hujan dan duka yang menyelimuti warga, seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa) kembali membuktikan bahwa tugasnya adalah tentang kemanusiaan, bukan sekadar seragam. Sertu Toto Susilo, Babinsa setempat, terpantau langsung turun ke lokasi tanah longsor untuk memonitor situasi serta memberikan bantuan moril dan materil kepada warganya yang tertimpa musibah. Peristiwa tanah longsor yang terjadi [Sebutkan waktu kejadian, misalnya: pada Senin dini hari] itu merusak sejumlah rumah dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban. Di tengah kepanikan dan kesedihan, kehadiran Sertu Toto menjadi oase penyejuk bagi para penyintas. Tak menunggu perintah dari atasan, Sertu Toto langsung melesat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan dari warga. Kedatangannya bukan sebagai aparat yang kaku, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat desa. “Babinsa adalah saya, dan warga adalah keluarga saya sendiri. Ketika keluarga tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban saya untuk hadir,” ujar Sertu Toto Susilo saat ditemui di lokasi pengungsian, Rabu (12/3). Kehadirannya disambut haru oleh warga. Dengan sigap, ia langsung berkoordinasi dengan perangkat desa dan tim gabungan dari BPBD untuk proses evakuasi dan pendataan kerusakan. Monitoring yang dilakukan Sertu Toto bukan hanya sekadar mencatat kerusakan. Ia turun langsung membantu membersihkan material lumpur dari rumah warga, menenangkan anak-anak yang ketakutan, hingga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. “Saya melihat langsung Pak Toto ini luar biasa. Beliau ikut angkut-angkut lumpur, bahkan sampai tangannya lecet. Yang paling membuat kami terharu, beliau juga ikut memimpin doa ketika salah satu warga kami dimakamkan. Beliau benar-benar hadir di tengah kami,” ungkap Kepala Desa [Nama Desa], [Nama Kepala Desa], dengan mata berkaca-kaca. Dalam kesempatan tersebut, Sertu Toto juga memberikan bantuan sembako dan logistik lainnya yang dihimpun dari donasi pribadi serta rekan-rekan sesama prajurit. “Ini bukan apa-apa, hanya sedikit rezeki untuk meringankan beban saudara kita,” tambahn Tidak hanya fokus pada penanganan darurat, Sertu Toto juga mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk tetap waspada, terutama jika intensitas hujan tinggi. Ia pun berjanji akan terus mendampingi warga dalam proses pemulihan pascabencana. “Jangan patah semangat. Musibah ini adalah ujian. Mari kita bangkit bersama, kita gotong royong. TNI akan selalu ada untuk rakyat,” tegasnya di hadapan warga yang mengungsi. Kisah Sertu Toto Susilo adalah potret nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di saat duka dan bencana melanda, seorang Babinsa menjelma menjadi pelindung, pengayom, dan sahabat terbaik bagi masyarakat. Kehadirannya adalah bukti bahwa negara hadir untuk melindungi segenap bangsa, bahkan di sudut-sudut desa yang paling terpencil sekalipun. (Agus)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat KETUPAT LODAYA 2026 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Stadion Ranggajati, Kec. Sumber, Kab. Cirebon. Apel tersebut dipimpin Bupati Cirebon Drs. H. IMRON ROSYADI, M.Ag., didampingi Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0620 Kab. Cirebon LETKOL INF NIZAR BACHTIAR, S.H., M.I.P., dan Wakapolresta Cirebon AKBP EKO MUNARIANTO, S.I.K.,M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda Kab. Cirebon. Kegiatan tersebut disertai pengecekan kelengkapan perorangan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang meliputi tas/ransel, baju PDL twotone, kaos Polisi, senter Lantas, borgol, jas hujan, HT/Alkom, peluit, alat tulis, buku saku/catatan, sepatu PDL, kopel, rompi, field cap/baret, perlengkapan mandi, bekal kesehatan, serta underwear. “Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polresta Cirebon, telah didirikan sejumlah pos yang tersebar di berbagai titik, terdiri dari 11 Pos Pengamanan (Pos Pam), 3 Pos Pelayanan (Pos Yan), 1 Pos Terpadu, dan 1 Posko Utama. Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik serta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H. Ia mengatakan, dukungan respon cepat terhadap berbagai situasi di lapangan juga menjadi bagian penting dalam pelayanan Operasi Ketupat. Dalam hal ini, layanan Kepolisian 110 dan Pelayanan Informasi serta pengaduan Polresta Cirebon di nomor WhatsApp 08112497497, diharapkan dapat menjadi sarana utama dalam menerima laporan serta permintaan bantuan masyarakat, untuk ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan tuntas. “Operasi Ketupat Lodaya 2026 di gelar Selama 13 Hari dimulai dari tanggal 12 Maret 2026 – 25 Maret 2026. Kami berharap, seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal dan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik,” ujarnya. (Asep Rusliman)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memastikan kesiapan angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran Tahun 2026 / Idul Fitri 1447 H, Danramil 1402/Harjamukti Kapten Sugeng R dalam hal ini mewakili Dandim 0614/Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Ramp Check (Ramcheck) kendaraan angkutan umum penumpang di Terminal Harjamukti Kota Cirebon. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan operasional kendaraan angkutan umum yang akan digunakan masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang. Ramcheck tersebut dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Kapolres Cirebon Kota, Drs. Andy Armawan selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, serta sejumlah perwakilan dari instansi terkait lainnya. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek kendaraan, mulai dari kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga kesiapan pengemudi. Pemeriksaan ini meliputi kondisi rem, lampu, ban, wiper, sabuk keselamatan, serta dokumen kendaraan dan surat izin operasional. Dandim 0614/Kota Cirebon melalui Danramil 1402/Harjamukti Kapten Sugeng R menyampaikan bahwa kegiatan Ramcheck ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi arus mudik Lebaran. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi benar-benar dalam kondisi layak jalan sehingga dapat meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan serta memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik,” ujarnya. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran dapat memenuhi standar keselamatan, sehingga perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Asep Rusliman)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Selasa sore (10/03/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian. Sedikitnya 304 rumah warga dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, genangan air mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan meluas ke beberapa wilayah pemukiman. Tujuh titik utama yang terdampak antara lain berada di Jalan P. Antasari (Gang Persada, Gang Waru 1 dan Gang Waru 3), Jalan Ridwan Rais (Gang Ainan dan Gang H. Sarib), Jalan Urip Sumoharjo (Gang Bintara), Jalan Arif R Hakim (Gang Basar), serta Jalan Soekarno Hatta (Gang Man 1). Dari sejumlah lokasi tersebut, wilayah yang paling terdampak berada di Jalan Ridwan Rais Gang H. Sarib dengan total 111 rumah tergenang. Disusul kawasan Jalan P. Antasari Gang Waru 1 dan Gang Waru 3 yang mencatat 78 rumah terdampak banjir. Babinsa Kelurahan Kalibalau Kencana, Serma Selamet, langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan membantu proses evakuasi warga begitu air mulai menggenangi permukiman. Ia juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan, ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat untuk memastikan kondisi warga dalam keadaan aman. “Ketika air mulai naik, kami segera melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, terutama lansia dan anak-anak,” ujar Serma Selamet saat memimpin pemantauan di lokasi banjir. Dalam proses penanganan tersebut, sejumlah warga yang rumahnya terendam cukup tinggi berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka sementara ditempatkan di masjid dan mushola terdekat sambil menunggu kondisi air surut. Selain membantu evakuasi, Babinsa juga turut mendampingi petugas pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melakukan penyedotan air di beberapa titik genangan. Bersama warga, ia juga membantu membersihkan saluran air yang tersumbat sampah agar aliran air dapat kembali lancar. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat memberikan rasa aman bagi warga yang terdampak banjir. Salah seorang warga mengaku terbantu dengan langkah cepat yang dilakukan aparat dan relawan di lapangan. Hingga pukul 21.00 WIB, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut di beberapa wilayah dataran, meskipun genangan masih terlihat di titik-titik yang lebih rendah. Sementara itu, proses pendataan kerugian material masih terus dilakukan oleh petugas bersama perangkat kelurahan. Petugas gabungan bersama relawan dan masyarakat setempat masih bersiaga untuk memastikan situasi kembali normal serta menyalurkan bantuan awal bagi warga yang terdampak banjir. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Selasa (10/03/2026) sore, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah milik Damin (60), warga Jalan P. Antasari Gang H. Thoyib, Kelurahan Tanjung Baru. Akibat kejadian tersebut, bagian atap kamar depan dan ruang tengah rumah mengalami kerusakan. Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kerugian material masih dalam proses pendataan. Mengetahui adanya musibah tersebut sekitar pukul 18.30 WIB, Babinsa Kelurahan Tanjung Baru dari Koramil 410-04/TKT, Sertu Fadli, langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di lokasi, Sertu Fadli segera memastikan kondisi penghuni rumah dalam keadaan selamat serta meninjau kerusakan yang ditimbulkan akibat pohon yang masih menindih bangunan. “Prioritas kami memastikan tidak ada korban dan segera melakukan evakuasi pohon agar tidak menimbulkan bahaya tambahan,” ujar Sertu Fadli di sela-sela kegiatan penanganan di lokasi. Dalam penanganan tersebut, Babinsa juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, ia turut mengajak warga sekitar untuk bergotong royong membersihkan ranting dan batang pohon yang menimpa rumah korban. Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, proses evakuasi pohon tumbang dapat dilakukan secara bertahap meski kondisi lokasi cukup sempit. Ranting-ranting pohon yang menjuntai dipotong menggunakan peralatan yang tersedia untuk mempermudah proses pembersihan. Pemilik rumah, Damin, mengaku bersyukur atas bantuan cepat dari aparat dan warga sekitar yang langsung turun tangan membantu proses evakuasi. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan Pak Babinsa dan warga yang langsung datang membantu membersihkan pohon yang menimpa rumah saya,” ujarnya. Hingga malam hari, proses pembersihan masih dilakukan untuk memastikan lingkungan sekitar kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal. Kejadian ini sekaligus menunjukkan peran aktif aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat serta memperkuat semangat gotong royong di tengah warga. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM NIAS SELATAN – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meresmikan sekaligus meninjau jembatan Bailey yang dibangun Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/3/2026). Jembatan Bailey tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antara Desa Sifalago Gomo dan Desa Balohili Gomo yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor sehingga sempat menghambat mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan yang dilaksanakan TNI terus berjalan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah terdampak bencana. Hingga saat ini, ratusan jembatan telah berhasil diselesaikan dan masih banyak yang dalam proses pembangunan. “Sudah jadi 220 sebetulnya per hari ini, sudah jadi di seluruh Indonesia. Di wilayah bencana 145 jembatan sudah jadi. Kalau akan dibangun, sekarang yang berproses ada 1.076 jembatan, jadi setiap hari ada saja yang jadi, jembatan ini,” ungkap Kasad. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah tersebut. Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang 33 meter dan lebar 3,65 meter dengan kapasitas angkut hingga 10 ton. Struktur jembatan dilengkapi papan lantai serta balok pengapit untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintas. Pembangunan jembatan dilaksanakan secara intensif oleh personel TNI dari Zidam I/Bukit Barisan dan Yonzipur 1/DD dengan dukungan Kodim 0213/Nias, serta melibatkan berbagai material dan kendaraan konstruksi guna mempercepat penyelesaian pekerjaan. Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD atas upaya pemulihan infrastruktur yang dilakukan, khususnya pembangunan jembatan yang sangat membantu akses perekonomian masyarakat serta mobilitas pelajar menuju sekolah. Dengan selesainya jembatan tersebut, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Boronadu diharapkan semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Agus) Sumber : Dispenad

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bekasi – Upaya meningkatkan konektivitas masyarakat terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Manggala “Garuda” yang dilaksanakan di Kp. Bojong Cisaat RT 02/04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Senin, (09/03/2026). Kegiatan video conference (vicon) launching pembangunan 218 titik Jembatan Gantung Garuda di seluruh Indonesia ini juga dilaksanakan di wilayah teritorial Kodam Jaya/Jayakarta Korem 051/Wkt, Kodim 0509/Kab. Bekasi, tepatnya di Jembatan Gantung Garuda Manggala Sungai Cikarang Dua, Kampung Bojong RT 02/RW 04, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu. Jembatan gantung yang melintasi Sungai Cikarang 2 ini memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar 1,20 meter, dan menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Setu dan Serang Baru. Dengan diresmikannya Jembatan Gantung Manggala “Garuda”, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin mudah, aman, serta mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga, mempermudah akses pendidikan bagi anak sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat. Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan program strategis yang dilaksanakan oleh TNI AD bersama masyarakat dan sejumlah pihak untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi. “Program ini bertujuan mempercepat konektivitas antar desa, mempermudah akses pendidikan, pertanian dan ekonomi masyarakat pedesaan,” kata Presiden. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut. “Jika seluruh jembatan ini bisa terselesaikan tahun ini, berarti saudara-saudara telah memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya. (Agus/Red) Sumber: Pendam Jaya

BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Respons cepat aparat kewilayahan berhasil mencegah kebakaran meluas di kawasan Gedung Pelelangan Ikan (PPI) Lempasing, Senin (9/3/2026) malam. Babinsa Kelurahan Way Tataan, Serka M. Fikri dari Koramil 410-03/Teluk Betung Utara, bergerak cepat bersama tim gabungan untuk memadamkan api yang muncul dari tower air di area pelelangan ikan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di kawasan PPI Lempasing yang berada di Jalan RE Martadinata. Kebakaran diketahui berasal dari mesin pompa air otomatis yang terpasang di tower air di atas gedung pelelangan. Informasi awal diperoleh Babinsa dari laporan warga yang melihat kepulan asap dari bagian atas bangunan. Mendapat laporan tersebut, Serka M. Fikri langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan unsur terkait guna melakukan penanganan cepat. Sesampainya di lokasi, Babinsa bersama warga segera melakukan upaya awal pemadaman sambil menunggu bantuan pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam dari wilayah Teluk Betung Timur tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat merambat ke bagian lain gedung yang menjadi pusat aktivitas para nelayan dan pedagang ikan. “Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan hanya pada satu unit mesin pompa air yang terbakar,” ujar Serka M. Fikri saat melakukan pemantauan pascakejadian. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut hadir membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi, di antaranya aparat kecamatan, pihak kelurahan, personel kepolisian, serta anggota Polairud Polda Lampung dan masyarakat setempat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Kehadiran Babinsa di lokasi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar yang sempat panik saat melihat kepulan asap dari bangunan pelelangan ikan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengelola fasilitas umum untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik dan mesin guna mencegah potensi kebakaran di kemudian hari. (Agus/Red)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., membuka bazar murah yang diselenggarakan Kodam Jaya sekaligus menyerahkan bingkisan Ramadhan secara simbolis kepada perwakilan prajurit dan warakawuri di Lapangan Jayakarta Makodam Jaya, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026). Bazar murah ini digelar sebagai bentuk kepedulian Kodam Jaya dalam membantu meringankan kebutuhan prajurit, PNS, serta keluarga besar TNI AD menjelang dan selama bulan suci Ramadhan. Berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau sehingga dapat dimanfaatkan oleh prajurit dan keluarganya. Dalam sambutannya, Pangdam Jaya menyampaikan bahwa penyelenggaraan bazar murah merupakan wujud perhatian pimpinan kepada prajurit beserta keluarga besar Kodam Jaya dalam menyambut bulan penuh berkah. “Melalui bazar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan prajurit dan keluarga, sekaligus mempererat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan Kodam Jaya,” ujar Pangdam. Pada kesempatan tersebut, Pangdam Jaya juga menyerahkan bingkisan Ramadhan secara simbolis kepada perwakilan prajurit Kodam Jaya dan warakawuri sebagai bentuk tali asih kepada keluarga besar prajurit. Acara ini turut dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Jaya Ny. Sandi Deddy Suryadi beserta pengurus Persit KCK Daerah Jaya, para Pejabat Utama Kodam Jaya, para Komandan Satuan jajaran Kodam Jaya, serta prajurit dan PNS Makodam Jaya. Antusiasme terlihat dari prajurit, PNS, dan warakawuri yang memanfaatkan bazar tersebut. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Kodam Jaya. (Agus)