Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM-Pidmil) Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Ruang Kerja Wisma Elang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/05/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Kejaksaan Agung RI dan TNI AL, khususnya dalam memperkuat koordinasi penanganan perkara pidana militer dan perkara koneksitas, yakni perkara yang melibatkan unsur militer dan sipil secara bersamaan. Dalam suasana penuh kekeluargaan, kedua pejabat tinggi negara ini membahas berbagai strategi kolaboratif guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum di ranah koneksitas. Diskusi juga menyoroti pentingnya mekanisme komunikasi yang cepat dan tepat dalam menyikapi dinamika hukum di lingkungan militer dan institusi sipil. “Sinergi Kejaksaan dengan TNI, khususnya Angkatan Laut, menjadi kunci untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan secara profesional, proporsional, dan menjunjung tinggi kepastian hukum,” ujar Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho. Kunjungan ini merupakan implementasi konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejaksaan RI dan TNI Nomor 4 Tahun 2023 atau NK/6/IV/2023/TNI, tentang kerja sama dalam pemanfaatan sumber daya dan peningkatan profesionalisme di bidang penegakan hukum. Melalui penguatan koordinasi seperti ini, JAM-Pidmil dan jajaran berharap dapat menciptakan ekosistem penegakan hukum yang adil, sinergis, dan selaras dengan prinsip supremasi hukum di Indonesia, baik di lingkungan militer maupun sipil. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Negara terhadap Jaksa. Aturan ini membuka jalan bagi pelibatan langsung aparat keamanan, termasuk TNI dan Polri, dalam melindungi jaksa selama menjalankan tugas dan fungsinya. Pelindungan Menyeluruh untuk Jaksa dan Keluarga Perpres ini menegaskan bahwa jaksa kini memperoleh hak perlindungan dari berbagai bentuk ancaman, baik terhadap jiwa, raga, maupun harta benda. Perlindungan tersebut juga diperluas kepada anggota keluarga jaksa—termasuk yang berada dalam hubungan darah hingga derajat ketiga, pasangan hidup, serta pihak-pihak yang menjadi tanggungan hukum. Pelindungan oleh Polri, sebagaimana diatur dalam Pasal 5 dan 6, mencakup pengamanan pribadi, tempat tinggal, hingga penyediaan rumah aman dan jaminan kerahasiaan identitas. Koordinasi antarinstansi juga dimungkinkan demi efektivitas pelindungan. Peran TNI Ditekankan dalam Situasi Strategis Lebih lanjut, Pasal 9 menempatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai aktor pelindung dalam situasi yang bersifat strategis, terutama jika menyangkut kedaulatan dan pertahanan negara. Pengawalan langsung terhadap jaksa dapat dilakukan prajurit TNI, berdasarkan ketentuan yang akan ditetapkan bersama antara Jaksa Agung dan Panglima TNI. Pendanaan dari APBN, Bisa Diperluas Untuk mendukung pelaksanaan perlindungan ini, Pasal 11 menyebutkan bahwa pembiayaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya dalam anggaran Kejaksaan RI. Pendanaan perlindungan oleh Polri juga dapat berasal dari sumber lain yang sah dan tidak mengikat. Respons Pro dan Kontra Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusatnya, Harli Siregar, menyambut baik terbitnya Perpres ini. Ia menyatakan rasa syukur atas perhatian negara yang besar terhadap institusi Kejaksaan dan menganggapnya sebagai dorongan positif bagi upaya penegakan hukum yang lebih baik. Namun, kritik datang dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan. Mereka menilai pelibatan TNI dalam ranah Kejaksaan bertentangan dengan sejumlah undang-undang seperti UU Kekuasaan Kehakiman, UU Kejaksaan, UU Pertahanan Negara, dan UU TNI itu sendiri. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyampaikan kekhawatiran bahwa langkah ini berpotensi memperluas intervensi militer ke dalam urusan sipil dan penegakan hukum. Penutup Perpres 66/2025 membuka babak baru dalam pelindungan hukum bagi jaksa, namun juga menimbulkan perdebatan mengenai batas peran militer dalam urusan sipil. Ke depan, implementasi peraturan ini akan menjadi ujian bagi konsistensi prinsip negara hukum dan supremasi sipil di Indonesia. (Wely-jateng) Sumber:suarasurabaya.net

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Suasana Rabu pagi di kawasan Tanjung Priok terasa berbeda. Ratusan prajurit dari Batalyon Arhanud 6/BAY tampak berlari penuh semangat menempuh rute sejauh 5 kilometer dalam kegiatan lari bersama yang digelar untuk menjaga kebugaran fisik dan mempererat solidaritas antarprajurit. Kegiatan yang dimulai dari markas Batalyon ini menyusuri sejumlah titik di pemukiman warga. Tak hanya menjadi bagian dari program pembinaan jasmani, kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang antusias menyemangati para peserta. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr. (SOU) mengatakan bahwa selain untuk menjaga stamina dan kondisi fisik personel, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kekompakan dan kehadiran nyata TNI di tengah masyarakat. “Lari bersama ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang kebersamaan, kekompakan, dan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Jiwa korsa yang kuat hanya bisa tumbuh dari kegiatan bersama seperti ini,” ujar Danyon. Kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Diharapkan ke depan, sinergi antara prajurit dan masyarakat dapat terus terjalin erat melalui kegiatan yang bersifat membangun dan inspiratif. #RANGKOK_TETAP_SEMANGAT (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dasar militer dan keterampilan prajurit di medan pertempuran, Batalyon Arhanud 6/BAY melaksanakan kegiatan Latihan Lempar Pisau dan Kapak (Lempika) di Lapangan Batalyon Arhanud 6/BAY, Rabu (21/05/2025). Latihan ini merupakan bagian dari program Bimbingan Jasmani Militer (Binjasmil) yang bertujuan untuk membekali setiap personel dengan teknik dan ketepatan dalam melempar pisau dan kapak dari jarak 3 meter, 6 meter, hingga 9 meter. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr. (SOU), menyampaikan bahwa latihan ini diselenggarakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut guna meningkatkan kemampuan teknis prajurit secara profesional. “Kegiatan ini tidak hanya melatih ketangkasan, tetapi juga melatih fokus, ketelitian, dan konsentrasi prajurit. Kami ingin setiap personel Arhanud 6/BAY mahir dan terampil dalam setiap aspek tempur, termasuk keterampilan Lempika,” tegas Danyon. Latihan Lempika ini juga menjadi bagian dari upaya satuan untuk membina mental juang, fisik, dan kedisiplinan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Dengan pelatihan yang terstruktur dan berkesinambungan, diharapkan seluruh prajurit Batalyon Arhanud 6/BAY siap menjalankan tugas pokoknya dengan optimal, sesuai semboyan satuan: “RANGKOK TETAP SEMANGAT.” (Agus)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka mempererat sinergitas TNI-Polri, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melaksanakan silaturahmi ke Kodim 0615 Kuningan pada Rabu pagi (21/5/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus ucapan selamat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kodam III/Siliwangi. Kedatangan Kapolres disambut hangat oleh Dandim 0615 Kuningan, Letkol Arh. Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., beserta jajaran. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, kedua pimpinan institusi ini saling berbincang mengenai penguatan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kuningan. Turut hadir mendampingi Kapolres Kuningan, KBO Sat Intelkam Ipda Ayi, Kanit Regident Iptu Praja, serta sejumlah personel dari Polres dan Kodim. Kegiatan berlangsung lancar, aman dan penuh makna, memperkuat hubungan emosional serta kerja sama yang selama ini sudah terjalin erat antara TNI dan Polri di wilayah tersebut. Kapolres menyampaikan harapan agar di usia yang semakin matang, Kodam III/Siliwangi terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan mengawal pembangunan nasional, khususnya di wilayah Jawa Barat. “Silaturahmi ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata soliditas TNI-Polri demi keutuhan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh persatuan dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. (Asep Rusliman)

JATENG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Magelang, 15 Mei 2025 — Dalam rangka memperkuat integritas dan pemahaman hukum sejak dini, Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM-Pidmil) Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho, bersama Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung, menggelar kegiatan Penerangan Hukum Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di hadapan 438 Taruna Akademi Militer (AKMIL) di Magelang. Mengusung tema “Sosialisasi Tugas, Fungsi, dan Kewenangan JAM Pidmil dalam Rangka Pencegahan Tindak Pidana Korupsi,” kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional Jaksa Masuk Kampus, sebagai bentuk edukasi hukum bagi generasi penerus bangsa, khususnya para calon perwira TNI AD. Dalam paparannya, JAM-Pidmil menekankan pentingnya integritas dan kesadaran hukum di lingkungan militer. Ia menjelaskan bahwa pembentukan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM PIDMIL) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antara Kejaksaan dan Oditurat Jenderal TNI, terutama dalam penanganan perkara koneksitas yang melibatkan unsur militer dan sipil. “Pembentukan JAM PIDMIL bukan sekadar reformasi struktural, melainkan wujud nyata reformasi birokrasi dan pelayanan hukum yang lebih cepat, akuntabel, serta terintegrasi,” ujar Mayjen Ali Ridho. Lebih lanjut, ia berharap agar para Taruna dapat menjadi motor penggerak perubahan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. “Kami ingin mencetak pemimpin militer yang tak hanya tangguh di medan perang, tetapi juga bersih dan taat hukum,” tambahnya. Gubernur AKMIL, Mayjen TNI Arnold A.P. Ritiauw, turut menyambut baik kedatangan Tim Kejaksaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan pembinaan karakter Taruna AKMIL, yang dituntut menjadi contoh dalam kepemimpinan dan integritas. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Ponco Hartanto, S.H., M.H., dan Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta Riono Budisantoso, S.H., M.A., beserta para Kajari di wilayah hukum masing-masing. Tim Puspenkum yang turut mendampingi terdiri dari Kabid Penerangan dan Penyuluhan Hukum Dr. Ismaya Hera Wardanie, S.H., M.Hum., serta Kabid Media dan Kehumasan M. Irwan Datuiding, S.H., M.H. Sebagai bagian dari butir ketujuh Nawa Cita, kegiatan ini mempertegas komitmen Kejaksaan dalam memperluas pendidikan hukum ke semua lini, termasuk institusi militer. Diharapkan, langkah ini dapat menanamkan nilai-nilai antikorupsi yang kokoh sejak masa pendidikan, sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih bersih dan berkeadilan. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Batalyon Arhanud 6/BAY kembali menggelar kegiatan “Jumat Berbagi” dengan membagikan makanan kepada warga di sekitar lingkungan asrama.(16/5/2025) Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr.(Han), SOU, yang menyampaikan bahwa program ini bertujuan menumbuhkan jiwa sosial dan keikhlasan dalam diri setiap prajurit. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa sebagian dari rezeki kita adalah hak mereka yang membutuhkan. Semoga keberadaan Yonarhanud 6/BAY selalu membawa manfaat dan kedekatan dengan masyarakat,” ungkap Letkol Arifin. Program Jumat Berbagi disambut hangat oleh warga sekitar, yang merasa terbantu di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Warga pun mengapresiasi kehadiran prajurit yang tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk berbagi. Kegiatan ini direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat sebagai wujud komitmen kemanusiaan dan kepedulian sosial prajurit Yonarhanud 6/BAY. Selain membagikan makanan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan membangun komunikasi yang positif antara TNI dan masyarakat. Dengan semangat “Rangkok Tetap Semangat”, prajurit Yonarhanud 6/BAY terus membuktikan bahwa kekuatan sejati prajurit terletak pada kedekatannya dengan rakyat. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Sebanyak 300 siswa-siswi SMKN 8 Jakarta mengikuti kegiatan Pendidikan Karakter di markas Batalyon Arhanud 6/BAY pada Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di asrama militer tersebut bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan kepada para pelajar sejak dini.(14/5/2025) Dalam suasana penuh semangat, para siswa menjalani berbagai pelatihan seperti baris-berbaris, pengenalan kehidupan militer, hingga sesi pembentukan karakter yang dikemas secara interaktif. Selain melatih fisik, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan ketahanan mental di kalangan peserta. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr.(Han), SOU., dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai pondasi utama membentuk generasi masa depan. “Anak-anak muda harus dibekali nilai integritas dan disiplin sejak dini agar mampu menghadapi tantangan zaman. Karakter adalah modal utama sebelum pengetahuan,” tegasnya. Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SMKN 8 Jakarta yang turut hadir mendampingi siswa. Ia menilai kolaborasi antara dunia pendidikan dan militer sangat positif untuk membentuk siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan beretika. “Kami berterima kasih kepada Batalyon Arhanud 6/BAY atas kesempatan yang diberikan. Ini menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk pribadi siswa menjadi lebih bertanggung jawab dan mandiri,” ujar kepala sekolah. Dengan tema “Rangkok Tetap Semangat”, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran karakter berbasis pengalaman langsung. (Agus)

LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, bersama jajaran TNI dan Polri, akan meluncurkan program Jumat Bersih secara serentak di 17 kecamatan mulai 16 Mei 2025. Kegiatan ini dirancang menjadi agenda rutin setiap hari Jumat, dengan tujuan utama meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana seperti banjir. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Pemkab, Kodim 0421/LS, dan Polres Lampung Selatan yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (14/5/2025). Hadir dalam rakor tersebut jajaran perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Penjabat Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Intji Indriati, menyatakan bahwa pelaksanaan perdana program Jumat Bersih akan dipusatkan di Dermaga BOM, Kecamatan Kalianda. “Kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi dua program lingkungan, yaitu ABRI (Asri, Bersih, Rapi, dan Indah) serta BKW (Bersih, Kering, dan Wangi) untuk fasilitas umum di seluruh kantor, kecamatan, dan desa,” ujar Intji. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, tumpukan sampah dan rumput liar telah memperparah kondisi drainase, menjadi salah satu penyebab banjir besar yang merusak lahan pertanian beberapa waktu lalu. “Dampaknya sangat nyata. Drainase yang tersumbat membuat air meluap, bahkan tanggul jebol dan merendam ribuan hektare sawah. Kita harus bisa mencegah kejadian seperti itu terulang,” tambahnya. Program ini juga akan menyesuaikan dengan permasalahan spesifik di masing-masing wilayah. Intji meminta setiap kecamatan menyusun target kerja yang jelas agar kegiatan benar-benar tepat sasaran. “Misalnya, Kecamatan Bakauheni bisa fokus membersihkan sampah di sepanjang jalan, sementara kecamatan lain bisa lebih prioritas ke saluran irigasi atau drainase,” jelasnya. Dengan adanya program Jumat Bersih ini, Pemkab Lampung Selatan berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan meningkat, serta memperkuat budaya gotong royong dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan. (Mgr)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan tempur prajurit, Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 6/BAY melaksanakan serangkaian latihan yang mencakup Bela Diri Taktis (BDT), Lintas Medan, dan Lempar Pisau Kampak (Lempika). Kegiatan ini digelar di kawasan Asrama Yonarhanud 6/BAY, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (14/5/2025). Latihan ini dirancang untuk mengasah kekuatan fisik, ketangguhan mental, dan kemampuan bertempur prajurit dalam menghadapi dinamika medan yang tidak terduga. Kegiatan dimulai dengan latihan BDT yang bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam pertahanan diri, khususnya dalam pertempuran jarak dekat tanpa senjata. Usai BDT, para prajurit melanjutkan dengan Lintas Medan, menempuh jalur menantang sambil membawa perlengkapan tempur lengkap. Latihan ini menguji daya tahan, kecepatan, dan efektivitas gerakan prajurit di medan berat. Sebagai penutup, prajurit mengikuti latihan Lempika, yakni teknik melempar pisau dan kampak dari jarak 3, 6, dan 9 meter. Latihan ini dirancang untuk meningkatkan akurasi, konsentrasi, dan keterampilan dalam penggunaan senjata lempar. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr. (SOU), menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut. “Melalui latihan ini, kami berharap setiap prajurit mampu menjalankan tugas secara profesional, terampil, dan siap menghadapi tantangan operasional,” ujarnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi semangat juang dan komitmen Yonarhanud 6/BAY dalam menjaga kesiapan operasional serta menjawab tuntutan tugas pertahanan udara nasional. (Agus)