Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Bersama dengan unsur pengamanan lainya dari TNI dan stakeholder terkait, Polres Majalengka Polda Jawa Barat menerjunkan ratusan personelnya untuk mengamankan kunjungan kerja (Kunker) Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Majalengka, Senin (7/4/2025). Kunjungan Presiden yang didampingi sejumlah Menteri tersebut dalam Rangka Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Sentra Utama Padi. Sedikitnya 200 personel Polres Majalengka diterjunkan untuk pengamanan disekitar lokasi ataupun jalur yang dilalui oleh Presiden RI tersebut. Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto bersama Dandim 0617/Majalengka sebelumnya juga memimpin apel kesiapan pengamanan yang digelar di halaman BIJB Kertajati Majalengka. Kapolres Majalengka bersama Dandim mengungkapkan pengamanan dilakukan baik secara terbuka dan tertutup dibawah kendali dari Paspampres. Pelaksanaan Kunjungan kerja Presiden diwilayah Majalengka berjalan lancar dan kondusif, seluruh personil Polres Majalengka yang terlibat pengamanan melakukan pengamanan semaksimal mungkin. Begitupun para personil yang melakukan pengamanan jalur melaksanakan tugas pokok masing-masing dengan menguasai wilayah-wilayah yang sudah ditempatkan atau diploting. Polres Majalengka dibantu Personil gabungan TNI-Polri dan dinas terkait melaksanakan pengamanan dengan sebelumnya sudah mengantisipasi kerawanan yang akan menimbulkan gangguan, berharap kunjungan kerja Presiden RI diwilayah Majalengka berjalan kondusif. Dari pantauan dilapangn Presiden RI tiba dilokasi sekitar pukul 10.00 Wib, Ribuan masyarakat Majalengka ikut menyambut kedatangan Presiden RI beserta rombongan, saat ini masih berlangsung kegiatan acara Panen raya Padi. Asep Rusliman

JATENG:Bidik-kasusnews.com Tebet. Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri Yudy Hartanto selaku Founder dari Rumah Baca Zhaffa. Rumah Baca Zhaffa pun sudah hampir 17 tahun beroperasi. Tempat yang dikonsepkan sebagai Taman Bacaan Masyarakat itu sudah berdiri sejak 24 Agustus 2008. “Terwujudnya kegiatan belajar mengajar bersama ini, berawal dari permintaan salah satu taruna, BST John Anderson, yang menghubungi via telepon,” ujar Yudy, Senin (7/4/25). Menurutnya, usai dihubungi, dirinya merasa sangat senang dan semangat karena kesempatan tersebut dianggapnya sangat langka. Lima Taruna Akpol yang terdiri dari BST John Anderson, BST Aiman Dzaky, ABT Satrio Akbar, ABT Rashya Resdianto, ABT Bizzahro Pharsa pun mengaku sangat senang dan bangga karena melihat semangat para anak jalanan. Para peserta belajar-mengajar sangat bergairah untuk meraih ilmu pengetahuan agar bermanfaat masa mendatang. Para taruna Akpol itu juga berharap agar anggota polisi dan masyarakat dapat terus bermitra, saling membantu, mendukung, serta menginspirasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. “kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi rekan-rekan kami (Calon Perwira Polri) untuk semangat mewujudkan salah satu tugas seorang polisi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan sebagai salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia, yang dalam hal ini diberikan kepada anak jalanan,” jelas BST Jhon.(Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pati -7-Aprel-2025 Polda Jateng | Kapolresta Pati bersama rombongan Pejabat Utama (PJU) Polresta Pati melaksanakan pemantauan di Waduk Gunung Rowo di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati pada Minggu (6/4/2025) sore. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 16.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kondisi pengunjung di obyek wisata tersebut. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, terutama pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang masih dalam suasana liburan. Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menjelaskan pengecekan ke beberapa titik di Waduk Gunung Rowo, termasuk storeng (pintu air), limpasan air, serta berinteraksi dengan para pengunjung di tepi waduk untuk memastikan keamanan waduk tersebut, jelasnya. “Kami ingin memastikan keamanan masyarakat Pati” terangnya. Lebih lanjut Kapolresta Pati menambahkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pengunjung selama libur lebaran ini, untuk itu kami akan selalu mendampingi masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban, tambahnya. Pada kesempatan tersebut rombongan Kapolresta Pati ditemani oleh pengurus wisata Waduk Gunung Rowo. “Terima kasih Pak Kapolresta telah atensi terhadap keamanan di tempat kami” terang salah satu pengurus wisata Waduk Gunung Rowo. Polresta Pati mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang menikmati libur lebaran untuk bersama sama menjaga keamanan serta melaporkan tindak kriminalitas di lokasi wisata ke kantor polisi terdekat atau melalui call center 110.(Kasnadi) Sumber:humas Resta pati

Insiden kekerasan terhadap jurnalis kembali mencoreng wajah demokrasi di Indonesia. AJI dan PFI Semarang desak tindakan tegas dari Kapolri. Semarang, BIDIK-KASUSnews.com – Sebuah peristiwa mencoreng kembali catatan kebebasan pers di Indonesia. Seorang ajudan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, diduga melakukan kekerasan fisik terhadap jurnalis saat peliputan di Stasiun Tawang, Semarang, pada Sabtu (5/4) petang. Insiden bermula ketika Kapolri tengah menyapa penumpang pengguna kursi roda dalam rangka peninjauan arus balik Lebaran. Di saat itulah, jurnalis dari berbagai media dan staf humas mengambil gambar dari jarak yang profesional. Namun situasi berubah menegangkan. Salah satu ajudan Kapolri justru mendorong jurnalis secara kasar agar mundur. Pewarta foto Kantor Berita Antara, Makna Zaezar, menjadi korban kekerasan setelah dihampiri dan dipukul di bagian kepala. Ironisnya, bukan hanya tindakan fisik yang terjadi. Ancaman verbal juga dilontarkan. “Kalian pers, saya tempeleng satu-satu,” ucap ajudan itu dengan nada tinggi. Beberapa jurnalis lain turut mengalami intimidasi, dorongan, hingga cekikan. Ketua Divisi Advokasi AJI Semarang, M. Dafi Yusuf, menilai insiden ini sebagai pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Ini adalah bentuk nyata pembungkaman kerja jurnalistik di ruang publik,” ujarnya, Minggu (6/4). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang mengecam keras kejadian tersebut dan menyatakan lima tuntutan utama: Mengutuk keras kekerasan aparat terhadap jurnalis. Mendesak permintaan maaf terbuka dari pelaku. Menuntut sanksi tegas dari institusi Polri kepada oknum pelaku. Meminta adanya reformasi internal di tubuh kepolisian dalam menyikapi kerja pers. Mengajak publik, organisasi pers, dan elemen masyarakat sipil untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Insiden ini bukan hanya soal satu tamparan. Ini tentang bagaimana ruang aman bagi pers, sebagai salah satu pilar demokrasi, semakin menyempit. Bila tak ada tindakan tegas, bukan tak mungkin kamera akan selalu dianggap ancaman oleh kekuasaan.(Tim)

Lamsel, BIDIK-KASUSnews.com – Lonjakan arus balik penumpang pejalan kaki disertai kendaraan masih berlangsung pada H+5 hingga sekarang, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan situasi arus balik terkendali dan berjalan lancar, pada Minggu (6/4/2025). General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Syamsuddin dalam wawancaranya mengatakan, arus balik di pada 5 April pukul 00.00 hingga pukul 23.00 wib sekarang. Berdasarkan data posko di Pelabuhan Bakauheni, Panjang dan BBJ Muara Pilu selama 24 jam periode 5 April pukul 00.00 hingga pukul 23.59 wib atau H+4 tercatat jumlah kapal 54 unit. Dengan total penumpang dari Sumatera ke pulau Jawa 129.583 orang, kendaraan roda dua 17.635 unit. Kendaraan roda empat mencapai 16.623 unit. Sedangkan, total bus mencapai 467 unit,” ucapnya. Syamsuddin menjelaskan, secara keseluruhan lebih dari 35 ribu unit kendaraan dengan total seluruh kendaraan tercatat 35.965 unit. Total penumpang yang sudah menyebrang kepulau Jawa tercatat 830.890 orang penumpang telah menyebarang. Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mulai dari H-10 hingga H+4 tercatat 1.112.084 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 276.228 unit,” jelasnya. Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan, H+4 mencapai 129.583 orang. Jawa dan jumlah ini diperkirakan terus meningkat hingga malam hari H+5. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan, terutama pada akses masuk pelabuhan, karena volume kendaraan datang dalam jumlah besar dalam waktu bersamaan. “Namun demikian, pengaturan lalu lintas dan operasional dermaga berjalan tertib dan terkendali, kendaraan naik ke kapal secara bergantian,” kata GM. ASDP telah mengimplementasikan strategi khusus untuk mengurai kepadatan, di antaranya bersama dengan KSOP selaku regulator dan mitra kerja menerapkan sistem Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB). Dalam skema ini, kapal yang tiba di Pelabuhan Merak hanya melakukan pembongkaran muatan, lalu langsung kembali ke Bakauheni untuk mempercepat rotasi kapal dan mempercepat layanan muat kendaraan dari Sumatera,” paparnya. “Kami dari ASDP dan petugas pelayanan telah siaga di setiap titik layanan, dan koordinasi lapangan berjalan optimal bersama TNI/Polri, Dinas Perhubungan, dan operator kapal.” terangnya. ASDP menghimbau masyarakat dan pengguna jasa kapal untuk nyebrang agar mematuhi arahan petugas supaya proses layanan berjalan lancar dan tetap tertib. (Mrg)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menyiagakan ratusan personel untuk amankan jalannya pesta lomban di kabupaten Jepara, pada Senin (7/4/2025). Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso mengatakan, bahwa ada 513 personel gabungan yang terdiri Polri/TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Basarnas dan stakeholder lainnya mengawal jalannya Pesta Lomban. Mereka berjaga sepanjang jalannya pesta. Mulai dari penyembelihan hewan kerbau, ziarah makam leluhur, pertunjukan wayang TPI Ujungbatu. Hingga rangkaian lomban di TPI Ujung Batu, perairan Jepara dan festival kupat lepet di Pantai Kartini. “Kita akan siapkan petugas di titik strategis atau titik kumpul warga,” ujar AKBP Erick saat ditemui usai kegiatan apel pengamanan kesiapan Pesta Lomban di halaman Kantor Syahbandar Dermaga Perintis Jobokuto Jepara, Senin (7/4/2025) pagi. Salah satu yang menjadi penekanan Kapolres Jepara, adalah saat prosesi pelarungan. Ia berharap semua personel memperhatikan masyarakat atau pengunjung yang menaiki kapal. “Perhatikan kapasitas kapal dan lengkapi sarana keselamatan seperti life jacket atau pelampung. Standar keselamatan kapal harus diutamakan,” ucapnya. Sementara itu, Kasihumas AKP Dwi Prayitna juga meminta dan mengimbau warga yang hendak mengikuti pesta lomban kupatan di laut Jepara, agar memakai jaket pelampung (life jacket) sebagai upaya antisipasi. “Prosedur keselamatan tetap harus menjadi prioritas, sehingga ketika ikut naik perahu harus memakai jaket pelampung,” tuturnya. Ia juga meminta para pemilik perahu yang ikut pesta lomban kupatan untuk menyediakan jaket pelampung. “Dengan jaket pelampung jauh lebih menjamin keselamatan ketika terjadi kecelakaan di laut daripada benda lain ketika kapal tenggelam atau terbalik,” kata AKP Dwi Prayitna. Selain mengingatkan warga terkait pentingnya alat keselamatan, polisi juga melakukan pengecekan rute yang nanti dilalui para peserta lomban kupatan di laut Jepara. Seperti diketahui, Pesta lomban kupatan sendiri digelar pada 7 April atau sepekan setelah Lebaran 2025. Aparat gabungan juga ikut serta dalam pengamanan agar tradisi tahunan tersebut bisa terlaksana dengan lancar dan aman. Tradisi lomban kupatan ditandai dengan pelarungan kepala kerbau di laut. Kemudian, diperebutkan para nelayan dan airnya digunakan untuk memandikan perahunya. Tradisi larung lomban tersebut sebagai ungkapan syukur masyarakat Jepara khususnya warga pesisir atau nelayan setelah setahun melakukan kegiatan pelayaran menangkap ikan dan mendapat limpahan rezeki dari Allah SWT. Melalui tradisi tersebut, para nelayan juga berharap selama melaut tahun ini mendapatkan keselamatan.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com – Pati- Jateng – Polda Jateng | Polresta Pati menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan wisata selama libur lebaran 1446 H. Pada Sabtu (5/4/2025) sore, Kapolresta Pati bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Pati melakukan kunjungan dan pemantauan langsung ke sejumlah obyek wisata populer di Kec. Gunungwungkal, Kab. Pati. Fokus utama dalam kegiatan yang berlangsung dari pukul 15.30 WIB hingga selesai ini adalah dua destinasi favorit di Desa Jrahi, yaitu J Kopi dan GMJ Coffee. Kedua tempat ini terpantau ramai dikunjungi wisatawan yang masih menikmati suasana libur Lebaran, memasuki hari keenam setelah Hari Raya Idul Fitri (H+6). Kapolresta Pati melalui keterangannya menjelaskan bahwa pemantauan ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Turut mendampingi kegiatan ini Manager J Kopi dan GMJ. Dalam kunjungannya, Kapolresta Pati dan rombongan tidak hanya berdialog dengan pengelola dan pengunjung, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai fasilitas yang ada di J Kopi, termasuk Embung Mini yang menjadi daya tarik tersendiri, serta meninjau area GMJ Coffee yang dikenal dengan suasana santainya. “Kami memastikan Situasi Kamtibmas Terjaga, pemantauan dilakukan untuk mengevaluasi kondisi keamanan dan ketertiban di sekitar J-Kopi dan GMJ Coffee, mengingat potensi keramaian pengunjung,” tambah Kapolresta Pati. Lebih lanjut, Kapolresta Pati menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan dengan kehadiran personel di lokasi-lokasi wisata. Polresta Pati mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang menikmati libur lebaran untuk bersama sama menjaga keamanan serta melaporkan tindak kriminalitas di lokasi wisata ke kantor polisi terdekat atau melalui call center 110.(Kasnadi) Sumber:humas Resta pati

JATENG:Bidik-kasusnews.com JATENG— Seorang oknum anggota polisi yang bertugas di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, diduga melakukan pemukulan dan ancaman terhadap seorang wartawan. Insiden ini mendapat sorotan publik, terlebih setelah beredar informasi yang mengaitkan pelaku dengan jajaran pejabat tinggi Kepolisian. Namun, dugaan bahwa oknum polisi tersebut merupakan ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dibantah. Berdasarkan informasi yang diterima, polisi tersebut adalah personel yang tengah melaksanakan tugas pengamanan di lokasi, namun diduga bertindak secara berlebihan terhadap wartawan. Sebagai bentuk tanggung jawab, oknum polisi yang bersangkutan dikabarkan akan segera menemui korban guna menyampaikan klarifikasi dan menyelesaikan persoalan dengan baik. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut angkat bicara mengenai insiden tersebut. Saat dikonfirmasi, Sigit mengaku baru mendapatkan informasi dari pemberitaan media, namun menegaskan penyesalannya apabila dugaan tersebut benar terjadi. > “Saya cek dulu, karena saya baru mendengar dari link berita ini. Namun kalau benar itu terjadi, saya sangat menyesalkan kejadian tersebut,” kata Sigit kepada Okezone, Minggu (6/4/2025). Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan oleh peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa Polri selama ini menjalin sinergi positif dengan kalangan media. > “Karena hubungan kita dengan teman-teman media sangat baik. Segera saya telusuri dan tindak lanjuti. Secara pribadi saya minta maaf terhadap insiden yang terjadi dan membuat tidak nyaman rekan-rekan media,” tutupnya. Hingga saat ini, pihak kepolisian disebut masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.(Wely-jateng) Sumber:okezone.com(6/4/2025)  

Bidik-kasusnews.com,Pontianak, Polda Kalbar Sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokes) Polresta Pontianak melaksanakan kegiatan home visit atau kunjungan pelayanan kesehatan ke rumah warga yang sedang dalam masa pemulihan pasca operasi patah tulang, atas nama Jastian Rafael, warga Jalan Budi Utomo Gang Selat Sahang No. 2, Kecamatan Pontianak Utara, pada Sabtu (05/04/2025) Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas untuk mendapatkan layanan kesehatan secara langsung di fasilitas medis. Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H. melalui Kasi Dokes Polresta Pontianak, Iptu Litjana Tajudin, menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pasien Jamsen yang saat ini sedang menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi patah tulang. “Kami dari Si Dokes hadir untuk memberikan pemeriksaan rutin terhadap kondisi luka pasca operasi, memantau proses penyembuhan, serta memberikan motivasi dan edukasi kepada pasien serta keluarga dalam proses perawatan di rumah,” ujar Iptu Litjana. Selain itu, tim Si Dokes juga memberikan bantuan berupa alat kesehatan dan kebutuhan dasar medis untuk menunjang proses pemulihan Jamsen di rumah. Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada Polresta Pontianak yang telah hadir langsung membantu warga yang membutuhkan perhatian kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Pontianak untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan responsif.(wgt) Wartawan Basori

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Menyambut musim libur Lebaran 2025, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso bersama jajarannya kembali turun langsung ke berbagai destinasi wisata guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Salah satu lokasi yang disambangi adalah Pantai Teluk Awur di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (5/4/2025). Kapolres Jepara pun tak segan berdialog dengan para wisatawan serta memberikan sejumlah imbauan terkait keamanan dan ketertiban selama berlibur. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Kami juga mengimbau agar wisatawan selalu menjaga barang bawaan serta waspada terhadap lingkungan sekitar,” ujar AKBP Erick. Ia juga menegaskan pentingnya mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pengelola wisata. “Jangan sampai momen liburan yang seharusnya menyenangkan justru berubah menjadi tragedi. Jika ada hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi petugas keamanan setempat,” terangnya. Sementara itu, salah satu pengunjung yang berasal dari Kabupaten Semarang, Bahtiar (38), yang datang bersama keluarganya mengaku lebih nyaman dengan adanya kehadiran pihak kepolisian di lokasi wisata. “Jujur, saya merasa lebih aman. Apalagi, tempat ini ramai pengunjung, jadi kehadiran polisi sangat membantu,” ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Kasihumas AKP Dwi Prayitna selaku Kasatgas Humas Ops Ketupat Candi 2025 juga menjelaskan langkah antisipasi kemacetan selama libur Lebaran. “Kami sudah menyiapkan pos pengamanan di beberapa titik rawan kemacetan. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian,” kata AKP Dwi Prayitna. Tak hanya itu, petugas kepolisian juga melakukan patroli secara berkala untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lokasi wisata. Dengan adanya langkah preventif ini, diharapkan para pengunjung dapat menikmati liburan tanpa rasa khawatir.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara