SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki kembali menggaungkan semangat persatuan dan kesatuan untuk lebih banyak lagi meraih prestasi. Hal itu disampaikan dia saat menyerahkan hibah motor sampah kepada Lapas Kelas IIB Sukabumi, Rabu (7/1/2026). “Semangat persatuan menuju kedaulatan akan melahirkan prestasi. Hal itu menjadi sebuah pilihan yang mau tidak mau harus dilaksanakan. Kita mulai dari sampah,” kata Ayep. Dia menambahkan per hari Lapas Kelas IIB Sukabumi, memproduksi sampah sekitar kapasitas satu motor. Selain itu kata dia, hal ini sebagai bentuk sinergitas antara lembaga vertikal dengan Pemkot Sukabumi. “Agar tercipta harmoni antar lembaga yang ada,untuk membangun tata kelola pemerintahan yang solid dan kompak,” tegasnya. Disamping itu menjadi prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran lahir dan batin yang menjadi cita-cita bersama. Semangat untuk mencapai kondisi ideal itu adalah bersumber dari konstitusi yang terkandung dalam UUD 1945 dan turunannya. Dia juga bersyukur atas kenaikan PAD Kota Sukabumi dari APBD. Di mana sebelumya berada di angka 35 persen sekarang naik 2 persen menjadi 37 persen. “Saya optimis di 2026 akan ada kenaikan-kenaikan lagi termasuk prestasi-prestasi lainnya. Karena semua dilakukan dengan mengacu pada konsep persatuan,” ungkapnya. Kepala Lapas Sukabumi, Budi Hardiono mengapresiasi bantuan dari Pemkot Sukabumi berupa motor sampah tersebut yang bertepatan dengan momentum tahun baru. “Alhamdulillah, tahun baru, semangat baru, motor baru hibah dari Pemkot Sukabumi. Dia berharap dengan bantuan ini kondisi Lapas menjadi lebih bersih lagi. “Sekarang Lapas Sukabumi sudah bersih dan ke depan jauh lebih bersih lagi dari sebelumnya. Terimakasih kepada pak wali kota dan Kepala DLH atas bantuan ini,” ucapnya. Dia menambahkan, limbah sampah per hari berasal dari sisa makanan, limbah dapur ddan hasil kerja kemandiriannya,” kata kalapas. Ada 504 orang warga binaan di Lapas Kelas IIb Sukabumi yang 19 orang diantaranya mutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang. Karena pembinaan harus berjalan serta keamanan juga harus kondusif. “Jangan sampai terjadi over kapasitas kita akan lakukan mmutasi ke Lapas Kelas IIa Karawang sebanyak 19 orang warga binaan,” Pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan sekaligus penguatan pengamanan menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi, Rabu (31/12/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi beserta jajaran pejabat manajerial. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pelayanan pemasyarakatan dan sistem pengamanan berjalan optimal. Di mana pada momentum pergantian tahun yang nanti malam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam arahannya, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan komitmen jajaran Lapas Sukabumi dalam memberikan pelayanan prima kepada warga binaan serta memperkuat fungsi pengamanan. Ia menilai pelaksanaan apel siaga jelang Tahun Baru 2026 sebagai langkah preventif yang tepat dalam memitigasi potensi gangguan kamtib. “Kesiapan pengamanan menjelang tahun baru merupakan hal yang krusial. Langkah-langkah preventif yang dilakukan Lapas Sukabumi patut diapresiasi untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya. Dalam rangkaian kunjungan, Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan didampingi Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi meninjau langsung sejumlah program pembinaan kemandirian warga binaan. Rombongan meninjau peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, pembuatan keset, layanan laundry Labumi Berseka, serta melakukan peninjauan ke blok hunian warga binaan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi mengerahkan pengamanan maksimal melalui Apel Siaga dan inspeksi mendadak kamar hunian bersama TNI dan Polri, Rabu (31/12/2025). Apel dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dan diikuti pejabat manajerial, seluruh pegawai, serta peserta magang. Dilakukan penyematan pita merah putih kepada perwakilan petugas menjadi simbol kesiapan dan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol. Drs. Mashudi terkait larangan keras segala bentuk perayaan malam Tahun Baru di lingkungan Lapas. “Seluruh kegiatan diarahkan pada doa bersama. Pegawai yang menjalani cuti diminta tetap berada di wilayah Sukabumi demi menjaga kesiapsiagaan personel,” ujarnya. Selain penguatan pengamanan, Kalapas juga memaparkan capaian kinerja Lapas Sukabumi sepanjang Tahun Anggaran 2025. Di mana Lapas Sukabumi berhasil meraih tiga penghargaan tingkat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat atas tata kelola anggaran yang akuntabel serta penguatan fungsi kehumasan. Usai apel, dilakukan sidak kamar hunian dipimpin langsung Kalapas bersama jajaran KPLP dan Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, serta melibatkan personel gabungan TNI Koramil 0607-07 Warudoyong dan Polri Polsek Warudoyong. Sidak difokuskan pada pemberantasan handphone ilegal, narkoba, pungutan liar, dan berbagai modus penipuan. Kalapas menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Poin 6 dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni pemberantasan narkoba dan penipuan di dalam Lapas dan Rutan melalui penguatan pengawasan, penegakan disiplin, serta sinergi dengan aparat penegak hukum. Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Langkah ini menjadi penegasan komitmen Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas menyongsong Tahun Baru 2026. (Usep)

BANDUNG-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menorehkan prestasi membanggakan pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Evaluasi Kinerja di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Dalam ajang yang berlangsung, Selasa (30/12/2025) tersebut, Lapas Sukabumi berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus. Tiga kategori penghargaan yang diraih yakni Juara I Pencapaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun Anggaran 2025, Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Teratraktif, serta Juara III Pengelolaan Kehumasan UPT Terstar Aksi. Capaian ini merupakan fakta tak terbantahkan Lapas Sukabumi menjalankan manajemen bpengelolaan anggaran secara akuntabel serta inovasi kehumasan yang berkelanjutan. Kegiatan yang digelar di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Ida Asep Somara. Selain itu turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gun Gun Gunawan, dan Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Kusnali, serta diikuti seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi dipercaya memaparkan capaian kinerja sebagai perwakilan Lapas. Paparan menyoroti berbagai inovasi layanan, penguatan tata kelola, serta strategi peningkatan kinerja sepanjang Tahun 2025. Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran. “Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis di tahun 2026,” ujarnya. Prestasi Lapas Sukabumi pada 2025 semakin lengkap dengan diraihnya Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi. Pencapaian ini mempertegas komitmen Lapas Sukabumi dalam mendukung reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas membuahkan hasil. ‎ ‎Lapas Sukabumi resmi meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. ‎ ‎Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Shangri-La Hotel Jakarta. ‎Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. ‎ ‎Predikat WBK menjadi pengakuan atas konsistensi dan keseriusan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Sukabumi dalam menerapkan prinsip-prinsip integritas, pencegahan korupsi, serta peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional dan bertanggung jawab. ‎ ‎Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai yang secara berkelanjutan menjalankan pembangunan Zona Integritas. ‎ ‎Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperbaiki kinerja dan menjaga kepercayaan publik. ‎ ‎“Predikat WBK ini bukan akhir dari proses, melainkan penguat komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Selasa (16/12/2025). ‎ ‎Ke depan, Lapas Kelas IIB Sukabumi menargetkan peningkatan reformasi birokrasi dengan menjaga predikat WBK sekaligus mempersiapkan langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui penguatan budaya kerja berintegritas, profesionalisme aparatur, serta inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat resmi membentuk Koperasi Merah Putih Warga Binaan dan membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pembinaan koperasi di Aula LPKA Bandung. ‎ ‎Kegiatan dihadiri Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar Kusnali, perwakilan LPDP, Kementerian Koperasi dan UKM, Waibi, serta 12 stakeholder pendukung. ‎ ‎Para kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat dan pengurus Koperasi Merah Putih dari seluruh UPT turut hadir. ‎ ‎Pembentukan koperasi ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses keterampilan, meningkatkan kapasitas ekonomi warga binaan, dan mempersiapkan kemandirian setelah kembali ke masyarakat. ‎ ‎Kusnali menegaskan pembinaan pemasyarakatan kini menekankan penguatan ekonomi selain pembinaan kepribadian. ‎ ‎Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan 12 mitra guna memperkuat keberlanjutan program pada seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Barat. ‎ ‎’Melalui Bimtek, peserta dibekali materi pengelolaan koperasi, manajemen usaha, keuangan, serta produksi dan pemasaran,” kata dia. ‎ ‎Dengan dukungan kolaboratif dan pembinaan yang terstruktur, Koperasi Merah Putih Warga Binaan diharapkan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang efektif dan meningkatkan daya saing warga binaan setelah bebas. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi terus berinovasi dalam mewujudkan pembinaan yang berdaya guna bagi warga binaan. ‎ ‎Terbaru, Lapas Sukabumi membentuk Koperasi Sosial “Merah Putih” sebagai wadah ekonomi produktif yang dikelola bersama oleh petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). ‎ ‎Kegiatan pembentukan koperasi ini berlangsung di aula Lapas dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dengan penuh semangat kebersamaan. ‎ ‎Dalam kesempatan itu, dibahas pula struktur kepengurusan, jenis usaha yang akan dijalankan, serta penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi sebagai landasan operasional. ‎ ‎Menurut Kalapas Budi Hardiono, koperasi sosial tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan yang menekankan kemandirian, gotong royong, dan tanggung jawab. ‎ ‎”Koperasi ini bukan hanya tempat usaha, tetapi juga ruang belajar untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan jiwa wirausaha,” ujarnya ‎ ‎Dengan semangat Merah Putih tambah dia, warga binaan dengan pribadi lebih baik dan produktif siap kembali ke masyarakat untuk kembali membaur dengan keluarga dan warga sekelilingnya. ‎ ‎Pembentukan Koperasi Sosial Merah Putih ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program Asta Cita Presiden dan visi Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat. ‎ ‎Selain menumbuhkan ekonomi sosial di lingkungan Lapas, koperasi ini juga diharapkan menjadi sarana bagi warga binaan untuk berkontribusi secara nyata selama masa pembinaan. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. ‎ ‎Semangat kolaborasi yang tumbuh dari inisiatif ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Sukabumi tidak hanya berorientasi pada pemasyarakatan, tetapi juga pada pemberdayaan dan kemandirian warga binaan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi terus memperkuat sistem keamanan internal melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggeledahan Badan, yang digelar bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota. ‎ ‎Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas ini diikuti oleh petugas Pintu Utama (P2U) serta petugas penggeledah pria dan wanita. ‎ ‎Tujuannya, meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas dalam menjalankan prosedur pemeriksaan sesuai standar keamanan dan prinsip hak asasi manusia. ‎ ‎Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, membuka kegiatan sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan disiplin dan integritas dalam pelaksanaan tugas. ‎ ‎“Kami ingin memastikan setiap petugas memahami tata cara penggeledahan sesuai aturan. Profesionalisme dan ketelitian adalah benteng utama dalam mencegah peredaran barang terlarang di dalam lapas,” ujar Budi. ‎ ‎Materi bimtek disampaikan oleh IPTU H. Rahmat Mulyadi, S.H. dari Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota. ‎ ‎Ia memaparkan dasar hukum penggeledahan berdasarkan KUHAP, teknik pemeriksaan bagi pria dan wanita, serta etika petugas dalam menjalankan tugas di lapangan. ‎ ‎Para peserta juga mengikuti praktik langsung penggeledahan badan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk cara penanganan apabila ditemukan barang terlarang. ‎ ‎Sesi tanya jawab yang interaktif menutup rangkaian kegiatan, memberi ruang bagi petugas untuk memperdalam pemahaman tentang aspek hukum dan teknis penggeledahan. ‎ ‎Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polres Sukabumi Kota dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan barang terlarang. ‎ ‎Bimtek ditutup dengan doa dan foto bersama, menandai semangat kebersamaan dan peningkatan profesionalisme aparatur pemasyarakatan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmen bersama untuk memberantas peredaran narkoba, handphone ilegal, dan barang terlarang lainnya di lingkungan pemasyarakatan. ‎ ‎Penandatanganan komitmen ini digelar secara serentak di seluruh Lapas, Rutan, LPKA, dan Bapas se-Indonesia melalui sambungan daring. ‎ ‎Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Sukabumi ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, dan jajaran pelaksana. ‎Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta penandatanganan komitmen bersama oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, disusul seluruh satuan kerja pemasyarakatan di tanah air. ‎ ‎Dalam arahannya, Mashudi menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan. ‎ ‎Ia menekankan agar tidak ada lagi pelanggaran yang berkaitan dengan peredaran narkoba maupun penggunaan handphone ilegal. ‎ ‎Selain itu, Mashudi juga menyoroti pentingnya sinergi dengan TNI–Polri serta pelaksanaan patroli rutin demi mencegah potensi gangguan keamanan. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H. menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremonial. ‎ ‎“Kami sepenuhnya mendukung arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba dan barang terlarang. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral seluruh petugas dalam menjaga marwah institusi serta menciptakan Lapas yang aman dan tertib,” ujarnya. ‎ ‎Melalui kegiatan ini, Kalapas Sukabumi menegaskan kesiapannya untuk terus bekerja profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi demi terwujudnya lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari segala bentuk pelanggaran. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggelar razia gabungan bersama TNI dan Polri di sejumlah blok hunian warga binaan, Sabtu (11/10/2025). ‎ ‎Operasi mendadak yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat. ‎ ‎Razia ini menjadi bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, terutama poin pertama yang menekankan pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di lapas/rutan. ‎ ‎Kegiatan ini juga selaras dengan 21 Perintah Harian Dirjen Pemasyarakatan Drs. Mashudi dan instruksi Kakanwil Ditjenpas Jabar, Kusnali. Penggeledahan menyasar enam kamar di Blok A (A3, A4, A5), Blok B (B1), dan Blok C (C7). ‎ ‎Operasi dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) bersama Kasi Administrasi Kamtib dan Kasubsi Keamanan, dengan dukungan 26 personel gabungan dari staf, regu pengamanan, CPNS, serta aparat TNI–Polri wilayah Warudoyong. ‎ ‎Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan integritas lingkungan pemasyarakatan. ‎ ‎“Razia ini bukan sekadar menindaklanjuti instruksi pimpinan, tetapi juga wujud tanggung jawab kami untuk menciptakan lapas yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba maupun handphone,” tegasnya. ‎Hasil penggeledahan menunjukkan tidak ditemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal. ‎ ‎Namun petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti gunting, paku, pinset, potongan kawat, hanger logam, tali kain, dan tongkat besi, yang seluruhnya langsung diinventarisasi dan diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur. ‎ ‎Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan TNI–Polri guna mendukung kebijakan “Lapas Bersih dari Handphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar). (Usep)