MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.23 Juni 2026 – Pengadilan Negeri Majalengka melaksanakan Kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (KIMWASMAT) di Lapas Majalengka pada hari ini, Selasa (23/06). Kegiatan yang bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan putusan pengadilan serta mengevaluasi program pembinaan narapidana ini dilaksanakan di Aula Lapas Majalengka. Rombongan dari PN Majalengka yang terdiri dari lima orang dan disambut dengan baik oleh Kasi Binadik dan Giatja Lapas Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, tim Hakim Pengawas melakukan wawancara tatap muka terhadap lima orang Warga yang menjadi target pengawasan untuk mengetahui keadaan, pemenuhan hak dasar, serta keaktifan mereka. Setelah proses wawancara selesai, rombongan PN Majalengka turut meninjau langsung berbagai fasilitas dan jalannya program pembinaan yang ada di Lapas Majalengka. Kalapas Majalengka melalui Kasi Binadik dan Giatja, menyampaikan apresiasinya atas peninjauan ini dan menegaskan bahwa pihak Lapas selalu kooperatif terhadap pengawasan demi memastikan pemenuhan hak serta program pemberdayaan berjalan optimal. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. 23/06/2026 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang optimal, di bawah kepemimpinan Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas siap siaga mengawal dan mendampingi petani secara aktif, mulai dari proses penanaman jagung, masa panen, hingga tahap pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lapangan menunjukkan jajaran Polres Kuningan turun langsung ke ladang saat masa panen tiba. Dari ladang tersebut, hasil panen warga kini telah memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang dengan teliti sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP ABDUL AZIS, SH., C.HPR, bersama anggota Polres lainnya terlihat memantau langsung proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan, “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik, Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil, Satreskrim terus pantau swasembada pangan agar petani maju di Kabupaten Kuningan,” ujar AKP ABDUL AZIS, SH., C.PHR, saat meninjau gudang penyimpanan. Pangkas Praktik Tengkulak demi Kesejahteraan Petan, Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri secara menyeluruh, mulai dari: * Penyediaan lahan yang produktif. * Bimbingan teknis tata cara penanaman jagung yang baik. * Fasilitasi kerja sama langsung dengan pihak pabrik. Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi dari hulu ke hilir, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang kerap mempermainkan harga di pasaran. Setelah proses penimbangan selesai, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak serta bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan di daerah. Komitmen Berkelanjutan, Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan, Ke depan lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan terhadap ketahanan pangan nasional semakin besar dan memberikan dampak ekonomi positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. ( Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Polres Cirebon Kota diwarnai dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Yayasan Budhi Asih Cirebon, Senin 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota, Ibu Mayya Eko Iskandar, bersama jajaran pengurus Bhayangkari. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi antara keluarga besar Polri dengan masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto STrK SIK menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi sarana untuk lebih mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan kemanusiaan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas. “Kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Selain memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, kami juga ingin memberikan manfaat nyata melalui bantuan sosial,” ujar AKP Hadi. Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pengurus serta penghuni Yayasan Budhi Asih Cirebon. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya disiplin di jalan raya, penggunaan helm dan sabuk pengaman, hingga upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya keselamatan bersama di jalan raya. Selain kegiatan edukasi, Satlantas Polres Cirebon Kota juga menyalurkan bantuan sosial kepada pengurus dan penghuni yayasan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang menerima manfaat. Kehadiran Bhayangkari Cabang Cirebon Kota dalam kegiatan tersebut juga memberikan warna tersendiri. Selain memberikan dukungan, Bhayangkari turut memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam tugas kepolisian di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara Satlantas Polres Cirebon Kota dengan pihak Yayasan Budhi Asih. Hubungan yang terjalin diharapkan tidak hanya berhenti pada momentum peringatan, tetapi dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya di masa mendatang. Melalui program Polantas Menyapa ini, Polres Cirebon Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Budaya tertib di jalan raya diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari demi menekan angka kecelakaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak yayasan maupun masyarakat penerima manfaat. Suasana penuh kehangatan terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, turut mengimbau masyarakat untuk terus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas serta menjaga keselamatan di jalan raya. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Kasus penganiayaan maut yang terjadi di kawasan Taman Kota (Tamkot) Kuningan akhirnya mulai menemui titik terang. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan resmi menetapkan seorang pria berinisial B (38), warga Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, sebagai tersangka dalam peristiwa yang menewaskan seorang pria berinisial YW (49), warga Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu 17 Juni 2026 sekitar pukul 21.15 WIB di area Taman Kota Kuningan. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD 45 Kuningan akibat luka berat yang dideritanya, namun nyawa YW tidak tertolong dan meninggal dunia dua hari setelah kejadian. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, menjelaskan bahwa kasus ini diduga kuat dipicu oleh persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka B diduga diliputi rasa cemburu dan sakit hati karena mencurigai korban memiliki hubungan dengan istrinya. Sebelum kejadian, persoalan tersebut sempat diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, emosi tersangka diduga tidak terkendali hingga akhirnya kembali mencari keberadaan istrinya. Upaya tersebut justru mempertemukan tersangka dengan korban di kawasan Taman Kota Kuningan. Saat berada di lokasi kejadian, tersangka melihat korban tengah bersama istrinya. Kondisi tersebut diduga memicu emosi tersangka hingga terjadi aksi kekerasan yang berujung fatal. Polisi mengungkapkan bahwa tersangka terlebih dahulu menarik pakaian korban dari arah belakang, kemudian memiting leher korban hingga terjatuh ke tanah. Setelah korban terjatuh, tersangka berulang kali melayangkan pukulan ke arah wajah dan kepala menggunakan tangan kosong. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala serta mengalami pendarahan dari telinga, hidung, dan mulut. Warga yang berada di sekitar lokasi segera berusaha melerai kejadian tersebut sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit. (Asep Rusliman)

  KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran Polres Kuningan melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.H., S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan. Kegiatan ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Suasana khidmat menyelimuti prosesi yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pejuang bangsa. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang HUT Bhayangkara, melainkan momentum untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan yang telah diwariskan para pahlawan kepada generasi penerus, termasuk anggota Polri. Prosesi tabur bunga dilakukan secara bergantian oleh Kapolres Kuningan dan para PJU Polres Kuningan di atas pusara para pahlawan. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan mendalam sekaligus refleksi bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menjelang usia ke-80 tahun, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan menjadi inspirasi dalam memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta berorientasi pada kepentingan rakyat. Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung semangat transformasi dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembinaan internal terus digelar sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan. Dengan semangat Bhayangkara yang Presisi, Polri diharapkan semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

KUNINGAN,-Bidik-kssusnews.com,. 22 Juni 2026 Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang optimal, Polres Kuningan siap siaga mengawal ketahanan pangan melalui jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas yang aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman jagung hingga tahap panen dan pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lapangan, jajaran Polres Kuningan turun langsung ke ladang saat masa panen. Dari ladang, hasil panen warga kini memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis bersama anggota Polres lainnya terlihat memantau langsung proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik, Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil. Polres Kuningan siap siaga mengawal ketahanan pangan dari hulu hingga hilir,” ujar AKP Abdul Azis saat meninjau gudang penyimpanan. Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri. Mulai dari penyediaan lahan, bimbingan teknis cara tanam jagung yang baik, hingga fasilitasi kerja sama dengan pihak pabrik, Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang mempermainkan harga. Setelah ditimbang, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan bisa mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan daerah. Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan, Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan untuk ketahanan pangan nasional semakin besar dan berdampak langsung bagi masyarakat. ( Asep Rusliman)

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.– Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan bersama Kelompok Tani Desa Cibulan dan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung di lahan pertanian Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui monitoring pertumbuhan tanaman serta penyemprotan cairan pembasmi hama guna mencegah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang dapat memengaruhi produktivitas hasil panen. Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Personel Satlantas Polres Kuningan bersama petugas Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu dan anggota Kelompok Tani Desa Cibulan turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik, sehat, dan terawat. Selain melakukan penyemprotan, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan koordinasi mengenai teknik perawatan tanaman serta langkah-langkah pencegahan hama dan penyakit tanaman. Kasat Lantas Polres Kuningan menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan kelompok tani dan instansi terkait guna mendukung ketahanan pangan. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu mengapresiasi dukungan dan keterlibatan Satlantas Polres Kuningan dalam kegiatan pertanian yang dinilai mampu meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal. Dengan adanya kolaborasi antara Satlantas Polres Kuningan, Kelompok Tani Desa Cibulan, dan Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu, diharapkan tanaman jagung yang dibudidayakan dapat menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka menerima kunjungan kerja sekaligus aksi kepedulian dari Tokoh Masyarakat sekaligus Anggota DPR RI, Ir. H. Ateng Sutisna, MBA. Pada kesempatan ini, hadir juga ketua Yayasan Pancar Kalijati Nusantara, Iwan Gunawan. Dalam kunjungan tersebut, disalurkan dukungan berupa 100 paket sarana ibadah berupa sarung, peci, dan buku panduan ibadah yang ditujukan langsung bagi para warga binaan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap proses pembinaan kepribadian di dalam Lapas. Selain penyerahan secara simbolis, Ir. H. Ateng Sutisna juga melakukan peninjauan langsung ke berbagai program pembinaan kemandirian yang tengah berjalan produktif di Lapas Majalengka. Peninjauan mencakup ruang keterampilan merajut, tata boga, menjahit, pangkas rambut, hingga area pembinaan yang meliputi sektor peternakan, pertanian, dan perikanan. Di sela-sela peninjauannya, beliau memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen Lapas Majalengka dalam membekali warga binaan dengan keahlian praktis. “Kami sangat mengapresiasi program pembinaan yang telah berjalan dengan sangat baik dan produktif di Lapas Majalengka ini. Mulai dari keterampilan tangan hingga sektor agrobisnis, semuanya tertata dengan baik. Semoga dukungan paket sarana ibadah yang kami bawa hari ini bisa memberikan manfaat, menjaga kesehatan mereka, sekaligus menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujar Ir. H. Ateng Sutisna, MBA. Kunjungan dan perhatian dari pihak parlemen ini disambut hangat oleh jajaran pemasyarakatan. Kalapas Kelas IIB Majalengka, Rian Firmansyah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan kesediaan Legislator putra daerah Majalengka tersebut untuk meninjau langsung kondisi di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran, perhatian, serta peninjauan langsung yang dilakukan oleh Bapak Ir. H. Ateng Sutisna di Lapas Majalengka. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga dukungan paket sarana ibadah yang diberikan dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan spiritualitas, mempertebal keimanan, dan mendukung pembinaan kepribadian para warga binaan selama menjalani masa pidana,” tutur Kalapas Majalengka. Dukungan yang ditujukan kepada Lapas Majalengka ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung penguatan program reintegrasi sosial, sehingga saat bebas nanti, para warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri, produktif, dan taat hukum. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. ( 21/06) Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi terwujudnya ketahanan pangan nasional yang optimal, Polres Kuningan melalui jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas aktif mendampingi petani, mulai dari proses penanaman jagung hingga tahap panen dan pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lokasi, hasil panen jagung warga kini sudah memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, bersama anggota Polres Kuningan lainnya terlihat turun langsung memantau proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik. Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil,” ujar Kasat Reskrim AKP Abdul Azis saat meninjau langsung gudang penyimpanan, Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri. Mulai dari penyediaan lahan, bimbingan teknis cara tanam jagung yang baik, hingga fasilitasi kerja sama dengan pihak pabrik. Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang mempermainkan harga. Setelah ditimbang, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan bisa mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan daerah. Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan. Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan untuk ketahanan pangan nasional semakin besar dan berdampak langsung bagi masyarakat. ( Asep Rusliman )

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026). ​Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal sehingga nantinya dapat menghasilkan panen yang maksimal. ​Melalui sinergi ini, Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan berperan aktif membantu masyarakat dalam pemeliharaan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)