Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna menghadirkan kemudahan pelayanan publik secara nyata serta dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar menggelar program inovatif bidang pelayanan masyarakat. Langkah inklusif yang dikemas melalui sinergitas lintas instansi ini difokuskan untuk memfasilitasi kebutuhan dokumen perjalanan internasional warga secara cepat, transparan, dan akuntabel, Rabu (24/06/2026). Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran pelayanan publik ini dipusatkan langsung di Aula Kanyawasistha Tatag Trawang Tungga Mapolres Majalengka, Kabupaten Majalengka. Program jemput bola (easy passport) ini terlaksana berkat kerja sama yang solid antara jajaran Polres Majalengka dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon sebagai wujud komitmen bersama memberikan pelayanan prima yang melebihi ekspektasi masyarakat. Tim teknis dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon dipimpin langsung oleh Syachrudin, S.Kom. (Kasi Lalu Lintas Keimigrasian) dan Sonny Prabowo, S.E. (Kasi TIK dan Informasi Keimigrasian) beserta para anggota instruktur keimigrasian. Layanan ini meliputi seluruh tahapan proses pembuatan dokumen mulai dari pemeriksaan berkas keabsahan, wawancara singkat, hingga pengambilan data biometrik berupa foto wajah dan sidik jari pemohon. Agenda yang mendapat antusiasme tinggi dari warga dan personel ini ditinjau langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Turut hadir mendampingi jalannya peninjauan antara lain Waka Polres Majalengka Kompol Dani Prasetya, S.H., M.H., CPHR., Kabag Ops Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana, S.H., Kasat Reskrim AKP Udiyanto, S.H., M.H., serta Kanit I Sat. Narkoba Ipda Addi Junia Permana, S.Sos., M.H., yang bertindak selaku Perwira Pengawas (Pawas) pengamanan lokasi. Di sela-sela pemantauan arus pelayanan, petugas kepolisian bersama tim imigrasi turut menyisipkan jalinan komunikasi dialogis secara humanis guna menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar. Warga pemohon diimbau untuk selalu menjaga ketertiban selama antrean, menjaga dokumen penting pribadi agar tidak tercecer, serta diingatkan agar berhati-hati terhadap segala bentuk tawaran calo atau modus penipuan berbasis daring yang mengatasnamakan pengurusan paspor instan. (Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan bakti sosial (baksos). Kegiatan tersebut berupa bantuan air bersih kepada masyarakat di RW 08 Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Khususnya warga yang membutuhkan tambahan pasokan air bersih untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto STrK SIK mengatakan, pendistribusian air bersih merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.” “Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus dapat dirasakan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan mereka,” ujarnya. Bantuan air bersih tersebut disalurkan kepada warga yang selama ini membutuhkan tambahan pasokan air untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga. Mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan domestik lainnya, seluruhnya sangat bergantung pada ketersediaan air bersih yang memadai. Kedatangan personel Satlantas Polres Cirebon Kota disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar setiap hari. Tidak hanya menyalurkan bantuan, personel kepolisian juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. 24/06/26 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kuningan. Di bawah komando Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas pasang badan mengawal keringat petani—mulai dari tanam, panen, hingga distribusi ke pabrik. Pantauan di lapangan, personel Polres Kuningan tidak ragu turun langsung ke ladang saat masa panen tiba, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang dengan teliti sebelum dikirim ke pabrik pengolahan, memastikan tidak ada satu gram pun hak petani yang berkurang, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis bersama anggotanya memantau langsung proses krusial ini untuk memastikan semua alur berjalan jujur, aman, dan transparan. “Ini bentuk nyata hadirnya Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi para petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap masuk pabrik. Tujuannya satu, agar hasil jerih payah petani terserap maksimal dengan harga yang stabil dan adil,” ujar AKP Abdul Azis di sela peninjauan gudang penyimpanan. * Pangkas Tengkulak, Petani Lebih Sejahtera , Program ini merangkul kelompok tani binaan Polri secara menyeluruh melalui tiga langkah konkret: * Penyediaan Lahan, Memanfaatkan lahan produktif agar bisa digarap optimal. Bimbingan Teknis: Edukasi tata cara menanam jagung yang baik agar hasil panen melimpah. * Jalur Pintas ke Pabrik, Membuka akses kerja sama langsung dengan pihak pabrik tanpa perantara. Dengan kawalan ketat Satreskrim Polres Kuningan dari hulu ke hilir, ruang gerak praktik tengkulak yang kerap memainkan harga sepihak berhasil dipangkas, Petani kini bisa tersenyum lega karena harga jual jagung mereka tetap terjaga. Begitu proses penimbangan rampung, jagung-jagung berkualitas dari Kuningan ini langsung meluncur ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri, Langkah nyata ini terbukti ampuh mendongkrak ekonomi petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan daerah. Komitmen yang Tak Boleh Berhenti Polres Kuningan menegaskan bahwa komitmen ini bukan gerakan musiman, Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri akan terus diperluas. Targetnya jelas, menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional yang mandiri, di mana petaninya maju, sejahtera, dan berdaulat di tanahnya sendiri. Satreskrim Polres Kuningan akan terus bersiaga di lapangan, memastikan keringat para petani berubah menjadi berkah yang utuh hingga ke tangan pabrik. ( Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka sukses menjalin kemitraan strategis dengan salah satu pusat oleh-oleh di daerah, yaitu Majalengka Mart dan OMA (Oleh oleh Majalengka). Kerja sama ini ditujukan untuk memasarkan berbagai produk hasil karya dan kreativitas warga binaan secara massal kepada masyarakat luas. Langkah progresif ini merupakan realisasi konkret dari Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui koperasi dan UMKM. Pihak manajemen Majalengka Mart menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menilai kualitas produk yang dihasilkan oleh warga binaan Lapas Majalengka memiliki standar yang tinggi, layak, dan memiliki nilai jual yang mampu bersanding dengan produk-produk lokal lainnya. Melalui sinergi kemitraan ini, diharapkan program pembinaan kemandirian di Lapas Majalengka dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Selain memberikan bekal keterampilan, program ini juga menjadi modal berharga bagi para warga binaan agar siap berwirausaha secara mandiri dan produktif setelah bebas. Melalui sinergi kemitraan yang kuat ini, Lapas Kelas IIB Majalengka berkomitmen untuk memastikan program pembinaan kemandirian dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Sehingga kreativitas warga binaan tidak berhenti di dalam lingkungan blok hunian, melainkan memiliki pasar riil yang jelas dan terus berkembang. Di sisi lain, program pemasaran ini tidak sekadar memberikan bekal keterampilan teknis semata, tetapi juga menjadi modal berharga bagi para warga binaan. Pengalaman memproduksi barang yang menembus pasar ritel diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan, sehingga saat bebas nanti, mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri, produktif, dan berdaya ekonomi. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki masa persiapan panen di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, Satlantas Polres Kuningan bersama kelompok tani setempat telah melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.Setelah melalui proses perawatan dan pemantauan secara berkala, tanaman jagung kini tumbuh dengan baik dan siap untuk dipanen. Kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal menjelang masa panen. Alhamdulillah, hasil pertumbuhan jagung menunjukkan perkembangan yang baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani. (Asep Rusliman)

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada warga Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, diduga diwarnai praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum Ketua RT. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan diminta menyerahkan uang sebesar Rp 15.000 hingga Rp 20.000 saat proses pembagian bantuan berlangsung. Dalam program yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Kenanga di bawah kepemimpinan Lurah Andi Eka Risfananda, sebanyak 1.105 KPM menerima dua karung beras (masing-masing 10 kg) dan empat liter minyak goreng. Seorang penerima manfaat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku dipungut biaya tersebut. Isu yang beredar menyebutkan dana hasil pungutan disetorkan ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Menanggapi hal itu, Iwan selaku fasilitator penyaluran bantuan membenarkan adanya pungutan oleh sebagian oknum RT, namun membantah keras keterlibatan Puskesos. “Memang ada beberapa RT yang meminta biaya dengan alasan kebutuhan program lingkungan seperti pemeliharaan fasilitas atau pembelian kain kafan. Namun, informasi bahwa uang tersebut diberikan kepada pihak Puskesos tidak benar,” ujar Iwan saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (20/6/2026). Koordinator Puskesos Kelurahan Kenanga, Edi, juga membantah tuduhan serupa. Saat ditemui Senin (22/6/2026), Edi menyatakan baru mengetahui dugaan pungutan tersebut dari media dan belum menerima setoran apa pun. “Saya akan berkoordinasi dengan Pak Lurah terkait hal ini. Kemungkinan seluruh RT akan dipanggil untuk membahas permasalahan tersebut dalam rapat,” kata Edi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Kenanga belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut terhadap dugaan pungli tersebut. Masyarakat berharap adanya klarifikasi dan evaluasi agar penyaluran bansos berjalan sesuai aturan tanpa pungutan dalam bentuk apa pun. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon menggelar aksi kemanusiaan berupa Bakti Kesehatan Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan sosial yang menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon ini dilaksanakan di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Selasa (23/6/2026). ​Agenda donor darah tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Aksi kemanusiaan ini juga diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira, personel, dan ASN Polresta Cirebon. Menunjukkan sinergi lintas sektoral yang kuat, perwakilan dari Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Purnawirawan Polri, Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon, anggota Pramuka Saka Bhayangkara, hingga warga masyarakat sekitar turut ambil bagian mengantre untuk mendonorkan darah mereka. ​Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan dalam momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80. “Melalui kolaborasi ini, kepolisian berharap aksi donor darah dapat menjadi sarana efektif untuk mempererat sinergi antara Polri, instansi samping, serta seluruh elemen masyarakat,” katanya. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Cirebon bagi pasien yang membutuhkan pertolongan medis darurat. ​Antusiasme para pendonor tergolong sangat tinggi, di mana tercatat sebanyak 136 orang mendaftarkan diri dalam aksi sosial tersebut. Dari hasil pemeriksaan medis tim dokkes dan PMI, sebanyak 126 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, sedangkan 10 orang lainnya terpaksa ditolak karena alasan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi kriteria standar. Melalui proses donor tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 126 kantong darah dengan rincian 47 kantong golongan darah A, 28 kantong golongan darah B, 8 kantong golongan darah AB, dan 43 kantong untuk golongan darah O. Seluruh rangkaian kegiatan donor darah berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan aman. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan mahasiswa, Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Majalengka pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik antara Polres Majalengka dan organisasi kemahasiswaan. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peran pemuda, serta kontribusi mahasiswa dalam pembangunan daerah turut dibahas. Pada kesempatan itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan mahasiswa perlu terus ditingkatkan guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Majalengka. “Kami berharap silaturahmi ini dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama yang baik antara Polres Majalengka dengan PMII Kabupaten Majalengka. Mahasiswa merupakan mitra penting dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Rita Suwadi. Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh kader PMII untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum dan pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Sementara itu, perwakilan PMII Kabupaten Majalengka menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut dan mengapresiasi keterbukaan Polres Majalengka dalam membangun komunikasi dengan kalangan mahasiswa. PMII menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Majalengka. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polres Majalengka dan PMII Kabupaten Majalengka, sehingga dapat bersama-sama berkontribusi dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kemajuan daerah. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Majalengka Polda Jabar mengikuti kegiatan Puncak Bakti Kesehatan yang diselenggarakan secara daring melalui sarana Zoom Meeting pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung secara nasional tersebut diikuti oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., jajaran Polres Majalengka, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang turut mendapatkan perhatian dalam program bakti kesehatan tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang humanis, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar AKBP Rita Suwadi. Kapolres juga mengapresiasi partisipasi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para pengemudi ojek online yang menjadi salah satu sasaran pelayanan kesehatan. Menurutnya, para ojol memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat sehingga kesehatan mereka perlu mendapat perhatian bersama. Lebih lanjut, AKBP Rita Suwadi berharap kegiatan bakti kesehatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon mendesak Bupati Cirebon untuk segera mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur guna menyelamatkan dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon yang saat ini dinilai sedang menghadapi krisis kepercayaan publik akibat berbagai persoalan yang terus bermunculan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Ketua Umum FORMASI Cirebon, Adv. Qorib, SH., MH., menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Berbagai temuan, laporan masyarakat, hasil pemeriksaan lembaga pengawas, hingga dugaan kebocoran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi perhatian publik telah menciptakan situasi yang tidak kondusif bagi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Cirebon. “Sudah saatnya Bupati Cirebon mengambil langkah konkret dan berani untuk menyelamatkan dunia pendidikan. Jangan sampai persoalan yang terus berlarut-larut justru mengorbankan kepentingan peserta didik, tenaga pendidik, dan masa depan pendidikan Kabupaten Cirebon,” tegas Qorib. FORMASI menilai bahwa evaluasi kinerja secara menyeluruh terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon merupakan langkah yang sangat mendesak. Evaluasi tersebut harus dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut FORMASI, banyaknya persoalan yang muncul dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan adanya indikasi lemahnya tata kelola, pengawasan internal, serta pengendalian terhadap berbagai program dan kegiatan yang bersumber dari anggaran pendidikan. Oleh karena itu, FORMASI secara resmi mendesak Bupati Cirebon untuk: 1. Melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS dan BOSP di Kabupaten Cirebon. 2. Melakukan evaluasi total terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. 3. Memerintahkan pemeriksaan terhadap seluruh program dan kegiatan yang menjadi temuan BPK maupun Inspektorat. 4. Mengusut dugaan kebocoran dan penyalahgunaan anggaran pendidikan secara transparan dan akuntabel. 5. Menyampaikan hasil pemeriksaan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. 6. Segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon apabila terbukti tidak mampu menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan tidak mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan. FORMASI juga menegaskan bahwa penyelamatan dunia pendidikan harus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pendidikan merupakan sektor strategis yang menyangkut masa depan generasi muda dan tidak boleh dikorbankan oleh dugaan praktik penyimpangan anggaran maupun buruknya tata kelola birokrasi. Sebagai bentuk pengawasan masyarakat sipil, FORMASI berencana menyampaikan laporan dan permohonan evaluasi kepada berbagai instansi terkait, di antaranya Gubernur Jawa Barat, Inspektorat Provinsi Jawa Barat, BKD Provinsi Jawa Barat, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendidikan. “Bupati Cirebon harus menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan. Jangan menunggu persoalan semakin besar. Kami meminta langkah cepat dan tegas, termasuk pencopotan Kepala Dinas Pendidikan apabila memang diperlukan demi menyelamatkan pendidikan Kabupaten Cirebon,” tambah Qorib. FORMASI menegaskan akan terus mengawal seluruh proses pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga berwenang guna memastikan tata kelola pendidikan di Kabupaten Cirebon berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas dari praktik korupsi. “SELAMATKAN DANA BOS, SELAMATKAN MASA DEPAN PENDIDIKAN KABUPATEN CIREBON.” Ketua Umum; FORMASI Cirebon (Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi) ADV. QORIB, SH., MH. (Asep Rusliman)