Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Rabu 27 Agustus 2025 Seorang oknum wartawan di Pontianak ditangkap aparat Kepolisian dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan terhadap sebuah perusahaan sawmill milik pengusaha lokal berinisial TH. Penangkapan ini langsung menyita perhatian publik dan memunculkan reaksi keras dari puluhan wartawan di Kalimantan Barat. Para jurnalis dari berbagai media menggelar aksi solidaritas di halaman Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polresta Pontianak, Rabu (27/8). Mereka menegaskan tidak sedang membela tindakan yang melawan hukum, melainkan meminta agar penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih. Kami tidak membela, kami juga tidak menyerang. Yang kami minta sederhana: hukum ditegakkan secara adil. Kalau ada dugaan pemerasan, itu diproses. Tapi jangan lupakan, perusahaan yang terindikasi menjalankan sawmill ilegal juga harus diperiksa,” ujar Jali, salah satu jurnalis yang hadir. Para jurnalis mendesak aparat agar tidak hanya menjerat pihak penerima, tetapi juga menindak pihak pemberi sebagaimana diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dalam regulasi tersebut, baik pihak penerima maupun pemberi suap dapat dipidana. Mekanisme OTT sendiri merupakan kewenangan penyidik sebagaimana diatur dalam KUHAP dan diperkuat oleh Peraturan Kapolri tentang Fungsi Reserse Kriminal. Sejumlah aktivis lingkungan yang turut hadir menegaskan bahwa dugaan bisnis sawmill ilegal harus menjadi fokus penyelidikan. “Ancaman terhadap hutan bukan hanya dari kebakaran, tapi juga dari praktik pembalakan liar yang kerap dibungkus dalam bisnis kayu ilegal,” kata seorang aktivis. Selain aksi di Mapolresta, para jurnalis berkomitmen akan mendorong investigasi lanjutan ke instansi terkait, khususnya mengenai izin usaha sawmill yang diduga bermasalah. Mereka menilai penegakan hukum harus menyentuh seluruh pihak yang terlibat, bukan hanya jurnalis, melainkan juga pengusaha serta pihak yang diduga menjadi beking. Aksi solidaritas tersebut ditutup dengan seruan moral: hukum tidak boleh tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Para jurnalis menekankan bahwa OTT kali ini harus menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan keberpihakan pada keadilan substantif, bukan sekadar formalitas penindakan. Kini, publik menanti tindak lanjut penyidik Polresta Pontianak: apakah kasus ini akan dibawa ke ranah hukum secara utuh dengan menjerat pemberi dan penerima, atau berhenti di tengah jalan. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Redaksi akan terus mengikuti perkembangan lebih lanjut dan memberikan ruang bagi klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait, baik dari kepolisian, perusahaan, maupun organisasi kewartawanan. Wartawan Mulyawan

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kabag log AKP Endoy Sahru memimpin apel pagi di Lapangan Polres Majalengka yang dihadiri Wakapolres Para PJU, perwira staf, Bintara dan ASN Polres Majalengka, Selasa (26/8/2025) Dalam arahannya, Kabag Log menyampaikan arahan Bapak Kapolres menekankan sejumlah program prioritas kepolisian, mulai dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional, pembangunan dapur bergizi gratis, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme anggota. Dalam apel tersebut, Kabaglog menyampaikan bahwa Polri berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satunya akan dilaksanakan supervisi melalui kegiatan penanaman jagung yang akan dilaksanakan di wilayah Majalengka. Polri sendiri menargetkan produksi satu juta ton jagung dalam setahun. Polres Majalengka juga akan bersinergi dengan dinas terkait dan kelompok tani untuk mendorong percepatan produksi di wilayah masing-masing. Selain itu, Polres Majalengka juga memaparkan pembangunan Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) atau dapur bergizi gratis yang menjadi program nasional, Dapur ini nantinya melayani sekitar 3.500 sampai 4000 orang Diwilayah Majalengka yang belum memiliki dapur SPPG. Pembangunan dapur SPPG ini dibiayai melalui dana koperasi internal Polres Majalengka, Kabaglog memastikan seluruh proses sudah diperhitungkan dengan matang untuk kepentingan bersama. Selain itu Kabaglog juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran telah menjalankan tugasnya dengan situasi selama 1×24 Jam berjalan aman kondusif. Menutup arahannya, Kabaglog berharap seluruh personel memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat (Asep Rusliman)

KUNINGAN – BIDIK-KASUSnews.com Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (24/8). Seorang pengendara motor tewas di lokasi setelah menabrak bus dan terseret sejauh 10 meter. Berdasarkan keterangan Unit Laka Lantas Polres Kuningan, kecelakaan bermula ketika Bus Putri Luragung bernomor polisi E 7732 YL melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon. Saat tiba di depan sebuah toko aksesoris pelek mobil, bus berwarna kuning-hijau itu berpapasan dengan sepeda motor Honda Beat hitam bernopol E 3900 ZR yang dikendarai seorang pemuda bernama Oki, warga Sangkanhurip. “Motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cirebon menuju Kuningan. Saat menyalip kendaraan lain, pengendara tidak sempat kembali ke jalurnya sehingga menabrak bagian bemper kanan depan bus,” terang pihak kepolisian melalui laporan resmi. Benturan keras membuat korban terjepit di bagian depan bus dan terseret sekitar 10 meter sebelum akhirnya meninggal dunia di tempat. Motor yang dikendarai korban pun tersangkut di bemper bus. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang. Kasus kecelakaan ini kini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Kuningan. Rico

  CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Suasana Desa Cipejeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (24/8/2025) sore tampak semarak. Polresta Cirebon menggelar kegiatan Sambang Kamtibmas dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang kali ini dikemas dengan penampilan musik dari Bageur Band, band internal Polresta Cirebon. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. serta sejumlah pejabat penting, di antaranya Dirdik KPK Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, S.I.K., S.Psi., M.H., Kasat Intelkam Kompol Joni Surya Nugraha, S.I.P., M.H., Kapolsek Lemahabang AKP Yuliana, S.AB., M.Si., Kuwu Cipejeuh Kulon H. Lili Mashuri, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, dan ratusan warga setempat. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap Desa Cipejeuh Kulon yang dinilai berhasil menjaga kebersihan, keindahan, serta kekompakan warganya. “Hari ini saya bangga hadir di Desa Cipejeuh Kulon. Sejak pintu masuk saya melihat ornamen bambu, pagar yang rapi, jalanan bersih, rumah-rumah dengan tanaman hias maupun pangan, serta masyarakat yang kompak. Desa ini luar biasa dan bisa menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon,” ujar Kombes Pol Sumarni. Kapolresta juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, khususnya penggunaan helm saat berkendara motor, serta mengajak warga mengaktifkan kembali ronda malam dan siskamling demi menjaga keamanan lingkungan. Ia juga menyinggung Lomba Desa Presisi yang digagas Polresta Cirebon, dengan indikator desa bersih, memiliki ketahanan pangan, bank sampah, UMKM, serta bebas dari narkoba, miras, geng motor, dan kenakalan remaja. Lebih lanjut, Kapolresta mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kejahatan, maupun aksi premanisme berkedok ormas melalui layanan darurat Hotline 110 atau nomor CLBK yang dapat diakses gratis dan cepat oleh masyarakat. Acara semakin meriah dengan penampilan Bageur Band yang membawakan lagu-lagu bernuansa semangat dan edukatif. Lewat musik, tersampaikan pesan kamtibmas tentang tertib lalu lintas, hidup sehat, menjauhi narkoba, hingga menjaga kerukunan bersama. Antusiasme warga semakin bertambah dengan pembagian doorprize menarik yang membuat suasana penuh keceriaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polresta Cirebon tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membangun kebersamaan dengan masyarakat lewat hiburan, edukasi, dan semangat kemerdekaan. “Sekali lagi, Cipejeuh Kulon hebat. Bisa menjadi contoh desa-desa lain di Kabupaten Cirebon,” tegas Kapolresta. Asep Rusliman

Bidik-kasusnews.com,.Satuan Samapta Polres Majalengka melaksanakan patroli sore di sejumlah titik keramaian dan jalur rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Majalengka. pada Rabu (20/08/2025) Kegiatan patroli sore ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya di waktu masyarakat banyak beraktivitas pulang kerja maupun beristirahat. Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta menyambangi kawasan pemukiman, pertokoan, hingga pusat keramaian untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran petugas juga sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan patroli sore merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian. “Dengan dilaksanakannya patroli secara rutin, kami berharap dapat menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Majalengka. “ungkapnya (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Sat Samapta Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada hari Selasa (19/08/2025) dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah kota Majalengka. Adapun lokasi yang dipantau di antaranya kawasan belakang Universitas Majalengka (Unma) dan Bundaran Munjul. Patroli ini dilakukan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi kenakalan remaja, balap liar, maupun tindak kriminalitas lainnya. Personel Sat Samapta hadir secara mobile dan dialogis, memberikan imbauan kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi tetap kondusif. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Samapta AKP Adam Rohmat Hidayat, S.H., M.H. menuturkan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi ini merupakan upaya preventif untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerawanan, agar Majalengka tetap aman dan nyaman,” ungkapnya. Dengan kehadiran polisi di lapangan melalui Patroli Perintis Presisi ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang dan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Majalengka tetap terjaga Asep Rusliman

Cirebon – Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) menggelar serangkaian kegiatan yang mengusung tema “Merdeka Berkarya,Jurnalisme untuk Negeri” Momentum delapan dekade kemerdekaan ini dimaknai sebagai ajakan untuk merefleksikan peran wartawan sebagai penjaga nurani publik dan penguat demokrasi. Acara dimulai dengan upacara bendera yang dilaksanakan secara khidmat di halaman sekretariat PWCR, diikuti oleh para anggota dari berbagai media lokal cetak, daring, dan penyiaran. Selain itu, PWCR juga menggelar diskusi kebangsaan menuju Cirebon lebih maju. Ketua PWCR Mr. TASIM. A. Md.Farm dalam sambutannya menyampaikan bahwa wartawan bukan sekadar penyampai informasi, tapi juga agen perubahan yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga semangat kebangsaan 80 tahun Indonesia merdeka, dan kami para jurnalis di Cirebon Raya tetap teguh berdiri untuk menyuarakan kebenaran, menyuarakan rakyat, dan menegakkan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya. PWCR menekankan pentingnya jurnalisme lokal dalam menjaga stabilitas sosial dan menyuarakan aspirasi masyarakat daerah. Dalam era digital yang kian cepat, informasi hoaks dan polarisasi menjadi tantangan nyata. Di tengah kondisi ini, pers lokal diharapkan tetap menjadi benteng yang objektif, independen, dan berimbang. Sekjend PWCR Suhendi menambahkan bahwa organisasi terus mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan dan kaloborasi dengan lembaga pendidikan Merdeka bukan hanya soal bebas berbicara, tapi juga bertanggung jawab dalam setiap narasi yang kita tulis. Wartawan harus jadi contoh, bukan korban dari informasi yang menyesatkan,” tegasnya. Menutup rangkaian kegiatan, seluruh anggota PWCR mendeklarasikan komitmen untuk menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik. Semangat kemerdekaan bukan hanya milik masa lalu, tapi harus terus dihidupkan lewat karya nyata, termasuk lewat pena dan suara para wartawan daerah. “Sebagai pewarta, kami punya peran dalam menjaga ingatan kolektif bangsa, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan memastikan demokrasi berjalan di rel yang benar,” pungkas Sekjen PWCR Asep Rusliman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak maupun online, yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Sukabumi (KOWASI), memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh keakraban dan solidaritas. ‎Acara berlangsung di kantor PT Nedis Info Media, Perum Mayanti Residence, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/8/2025). Perayaan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Dengan semangat kekeluargaan, para wartawan yang hadir larut dalam suasana kebersamaan dan tetap meneguhkan komitmen menjaga nilai-nilai perjuangan. Dalam sambutannya, Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi menyampaikan apresiasi atas kekompakan anggota dan pengurus. “Mari kita tatap ke depan. KOWASI harus terus maju dan jaya dalam semangat perjuangan,” tegasnya. ‎Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KOWASI H. Budi Widaya menekankan pentingnya sinergi antarangota. Ia berharap seluruh jajaran terus solid dalam menjalankan tugas jurnalistik yang mengedepankan profesionalisme. ‎Acara juga dimeriahkan dengan berbagai lomba hiburan, mulai dari joget hingga karaoke, yang disambut penuh antusias oleh para peserta. Gelak tawa dan canda mewarnai jalannya kegiatan hingga penutup. ‎Sejumlah tokoh dan pengurus hadir, di antaranya Heri Setiawan, Dody Suryadarma, Hady Cader, Ade Trilaksana, Wahyu Humaedi, E. Handayani, Aep Saepudin, serta wartawan senior Margo Rahayu bersama perwakilan dari berbagai wilayah. Perayaan ditutup dengan semangat optimisme, sekaligus undangan untuk kembali berkumpul dalam HUT ke-15 KOWASI yang akan digelar pada 10 November 2025 mendatang. (Dicky)

Cirebon Bidik-kwsusnews.com,.Suasana meriah dan penuh warna menyelimuti Kawasan Batik Trusmi, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/8/2025). Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80, Polresta Cirebon bersama Forkopimda Plus Kabupaten Cirebon menggelar Lomba Goes Becak Hias yang diikuti ratusan peserta dan disaksikan masyarakat serta pelajar setempat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD R. Hasan Basori, S.E., M.Si., Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Mukhammad Yusron, S.Ap., Ketua Pengadilan Negeri Sumber Iko Sujatmiko, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat instansi terkait lainnya. Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, penampilan Caruban Karnaval, pelepasan peserta becak hias, pengumuman pemenang, hingga pemberian bakti sosial. Becak-becak yang dihiasi secara kreatif melaju di rute Kawasan Batik Trusmi – Jl. Syekh Datul Kahfi – Jl. H. Abas – kembali ke Kawasan Batik Trusmi, membawa pesan kamtibmas dan edukasi untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan. Ketua IJTI Cirebon Raya Kholid Mawardi mengungkapkan, kegiatan ini sengaja digelar di Trusmi karena kawasan tersebut sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata. “Kedepan, becak hias diharapkan menjadi ikon baru yang mampu menggerakkan ekonomi dan pariwisata masyarakat,” ujarnya. Bupati Cirebon H. Imron dalam sambutannya mengajak masyarakat menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan kawasan Batik Trusmi. “Para pejuang telah bersusah payah meraih kemerdekaan, mari kita lanjutkan perjuangan mereka dengan menjaga persatuan,” pesannya. Kapolresta Cirebon KOMBES POL Sumarni menilai kegiatan ini bukan hanya memeriahkan HUT RI ke-80, tetapi juga bentuk dukungan kepada para pengemudi becak. “Kami ingin becak lebih menarik dan menjadi daya tarik wisata Trusmi,” jelasnya. Dalam lomba ini, Juara 1 diraih Kapolresta Cirebon, Juara 2 Bupati Cirebon, dan Juara 3 Dandim 0620 bersama Ketua DPRD Kabupaten Cirebon. Kemeriahan tidak berhenti di situ. Kegiatan juga dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah oleh Polresta Cirebon yang menyediakan 750 bungkus beras SPHP kemasan 5 kg dengan harga terjangkau, di mana 269 bungkus berhasil terjual. Program ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Acara ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga melalui kegiatan yang mempererat silaturahmi, melestarikan budaya lokal, dan menghidupkan ekonomi masyarakat. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Polres Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka melaksanakan Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang dilaksanakan di Lapangan Alun alun Kabupaten Majalengka. Program ini bertujuan menyalurkan bahan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kamis (14/8/2025). Polres Majalengka bersinergi dan berkolaborasi dengan Bulog serta badan pangan nasional kembali menggelar Porgram Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan harga beras di pasaran, serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian bersama Bupati Majalengka Eman Suherman yang digelar di Lapangan alun alun Kabupaten Majalengaka, Kamis 14 Agustus 2025. Adapun bahan pokok yang dijul antara lain, Minyak Goreng dijual dengan harga 15ribu/Liter, Telur ayam harga Rp 26.500/Kg, Beras SPHP dijual dengan harga Rp 58.000/5Kg dan Gula harga Rp 16.000/Kg. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian menjelaskan gerakan pangan murah Polri ini bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga beras dan memastikan pasokan beras, termasuk pasokan kebutuhan pokok lainnya. “Alhamdulillah hari ini kami bersama Instansi terkait menggelar Program Gerakan Pangan Murah, tentunya program ini tujuannya adalah untuk membantu masyarakat, agar bisa membeli beras dengan harga yang cukup terjangkau di tengah situasi kenaikan harga sejumlah pangan. Kapolres menyampaikan, Gerakan pangan ini juga bukan hanya digelar di lapangan alun alun Kabupaten Majalengaka saja, namun disebar ke beberapa Desa yang ada di Kabupaten Majalengka.‎‎ Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah guna menjaga stabilitas harga pangan,” ucap AKBP Willy Andrian. (Asep.R)