Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) tengah melakukan penyelidikan terkait pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Penyelidikan itu disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, Kamis, (22/1/2026). AKP Abdul Aziz menjelaskan, proses penyelidikan tersebut berawal dari laporan informasi, klarifikasi awal, serta adanya pengaduan dari masyarakat dan sejumlah organisasi lingkungan hidup terkait dugaan penyalahgunaan sumber air di wilayah TNGC. Menurutnya, pada tahap awal, Sat Reskrim Polres Kuningan telah melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang memiliki keterkaitan langsung, di antaranya pengelola TNGC, PDAM Cirebon, dan PDAM Kuningan. Ia menyampaikan penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain, khususnya dari pemerintah setempat. “Pemeriksaan akan kami lanjutkan kepada pemerintah desa yang mengetahui titik-titik mata air, siapa saja yang menggunakan. Nantinya kita akan lakukan klarifikasi apakah izinnya dibuat sejak kapan dan izin itu ada atau tidak,” jelasnya. AKP Abdul Aziz menegaskan, pihak kepolisian akan menyampaikan perkembangan informasi secara bertahap sesuai dengan hasil penyelidikan. Dalam proses ini, Sat Reskrim juga mendapat pendampingan serta dukungan dari sejumlah organisasi, sebagai bentuk kerja sama dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kuningan. AKP Abdul Aziz menyebutkan, inti pengaduan yang diterima berkaitan dengan dugaan pemanfaatan banyak mata air di kawasan TNGC tanpa izin resmi. “Pengaduannya terkait masalah air. Ada informasi bahwa banyak mata air di wilayah TNGC digunakan tanpa izin. Ini yang sedang kami dalami,” katanya. Lebih lanjut, ia menyampaikan untuk fokus wilayah penyelidikan akan berlangsung di Kecamatan Pasawahan, meski tidak menutup kemungkinan akan berlanjut ke wilayah lain. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polemik dalam media sosial terkait ada pemberitaan yang terbit pada hari Rabu, 21/1 oleh media Bidik-kasusnews.com, judul “Nobar CYBER BULLYING diduga ajang pungli SMPN 2 Sumber pungut 50rb/siswa” Mendapat reaksi cepat dari pihak sekolah dan langsung menghubungi Masto entah apa poksi nya dengan SMPN 2 Sumber. Masto menghubungi awak media yang memberitakan SMPN 2 Sumber di hari esok nya agar bisa bertemu dan ngobrol bersama, tanpa ada maksud lain awak media bertiga menemuinya . Kamis, 22/1/2026. Masto yang datang mempertanyakan adanya berita SMPN 2 Sumber yang di muat media Bidik-kasusnews.com kenapa wartawan hanya itu itu lagi, ketegang berseteru ketika menanyakan dasar undangan yang menjadi acuan pemberitaan, jelas awak media merasa keberatan karena foksi sebagai apa dan himbau Nobar di kirim melalui wa group masing masing wali murid. Dalam obrolannya Masto mengungkapkan pesan jika ada temuan di SMPN 2 Sumber tolong di bicarakan dengan dirinya untuk di fasilitasi dan wartawan nya jangan itu lagi itu lagi karena wartawan Asep sudah berapa kali menyikapi SMPN 2 Sumber ini sehingga dirinya merasa tidak enak sebagai sesama wartawan tidak bisai persoalan soudara nya. Ucap Masto Lanjut, dari mengaku sebagai soudara kepsek SMPN 2 Sumber sampai teman dekat sejak kecil, minta tolong kepada wartawan boleh menyikapi kepsek lain, asal kan jangan kepsek SMPN 2 Sumber saja (ada apa) dan bukan gak boleh silakan jika ada temuan main cantik dengan ganti wartawannya jangan Asep agar diri dalam mediasi tetep di anggap soudara oleh kepsek. Hal ini tidak hanya sampai di sini awak media menemui Kabid PLT SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon “Zen” obrol terkaitan berita Nobar, dan Kabid pun memanggil kepsek SMPN 2 Sumber agar bisa duduk bersama dan persoalan salah paham bisa di selesaikan dengan kepal dinginj, masing masing baik dari kepsek maupun media menyampaikan hal hal dalam obrolan bahwa SMPN 2 Sumber mengirim pemberitahuan Nobar “Sehubungan dengan sedikitnya siswa yg berminat dalam kegiatan nonton maka nonton sementara dipending atau tdk jadi sabtu besok bagi ank yg sdh menitipkan uang akan dikembalikan hari ini. hingga menemui titik Adem dan karena ada tamu DPRD kepsek pamit minta awak media datang ke SMPN 2 Sumber di tunggu. Mendapat tawar itu awak media menjumpai kepek di ruangannya, dalam ruangan kepsek tidak banyak berkata hanya satu kata kami akan melayangkan sanggahan ke media lain, sempat kami menawarkan agar sanggahan kami yang buat kembali karena berita awal nya dari kami, kepsek menolak dan muncul Masto sebelum di TLP sudah datang. Ujar kepsek. Hal itu benar ada berita sanggah terbit di salah satu media online “AKJII Sesalkan Tiket Nobar Film “CYBER BULLYING” Di SMPN2 Di Beritakan Sebagai Dugaan Pungli”. Ada apa dengan kepsek SMPN 2 Sumber yang adanya dugaan pungli namun di buat sanggah. Di tempat terpisah ketua GPAB kabupaten Cirebon M. Maulana sangat menyayangkan ada debat kusir antara media yang satu menemukan ada temuan temuan pungli bukan hanya terkait Nobar tapi di sisi lain malah terkesan membek up karena soudara hingga teman sejak kecil, jelas hal ini sangat di sayangkan kenapa harus terjadi bahkan menurut ucapan media mengatakan hal ini sudah di obrolkan dengan baik, memas karena ada pemberitahuan sanggahan yang di duga sanggah terkesan membela dan membenarkan kepala sekolah. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, meresmikan Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu 24 Januari 2026. Peresmian dihadiri tokoh agama, pengurus pondok pesantren, para santri, serta masyarakat setempat. Kehadiran Wakil Bupati memiliki makna tersendiri karena sebelumnya ia juga turut hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut. Dalam sambutannya, H. Andreas mengapresiasi terwujudnya pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus sarana pembinaan keagamaan bagi santri dan masyarakat sekitar. Dia menambahkan, peran masjid sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai kebersamaan. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat,” kata wabup. Dia berharap, Masjid Pondok Pesantren Sirojul Ummah membawa keberkahan dan kemajuan bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua Yayasan Sirojul Ummah, Edi Sumarna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, hingga pembangunan masjid dapat diselesaikan dan diresmikan. “Masjid ini adalah hasil kebersamaan dan kepedulian banyak pihak. Semoga menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat besar bagi umat,” tutur Edi Sumarna. Acara peresmian turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munascihin, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB Dadang Hermawan, Forkopimcam Surade, para kiai, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Peresmian Masjid Ponpes Sirojul Ummah ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan masjid secara resmi untuk kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan. (Dicky)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,. Kepala Bidang (Kabid) SD baru di Kabupaten Kuningan Surya ,S.Pd.M.M.diharapkan dapat mengatasi peredaran Lembar Kerja Siswa (LKS) yang sering disalahgunakan sebagai bahan ajar. LKS seharusnya digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai pengganti buku teks Peran LKS dalam Pembelajaran: Bahan Ajar Pendukung: LKS dapat membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik Alat Evaluasi: LKS dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengukur kemampuan siswa. Pengembangan Keterampilan: LKS dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis Namun, peredaran LKS yang tidak terkontrol dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti: Ketergantungan pada LKS: Siswa mungkin terlalu bergantung pada LKS dan tidak mengembangkan kemampuan berpikir kritis Kualitas LKS yang Buruk : LKS yang tidak berkualitas dapat memberikan informasi yang salah atau tidak akurat Untuk mengatasi masalah ini, Kabid SD baru diharapkan dapat: Mengawasi Penggunaan LKS : Mengawasi penggunaan LKS di sekolah-sekolah,Menyediakan Alternatif Bahan Ajar : Menyediakan alternatif bahan ajar yang lebih berkualitas. Meningkatkan Kualitas Guru_: Meningkatkan kualitas guru dalam mengembangkan bahan ajar Dengan demikian, diharapkan Kabid SD baru dapat mengatasi peredaran LKS yang tidak terkontrol dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan. (Asep.R)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.I.P., M.Sc., M.Si., memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada peserta Retret Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 14.00–15.00 WIB bertempat di Bumi Perkemahan Pasir Batang, Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. Edi Martono, M.A.R.S., Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan Kapten Kav Sutardi, serta 57 peserta yang merupakan Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kuningan. Retret ini menjadi momentum pembinaan karakter bagi para pimpinan Puskesmas agar tampil sebagai pemimpin yang berwibawa, berintegritas, dan mampu menjadi teladan bagi jajarannya. Dalam penyampaian materinya, Dandim 0615/Kuningan menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan potensi hasutan yang dapat memecah belah masyarakat. Ia mengutip pernyataan Bung Karno tentang beratnya perjuangan generasi saat ini yang harus menghadapi tantangan dari dalam bangsa sendiri, sehingga aparatur negara dituntut untuk memiliki sikap nasionalisme yang kuat. Letkol Hafda Prima Agung juga mengulas kondisi global yang penuh ketidakpastian, di mana konflik dan intervensi antarnegara masih menjadi ancaman nyata. Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang kaya sumber daya alam harus mampu mempertahankan kedaulatan dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan nasional, termasuk dalam hal ketahanan pangan, menjadi aspek yang sangat vital. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa meskipun semua pihak berharap tidak terjadi perang, namun bangsa ini harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan. Ketahanan logistik dan pangan merupakan salah satu faktor penentu dalam menjaga keberlangsungan negara. Dalam konteks tersebut, ia juga menjelaskan peran TNI dalam mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai arahan Presiden RI, selama tetap berada dalam koridor Undang-Undang Dasar 1945. Pada kesempatan itu, Dandim 0615/Kuningan juga mengingatkan kembali Empat Pilar Kebangsaan yang harus menjadi pegangan setiap aparatur negara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, termasuk di bidang kesehatan. Kegiatan pembukaan Retret Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kuningan Tahun 2026 ini bertujuan membentuk karakter pemimpin tingkat Puskesmas agar lebih tangguh, berwibawa, dan mampu menjadi contoh positif bagi bawahannya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak jelas saat ratusan iring-iringan anggota Organisasi Pemuda Pancasila menyambut kehadiran Suganda, calon Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, di Sekretariat Organisasi Pemuda Pancasila (Gorda), Kabupaten Cirebon. Kehadiran Suganda disambut meriah dengan yel-yel khas organisasi, “Pancasila… Abadi! Merdeka! Merdeka!”, yang menggema dan mencerminkan soliditas serta semangat persatuan kader Pemuda Pancasila dalam mengawal proses organisasi. Dalam kesempatan tersebut, Suganda menjalani proses verifikasi pendaftaran sebagai calon Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dengan menyerahkan serta melengkapi seluruh data dan berkas administrasi yang telah ditentukan oleh panitia pemilihan. Usai mengikuti tahapan verifikasi, Suganda secara khusus memohon doa restu kepada Bunda Rosita, istri dari almarhum R. Suma, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon terdahulu. Dalam suasana penuh haru, Suganda menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan aman, damai, dan kondusif, serta dirinya siap melanjutkan nilai-nilai perjuangan almarhum R. Suma demi kemajuan organisasi. “Nak Ganda, Bunda berpesan agar organisasi Pemuda Pancasila terus berkembang dan semakin maju ke depannya,” tutur Bunda Rosita kepada Suganda. Menanggapi pesan tersebut, Suganda menunjukkan sikap kebesaran jiwa dan semangat persaudaraan dalam berorganisasi. Ia menegaskan bahwa seluruh calon Ketua MPC layak mendapatkan dukungan yang sama. “Bunda, dukung kami semua yang mencalonkan diri. Jangan hanya saya, tetapi calon Ketua MPC lainnya juga. Biarlah Allah SWT yang menentukan siapa yang terbaik untuk memimpin Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon ke depan,” tegas Suganda. Setelah memohon doa restu, Suganda melanjutkan agenda dengan berziarah ke makam R. Suma (Alm) untuk mendoakan serta mengenang jasa-jasa beliau yang selama ini dikenal sebagai guru, orang tua, pembimbing, kakak, bahkan sahabat bagi banyak kader Pemuda Pancasila. Ketua Panitia Pemilihan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, Dodik, menyampaikan bahwa proses verifikasi pendaftaran Suganda telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan mekanisme organisasi. “Alhamdulillah, calon Ketua MPC Bapak Suganda telah melengkapi dan memverifikasi data diri serta persyaratan administrasi. Seperti yang selalu kami sampaikan, kondusifitas menjadi hal utama karena kita semua satu organisasi dan bersaudara,” ujar Dodik. Lebih lanjut, Dodik menegaskan bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dijadwalkan pada tanggal 29 Januari 2026, bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Dengan rampungnya proses verifikasi pendaftaran tersebut, Suganda resmi dinyatakan mengikuti tahapan selanjutnya dalam kontestasi pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, dengan semangat persatuan dan komitmen membangun organisasi ke arah yang lebih baik. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Program unggulan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Satu Truk Satu Kelurahan (Satsatlur), belum berjalan optimal. Penyebabnya, delapan armada truk pengangkut sampah mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi. Akibatnya, ratusan ton sampah per hari tidak terangkut maksimal, memicu penumpukan dan bau tidak sedap di sejumlah titik. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, membenarkan kondisi tersebut. Ia memastikan perbaikan armada menjadi prioritas agar layanan pengangkutan kembali normal. “Benar, ada delapan truk dalam kondisi rusak. Saya sudah perintahkan agar segera diperbaiki secepatnya,” kata Bobby, Kamis (22/1/2026). Ia menegaskan, program Satsatlur dirancang untuk menuntaskan persoalan sampah di permukiman warga. Pemerintah berharap kendala armada dapat segera diatasi sehingga program berjalan sesuai target. Keluhan juga datang dari warga sekitar TPA Cikundul, tepatnya di Kampung Saluyu, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu. Warga mengeluhkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas dan kenyamanan lingkungan. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab As’syari menyatakan, setiap hari sekitar 190 ton sampah masuk ke TPA Cikundul dengan tinggi timbunan mencapai sekitar 20 meter. “Kondisi ini harus menjadi perhatian serius. Pemkot perlu segera menindaklanjuti keluhan warga,” tegasnya. Rojab meminta Pemerintah Kota Sukabumi lebih fokus dan serius menangani persoalan sampah karena telah berdampak langsung pada kesehatan dan kualitas lingkungan masyarakat. “Ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Harus ada langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan agar dampak lingkungan tidak semakin meluas,” pungkasnya. (Usep)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Sejumlah orangtua siswa MTsN 2 Cirebon, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan kegiatan Study Tour Ziarah yang laksanakan pihak sekolah pada 21–22 Januari 2026. Mereka menilai biaya yang ditetapkan terlalu memberatkan, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit. Salah satu orangtua siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kegiatan tersebut memang bukan hal baru. Sebelumnya, sekolah juga rutin menggelar kegiatan serupa dengan nama wisata religi. “Dulu namanya wisata religi, sekarang diganti jadi Ziarah+With Us, Tapi intinya sama saja. Bedanya hanya di nama,” ujarnya orang tua murid. Rabu, 21/1/2026. Saat mengantar anaknya terpaksa berangkat Study Tour Ziarah Menurutnya, meski pihak sekolah menyebut kegiatan itu sudah dibahas melalui musyawarah, namun penetapan biaya sebesar Rp600 ribu dilakukan tanpa persetujuan orangtua siswa. “Biayanya langsung ditetapkan. Kami tidak ikut musyawarah soal besarannya. Rp600 ribu itu besar “Cekik leher” bagi kami masyarakat kecil, apalagi rata-rata orangtua murid di sini Buruh Tani. Belum lagi uang jajan anak, bisa habis lebih dari satu juta,” katanya. Ia menyebut banyak orangtua yang sebenarnya keberatan, namun memilih diam karena khawatir berdampak pada anak mereka di sekolah. “Kami setuju kegiatan keagamaan, tapi jangan memberatkan. Kalau bisa ada keringanan atau alternatif lain,” ujar satu wali murid MtsN 2 Cirebon. Ziarah+ MTsN 2 Cirebon 2026. Berdasarkan hasil Polling orang tua kelas 8 MTsN 2 Cirebon, sebagian besar menyetujui pelaksanaan kegiatan Ziaroh+ MTsN 2 Cirebon yang diperuntukan “Kelas VIII MTsN 2 Cirebon” Kegiatan Ziaroh+, in syaa Allah akan dilaksanakan pada: 📅 Tanggal: 21 – 22 Januari 2026 ⏰ Pukul: 14.00 – selesai 📍 Tempat: Cirebon – Demak – The Jogja 💡 Fasilitas: ✅ Bus Pariwisata ✅ Kaos ✅ Snek ✅ Makan ✅ P3K 🏛️Lokasi Ziaroh+ : ✅. Maqbaro KH. Amin Sepuh ✅. Maqbaro KH. Hanan ✅. Maqbaro Sunan Gunung jati ✅. Maqbaro Sunan kali jaga ✅. Borobudur ✅. Museum Merapi ✅. Taman Pintar ✅. Malioboro 💲Biaya : Rp. 600.000 Wahh menarik dan bermanfaat sekali, “Joint With US”. (Sudrajat) Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi (KDM), bersikeras melarang study tour karena dianggap membebani ekonomi orang tua siswa, menjadikannya objek ekonomi, dan eksploitatif, Meskipun ziarah wali, bagian dari tradisi religius, jika dikemas dalam bentuk karyawisata sekolah yang memungut biaya, hal tersebut bertentangan dengan kebijakan larangan study tour yang dikeluarkan oleh KDM. Secara prinsip, jika MTs mengadakan ziarah yang dikategorikan sebagai study tour (terutama yang melibatkan biaya besar atau keluar kota), hal tersebut termasuk dalam aktivitas yang dilarang oleh KDM. Awak media melakukan kunjung ke MTsN 2 Cirebon gunakan melakukan klarifikasi atas kegiatan Study Tour Ziarah yang sedang berlangsung, namun sebagian guru panitia dan kepala sekolah sedang keluar dan awak media melakukan via wa Wakasek “Jaja” diri hanya berkata “Saya lagi ngurus ada anak kecelakaan”, ujarnya (Tim Infestigasi)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Sumber M. Toat resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon. M. Toat menyatakan dirinya telah mendapatkan 27 dukungan dari Ketua PAC Pemuda Pancasila di Kabupaten Cirebon. Dimana total PAC Pemuda Pancasila di Kabupaten Cirebon berjumlah 38. “Alhamdulillah, untuk sementara kita mendapatkan 27 dukungan dari Ketua PAC Pemuda Pancasila,” ujarnya saat konferensi pers di Gorda, Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Rabu, 21 Januari 2026. Ia mengungkapkan, visi misinya maju sebagai calon Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon ingin membesarkan organisasi dan meningkatkan sinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah. Semua elemen Pemuda Pancasila diminta untuk menjaga kondusifitas wilayah dan bekerja sama membesarkan organisasi. “Tentunya kita akan membesarkan organisasi Pemuda Pancasila di Kabupaten Cirebon dan semoga kedepannya lebih maju. Ayo kita duduk bareng, tidak ada perbedaan,” katanya. Bagi M. Toat, tidak ada seorang pemimpin yang mampu berjuang sendiri melainkan tanpa adanya dukungan dari bawah. Ia juga mengingatkan bahwa semua yang ada didalam organisasi Pemuda Pancasila adalah saudara. “Dalam pemilihan ini secara sehat, PAC Pemuda Pancasila, Kecamatan Plumbon adalah saudara, dan PAC Pemuda Pancasila, Kecamatan Sumber adalah saudara Plumbon, dan kita sudah berkomitmen,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pendaftaran Dodik Sudiro, berharap calon-calon Ketua MPC Pemuda Pancasila dapat menjaga kondusifitas wilayah dan meningkatkan harkat martabat organisasi. “Kami ingin Pemuda Pancasila memiliki nilai positif yang lebih menonjol di masyarakat,” katanya. (Asep.R)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,., (Rabu, 21/1/2026), — Demi menjaga keamanan dan keselamatan para pengguna jalan raya, Babinsa Kelurahan Kalijaga Koramil 1402/Harjamukti Serka Nursupriyanto bersama warga RW 11 Permata dan sekitarnya melaksanakan kegiatan kerja bakti perbaikan jalan yang rusak dan berlubang akibat genangan air hujan yang terjadi secara terus-menerus. Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan di jalan tikungan RW 11 Permata, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Jalan yang berlubang dinilai berpotensi membahayakan pengendara, khususnya pengendara roda dua, terutama saat kondisi jalan licin setelah hujan. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama warga secara gotong royong menambal lubang-lubang jalan menggunakan material seadanya agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilalui. Upaya ini dilakukan sebagai langkah sementara untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan memperlancar arus kendaraan warga. Serka Nursupriyanto menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI bersama masyarakat terhadap keselamatan lingkungan sekitar. “Kami bersama warga berinisiatif melakukan perbaikan jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan. Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan arus lalu lintas menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya. Warga RW 11 Permata mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu aktif hadir dan membantu setiap kegiatan kemasyarakatan. Mereka berharap, dengan adanya perbaikan sementara ini, risiko kecelakaan dapat diminimalisir sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait. Melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan terjalin semakin kuat sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta keselamatan lingkungan, khususnya bagi para pengguna jalan raya.(pendim0614)* (Asep.R)