SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kehadiran Jembatan Garuda Suci membawa harapan baru bagi masyarakat di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur yang menghubungkan wilayah Sukamantri dan Cikaret itu kini resmi difungsikan setelah rampung dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat dalam waktu sekitar 35 hari. Peresmian jembatan dilakukan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih didampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Senin (20/7/2026). Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas di berbagai daerah. Bagi warga, keberadaan jembatan ini mengakhiri keterbatasan akses yang selama bertahun-tahun dirasakan. Jalur yang sebelumnya hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua kini sudah dapat digunakan kendaraan roda empat, sehingga distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan menjadi lebih mudah. “Alhamdulillah sekarang mobil sudah bisa melintas. Kalau dulu harus mencari jalan lain yang lebih jauh. Sekarang semuanya lebih cepat,” ujar Udat (72), warga Cikaret. Menurutnya, perubahan tersebut memberikan dampak nyata terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain memangkas waktu tempuh, biaya transportasi juga menjadi lebih efisien. Warga lainnya, Lina, menuturkan jembatan tersebut juga berfungsi sebagai jalur alternatif saat arus lalu lintas di ruas jalan utama mengalami kepadatan. Keberadaannya dinilai semakin memperlancar mobilitas masyarakat menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Suci menjadi bukti bahwa kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga. Menurutnya, jembatan bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi karena memperlancar distribusi barang, hasil pertanian, dan aktivitas masyarakat. “Manfaatnya akan dirasakan dalam banyak sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan sosial. Karena itu kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan ini,” ujarnya. Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih berharap Jembatan Garuda Suci dapat menjadi sarana yang memperkuat hubungan antarwarga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Dalam rangkaian peresmian tersebut, pemerintah bersama TNI juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan dengan warga sekitar. (Dicky)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Majalengka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para pengelola media sosial (admin medsos) perangkat daerah di lingkungan Pemkab Majalengka. Mengangkat tema “Mitigasi Sentimen Negatif Terhadap Pemerintah,” kegiatan ini berlangsung di Gedung Nyi Rambut Kasih pada Rabu (15/7/2026). ​Acara ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola komunikasi publik, sekaligus mewujudkan visi besar “Majalengka Langkung Sae” melalui optimalisasi ruang digital yang kondusif. ​Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Majalengka, Irwan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran media sosial sebagai jembatan informasi yang sangat efektif antara pemerintah dan masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan para peserta agar bersikap realistis dalam menghadapi dinamika media sosial saat ini. ​”Ruang publik digital tidak selalu ramah. Kritik, keluhan, bahkan disinformasi, hoaks, dan sentimen negatif adalah tantangan nyata yang kita hadapi setiap hari. Oleh karena itu, tema mitigasi sentimen negatif ini menjadi sangat krusial,” ujarnya. ​Kadiskominfo menjelaskan bahwa mitigasi yang dimaksud bukanlah bentuk sikap anti-kritik atau upaya membungkam suara masyarakat. Sebaliknya, mitigasi adalah bagaimana para admin secara cerdas, cepat, dan terukur mampu meredam kegaduhan, meluruskan salah paham, dan mengubah sentimen negatif menjadi ruang dialog yang konstruktif. ​Sebagai garda terdepan komunikasi publik Pemkab Majalengka, Irwan memberikan tiga instruksi penting kepada seluruh admin medsos untuk Responsif dan Edukatif: Admin harus cepat merespons isu miring atau keluhan dengan data berkualitas yang valid, santun, dan edukatif, agar bola salju sentimen negatif tidak membesar. Selain itu harus Kolaboratif yaitu Pengelolaan media sosial tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Jika terdapat isu lintas sektor, admin diminta segera berkoordinasi dengan Diskominfo atau OPD terkait agar narasi yang keluar bersifat satu pintu dan sinkron. Dan Proaktif Membangun Narasi Positif, ini cara terbaik memitigasi sentimen negatif adalah dengan membanjiri ruang publik dengan capaian positif, keberhasilan program kerja, pelayanan masyarakat yang humanis, serta potensi daerah. ​”Satu komentar negatif di masyarakat, apa salahnya balas dengan status positif, insyaallah sentimen negatif yang sedikit itu bisa tenggelam,” tambah Irwan memotivasi para peserta. ​Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Majalengka, Hj. Kusmiati, menambahkan bahwa kegiatan bimtek ini diikuti oleh 250 peserta. Para peserta terdiri dari admin media sosial perangkat daerah, kecamatan, UPTD, hingga UPT Puskesmas se-Kabupaten Majalengka. ​Untuk memberikan pembekalan yang komprehensif, Diskominfo Majalengka menghadirkan narasumber ahli dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat. Format acara pun dikemas secara interaktif agar para peserta dapat bertukar pikiran dan memperkuat jejaring komunikasi secara optimal. Narsumber Diskominfo Jabar, Tommy Sutami berharap admin media sosial lebih cakap dalam mengemas pesan pemerintah di era transformasi digital sekarang ini. Admin medsos harus punya Sistem D.A.M.P.I.N.G yaitu Deteksi, Analisis Resiko, Mediasi Resiko, Pendampingan, Intervensi Krisis dan Negoisasi Batas. ” Admin dituntut mampu mengubah informasi birokrasi menjadi konten yang kreatif dan mudah dipahami masyarakat,” jelas Tommy. ​Kegiatan ini mendapatkan respons positif dan antusiasme yang tinggi dari para peserta bimtek. Salah seorang admin medsos dari perwakilan kecamatan, Elsa mengungkapkan bahwa materi bimtek ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi di lapangan. ​”Selama ini kami sering bingung bagaimana cara merespons keluhan warga di kolom komentar agar tidak memicu perdebatan yang lebih panjang. Melalui bimtek ini, kami diajarkan cara merespons secara taktis, santun, dan berbasis data. Strategi ‘keroyokan’ narasi positif yang disampaikan Pak Kadis juga sangat menginspirasi agar kami bisa saling mendukung antar-instansi di ruang digital,” ujarnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepengurusan Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi periode 2026–2031 diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah. Harapan tersebut disampaikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus APSI yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan, Senin (13/7/2026). Bupati mengatakan, pengawas sekolah merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Melalui pembinaan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, pengawas memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan tenaga pendidik. Karena itu, menurutnya APSI harus mampu menjadi organisasi profesi yang aktif memperkuat kapasitas anggotanya sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang semakin baik. “Pengawas sekolah bukan hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi pembina, fasilitator, motivator, dan agen perubahan di lingkungan sekolah. Peran tersebut harus terus diperkuat melalui APSI,” ujar Asep Japar. Ia menambahkan, tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang menuntut adanya kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, berbagai program peningkatan mutu pendidikan diyakini dapat berjalan lebih optimal. Bupati juga mengajak seluruh pengurus APSI untuk membangun budaya kerja yang inovatif, responsif, dan profesional agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Sukabumi. Ketua APSI Jawa Barat H. Ujang Syarip Hidayat menilai pengawas sekolah harus terus mengembangkan kompetensinya, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan digitalisasi di sektor pendidikan. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci agar pengawas dapat menjalankan tugas pembinaan secara efektif. Sementara itu, Ketua APSI Kabupaten Sukabumi Ahmad Yani menyatakan kepengurusan yang baru akan fokus meningkatkan kualitas sumber daya pengawas sekolah melalui berbagai program pengembangan kompetensi. Selain itu, APSI akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar setiap program organisasi selaras dengan arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. “Kami ingin APSI menjadi organisasi yang solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kami optimistis tujuan tersebut dapat diwujudkan,” pungkas Ahmad Yani. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sukabumi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program yang mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat dan aktif. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus KORMI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2030 di GOR Pemuda Cisaat, Kamis (2/7/2026). Menurut Bupati, KORMI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga masyarakat. Perannya tidak hanya mengembangkan olahraga rekreasi, tetapi juga menjaga kelestarian olahraga tradisional serta mendorong berkembangnya olahraga petualangan yang semakin diminati masyarakat. “KORMI memiliki peran penting dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu bersinergi untuk mendukung setiap program yang dijalankan,” ujarnya. Bupati juga meminta kepengurusan yang baru segera menyusun program kerja yang terukur, inovatif, dan mampu menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, penyelenggaraan festival olahraga masyarakat perlu terus diperbanyak agar partisipasi warga semakin meningkat. “KORMI harus menjadi organisasi yang aktif, produktif, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tegasnya. Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, mengapresiasi semangat dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pengembangan olahraga masyarakat. Ia optimistis KORMI Kabupaten Sukabumi mampu menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Barat. “Dengan semangat yang saya lihat hari ini, saya yakin KORMI Kabupaten Sukabumi dapat melampaui daerah-daerah lainnya di Jawa Barat,” katanya. Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2030, Santi Sulastri, menyatakan komitmennya untuk menjadikan KORMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga. Ia menilai olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup, khususnya di kalangan generasi muda. Fenomena tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan untuk semakin memasyarakatkan olahraga di seluruh lapisan masyarakat. “Anak muda sekarang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Tempat olahraga semakin ramai, begitu juga berbagai event olahraga. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga rekreasi agar semakin masif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih bergaya jurnalistik media online dengan lead yang lebih kuat dan judul yang lebih menarik. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung perkembangan sektor pariwisata. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat memimpin apel kendaraan operasional pengangkut sampah bersama sopir dan kru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi di Halaman Parkir Sekretariat Daerah, Selasa (30/6/2026). Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh petugas kebersihan mengutamakan pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol serta kawasan permukiman. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan salah satu indikator pelayanan pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat sekaligus menjadi kesan pertama bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sukabumi. Ia menilai, kondisi jalan yang bersih akan memberikan citra positif bagi daerah yang selama ini dikenal memiliki potensi wisata alam, pantai, hingga pegunungan. Oleh karena itu, penanganan sampah harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu keindahan lingkungan. Bupati juga mengungkapkan bahwa armada pengangkut sampah milik DLH masih menghadapi keterbatasan. Dari 54 unit kendaraan yang tersedia, saat ini hanya 48 unit yang dapat dioperasikan untuk melayani pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. Meski demikian, ia meminta kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Sebaliknya, seluruh petugas diharapkan tetap bekerja dengan penuh dedikasi dan mengoptimalkan armada yang ada agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Selain menekankan pentingnya pelayanan kebersihan, H. Asep Japar mengingatkan seluruh jajaran DLH agar menjaga profesionalisme dan nama baik Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Ia meminta apabila terdapat persoalan di lingkungan kerja, penyelesaiannya dilakukan melalui komunikasi yang baik dengan pimpinan sehingga tidak berdampak pada pelayanan kepada masyarakat. Bupati berharap seluruh petugas terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, khususnya di jalur-jalur utama yang menjadi akses masyarakat dan wisatawan. Dengan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin memiliki daya saing sebagai daerah tujuan wisata sekaligus menjadi tempat tinggal yang sehat bagi masyarakatnya. (Dicky)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Rd. H. Umar Ma’ruf mengatakan bahwa jadwal pelaksanaan SPMB untuk TK adalah dimulai tanggal 1 Juni – 7 Juli 2026. Dan untuk tingkat SD yang dibagi dalam Jalur Afirmasi tanggal 1 – 13 Juni 2026, Jalur Domisili tanggal 15 – 27 Juni 2026, Jalur Mutasi tanggal 29 – 30 Juni 2026. Sedangkan untuk tingkat SMP dibagi dalam Jalur Afirmasi dan Prestasi dibuka tanggal 22 – 26 Juni 2026, serta Jalur Domisili dan Mutasi tanggal 29 Juni – 3 Juli 2026. “Kami mengajak seluruh orang tua/wali untuk mrncermati jadwal dan ketentuan pendaftaran sesuai jalur yang dipilih serta menyiapkan seluruh persyaratan yang diperlukan agar proses pendaftaran berjalan lancar, ” kata Kadisdik. Dotambahkannya, mari wujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. “Setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk menggapai cita cita dan masa depan yang gemilang,” tutupnya. (Asep Rusliman)

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Kasus tewasnya seorang bocah perempuan (FS) 20bulan di kolam renang milik Jumadi bertempat di RT22 RW03 Blok karang baru lor Desa Gintung Kidul, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, membuka fakta baru. Destinasi wisata yang beroperasi sudah 1 tahun lebih diduga kuat belum mengantongi izin operasional resmi, meski memiliki kategori risiko tinggi, Kasus ini diketahui pada Selasa (23/6) sekitar pukul 17.00 WIB. Usai penguburan pihak orang tua beserta keluarganya memapar pada awak media kronologis peristiwa kolam renang maut hilangnya nyawa putri kedua pasangan Budi dan Kusmini. Sore hari Selasa sekitar jam 17.30 orang tua korban sedang mandi dan korban berada di dalam rumah tiba tiba gerbang pagar di buka oleh kakaknya yang berusia kurang lebih 3th hingga korban keluar bersama menuju kolam renang hanya berjarak 30 meter dari tempat tinggal keluarga korban. Saat di cari orang tua mendapat anaknya tenggelam di kolam renang, rasa penasaran paman korban Bastoni sempat membawanya ke RSUD Arjawinangun namun nyawa Boca korban sudah tidak tertolong lagi. Lanjut Pihak keluarga korban tenggelam sudah menerima bahwa ini adalah takdir dan di buatkan surat pernyataan bersama antara pihak keluarga korban dan pihak pemilik kolam renang bos matrial Jumadi yang di saksikan oleh perangkat Desa serta ketua RT setempat di beri santunan seiklasny Rp. 2jt. Ujar Bastoni Awak media melakukan konfirmasi ke Pihak pemilik kolam renang di rumah, namun bos matrial Jumadi pemilik kolam renang maut tidak mau menemui awak media padahal sudah di TLP terlebih dahulu, hanya ada (Ikin) kakak ipar Jumadi. Ikin berubah ubah dalam menerangkan pada awak media bahwa kolam itu untuk budidaya ikan kowi lalu berubah kembali kolam renang itu untuk kolam renang keluar namun di tarik jika ada yang renang Rp. 5.000,- Uang sebesar Rp. 5rb menurut ikin itu bukan tarif namun sebagai tetangga ikut renang maka ada rasa tidak enak bayar 5rb, dan saat peristiwa kolam renang maut keluarga Jumadi sedang berada di luar. Prihal tarif di bantah tetangga yang tidak mau menyebutkan nama bahwa kolam renang memang terkunci saat anak anak mau renang bilang ke lokasi usaha matrial Jumadi dan membayar 5000,- lalu konci pintu di bukakan Pemilik atau pengelola kolam renang yang tidak berizin dan lalai hingga mengakibatkan insiden fatal (luka atau meninggal) dapat dijerat dengan sanksi pidana berlapis. Sanksi Pidana atas Kelalaian Jika kelalaian tersebut menyebabkan korban luka atau meninggal dunia, pemilik dapat dikenakan sanksi berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP):Pasal 359 KUHP: Mengatur tentang kelalaian/kealpaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau kurungan paling lama 1 tahun. Sampai berita ini di terbitkan pemilik kolam renang tidak mau menemui awak media terkesan menghindar kejaran wartawan bahkan no hp nya pun tidak aktip, entar apa alesannya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi membuka puncak perayaan Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60 yang digelar di kawasan Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang telah berlangsung selama enam dekade tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat pesisir sekaligus momentum penguatan ekonomi berbasis kelautan dan pariwisata. Perayaan tahunan yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat nelayan itu dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, sejumlah kepala perangkat daerah, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi. Hadir pula unsur TNI-Polri, Forkopimcam Ciracap, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ribuan warga dan nelayan dari berbagai wilayah. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan panitia yang telah menjaga keberlangsungan tradisi Syukuran Nelayan hingga memasuki usia ke-60 tahun. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan. “Syukuran Nelayan merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT melalui hasil laut. Tradisi ini harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat pesisir sekaligus sarana mempererat persatuan dan kebersamaan,” ujarnya. Bupati menegaskan, kawasan Ujunggenteng memiliki potensi besar yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor perikanan, kelautan, dan pariwisata. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan sarana perikanan, serta pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian laut dan lingkungan pesisir dengan menerapkan praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan kawasan pantai. “Kelestarian laut harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan menjaga lingkungan dan memperkuat sektor pariwisata, Ujunggenteng dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia Syukuran Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengangkat tema “Laut Lestari, Nelayan Berseri, Menyongsong Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu”. Tema tersebut mencerminkan komitmen masyarakat pesisir untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, Syukuran Nelayan bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga sarana memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai penopang kehidupan generasi mendatang. (Dicky)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi III DPRD Majalengka melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke hasil pekerjaan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka tepatnya di Jalan Ciandeu-Sidamukti dan menekankan semua pekerjaan proyek pemerintah hasilnya berkualitas dan bermanfaat. Menurut keterangan Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin bahwa karena ini menjadi atensi dari masyarakat secara fisik hasil pekerjaan ini sudah kita lihat. “Secara fisik sudah kita lihat,kita juga mencari titik titik mana saja yang kemarin ada belah, ada pecah kita cek. Dan kelihatannya sudah ditutup yang retak retak rambut itu, kita lihat sudah ditambal atau diperbaiki. Tapi apapun itu yang menjadi perhatian masyarakat, intinya kan maayarakat itu sederhana, anggaran ini kan dari pemerintah dari uang pajak rakyat, ini masyarakat sudah memberikan perhatian dan setidaknya dari pemerintah merupakan sebuah catatan sudah banyak juga dari tahun tahun sebelumnya dan kami menegaskan dari Komisi III agar jangan sampai anggaran tahun 2026 ini apalagi yang belum dilaksanakan terjadi penyimpangan penyimpangan atau hasil pekerjaannya bermasalah, ” tegas Iing, Kamis (04/06/26). Masih kata Iing, kita sebagai bagian dari pemerintah daerah, kita mendukung apa yang menjadi visi misi dari Bupati Majalengka dan Wakil Bupati Majalengka yakni ingin mewujudkan Majalengka Langkung SAE. “Kita juga apresiasi dari Bapak.Bupati bagaimana ingin jalan bagus artinya sudah sejalan dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat,tinggal bagaimana di lapangannya. Nah ini yang menjadi perhatian kita bersama. Kita juga tidak bosan bosan mengingatkan agar para pelaksana di lapangan mengerjakan proyek jangan asal asalan, tetapi mengedepankan kualitas walaupun mungkin sekarang harga harga sudah naik, dan ini juga menjadi perhatian pemetintah untuk menyesuaikan,” paparnya. Ditambahkannya, jangan sampai nanti anggarannya ketat akan tetapi harga harganya naik, bisa mengurangi volume pekerjaan. Akan tetapi kita tidak menginginkan itu berimbas kepada kualitas pekerjaan proyek PUTR. “Tetap dijaga kualitas proyek pekerjaannya, jangan sampai mengecewakan masyarakat karena pembangunan kan dari uang pajak rakyat, makanya kita sedang membahas Raperda pengawasan kontruksi,” imbuhnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapang Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dalam amanatnya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa Pancasila harus tetap menjadi ideologi yang hidup dan menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan bangsa. “Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” tegasnya. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan. “Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujarnya. Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, lanjut Bupati, harus dimaknai sebagai sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tandasnya. Usai mengikuti upacara tingkat kabupaten, Bupati Sukabumi bersama unsur Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat nasional secara virtual dari Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)