SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musrenbang Kelurahan Nanggeleng menjadi momentum penting untuk merumuskan arah pembangunan yang berangkat langsung dari kebutuhan masyarakat. Melalui rangkaian penjaringan berjenjang mulai dari rembug warga, pra-musrenbang, hingga forum musrenbang kelurahan, terkumpul 163 usulan yang merepresentasikan kebutuhan di 13 RW dan 66 RT. Camat Citamiang, Aries Ariandi, menegaskan bahwa Musrenbang berfungsi memastikan pembangunan berjalan sesuai skala prioritas yang ditetapkan warga. ”Dari ratusan usulan yang terhimpun, lima prioritas fisik dan lima prioritas nonfisik akan ditetapkan untuk kemudian dibawa ke tingkat kecamatan,” kata camat. Dia berharap kesinambungan proses ini dapat meningkatkan realisasi pembangunan yang tahun 2025 masih berada di sekitar 31 persen. Ia menekankan pentingnya penyaringan usulan agar fokus pada kebutuhan paling mendesak. Menurutnya, penyelarasan dari tingkat RT hingga kecamatan menjadi kunci agar rekomendasi Nanggeleng dapat masuk dalam perencanaan Kota Sukabumi tahun 2026–2027. Lurah Nanggeleng, Mulyono, menjelaskan bahwa musrenbang tahun ini menghasilkan sepuluh poin kesepakatan, mencakup bidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu prioritas fisik adalah peningkatan TPT Curug Cacing di perbatasan RW 09 dan 10 dengan estimasi anggaran sekitar Rp1 miliar. Sementara prioritas nonfisik diarahkan pada penguatan UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi warga. Ia juga menambahkan bahwa karang taruna kini resmi menjadi bagian dari struktur pemerintah kelurahan sejak Agustus lalu, sehingga diharapkan dapat memperkuat partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan. (Usep)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Majalengka melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) kepada seluruh personel Polres Majalengka pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Majalengka, Iptu Yudhi Simanjuntak, dan tim. Pemeriksaan dilakukan di pintu masuk Mapolres Majalengka, meliputi kelengkapan administrasi perorangan seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Petugas juga memeriksa kerapian pakaian dinas dan sikap tampang personel. Iptu Yudhi Simanjuntak menyatakan bahwa Gaktibplin ini bertujuan memastikan anggota Polri mematuhi aturan kedinasan. “Gaktibplin adalah komitmen kami untuk menjaga kedisiplinan dan profesionalisme personel. Dengan pemeriksaan ini, diharapkan setiap anggota siap menjalankan tugas dengan baik dan mematuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Propam Polres Majalengka membentuk sumber daya manusia Polri yang berintegritas, disiplin, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ucapan salam yang seharusnya menjadi pintu kebaikan justru memantik kemarahan. Hal itu dialami Penasehat Hukum Siska, advokat Suta Widhya, SH, ketika mendatangi rumah orang tua HIP di Desa Banyu Murni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/12/2025). Menurut ajaran Islam, menjawab salam merupakan sunnah muakkad dan bentuk penghormatan terhadap sesama. Namun, saat Suta memberikan salam “Assalamu’alaikum,” tuan rumah berinisial A, yang saat itu sedang menjemur padi, justru merespons dengan nada tinggi bahkan menantang duel. Sikap tersebut berlawanan dengan perintah Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya memuliakan tamu. Sehingga banyak pihak yang menyayangkan sikap arogan dia. Menghindari keributan, Suta memilih mundur dan melaporkan peristiwa tersebut ke Kantor Kecamatan Cibitung. Ia diterima langsung oleh Camat Hodan Pirmansyah, SIP, M.Si, yang baru dua bulan menjabat setelah promosi. Camat Hodan menyambut laporan tersebut secara akomodatif dan profesional. Setelah membuat berita acara kejadian, ia tetap menghargai kewenangan pemerintah desa. Dengan mengawal pelapor untuk memberikan keterangan di tingkat Desa Banyumurni. Sikap Hodan menunjukkan bahwa apresiasi terhadap perangkat desa tetap dijaga. Pada awalnya, Hodan menduga insiden ini terjadi karena kesalahpahaman. Apalagi kasus tersebut terkait persoalan keluarga, mengingat pengacara Suta sedang mendampingi Siska mantan istri dari putra bungsu A yang bekerja di salah satu RSUD di Bandung. Meski demikian, Hodan menegaskan bahwa pengacara adalah profesi terhormat dan memiliki peran penting dalam sistem hukum. Ia menilai setiap advokat berhak melaksanakan tugas pendampingan hukum tanpa intimidasi ataupun perlakuan tidak pantas. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 2 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode Desember 2025. Sebanyak 3 tersangka telah diamankan dari hasil pengungkapan tersebut. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa dari 2 kasus yang terungkap terdiri dari 1 kasus peredaran sabu-sabu, dan 1 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin. Pihaknya mengamankan 3 tersangka berinisial AS (26), AA (31), dan D (28). “Kasus-kasus tersebut diungkap di Kecamatan Gegesik dan Depok, Kabupaten Cirebon. Modus transaksi yang digunakan para pelaku beragam, mulai dari transaksi langsung, sistem bayar di tempat (COD), hingga lainnya,” ujar Kombes Pol. Sumarni dalam konferensi pers, Kamis (11/12/2025). Ia mengatakan, dari hasil pengungkapan 2 kasus tersebut, petugas Polresta Cirebon berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya Sabu-sabu 6,62 gram, 14.750 butir obat keras terbatas, uang tunai Rp 570 ribu, handphone, lakban, dan lainnya. Tersangka peredaran narkotika jenis sabu-sabu dijerat Pasal 114 Ayat 1 dan 2 junto Pasal 112 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara 6 hingga 20 tahun serta denda Rp1 miliar hingga Rp13 miliar. Sementara itu, tersangka peredaran obat keras tanpa izin dijerat Pasal 435 junto Pasal 138 Ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Sediaan Farmasi, dengan ancaman pidana penjara 12 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar. “Kami memastikan akan terus memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polresta Cirebon guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba,Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungannya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.,”pungkasnya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana haru dan sukacita tampak di kantor Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, saat 463 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan dari pemerintah, Kamis 11 Desember 2025. Setiap KPM mendapatkan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter melalui kerja sama pemerintah desa dengan Forum Bulog. Kepala Desa Gunungsungging, Nanang, menyampaikan rasa syukurnya atas tersalurkannya bantuan yang sangat ditunggu warga. Ia memastikan penyaluran berjalan tertib dengan dukungan Bhabinkamtibmas Bripka Yudi Sukmawan dan perangkat desa sehingga distribusi tepat sasaran. “Alhamdulillah bantuan untuk 463 KPM bisa direalisasikan. Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Bulog atas perhatian kepada masyarakat kami,” ujarnya. Salah satu penerima manfaat, Saroyah dari Kampung Cikujang, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. “Aduh haturnuhun, bantuan beras dan minyak ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucapnya penuh syukur. Program bantuan pangan ini diharapkan meringankan beban ekonomi warga serta memperkuat ketahanan pangan keluarga di Desa Gunungsungging. Pemerintah desa menegaskan komitmennya terus menghadirkan program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah islah antara PJTM dan YFSBBP digelar dalam suasana kondusif di aula Polsek Jampangkulon, Rabu 10 Desember 2025 pukul 14.30 WIB. Pertemuan dua organisasi besar ini berlangsung melalui fasilitasi langsung Polsek sebagai upaya merawat harmoni sosial. Hal tersebut dipicu peristiwa yang terjadi April 2024 di kediaman H. Isep Dadang Sukmana, yang sempat berlanjut pada laporan resmi terkait dugaan masuk rumah tanpa izin dan kegaduhan. Kegiatan ini dihadiri tokoh pemerintahan, pengurus organisasi, serta unsur masyarakat seperti Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Anang Janur, Aspri Bupati Sukabumi Wildan, Pasi Inteldim 0622/Kab. Sukabumi Kapten Arh Ari. Tampak hadir Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua YFSBBP H. Isep Dadang Sukmana, serta jajaran pengurus dan penasehat dari kedua pihak. Rundown acara terstruktur mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, deklarasi damai hingga penutupan. Dalam musyawarah tersebut, Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis menjadi figur sentral yang menenangkan ruangan. Dalam sambutannya, Iptu Muhlis mengajak semua pihak untuk kembali pada nilai-nilai persaudaraan. Baginya, silaturahmi bukan hanya soal bertemu, tetapi membangun kembali ruang saling percaya. ”Kesalahpahaman adalah hal yang mungkin terjadi dalam kehidupan sosial, namun sikap saling membuka diri lebih menunjukkan kedewasaan dan kekuatan moral sebuah komunitas perlu dikedepankan,” ujarnya. Iptu Muhlis juga menyampaikan rasa syukur karena dapat mempertemukan para tokoh dalam satu forum damai. Kapolsek menegaskan bahwa tugas menjaga keamanan tidak akan efektif tanpa kolaborasi dan komunikasi yang baik dari seluruh unsur masyarakat. ”Melalui pertemuan seperti inilah perbedaan dapat dilebur, dan keutuhan masyarakat Pajampangan dapat terus terjaga,” tuturnya. Nada bicara Kapolsek tegas namun sejuk, mengajak semua pihak menjadikan momentum ini sebagai pintu masuk untuk hubungan yang lebih matang. Ia menempatkan kepolisian bukan sekadar penegak hukum, tetapi mediator yang memberi ruang duduk bersama, mendengar, dan kembali menyatukan. Perwakilan Bupati Sukabumi, Wildan, menyampaikan salam hormat sekaligus pesan harapan dari Bupati bahwa perselisihan yang pernah terjadi menjadi pelajaran berharga dan mendorong kekompakan untuk Sukabumi yang lebih baik. Sedangkan Anggota DPRD Anang Janur menekankan bahwa islah ini merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi sosial yang harus dijaga keberlanjutannya. Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, menyampaikan apresiasi kepada Ketua YFSBBP yang tidak membuka kembali luka lama dan memilih jalan damai. Menurutnya, Jampang akan menjadi besar bukan karena siapa yang dominan, melainkan karena kebersamaan dan kesediaan untuk saling merendahkan ego. Rangkaian acara ditutup dengan deklarasi damai yang menegaskan komitmen PJTM dan YFSBBP untuk menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat komunikasi, dan mengedepankan musyawarah. Musyawarah ini bukan sekadar penyelesaian satu perkara, tetapi simbol bahwa Jampangkulon ingin terus teduh. Kapolsek yang menjadi pengikat dialog menegaskan satu hal penting yaitu keamanan adalah hasil kerja bersama, dan kedamaian hanya tumbuh dari hati yang saling membuka diri. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Squad Nusantara Ranting Keling kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial Dompet Peduli Kasih yang digelar pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Dukuh Dodol RT 08 RW 03, Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, dengan tujuan memberikan bantuan dan perhatian kepada Ibu Parijah, seorang warga yang tengah mengalami sakit. Ketua Squad Nusantara Ranting Keling, Bapak Teguh Setiawan, memimpin langsung jalannya kegiatan bersama para anggota. Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir membantu warga yang membutuhkan di wilayah Keling. Acara juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimcam Keling dan pemerintah desa. Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Choirul Cahyadi, Danramil Keling Bapak Yunius Wibisono, perwakilan Polsek Keling Bapak Achmadi bersama dua anggota, Camat Keling Bapak Lulut beserta jajaran, Petinggi Damarwulan Bapak Jambari, perangkat desa, serta Ketua RT setempat. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan penyerahan bingkisan bantuan dari Squad Nusantara Ranting Keling, dilanjutkan bantuan tambahan dari Dandim 0719 Jepara dan Camat Keling. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan Ibu Parijah selama menjalani masa pemulihan dari sakitnya. Usai penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Pada kesempatan tersebut, Dandim Choirul Cahyadi menyampaikan sambutan sekaligus berpamitan kepada masyarakat Keling karena akan pindah tugas ke Jakarta dalam waktu dekat. Ia mengapresiasi soliditas dan aksi sosial yang selama ini dilakukan oleh Squad Nusantara Ranting Keling. “Saya berharap kegiatan sosial seperti ini terus berlangsung, walaupun saya nantinya tidak lagi bertugas di Jepara. Semangat kepedulian ini harus tetap dijaga,” ujarnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kesembuhan bagi Ibu Parijah dan kelancaran berbagai kegiatan sosial di wilayah Keling. Melalui kegiatan ini, Squad Nusantara Ranting Keling menegaskan komitmennya untuk terus menebar manfaat dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI, Squad Nusantara Ranting Keling bersama Kodim 0719 Jepara melaksanakan aksi bersih-bersih tempat ibadah di Gereja Dukuh Tarokan RT 02 RW 01, Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, pada Rabu 10 Desember 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Squad Nusantara Ranting Keling, Teguh Setiawan, yang sekaligus menjadi sumber utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Ketua Squad Nusantara, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan sarana ibadah. “Gotong royong ini bukan hanya untuk memperingati Hari Juang TNI, tapi juga wujud kepedulian kami terhadap tempat ibadah dan masyarakat sekitar,” ujar Teguh Setiawan. Kegiatan bersih-bersih turut diikuti jajaran Kodim 0719 Jepara yang dipimpin langsung oleh Dandim Letkol Inf Choirul Cahyadi, Koramil 08 Keling yang dipimpin Danramil Kapten Inf Yunius Wibisono, serta Polsek Keling melalui perwakilan Aiptu Achmadi dan dua anggota lainnya. Hadir pula Camat Keling Lulut, Kepala Satpol PP Kecamatan Sukamto, dan Petinggi Desa Kaligarang Kusmanto beserta perangkat. Selain unsur TNI dan pemerintah, masyarakat juga berpartisipasi, mulai dari Linmas desa, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga Ormas Pemuda Pancasila (PP). Kebersamaan terlihat kuat sepanjang kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB. Ketua Squad Nusantara, Teguh Setiawan, menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga kerukunan. “Kami bangga karena banyak pihak terlibat. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ungkapnya. Usai kerja bakti, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara Dandim, Camat, Petinggi, dan pengurus gereja. Dalam kesempatan tersebut, pengurus gereja menyampaikan kebutuhan dana untuk persiapan Natal dan Tahun Baru. Mendengar hal itu, Dandim Letkol Inf Choirul Cahyadi langsung memberikan bantuan uang tunai sebagai dukungan bagi gereja. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama. Ketua Squad Nusantara berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Semoga sinergi antara TNI, pemerintah, ormas, dan masyarakat ini terus terjaga. Kami siap mendukung kegiatan sosial kapan pun dibutuhkan,” tutur Teguh. (Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mematangkan persiapan menyambut momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah tersebut ditekankan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Nataru yang dibuka oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Rabu (10/12) di Pendopo Sukabumi. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan destinasi wisata selama masa libur panjang. “Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kami mengajak seluruh pelaku pariwisata dan masyarakat untuk bersama-sama menyelenggarakan wisata yang aman, nyaman, tertib, dan berkesan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa periode libur Nataru merupakan kesempatan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, Wakil Bupati H. Andreas dalam arahannya menegaskan kesiapan jalur dan titik pengamanan jelang liburan akhir tahun. “Kemarin sudah dibahas bahwa Pemkab Sukabumi siap mengamankan Nataru 2025. Lokasi-lokasi pengamanan pun telah disiapkan untuk menjamin kenyamanan masyarakat yang akan berlibur di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya. Wabup juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya pelaku pariwisata, untuk memastikan destinasi wisata memenuhi unsur Sapta Pesona. “Harapannya, wisatawan yang menghabiskan libur Nataru di Sukabumi dapat merasakan pengalaman yang aman, nyaman, dan memberikan kesan baik,” tegasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Musyawarah koordinasi tingkat Desa Sukatani digelar di Kantor Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu 10 Desember 2025. Pertemuan dihadiri Forkopimcam Surade dipimpin Camat Unang Suryana, Ketua PKPP Surahman, Kades Bakang Anwar As’Adi, Ketua BPD Deni Iskandar. Ikut menghadiri Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman, Ketua Karang Taruna Isep Prianto, perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Salah satu fokus pembahasan yakni terkait janji politik Kepala Desa dalam pembangunan ruas jalan Leuwi Cagak–Karangbolong. Jalan tersebut sebelumnya tercantum sebagai jalan kabupaten dalam Keputusan Bupati Nomor 600.1.7/Kep/105.DPU/2024 tertanggal 17 Januari 2024. Camat Surade Unang Suryana menjelaskan bahwa status jalan tersebut telah berubah pada 6 Maret 2025. ”Bupati mengeluarkan keputusan baru Nomor 600.1.7/Kep.191-DPU/2025, sehingga jalan yang semula berstatus jalan kabupaten kini beralih menjadi jalan desa,” kata Unang. Meski demikian, Camat menegaskan bahwa persoalan yang sempat ramai di media sosial sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semua pihak telah saling memaafkan. Terkait pemenuhan janji politik Kepala Desa mengenai akses jalan tersebut, Camat menambahkan bahwa meski kini berstatus jalan desa, ruas Leuwi Cagak–Karangbolong tetap dianggap strategis bagi wilayah kabupaten. Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman menegaskan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan jalan sesuai aspirasi warga. Ia menyampaikan bahwa proses perbaikan sudah mulai dilakukan dengan pengiriman material batu ke lokasi. Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Sukatani Isep Prianto meluruskan kabar yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta. Menurutnya, keributan yang terjadi dalam rapat sebelumnya dipicu oleh pernyataan provokatif yang menyasar personal kepada Kepala Desa, dan pihaknya hanya berusaha meredam suasana. Isep mengakui sempat menggebrak meja karena situasi memanas, namun setelah terjadi ketegangan singkat, semua pihak kembali berdamai. Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa kesalahpahaman kini sudah selesai dan dianggap tuntas. (Dicky)