Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Silaturahmi ke Pengurus Gereja dan peninjauan Pospam hingga Posyan dalam rangka kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI S.I.K.,S.H., M.H., didampingi Bupati Cirebon Drs. H. IMRON M.Ag., Dandim 0620 LETKOL Inf. MUKHAMMAD YUSRON, S.A.P., dan jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolresta Cirebon bersama Forkompinda berangkat dari Mapolresta Cirebon menuju Gereja Isa Al Masih Jamblang, kemudian dilanjutkan peninjauan ke Pos Pam Palimanan, GT Palimanan KM 188 Tol Cipali, Gereja Bethel Indonesia Kec. Arjawinangun, dan kembali ke Mapolresta Cirebon. Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI S.I.K.,S.H., M.H., mengatakanz Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka antisipatif untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah natal khususnya umat kristiani dan aktivitas masyarakat berlangsung aman. “Pengecekan pelaksanaan Ops Lilin Lodaya 2025 dilakukan guna mengecek Sarana dan Prasarana pendukung pengamanan yang ada di pos serta kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personil, maupun pengecekan Jalur dalam perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Wilayah Hukum Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mulai menggeser pendekatan pembangunan kepemudaan dengan menempatkan pemuda sebagai mitra strategis pemerintah, bukan sekadar sasaran program. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan kota melalui inovasi dan kreativitas. Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan bahwa pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkontribusi langsung dalam kerja pembangunan, terutama pada sektor yang membutuhkan terobosan baru seperti lingkungan dan pendidikan. Isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama yang ditawarkan kepada pemuda untuk digarap dengan pendekatan realistis dan berorientasi ekonomi. Pemerintah berharap, gagasan yang lahir mampu menjawab persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha. “Kami ingin pemuda menghadirkan solusi yang bisa diterapkan, bukan hanya wacana. Termasuk pengelolaan sampah yang memberi nilai tambah,” ujar Bobby, Kamis (18/12/2025). Di sisi lain, penguatan sektor pendidikan juga diarahkan melalui pemanfaatan kreativitas pemuda di bidang konten digital dan media kreatif. Ruang berekspresi tersebut disiapkan agar ide-ide segar dapat berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Kreativitas pemuda harus diberi panggung, karena dari situlah inovasi lahir,” tambahnya. Sejalan dengan arah tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Sukabumi Rahmat Sukandar mengungkapkan bahwa Pemkot tengah menyusun Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kepemudaan berbasis partisipasi. Proses penyusunan dilakukan dengan melibatkan langsung pemuda terpilih melalui duta pemuda serta dukungan perguruan tinggi, sehingga kebijakan yang dihasilkan mencerminkan kebutuhan dan aspirasi generasi muda. “Perencanaannya bersifat partisipatif. Pemuda terlibat sejak awal agar program yang lahir benar-benar relevan,” ujar Rahmat. Ia menegaskan, rencana aksi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun kepemudaan yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing di Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Jampangkulon menerima kunjungan edukatif dari siswa dan siswi TK Sejahtera VIII dalam rangka program Polisi Sahabat Anak, Kamis pagi, 18 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Kunjungan disambut langsung oleh Kapolsek Jampangkulon, Iptu Muhlis, bersama jajaran anggota. Anak-anak dikenalkan secara langsung dengan tugas dan peran kepolisian melalui pendekatan yang ramah, komunikatif, dan menyenangkan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek memberikan edukasi dasar mengenai tata tertib berlalu lintas, termasuk pengenalan rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini. Selain itu, para siswa juga diajak berkeliling untuk melihat sejumlah ruangan pelayanan dan fungsi di lingkungan Polsek, seperti ruang KSPKT, ruang tahanan, ruang Reskrim, ruang Intelkam, hingga pengenalan kendaraan mobil patroli. Kapolsek Jampangkulon, Iptu Muhlis, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak bertujuan menanamkan rasa aman, percaya, dan kedekatan anak-anak terhadap institusi kepolisian sejak dini. “Kami ingin anak-anak tidak takut dengan polisi, tetapi justru mengenal polisi sebagai sahabat yang melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujarnya. Kepala TK Sejahtera VIII, Cicu Rahayu, SPd, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman edukatif yang berharga bagi para siswa di luar lingkungan sekolah. Selama pelaksanaan kegiatan, suasana berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari anak-anak. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan humanis dengan masyarakat sejak usia dini. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pemungutan suara digelar di SDN Bojongkoneng Desa Mekarmukti, Kamis (18/12/2025). Dari total 151 pemilih yang merupakan perwakilan sembilan unsur strategis masyarakat, calon nomor urut 02 Dedi meraih kemenangan telak dengan perolehan 134 suara. Ia unggul jauh atas Asep Renggana nomor urut 01 yang memperoleh 1 suara dan Indra Lesmana nomor urut 03 dengan 15 suara. Dengan hasil tersebut, Dedi ditetapkan sebagai Kepala Desa Mekarmukti PAW untuk melanjutkan sisa masa jabatan selama dua tahun, menggantikan almarhum H. Deden yang wafat pada Juli 2024. Ketua Panitia Pemilihan, Hermawan, S.Pd, menjelaskan bahwa Pilkades PAW menggunakan mekanisme perwakilan, bukan pemilihan langsung. Pemilih berasal dari sembilan unsur masyarakat, yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh pendidikan, tokoh perlindungan anak, ketua RT, ketua RW, serta perangkat desa. “Kesembilan unsur ini menjadi representasi masyarakat Desa Mekarmukti dan diberi mandat penuh untuk menentukan kepala desa PAW,” ujar Hermawan. Ia menegaskan seluruh tahapan berjalan transparan dan sesuai aturan, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, penjaringan, verifikasi administrasi, hingga penetapan tiga calon. Partisipasi pemilih pun mencapai 100 persen. Camat Waluran, Habiburoman, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan Pilkades PAW. Menurutnya, proses berjalan rapi, jujur, adil, dan tanpa konflik. “Kami berharap kepala desa terpilih mampu memimpin secara inklusif serta mempercepat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Usai penetapan, Dedi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. “Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah masyarakat Desa Mekarmukti. Insyaallah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Selama tahapan pemilihan, pengamanan dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan Linmas Desa Mekarmukti. Pengamanan dipimpin Kapolsek Ciracap IPTU Taufik Hadian melalui Ka Pospol Waluran Aipda Hendarko. Situasi terpantau aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. (Dicky)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnew.com — Komandan Kodim (Dandim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Rony Hermawan, S.H., M.M., menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang digelar oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI di wilayah Kodim 0410/KBL, Rabu (17/12/2025) sore. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Satlog, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, tersebut berlangsung semarak dan penuh keakraban. Sejumlah rangkaian acara mewarnai peringatan HUT Kowad tahun ini, mulai dari pertandingan olahraga bola voli antaranggota Persit, sambutan, pembacaan doa, pemotongan tumpeng, hingga penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba. Acara ini turut dihadiri Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., beserta Ibu, yang memberikan sambutan sekaligus secara resmi menutup rangkaian pertandingan olahraga dalam rangka HUT ke-64 Kowad. Kehadiran para pejabat TNI AD ini mencerminkan kuatnya dukungan pimpinan terhadap peran strategis Kowad dan Persit dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat. Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota Kowad dan Persit Kartika Chandra Kirana atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas TNI AD, sekaligus dalam membina ketahanan keluarga prajurit. Ia juga menegaskan bahwa perempuan TNI AD memiliki peran penting sebagai sosok yang tangguh, inspiratif, dan berkarakter. Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Rony Hermawan beserta Ibu tampak berbaur bersama peserta kegiatan, menunjukkan dukungan penuh jajaran Kodim 0410/KBL terhadap setiap kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta memperkuat pembinaan teritorial dan hubungan harmonis di lingkungan keluarga besar TNI AD. Selama kegiatan berlangsung, pengamanan dan pemantauan dilakukan oleh Babinsa setempat. Hingga acara berakhir sekitar pukul 17.55 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar dalam suasana penuh kekeluargaan. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Squad Nusantara Ranting Kembang kembali menunjukkan kepedulian sosial terhadap anggotanya. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Suntoro, warga Cepogo (Sawah Omboh) RT 01 RW 03, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 12.30 WIB. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Ranting Squad Nusantara Kembang, Kusno, didampingi sejumlah anggota. Bantuan diberikan secara simbolis berupa uang tunai dan diserahkan langsung oleh Ketua Ranting kepada korban musibah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi. Ketua Ranting Squad Nusantara Kembang, Kusno, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kebersamaan dan tanggung jawab moral antaranggota. “Squad Nusantara hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga. Ketika ada anggota yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kami untuk saling membantu dan meringankan beban,” ujarnya. Sementara itu, penerima bantuan, Suntoro, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada Ketua Ranting dan seluruh anggota Squad Nusantara Ranting Kembang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Squad Nusantara Ranting Kembang berharap semangat gotong royong dan solidaritas antaranggota terus terjaga, sekaligus menjadi contoh kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Jepara. (Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berlangsung sukses dan demokratis. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pemilihan pengurus baru masa bakti 2025–2030 itu digelar di halaman SDN 1 Surade, Rabu (17/12/2025). Selain menjadi forum laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2020–2025, konferensi ini juga menjadi momentum regenerasi organisasi. Tahun ini, konferensi mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.” Acara dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudrajat, Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, jajaran pengurus PGRI Kabupaten Sukabumi, para Ketua PGRI se-Wilayah VI, kepala sekolah, guru-guru se-Kecamatan Surade, serta tamu undangan lainnya. Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Jajat Sudrajat menegaskan bahwa konferensi cabang merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan setiap periode. “Konferensi dan pemilihan pengurus adalah bagian dari amanat AD dan ART PGRI. Ini menjadi sarana penyegaran kepengurusan agar organisasi terus bergerak dan adaptif,” ujarnya. Pemilihan Ketua PGRI Cabang Surade diikuti 514 pemegang hak suara. Dua kandidat bersaing, yakni Asep Hermawan dan Iwan Gunawan. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Iwan Gunawan terpilih sebagai ketua dengan perolehan 280 suara, unggul atas Asep Hermawan yang meraih 137 suara. Usai ditetapkan sebagai Ketua PGRI Cabang Surade periode 2025–2030, Iwan Gunawan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Amanah ini sangat besar dan penuh tanggung jawab. Kami mohon doa serta bimbingan agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” ucapnya. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru serta meningkatkan mutu pendidik melalui peran strategis PGRI. “Melalui PGRI, kami siap mendorong terwujudnya guru yang bermutu demi Indonesia yang maju dan berdaya saing,” tambahnya. Dalam struktur kepengurusan baru, posisi Wakil Ketua I dijabat Purna Irawan, Wakil Ketua II Wisnu Hadian, sementara jabatan Sekretaris diemban Erlan Suherlan. Sementara itu, Camat Surade Unang Suryana menyampaikan apresiasi kepada pengurus lama dan berharap kepengurusan baru mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan. “Selamat kepada pengurus baru. Semoga kerja sama yang sudah terbangun dapat semakin ditingkatkan untuk kemajuan pendidikan di Surade,” pungkasnya. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Bengkayang Kalimantan Barat Aktifitas PETI di Kecamatan Monterado, Bengkayang, kian mengila, diduga dikendalikan pemodal berinisial (Cecep), warga Dusun Puaje, Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado. Kapolres Bengkayang, Polsek Monterado, Polda Kalbar diminta bertindak tegas dan jangan tebang pilih dalam penindakan oknum, pemodal, dan otak utama kerusakan lingkungan alam di Dusun Puaje, Desa Mekar Baru. Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terungkap di Dusun Puaje, Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, adanya laporan warga Dusun Puaje bernama Simon atas penyerobotan lahan di Polres Bengkayang. Laporan saudara Simon, tim awak media telusuri sampai di lapangan, ternyata benar adanya kegiatan PETI tersebut, dan tidak sampai disitu, awak media minta keterangan beberapa warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, menuturkan aktifitas ini sudah terjadi lama dan sekarang menjadi tidak terkendali, dan di monopoli Cecep, di belakangnya diduga Haji Koim/Lina, warga Kel. Condong, Kec. Singkawang Tengah, Kota Singkawang, pemodal utama Cecep. Kegiatan ilegal tersebut disebut berlangsung secara struktur dan masif, terbuka, dan berani, seolah tanpa hambatan hukum maupun penindakan tegas dari aparat berwenang. Berdasarkan laporan warga dan hasil penelusuran di lapangan, aktivitas PETI diduga terus meluas dan menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup parah. Sejumlah titik terlihat mengalami penggalian besar-besaran, tanah berlubang, aliran air berubah menjadi keruh, serta jejak penggunaan mesin dompeng yang mengindikasikan aktivitas masih aktif hingga saat ini. Akibat ulah Cecep CS dan beberapa oknum APH yang diduga kuat terlibat membantu Cecep, hingga terjadi saling komplain warga, masalah kepemilikan lahan, salah satunya Simon dan pamannya, saling klaim. Padahal kedua orang ini masih ikatan keluarga antara paman dan keponakan. Hasil pantauan awak media,Senin,15/12/2025, sampai kemarin masih mediasi di kantor Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado, belum juga menghasilkan kesepakatan antara klaim masing-masing pihak. Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, “Ini semua ulah Cecep, dalangnya hingga komplikasi keluarga ini berkepanjangan.” Warga mempertanyakan penegakan hukum. Sejumlah warga Kampung Puaje menyebut adanya pihak yang diduga menjadi pemodal dan pengendali utama aktivitas PETI di wilayah tersebut, yang dikenal dengan nama Cecep (Puaje), H. Koim/Lina (Condong SKW). Meski masih sebatas dugaan, warga mempertanyakan mengapa aktivitas PETI yang berlangsung secara terang-terangan, makin merajalela, kerusakan makin besar, tapi tidak ada tindakan tegas, ujar salah seorang warga. Masyarakat pun mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Bengkayang, Polsek Monterado, Polda Kalimantan Barat, untuk tidak tutup mata dan segera melakukan penindakan menyeluruh, termasuk mengusut dugaan keterlibatan pemodal besar yang disebut-sebut kebal hukum. Dampak lingkungan dan ancaman bagi warga. Selain merusak lahan milik warga, aktivitas PETI juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang, seperti pencemaran air, rusaknya struktur tanah, serta ancaman keselamatan bagi masyarakat sekitar. Warga khawatir jika aktivitas ini terus dibiarkan, kerusakan akan semakin meluas dan mengancam pemukiman. Dasar hukum yang diduga dilanggar. Aktivitas PETI tersebut diduga melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan, antara lain: 1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa setiap kegiatan pertambangan tanpa izin merupakan tindak pidana dan dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda yang berat, termasuk kewajiban pemulihan lingkungan. Tuntutan warga. Masyarakat Kampung Puaje mendesak agar: – APH segera melakukan penindakan tegas terhadap seluruh aktivitas PETI di Kecamatan Monterado. – Polda Kalbar turun langsung ke lokasi, melakukan penyelidikan, dan menindak pelaku maupun pihak yang diduga menjadi pemodal. – Pemerintah daerah berkoordinasi dengan APH untuk menghentikan aktivitas ilegal serta melakukan rehabilitasi lingkungan. – Proses hukum dilakukan secara transparan dan tanpa tebang pilih. Menunggu klarifikasi resmi. Hingga rilisan ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun pemerintah daerah setempat belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya aktivitas PETI di wilayah tersebut. Redaksi menyatakan masih membuka ruang klarifikasi dan konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna memenuhi asas keberimbangan dan akurasi pemberitaan. Masyarakat berharap Polda Kalbar tidak bungkam dan segera bertindak demi tegaknya hukum serta keselamatan lingkungan dan warga Bengkayang. Editor: DM (Team/read)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 839 pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi wilayah VI Jampangkulon resmi menerima Surat Keputusan Bupati Sukabumi tentang pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu, Rabu (17/12/2025). Penyerahan SK dipusatkan di SDN 5 Pasiripis, Kecamatan Surade, dan diikuti pegawai dari sembilan kecamatan, yakni Surade, Jampangkulon, Cibitung, Ciracap, Tegalbuleud, Waluran, Kalibunder, Ciemas, dan Cimanggu. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengatakan penyerahan SK ini merupakan rangkaian hari kedua khusus untuk lingkup Dinas Pendidikan. Sebelumnya, penyerahan SK telah dilaksanakan di lima wilayah lainnya. “Hari ini merupakan penyerahan untuk dua wilayah, yaitu Surade dan Sagaranten, dengan jumlah penerima SK sekitar 839 orang,” ujarnya. Menurut Herdiawan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kepegawaian sekaligus menjaga kualitas layanan pendidikan hingga wilayah selatan dan pelosok Kabupaten Sukabumi. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang telah diangkat serta mengingatkan agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Penyerahan SK ini disambut antusias oleh para pegawai yang telah lama mengabdi di satuan pendidikan. Dengan diterimanya SK, para pegawai kini memiliki kepastian status kepegawaian serta motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon mengamankan pelaku Pencurian dan Kekerasan di minimarket yang beraksi di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelaku berinisial SD (28) tersebut beraksi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 18.55 WIB. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K, S.H., M.H, mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Kec. Depok Kab. Cirebon, dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Peristiwa itu bermula saat SD datang ke minimarket dengan maksud menukarkan uang pecahan puluhan ribu rupiah. “Selanjutnya karyawan minimarket masuk ke dalam Gudang namun tiba-tiba pelaku menodongkan sebilah pisau dan memaksa agar menyerahkan uang yang berada di dalam brankas. Akan tetapi, perbuatan pelaku mendapat perlawanan dari karyawan lainnya, sehingga terlapor berhasil dibekuk dan diamankan,” katanya, Selasa (16/12/2025). Atas kejadian tersebut, korban merasa dirugikan sebesar Rp 28.436.548 tersebut ke Polresta Cirebon guna dilakukan pengusutan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. “Berdasarkan hasil pemeriksaan ssmentara, diketahui pelaku SD nekat melakukan motif tindakan pencurian dan kekerasan di minimarket tersebut dilatarbelakangi untuk membayar hutang dan membayar angsuran sepeda motornya,” pungkasnya. Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Jajaran Polresta Cirebon pun turut memperkuat pengamanan dan giat patroli antisipasi C3 serta gangguan kamtibmas lainnya. (Asep.R)