Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan tes urine terhadap puluhan sopir bus di sejumlah pool bus di wilayah Kabupaten Cirebon, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, tes urine tersebut dilaksanakan jajaran Satresnarkoba dan Si Dokkes didampingi Satlantas Polresta Cirebon di PO Bus Sahabat, PO Bus Bhinneka Sangkuriang, dan PO Bus Garuda Mas Ciperna. Menurut dia, kegiatan tes urine di tiga lokasi yang bekerja sama dengan instansi terkait Kabupaten Cirebon tersebut diikuti oleh sebanyak 23 pengemudi bus angkutan penumpang yang beroperasi di wilayah hukum Polresta Cirebon. “Ada enam paramater yang digunakan dalam tes urine yang kali ini digelar di terminal dan pool bus. Dari hasil tes urine ini, seluruh pengemudi tersebut dinyatakan negatif,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, tes urine tersebut bakal dilaksanakan secara random di beberapa lokasi selama masa Operasi Lilin Lodaya. Hal tersebut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang di wilayah hukum Polresta Cirebon. Selain itu, tes urine tersebut juga dilaksanakan untuk memastikan tidak hanya sisi sarana dan prasarana yang laik beroperasi, namun sisi pengendaranya juga turut dicek untuk dipastikan siap melayani para penumpang selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. “Termasuk melindungi para penumpang yang bepergian di wilayah Kabupaten Cirebon. Kalau kita bersih tidak perlu risih untuk dilakukan pemeriksaan, karena tes urine ini akan dilaksanakan secara random di lokasi tertentu,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perbaikan infrastruktur kembali dilakukan di ruas Jalan Fatahillah Weru–Sumber, Kabupaten Cirebon, melalui kegiatan penambalan dan pengaspalan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan. ‎ ‎Upaya ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai cepat, tepat sasaran, dan langsung meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. ‎ ‎Pekerjaan tersebut berada di bawah pengawasan Balai Pengelolaan Jalan Provinsi. Pengawas lapangan, Yanto, memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan. ‎ ‎Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya administratif, tetapi juga teknis di lapangan, mulai dari kesiapan material, proses pengerjaan, hingga hasil akhir pengaspalan. ‎ ‎Langkah ini penting mengingat Jalan Fatahillah merupakan jalur strategis dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi. ‎ ‎“Penanganan ruas jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Yanto di sela kegiatan, Rabu (24/12/2025). ‎ ‎Sejumlah warga dan pengguna jalan menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah dalam menangani kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan. ‎ ‎Perbaikan tersebut dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman saat berkendara. ‎ ‎Dengan pengawasan yang optimal dari Balai Provinsi, kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon, khususnya ruas Weru–Sumber, diharapkan tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Amin)

Bidik-kasusnews.com,Bengkayang Kalimantan Barat Sorotan publik terhadap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp10.366.442.000 di Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, kian menguat. Proyek yang bersumber dari anggaran negara tersebut kini menuai kritik tajam lantaran manfaat air bersih belum dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya di Desa Godang Damar, Dusun Jenang. Berdasarkan data rincian anggaran, proyek SPAM tersebut dialokasikan untuk tiga desa, yakni: Desa Papan Uduk: Rp4.094.135.000 Desa Godang Damar: Rp3.004.780.000 Desa Saka Taru: Rp3.267.527.000. Namun hasil investigasi media di lapangan menemukan fakta mencolok: sejumlah rumah warga di Dusun Jenang hingga kini belum teraliri air bersih, meskipun proyek telah diklaim berjalan dan masa kontrak berakhir 19 Desember 2025. Distribusi Manfaat Dipertanyakan, Keadilan Sosial Tercederai Kondisi di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan penerima manfaat. Sebagian warga mengaku belum pernah menikmati aliran air dari program SPAM, sementara di titik lain air disebut telah mengalir. Situasi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai: Akurasi data penerima manfaat, Perencanaan teknis jaringan distribusi, serta Keadilan sosial dalam pelaksanaan program publik. Padahal, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang dijamin negara dan tidak boleh dibatasi oleh kelalaian teknis maupun administratif. Tokoh Masyarakat: Program Negara Tak Boleh Pilih Kasih Tokoh masyarakat Desa Godang Damar, Pak Tapa, secara terbuka menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap pelaksanaan proyek SPAM yang dinilai belum menyentuh seluruh warga. “Kami sebagai warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang adil. Faktanya di Dusun Jenang masih ada warga yang tidak kebagian air bersih. Kalau memang ini program untuk masyarakat, seharusnya dirasakan bersama, bukan sebagian saja,” tegas Pak Tapa, Jumat (19/12/2025) Ia menambahkan, ketidakmerataan tersebut berpotensi memicu kecemburuan sosial, menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta memperburuk kondisi kesehatan dan kesejahteraan warga. Kepala Desa Bungkam Data, Transparansi Dipertanyakan Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Godang Damar belum menyajikan data rinci terkait: Jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat, Rumah yang telah teraliri air, Rumah yang belum menikmati layanan SPAM. Pihak desa justru mengarahkan media untuk mengonfirmasi Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang. Sikap ini dinilai memperkuat dugaan ketidaksinkronan data antara pemerintah desa dan kondisi riil di lapangan, sekaligus memunculkan tanda tanya besar terkait transparansi dan akuntabilitas proyek. Anggaran Besar, Pengawasan Lemah? Proyek SPAM lintas tiga desa ini menelan anggaran negara lebih dari Rp10,3 miliar. Namun hingga kontrak berakhir, manfaatnya dinilai belum optimal dan belum merata. Selain persoalan distribusi air, kondisi fisik pekerjaan di lapangan juga menjadi perhatian publik, sehingga mengarah pada dugaan: Lemahnya perencanaan teknis, Minimnya pengawasan pelaksanaan, Potensi penyimpangan pelaksanaan proyek. Dasar Hukum yang Diduga Dilanggar Apabila terbukti terjadi ketidaksesuaian pelaksanaan, proyek ini berpotensi melanggar sejumlah regulasi, antara lain: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN Pemenuhan air bersih sebagai hak dasar rakyat. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pemda wajib menjamin pelayanan dasar, termasuk air minum. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Pekerjaan wajib sesuai spesifikasi teknis dan asas kemanfaatan. Perpres Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jika merugikan keuangan negara dan hak masyarakat. Warga Desak Aparat Turun Tangan Warga dan tokoh masyarakat mendesak Pemkab Bengkayang, Dinas PUPR, serta aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan: Validitas data penerima manfaat Kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis Tidak adanya praktik yang merugikan hak masyarakat. “Kami tidak menuduh, kami hanya minta keadilan. Program ini pakai uang negara, jadi harus jelas dan transparan,” tutup Pak Tapa. Sanksi Tegas Menanti Jika Terbukti Melanggar Mengacu regulasi yang berlaku, apabila ditemukan pelanggaran, maka terbuka kemungkinan dikenakan: Sanksi administratif, Denda keterlambatan, Blacklist penyedia jasa, Tuntutan ganti rugi, Hingga proses hukum pidana. Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang belum memberikan keterangan resmi. Redaksi akan terus melakukan konfirmasi demi menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan berpihak pada kepentingan publik. Sumber: Masyarakat Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang (Tim/read)

Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Pastikan keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) Kodim 0615/Kuningan lakukan Patroli gabungan. Patroli gabungan tersebut diawali dengan apel bersama dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan Kapten Kav Sutardi. Turut hadir pada apel tersebut Danton III/C Yonif TP 839/SA Letda Inf Muhamad Maulana, Pa Jaga Kodim 0615/Kuningan Peltu Warsono, serta 13 personel Kodim dan 27 personel Yonif TP 839/SA. Adapun target patroli tersebut diantaranya, rute Makodim 0615/Kuningan, Pos PAM Terminal Tipe A Kertawangunan, Pos PAM Bojong Cilimus, Pos PAM Bubulak Cisantana dan Pos PAM Taman Kota Kuningan. Pasi Ops Kodim Kuningan, Kapten Kav Sutardi, menjelaskan patroli gabungan merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan menjelang hari besar. “Patroli gabungan ini bukan baru pertama kali, tetapi kegiatan rutin tahunan yang selalu kita lakukan menjelang hari raya,” ujarnya. Ia menegaskan tujuan utama patroli adalah untuk mencegah potensi kriminalitas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kita ingin warga merasa aman dan nyaman saat merayakan Natal dan Tahun Baru tanpa khawatir adanya gangguan. Personel juga diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap waspada,” tambahnya. Hal senada disampaikan Danton III/C Yonif TP 839/SA Letda Inf Muhamad Maulana menyampaikan sinergi antara Yonif dan Kodim sangat penting untuk menutup wilayah secara optimal. “Kita bekerja sama erat dengan Kodim. Setiap titik yang dilalui merupakan lokasi yang berpotensi menjadi pusat aktivitas warga, sehingga kehadiran aparat keamanan harus benar-benar dirasakan,” katanya. Menurutnya, personel siap memberikan bantuan apabila masyarakat membutuhkan selama perayaan Nataru berlangsung. Dengan dilaksanakannya patroli gabungan tersebut, lanjutnya, tidak hanya mampu mencegah gangguan Kamtibmas, namun juga memperkuat komunikasi dan kedekatan antara aparat keamanan dengan masyarakat. “Warga yang ditemui selama patroli pun menyampaikan rasa terimakasih karena melihat kehadiran aparat yang menjaga keamanan wilayahnya,” pungkasnya. (Asep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa sektor parkir memiliki potensi signifikan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pemanfaatannya saat ini dinilai masih jauh dari optimal. ‎ ‎Ayep menyebutkan, jumlah kendaraan bermotor di Kota Sukabumi berdasarkan data Samsat telah melampaui 100 ribu unit, mayoritas sepeda motor. Namun kondisi tersebut belum sebanding dengan capaian retribusi parkir yang tahun ini hanya ditargetkan sebesar Rp1,7 miliar. ‎ ‎Pernyataan tersebut disampaikan Ayep Zaki dalam kegiatan Sosialisasi Juru Parkir terkait peningkatan kinerja dan optimalisasi retribusi parkir, yang dirangkaikan dengan pembukaan rekening tabungan juru parkir di Aula Bank BJB, Selasa, 23 Desember 2025. ‎ ‎Menurutnya, dari sekitar 289 titik parkir aktif yang ada saat ini, potensi pendapatan sebenarnya sangat menjanjikan. ‎ ‎Dengan setoran minimal Rp50 ribu per hari saja, penerimaan parkir dapat menembus lebih dari Rp5 miliar per tahun. Nilai tersebut masih bisa meningkat, mengingat di sejumlah lokasi pendapatan jukir mencapai Rp80 ribu per hari. ‎ ‎“Angka itu baru hitungan dasar. Jika pengelolaan dilakukan secara serius dan terukur, potensi PAD dari parkir bisa jauh lebih besar,” ujarnya. ‎ ‎Ia menegaskan perlunya pembenahan sistem secara menyeluruh, mulai dari penataan titik parkir, mekanisme pemungutan retribusi, hingga pengawasan agar tidak terjadi kebocoran. ‎ ‎Ayep juga mendorong penerapan pola penyetoran yang lebih transparan dan disiplin, termasuk setoran harian sesuai ketentuan tarif resmi. ‎ ‎Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Iskandar Ifhan menyampaikan bahwa realisasi retribusi parkir saat ini hampir mencapai target. Dari target Rp1,7 miliar setelah perubahan anggaran, capaian telah menyentuh 99,9 persen. ‎ ‎“Capaian ini menunjukkan kinerja yang cukup baik, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan,” katanya. ‎ ‎Iskandar mengakui hingga kini pengelolaan parkir masih dilakukan secara internal karena belum adanya regulasi baru yang memungkinkan keterlibatan pihak ketiga. ‎ ‎Terkait pembukaan rekening Bank BJB bagi 289 juru parkir, ia menjelaskan langkah tersebut sebagai upaya penataan administrasi dan peningkatan literasi keuangan jukir. ‎ ‎“Rekening ini tanpa setoran awal, lebih aman, dan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran juru parkir terhadap kontribusinya dalam meningkatkan PAD,” tutupnya. (Usep)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon menggelar Sosialisai bahaya penyalahgunaan Narkoba oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Mustaqim Weru Jl. Fatahillah No. 36 Desa Weru Kidul Kec. Weru Kab. Cirebon. Sosialisasi tersebut dihadiri KUA, Bhabinkamtibmas, Pengurus DKM Masjid Besar Al Mustaqim, Jamaah Majelis Taklim Terpadu AL Mustaqim Weru , Kec. Weru Kab. Cirebon, puluhan ibu ibu majelis ta’lim, dan lainnya. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, Sat Res Narkoba menyampaikan Sosialisasi tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bagi Kesehatan, Keluarga, Lingkungan dan masa depan. “Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui jenis-jenis narkoba dan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan, keluarga dan lingkungan,” katanya. Pihaknya juga mengajak Warga untuk bekerja sama dengan Sat Narkoba Polresta Cirebon dalam upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan diimbau segera melapor melalui Call Center 110 apabila menemukan peredaran gelap narkoba di wilayahnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Kalibunder Polres Sukabumi mengamankan seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, yang digelar di halaman SDN 1 Cimahpar, Selasa (23/12/2025). ‎ ‎Sejak awal hingga akhir kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kalibunder AKP Dodi Irawan, didukung personel Polsek Kalibunder, anggota Polres Sukabumi, TNI, Satpol PP, serta linmas desa setempat. ‎ ‎Pemungutan suara dimulai pada pukul 09.45 WIB dengan jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 163 orang yang berasal dari sembilan unsur. Proses penghitungan suara dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB dan berjalan lancar tanpa kendala. ‎ ‎Ketua Panitia Pemilihan Hasanuddin bersama jajaran kemudian mengumumkan hasil perolehan suara. Calon nomor urut 01, Daman, memperoleh 72 suara, sementara calon nomor urut 02, Cep Wahyu Bahrul Ulum, meraih suara terbanyak dengan 91 suara. ‎ ‎Berdasarkan hasil tersebut, Cep Wahyu Bahrul Ulum ditetapkan sebagai Kepala Desa Cimahpar terpilih untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2025–2027. ‎ ‎Usai pemilihan, Kapolsek Kalibunder AKP Dodi Irawan bersama Camat Kalibunder Sri Resmiati turun langsung menemui para calon serta masyarakat. ‎ ‎Keduanya menyampaikan imbauan agar seluruh pihak menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan desa. ‎ ‎AKP Dodi Irawan menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan melibatkan 15 personel gabungan dari Polres Sukabumi dan Polsek Kalibunder, dengan dukungan TNI, Satpol PP, dan linmas desa. ‎ ‎Dia dan jajaran Muspicam Kalibunder mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung,” ujarnya. ‎ ‎“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak serta kedewasaan masyarakat Desa Cimahpar dalam menjaga suasana tetap damai,” ujar AKP Dodi Irawan. ‎ ‎Sementara itu Cep Wahyu Bahrul Ulum, sebagai pemenang dalam PAW Pilkades Cimahpar menyampaikan terimakasih terhadap jajaran panitia dan warga yang telah memenuhi undangan dan memberikan hak pilih. ‎ ‎Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap aparat keamanan baik dari TNI dan Polri serta pengamanan yang elemen-elemen masyarakat lain sehingga kegiatan berlangsung aman dan damai. ‎ ‎”Pada prinsipnya kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat. Setelah ini mari kita semua bergandengan tangan untuk membangun Desa Cimahpar lebih maju lagi ke depan. Alhamdulillah, dari awal hingga akhir berjalan lancar ini membuktikan bahwa demokrasi telah menyatukan semua,” tegasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di momentum Hari Ibu ke-97, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, S.Si, menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh ibu atas kasih sayang tanpa batas yang telah diberikan. ‎ ‎Menurutnya, cinta dan pengorbanan seorang ibu merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter keluarga dan masyarakat. ‎ ‎“Terima kasih atas kesabaran yang tak pernah habis, kelembutan yang menenangkan, serta pelukan hangat yang selalu menjadi tempat pulang, kata Erpa,” Senin 22 Desember 2025 ‎ ‎Perjuangan dan cinta seorang ibu adalah kekuatan besar yang menopang tumbuhnya generasi masa depan yang tangguh dan produktif dan berintegritas, tambahnya. ‎ ‎Ia menuturkan bahwa ibu tidak hanya berperan sebagai pendidik pertama dalam keluarga, tetapi juga penjaga nilai, penanam akhlak, dan sumber keteladanan yang membentuk karakter anak sejak usia dini. ‎ ‎Peran mulia tersebut sering kali dijalani dalam keheningan, namun dampaknya sangat menentukan arah pembangunan bangsa. ‎ ‎Lebih lanjut, Erpa menegaskan bahwa penghormatan kepada ibu tidak cukup dimaknai secara seremonial semata. ‎ ‎Lebih dari itu, harus diwujudkan melalui sikap nyata dan kebijakan yang berpihak pada perlindungan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan ibu dan anak. ‎ ‎Melalui peringatan Hari Ibu ke-97 ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya saling menghargai, memperkuat peran perempuan. ‎ ‎”Kita pastikan setiap ibu mendapatkan ruang yang aman serta setara untuk berkontribusi secara optimal dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kabupaten Sukabumi menjadi momentum refleksi kebangsaan sekaligus penegasan arah pembangunan yang berkeadilan. ‎ ‎Di hadapan jajaran Forkopimda dan kader PKK, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa perempuan, khususnya ibu, memegang peran strategis sebagai penentu kualitas generasi dan masa depan bangsa. ‎ ‎Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 di Grand Sulanjana, Senin, 22 Desember 2025. ‎ ‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekda H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Asep Japar menegaskan bahwa Hari Ibu tidak boleh dipahami sebatas agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai ruang refleksi atas sejarah perjuangan perempuan Indonesia dan perannya dalam membangun peradaban. ‎ ‎“Ibu adalah jantung keluarga dan fondasi utama pembentukan karakter generasi penerus. Dari tangan seorang ibu, lahir nilai, etika, dan kekuatan bangsa,” tegasnya. ‎ ‎Menurut Bupati, ketangguhan perempuan Indonesia telah terbukti mampu menjadi motor penggerak perubahan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, hingga pembangunan nasional. ‎ ‎Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat dukungan terhadap pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya, terlindungi, dan memiliki ruang partisipasi yang setara di berbagai sektor. ‎ ‎Ia menambahkan, semangat perjuangan perempuan terdahulu harus terus dihidupkan sebagai inspirasi dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. ‎ ‎Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti peran strategis Tim Penggerak PKK sebagai mitra utama pemerintah daerah. Ia menilai PKK dengan 10 program pokoknya telah menjadi garda terdepan dalam pembangunan berbasis keluarga. ‎ ‎“PKK bukan hanya organisasi, tetapi kekuatan sosial yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Namun demikian, Bupati menegaskan perlunya penguatan kapasitas kader PKK melalui pelatihan yang relevan dengan tantangan zaman, serta peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran. ‎ ‎Ia juga menekankan fokus prioritas yang harus terus diperkuat, antara lain percepatan penurunan stunting, pengembangan ekonomi keluarga melalui UMKM, serta optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan lewat program Hatinya PKK. ‎ ‎Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK di semua tingkatan atas dedikasi dan pengabdian yang konsisten dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi Hj. Rina Rosmaniar menyampaikan bahwa PKK hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai fondasi utama gerakan. ‎ ‎Ia mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk menyatukan langkah dan komitmen dalam membangun keluarga yang tangguh sebagai basis pembangunan daerah dan nasional. ‎ ‎“Dengan kebersamaan, kerja keras, dan komitmen yang kuat, PKK akan terus berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas,” ujarnya. ‎ ‎Hj. Rina juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai momentum untuk lebih menghargai, mencintai, dan memuliakan sosok ibu. ‎ ‎“Ibu adalah sosok mulia. Jasanya tidak akan pernah terbalaskan. Hormati dan cintai ibu selagi masih ada kesempatan,” tutupnya. ‎ ‎Peringatan Hari Ibu ke-97 ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditandai dengan penyerahan penghargaan serta bantuan, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. (Dicky)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 21 Desember 2025 – Suasana hangat dan kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki yang akrab disapa Mbah So, bersama Sekjen Squad Nusantara DPC Jepara, Baidon Safi’i, dengan Ketua DPW Squad Nusantara, BPK Didik Nalogo. Pertemuan berlangsung pada hari Minggu, 21 Desember 2025, pukul 13.00 WIB di rumah makan Pondok Indah yang terletak di kawasan Pantai Bondo, Bondo Mlonggo, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini merupakan agenda santai sekaligus jalan-jalan bersama keluarga besar Squad Nusantara. Namun, di balik suasana rileks, pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas sejumlah persoalan yang tengah dihadapi ormas Squad Nusantara, serta merumuskan strategi ke depan agar organisasi bisa terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mbah So menjelaskan, “Pertemuan ini selain menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan keluarga, juga kami gunakan untuk evaluasi dan berdiskusi tentang langkah-langkah strategis yang harus diambil agar Squad Nusantara dapat semakin solid dan berperan aktif di masyarakat.” Didik Nalogo, Ketua DPW Squad Nusantara, menambahkan bahwa koordinasi yang intensif antara pengurus di tingkat daerah dan pusat sangat penting untuk menjaga konsistensi visi dan misi ormas ini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh DPC maupun ranting-ranting di bawahnya selaras dengan tujuan organisasi. Dengan komunikasi yang terbuka dan rutin seperti ini, kami yakin Squad Nusantara akan semakin kuat,” ujarnya. Pertemuan yang berlangsung di tepi pantai ini juga menjadi kesempatan bagi para anggota untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program-program sosial dan kemasyarakatan yang selama ini menjadi ciri khas Squad Nusantara. (Wely-jateng)