JATENG:Bidik-kasusnews.com Pati – Bentuk kepedulian dan rasa solidaritas antaranggota kembali ditunjukkan oleh Squad Nusantara PUTU SHIMA Ranting Keling. Pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 19.00 WIB, jajaran pengurus bersama anggota melakukan kunjungan untuk menjenguk salah satu anggota yang sedang sakit.   Kunjungan tersebut dilakukan di Dukuh Golilo, Desa Wedusan RT 02 RW 04, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Anggota yang sedang sakit diketahui bernama Sulis.   Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Ranting Squad Nusantara PUTU SHIMA Keling Teguh Setiawan bersama Wakil Ketua Prayitno, serta didampingi Srikandi dan sejumlah anggota lainnya.   Dalam kesempatan tersebut, rombongan tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menyerahkan santunan kepada Sulis sebagai bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan dalam organisasi.   Ketua Ranting Teguh Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan menjenguk anggota yang sedang sakit merupakan bagian dari upaya mempererat tali persaudaraan di dalam Squad Nusantara.   “Kami datang untuk memberikan semangat kepada saudara Sulis agar segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.   Kehadiran para anggota Squad Nusantara PUTU SHIMA Keling disambut hangat oleh keluarga Sulis yang merasa terharu atas perhatian dan dukungan yang diberikan.   Melalui kegiatan ini diharapkan semangat solidaritas dan kebersamaan antaranggota Squad Nusantara semakin kuat, serta terus menumbuhkan rasa saling peduli di antara sesama anggota. (Wely)

KUNINGAN,Bidik-kssusnews.com,.Menjelang akhir bulan suci Ramadan 1447 H/2026, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan para jurnalis. Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Kuningan, Dian, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini turut berperan dalam perjalanan kariernya di pemerintahan. “Di pers jangan ada kelompok, semua sama. Ini adalah keguyuban,” ujar Bupati Dian dalam sambutannya. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal merintis karier di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, dirinya tidak pernah terlepas dari peran media dan insan pers yang selalu memberikan informasi, kritik, serta masukan konstruktif. “Saya merintis karier di pemerintahan daerah Kabupaten Kuningan dan tidak pernah lepas dari insan pers. Saya dibesarkan oleh insan pers,” ungkapnya. Menurutnya, berbagai pandangan, kritik, dan gagasan dari para jurnalis sering kali menjadi inspirasi yang kemudian melahirkan kebijakan-kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Ada insan pers yang konstruktif, memberikan saran dan masukan kepada saya. Ada juga pemikiran-pemikiran yang keren sehingga menjadi sebuah kebijakan. Itu semua memberikan warna bagi saya,” katanya. Bupati Dian juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat hingga dirinya terpilih sebagai Bupati Kuningan tidak lepas dari dorongan dan peran media. “Saya dipercaya sebagai Bupati Kuningan juga didorong oleh insan pers. Bagi saya, teman-teman pers yang kritis justru menjadi penguat dan bagian yang tidak terpisahkan dari kita semua,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, ia berharap hubungan sinergis antara pemerintah daerah dan media terus diperkuat. Menurutnya, pers dan pemerintah memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun optimisme masyarakat. “Pers butuh pemerintah dan pemerintah juga butuh pers. Kita harus saling melengkapi untuk membangun optimisme masyarakat,” ujarnya. Bupati Dian juga menyampaikan optimisme terhadap perkembangan Kabupaten Kuningan. Ia menilai berbagai perbaikan dan perubahan sudah mulai terlihat berdasarkan data yang ada saat ini. “Saya yakin teman-teman pers tidak ingin Kabupaten Kuningan terlihat buruk. Dengan data yang valid, sebenarnya sudah banyak perbaikan dan perubahan,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan berdiri industri baru di Kabupaten Kuningan yang diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja. “Mohon doanya, tahun ini akan berdiri industri yang menyerap pekerja hingga ribuan orang. Mungkin ke depan anak cucu kita juga bisa bekerja di perusahaan tersebut,” ungkapnya. Di akhir sambutannya, Bupati Dian mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama membangun harapan dan menjaga keseimbangan informasi demi kemajuan daerah. “Saya mohon dukungan dari insan pers. Ayo kita bangun keseimbangan dan harapan agar Kuningan semakin melejit. Bantu kami agar Kuningan semakin membaik,” tuturnya. Menutup kegiatan silaturahmi tersebut, Bupati Dian atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. “Di penghujung Ramadan ini, kami atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah daerah memohon maaf lahir dan batin sebesar-besarnya. Semoga silaturahmi kita semakin erat,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Jampangkulon, Dading, bersama perangkat Kecamatan Jampangkulon rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an setiap ba’da salat Dzuhur selama bulan Ramadhan. Kegiatan tersebut digelar di masjid yang berada di samping Kantor Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Senin (16/3/2026). Tadarus tersebut diikuti oleh seluruh jajaran kecamatan, mulai dari Sekretaris Kecamatan (Sekcam), para kepala seksi, hingga staf. Mereka berkumpul untuk membaca Al-Qur’an secara bersama-sama sebagai bentuk peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT selama bulan suci Ramadhan. Camat Jampangkulon, Dading, mengatakan kegiatan tadarus ini menjadi salah satu upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja pemerintahan. “Kami merasa bersyukur bisa melaksanakan tadarus secara rutin selama Ramadhan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya. Ia menjelaskan, kegiatan tadarus dilaksanakan setiap hari setelah salat Dzuhur dengan durasi sekitar 30 menit. Selain membaca Al-Qur’an, para peserta juga memanjatkan doa bersama memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Menurut Dading, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat agar semakin meningkatkan ibadah selama bulan Ramadhan. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan ibadah dan memperkuat nilai keagamaan selama Ramadhan,” tambahnya. Melalui kegiatan tadarus ini, jajaran Kecamatan Jampangkulon juga berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya memperbanyak ibadah serta melakukan berbagai kebaikan di bulan suci Ramadhan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Isu terkait proses pengangkatan Dewan Pengawas (Dewas) RSUD R Syamsudin SH kembali mencuat dalam rapat paripurna DPRD Kota Sukabumi. Fraksi Kebangkitan Rakyat menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu dijelaskan secara terbuka oleh Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya terkait legalitas usia Ketua Dewas. Pandangan tersebut disampaikan oleh anggota Fraksi Kebangkitan Rakyat, Agus Samsul, saat membacakan pemandangan umum fraksi dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Sukabumi, Minggu (15/3/2026). Dalam pemaparannya, Agus mengungkapkan bahwa Panitia Kerja (Panja) DPRD sebelumnya telah melakukan penelusuran terhadap proses pengangkatan Dewas RSUD. Dari hasil kajian tersebut, ditemukan indikasi bahwa usia Ketua Dewas saat pertama kali diangkat diduga tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam regulasi yang berlaku. Menurutnya, data yang diperoleh Panja menunjukkan bahwa usia yang bersangkutan saat awal menjabat telah mendekati bahkan melampaui batas yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Temuan tersebut, kata Agus, menjadi perhatian serius fraksi karena berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan dalam tata kelola lembaga pelayanan publik, khususnya rumah sakit daerah. Selain itu, Fraksi Kebangkitan Rakyat juga menyoroti keputusan terbaru pemerintah daerah yang kembali mencantumkan nama Ubaidilah sebagai Ketua Dewas dalam keputusan wali kota yang terbit pada awal Februari 2026. Kondisi ini memunculkan sejumlah pertanyaan dari DPRD mengenai dasar administratif maupun mekanisme yang digunakan dalam penetapan kembali jabatan tersebut. Fraksi Kebangkitan Rakyat meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proses seleksi, penunjukan, hingga dokumen yang menjadi dasar penetapan Dewan Pengawas RSUD R Syamsudin SH. Menurut Agus, transparansi sangat penting agar publik dapat mengetahui bahwa seluruh proses pengangkatan pejabat di lingkungan rumah sakit milik pemerintah daerah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini DPRD melalui Panja masih menunggu penjelasan resmi dari pemerintah daerah terkait temuan tersebut. Fraksi Kebangkitan Rakyat berharap pemerintah kota segera memberikan klarifikasi agar polemik mengenai pengangkatan Dewan Pengawas RSUD Bunut tidak terus berkembang di tengah masyarakat. (Usep)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Utara – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan Pengamanan dan Pelayanan kegiatan Pelepasan Program Mudik Gratis bersama Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Pelindo Group Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin pagi (16/03/2026). Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Pengamanan dan Pelayanan Mudik Gratis Pelindo Group dengan melibatkan 68 (enam puluh delapan) Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Acara yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” tersebut dilaksanakan di Lapangan Buffer Area Tanjung Priok, eks Lapangan Pacific Paint, Jalan Industri I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga 08.45 WIB dan diikuti oleh 2.450 pemudik yang diberangkatkan menggunakan 49 unit bus menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, yaitu Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Madiun, Malang, dan Surabaya. Seremonial pelepasan mudik ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Achmad Mushtasyar, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Pelindo (Persero) Dwi Fatan Lilyana, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo (Persero) Hendri Ginting, serta Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra. Turut hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt. Heru Susanto, M.M., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Pater Sahli Kolinlamil Kolonel Laut (P) Indra Dhani, serta perwakilan dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok dan jajaran direksi subholding PT Pelindo (Persero). Rangkaian kegiatan diawali dengan inspeksi kesiapan dan kelayakan kendaraan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo bersama jajaran terkait, serta pengecekan jumlah kendaraan yang akan diberangkatkan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Saman Hudi. Disamping itu Kapolres juga memberikan imbauan kamtibmas kepada sopir agar mengemudi bis dengan hati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas serta menempelkan stiker Hotline pengaduan Polri 110 bebas pulsa dan siaga 24 dikandung maksud apabila pemudik mengetahui, melihat adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran Polisi harap segera menghubungi 110. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan menuju kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga di Hari Raya dengan Mudik Aman Keluarga Bahagia. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Sebanyak 450 bungkus takjil dibagikan oleh Squad Nusantara Ranting Kecamatan Tahunan kepada masyarakat pada Minggu (15/03/2026) sore. Kegiatan berbagi ini dilaksanakan sekitar pukul 16.30 WIB di wilayah Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Ranting Squad Nusantara Kecamatan Tahunan, Purwanto, bersama sekitar 50 anggota Squad Nusantara yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya anggota, para Srikandi Squad Nusantara juga ikut ambil bagian dengan penuh semangat dalam membagikan takjil kepada masyarakat. Pembagian takjil dilakukan kepada para pengguna jalan dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Squad Nusantara kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.   Ketua Ranting Squad Nusantara Kecamatan Tahunan, Purwanto, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda sosial yang dilakukan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama di bulan Ramadan.   “Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka puasa,” ujarnya.   Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Antusiasme warga yang melintas terlihat saat menerima takjil yang dibagikan oleh para anggota Squad Nusantara.   Masyarakat pun mengapresiasi kegiatan sosial ini, terutama karena dinilai sangat membantu dan membawa manfaat bagi warga di wilayah Kecamatan Tahunan selama bulan Ramadan. (Wely)  

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Utara – Kesiapan Kendaraan Dinas yang digunakan dalam Operasi Ketupat Jaya 2026, Kasatlantas AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H., memastikan kesiapan penuh seluruh sarana pendukung pengamanan, termasuk kendaraan dinas yang akan digunakan selama operasi berlangsung. Pengecekan tersebut dilakukan Kasatlantas di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Minggu (15/03), sebelum digunakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Dalam kegiatan itu, Kasatlantas secara langsung memeriksa kondisi kendaraan dinas operasional yang akan digunakan oleh personel selama pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemeriksaan meliputi kelayakan kendaraan, kesiapan perlengkapan operasional hingga kondisi teknis kendaraan agar dapat digunakan secara optimal dalam mendukung mobilitas personel di lapangan. AKP Ginanjar Tejasasmita mengatakan, pengecekan kendaraan dinas ini merupakan bagian penting dari persiapan operasi guna memastikan seluruh peralatan operasional siap digunakan saat dibutuhkan. “Kita ingin memastikan seluruh kendaraan dinas yang akan digunakan selama Operasi Ketupat Jaya 2026 dalam kondisi baik dan siap operasional, sehingga dapat mendukung tugas personel di lapangan dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujar Kasatlantas. Ia menambahkan, kendaraan operasional memiliki peran vital dalam mendukung patroli, pengaturan lalu lintas, hingga respons cepat terhadap situasi darurat selama berlangsungnya operasi. Dengan kesiapan kendaraan dinas tersebut, Kasatlantas berharap pelaksanaan pengamanan Idul Fitri di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dapat berjalan maksimal, sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik maupun beraktivitas selama libur Lebaran dapat merasa aman dan nyaman. Personel juga diberikan arahan agar memberikan sosialisasi pengaduan pelayanan Polri 110 kepada masyarakat apabila ada gangguan Kamtibmas dan membutuhkan kehadiran Polisi agar menghubungi 110. “Semua ini kita lakukan untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan perjalanan mudik berlangsung lancar, Mudik Aman Keluarga Bahagia,” tutup Kasatlantas. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Sukabumi dan sekitarnya pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 00.36,13 WIB. Getaran gempa yang berasal dari wilayah laut selatan tersebut sempat dirasakan warga selama beberapa detik. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan bahwa pusat gempa berada di laut selatan Sukabumi dengan kedalaman relatif dangkal. Kondisi ini membuat getaran gempa masih terasa di sejumlah wilayah daratan, termasuk sebagian daerah di Bogor dan Jakarta. M. Ikram warga Tegalwangi RT 03 RW 02 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, mengaku sempat merasakan guncangan yang berlangsung singkat. “Saya kebetulan masih melek belum tidur. Goncangan lumayan besar dan saya sangat panik. Sementara warga lain sepertinya terlelap tidur,” ujarnya, Minggu (15/3/2026). Meski demikian, hingga laporan ini disusun belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal resmi BMKG. Secara geologis, wilayah selatan Jawa, termasuk Sukabumi, berada di kawasan pertemuan lempeng aktif atau zona Subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kondisi tersebut menyebabkan kawasan ini cukup sering mengalami aktivitas gempa bumi. Meski magnitudo gempa relatif kecil, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta selalu siap menghadapi situasi darurat kebencanaan. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan membahas empat agenda strategis daerah, Sabtu (14/3/2026) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Cikole. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda dan dihadiri sekitar 120 peserta dari unsur pemerintah daerah, anggota DPRD, aparat penegak hukum, serta para kepala perangkat daerah. Turut hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Sukabumi menyetujui secara definitif Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu, paripurna juga membahas tiga agenda lainnya yakni penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025, penjelasan rencana perubahan status PD Waluya, serta penjelasan DPRD terkait Raperda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menjelaskan bahwa dari empat agenda yang dibahas, satu di antaranya merupakan persetujuan Raperda, sementara tiga agenda lainnya berupa penyampaian dan penjelasan. “Hari ini ada empat agenda paripurna. Untuk LKPJ kita menargetkan pembahasannya bisa tuntas pada akhir Maret. Targetnya laporan tersebut dapat diparipurnakan pada 31 Maret,” ujarnya. Ia menambahkan, kondisi fiskal daerah tahun ini mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang mencapai sekitar Rp159 miliar. Meski demikian, pihaknya optimistis laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah tetap dapat memperoleh penilaian baik dari Kementerian Dalam Negeri. Sementara itu, Ketua Panitia Khusus Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan Inggu Sudeni menyampaikan bahwa pembahasan raperda telah dilakukan secara komprehensif melalui rapat internal, rapat kerja bersama perangkat daerah, hingga konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Raperda tersebut disusun untuk menghadirkan pengaturan yang lebih komprehensif terkait penyelenggaraan peternakan di Kota Sukabumi. Regulasi ini juga bertujuan menjamin kesehatan hewan, melindungi masyarakat dari potensi penyakit hewan, serta meningkatkan kesejahteraan hewan. Panitia khusus juga merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah dalam pencegahan dan pengendalian penyakit hewan, pengawasan usaha peternakan, serta penyusunan aturan teknis melalui peraturan wali kota. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Ia menjelaskan bahwa tema pembangunan Kota Sukabumi pada tahun 2025 adalah Menguatkan Pembangunan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan dengan lima prioritas utama, yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penataan kota, serta penguatan nilai dan inklusivitas pembangunan. Dari sisi keuangan daerah, pendapatan daerah tahun anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp1,316 triliun dan terealisasi Rp1,322 triliun atau mencapai 100,45 persen. Sementara belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp1,365 triliun terealisasi Rp1,325 triliun atau sekitar 97,07 persen. Selain itu, Wali Kota juga menjelaskan rencana perubahan status PD Waluya menjadi PT Waluya (Perseroda). Perubahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Perseroda nantinya akan mengembangkan sejumlah bidang usaha utama seperti Pedagang Besar Farmasi dan Alat Kesehatan, pengelolaan apotek dan optik, serta usaha dagang dan jasa lain yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Pada kesempatan tersebut, DPRD Kota Sukabumi juga menyampaikan penjelasan terhadap Raperda tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Raperda ini disusun sebagai upaya memberikan perlindungan hukum dan rasa aman bagi para tenaga pendidik dalam menjalankan tugas profesionalnya. Melalui regulasi tersebut diharapkan guru dan tenaga kependidikan di Kota Sukabumi mendapatkan kepastian perlindungan serta dukungan dalam menjalankan peran pentingnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. (Usep)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok memastikan kesiapan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) serta Pos Terpadu dalam rangka menciptakan arus mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., bersama jajaran dan stakeholder terkait di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (13/3/2026) sore. Pengecekan dilakukan di Pos PAM Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok, Pos PAM NPCT1 Pelabuhan Kalibaru, Pos Terpadu Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelni serta Pos PAM Pasar Ikan Modern Pelabuhan Muara Baru, Pos Yan yang berada di Dermaga Dishub Kali Adem Pelabuhan Muara Angke. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Aris selaku Kepala Operasi Resor (Ka Opsres) didampingi Waka Opsres KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kasatgas Kamseltibcar Lantas AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H., serta Kasipropam S. Sukoco, S.H. Rombongan Kapolres disambut oleh Kepala Pos Pengamanan Pos 9 AKP Parjan. Kapolres meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana pos pengamanan, pos pelayanan, pos terpadu serta kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Jaya 2026 guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. “Kita laksanakan Operasi Ketupat ini dengan baik dan penuh tanggung jawab. Ciptakan mudik aman dan keluarga bahagia agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar AKBP Ari saat memberikan arahan kepada personel. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan, terus memantau arus lalu lintas menjelang Lebaran serta menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait demi kelancaran pelaksanaan operasi. Selain itu, Kapolres berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas, mengingat kegiatan pengamanan arus mudik membutuhkan kondisi fisik yang prima. “Pantau terus arus mudik menjelang Lebaran, lakukan koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait agar pelaksanaan kegiatan ini benar-benar maksimal. Tetap semangat, jaga diri dan kesehatan, serta hindari pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya. Dengan adanya Pos Pam, Pos Terpadu dan Pos Yan yang telah disiapkan, diharapkan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama melintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran. Kegiatan pengecekan tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama stakeholder terkait menyatakan kesiapan penuh dalam menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. (Agus) Sumber : Humas polres Pelabuhan Tanjung Priok