Sukabumi,Bidik-Kasusnews com Bupati Sukabumi H. Asep Japar melepas tim sepakbola Persikabumi untuk mengikuti kompetisi liga 4 putaran nasional 2024/2025 di Jember, Jawa Timur. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Pendopo Sukabumi, Minggu, 20 April 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, tim Persikabumi masuk ke grup M. Di grup tersebut terdapat empat tim yang akan bertanding. Mereka meliputi Mitra Surabaya, Kreasindo, Persikabumi, dan Persital Talumolo. Dalam sambutannya, H. Asep Japar megapresiasi seluruh official hingga pemain Persikabumi yang berhasil mengikuti kompetisi liga 4 putaran nasional 2024/2025. Keberhasilan tersebut berkat semangat juang semua pihak. “Tembus ke tingkat nasional merupakan sesuatu yang luar biasa. Itu menandakan dedikasi, kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah dari semuanya,” ujarnya. Namun, perjuangan ini belumlah selesai. Sebab masih ada tantangan yang harus dilalui ke depannya. Termasuk kompetisi yang akan dihadapi. “Mari jadikan kompetisi ini menjadi ajang pembuktian diri. Baik dari kualitas fisik maupun mental. Tapi yang paling penting, tetap menjaga sportifitas,” ucapnya. H. Asep berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengembangkan bakat dan talenta anak Kabupaten Sukabumi. Sehingga mereka bisa berkiprah di tingkat nasional. “Terima kasih atas bimbingannya, sehingga anak muda kita bisa melaju ke tingkat nasional,” ungkapnya. Dari sisi pemerintah pun, H. Asep akan berjuang untuk kemajuan olahraga dan para atlet. Apalagi mereka telah berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi. “Mari kita sama sama berjuang untuk kemajuan olahraga hingga para atlet Kabupaten Sukabumi,” ajaknya. Ketua Persikabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan, keberangkatan para atlet ini menjadi suatu kebanggan. Apalagi dilepas secara langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. “Ini menjadi support dan penyemangat bagi kami. Terima kasih juga untuk semua pihak yang telah membantu,” bebernya. Dirinya pun membanggakan tim yang akan berlaga tersebut. Pasalnya,semua atlet yang terlibat merupakan putra daerah. “Para atlet kita berasal dari sejumlah kecamatan di Sukabumi. Ada dari Cisaat, Palabuhanratu, Jampang, dan lainnya. Semuanya asli putra daerah,” bangganya. Dengan atlet yang membanggakan tersebut, dirinya punya harapan besar. Terutama bisa lolos di setiap laga dan menjadi yang terbaik. “Dengan semangat, semoga bisa lolos di setiap tahapannya,” pungkasnya. Wartawan DICKY, S

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pakis Aji, Jepara – Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan, PAC Pakis Aji Squad Nusantara sukses menggelar acara Peresmian Bescem dan Halal Bihalal pada hari yang penuh makna di kediaman Penasehat PAC Pakis Aji, BPK PIN Sunardi Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan soliditas antaranggota dan pengurus organisasi, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan perwakilan dari seluruh PAC se-Kabupaten Jepara. Ketua PAC Pakis Aji, BPK Santo, memimpin langsung jalannya acara yang berlangsung hangat dan penuh semangat. Hadir pula Ketua DPC, BPK Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, serta jajaran pengurus harian 1/2 DPC yaitu BPK Wawan Setiawan dan BPK Sugeng Suroso. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bidang Perempuan dan Anak, yang diwakili oleh Ibu Nana, serta Ketua Srikandi DPC dan Bendahara Srikandi, Ibu Riana Shofa dan Bu Dian. Mereka turut memperkuat peran perempuan dalam roda organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Menambah kemeriahan, hadir pula Ketua Ormas Lindu Aji Pakis Aji, BPK Kahar Lonjong, sebagai bentuk sinergi antarorganisasi di wilayah Pakis Aji. Para Ketua PAC dari berbagai wilayah di Jepara turut memeriahkan acara ini, antara lain BPK Anto Gayor, Sulistio, Aji, Ali, Junadi, dan Wawan. Kehadiran mereka memperkuat hubungan lintas PAC dan memperkuat jaringan organisasi hingga ke akar rumput. Sebagai penutup yang memikat, penyanyi asal Jawa Timur, Putri Dwi, tampil menghibur seluruh tamu undangan dengan suara merdunya, menciptakan suasana hangat dan akrab sepanjang acara. Peresmian bescem ini menandai babak baru bagi PAC Pakis Aji Squad Nusantara dalam menjalankan program kerja ke depan. Diharapkan, sinergi yang terbangun dalam acara ini akan terus tumbuh dan menjadi kekuatan positif dalam mengabdi kepada masyarakat.(Wely-jateng)

LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com – Polda Lampung melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) bagi sejumlah pejabat utama dan kapolres, Sabtu, 19 April 2025. Pergantian ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang rutin dilakukan guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Jabatan Kabidpropam Polda Lampung resmi diserahkan dari KBP Firman Andreanto, yang kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Paminal Divpropam Mabes Polri, kepada KBP Didik Priyo Sambodo yang sebelumnya menjabat Dirpolair Polda DIY. Di posisi Dirnarkoba Polda Lampung, AKBP Dwi Handono menggantikan KBP Irfan Nurmansyah yang mendapat penugasan baru sebagai Penata Kebijakan Kapolri TK. III di Polda Jabar. Sementara di jajaran Intelijen, KBP Efrizal diangkat sebagai Dirintelkam Polda Lampung menggantikan KBP Nowo Hadi Nugroho yang kini bertugas sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK. II di Baintelkam Polri.  Perubahan juga terjadi pada jabatan Kabiddokes Polda Lampung, di mana AKBP dr. Sigit Lesmonojati kini menjabat menggantikan KBP dr. dr. Sudaryono yang dimutasi ke Pusdokkes Polri. Di jajaran kewilayahan, tongkat komando Kapolres Tanggamus kini dipegang AKBP Rahmad Sujatmiko, sementara AKBP Rivanda dipindahtugaskan sebagai Kapolres Sumenep Polda Jatim. AKBP Hety Patmawati ditunjuk sebagai Kapolres Lampung Timur menggantikan AKBP Benny Prasetya yang mendapat jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Lampung. Sedangkan Kapolres Pesawaran kini dijabat oleh AKBP Heri Sulistyo Nugroho menggantikan AKBP Maya Henny H., yang mendapat promosi sebagai Irbid Itwasda Polda Banten. Untuk wilayah hukum Polres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan menggantikan AKBP Heri Sulistyo Nugroho yang berpindah tugas ke Polres Pesawaran. Sementara di Lampung Tengah, jabatan Kapolres diserahterimakan dari AKBP Andik Purnomo Sigit kepada AKBP Alsyahendra. Posisi Kapolres Pesisir Barat kini dijabat AKBP Bestiana menggantikan AKBP Alsyahendra. Rotasi juga dilakukan pada jabatan Kabag RBP yang kini diemban oleh AKBP Rachmat Tri Haryadi, serta Kabag Wasidik yang diserahterimakan dari AKBP Sastra Budy kepada AKBP Riza Pahlevi. Selain itu, AKBP Ferizal resmi menjabat sebagai Wakil Kepala SPN Polda Lampung, dan AKBP Darsuki kini memegang jabatan sebagai Wadirpolairud Polda Lampung. Tak hanya itu, mutasi juga menyentuh posisi Karorena Polda Lampung. Kombes Pol Andi Azis Nizar yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Lampung kini mengemban amanah baru sebagai Irbidjemensarpras Itwil II Itwasum Polri. Jabatan Karorena Polda Lampung kini dijabat oleh Kombes Pol Suratno yang sebelumnya bertugas sebagai Karorena Polda NTB. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga soliditas dan kinerja kepolisian tetap optimal. “Mutasi adalah hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Ini bagian dari penyegaran dan pengembangan karier para personel,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru dan mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks. “Kami yakin para pejabat yang baru mampu melanjutkan program kerja dengan baik dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. Lebih lanjut, Kombes Yuyun menambahkan bahwa seluruh proses mutasi ini telah dilakukan dengan pertimbangan matang berdasarkan kebutuhan organisasi. “Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasinya selama menjabat,” tutupnya.(Mgr)

Bidik-Kasusnews.com,Gorontalo Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Provinsi Gorontalo, Imran Uno, mengecam keras langkah yang diambil pihak pemilik Hotel Golden Sri yang melaporkan media dan wartawan ke pihak kepolisian atas tuduhan pencemaran nama baik, terkait pemberitaan berjudul “Menguak Indikasi Eksploitasi Seksual Digital: Desakan Investigasi Terhadap Dugaan Prostitusi di Hotel Golden Sri.” Menurutnya, tindakan tersebut adalah bentuk nyata intimidasi terhadap kerja jurnalistik yang sah secara hukum. Ia menyebut, pelaporan semacam ini merupakan pengingkaran terhadap prinsip dasar demokrasi, di mana pers memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. “Ini bukan sekadar soal satu pemberitaan. Ini tentang arah kebebasan pers di daerah. Ketika media menyampaikan fakta lapangan dengan pendekatan investigatif, namun malah direspon dengan laporan pidana, maka yang sedang dipertaruhkan adalah wajah demokrasi kita sendiri,” tegas Imran dalam keterangannya, Rabu (16/04/25). Imran menjelaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak mencantumkan nama individu secara terang, tidak menuduh secara pasti, dan seluruh narasi disusun menggunakan istilah ‘dugaan’. Hal ini adalah bentuk kepatuhan terhadap asas praduga tak bersalah (presumption of innocence), yang menjadi prinsip universal dalam hukum dan jurnalistik. “Kalimat disusun dengan kehati-hatian. Identitas yang dilindungi, bahasa yang dikontrol, dan seluruh bukti dilampirkan. Kami berbicara fakta, bukan fitnah. Tapi ketika media bekerja sesuai etika, lalu dibalas dengan laporan pidana, itu jelas upaya pembungkaman secara sistematis,” sindirnya. Ia mengutip Pasal 5 ayat (2) dan (3) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menyatakan bahwa setiap warga negara atau lembaga yang merasa dirugikan oleh pemberitaan media, wajib menempuh hak jawab dan hak koreksi.Bukan melompat langsung ke jalur pidana tanpa proses etik dan klarifikasi. Lebih lanjut, Pasal 18 ayat (1) menyebut bahwa “Setiap orang yang dengan sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan kerja jurnalistik dapat dipidana dua tahun penjara atau denda maksimal Rp500 juta.” Maka, pelaporan seperti ini bukan hanya menciderai etika demokrasi, tapi juga melanggar hukum. “Ini soal kesadaran literasi hukum. Jangan alergi terhadap kritik, apalagi ketika kritik itu dibingkai dalam bahasa jurnalistik. Bukankah logisnya jika merasa dirugikan, maka sampaikan klarifikasi di ruang publik? Tapi jika yang dipilih adalah pelaporan polisi, maka ini bentuk arogansi anti-demokrasi,” kata Imran. Ia menegaskan bahwa AKPERSI sebagai organisasi yang mewadahi insan pers akan mengambil sikap tegas. Menurutnya, apa yang terjadi bukan hanya serangan terhadap satu jurnalis atau satu media, tapi terhadap profesi wartawan secara keseluruhan. “Jika wartawan bisa dikriminalisasi hanya karena memberitakan fakta yang tidak nyaman bagi pemilik modal, maka tunggulah saatnya semua media akan bungkam. Dan ketika media bungkam, yang hidup hanyalah propaganda,” tegasnya dengan nada tinggi. Imran juga menegaskan bahwa pihaknya mendorong Pemda dan kepolisian untuk segera menyelidiki substansi pemberitaan tersebut. Jika memang ada praktik pelanggaran hukum dalam bentuk eksploitasi seksual digital atau pembiaran manajemen hotel terhadap prostitusi terselubung, maka harus ada tindakan tegas dan sanksi administratif sesuai peraturan perizinan usaha. Namun, jika dugaan itu tidak terbukti, maka media pun siap memberikan ruang koreksi dan klarifikasi. “Inilah sistem pers yang beradab: adu data, adu argumen, bukan adu laporan polisi,” ujarnya tajam. Ketua DPD AKPERSI itu juga mengingatkan bahwa jurnalisme bukan profesi sembarangan. “Wartawan bukan penyebar gosip. Kami tunduk pada Kode Etik Jurnalistik, tunduk pada Dewan Pers, dan tunduk pada hukum nasional.Tapi bukan berarti tunduk pada tekanan pemilik modal,” katanya. Di tempat yang berbeda melalui komunikasi via jalur udara Rino Triyono, S.Kom.,S.H.,C.IJ.,C.BJ.,C.EJ.,C.F.L.E., selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI) menjelaskan bahwa banyak sekarang upaya – upaya dari oknum-oknum untuk melakukan pembungkaman pers ketika wartawan menemukan hal – hal yang melanggar hukum sesuai dengan hasil investigasi bahkan melalui pengancaman, intimidasi akan melaporkan dengan Undang – Undang ITE, Pencemaran nama baik dan sebagainya. Padahal mereka harusnya banyak membaca dan belajar bahwa wartawan ketika menayangkan pemberitaan dilindungi oleh undang – undang pers No.40 Tahun 1999 serta sudah melakukan investigasi yang bisa dijadikan barang bukti bukan asal – asalan, apalagi wartawan yang tergabung di AKPERSI sudah passti patuh pada KEJ. Jika ada pengancaman terhadap wartawan terkait pemberitaan maka AKPERSI akan teruskan ke Mabes Polri dan meminta untuk menindaknya. “DPD AKPERSI Gorontalo” Wartawan Basori

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Long Weekend pada libur Paskah, Polres Majalengka Polda Jabar menggelar patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Patroli ini sebagai upaya preventif Polres Majalengka Polda Jabar guna mencegah dan menekan tingkat krimalitas dan potensi laka lantas. Sebelum melaksanakan Patroli KRYD Malam minggu dilaksanakan Apel Gabungan yang di Pimpin langsung oleh Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni. Sabtu (19/4/2025) malam. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian mengatakan Patroli dilakukan secara intensif, baik pada siang maupun malam hari, dengan menyasar kawasan padat lalu lintas, pusat keramaian, serta lokasi yang kerap terjadi tindak kejahatan. “Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan dan kriminalitas, terlebih selama libur Paskah,,” ujar AKBP Willy Andrian. Selain patroli kendaraan, jajaran Polres Majalengka juga melakukan patroli dialogis dengan menyambangi warga, toko, dan tempat usaha. “Giat ini guna menyerap aspirasi serta informasi dari masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan sekitar,” ungkapnya. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan tetap terjaga. Dengan kehadiran Patroli Polisi, diharapkan bisa mencegah niat maupun kesempatan bagi pelaku kejahatan,” ungkapnya. Diharapkan dengan kegiatan ini, situasi kamtibmas di wilayah Majalengka tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalani liburan Paskah dengan tenang dan damai. Asep Rusliman

Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Sabtu (19/4/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 71 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 71 botol jenis miras pabrikan dari berbagai merek dan termasuk miras tradisional. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Beber dan Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami mengamankan 71 botol miras pabrikan berbagai merek dan termasuk miras tradisional. Kemudian penjualnya juga diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Asep Rusliman

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur panjang, Satuan Samapta Polres Majalengka melaksanakan patroli di sejumlah obyek wisata di wilayah Kabupaten Majalengka pada Sabtu (19/04/2025). Patroli ini dilaksanakan oleh anggota Unit Pam Obvit Satuan Samapta Polres Majalengka di Obyek Wisata taman keliling Dunia, Kelurahan Majalengka wetan Kecamatam dan Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berkunjung serta mengimbau para penjaga dan pengunjung wisata untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Samapta AKP Adam R Hidayat menyampaikan bahwa pengamanan tempat wisata merupakan bagian dari upaya Polres Majalengka untuk memastikan masyarakat dapat menikmati waktu liburan dengan tenang dan aman. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas selama berkendara, terutama di sekitar kawasan wisata yang ramai dikunjungi. Keamanan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,” ujar Kasat Samapta. Kegiatan patroli berlangsung aman dan lancar, tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti. Polres Majalengka akan terus meningkatkan upaya pengamanan di berbagai lokasi strategis selama masa libur panjang ini. Asep Rusliman

Sukabumi, Bidik-kasusnews.com SUKABUMI – Nasib kurang beruntung menimpa Hj. Endah Aruni di tengah perjuangannya mengikuti seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi. Di saat dirinya tengah fokus menjalani tahapan seleksi, rumahnya justru dibobol maling. Dua unit sepeda motor yang terparkir di garasi lenyap digondol pelaku. Meski kejadian tersebut sempat mengganggu secara psikologis, Endah memilih tetap tenang dan tidak terlarut dalam kesedihan. Ia menegaskan, insiden ini justru menjadi pemantik semangat untuk terus melangkah hingga proses seleksi rampung. “Saya berusaha tidak hanyut dalam duka. Justru ini menjadi pelecut semangat untuk menyelesaikan setiap tahapan dengan maksimal,” ujarnya, Sabtu (19/4/2025). Endah menegaskan bahwa proses seleksi ini bukan semata-mata untuk mengejar posisi, melainkan bentuk nyata dari dedikasi dan loyalitas terhadap pemerintah daerah. Dengan masa pengabdian yang tinggal dua tahun sebelum memasuki masa pensiun, ia ingin menjadikan kesempatan ini sebagai pengalaman berharga yang dijalani secara total. Menurutnya, seleksi calon Sekda tahun ini jauh lebih ketat dan komprehensif. Peserta tidak hanya dituntut unggul secara teknis, tetapi juga harus mampu berpikir strategis dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang manajerial dan sosial kultural. “Soal-soal dalam tahapan asesmen sangat menantang. Tapi alhamdulillah, saya berhasil menyelesaikannya dengan baik dan optimistis bisa masuk tiga besar,” ungkapnya. Kini, Endah memasuki tahap akhir, yakni sesi wawancara. Pada tahap ini, peserta diminta menyusun dan memaparkan makalah yang berfokus pada peran strategis Sekda dalam mendukung visi-misi Wali Kota Sukabumi periode 2025–2030. Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian dalam sesi wawancara tersebut adalah strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan dan inovatif. Dengan pengalaman panjang di birokrasi, kapasitas yang mumpuni, serta semangat pantang menyerah, Hj. Endah Aruni berharap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pemerintahan Kota Sukabumi. “Bagi saya, Sekda bukan sekadar jabatan, tapi amanah dan wujud pengabdian yang bermakna,” tandasnya. (UM)

Sukabumi, Bidik-Kasusnews.com – Masih dalam suasana Idul Fitri 1446 H. Organisasi Kemasyarakatan ( Ormas) Pemuda Pancasila ( PP) Kecamatan Surade gelar Halal Bihalal di Sekretariat Pemuda Pancasila, Jalan Raya Nasional Cirangkong Kelurahan/Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Sabtu (19/4/2025). Ketua PAC Kecamatan Surade, Rudiana sapaan akrabnya Marvel di awal sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Ketua MPC Kabupaten Sukabumi, Heru Herlambang yang nampak hadir, juga Ketum Jtm H.Hendra Permana, para Ketua PAC dari berbagai Kecamatan, serta seluruh jajaran anggota dan pengurus yang telah ikut serta menyukseskan acara halal bihalal ini, “Kami segenap keluarga besar Pemuda Pancasila Kecamatan Surade mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, baik anggota maupun pengurus sekaligus stakeholder yang telah ikut mensukseskan acara halal bihalal yang digelar pada hari ini,” kata Marvel. Disampaikannya Halal Bihalal ini digelar dalam rangka memperat tali silaturahmi dan solidaritas sesama, khususnya kader dan Anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Surade. Esensi halalbihalal dalam upaya penguatan Organisasi yang sangat perlu untuk dilaksanakan. “Ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menguatkan ikatan emosional antar individu, kelompok maupun Organisasi sehingga tradisi silaturahmi semacam ini harus terus kita laksanakan,” ucapnya. Kemudian Marvel menambahkan bahwa organisasi Pemuda Pancasila Kecamatan Surade selalu siap untuk berkolaborasi. “Kita Pemuda Pancasila siap untuk kerja-kerja kolaboratif bersama masyarakat, organisasi-organisasi lain dan Pemerintah,” tuturnya. Sementara Ketua panitia A,Ajep Hal, yang pofuler panggilan akrabnya Halpa menambahkan , berharap kedepannya Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Surade tetap satu komando, peduli terhadap sesama, tentunya saling mendukung sesama kader dan mampu berkontribusi dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Khususnya wilayah Kecamatan Surade untuk mewujudkan visi-misinya. Hadir dalam acara tersebut, Ketua MPC Kabupaten Sukabumi, Heru Herlambang, S,AP., didampingi Sekcam MPC Kabupaten Sukabumi, Asep Rohmatulloh,SH. Ketua PAC Kecamatan Surade, Rudiana Marvel, Ketum Jtm H.Hendra Permana,S.Sos.MM., Iman Budoy SH, Para Ketua PAC dari setiap Kecamatan di Pajampangan, Sertu Asep,SE, mewakili danramil Surade yang berhalangan hadir, Serta para tamu undangan lainnya. DICKY, S

JATENG:Bidik-Kasusnews.com SEMARANG:18-April-2025 Polda Jawa Tengah melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) tengah mendalami dugaan praktik jual beli layanan di Rumah Tahanan (Rutan) Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti). Kasus ini mencuat setelah beredarnya sebuah video yang diunggah oleh mantan tahanan, yang mengaku dipungut sejumlah biaya oleh oknum petugas rutan. Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan dilakukan secara profesional serta transparan. Ia menyatakan, apabila terbukti ada pelanggaran, maka pihak terkait akan diberikan sanksi tegas sesuai prosedur hukum. “Saat ini sedang dalam penyelidikan dan pendalaman. Kita akan terbuka jika sudah ada hasil, tentunya sesuai prosedur dan transparan,” ujar Artanto, dikutip dari RMOLJateng. Beberapa saksi, termasuk pembuat video, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Artanto juga memastikan bahwa Polda Jateng berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara objektif dan tidak akan menutup-nutupi hasil pemeriksaan. “Permasalahan ini akan kita selesaikan secara profesional dan transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi. Siapa pun yang bersalah akan kita beri sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Polda Jateng saat ini terus mengumpulkan informasi dan bukti untuk memastikan apakah benar terjadi penyimpangan layanan dalam sistem rumah tahanan tersebut.(Wely-jateng)