LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM LAMPUNG – Menyambut libur panjang atau long weekend memperingati Kebaikan Isa Almasih, Polda Lampung mengambil sejumlah langkah strategis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan wisata maupun mudik lokal. Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana libur yang aman, tertib, dan menyenangkan. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati liburan dengan rasa aman dan nyaman. Untuk itu, seluruh jajaran kami siagakan di berbagai titik rawan kemacetan dan objek wisata,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Jumat (30/5/2025). Sejumlah personel telah diterjunkan ke lokasi wisata favorit seperti Pantai, taman wisata dan pusat-pusat keramaian. Polda Lampung juga menjalin koordinasi dengan pengelola tempat wisata serta pemerintah daerah guna memastikan semua sarana dan prasarana pendukung tersedia dan aman digunakan. Tak hanya fokus pada tempat wisata, pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama. Polisi telah ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan seperti Gerbang Tol serta area sekitar pelabuhan. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, hindari jam-jam rawan padat, dan selalu utamakan keselamatan,” kata Helmy. Polda Lampung juga menggelar Operasi Cipta Kondisi termasuk patroli malam hari, demi mencegah tindak kriminal yang kerap meningkat saat masa liburan. “Kolaborasi menjadi kunci. Dengan dukungan berbagai pihak, kami yakin pengamanan long weekend ini bisa berjalan optimal,” tambahnya. Tak lupa, Kapolda mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan. “Jangan lengah, tetap waspada, terutama saat berada di tempat ramai. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan ke petugas terdekat,” tegas Helmy. Kapolda kembali mengingatkan dan mengimbau agar warga yang meninggalkan rumah memastikan kondisi aman serta menghindari membawa barang berlebihan saat berwisata. Selain Warga dilarang mengemudi dalam kondisi mengantuk atau dipengaruhi alkohol, serta menghindari kebut-kebutan di jalan demi keselamatan bersama. “Liburan itu hak semua orang. Tapi keselamatan adalah prioritas. Mari nikmati long weekend ini dengan bijak,” tutup Kapolda.(Mg)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.31 Mei 2025 — Tim K9 dari Kepolisian Daerah Jawa Barat dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban dalam peristiwa longsor yang terjadi di kawasan Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Longsor tersebut menyebabkan sejumlah warga diduga tertimbun material tanah, dan hingga kini proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa anjing pelacak dikerahkan untuk menyisir area-area yang diduga menjadi titik lokasi korban tertimbun. Menurutnya, kondisi medan yang tertutup dan sulit dijangkau membuat peran Unit K9 menjadi sangat krusial. “Sejak pagi, Unit K9 mulai melakukan penyisiran di area-area yang telah dipetakan sebagai zona rawan,” ujar Kombes Pol. Sumarni di lokasi, Sabtu (31/5). Sebanyak tiga ekor anjing pelacak bersama tiga pemandu dan dua instruktur diturunkan langsung ke lokasi untuk membantu tim SAR yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, dan relawan. Proses evakuasi juga dibantu dengan satu unit alat berat excavator. Kombes Pol. Sumarni menegaskan bahwa pengerahan Unit K9 ini merupakan bentuk atensi langsung dari Kapolda Jawa Barat, yang sejak malam sebelumnya telah berada di lokasi bencana. “Dengan kondisi reruntuhan yang tidak menentu, keberadaan K9 sangat penting. Anjing pelacak ini mampu mengidentifikasi keberadaan jenazah dengan radius penciuman hingga 10 meter. Ini sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa seluruh elemen yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini bekerja tanpa kenal lelah demi menemukan para korban yang masih tertimbun. Diharapkan, kehadiran K9 dapat mempercepat proses pencarian dan memberikan kejelasan bagi keluarga korban. Pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan hingga seluruh area longsor dipastikan aman dan bebas dari korban tertimbun. (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com,Melawi kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla meminta masyarakat Kabupaten Melawi agar tidak merasa khawatir atau ketakutan apa bila mendapati pada malam hari adanya kendaraan patroli dengan lampu strobo patroli menyala menelusuri lingkungannya, ini adalah prosedur patroli yang harus di nyalakan namun tidak dengan menimbulkan suara yang dapat menganggu warga masyarakat yang sedang beristirahat. Hal ini di sampaikan kapolres Melawi mengingat saat ini patroli rutin sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan menjadi prioritas Polres Melawi melalui patroli, Sabtu (31/5/25). “Patroli adalah upaya Polri yang harus di dukung masyarakat luas sebagai bentuk pencegahan terjadinya Curat, Curas, Curanmor, Balapan Liar dan Aksi premanisme di tengah masyarakat,” ujar Kapolres Melawi. Hal ini di sampaikan Kapolres Melawi agar tidak menjadi kesimpang siuran informasi atas pelaksanaan patroli yang di lakukan mengingat pelaksanaannya di mulai pukul 23.30 wib hingga pukul 03.00 wib setiap malam. “Patroli adalah bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat, untuk itu agar masyarakat tidak cemas apa bila mendapati atau bertemu petugas patroli saat melaksanakan tugasnya,” terang AKBP Harris. Informasi yang di sampaikan masyarakat berkenaan dengan potensi gangguan keamanan menjadi prioritas kami, mari kita saling mendukung menjaga situasi kondusif di Kabupaten Melawi Kota Para Pejuang Bumi Uranium. Kepala Desa Baru Eet Ruskayudi Aroy menyambut baik dan menyampaikan apresiasi luar biasa atas pelaksanaan patroli yang hampir setiap malam memasuki desanya. “Selaku Kepala Desa Menyambut Baik langkah luar biasa Polres Melawi, kami sangat mendukung dan tidak keberatan hadirnya patroli di desa kami,” ujar Kades yang akrab di sapa Long Eet. Ia mengilustrasikan bayangkan saat larut malam dan kita sedang beristirahat tidur nyenyak yang hanya tahu tentang kamtibmas kondusif saat terbangun dari tidur sementara kita tidak peduli dengan proses yang dilakukan oleh Polres Melawi melalui patroli hingga larut malam yang kita kesampingkan, tentu ini sangat miris. Selaku Kepala Desa kami mempersilahkan patroli Patroli Polres Melawi ke desa kami, kami mendukung langkah yang dilakukan. “Atas nama masyarakat Desa Baru kami mendukung langkah menjaga kamtibmas dengan patroli yang dilakukan, saat adanya lampu patroli kami menitipkan kamtibmas kondusif di pundak Polri Polres Melawi,” pungkas Kades Baru. Sumber;Humas Polres Melawi (Samsi) Wartawan Basori
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 31 Mei 2025 – Dalam rangka memastikan kualitas makanan yang disajikan kepada warga binaan, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, melakukan pengarahan kepada Tamping Dapur dan pemeriksaan bahan makanan (bama) di dapur Rutan Jepara hari ini. Pengarahan kepada Tamping Dapur yang telah ditunjuk melalui seleksi dan bertugas memasak untuk seluruh warga binaan, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan makanan di Rutan Jepara. Kepala Rutan Jepara menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kualitas bahan makanan, dan teknik memasak yang baik. Setelah pengarahan, Kepala Rutan Jepara melakukan pemeriksaan bahan makanan yang akan digunakan untuk memasak. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bahan makanan yang digunakan berkualitas baik dan aman untuk dikonsumsi. “Dengan pemeriksaan ini, kami dapat memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada warga binaan berkualitas baik dan memenuhi standar kesehatan,” ujar kepala Rutan jepara Renza Maisetyo ke media Bidik-kasusnews Sabtu 31/5/2025 Pemeriksaan bahan makanan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan dan memastikan bahwa warga binaan mendapatkan makanan yang bergizi dan seimbang. Kepala Rutan Jepara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Rutan Jepara, termasuk pelayanan makanan yang baik dan sehat bagi warga binaan.(Wely-jateng)
Bidik-kasusnews.com,Bengkayang Kalimantan Barat Bengkayang, 30 Mei 2025 Kasus kekerasan terhadap seorang jurnalis kembali mencuat ke publik. Peristiwa ini terjadi di Komplek Terminal Bengkayang, tepatnya di depan Toko Mili Mewah, pada Kamis, 29 Mei 2025. Korban, yang diketahui bernama Stepanus, mengalami tindak kekerasan fisik dari seorang pria bernama Marselinus. Menurut keterangan korban, Marselinus secara tiba-tiba mendatangi Stepanus tanpa melakukan percakapan terlebih dahulu, lalu langsung memukul bagian kiri kepala korban, tepatnya di belakang telinga, dengan sangat keras. Akibat pukulan tersebut, kepala Stepanus terbentur ke pintu besi ruko yang berada di lokasi kejadian. Tidak hanya melakukan kekerasan fisik, pelaku juga mengeluarkan ancaman serius. Marselinus disebut-sebut mengancam menembak korban dengan menggunakan pistol dan bahkan memprovokasi korban untuk berkelahi. Namun, Stepanus memilih untuk tidak menanggapi ajakan tersebut dan segera meninggalkan lokasi. Tak tinggal diam, korban langsung melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bengkayang. Laporan resmi telah diterima dengan nomor LP/B/32/V/2025/SPKT/Polres Bengkayang/Polda Kalimantan Barat. Kepada awak media, Stepanus menyatakan bahwa dirinya tidak gentar menghadapi intimidasi dan kekerasan seperti ini. Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut demi menjaga keamanan dan perlindungan terhadap profesi jurnalis. (Team/read)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 31 Mei 2025 – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, memberikan pengarahan kepada warga binaan perempuan dalam sebuah kegiatan pembinaan yang berlangsung di Rutan Jepara. Kegiatan ini dihadiri pula oleh para petugas perempuan Rutan sebagai bentuk dukungan dan pendampingan terhadap para warga binaan. Dalam sambutannya, Renza Maisetyo menekankan pentingnya membangun kemandirian serta meningkatkan kualitas hidup para warga binaan perempuan selama menjalani masa pidana. Ia mengajak seluruh warga binaan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin melalui berbagai program pembinaan dan pendidikan yang tersedia di dalam rutan. > “Kami berharap warga binaan perempuan dapat menjadi lebih mandiri dan memiliki keterampilan hidup yang baik setelah menjalani masa pidana,” ujar Renza. Kegiatan pengarahan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Jepara dalam membina warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan ke depan adalah pemberian pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing warga binaan perempuan. Rutan Jepara juga berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk stakeholder dan mitra eksternal, guna memastikan pelatihan keterampilan tersebut berjalan secara optimal dan memberikan hasil nyata bagi para peserta. > “Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan yang tepat dan efektif bagi warga binaan perempuan,” tambah Renza. Selain pengembangan keterampilan, Rutan Jepara terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta mendukung seluruh kegiatan pembinaan bagi warga binaan. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan warga binaan perempuan dapat menjalani masa tahanan secara produktif dan siap berkontribusi positif setelah bebas nantinya. Melalui pengarahan ini, Rutan Jepara menegaskan perannya tidak hanya sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan transformasi karakter menuju kehidupan yang lebih baik dan bermartabat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, — Bentuk kepedulian dan solidaritas sosial kembali ditunjukkan oleh Squad Nusantara Kabupaten Jepara dan Srikandi Squad Nusantara. Pada hari Jumat, 30 Mei 2025, rombongan dari dua elemen organisasi ini melakukan takziah ke rumah duka almarhum Bapak Suroso, yang merupakan mertua dari Mas Agus, salah satu anggota keluarga besar Squad Nusantara.(30/5/2025) Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi Squad Nusantara bersama 17 orang anggota. Rombongan datang ke rumah duka yang berlokasi di RT 03 RW 04, Dukuh Mrican, Desa Bandung Harjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Sebagai bentuk kepedulian, tim takziah dari Srikandi Squad Nusantara memberikan santunan berupa uang duka yang bersumber dari kas internal Srikandi. Tak hanya itu, dukungan tambahan juga datang dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Donorojo, yang turut menyalurkan bantuan dana. Dana tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua PAC Donorojo sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap keluarga yang ditinggalkan. “Kegiatan takziah ini bukan sekadar kunjungan belasungkawa, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa Squad Nusantara adalah keluarga besar yang saling peduli dalam suka maupun duka,” ujar Ketua Srikandi Squad Nusantara di sela-sela kegiatan. Kehadiran rombongan Squad Nusantara disambut hangat oleh keluarga almarhum. Dukungan moril dan materi yang diberikan diharapkan dapat memberikan sedikit ketenangan dan keringanan beban bagi keluarga yang ditinggalkan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Squad Nusantara tak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat dalam situasi duka maupun suka.(Wely-jateng)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Batalyon Arhanud 6/BAY kembali melaksanakan program “Jumat Berbagi”, yang melibatkan prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar. Kegiatan ini digelar rutin setiap Jumat sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap rakyat. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (30/05) ini bertujuan menanamkan nilai keikhlasan dan kesadaran sosial kepada setiap prajurit bahwa sebagian dari rezeki yang dimiliki adalah hak bagi mereka yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan disambut hangat oleh warga, karena sangat membantu meringankan beban kehidupan, terutama bagi yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Mohamad Arifin, S.I.P., M.Tr.(SOU) menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara prajurit dan masyarakat semakin erat. “Kami ingin prajurit Arhanud 6/BAY tidak hanya dikenal sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Kami hadir, kami peduli, dan kami akan terus berbagi,” tegas Letkol Arifin. Kegiatan ini menjadi cerminan nilai-nilai kemanusiaan dalam institusi militer dan membuktikan bahwa keberadaan TNI tidak hanya dalam konteks pertahanan negara, tetapi juga aktif membangun kedekatan dan kepercayaan dengan rakyat. Dengan semangat #Rangkok_Tetap_Semangat, gerakan Jumat Berbagi akan terus dilaksanakan secara konsisten setiap minggunya, sebagai bentuk pengabdian tanpa pamrih dari prajurit Yonarhanud 6/BAY. (Agus)
MediaBIDIKKASUSnews.com Kabupaten Cirebon. ~ Pencarian korban masih terus di lakukan dilokasi Tambang Galian C di Gunung kuda sampai malam hari jam 19.00 tim sar dan gabungan jelang malam sementara pencarian di hentikan , infonya masih banyak pekerja tambang itu yang belum ditemukan , masih tertimbun batu dan tanah yang longsor belum sempat di evakuasi . mereka petugas gabungan gencar dan terus mencari korban korban longsor. Kini lebih di intensifkan dan difokuskan mencari korban . Sejumlah alat berat seperti beco dan dumtruck besar didatangkan tuk singkirkan longsoran . sejumlah petugas berjibaku berupaya memberikan pertolongan . karena masih banyak korban yang belum ditemukan di antara reruntuhan . Namun rawannya lokasi tambang tersebut dan di kawatirkan ada longsor susulan pada Jumat malam hari nya pencarian dihentikan sementara . Di lanjutkan hari Sabtu pagi (31/5) . KDM Gubernur jabar pun turut prihatin dan mengutarakan turut berbela sungkawa atas Pemerintah Jawa Barat , kepada para korban baik yang meninggal dunia atas kejadian tersebut juga pada korban luka luka . Salah satu warga bernama Depin sampaikan dirinya turut prihatin atas kejadian ini. Ia pun sampaikan kewartawan pernah sampaikan sebelum kejadian memposting di group Sedulur Cirebon bahwa dirinya saat itu sedang berada di Gunung kuda , memberikan saran pada para pekerja tambang disana waspada suatu saat akan terjadi longsor , exstriem . Tim penyelamat gabungan dari Polda jawa barat , Brimob, SAR , Polresta Cirebon , BPBD Kabupaten Cirebon , Sat Pol PP dan masyarakat . Dikerahkan ke lokasi. Dari hari Jum’at tragedi itu terjadi beberapa korban berhasil ditemukan dan di evakuasi , beberapa di antaranya ditemukan sudah meninggal dunia di lokasi . Korban yang meninggal dimasukkan ke kantong jenasah . Awal berita ini di up , ditemukan 7 korban meninggal dunia , ternyata setelah pencarian dilanjutkan dan kerja keras tim evakuasi gerak cepat , ditemukan kembali beberapa korban yang keadaannya sudah meninggal dunia , total ditemukan 14 meninggal dunia data yang tercatat , semua di evakuasi ke beberapa Rumah sakit dan lainnya luka luka ditangani tim kesehatan dari Puskesmas dan Rumah sakit . Ada juga yang masih belum ditemukan , Jelang sore / malam area longsor di sterilkan tidak ada warga dan tim evakuasi dibolehkan berada di area longsor begitu pula tim evakuasi regu penolong karena longsoran susulan masih berlanjut. Seperti semalam longsoran susulan masih ada . Tuk sementara pencarian korban , pada malam sabtu itu dari jam 19.00 dihentikan sementara. Tim gabungan ditarik ke posko , agak menjauh dari lokasi longsor. Sambil memonitorring keadaan . Tim gabungan pencari korban tetap siaga . Dilokasi. Daerah Longsor di nyatakan daerah berbahaya . Pencarian korban sampai kini terus dilakukan hingga semua ditemukan waktu pencarian di perpanjang . Area tambang selanjutnya akan di evaluasi . Oleh Kepolisian dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon . Karena kerap memakan korban . Sebagaimana dikatakan KDM gubernur jawa barat , harus ada langkah kongkrit , termasuk minta pertanggung jawaban pemilik lahan. resiko keselamatan diperhatikan di daerah Galian , hingga jangan sampai ada korban kembali . ( Rico )
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Musibah tanah longsor terjadi di lokasi galian C Gunung Kuda milik H. Karim, yang berada di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Longsor tersebut menimbun tujuh unit mobil dump truck dan tiga alat berat jenis ekskavator, serta mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka. Hingga saat ini, dilaporkan empat orang meninggal dunia, termasuk korban terbaru atas nama Kendra alias Bureng, warga Blok Wanggungwangi, Desa Girinata. Jumat (30/5/2025 Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Selain korban meninggal, sembilan orang lainnya berhasil dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan di RS Sumber Urip. Mereka berasal dari berbagai daerah di sekitar Cirebon, Palimanan, Majalengka, dan Kuningan. Proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan, TNI, Polri, serta relawan setempat. Tim terus berjibaku di lokasi yang cukup sulit dijangkau akibat medan terjal dan labilnya struktur tanah pasca longsor Kombes Hendra menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden ini “Kami turut berbelasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Lokasi galian C Gunung Kuda merupakan tambang resmi. Namun, ini murni musibah kecelakaan kerja yang terjadi karena kurangnya perhitungan risiko pada struktur tanah di area tambang”. Ujarnya. “Kami terus koordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan evakuasi dan investigasi penyebab pasti kejadian, disamping itu jumlah korban dipastikan masih bertambah.” ungkapnya. Ia juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha tambang untuk meningkatkan aspek keselamatan kerja dan kewaspadaan di musim cuaca tak menentu seperti sekarang. (Asep Rusliman)