Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian,S.H.,S.I.K.,M.H. memimpin Rapat Kordinasi pada Fungsi Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) di ruang kerja Kapolres Majalengka, Jumat (11/4/2025). Pada Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja serta meningkatkan sinergi dalam melaksanakan tugas intelijen dan keamanan di wilayah hukum Polres Majalengka. Dalam arahannya Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian menekankan pentingnya peran intelijen dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama menjelang momen-momen penting seperti pemilihan kepala daerah dan hari-hari besar. “Kita harus proaktif dalam mengumpulkan informasi dan memantau situasi di lapangan agar dapat mengambil langkah-langkah yang tepat,” ujarnya. Kapolres juga mengingatkan anggota untuk meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Rakor ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Sat Intelkam dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan responsif terhadap tantangan yang ada. Melalui kegiatan ini, Polres Majalengka menunjukkan keseriusan dalam penegakan hukum dan upaya menjaga keamanan, serta mengajak seluruh anggotanya untuk bekerja sama demi tercapainya tujuan bersama. Asep Rusliman

Majalengka,Bidik-kasusnews.com – Polres Majalengka menangkap seorang Pelaku kasus tindak pidana penyalahgunaan psikotropika jenis golongan G di jalan Raya Maja – Talaga Desa Tegalsari Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka dan menyita Puluhan Pil dan barang bukti lainnya. “Kami mendapatkan informasi dari warga adanya peredaran obat terlarang,” kata Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo, Jumat (11/4/2025). Petugas kepolisian langsung melakukan observasi dan saat patroli tim Unit Narkoba Polres Majalengka mendapatkan seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan di jalan Raya Maja – Talaga Desa Tegalsari Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan Puluhan butir obat golongan G yang disimpan di dalam saku celana bagian depan sebelah kanan milik pelaku pelaku berinisial RP (16) warga Desa Kulur Majalengka. Tuturnya. Kasat Narkoba AKP Sigit Purnomo mengatakan dari tangan pelaku, disita barang bukti berupa 16 butir Psikotropika jenis pil Merlopam 2 Mg (Lorazepam). Selain itu juga diamankan 20 (dua puluh) butir Psikotropika jenis pil Alprazolam tablet 1 Mg, 10 (sepuluh) butir Psikotropika jenis pil Riklona tablet 2 Mg (Clonazepam) dan 8 (delapan) butir Psikotropika jenis pil Alprazolam tablet 1 Mg (Calmlet). Saat ini, RP beserta barang bukti telah diamankan di Polres Majalengka untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus ini guna mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas dalam peredaran obat-obatan terlarang tersebut. Pelaku dikenakan Pasal 62 Jo Pasal 60 ayat (5) UU RI No 5 tahun 1997 tentang Psikotropika yang mengatur sanksi terhadap peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar sesuai ketentuan tersebut, pelaku dapat dipidana dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara. Pungkasnya. Asep Rusliman

Tongkat Estafet kepemimpinan polres HSU Resmi di Pegang AKBP Agus Nuryanto Amuntai, Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com– Suasana haru dan penuh makna menyelimuti halaman Mapolres Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis pagi (10/04), saat jajaran kepolisian dan masyarakat menyambut tongkat estafet kepemimpinan dari AKBP Meilki Bharata, S.H., S.I.K kepada AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si dalam upacara Farewell and Welcome Parade.(10/4/2025) Upacara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan penyambutan khas Banua—hadrah dan pengalungan bunga oleh Polisi Cilik Polres HSU—yang menjadi simbol penghormatan dan keakraban yang terjalin antara institusi dan masyarakat. Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Meilki Bharata mengungkapkan rasa terima kasih mendalam kepada masyarakat Hulu Sungai Utara atas dukungan selama masa jabatannya. “Tugas kami tidak akan berjalan dengan baik tanpa sinergi dari seluruh elemen masyarakat. Saya pamit dengan bangga karena Polres HSU telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. Suasana menjadi emosional saat upacara ditutup dengan tradisi Pedang Pora—tanda penghormatan terakhir dari para perwira kepada Kapolres lama yang akan melanjutkan tugas barunya sebagai Wadir Krimsus Polda Kalimantan Timur. Sementara itu, Kapolres HSU yang baru, AKBP Agus Nuryanto, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program positif yang telah berjalan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kolaborasi yang erat dengan masyarakat dalam menghadapi tantangan keamanan ke depan. Kegiatan juga diisi dengan serah terima laporan satuan (Lapsat), arahan dari Kapolres baru, dan penyerahan cinderamata kepada pejabat lama sebagai simbol kenangan dan penghargaan. Perpindahan tongkat kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya membawa penyegaran dalam institusi, tetapi juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan HSU yang aman, damai, dan harmonis.(Agus)

JATENG:Bidik-Kasusnews.com Jepara, 11 April 2025 — Rasa kebersamaan dan solidaritas keluarga besar Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara kembali tergambar dalam kegiatan bertajuk Peduli Kasih yang dilaksanakan pada Jumat (11/04/2025). Dalam kegiatan tersebut, Srikandi DPC Jepara menyalurkan bantuan berupa uang kepada anak dari Ketua DPC Jepara, Riana Shofa, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril. Acara ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan haru, dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Sosial, Ibu Dian, serta perwakilan dari Bidang Perempuan dan Anak DPC Jepara, Ibu Nana. Kehadiran para anggota Srikandi DPC Jepara semakin mempererat tali silaturahmi antaranggota sekaligus menunjukkan komitmen kuat untuk saling membantu di saat dibutuhkan. “Kegiatan ini bukan sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga sebagai simbol kasih sayang dan persaudaraan antaranggota. Kami berharap, bantuan ini bisa memberikan semangat dan keringanan bagi keluarga Ibu Riana,” ujar Ibu Dian dalam sambutannya. Srikandi Squad Nusantara DPC Jepara terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat maupun anggotanya sendiri. Kegiatan Peduli Kasih ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong yang terus dijaga dan diwariskan di dalam tubuh organisasi. Dengan semangat “Dari Srikandi untuk Srikandi,” kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk terus menebar kebaikan dan memperkuat solidaritas dalam setiap langkah perjuangan.(Wely-jateng)

Prajurit Batalyon Arhanud 6/BAY Laksanakan Kegiatan Jumat Berbagi Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com –Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Batalyon Arhanud 6/BAY melalui kegiatan “Jumat Berbagi” yang digelar di sekitar asrama Tanjung Priok, Jakarta Utara. Program berbagi makanan ini menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat serta bentuk syukur dan empati para prajurit terhadap sesama.(11/4/25) Di bawah terik matahari pagi, personel Batalyon Arhanud 6/BAY menyusuri jalanan sekitar asrama sambil membagikan ratusan nasi kotak kepada para tukang becak, pengemudi ojek, pemulung, pedagang kecil, dan warga yang melintas. Senyum ramah dan sapa hangat prajurit TNI mengiringi setiap kotak makanan yang diberikan, menciptakan suasana kekeluargaan di tengah hiruk pikuk kota. Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial terbatas yang rutin dilaksanakan. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, berbagi dan peduli,” ujarnya. Lebih dari sekadar kegiatan sosial, Jumat Berbagi menjadi sarana membumikan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong yang menjadi nafas TNI AD. Dengan konsistensi pelaksanaan, program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara prajurit dan warga, sekaligus menjadi inspirasi bagi gerakan sosial lainnya di masyarakat. Melalui inisiatif seperti ini, TNI terus mempertegas perannya sebagai pelindung rakyat sekaligus sahabat di saat suka dan duka.(Agus)

Sukabumi, Bidik-kasusnews.com –Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Ges Akhmad Wiyagus bersama jajaran pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Bhayangkari Cabang Sukabumi, serta Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si, seluruh anggota Polres Sukabumi, Serta Masyarakat sekitar pantai ikut melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai di sepanjang pesisir Pantai Gadobangkong hingga Dermaga Palabuhanratu, Jumat (11/04/2025). Kegiatan ini menyasar sampah-sampah plastik dan limbah non-organik yang berserakan akibat kurang sadarnya para pengunjung atau wisatawan yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Dengan semangat gotong royong, semua yang berada di lapangan semangat membersihkan area pesisir pantai demi menjaga keindahan alam sekaligus kelestarian ekosistem laut. Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Ges Akhmad Wiyagus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Bhayangkari dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup. “Kami melihat masih banyak sampah berserakan di sepanjang pantai akibat kurangnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan. Maka dari itu, kami berinisiatif mengadakan kegiatan bersih-bersih bersama Bhayangkari Cabang sukabumi dan Personil Polres Sukabumi ini agar pantai tetap bersih, indah, dan nyaman bagi siapa pun yang datang berkunjung,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si. Ia mengapresiasi terhadap Kegiatan Ketua Bhayangakri Daerah Jawa barat terhadap partisipasi aktif Bhayangkari dan jajarannya dalam kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi Peka terhadap menjaga lingkungan khusunya di pantai. “Kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar dan bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan, terutama di kawasan wisata,” jelasnya. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan mampu menginspirasi masyarakat dan wisatawan untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya dalam menjaga kebersihan pantai yang merupakan aset wisata unggulan Kabupaten Sukabumi.**( Jees )

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pelaku industri furnitur di Kabupaten Jepara mulai merasakan tekanan setelah Amerika Serikat resmi menerapkan tarif resiprokal sebesar 32% terhadap produk impor, termasuk furnitur asal Indonesia. Kebijakan yang diberlakukan sejak 9 April 2025 itu menjadi tantangan baru bagi eksportir, terutama bagi mereka yang bergantung pada pasar AS. Salah satu yang terdampak adalah PT Raisa Furnitur, perusahaan yang berlokasi di kawasan Bandengan, Jepara. Setiap tahunnya, perusahaan ini mengekspor hingga 12 kontainer furnitur ke Negeri Paman Sam, dengan nilai per kontainer mencapai 30 ribu USD. “Baru berjalan beberapa hari, tapi efeknya sudah terasa. Dua dari tiga kontainer yang rencananya akan dikirim terpaksa kami tunda,” ujar Hadiyatu Nasiah, Manajer Marketing PT Raisa Furnitur, Jumat (11/4/2025). Ia juga menyampaikan kekhawatirannya karena belum ada pesanan baru dari buyer AS, padahal biasanya dua pekan setelah Lebaran, order sudah mulai masuk. Ketidakpastian ini diperparah oleh kondisi ekonomi global yang sedang lesu. Pasar Tradisional Terancam, Diversifikasi Jadi Jalan Keluar AS selama ini menjadi salah satu pasar utama bagi industri furnitur Jepara. Berdasarkan data ekspor tahun 2024, dari total 589 juta USD nilai ekspor seluruh komoditas Jepara, sektor furnitur kayu menyumbang lebih dari 174 juta USD. Sebanyak 151 eksportir aktif menyalurkan produk ke 54 negara, termasuk AS. Namun kini, dengan dikenakannya tarif tinggi, pelaku usaha mulai mempertimbangkan untuk menjajaki pasar alternatif. Negara-negara seperti Belgia, Inggris, Jerman, Prancis, hingga Australia disebut-sebut sebagai tujuan ekspor potensial di tengah gejolak pasar global. Pemkab Jepara Turun Tangan Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyatakan akan segera menggelar pertemuan dengan para eksportir. Selain mendengarkan keluhan, pemerintah daerah juga akan mengevaluasi strategi ekspor dan membuka peluang ke pasar-pasar non-tradisional. “Kami memahami kekhawatiran para pelaku usaha. Pemerintah daerah akan memfasilitasi dialog dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menjaga daya saing ekspor kita,” ungkapnya. Meski demikian, Witiarso tetap optimistis. Ia menilai bahwa produk Jepara masih memiliki keunggulan kompetitif, bahkan dibanding beberapa negara pesaing. “Vietnam misalnya, dikenakan tarif hingga 40 persen oleh AS. Kita masih lebih ringan. Ini masih bisa menjadi celah untuk mempertahankan pasar,” ujarnya. Menanti Langkah Pemerintah Pusat Seiring meningkatnya tensi perang dagang global, pelaku industri berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah strategis. Dukungan dalam bentuk diplomasi dagang, insentif fiskal, hingga penguatan promosi internasional menjadi harapan besar agar industri furnitur lokal tak kehilangan pasar utamanya. Jepara, yang selama ini dikenal sebagai pusat furnitur berkelas dunia, kini tengah menata langkah untuk menghadapi gelombang baru perdagangan internasional yang penuh tantangan.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

Cirebon,Bidik-kasusnews.com– Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan silaturahmi dengan para ulama di wilayah hukum Polresta Cirebon pasca Idul Fitri 1446 H. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan ulama serta mendiskusikan berbagai upaya menjaga kamtibmas dan menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Cirebon. Rabu ( 09/04/2025). Silaturahmi dimulai pada pukul 11.45 WIB, saat rombongan Kapolresta Cirebon beserta jajaran tiba di Pondok Pesantren Mu’allimin Mu’allimat, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Di sana, rombongan diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes, KH. Zamzami Amin. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke tokoh agama di beberapa pondok pesantren lainnya di wilayah Polresta Cirebon. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pentingnya sinergi antara kepolisian dan ulama untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Selain itu, Kapolresta Cirebon juga mengucapkan terima kasih atas dukungan doa dan segala bantuan dari para kyai sehingga dalam menjalankan tugas kepolisian yang alhamdulillah berjalan dengan lancar selama ini. “Alhamdulillah berkat doa dan dukungan para kyai, sampai saat ini kami melaksanakan tugas kepolisian diberikan kelancaran” ucap Kapolresta Cirebon. Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., berharap kegiatan silaturahmi ini dapat mempererat kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan kerjasama antara aparat kepolisian dengan para ulama dalam menjaga kedamaian, ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Cirebon sehingga tetap kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan masukan yang positif untuk peningkatan pelayanan publik dan pemeliharaan kamtibmas di Wilayah Hukum Polresta Cirebon. Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh jajaran pejabat Polresta Cirebon, antara lain Kabag Ops Kompol Sutarja, Kabag Ren Kompol Acep Anda, Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, Kasat Resnarkoba AKP Heri Nurcahyo, Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, Kasat Polair Kompol Akmadi, Kasat Binmas Kompol Edi Baryana, Wakasat Reskrim AKP Iwa Mashadi, serta Kapolsek setempat. Asep Rusliman

JATENG:Bidik-kasusnews.com Polres Semarang_Polda Jateng. Lokasi kantong istrahat truk di Jl. Soekarno-Hatta KM 30, tepatnya di depan pabrik minuman Coca Cola digegerkan penemuan seorang driver truk pasir meninggal dunia di dalam truk Kamis Pagi, 10 April 2025. Kejadian yang diketahui pertama kali oleh Ari Antono (39 Th) warga Surakarta ini, terjadi sekitar pukul 09.00 Wib. Dimana saksi yang juga beristrahat di dalam truk yang dikemudikannya, berada tepat di depan truk korban. “Saat saya istirahat sekitar pukul 01.00 Wib, saya tidak tau kalau ada truk lain yang juga berhenti dibelakang truk saya, sekitar jam 9 saya hendak jalan namun saya turun untuk cek kondisi truk. Namun truk dibelakang saya tidak jalan, lalu saya ajak rekan untuk melihat dalam truk tersebut namun pengemudi tidak merespon, lalu saya melaporkan ke Security pabrik yang berada di seberang lokasi.” Ungkapnya. Melihat kejadian tersebut, Security pabrik langsung menghubungi Polsek Bergas. Polsek Bergas dipimpin Kapolsek AKP Harjono SH., langsung mendatangi lokasi kejadian. Dalam keterangannya AKP Harjono menuturkan bahwa, saksi tidak mengenal korban. Dan setelah kita cek identitas yang dibawa korban, diketahui korban merupakan warga Kab. Demak bernama Slamet Hidayat (60 Th) dengan truk bermuatan pasir Nopol H 8786 LE. “Kami lakukan pemeriksaan dilokasi maupun meminta keterangan saksi saksi, diketahui saksi yang menemukan pertama kali tidak mengenal korban. Dan saat istrahat di lokasi tersebut, saksi tidak tau ada truk lain parkir dibelakang truk miliknya. Merasa janggal karena tidak kunjung jalan, saksi mencoba cek truk milik korban bersama rekannya namun korban tidak respon.” Jelasnya. Setelah dilakukan pemeriksaan lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi, selanjutnya Polsek Bawen membawa korban ke RS. Ken Saras untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan pihak RS. Ken Saras dr. Merdiana, AKP Harjono menuturkan hasil pemeriksaan luar bahwa dalam tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. “Dugaan awal dari hasil pemeriksaan RS. Ken Saras, korban mengalami serangan jantung. Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.” Tegasnya. Pihak Polsek Bergas yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Demak, berhasil menghubungi keluarga korban di Demak. Diwakili anak kandung korban sebagai pihak keluarga, pihak keluarga membuat surat pernyataan menolak autopsi dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dengan membuat surat pernyataan, dan berikut barang bawaan korban juga kami serahkan lengkap kepada pihak keluarga.” Tutup AKP Harjono SH. (Wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

Sukabumi,Bidik-Kasusnews.com – DPRD Kabupaten Sukabumi gelar Rapat Paripurna agenda Penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/4/2025). Paripurna DPRD dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta undangan lainnya. Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas yang hadir mewakili Bupati Sukabumi membacakan nota pengantar yang menjelaskan bahwa penyusunan peraturan daerah sebagai dasar dan pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pemungutan, pengurangan, keringanan, pembebasan, penghapusan atau penundaan, serta pengendalian dan pengawasan terhadap pajak daerah dan retribusi daerah. “Tujuan dari peraturan daerah ini yaitu untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah, kemudahan berusaha, iklim inventasi yang kondusif, daya saing daerah, penciptaan lapangan kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” Peraturan daerah nomor 15 tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi daerah telah mendapatkan masukan dan evaluasi dari Gubernur Jawa Barat, termasuk Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan sebagaimana diatur dalam pasal 98 ayat 3 dan pasal 125 peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2023 tentang ketentuan umum pajak daerah dan retribusi daerah. “Menindaklanjuti hasil evaluasi sebagaimana dimaksud, kami menyusun rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 15 tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi daerah,” Ditegaskan juga, disadari bahwa penyusunan rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas Perda nomor 15 tahun 2023 belum sepenuhnya optimal. Karen itu memerlukan sumbang saran, pandangan, koreksi dan penyempurnaannya dalam setiap pembahasan dengan DPRD. “Kami berharap kepada anggota dewan yang terhormat bersedia untuk menerima dan mengadakan pembahasan lebih lanjut terhadap rancangan peraturan daerah yang disampaikan ini. DICKY, S