SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Penegakan hukum di Kota Sukabumi kembali memanas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi menegaskan komitmen menuntaskan dua perkara penting dugaan korupsi pengelolaan Pasar Gudang dan penyalahgunaan retribusi tempat wisata. Kepala Kejari Kota Sukabumi, Ade Hermawan, memastikan keduanya sudah masuk tahap penyidikan. “Untuk Pasar Gudang, saksi dan ahli sudah diperiksa. Kerugian negara sedang dihitung dan kami targetkan penyidikan ini cepat rampung,” tegas Ade, Rabu (17/9/2025). Ia menjelaskan kerja sama antara pengelola pasar dan koperasi menjadi fokus penyidikan karena diduga merugikan keuangan negara. “Kami serius mengawal proses ini agar tidak berlarut-larut,” tambahnya. Di sisi lain, tim penyidik juga memeriksa penggunaan retribusi wisata yang dikelola Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Sebanyak lima orang saksi telah dimintai keterangan, dan perhitungan potensi kerugian negara sedang berlangsung. Langkah cepat Kejari mendapat sambutan dari aktivis lokal. Mereka menilai penyelesaian kasus ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik. “Masyarakat menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji. Kasus Pasar Gudang sudah terlalu lama jadi bola panas. Saatnya ada kepastian hukum,” ujar E. Rohman dari LSM Palapa Cakti. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pasar Surade, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (17/9/2025) sekira pukul 01.00 WIB alami kebakaran hebat. Sedikitnya 15 kios terdampak. Saat peristiwa terjadi dan para pemiliknya berusaha menyelamatkan barang dagangannya. Akibat kebakaran tersebut pada pedangang ditaksir mengalami sekitar Rp 5 miliar. Satu unit gudang sembako Mandiri Jaya tidak luput dari musibah kebakaran tersebut. Peristiwa itu sempat menimbulkan kepanikan pemilik kios lainnya. Beruntung kobaran api tak merambat ke kios lainnya. Namun sedikitnya 15 kios terdampak, dan para pemiliknya berusaha menyelamatkan barang dagangannya. Empat unit mobil Damkar dari Pos I Palabuhanratu, Pos X Jampangkulon, Pos XI Surade, dan Pos XII Ciemas, yang tiba dilokasi kejadian sekitar pukul 01.15 WIB berhasil memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar 4, 5 jam. Banyaknya material plastik dan barang mudah terbakar menyebabkan proses pendinginan berlangsung lama. Komandan Pos XI Damkar Surade, Widy Sukardi mengatakan, sekitar pukul 01.00 WIB titik api sudah membesar dari dalam gudang Sembako. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. ” Kami belum bisa memastikan penyebabnya, ” ujar Widy kepada BIDIK-KASUSNEWS.COM. Dikonfirmasi di lokasi terjadi pemilik gedung sembako, H. Supardi ( 41 ) menuturkan, musibah terjadi pada pukul 20.30 WIB dirinya sempat datang ke gudang sembako untuk memastikan keamanan gudang sembako miliknya. ”Saya rutin setiap malam selalu memeriksa ke sini. Dan listrik di gudang ini setiap malampun selalu saya matikan sebelum pergi ke acara pengajian saya pun sempat datang kesini, ” ujarnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat strategi pemerataan ekonomi melalui transparansi dan pemetaan perputaran dana di tingkat kelurahan. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan langkah ini penting agar stimulus ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat. “Kita harus tahu berapa dana yang berputar, baik dari APBD maupun non-APBD, sehingga dampaknya nyata di masyarakat,” tegas Ayep, Selasa (16/9/2025). Tahun 2026, Pemkot mengalokasikan Rp89 miliar dari APBD untuk program-program intensif masyarakat. Dana tersebut diperkuat oleh sumber non-APBD seperti BAZNAS, CSR, Koperasi Merah Putih, MBG, hingga pengelolaan wakaf. Program wakaf saat ini sudah berjalan di dua kecamatan dan ditargetkan menjangkau kelurahan hingga RT/RW. “Kalau ini terus bergulir, akan muncul dampak positif bagi pembangunan dan penguatan ekonomi di akar rumput,” ujar Ayep. Ia optimistis program ini akan mempersempit ketimpangan sosial dan mulai menunjukkan hasil dalam tiga tahun ke depan. Sebagai tindak lanjut, Kelurahan Babakan menjadi salah satu contoh pelaksana program pemberdayaan melalui dana kelurahan (Dankel) 2025. Kegiatan dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Susyana, RT/RW, serta Karang Taruna. Lurah Babakan, Burhanudin, menyebut pihaknya telah menyalurkan perlengkapan kerja seperti sepatu both, jas hujan, dan alat tambal ban beserta kompresor untuk mendukung kegiatan produktif Karang Taruna. Selain itu, forum ini juga membahas pembentukan Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus menangani persoalan sampah. Burhanudin mengingatkan warga untuk mematuhi Perda Nomor 11 Tahun 2017 tentang pengelolaan sampah. “Pembuangan sampah dijadwalkan pukul 16.00 hingga 06.00 pagi. Warga diimbau tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakarnya, dan tidak membuang ke sungai,” katanya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, S.Si, menggelar reses ketiga masa sidang 2025 di Kampung Cisaat RT 005 RW 002, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi, mulai dari persoalan infrastruktur hingga kebutuhan pembangunan desa. Semua masukan tersebut akan dihimpun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Sebagai wakil rakyat, kami berkomitmen menjaring aspirasi masyarakat secara optimal agar Pokir benar-benar mewakili kebutuhan riil warga, khususnya di Dapil VI,” ujar Erpa. Ia menambahkan, mayoritas keluhan warga yang diserap dalam reses kali ini berkaitan dengan perbaikan saluran irigasi yang rusak dan mengganggu aktivitas para petani. “Melalui reses ini, aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan agar dapat diakomodir dan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya. Legislator PKS ini menegaskan, reses menjadi momen penting untuk mendengar langsung keluhan masyarakat sekaligus mencari solusi bersama. “Kami selalu siap melayani masyarakat dengan setulus hati. Semua usulan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Dua unit rumah milik Pupud dan Iceu Warga Jalan Pemuda Warkop 46 Gang M. Ojo RT 01 RW RW 07 Kelurahan Citamiang Kecamatan Cintamiang Kota Sukabumi ketiban longsor karena curah hujan tinggi. Lurah Citamiang Dorry menjelaskan, TPT yang ambrol yang menimpa rumah milik Pupud Budiman dan Itje Sukminaningrat terjadi pada Rabu (11/9/2025) sekitar pukul 12 siang. Beruntung saat kejadian penghuni rumah sedang tidak ada di tempat. Pasca kejadian, dia langsung bersurat ke dinas dan instansi terkait seperti ke Dinsos, BPBD dan PUTR. Dia menambahkan, koordinasi lintas lembaga untuk mempercepat proses evakuasi material longsor. ”Setelah cek lokasi, saya sampai surat ke sejumlah dinas terkait untuk mempermudah koordinasi. Hari ini semua stakeholder bahu membahu melakukan evakuasi material reruntuhan TPT,” kata dia, Selasa (16/9/2025). Lebih lanjut Dorry mengatakan, tanah TPT yang roboh merupakan milik perorangan. Kedua pihak baik pemilik lahan maupun rumah yang tertimpa longsor sepakat menempuh jalur mediasi. ” Hari itu juga kita melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Alhamdulillah semua bisa diselesaikan secara musyawarah dan pemilik tanah bersedia untuk memperbaiki rumah yang terkena bencana,” tuturnya. Senada dengan Dorry Sekretaris RW 07 Sukma mengatakan, kejadian tersebut murni disebabkan faktor alam. Intensitas hujan yang cukup lama ujarnya, diduga menjadi penyebab tembok penahanan tebing itu ambrol. ”Ini murni semata-mata faktor alam. Jadi jangan saling menyalahkan satu sama lain. Sekarang kami bersama unsur pemerintah kelurahan, Forkopimcam bersama Tagana, PUTR dan BPBD fokus mengevakuasi marerial longsor,” kata dia. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan tekadnya menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sebagai sumber kekuatan ekonomi daerah, bukan beban anggaran. Selama memimpin, Ayep menemukan sebagian besar BUMD dan BLUD Kota Sukabumi masih merugi. Dari lima entitas RSUD Syamsudin, RSUD Al-Mulk, PDAM Tirta Bumi Wibawa, PD Waluya, dan BPR Kota Sukabumi hanya BPR yang konsisten mencatatkan laba. Sementara yang lain membebani APBD dengan akumulasi kerugian Rp226 miliar sepanjang 2020–2024. Bahkan, modal PD Waluya tercatat minus. Namun sejak awal 2025, tren mulai berbalik. “Sampai Juli 2025 kita sudah surplus Rp4,4 miliar dan diproyeksikan tembus Rp15 miliar di akhir tahun. Ini bukti bahwa dengan strategi tepat, BUMD dan BLUD bisa bangkit,” ungkap Ayep Zaki, Senin (15/9/2025). Ia menilai evaluasi kinerja tak cukup hanya melihat Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Laporan operasional, neraca, hingga laporan perubahan modal harus dijadikan dasar perbaikan. “Kalau semua laporan dimanfaatkan, pertumbuhan bisa seimbang: pelayanan publik terjaga, SDM berkembang, dan bisnis ikut tumbuh,” jelasnya. Ayep juga mendorong setiap BUMD dan BLUD punya tanggung jawab sosial yang nyata melalui Corporate Social Responsibility (CSR), seperti membantu iuran BPJS, program penanggulangan stunting, hingga bedah rumah. Program itu ditopang konsep Three Winning, Winning System, Winning Team, dan Winning Concept, sebagai tiang penguat strategi bisnis. Selain pembenahan sistem, Ayep menekankan pentingnya kepemimpinan yang kompeten. Ia menolak praktik kolusi, nepotisme, dan bagi-bagi jabatan. “Tidak ada posisi di BUMD dan BLUD yang diisi keluarga saya. Kita butuh orang yang benar-benar mampu membawa perusahaan daerah bersaing,” tegasnya. Ayep mengibaratkan mengelola BUMD seperti memacu motor di lintasan balap. “Banyak yang bisa naik motor, tapi tidak semua mampu melaju di sirkuit dengan aman dan cepat. Begitu juga mengelola perusahaan daerah perlu keahlian, integritas, dan visi jelas,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Masyarakat Desa Cimanggu dan Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, kini bisa kembali menikmati akses penghubung setelah Jembatan Gantung Leuwi Sintok selesai dibangun. Jembatan yang sempat hanyut akibat banjir pada Desember 2024 itu diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, Senin (15/12/2025). Bupati Asep Japar mengatakan, keberadaan jembatan ini akan memperlancar mobilitas warga, termasuk akses pendidikan dan kesehatan. “Semoga jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran Yayasan Jampang Peduli (Jampe) yang telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan jembatan tersebut. Camat Cimanggu, Dusep Sadeli, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. “Alhamdulillah mobilitas warga kembali lancar. Warga tak perlu lagi memutar jauh atau menerobos sungai untuk ke desa seberang,” katanya. Menurutnya, keberadaan jembatan ini memangkas waktu tempuh hingga setengah jam, terutama bagi anak-anak sekolah. Kepala Desa Cimanggu, Anton Muharom, juga menyambut gembira peresmian ini. “Harapan kami ke depan jembatan bisa dibangun permanen sehingga bisa dilalui kendaraan dengan beban lebih berat,” ujarnya. Hal senada disampaikan Kades Karangmekar, Sarip Hidayat, yang berterima kasih karena akses antar desa kini kembali terbuka. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anang, S.Pd, menggelar reses di Aula Kantor Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Senin (15/9/2025). Kegiatan tersebut menjadi ajang warga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan di wilayahnya. Di Forum tersebut warga leluasa menyampaikan keluh kesah Dalam dialog, warga menyoroti dua kebutuhan mendesak yakni sarana olahraga bagi pemuda dan perbaikan infrastruktur jalan desa yang dinilai masih kurang layak. Anang Janur menegaskan akan memperjuangkan aspirasi tersebut agar masuk program pembangunan daerah. “Sarana olahraga dan jalan desa adalah kebutuhan penting. Ini harus segera diwujudkan supaya manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. Kepala Desa Ciracap, Supandi, menyambut baik perhatian Anang terhadap warganya. “Harapan kami, usulan ini bisa segera direalisasikan karena jalan yang baik menunjang ekonomi warga, dan sarana olahraga penting untuk generasi muda,” katanya. Reses ditutup dengan dialog terbuka, warga berharap pemerintah daerah memberi perhatian serius pada sarana olahraga dan perbaikan jalan di Ciracap. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Minggu (14/09/25), Club Motor CB COC Cicurug merayakan ulang tahun ke-16 dengan acara syukuran yang hangat dan penuh makna. Bertempat di kediaman Dio, Kampung Lio, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, kegiatan sederhana ini menghadirkan suasana akrab yang sarat persaudaraan. CB COC Cicurug resmi berdiri pada 09 September 2009 dan sejak awal menjadi wadah para pecinta motor CB sekaligus penggerak berbagai kegiatan sosial. Dalam perjalanannya, komunitas ini konsisten menebar manfaat mulai dari program peduli lingkungan, santunan yatim piatu dan dhuafa, membantu program Rutilahu. Tidak hanya itu komunitas tersebut juga mendukung pembangunan masjid, pengecatan mushola, hingga mengantar orang sakit dari keluarga kurang mampu. Tak ketinggalan, aksi peduli sampah juga menjadi agenda rutin mereka. Semua kegiatan terlahir dari semangat kebersamaan. Terkadang kami patungan untuk membantu sesama, bahkan saat anniversary club di Jawa Barat maupun luar Jawa Barat, ”Kami biasa ngecrek bareng. Uang yang terkumpul selalu disalurkan tepat sasaran,” ujar Presiden COC dalam sambutannya, menegaskan komitmen sosial mereka. Momentum sakral ini semakin spesial karena dihadiri para pendiri COC, jajaran presiden dan wakil presiden, serta para sahabat komunitas seperti COC Purwakarta, Kuda Besi Purwakarta, dan berbagai komunitas motor klasik dari Cicurug dan Sukabumi. Ketua CB COC Cicurug, Azay, menegaskan pentingnya menjaga nama baik komunitas. “Saya berharap semua anggota tetap solid, saling menghormati, dan menjaga marwah CB COC Cicurug di manapun berada,” pesannya. Perayaan ini bukan sekadar ulang tahun, tetapi peneguhan kembali semangat solidaritas, kebersamaan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. CB COC Cicurug menegaskan siap terus melaju – bukan hanya di jalanan, tetapi juga dalam membawa kebaikan di setiap langkahnya. (Reno)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komunitas Barudak Kuliner Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar Gerakan Ahad Bersih di area kuliner Alun-Alun Jampangkulon, Minggu (14/9/2025). Kegiatan ini menjadi bukti komitmen mereka menjaga kebersihan sekaligus kenyamanan pasar oleh-oleh Jampang. Dengan penuh semangat, para anggota Barudak Kuliner membersihkan area kuliner agar tetap asri dan layak dikunjungi. Pemerhati lingkungan Yuda Firmansyah menilai kegiatan ini penting untuk membangun kesadaran masyarakat. “Ahad Bersih bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menghidupkan semangat gotong royong yang menjadi tradisi Barudak Kuliner,” ujarnya. Menurut Yuda, keberlanjutan kegiatan ini penting karena Alun-Alun Jampangkulon merupakan jantung dan wajah kota. “Kami akan terus melaksanakan Ahad Bersih setiap minggu demi kenyamanan pedagang dan pengunjung,” tambahnya. Barudak Kuliner berharap gerakan ini menginspirasi masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Selain membersihkan area kuliner, para anggota juga menata kembali lapak-lapak dagangan agar terlihat rapi dan nyaman untuk pengunjung. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik alun-alun sebagai pusat kuliner sekaligus ruang publik yang representatif bagi warga. Kegiatan rutin ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antaranggota Barudak Kuliner. Seusai bersih-bersih, mereka biasanya berdiskusi santai membahas ide-ide kreatif untuk mengembangkan wisata kuliner Jampangkulon agar semakin diminati. (Dicky)