TEMANGGUNG. BIDIK-KASUSNEWS.COM Meriahkan menyambut HUT RI ke 80 Pemdes Desa badran Adakan Lomba Senam Lamsia. Guna memper Erat Tali Persaudaraan v Menyabut hari Ulang Tahun Kemerdakan Sabtu 9/8/25. Selain Lomba Senam juga lomba menghias Tumpeng Semua itu Semata mata Untuk memupuk Kekompakan Saling Gotong Royong dan Saling Asah Asih Asuh. Kepala desa Badran nopirmansah Paparkan Dalam lomba Ini Akan Diambil tiga Pemanang dan Akan Mendapatkan hadiah uang pembinan juga piagam untuk Kenang Kenangan. Hadiah Sebagai Sumbangsih ibu ibu PKK berkolaborasi dengan Pemdes Dsa Badran Kecamatan Kranggan.tuturnya. Kepala desa juga menjelaskan ditahun ini sangat melelahkan Banyak pr dikarnakan Banyak Kebijakan Pemerintah Pusat Yang Terbaru Pemerintah desa harus mengikuti demi Kemajuan dan kemasalahan masyarakat desa maka kita juga harus mengikuti bagaimana juklak juknis Apa yang harus cairkan supaya Tidak menjadi yg silpa ditahun yang akan datang.pungkasnya. Jurnalis ( trm )
Kalbar, Bidik-kasusnews.com Kubu Raya Kalimantan Barat Sabtu—09-Agustus-2025 Puluhan warga Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, secara kompak memasang sejumlah baliho besar di titik-titik strategis wilayah mereka. Baliho tersebut memuat pernyataan tegas bahwa lahan yang selama ini mereka kelola merupakan bagian dari wilayah administratif Desa Rasau Jaya Umum, sekaligus bentuk penolakan terhadap klaim sepihak sekelompok orang yang mengaku sebagai pemilik lahan. Aksi ini dipicu keresahan warga setelah muncul pihak-pihak yang tiba-tiba mengklaim kepemilikan atas tanah yang telah digarap dan dijaga masyarakat setempat selama puluhan tahun. Pemasangan baliho dilakukan di area perbatasan dengan Desa Punggur Kecil, sebagai penanda garis batas yang telah disepakati bersama. Plt Kepala Desa Rasau Jaya Umum, Sebastian, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindakan preventif, bukan provokasi. Beberapa waktu lalu memang sempat terjadi keributan antarwarga. Ada kelompok yang mengklaim tanah tersebut masuk wilayah kelompok tani Punggur Kecil. Padahal, sesuai kesepakatan kedua desa, lahan ini jelas berada di wilayah administrasi Rasau Jaya Umum,” ujarnya, Jumat (8/8/2025) pagi. Kepala Dusun Punggur Kecil, Suratman, dan warga setempat Baharudin mengonfirmasi bahwa lahan yang dipersoalkan memang berada di titik perbatasan tiga desa: Pematang Tujuh, Rasau Jaya Umum, dan Punggur Kecil. Hasil pengukuran menunjukkan segmen lahan itu masuk wilayah Rasau Jaya Umum. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Rasau Jaya, Agustinus Simas, memperingatkan bahwa konflik batas desa adalah “bom waktu” jika tidak diselesaikan permanen. Ia mengusulkan agar Pemkab Kubu Raya membangun batas fisik yang jelas, seperti memperlebar parit perbatasan. Kalau paretnya besar, orang mau melompat pun mikir. Kalau kecil, orang gampang saja melewati, dan masalah akan muncul lagi di masa depan,” katanya. Ketua RW 09 Dusun Rasau Karya, Abdul Rahim, menambahkan bahwa sejak 2001 batas wilayah tidak pernah menjadi masalah. Ia menduga kericuhan dipicu oleh pihak luar yang bukan warga asli, tetapi mengaku memiliki lahan. Kami ini sudah puluhan tahun hidup berdampingan dengan warga Punggur, tidak pernah ada masalah. Yang jadi masalah itu orang luar yang datang dan mengklaim tanah tanpa prosedur,” tegasnya. Ketua LBH Herman Hofi Law, Dr. Herman Hofi Munawar, yang turut hadir, mengapresiasi inisiatif warga menjaga kondusivitas dan meminta pemerintah daerah mengambil langkah konkret menyelesaikan konflik agraria ini. Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan, jangan sampai masuk ranah hukum. Tapi jika klaim sepihak terus terjadi, langkah hukum akan menjadi pilihan terakhir,” ujarnya. Ia juga meminta aparat kepolisian proaktif memantau perkembangan dan bertindak cepat jika ada pelanggaran hukum. Yang rugi kalau sampai terjadi keributan adalah masyarakat sendiri, bukan orang luar. Maka rasa kebersamaan harus selalu kita jaga,” pungkasnya. Aksi warga Rasau Jaya Umum ini menjadi peringatan bahwa konflik batas wilayah dan klaim lahan tanpa dasar dapat mengancam harmoni sosial. Warga berharap pemerintah segera mengambil keputusan final demi menghindari pecahnya konflik horizontal di masa depan. Pewarta : Jono Aktivis98 Editor Mulyawan
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Warga Kampung Pasir Dalem dan Leuwipeucang, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, serta Kampung Pasir Dalem, Desa Babakanpari, mengeluhkan tebalnya debu di jalan pascalongsor beberapa hari lalu. Debu beterbangan setiap kali kendaraan melintas, membuat warga sulit bernapas dan mengganggu pandangan pengguna jalan. Jika ini berlangsung lama, dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan. “Kalau siang, debunya parah sekali. Kami sering batuk dan mata perih,” ujar Erni, warga setempat, Sabtu (9/8/2025). Menurutnya, masalah ini seharusnya bisa ditangani melalui anggaran penanggulangan bencana yang sudah diatur dalam peraturan pemerintah. Mengacu Permendesa PDTT No. 8 Tahun 2022, dana desa dapat digunakan untuk penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan kebutuhan mendesak. Rincian kegiatan yang dapat didanai mencakup evakuasi korban, penyediaan logistik darurat, pembersihan lokasi terdampak, perbaikan infrastruktur desa, pembangunan tanggul darurat, hingga pelatihan kebencanaan. Dalam APBDes, pengeluaran ini masuk kategori Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat, dan Mendesak Desa, misalnya untuk tanggap darurat bencana longsor Rp30 juta, bantuan logistik Rp10 juta, dan pembangunan talud sementara Rp50 juta. Dasar hukum lain seperti Permendagri No. 20 Tahun 2018 memberi fleksibilitas perubahan APBDes saat darurat, sementara UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa menjamin penggunaan dana desa untuk kebutuhan prioritas masyarakat. Warga berharap pemerintah Desa Mekarsari segera melakukan penyiraman jalan atau pembersihan menyeluruh agar aktivitas kembali normal. Sebelumnya, material longsor sudah dibersihkan dengan alat berat, namun sisa tanah kering di jalan kini menjadi sumber debu. ”Siang malam debu masuk rumah, pernapasan kami terganggu, perabotan pun kotor. Kami akan terus menyuarakan ini sampai ada solusi,” tegas Erni. (Reno)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Silaturahmi dan Pemasangan Bendera Merah Putih Bersama Supir Angkutan Barang Kabupaten Cirebon, Jumat (8/8/2025). Kegiatan tersebut bertempat di PT. Patria Inti Sejahtera, Jl. Raya Palimanan, Desa Palimanan Timur Kec. Palimanan Kab. Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri jajaran PJU Polresta Cirebon. Dalam kesempatan itu, Kapolresta Cirebon membagikan doorprize dan 50 paket sembako kepada para driver angkutan barang. Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan, kegiatan kali ini selain silaturahmi kamtibmas dengan masyarakat juga untuk melakukan pemasangan Bendera Merah Putih Bersama para Supir Angkutan Barang di wilayah Kab. Cirebon. “Alhamdulillah di hari yang berbahagia ini kita bisa bersilaturahmi dengan staff dan pengemudi PT. Patria Inti Sejahtera. Kami datang kesini dalam rangka silaturahmi dan memastikan para pengemudi aman dalam melaksanakan pekerjaanya,” katanya. Ia berharap seluruh masyarakat kab. Cirebon dapat menjadi pelopor keselamatan lalulintas. Pihaknya mengakui Tugas utama kepolisian adalah harkamtibmas, melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. “Tolong umtuk para pengemudi agar tidak memaksakan muatan menjadi over kapasitas untuk keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainya. Kami akan memberikan edukasi ke pengusaha utk membantu pengemudi supaya tidak over kapasitas dalam membawa muatan,” ujarnya. Menurutnya, Beberapa kali melihat langsung pengemudi yang membawa barang melebihi volume kendaraan atau over kapasitas. Padahal, Jika kelebihan muatan maka kendaraan itu menjadi tidak stabil di perjalanan dan dapat merugikan pengemudi maupun pengendara lainnya. “Jika kami menegur Bapak-bapak dijalan bukan berarti kami tidak mendukung pekerjaan Bapak, itu karena kami peduli dengan keselamatan para pengendara, dan menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Jika terjadi Laka lantas dijalan karena ada mobil yang over kapasitas maka yang disalahkan bukan hanya driver tapi pengusahanya juga,” jelasnya. Ia pun mengingatkan agar para pengemudi angkutan barang tidak parkir sembarangan di jalan raya, khususnya ketika berada di dalam tol. Pihaknya pun mengajak untik saling menjaga dan saling menghormati sesama pengguna jalan, sehingga dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Jika di jalan ada kendala, ada preman atau geng motor, jangan ragu untuk menelpon kami di hotline 110. Dengan datangnya kami kesini kami juga ingin mengajak para driver untuk memasang Bendera Merah putih sebagai bentuk nasionalisme dan rasa bersyukur kita dalam rangka Kemerdekaan RI ke-80,” pungkasnya. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 8 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar berbagai kegiatan meriah bertajuk “Semarak Kemerdekaan Rutan Jepara 2025”. Kegiatan ini diisi dengan beragam perlombaan olahraga antar pegawai dan juga warga binaan, antara lain badminton, voli, catur, tenis meja, dan tenis lapangan. Rangkaian pertandingan yang digelar sejak awal Agustus ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai dan warga binaan. Suasana kompetitif namun penuh kekeluargaan terasa kental selama pertandingan berlangsung. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan warga binaan yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, serta kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara. “Melalui semangat olahraga ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan semangat juang dalam memperingati HUT RI ke-80. Tubuh yang sehat dan hubungan kerja yang harmonis tentu akan berdampak positif pada kinerja kita sehari-hari,” ujar Renza. Ketua Panitia HUT RI ke-80, Yusril Arinaldy yang juga menjabat sebagai Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Jepara dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan dinamis. “Kami sengaja menghadirkan beberapa cabang olahraga agar semua pegawai bisa berpartisipasi sesuai minat dan kemampuan. Tujuannya bukan semata-mata mencari juara, tetapi untuk membangun rasa kebersamaan dan memperkuat solidaritas internal,” tutur Yusril. Pertandingan badminton menjadi salah satu yang paling seru, diikuti dengan laga tenis lapangan yang tak kalah menegangkan dan pertandingan tenis lapangan yang menunjukkan kemampuan fisik dan strategi dari masing-masing peserta. Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Jepara berharap semangat nasionalisme, kekompakan, dan kesehatan jasmani pegawai dan warga binaan semakin meningkat dan hubungan tetap terjaga harmonis hingga mampu membuat Rutan Jepara menjadi tertib dan aman.(Wely-jateng)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM– Ribuan warga memadati Lapang Selagombong, Parakansalak, pada peringatan Milangkala ke-102 Desa Sukakersa, Kabupaten Sukabumi, Jumat malam (8/8/2025). Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi hadir didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dan jajaran Forkopimda, untuk ikut merasakan kebahagiaan bersama warga. Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi perayaan bernuansa budaya Sunda tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk terus kreatif, produktif, menjaga kebersihan, melestarikan lingkungan, serta membangun kemandirian. “Pembangunan di Desa Sukakersa harus semakin meningkat, penuh keberkahan, dan gemah ripah repeh rapih. Infrastruktur jalan juga menjadi prioritas kami,” ujarnya. Wakil Bupati H. Andreas menegaskan, usia 102 tahun adalah perjalanan panjang yang sarat tantangan dan perjuangan. ”Milangkala ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan capaian pembangunan dan memperkuat sinergi di setiap lini. Ini wujud niat, harapan, doa, dan kinerja bersama demi Sukabumi Mubarakah,” tuturnya. Kepala Desa Sukakersa, H. Deden Deni Wahyudi, menyampaikan bahwa peringatan ini bertujuan mempererat rasa memiliki dan kebersamaan warga. “Desa adalah kekuatan strategis bagi kabupaten, provinsi, bahkan negara. Mari kita perkuat sinergitas untuk membangun daerah, mewujudkan Jabar Istimewa, Sukabumi Mubarakah, dan Desa Sukakersa Hebat,” ujarnya. (Dicky)
Kalbar, Bidik-kasusnews.com – Sintang kalimantan Barat, Kasrem 121/Abw Kolonel Inf Mohamad Isnaeni, S.E., M.M., M.H., menyambut kedatangan Tim Wasev TMMD Regras ke-125 TA. 2025 Kodim 1205/Stg, di Bandar Udara Tebelian Jl. Tebelian-Nanga Pinoh Kec. Sungai Tebelian Kab. Sintang, Kalimantan Barat, Jumat (08/08/2025). Tim Wasev TMMD Regtas ke-125 Kodim 1205/Stg ini diketuai oleh Kapok Sahli Danpusterad Brigjen TNI Raja Benny Arifin Aritonang. Pada kesempatan ini turut menyambut kedatangan Tim Wasev, Dansatgas TMMD/Komandan Kodim 1205/Sintang Letkol Inf Ranggga Bayu Widhiarta S.AP., Pasiter Kodim 1205/Stg, Kapten Inf H. Didik H Pamungkas, Pasi Intel Kodim 1205/Stg Lettu Inf Ardiansyah. Pada kesempatan tersebut Kasrem 121/Abw menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Wasev, Kasrem 121/Abw menegaskan komitmen jajaran Korem 121/Abw dalam mendukung sepenuhnya pelaksanaan program TMMD sebagai bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di wilayah – wilayah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan. “TMMD bukan hanya program pembangunan insfrastruktur semata, tetapi juga sarana mempererat sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat. Kehadiran Tim Wasev sangat berarti dalam memberikan arah, masukan, dan penilaian terhadap pelaksanaan TMMD agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan”, ujar Kasrem. Ketua Tim Wasev Brigjen TNI Raja Benny Arifin Aritonang. dalam tanggapannya memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD secara tepat sasaran, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat “Kami hadir untuk melihat secara langsung pelaksanaan TMMD, mendengar kendala di lapangan, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif. Tujuan utama adalah agar program ini benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa sasaran”, jelasnya. Pada kesempatan ini Dansatgas TMMD Regtas ke-125 Kodim 1205/Stg, Letkol Inf Rangga Bayu menyampaikan paparan secara rinci mengenai progres kegiatan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan, baik dalam aspek pembangunan fisik seperti pembukaan akses jalan dan renovasi fasilitas umum, maupun kegiatan non fisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta peningkatan kapasitas masyarakat desa. Wartawan: H.Riyan
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno, S.E., M.M., meninjau pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0622/Kab. Sukabumi di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Jumat (8/8/2025). Kunjungan dalam rangka Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) ini dihadiri sekitar 500 orang, dipimpin Dandim 0622/Kab. Sukabumi Letkol Kav Andhi Ardana Valerianda, S.H., M.Si., serta dihadiri jajaran TNI, Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, dan mitra pembangunan. Dandim melaporkan progres fisik TMMD telah mencapai ±85% dan non-fisik 90%. Pekerjaan meliputi pengaspalan jalan 2 km, pembangunan sarana air bersih di lima titik. Lalu rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan Pustu dan PAUD, pemberian makanan tambahan cegah stunting, serta penanaman 1.000 bibit pohon. Program didukung hibah APBD Rp 1,15 miliar dan kontribusi TNI Rp 338,3 juta. Brigjen Bambang menegaskan TMMD adalah sinergi nyata TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah tertinggal. Dengan sisa waktu ±13 hari, ia mendorong percepatan penyelesaian, ketertiban administrasi, dan penguatan sosialisasi isu strategis seperti penanggulangan bencana, bahaya narkoba, serta peredaran beras oplosan. Usai paparan, rombongan meninjau lokasi pengaspalan, sumur bor, rehabilitasi Rutilahu, Pustu, PAUD, penanaman pohon, serta penyuluhan Kamtibmas. Kunjungan ditutup dengan pemberian paket bantuan stunting dan sembako, sekaligus penegasan komitmen menjadikan TMMD Ke-125 sebagai momentum percepatan pembangunan yang memberi manfaat langsung bagi warga. (Dicky)
LAMPUNG, Bidik-KasusNews.com Lampung Selatan, 6 Agustus 2025 – Suasana bahagia di sebuah acara pernikahan di Desa Natar, Kecamatan Natar, berubah menjadi kerugian bagi seorang mahasiswi. Ponsel miliknya raib digondol AJ (26), pemuda asal Dusun IX Tanjung Rejo II. Tak butuh waktu lama, Tim Tekab 308 Presisi Polsek Natar langsung bergerak cepat. Pelaku ditangkap di rumahnya pada Selasa (5/8/2025) tanpa perlawanan, setelah hasil penyelidikan mengarah padanya. Kapolsek Natar AKP Budi Howo mengungkapkan, kejadian terjadi pada Minggu, 15 Juni 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban sedang bertugas sebagai panitia penerima tamu dan meninggalkan ponselnya di meja hidangan. > “Tersangka mengambil ponsel korban lalu kabur. Saat kami amankan, ia mengaku dan menyerahkan barang bukti,” jelas AKP Budi Howo, Rabu (6/8/2025) penyelidikan yang dipimpin Panit I Reskrim Ipda Junian Anes Arsyad mengungkap barang bukti berupa 1 unit Samsung Galaxy A55 5G warna awesome iceblue, beserta kotaknya yang sesuai dengan nomor IMEI korban. Pelaku kini dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian atau Pasal 480 KUHP jika terbukti sebagai penadah, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. > “Proses penyidikan masih berjalan untuk melengkapi berkas perkara,” tambah AKP Budi Howo. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada menjaga barang berharga, bahkan saat berada di acara keluarga yang ramai sekalipun.(Mg)
Bidik-kasusnews.com,Mempawah Kalimantan Barat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq melaksanakan kegiatan penanaman hutan mangrove di pesisir Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat pagi (8/8/25). Kegiatan yang diselenggarakan di Mempawah Mangrove Park dengan luasan lahan sekitar 8 hektar ini menjadi bagian dari program nasional rehabilitasi mangrove yang bertujuan memulihkan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Kapolri menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah di bidang lingkungan hidup. “Polri berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, termasuk dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman mangrove tidak hanya penting bagi ekosistem, tetapi juga untuk melindungi masyarakat dari dampak perubahan iklim,” ujar Kapolri. Menteri LHK menegaskan bahwa mangrove memiliki peran strategis dalam menyerap karbon, menjaga keanekaragaman hayati, serta memperkuat ekonomi lokal. “Mangrove adalah benteng alami wilayah pesisir. Dengan pelibatan masyarakat dan berbagai pihak,kita bisa menjaga dan mengelola ekosistem ini secara berkelanjutan,” kata Hanif. Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto yang turut mendampingi kegiatan tersebut menyatakan bahwa penanaman mangrove di Mempawah sejalan dengan komitmen Polda Kalbar untuk menjaga kelestarian alam di wilayahnya. “Kalimantan Barat memiliki garis pantai yang panjang dan rawan abrasi. Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan dan perlindungan masyarakat pesisir. Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama merawat mangrove yang telah ditanam,” ujar Pipit. Di waktu yang sama, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Suseno menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara institusi kepolisian dan kementerian teknis dalam mendukung agenda nasional. “Kolaborasi Polri dengan Kementerian LHK ini menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga turut berperan aktif dalam program strategis pemerintah, termasuk pelestarian lingkungan. Sinergi lintas sektor seperti ini sangat penting agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Bayu. Kegiatan di Mempawah ini diikuti oleh jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat sekitar. Ribuan bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir sebagai langkah nyata pelestarian lingkungan di Kalimantan Barat. Wartawan Mulyawan