SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kawasan Pajampangan di selatan Kabupaten Sukabumi sejak lama dikenal sebagai gudangnya wisata pantai. Nama-nama seperti Ujunggenteng, Minajaya, Pangumbahan hingga Cibuaya sudah akrab di telinga wisatawan, bahkan sebagian di antaranya dikenal hingga mancanegara. Namun di balik popularitas itu, masih tersimpan destinasi yang belum banyak tersentuh, salah satunya Pantai Karanggantungan yang berada di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade. Pantai Karanggantungan kerap dijuluki sebagai Tanah Lot-nya Sukabumi. Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Gugusan tebing karang yang mengelilingi pantai, berpadu dengan deburan ombak Samudera Hindia, menghadirkan panorama alam yang kuat dan eksotis. Suasana yang tenang membuat pantai ini cocok bagi wisatawan yang ingin bersantai, menikmati alam, hingga berburu konten fotografi dan video. Salah satu spot favorit pengunjung adalah undakan tangga bambu yang mengarah langsung ke bibir pantai, menghadirkan sudut pandang unik dari ketinggian. Camat Surade, Suryana, mengatakan akses menuju Pantai Karanggantungan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun pengunjung diimbau ekstra hati-hati karena sebagian ruas jalan masih berupa batu dan belum beraspal. “Jika dikelola secara profesional, Pantai Karanggantungan berpotensi menyamai bahkan melampaui ketenaran pantai-pantai lain yang sudah lebih dulu dikenal,” ujarnya, Minggu (8/2/2026). Tak hanya kaya akan wisata alam, Kecamatan Surade juga memiliki kuliner khas yang telah melegenda, yakni Bakakak Hayam Surade. Ayam panggang utuh ini lazim disajikan dalam berbagai acara adat seperti pernikahan, khitanan, hingga ritual budaya. Bakakak Surade racikan Nana Juanda (57) dan Neneng Savanah (53), warga Kampung Kateu, dikenal memiliki cita rasa berbeda. Meski proses pengolahannya tergolong sederhana, racikan bumbu dan teknik pemanggangan khas membuat bakakak ini memiliki kelezatan tersendiri. Sejumlah pejabat hingga tamu dari luar daerah pernah mencicipinya, termasuk mantan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami. Bahkan tamu dari Aceh, Kalimantan, hingga Bali disebut pernah merasakan langsung keunikan Bakakak Hayam Surade. Perpaduan pesona Pantai Karanggantungan dan kekayaan kuliner lokal ini menjadi potensi besar bagi Surade untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata alam dan budaya di selatan Sukabumi. (Dicky)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perkosaan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Sabtu (07/02/2026). Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, di sebuah rumah yang beralamat di Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan secara profesional dan sesuai prosedur hukum terhadap laporan dugaan tindak pidana tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, telah terjadi dugaan tindak pidana perkosaan terhadap anak di bawah umur dengan korban berinisial S.R., yang diduga dilakukan oleh tersangka berinisial J.S.,” ujar AKP Udiyanto. Lebih lanjut dijelaskan, dugaan perbuatan tersebut tidak hanya terjadi satu kali, melainkan dilakukan secara berulang sejak sekitar pertengahan Februari 2025 hingga terakhir pada 14 Januari 2026, di lokasi yang sama. Tersangka diduga melakukan perbuatannya dengan cara memanfaatkan situasi dan memberikan ancaman kepada korban agar menuruti kehendaknya. Dalam proses penyidikan, penyidik Satreskrim Polres Majalengka telah mengamankan sejumlah alat bukti, antara lain keterangan saksi, keterangan tersangka, serta hasil Visum et Repertum. Selain itu, barang bukti berupa satu stel pakaian milik korban dan satu stel pakaian milik tersangka turut diamankan guna kepentingan pembuktian. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 473 Ayat (2) huruf b KUHPidana Jo Pasal 415 huruf b KUHPidana, dengan ancaman hukuman sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim. Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap anak, serta mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak pidana, khususnya yang melibatkan anak sebagai korban. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Karang Taruna Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, akan membuka Lapak Bazar Ramadhan sebagai upaya mendukung peningkatan penjualan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama bulan suci Ramadhan. Ketua Karang Taruna Desa Cipeundeuy, Abag Beken, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk kepada masyarakat secara langsung. “Lapak Bazar Ramadhan ini kami siapkan sebagai ruang promosi dan penjualan bagi UMKM Desa Cipeundeuy,” ujar Abag Beken, Sabtu 7 Februari 2026. Ia menjelaskan, bazar akan digelar di lokasi strategis di wilayah Desa Cipeundeuy dengan fasilitas yang memadai serta didukung promosi yang menarik agar mampu menarik minat pengunjung. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” tambahnya. Karang Taruna Desa Cipeundeuy juga mengajak seluruh pelaku UMKM setempat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Program Lapak Bazar Ramadhan ini turut mendapat dukungan dari Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, yang menjadi inisiator serta konsisten mendukung berbagai kegiatan kepemudaan. Menurut Bakang ada kabar baik dari salah satu OPD yang menyanggupi untuk memfasilitasi kegiatan dengan mengontak Bulog untuk ikut andil mendorong kelancaran kegiatan ini. “Alhamdulillah, bazar yang diinisiasi karang taruna dan unsur kelembagaan lain ditanggapi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sekarang tinggal karang taruna dan lintas lembaga terus berkoordinasi untuk mensukseskanny,” tuturnya. Bagi pelaku UMKM yang ingin bergabung, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi panitia melalui Ketua Karang Taruna, Abag Beken, di Kantor Desa Cipeundeuy. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 resmi bergulir di Kampung Cibolang Kidul, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/2/2026). Ajang ini menyedot perhatian ratusan atlet tenis meja dari Kabupaten dan Kota Sukabumi yang datang membawa semangat kompetisi dan kebersamaan. Sepanjang pertandingan, atmosfer arena dipenuhi sorak dukungan serta adu strategi antar-atlet dari berbagai klub. Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang konsolidasi antar-pelaku olahraga tenis meja di Sukabumi. Ketua Panitia Penyelenggara, Mahdi Abdul Hadi, menyebutkan turnamen ini digelar untuk menjaga iklim kompetisi tetap hidup sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet di semua level. Sebanyak kurang lebih 500 atlet tercatat mengikuti turnamen ini, yang terbagi dalam Divisi D sebanyak 350 atlet, Divisi C 150 atlet, dan Divisi A sekitar 20 atlet. Seluruh peserta berasal dari 34 persatuan tenis meja se-Kabupaten dan Kota Sukabumi. Turnamen berlangsung selama tiga hari, dari 6 hingga 8 Februari 2026. Mahdi berharap seluruh pertandingan dapat berjalan lancar dengan menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati antar-atlet. Bupati Sukabumi H Asep Japar dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah terus membuka ruang bagi tumbuhnya kegiatan olahraga yang bersifat kompetitif dan membangun. Menurutnya, turnamen seperti Bupati Cup menjadi salah satu sarana penting dalam menyiapkan atlet daerah agar lebih siap bersaing di level yang lebih tinggi. Turnamen secara resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi dengan melakukan servis pembuka sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian pertandingan. (Dicky)

JAKARTA Bidik-kasusnews.com,. Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia. Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo. “Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng. Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung. Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung. Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik. Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram. “Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan. Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Sukabumi Komisi III, Agus Rakman, menegaskan periode keduanya di parlemen akan difokuskan pada penguatan pelayanan publik dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan 3. Hal itu disampaikan Agus saat melaksanakan kegiatan reses perencanaan tahun 2027, Sabtu (7/2/2026). Ia menilai reses sebagai sarana penting untuk menyerap aspirasi warga secara langsung sekaligus memetakan persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Menurut Agus, kehadiran wakil rakyat tidak cukup hanya mendengar keluhan, tetapi harus mampu menghadirkan solusi konkret melalui jalur kebijakan. Seluruh masukan warga, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi dan diperjuangkan di tingkat legislatif. “Reses ini ruang dialog terbuka. Masyarakat bebas menyampaikan persoalan, dan itu menjadi tanggung jawab kami untuk menindaklanjutinya,” ujar Agus. Kegiatan tersebut dihadiri Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar H. Charli Dahlan, perwakilan Dinas Sosial Kota Sukabumi, serta PDAM. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait bantuan sosial, pelayanan dasar, dan kesejahteraan. Perwakilan Dinas Sosial Kota Sukabumi, Ageung, menjelaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan DPRD, khususnya Komisi III, untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Data penerima manfaat, kata dia, dipetakan berdasarkan kategori desil sebagai dasar program perlindungan sosial. Ia juga menyebut adanya penyesuaian data penerima bantuan oleh pemerintah pusat, termasuk pencabutan bantuan bagi penerima yang dinilai tidak memenuhi ketentuan. Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Dian Afriandi, menyampaikan bahwa PDAM berhasil menekan tingkat kehilangan air hingga 65 persen serta mencatat 19.627 pelanggan aktif. Pada Februari 2026, PDAM juga meluncurkan produk air minum dalam kemasan. Agus menutup reses dengan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar ditindaklanjuti oleh perangkat daerah demi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Sukabumi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD DLH Wilayah VI Jampangkulon bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di belakang KUD Surade, Kecamatan Surade, Jumat (6/2/2026). Koordinator Lapangan UPTD Kebersihan Wilayah VI Jampangkulon, Aluh, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel kebersihan untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk di lokasi tersebut. Menurut Aluh, petugas kebersihan setiap hari rutin melakukan pengangkutan sampah di titik-titik yang telah ditentukan. Namun, setelah menerima laporan warga mengenai pembuangan sampah liar di jalan menuju Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Surade, pihaknya segera melakukan pembersihan di lokasi. Sampah yang dibersihkan didominasi sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan oleh oknum masyarakat. Untuk penanganan tersebut, DLH menyiapkan satu unit truk angkutan guna membawa sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Aluh mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia menegaskan, keberadaan TPS liar dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga. Ia juga menyarankan agar masyarakat memanfaatkan layanan DLH apabila membutuhkan penanganan sampah. Dengan adanya titik penampungan di setiap kampung, diharapkan tidak lagi muncul TPS liar yang merusak kebersihan dan keindahan lingkungan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Partai Demokrat, Ir. Henry Slamet, melontarkan kritik keras terhadap pemerintah pusat yang dinilainya masih minim aksi nyata dalam menangani persoalan sampah. Menurut Henry, berbagai pernyataan dan wacana yang kerap disampaikan belum berbanding lurus dengan tindakan konkret di lapangan. Ia menegaskan, masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan janji atau slogan. Hal itu disampaikan Henry saat Reses Kedua Masa Sidang 2025–2026, Jumat (6/2/2026). Di hadapan warga, ia menekankan perlunya kerja nyata dan keberpihakan anggaran dari pemerintah pusat kepada daerah. “Penanganan sampah itu butuh aksi, bukan sekadar banyak bicara. Daerah perlu dukungan riil,” tegasnya. Henry mendorong pemerintah pusat agar lebih proaktif membantu daerah melalui penyediaan sarana dan prasarana, seperti armada pengangkut sampah, beko, dumptruk, serta peralatan pendukung lainnya agar penanganan sampah berjalan optimal. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat terkait pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Menurutnya, persoalan sampah terjadi hampir di semua daerah dan hanya bisa diatasi dengan kesadaran kolektif serta pengelolaan yang berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, Henry turut menyinggung isu wakaf dan dinamika pemerintahan daerah. Terkait wakaf, ia menilai hal tersebut merupakan komitmen pribadi karena menyangkut perintah agama, sehingga tetap bisa berjalan meski kerja sama dengan pemerintah daerah dihentikan. Sementara mengenai pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Sukabumi, Henry menilai langkah tersebut sebagai bagian dari penataan birokrasi. Namun ia mengingatkan kondisi keuangan daerah yang masih terbatas dan berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji, termasuk bagi anggota DPRD. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon menggelar rapat koordinasi Unit Ambulans pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 1 tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum, Iyus, SKM, bersama jajaran tim terkait. Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya RSUD Jampangkulon dalam memperkuat kesiapan layanan gawat darurat, khususnya melalui optimalisasi peran dan fungsi unit ambulans. Kolaborasi antartim dinilai menjadi kunci utama dalam memberikan layanan cepat dan tepat kepada masyarakat. Dalam pembahasan rapat, sejumlah aspek teknis dan operasional menjadi perhatian, mulai dari kesiapan armada, kelengkapan peralatan medis, hingga pola koordinasi petugas saat menangani kondisi darurat di lapangan. Seluruh tim diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang sama dalam setiap situasi. Kasubag Kepegawaian dan Umum RSUD Jampangkulon, Iyus, SKM, menegaskan bahwa layanan ambulans tidak bisa dipisahkan dari kecepatan dan ketepatan respons. “Setiap detik sangat berarti dalam upaya penyelamatan pasien,” kata Iyus. Melalui rakor ini, RSUD Jampangkulon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan gawat darurat. Ambulans bukan hanya sarana transportasi, melainkan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kemanusiaan. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Sukabumi menggelar kegiatan kurve massal serentak sebagai wujud komitmen mendukung kebersihan lingkungan dan peningkatan tata kelola objek wisata di wilayah hukumnya. Kegiatan berlangsung di Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Jumat (6/2/2026). Kurve dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian dan diikuti Pejabat Utama Polres Sukabumi, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, serta seluruh personel Polres Sukabumi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Barat Nomor STR/236/II/OPS.4.2./2026 tentang peningkatan kualitas pengelolaan dan kebersihan objek wisata, sekaligus mendukung hasil Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah terkait kebersihan lingkungan. Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menegaskan bahwa Polres tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif mendorong kepedulian terhadap lingkungan. “Polres Sukabumi berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga berkontribusi menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, khususnya di kawasan wisata,” ujarnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh sekaligus memotivasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. “Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Sukabumi,” tambahnya. Polres Sukabumi memastikan kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah serta upaya mewujudkan Sukabumi yang bersih, aman, dan memiliki daya tarik wisata. (Dicky)