HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk Aksi Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah (ASRI) di kawasan wisata Candi Agung, Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Jumat (1/5/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., serta melibatkan berbagai unsur lintas sektoral. Hadir dalam kegiatan ini para pejabat utama (PJU) Polres HSU beserta personel, Direktur PT Yasmin bersama sekitar 60 karyawan, perwakilan Kejaksaan Negeri HSU, Danramil Amuntai Tengah beserta jajaran Kodim 1001 Amuntai/Balangan, Camat Amuntai Tengah bersama staf, serta perwakilan instansi terkait lainnya. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kapolres HSU yang menekankan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah, dan pelaku usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, aksi ASRI di kawasan wisata, pemotongan kue sebagai simbol peringatan May Day, serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Dalam sambutannya, Kapolres HSU menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.” Tema tersebut diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh pihak dalam membangun hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum peringatan Hari Buruh, tetapi juga wujud nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan serta mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan para pekerja,” ujar Kapolres. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Polres HSU dalam menghadirkan pelayanan yang humanis serta mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat “HSU Hebat, Sigap, dan Unggul untuk Masyarakat,” Polres HSU terus berupaya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor di wilayah Hulu Sungai Utara. (Agus)

BANDUNG, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melantik 1.202 Perwira Remaja (Paja) TNI AD lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dalam upacara yang berlangsung dalam guyuran hujan namun penuh khidmat dan kebanggaan, di Lapangan Wiradhika, Secapaad, Bandung, Kamis (30/4/2026). Pada pelantikan tersebut, para perwira remaja diambil sumpahnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing serta pembacaan sumpah perwira. Para perwira yang dilantik terdiri dari 1.152 prajurit pria dan 50 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik. Mereka diharapkan menjadi pemimpin lapangan yang profesional, tangguh, serta memiliki integritas tinggi dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga memberikan penghargaan kepada para perwira siswa (Pasis) terbaik yang berhasil meraih prestasi gemilang selama pendidikan. Kasad dalam amanatnya menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan langkah awal dari tanggung jawab besar sebagai seorang perwira. Para perwira remaja dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kehormatan institusi TNI AD. “Saya ingatkan Anda semua, kami bangga dan kami berharap pengabdian anda ke depan.Saya ingin dalam waktu kedepan, bisa mendapatkan berita baik, berita- berita luar biasa dengan apa yang anda lakukan untuk negara, untuk bangsa dan untuk masyarakat sekitar di mananpun bertugas, ” ujar Kasad. Lebih lanjut Kasad menyampaikan harapan kepada para perwira yang baru dilantik untuk memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dengan mengamalkan ilmu, nilai-nilai keprajuritan, dan semangat pengabdian yang telah diperoleh selama pendidikan serta menunjukkan karakter, kemampuan dan kualitas kepemimpinan yang dapat diandalkan. Dengan dilantiknya para perwira remaja ini, diharapkan TNI AD semakin kuat dalam menghadapi dinamika tugas ke depan serta terus berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada pelantikan Prasetya Perwira Diktukpa Secapa AD, perwira pria peringkat terbaik sikap, prilaku dan Tripola dasar diraih oleh Letda Inf Ahmad Kori dari kesatuan Kopassus Untuk pengetahuan dan ketrampilan diraih oleh Letda Inf Iman Satrio dari kesatuan Kopassus dan aspek jasmani terbaik diraih Letda Inf M. Agung David dari kesatuan Kopassus Sementara itu, dari perwira Kowad, peringkat terbaik aspek sikap dan perilaku serta Tripola dasar diraih oleh Letda Caj (K) Santika dari Kodam Jaya, aspek pengetahuan dan keterampilan diraih Letda Cku Wiwit S. dari Kodam IV/Diponegoro dan peraih aspek jasmani terbaik Letda Caj (K) Herawati dari Kopassus (Agus)

TEMANGGUNG-Bidik-Kasusnews.com – Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan menyatukan visi misi organisasi, Yayasan Ganisa menggelar acara silaturahmi dan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 April 2026, bertempat di Rumah Makan Joglo Kisanak Lungge. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, menandakan dukungan luas terhadap eksistensi dan peran Yayasan Ganisa. Hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), perwakilan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Temanggung (BNNK), Ketua DPD Yayasan Ganisa beserta sekitar 50 personil, serta perwakilan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat (Toma Toga) setempat. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ganisa, Darmanto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia juga menyampaikan bahwa setelah kegiatan silaturahmi ini, Yayasan Ganisa siap untuk bergerak aktif dan memohon dukungan serta fasilitasi dari Kesbangpol dan BNNK agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat luas tuturnya. Sinergi Pemerintah dan Organisasi Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan politik, Sri Widada, S.OS, MM yang mewakili Kepala Badan Kesbangpol, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi dan menekankan beberapa poin penting. “Kami berharap Yayasan Ganisa dapat meningkatkan peran fungsinya secara profesional, penuh pengabdian, dan kepedulian sosial yang tinggi. Organisasi harus selalu berbuat positif demi bangsa dan negara sesuai hak dan kewajiban selaku warga negara,” ujar Sri Widada. Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya konsolidasi sosial, penguatan hubungan kelembagaan, serta penerapan budaya lapor yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak kalah penting, pemahaman mendalam terhadap regulasi serta optimalisasi manajemen organisasi dan kaderisasi menjadi kunci keberlanjutan organisasi ke depannya, termasuk dalam menyikapi dinamika Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sementara itu, perwakilan dari BNNK, Ari Wijanarko, menyatakan dukungan penuh terhadap setiap kegiatan positif yang dilakukan oleh Yayasan Ganisa. “BNNK sangat mengapresiasi inisiatif Yayasan Ganisa. Kehadiran dan peran aktif organisasi ini sangat membantu kami dalam berbagai kegiatan positif, khususnya di bidang sosial dan pencegahan,” tegasnya. Acara yang berjalan lancar dan penuh kekeluargaan ini diakhiri dengan harapan agar Yayasan Ganisa dapat terus tumbuh, berkembang, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.pungkasnya. Jurnalis ( trm )

Bidik-kasusnews.com,Kapuas Hulu Kalimantan Barat Aktivitas penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Nanga Semangut, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu-kalimantan Barat, menuai sorotan. APMS dengan nomor 67.787.01 yang berada di jalur Tekalong–Putussibau diduga tidak melayani masyarakat secara terbuka sebagaimana mestinya. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (29/04/2026) sekitar pukul 10.47 WIB, pintu SPBU terlihat tertutup dan tidak ada aktivitas pelayanan umum. Namun, sejumlah jeriken berisi BBM tampak berada di sekitar lokasi. Warga menduga distribusi BBM dilakukan melalui jalur tidak resmi, seperti akses sungai atau “jalan tikus”, bukan melalui antrean kendaraan di APMS. Sejumlah masyarakat setempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM secara langsung. Mereka menyebutkan bahwa akses pembelian di APMS tersebut tidak terbuka untuk umum, sehingga memicu dugaan adanya praktik distribusi tertutup yang berpotensi merugikan masyarakat. “Kalau datang langsung, sering tutup.Tapi BBM tetap keluar, entah lewat mana,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Upaya konfirmasi kepada pengelola APMS berinisial TM telah dilakukan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Kasus ini diharapkan mendapat perhatian dari pihak terkait, termasuk Pertamina serta instansi pengawas distribusi BBM, guna memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman seperti Putussibau dan sekitarnya. Masyarakat berharap adanya transparansi serta pengawasan ketat agar distribusi BBM tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu. Jika terbukti ada pelanggaran, warga meminta tindakan tegas dari pihak berwenang. (Tim/Red)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, H.Munjirin, S.Sos., M.Si., meresmikan kantor sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Timur dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, Sekretaris Umum PWI Jaya, Arman Suparman, serta Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan dan Hubungan Antarlembaga PWI Jaya, TB Adhi. Hadir pula jajaran pengurus dan anggota PWI Jaya lainnya. Dari kalangan Pokja, tampak Ketua PWI Pokja Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Erfan Pratama beserta jajaran, Ketua PWI Pokja Jakarta Pusat Helmi AR, serta perwakilan PWI Pokja Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. Turut hadir pula unsur organisasi pers, di antaranya Ketua FWJI Jakarta Timur Andi Sagita yang mewakili Ketua Umum FWJI, Mustofa Hadi Karya. Selain itu, acara juga dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimko), di antaranya Sekretariat Kota Jakarta Timur, Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Timur, Suban Kesbangpol Jakarta Timur, Kepala Subbagian Protokol Wali Kota Jakarta Timur, serta utusan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Polres Metro Jakarta Timur, dan Kodim Jakarta Timur. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PWI yang menambah semangat kebersamaan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan laporan Ketua Panitia Gusti Hadi Suprapto yang menegaskan pentingnya peran Pokja PWI dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat dan berimbang, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Puncak acara ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus baru PWI Pokja Wali Kota Jakarta Timur periode 2024–2029. Dalam prosesi tersebut, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo yang didampingi Sekretaris Umum PWI Jaya Arman Suparman membacakan Surat Keputusan (SK) kepengurusan sekaligus menyerahkan bendera pataka PWI kepada Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Timur, Rudolf Simbolon. Dalam sambutannya, Kesit Budi Handoyo menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamis. Ia juga mendorong insan pers untuk terus menjunjung tinggi kode etik dalam menjalankan tugas. Sementara itu, Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur yang baru dikukuhkan menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi peran strategis insan pers dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan media dapat terus terjalin dengan baik demi memberikan informasi yang edukatif dan konstruktif bagi masyarakat. Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama para pejabat dan pengurus. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan optimisme terhadap kinerja kepengurusan baru ke depan. (Heri)

Bidik-kasusnews.com JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi terus memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Fadia Arafiq. Dalam pengembangan perkara ini, perhatian penyidik kini mengarah pada suami Fadia, Ashraff Abu, yang diduga memiliki keterkaitan melalui peran bisnisnya.   Pendalaman dilakukan terkait posisi Ashraff sebagai komisaris sekaligus pemegang saham utama di PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan tersebut diduga memperoleh sejumlah proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kurun waktu 2023 hingga 2026.   Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik tengah mengurai struktur kepemilikan perusahaan serta peran masing-masing pihak di dalamnya. Hal ini penting untuk mengetahui apakah terdapat konflik kepentingan atau penyalahgunaan kewenangan dalam proses pengadaan. Selain menelusuri peran korporasi, KPK juga mendalami dugaan aliran dana dari proyek-proyek tersebut. Posisi Ashraff sebagai pemegang saham mayoritas dinilai strategis, sehingga berpotensi berkaitan dengan arus keuangan yang kini menjadi objek penyidikan. “Seluruh peran dan keterlibatan pihak-pihak yang memiliki kendali dalam perusahaan tentu akan kami telusuri, termasuk kaitannya dengan dugaan aliran dana,” ujar Budi dalam keterangan tertulis kepada Bidik-kasusnews 30/4/2026.   Ashraff Abu sendiri telah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, namun tidak memberikan pernyataan kepada awak media usai diperiksa.   Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 3 Maret 2026 di Semarang. Dalam operasi tersebut, Fadia diamankan bersama sejumlah pihak lainnya.   Keesokan harinya, KPK menetapkan Fadia sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan proyek lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan.   Dari hasil penyidikan sementara, KPK menduga adanya penerimaan uang mencapai sekitar Rp19 miliar yang terkait dengan proyek-proyek tersebut. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta aliran dana yang terjadi dalam kasus tersebut.(Wely)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung pada Kamis sore (30/4) mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Kelurahan Campang Raya, Sertu Andreswan dari Koramil 410-01/PJG, dengan sigap turun ke lapangan untuk memonitor titik-titik rawan dan memastikan keselamatan warga. (30/4/2026) Kehadiran Sertu Andreswan di tengah masyarakat menunjukkan peran aktif TNI AD dalam membantu mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Dengan curah hujan yang tinggi, saluran air/parit tidak mampu menampung debit air sehingga menimbulkan genangan setinggi rata-rata 10 sentimeter di beberapa lokasi. “Kami segera melakukan pengecekan lapangan bersama perangkat kelurahan dan linmas. Alhamdulillah, ketika hujan reda, genangan berangsur surut. Yang terpenting, warga tetap waspada dan kami terus memantau perkembangan,” ujar Sertu Andreswan saat ditemui di lokasi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai itu dihadiri oleh Lurah Campang Raya, Ketua RT 02 Lk.2, serta anggota perlindungan masyarakat (Linmas). Adapun titik rawan genangan yang menjadi fokus utama berada di Jalan Alimudin Umar. Danramil 410-01/PJG melalui laporan yang diterima Kodim 0410/Kota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi atas respon cepat Babinsa. “Sertu Andreswan telah menunjukkan jiwa kewilayahan yang tanggap. Inilah bentuk nyata kedekatan TNI dengan rakyat, terutama dalam situasi darurat seperti banjir genangan,” ujar Dansub Koramil mewakili komando atas. Kodim 0410/KBL mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dalam sepekan ke depan. Babinsa di semua kelurahan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan aparatur setempat untuk meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi. “Babinsa adalah ujung tombak kewaspadaan dini. Kecepatan informasi dan tindakan di lapangan sangat menentukan keselamatan warga,” tegas Dandim 0410/KBL dalam pesan singkat yang disampaikan melalui Kasdim. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kelurahan Campang Raya berangsur normal dan genangan air diketahui sudah mulai surut. Babinsa bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan rutin. (Agus)

Jakarta – Bidik-kasusnews.com– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang sempat viral di media sosial dalam beberapa pekan terakhir, Kamis (30/04/2026). Pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, didampingi Kasi Humas Kompol Teta. Dalam keterangannya, dijelaskan bahwa kasus ini berawal dari dua laporan polisi, yakni LP/B/84/IV/2026 dari Polsek Pasar Rebo dan LP/B/42/IV/2026 dari Polsek Cipayung. AKBP Bayu Kurniawan menjelaskan, laporan pertama diterima pada 24 April 2026. Kejadian bermula saat korban membuka konter miliknya dan mendapati kondisi toko telah rusak. Bagian plafon diketahui telah dijebol oleh pelaku. “Setelah dilakukan pengecekan, korban kehilangan sejumlah barang berupa satu unit laptop Lenovo, satu unit tablet Infinix, serta 16 voucher pulsa dari berbagai operator,” ujarnya. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui masuk ke dalam toko dengan cara membobol plafon bagian atas bangunan. Modus operandi yang digunakan adalah menyasar toko dalam kondisi sepi pada malam hingga dini hari, kemudian merusak bagian atas bangunan untuk mengambil barang-barang yang mudah dijual kembali. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur bersama Unit Reskrim Polsek Pasar Rebo melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil analisa rekaman CCTV dan informasi yang diperoleh di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku. “Tim kemudian bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara,” jelasnya. Pelaku yang diamankan diketahui berinisial RT dan merupakan pelaku tunggal. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah melakukan dua kali aksi pencurian di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur, yakni di Pasar Rebo dan Cipayung. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi tindak kejahatan pada malam hari, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar. (Agus)

Bidik-kasusnews.com JAKARTA — Kebijakan reshuffle kabinet yang kembali dilakukan Presiden Prabowo Subianto dinilai bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat sektor ekonomi nasional di tengah tantangan global.   Salah satu perubahan penting terjadi di tubuh Badan Karantina Indonesia (Barantin) dengan ditunjuknya Abdul Kadir Karding sebagai kepala yang baru.   Pergantian ini membawa harapan besar, terutama bagi pelaku usaha di sektor ekspor, termasuk industri sarang burung walet (SBW) yang selama ini menghadapi berbagai kendala.   Selama beberapa tahun terakhir, sektor SBW disebut mengalami tekanan cukup berat. Selain persoalan regulasi yang dinilai belum sinkron antar lembaga, hambatan juga muncul dari kebijakan negara tujuan ekspor yang memperketat standar masuk komoditas tersebut. Kondisi ini membuat daya saing produk Indonesia menurun meski secara produksi masih mendominasi pasar global.   Dewan Pembina PPSWN, Benny Hutapea, menilai bahwa peran Barantin selama ini belum maksimal dalam melindungi kepentingan eksportir nasional. Ia menyoroti lemahnya diplomasi serta kurangnya koordinasi lintas kementerian yang berdampak langsung pada tersendatnya arus ekspor. “Padahal Indonesia merupakan produsen utama sarang burung walet dunia. Potensi ini seharusnya bisa dimanfaatkan lebih optimal jika didukung kebijakan yang tepat dan terintegrasi,” ujarnya Beny kepada Bidik-kasusnews 30/4/2026.   Tak hanya itu, maraknya praktik ekspor ilegal juga menjadi persoalan serius. Diperkirakan ribuan ton SBW keluar melalui jalur tidak resmi setiap tahun, menyebabkan kerugian besar bagi negara serta menekan harga pasar bagi pelaku usaha yang patuh aturan.   Dengan kepemimpinan baru di Barantin, pelaku industri berharap adanya perubahan nyata. Penguatan koordinasi dengan kementerian terkait seperti sektor pertanian, kelautan, hingga perdagangan dinilai menjadi kunci untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan transparan.   Lebih jauh, Barantin diharapkan mampu memainkan peran strategis sebagai garda depan dalam diplomasi perdagangan, bukan hanya sebagai lembaga pengawas.   Dengan pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif, sektor sarang burung walet diyakini dapat kembali bangkit dan menjadi salah satu penopang devisa negara.   Optimisme pun mulai tumbuh di kalangan petani dan eksportir. Mereka berharap reshuffle ini benar-benar menjadi titik awal perubahan, bukan sekadar pergantian figur, melainkan transformasi kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha di lapangan.(Wely)

Palembang – Bidik-kasusnews.com,  Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pengawalan dan pengamanan sidang tindak pidana korupsi terhadap tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa (28 April 2026). Sidang tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang. Pengawalan dimulai dari Rutan Pakjo Palembang menuju lokasi persidangan dengan pengamanan ketat guna memastikan proses pemindahan tahanan berjalan aman dan lancar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 3 (tiga) personel Detasemen Gegana yang dipimpin oleh Brigadir Muhdi Antoni. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan yang berarti. Pengawalan dan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen aparat kepolisian dalam mendukung kelancaran proses penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)