BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Dalam rangka mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat Intan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan pelepasan peserta mudik balik gratis pada Selasa (24/03/2026) pukul 11.00 WITA di halaman Mapolres HSU. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Lantas IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, beserta jajaran personel Sat Lantas Polres HSU. Pelepasan ditandai secara simbolis oleh Kapolres HSU kepada para peserta mudik balik yang menggunakan satu unit bus pariwisata. Selain itu, pengawalan dilakukan oleh satu unit kendaraan D-Max Sat Lantas dengan dua personel pengawal. Program ini diikuti oleh sebanyak 20 orang penumpang. Sebelum keberangkatan, Kapolres HSU memberikan arahan kepada para pengemudi dan penumpang untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kondisi fisik demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Melalui Ps Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa program mudik balik gratis ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. “Program ini adalah wujud pelayanan Polri kepada masyarakat agar dapat melakukan perjalanan arus balik dengan aman, nyaman, dan selamat. Kami juga berharap kegiatan ini dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pernyataan Kapolres. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polres HSU berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama momentum arus mudik dan balik Lebaran. Kegiatan pelepasan mudik balik gratis ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. (Agus) Sumber : Humas Polres HSU

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Aktivitas wisata di Candi Agung Amuntai, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terpantau ramai selama masa libur, Selasa (24/3/2026). Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, aparat kepolisian melaksanakan pengamanan sekaligus monitoring di kawasan tersebut. Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 09.00 WITA di objek wisata yang berlokasi di Jalan Empu Jatmika, Kelurahan Sungai Malang. Petugas melakukan pemantauan terhadap arus kunjungan serta situasi keamanan di sekitar area wisata. Berdasarkan data di lapangan, hingga pukul 10.30 WITA jumlah pengunjung mencapai sekitar 200 orang. Mayoritas wisatawan berasal dari luar Kabupaten HSU, termasuk dari provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Objek wisata Candi Agung Amuntai sendiri dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA. Pengelola menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat. Sebanyak enam personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan di lokasi. Kehadiran petugas bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman bagi para pengunjung yang tengah menikmati liburan. Hingga saat ini, situasi di kawasan wisata dilaporkan dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Aparat juga terus melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan wisata berjalan lancar selama periode libur berlangsung. Pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian saat musim liburan. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta, — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan perubahan status penahanan terhadap tersangka Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Pada Senin (23/3/2026), YCQ resmi dialihkan dari status tahanan rumah menjadi tahanan di Rutan KPK. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kebutuhan penyidikan yang terus berjalan. KPK menegaskan bahwa setiap tindakan yang dilakukan telah melalui pertimbangan hukum serta kondisi objektif di lapangan. Sebelum menjalani penahanan di rutan, YCQ terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RS Bhayangkara TK. I R Said Sukanto. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan dalam keadaan stabil. KPK menyampaikan bahwa proses hukum dalam perkara ini akan terus dilanjutkan hingga tuntas. Penyidik saat ini fokus melengkapi berkas perkara agar dapat segera dilimpahkan ke tahap penuntutan di pengadilan. “Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan transparan,”ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo Saat Dikonfirmasi Bidik-kasusnews 24/3/2026,via WhatsApp. KPK juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal jalannya proses hukum serta tetap memberikan kepercayaan kepada lembaga dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Senin, 23 Maret 2026 Pelaksanaan layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara memasuki hari terakhir dengan suasana penuh kehangatan dan haru. Sejak pagi hari, ratusan keluarga warga binaan berdatangan untuk memanfaatkan kesempatan bertemu dan bersilaturahmi secara langsung. Momen ini menjadi sangat berarti, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi keluarga yang telah lama menantikan pertemuan di hari kemenangan. Tangis bahagia, senyum, dan pelukan hangat mewarnai area kunjungan, menciptakan suasana emosional yang penuh makna.   Petugas Rutan Jepara tampak sigap dalam mengatur jalannya kunjungan. Seluruh proses dilaksanakan secara sistematis, mulai dari verifikasi data pengunjung, pemeriksaan keamanan, hingga pengawasan selama berlangsungnya kunjungan. Hal ini dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan tertib tanpa mengurangi kenyamanan para pengunjung. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama momen Lebaran.   “Kami ingin memastikan warga binaan tetap dapat merasakan kebahagiaan Lebaran bersama keluarga, meskipun dalam keterbatasan. Oleh karena itu, pelayanan kunjungan kami upayakan berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan,” ujarnya.   Hingga berakhirnya layanan kunjungan, situasi di Rutan Jepara terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kendala berarti selama kegiatan berlangsung.   Melalui penyelenggaraan layanan kunjungan ini, Rutan Jepara kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, sekaligus mendukung terjalinnya hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga sebagai bagian penting dari proses pembinaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JAKARTA | Bidik-kasusnews.com – Sebanyak 28 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara Korps Kenaikan Pangkat yang digelar di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (23/3/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kenaikan pangkat ini mencakup perwira tinggi yang bertugas baik di dalam struktur TNI AD maupun di luar struktur organisasi, mencerminkan dinamika penugasan strategis yang dijalankan oleh para perwira di berbagai lini. Dalam amanatnya, KSAD menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan atas dedikasi, tetapi merupakan amanah besar yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas kinerja, integritas, dan profesionalisme. “Kenaikan pangkat bagi Perwira Tinggi TNI AD merupakan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan profesionalisme dan kinerja,” ujar Maruli. KSAD juga menekankan bahwa momentum tersebut harus menjadi pendorong bagi para perwira untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi, bangsa, dan negara. Sejumlah perwira tinggi yang melaksanakan laporan korps dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Sekretariat Presiden RI Letjen TNI Ariyo Windutomo, Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, serta Wakil Komandan Sesko TNI Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo yang dikenal sebagai lulusan terbaik Akademi Militer 1995. Selain itu, turut melaksanakan laporan korps Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, Direktur D Bais TNI Brigjen TNI Hendri Sembiring, serta Direktur A Bais TNI Brigjen TNI Leonardo Sebastian. Nama lain yang juga tercatat dalam daftar kenaikan pangkat adalah Karo Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polhukam Brigjen TNI Honi Havana, yang diketahui merupakan rekan seangkatan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di Akademi Militer tahun 2000. Selanjutnya, Pa Sahli Tk. III KSAD Bidang Ketahanan Energi, SDA, dan Lingkungan Hidup Mayjen TNI IGBN Tedjasukma, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat Mayjen TNI Mochamad Masrukin, serta Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar juga menjadi bagian dari perwira yang memperoleh kenaikan pangkat tersebut. Upacara berlangsung khidmat dan penuh rasa kebanggaan, mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat profesionalisme di lingkungan Angkatan Darat. KSAD berharap, dengan kenaikan pangkat ini, para perwira tinggi mampu terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD, sekaligus menjawab tantangan strategis yang semakin kompleks ke depan. (Heri)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Jakarta – Momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu destinasi favorit, terbukti hingga pukul 17.00 WIB pada Lebaran hari kedua, jumlah pengunjung mencapai 47.070 orang. Kepadatan terlihat sejak siang hari, dengan wisatawan memadati sejumlah wahana unggulan yang ada di kawasan Ancol. Data sementara menunjukkan Sea World Ancol menjadi destinasi paling ramai dengan 6.940 pengunjung, diikuti Dunia Fantasi (Dufan) sebanyak 5.230 orang, Samudra Ancol 4.530 orang, Atlantis Water Adventures 3.820 orang, serta Jakarta Bird Land sebanyak 2.150 orang. Humas Ancol, Daniel Windriatmoko, saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan bahwa lonjakan pengunjung merupakan hal yang biasa terjadi saat periode libur panjang seperti Lebaran. “Antusiasme masyarakat cukup tinggi, khususnya di hari kedua Lebaran. Meski demikian, kondisi di lapangan tetap aman dan terkendali,” ujarnya. Menurutnya, pihak pengelola telah melakukan berbagai persiapan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung, termasuk penambahan petugas layanan dan pengamanan di seluruh area wisata. “Kami pastikan seluruh fasilitas berjalan optimal. Koordinasi dengan pihak keamanan juga terus dilakukan demi menjaga kenyamanan pengunjung,” tambahnya. Pihak Ancol juga mengimbau agar pengunjung tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan keselamatan selama menikmati liburan di kawasan wisata tersebut. Diperkirakan jumlah pengunjung masih akan bertambah hingga malam hari. (Heri)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Di tengah suasana Hari Raya Idul Fitri, prajurit Korps Marinir TNI AL tetap menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat, 1 Peleton Pasmat 1 di Kerahkan dengan turun langsung membantu warga terdampak banjir di wilayah Kelurahan Mekarsari,Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, sabtu,(21/03/2026) Dengan penuh semangat dan rasa kepedulian, para prajurit Marinir melaksanakan Penyisiran rumah yang terdampak banjir Guna Memastikan Masyarakan sudah ter evakuasi. Kehadiran prajurit Marinir di lokasi bencana menjadi wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, tanpa mengenal waktu, termasuk di hari besar keagamaan. prajurit Marinir juga turut membersihkan lingkungan pascabanjir guna mencegah timbulnya penyakit serta mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak. Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran prajurit Marinir di tengah situasi sulit. Semangat gotong royong antara TNI dan warga pun semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, Korps Marinir kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat, sekaligus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara dalam setiap kondisi. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Medan – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M di Satuan Brimob Polda Sumatera Utara berlangsung penuh khidmat, hangat, dan sarat makna. Pelaksanaan Salat Idulfitri yang digelar di Lapangan Hanyaken Musuh, Mako Satuan Brimob Polda Sumut, Kota Medan, menjadi semakin istimewa dengan kehadiran langsung Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, yang turut membaur bersama ribuan jamaah dalam suasana penuh kebersamaan. Sabtu (21/03/2026). Kehadiran Dankorbrimob tersebut merupakan bagian dari rangkaian mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Dalam agenda kenegaraan tersebut, Presiden didampingi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang selanjutnya didampingi oleh Dankorbrimob. Di tengah padatnya rangkaian kegiatan, Dankorbrimob tetap menyempatkan diri hadir di tengah-tengah personel dan masyarakat, melaksanakan Salat Idulfitri bersama sebagai wujud kedekatan dan kepedulian terhadap satuan di daerah. Salat Ied tersebut Dankorbrimob didampingi Dansatbrimob Polda Sumut Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, dihadiri para PJU, serta anggota Satbrimob Polda Sumut dan Masyarakat, yang bersama-sama mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana Idulfitri ini menjadi simbol kuatnya soliditas internal serta sinergi antara Brimob dan masyarakat. Kehadiran Dankorbrimob di tengah jamaah memberikan semangat tersendiri, menghadirkan rasa kebersamaan yang tulus di hari kemenangan. Dalam kesempatan tersebut, Dankorbrimob menyampaikan bahwa momentum Idulfitri harus menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan sekaligus memperbaiki diri dengan saling memaafkan, serta meningkatkan kualitas pengabdian sebagai anggota Polri. Beliau menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, disiplin, dan kepedulian sosial harus terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Idulfitri bukan hanya tentang kembali ke fitrah secara pribadi, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pernyataan Dankorbrimob. Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran Dankorbrimob Polri. Menurutnya, momen tersebut bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk perhatian nyata pimpinan kepada jajaran di wilayah, yang sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi dalam setiap pelaksanaan tugas. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari rumah tahanan (rutan) menjadi tahanan rumah. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak Kamis malam, 19 Maret 2026. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya perubahan status penahanan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keputusan itu diambil setelah adanya permohonan dari pihak keluarga tersangka. “Pengalihan jenis penahanan dilakukan dari rutan KPK menjadi tahanan rumah sejak Kamis malam,” ujarnya kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp (22/3/2026). Menurut Budi, permohonan pengalihan penahanan diajukan pada 17 Maret 2026 dan telah melalui proses kajian oleh penyidik. Permohonan tersebut kemudian dikabulkan dengan mempertimbangkan ketentuan dalam Undang-Undang KUHAP yang berlaku. Meski demikian, KPK menegaskan bahwa pengalihan ini bersifat sementara. Selama menjalani masa tahanan rumah, Yaqut tetap berada dalam pengawasan ketat aparat penegak hukum. “KPK tetap melakukan pengawasan melekat dan pengamanan selama yang bersangkutan menjalani tahanan rumah,” jelas Budi. Seperti diketahui, Yaqut sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 pada awal Januari 2026. Ia sempat mengajukan gugatan praperadilan untuk melawan status tersangkanya, namun permohonan tersebut ditolak oleh pengadilan. Setelah itu, KPK resmi menahan Yaqut pada 12 Maret 2026. Tak berselang lama, penyidik juga menahan tersangka lain dalam perkara yang sama, yakni mantan staf khususnya, Ashfah Abidal Aziz, pada 17 Maret 2026. KPK memastikan seluruh proses hukum dalam perkara ini tetap berjalan sesuai prosedur, termasuk kebijakan pengalihan penahanan yang kini tengah dijalani oleh Yaqut. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Maret 2026 – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa kabar bahagia bagi ratusan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Sebanyak 166 narapidana mendapatkan Remisi Khusus (RK) sebagai bentuk penghargaan dari negara atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan.   Pemberian remisi dilaksanakan pada Sabtu pagi di ruang rapat Rutan Jepara dalam suasana sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo, jajaran petugas, serta para narapidana penerima remisi.   Dalam kesempatan tersebut, Renza menyampaikan bahwa remisi merupakan hak narapidana yang diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, termasuk berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan.   “Momentum Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk refleksi diri. Remisi yang diberikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ungkapnya.   Adapun rincian penerima remisi meliputi 53 narapidana mendapatkan pengurangan masa pidana selama 15 hari, 81 orang memperoleh remisi satu bulan, 31 orang menerima remisi satu bulan 15 hari, dan satu orang mendapatkan remisi selama dua bulan.   Seluruh penerima termasuk dalam kategori Remisi Khusus Sebagian (RK I), di mana mereka masih harus menjalani sisa masa pidana setelah mendapatkan pengurangan. Kegiatan penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan lancar.   Melalui pemberian remisi ini, pihak Rutan Jepara berharap warga binaan dapat memaknai Idul Fitri sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat setelah bebas nantinya.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara