Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Kebutuhan masyarakat akan tempat belanja yang praktis, lengkap, dan terjangkau terus meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, Warung Toko Sabar hadir di Kabupaten Majalengka dengan mengusung konsep penjualan ecer dan grosir, yang menyasar konsumen rumah tangga hingga pelaku usaha kecil. (6/1/2026) Berlokasi strategis di Jalan Jatiwangi–Majalengka, Desa Kutamanggu, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Toko Sabar mudah diakses oleh masyarakat sekitar. Warung ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari bahan pangan, minuman, hingga produk rumah tangga yang tertata rapi dan siap memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai kalangan. Tidak sekadar menjadi tempat berbelanja, Toko Sabar juga mengusung semangat pemberdayaan ekonomi daerah. Hal tersebut tercermin dari komitmen toko dalam memasarkan produk-produk lokal Majalengka, sebagaimana tertuang dalam slogannya, “Dari Majalengka, Buatan Majalengka, Untuk Majalengka.” Melalui langkah ini, Toko Sabar turut mendorong perputaran ekonomi lokal dan memberi ruang bagi pelaku usaha daerah untuk berkembang. Pemilik Toko Sabar menaruh perhatian besar pada kenyamanan dan kebutuhan pelanggan. Konsep belanja yang fleksibel, baik untuk pembelian satuan maupun dalam jumlah besar, menjadikan warung ini sebagai pilihan bagi warga, pedagang kecil, hingga pelaku UMKM yang membutuhkan pasokan barang dengan harga bersaing. Dengan pelayanan yang ramah, ketersediaan barang yang relatif lengkap, serta harga yang terjangkau, Toko Sabar diharapkan dapat tumbuh menjadi mitra belanja terpercaya bagi masyarakat Majalengka. Kehadiran warung ini juga menjadi bukti bahwa usaha lokal mampu berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah. Bagi masyarakat yang mencari tempat belanja hemat, praktis, sekaligus mendukung produk lokal, Toko Sabar layak menjadi salah satu pilihan utama di Majalengka. (Amin)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM  –  Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan pengecekan perkembangan pembangunan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Selasa (6/1/2026) pagi. Kegiatan pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang sebagai bentuk dukungan dan pengawasan terhadap program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat. Adapun personel yang melaksanakan kegiatan pengecekan yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Dedi S., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Mereka meninjau langsung lokasi pembangunan guna memastikan sejauh mana progres pengerjaan kantor SPPG yang nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelayanan penyediaan makanan bergizi. Kapolsek Banjang melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pembangunan kantor SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pengecekan rutin diperlukan untuk memantau kesiapan sarana dan prasarana yang tengah dibangun. “Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pembangunan kantor SPPG yang akan digunakan sebagai fasilitas pendukung program pemerintah, khususnya penyediaan makanan bergizi gratis,” terang Kapolsek Banjang. Namun demikian, pada saat pengecekan dilakukan, aktivitas pembangunan belum berlangsung karena para pekerja sedang libur. Meski begitu, kegiatan pemantauan tetap berjalan sesuai rencana dan selesai sekitar pukul 08.45 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak guna mendukung program-program strategis pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta –6-januari-2026- Upaya menjaga marwah lembaga peradilan dari praktik korupsi terus diperkuat melalui sinergi antarlembaga. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan komitmennya dalam mendukung reformasi peradilan dengan menanamkan nilai integritas kepada aparatur Mahkamah Agung (MA). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Individu bagi hakim serta pegawai di lingkungan Kepaniteraan MA yang berlangsung di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (5/6). Kegiatan ini diikuti lebih dari 600 peserta dari berbagai unsur, baik secara langsung maupun daring. Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menyampaikan bahwa penguatan integritas personal merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di sektor peradilan. Ia menilai banyak kasus korupsi berawal dari sikap abai terhadap nilai moral dan etika dalam menjalankan tugas. Menurutnya, aparatur peradilan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik. Karena itu, KPK memandang perlu adanya kolaborasi berkelanjutan dengan Mahkamah Agung guna menciptakan sistem peradilan yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Sementara itu, Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua Kamar Pengawasan, Dwiarso Budi Santiarto, menegaskan bahwa integritas tidak cukup dibangun melalui aturan dan mekanisme formal semata. Ia menekankan pentingnya kesadaran pribadi dan komitmen moral setiap individu aparatur peradilan. “Pencegahan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme harus dimulai dari diri sendiri. Amanah jabatan tidak boleh dikhianati dalam kondisi apa pun,” ujarnya. Hal senada disampaikan Hakim Agung Kamar Perdata selaku Panitera MA, Heru Pramono. Ia menyebut penandatanganan pakta integritas menjadi simbol ketegasan organisasi dalam menolak segala bentuk penyimpangan, sekaligus pengingat akan harapan masyarakat terhadap perilaku hakim dan aparatur peradilan. Melalui langkah ini, KPK dan Mahkamah Agung berharap dapat mempersempit ruang terjadinya praktik gratifikasi dan intervensi dalam proses hukum. Integritas yang terjaga diyakini akan mengembalikan kepercayaan publik serta memastikan palu keadilan benar-benar digunakan untuk menegakkan hukum, bukan kepentingan pribadi. (Weli) Sumber:kpk.go,id.5/1/2026

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Januari 2026 — Upaya pencegahan banjir dan peningkatan kebersihan lingkungan terus digencarkan jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Anggota Koramil 410-06/Kedaton melalui Babinsa Kelurahan Rajabasa melaksanakan kegiatan pembersihan selokan dan saluran air Way Ruwa di Jalan ZA Pagar Alam, RT 01/LK 01, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Selasa pagi (6/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kodim 0410/KBL dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalisir risiko banjir, khususnya di kawasan padat aktivitas dan rawan genangan saat musim hujan. Pembersihan saluran air ini melibatkan sinergi lintas unsur, mulai dari personel Koramil 410-06/Kedaton, aparatur Kelurahan Rajabasa, Ketua RT dan anggota RT, Kelompok Jaga Lingkungan (Kaling), petugas Linmas, hingga warga masyarakat yang turut berpartisipasi secara gotong royong. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Danramil 410-06/Kedaton Mayor Cke Yudi Nugroho, S.Th, didampingi Wadanramil Kapten Arm Iwan Sudrajat. Turut hadir Camat Rajabasa Rachmatsyah, S.Pi dan Lurah Rajabasa Candra Lela Utama, S.H, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat. Danramil 410-06/Kedaton Mayor Cke Yudi Nugroho menyampaikan bahwa pembersihan saluran air Way Ruwa menjadi langkah penting dalam menjaga fungsi drainase wilayah. Menurutnya, saluran air yang tersumbat sampah dapat memicu banjir dan berdampak langsung pada kenyamanan serta keselamatan warga. “Kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga membangun kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Camat Rajabasa Rachmatsyah mengapresiasi peran aktif Koramil 410-06/Kedaton dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia menilai kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan lingkungan dan mencegah bencana banjir di wilayah Rajabasa. Dalam kegiatan tersebut, berbagai jenis sampah seperti plastik, daun kering, dan limbah padat lainnya berhasil diangkat dari selokan dan saluran air Way Ruwa. Seluruh sampah kemudian dikumpulkan dan diangkut ke tempat pembuangan sementara sebelum dibawa ke TPS resmi oleh pihak kelurahan. Selain kerja bakti, Babinsa bersama aparat kelurahan juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan saluran air secara berkelanjutan. Diharapkan, kesadaran kolektif ini dapat menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan terbebas dari ancaman banjir. Kegiatan pembersihan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai tanpa kendala. Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan tangguh menghadapi musim hujan. (Agus)

BIREUEN, BIDIK-KASUSNEWS.COM – 5 Januari 2026 — Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masa depan generasi muda kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak banjir di Kabupaten Bireuen. Bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis tersebut diserahkan langsung kepada para siswa di sejumlah lokasi pengungsian dan permukiman warga, Senin (5/1/2026). Penyaluran bantuan dipimpin Komandan Kodim 0111/Bireuen Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., Sos., M.Han., M.Sc., bersama jajaran TNI AD, unsur Muspika, aparatur desa, serta relawan kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana, khususnya dalam memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meski berada dalam kondisi terdampak bencana. Letkol Arh Luthfi Novriadi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud perhatian pimpinan TNI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak korban banjir. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus menumbuhkan kembali semangat belajar anak-anak di tengah keterbatasan. “Kami ingin anak-anak tetap memiliki motivasi untuk bersekolah dan belajar. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, sehingga harus terus berjalan meskipun dihadapkan pada situasi sulit akibat bencana,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penanganan darurat bencana, tetapi juga mencakup dukungan terhadap pemulihan sosial dan psikologis warga, termasuk anak-anak. Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan relawan dalam mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak banjir. Melalui penyaluran bantuan pendidikan tersebut, TNI AD berharap anak-anak di Kabupaten Bireuen dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan penuh semangat dan optimisme, sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM , 6 Januari 2026 — Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan sebagai langkah antisipasi dampak banjir di wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan pada Selasa pagi (6/1/2026) mulai pukul 08.00 hingga 09.00 Wita di sejumlah titik rawan genangan. Berdasarkan hasil pantauan di pintu air Desa Beringin, ketinggian debit air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,70 meter, mengalami penurunan sekitar 7 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka 1,77 meter. Kondisi tersebut masih berada pada batas normal, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan. Meski debit air menunjukkan tren penurunan, sejumlah desa dan permukiman warga masih terdampak genangan. Di Desa Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 30 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, sementara akses jalan titian sepanjang kurang lebih 200 meter turut tergenang dengan ketinggian air sekitar 2 sentimeter. Sementara itu di wilayah Lok Bangkai, genangan air merendam teras dan badan rumah sebanyak 15 unit di RT 1 dan RT 8. Jalan lingkungan di RT 8 juga tergenang air setinggi sekitar 5 sentimeter sepanjang 50 meter. Kondisi serupa terjadi di Desa Patarikan, di mana air masuk ke rumah dan teras warga sebanyak 50 unit di RT 1 hingga RT 4 dengan ketinggian sekitar 2 sentimeter. Di Desa Pandulangan, genangan air setinggi kurang lebih 5 sentimeter menggenangi jalan desa, serta merendam 35 rumah warga di RT 1 sampai RT 4. Sedangkan di Murung Padang, air masuk ke badan rumah sebanyak 10 unit dengan kedalaman hingga 10 sentimeter, serta merendam teras 25 rumah dengan ketinggian sekitar 2 sentimeter. Adapun wilayah lain yang turut terdampak banjir meliputi Desa Beringin sebanyak 5 rumah, Baruh Tabing 4 rumah, Desa Teluk Serikat 3 rumah, Desa Teluk Buluh 7 rumah, serta Desa Karias Dalam 1 rumah warga. Untuk fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah dilaporkan nihil terdampak. Namun, genangan air masih ditemukan di ruas Jalan Jermani Husin Km 4 dan Km 5, dengan kedalaman bervariasi antara 2 hingga 10 sentimeter. Kapolsek Banjang melalui jajarannya menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di bantaran Sungai Balangan agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat. Selain itu, Polsek Banjang juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan informasi perkembangan situasi dapat disampaikan secara cepat kepada masyarakat. Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polsek Banjang turut menyiapkan posko sementara tanggap darurat, lengkap dengan peralatan penanganan banjir seperti pelampung darurat, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan debit air kembali naik dalam beberapa hari ke depan. Polsek Banjang menegaskan akan terus memantau situasi dan melaporkan setiap perkembangan terkini, sembari mengajak masyarakat untuk tetap tenang, siaga, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM, 6 Januari 2026 — Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan patroli serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan, khususnya di lingkungan sekolah, Selasa pagi (6/1/2026). Kegiatan yang dipimpin Unit Samapta Polsek Banjang tersebut dimulai sejak pukul 07.00 Wita dan menyasar beberapa lokasi strategis, di antaranya Sekolah Ukhuwah, Sekolah Iyuns, serta MIN 28 Kalintamui. Patroli difokuskan pada jam sibuk aktivitas masyarakat dan pelajar guna mengantisipasi kemacetan serta potensi gangguan keamanan. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel Polsek Banjang juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan para pelajar. Himbauan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan (street crime) yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Patroli ini melibatkan empat personel, yakni Aiptu Soeyatmun, Aipda Dedii, Aipda Nasrullah, dan Briptu Abdul Muzakir, dengan menggunakan sarana kendaraan patroli roda dua. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan disiplin berlalu lintas di kalangan pengguna jalan. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, terutama pada jam-jam rawan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar, serta tidak ditemukan adanya gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung. Polsek Banjang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan prinsip Presisi—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bermartabat. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM  — Upaya pencegahan banjir menjelang musim hujan terus dilakukan aparat teritorial bersama masyarakat. Babinsa Kelurahan Gunung Sari, Peltu Dwi Heri, anggota Koramil 410-05/TKP, memimpin kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air di Jalan Dipo, RT 15/LK II, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Engal, Kota Bandar Lampung, Senin (5/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan partisipasi aktif warga setempat sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pembersihan difokuskan pada got dan saluran air yang mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah, endapan lumpur, serta rumput liar yang berpotensi menghambat aliran air hujan. Babinsa Peltu Dwi Heri turun langsung ke lapangan bersama warga, membersihkan saluran air secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air kembali lancar, sekaligus meminimalisir potensi genangan dan banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Selain kerja bakti, Babinsa juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, karena selain menyumbat got, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini turut dihadiri Wadanramil 410-05/TKP Kapten Inf Rusdi, Lurah Gunung Sari Uun Sesulihing Warno, SH, anggota Koramil 410-05/TKP, perwakilan ketua RT, serta anggota Linmas. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat kewilayahan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya preventif yang dilakukan Babinsa bersama warga. Kerja bakti pembersihan got berakhir sekitar pukul 09.45 WIB dan berlangsung aman serta lancar. Hasilnya, saluran air di lokasi kegiatan kembali bersih dan berfungsi dengan baik, disambut antusias oleh warga yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, Babinsa kembali menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Sinergi antara TNI dan rakyat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 5 Januari 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara turut berpartisipasi dalam Apel Pegawai Awal Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat dan diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, termasuk jajaran Rutan Kelas IIB Jepara yang mengikuti kegiatan tersebut melalui Zoom Meeting dari tempat tugas masing-masing. Apel Pegawai Awal Tahun 2026 ini dilanjutkan dengan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran dalam meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang imigrasi dan pemasyarakatan. Deklarasi tersebut menjadi penegasan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang berintegritas. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Penandatanganan perjanjian kinerja ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan bertujuan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja, serta memastikan pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan pada tahun 2026.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 5 Januari 2026 – Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan panen sayur sawi dan bayam yang ditanam di area brandgang rutan sebagai bagian dari pelaksanaan program ketahanan pangan. Kegiatan ini merupakan hasil pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan Rutan Kelas IIB Jepara dengan melibatkan warga binaan secara aktif dalam proses penanaman, perawatan, hingga panen. Program tersebut bertujuan untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus memberikan pembinaan keterampilan bagi warga binaan. “Kegiatan panen sawi dan bayam ini merupakan wujud komitmen Rutan Kelas IIB Jepara dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah”. Ungkapnya. Karutan menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada hasil pertanian, tetapi juga pada proses pembinaan yang memberikan nilai edukatif dan produktif bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan yang dapat bermanfaat setelah selesai menjalani masa pidana. Lebih lanjut, Karutan juga mengapresiasi keterlibatan seluruh jajaran petugas dan warga binaan yang telah berperan aktif sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Panen sawi dan bayam ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjadi motivasi untuk mengembangkan komoditas pertanian lainnya di Rutan Kelas IIB Jepara.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara