Palembang, Bidik-kasusnews.com, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menghadiri upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Selasa (20/5/2026). Upacara yang digelar secara khidmat tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Sumsel, personel kepolisian, serta unsur aparatur terkait. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan dedikasi dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kehadiran Kombes Pol. Susnadi bersama para pejabat utama lainnya mencerminkan komitmen kuat Satuan Brimob Polda Sumsel dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendukung upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di era modern. Melalui upacara tersebut, seluruh peserta diajak untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Momentum Harkitnas juga menjadi pengingat akan pentingnya semangat perjuangan para pendiri bangsa yang telah meletakkan dasar persatuan nasional. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas dengan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan serta tekad seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaya saing. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar seminar laporan inovasi bagi peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Batch II. Kegiatan ini diikuti oleh 39 peserta magang yang terbagi dalam 15 kelompok, yang mempresentasikan hasil inovasi mereka selama menjalani program di lingkungan Rutan Jepara. Seminar yang dilaksanakan di aula Rutan Jepara ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menyampaikan gagasan, ide kreatif, serta solusi inovatif yang telah mereka rancang dan implementasikan selama masa magang. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, serta dihadiri oleh jajaran pegawai dan pementor dari Rutan Jepara.   Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan kontribusi para peserta magang. Ia menilai bahwa kehadiran peserta magang tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga membawa perspektif baru dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Rutan. “Seminar ini menunjukkan bahwa para peserta mampu berpikir kreatif dan solutif. Kami berharap inovasi yang dihasilkan dapat menjadi masukan berharga bagi kemajuan organisasi,” ujar Renza.   Beragam inovasi dipaparkan oleh masing-masing kelompok, mulai dari pengembangan layanan berbasis digital, peningkatan efisiensi administrasi, hingga inovasi dalam program pembinaan warga binaan. Setiap presentasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dan pegawai.   Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi akhir program magang Kemenaker Batch II di Rutan Jepara. Selain mengasah kemampuan teknis, seminar ini juga mendorong peserta untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, analisis, dan kerja sama tim.   Di akhir kegiatan, seluruh peserta magang mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. Rutan Jepara berharap kerja sama dengan Kemenaker dapat terus terjalin dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, serta diikuti oleh jajaran pejabat manajerial dan petugas pemasyarakatan Rutan Jepara. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Selanjutnya, dilaksanakan doa bersama untuk arwah para pahlawan dan silanjutkan dengan tabur bunga yang berlangsung dengan penuh khidmat.   Doa bersama dipimpin oleh Moh Riza Aliyafi. Dalam suasana yang hening dan penuh penghayatan, seluruh peserta memanjatkan doa agar para pahlawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta memohon kekuatan untuk meneladani semangat juang mereka dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga oleh para pejabat manajerial dan petugas pemasyarakatan Rutan Jepara di pusara para pahlawan. Tabur bunga tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan besarnya pengorbanan para pahlawan bagi bangsa dan negara.   Dalam keterangannya, Kepala Rutan Jepara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai pengabdian, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan. “Melalui ziarah dan tabur bunga ini, kita tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk melanjutkan perjuangan mereka melalui kinerja yang profesional, responsif, dan berintegritas,” ujar Renza.   Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Jepara semakin memperkuat semangat kebangsaan serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di lapangan upacara Rutan Jepara, Rabu (20/5/2026) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat manajerial dan petugas pemasyarakatan serta warga binaan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga dengan menyesuaikan perkembangan zaman, termasuk menghadapi tantangan transformasi digital dan dinamika global saat ini.   Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun ini mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema tersebut mengandung makna pentingnya membangun generasi yang tangguh, adaptif, dan memiliki semangat persatuan dalam menghadapi perubahan zaman.   Dalam sambutannya, Renza Maisetyo mengajak seluruh jajaran untuk meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa dengan terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa semangat kebangkitan tidak boleh berhenti, tetapi harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman demi kemajuan bangsa,” ujarnya.   Upacara berlangsung tertib dengan rangkaian kegiatan berupa pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta doa bersama. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat nasionalisme. Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, Rutan Jepara berharap nilai persatuan, semangat perubahan, dan pengabdian kepada bangsa dapat terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan sehari-hari.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Bidik-kasusnews.com Jakarta -20-mei-2026-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi melimpahkan dua berkas perkara dugaan korupsi yang menjerat Sudewo kepada jaksa penuntut umum (JPU). Pelimpahan tersebut menandai proses hukum kasus Sudewo segera memasuki tahap persidangan.   Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo,Saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews via WhatsApp,20-mei-2026 Menyapaikan,mengatakan jaksa akan menyusun surat dakwaan dalam waktu maksimal 14 hari ke depan sebelum perkara dilimpahkan ke pengadilan. Menurut Budi, jaksa juga berpeluang menggabungkan dakwaan dari beberapa perkara agar proses penanganan hukum berjalan lebih efektif dan efisien sesuai ketentuan KUHAP.   Dua perkara yang menyeret Sudewo meliputi dugaan pemerasan dalam pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, serta dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.   Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Sudewo menyebut persidangan perkara tersebut akan digelar di Semarang, Jawa Tengah. Ia juga membantah memiliki kewenangan maupun ikut campur dalam proses seleksi perangkat desa di wilayahnya.   Sudewo bahkan menyinggung kepemimpinan mantan Bupati Pati, Haryanto, yang menurutnya pernah mengambil alih kewenangan desa terkait pengangkatan perangkat desa.   Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Pati pada 19 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan Sudewo bersama sejumlah pihak lainnya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Jakarta.   KPK kemudian menetapkan empat tersangka dalam perkara dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa, yakni Sudewo, Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono, Kepala Desa Arumanis Sumarjiono, dan Kepala Desa Sukorukun Karjan.   Selain kasus pemerasan perangkat desa, Sudewo juga tersandung perkara dugaan suap proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan yang kini turut diproses KPK.(Wely)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI, serta para Kepala Staf Angkatan, yang membahas perkembangan geopolitik global dan kesiapan pertahanan nasional di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto dan dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, juga Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta pejabat utama TNI dan Kementerian Pertahanan. Dalam kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD terus meningkatkan kesiapan operasional satuan dan kemampuan prajurit guna menghadapi dinamika ancaman yang berkembang semakin kompleks dan multidimensional. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan ialah pengembangan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di berbagai wilayah. “Program ini sangat baik direncanakan. Harapannya tiap kabupaten nantinya memiliki satu batalyon, ditambah batalyon-batalyon kecabangan seperti pertahanan udara, Armed, Zeni, dan sebagainya. Hampir seluruh daerah menanyakan kapan pembangunan satuan tersebut dilaksanakan di wilayah mereka,” ujar Kasad kepada awak media usai rapat. Kasad juga menegaskan bahwa TNI AD terus mendukung berbagai program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, dan penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya membantu percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terkait berbagai peristiwa yang melibatkan oknum prajurit, Kasad menegaskan komitmen TNI AD dalam menegakkan disiplin dan memproses setiap pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Terkait pelanggaran-pelanggaran, kami berkomitmen untuk menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tegas Jenderal Maruli. Selain membahas perkembangan situasi global, rapat kerja juga menyoroti pentingnya penguatan keamanan wilayah perbatasan, keamanan siber, serta kerja sama pertahanan dengan negara sahabat sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia. Komisi I DPR RI turut mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang, sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan seluruh elemen bangsa dalam memperkuat sistem pertahanan negara. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA, 19 Mei 2026 – Upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas warga binaan terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melalui berbagai program pembinaan kemandirian. Salah satunya diwujudkan lewat inovasi budidaya sederhana bertajuk G-Ponik (Galon Akuaponik) yang digagas bersama peserta magang dan warga binaan, Selasa (19/05/2026). Program tersebut memanfaatkan galon bekas sebagai media budidaya terpadu antara ikan dan tanaman sayur. Dalam penerapannya, bagian bawah galon digunakan untuk memelihara ikan lele, sementara bagian atas dijadikan tempat menanam kangkung dengan sistem akuaponik sederhana.   Kegiatan dilaksanakan di area branggang Rutan Jepara dengan melibatkan warga binaan secara langsung. Mereka dibimbing mulai dari proses perakitan wadah, pemasangan media tanam, hingga teknik penebaran bibit ikan dan penyemaian sayuran.   Peserta magang Pembina Kemandirian menjelaskan bahwa inovasi G-Ponik dibuat sebagai sarana edukasi keterampilan yang mudah diterapkan dan memiliki nilai ekonomis. Selain memanfaatkan barang bekas, metode ini juga dinilai efektif untuk memperkenalkan konsep budidaya hemat lahan kepada warga binaan.   Antusiasme warga binaan terlihat selama proses pembuatan berlangsung. Mereka tidak hanya belajar mengenai teknik budidaya, tetapi juga memahami pentingnya kreativitas dalam mengolah barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat.   Melalui kegiatan tersebut, Rutan Jepara berharap warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan baru yang nantinya bisa dikembangkan sebagai peluang usaha setelah selesai menjalani masa pidana.   Program ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan yang menanamkan semangat produktif, mandiri, dan peduli lingkungan.(Wely) Sumber:humas Rutan jepara

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menghadiri pembukaan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Teknis Intelijen Keamanan (Intelkam) Polri yang diselenggarakan oleh Direktorat Intelijen Keamanan Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polda Sumatera Selatan, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini diikuti personel fungsi Intelkam dari berbagai satuan kerja dan kewilayahan di lingkungan Polda Sumsel. Latkatpuan digelar sebagai upaya meningkatkan kemampuan teknis, ketajaman analisis, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang terus berkembang. Kehadiran Kombes Pol. Susnadi mencerminkan dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia Polri, khususnya dalam bidang intelijen keamanan yang memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan menganalisis potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Selama pelatihan, peserta menerima materi mengenai teknik pengumpulan informasi, deteksi dini, analisis situasi keamanan, serta strategi penanganan potensi ancaman yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme personel Intelkam sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Pembukaan Latkatpuan berlangsung tertib, aman, dan lancar, serta ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta dan para pejabat yang hadir. Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas personel guna menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya kepada masyarakat. (Agus)

Amuntai – Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Polres Hulu Sungai Utara menerima kunjungan Tim Asistensi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) dan Inovasi Pelayanan Publik Polri Tahun 2026, Selasa (19/05/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilaksanakan di Rupatama I Polres Hulu Sungai Utara. Asistensi ini bertujuan untuk melakukan pemantauan, evaluasi, sekaligus pembinaan terhadap pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Polres HSU agar semakin profesional, transparan dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Tim asistensi dipimpin oleh KBP Dolly Gumara bersama rombongan yang terdiri dari KOMPOL Andriyan Noya, KOMPOL Pujie Firmansyah, serta personel pendamping lainnya dari Mabes Polri. Kehadiran tim disambut langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara beserta jajaran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut AKBP Agus Nuryanto, Wakapolres HSU, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, para perwira Polres HSU, serta operator pelayanan publik Polres HSU. Selama kegiatan berlangsung, tim asistensi melakukan pengecekan administrasi, pemaparan inovasi pelayanan publik, hingga evaluasi terhadap pelaksanaan standar pelayanan di masing-masing fungsi pelayanan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan asistensi ini merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang presisi dan berintegritas di lingkungan Polri. “Melalui kegiatan asistensi dan evaluasi ini diharapkan seluruh personel dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara profesional, humanis, cepat, transparan dan akuntabel sesuai program Polri Presisi,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Ia juga menambahkan bahwa Polres HSU terus berkomitmen melakukan berbagai inovasi pelayanan publik guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kepolisian. Evaluasi dari tim asistensi diharapkan menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan pelayanan ke depan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar dan penuh semangat kolaborasi. Dengan adanya asistensi PEKPPP dan inovasi pelayanan publik tersebut, diharapkan Polres HSU mampu terus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang semakin prima, modern dan responsif terhadap kebutuhan publik. (Agus)

KOTABARU, Bidik-kasusnews.com – Kejaksaan Negeri Kotabaru mengembalikan kerugian keuangan negara senilai Rp6.513.082.500 dalam perkara tindak pidana korupsi dengan terpidana Selvie Metty. Pengembalian dana tersebut dilakukan oleh Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kotabaru kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk saat kegiatan press release di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kotabaru, Selasa (19/5) pukul 10.00 WITA. Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Taruli Phalti Patuan mengatakan, pengembalian kerugian negara menjadi bagian penting dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi. Dalam perkara tersebut, Kejari Kotabaru berhasil memulihkan total kerugian negara sebesar Rp6,5 miliar atau tepatnya Rp6.513.082.500. “Pengembalian kerugian negara ini menjadi bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Kotabaru dalam penegakan hukum sekaligus pemulihan keuangan negara,” kata Taruli. Ia menegaskan, Kejaksaan Negeri Kotabaru akan terus memaksimalkan penanganan perkara korupsi melalui upaya penyelamatan aset dan pengembalian kerugian negara agar dapat memberikan manfaat kembali kepada masyarakat. Upaya tersebut juga menjadi bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas praktik korupsi sekaligus menjaga keuangan negara dari kerugian yang ditimbulkan akibat tindak pidana. (Heri)