JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 12 Januari 2026 – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam program ketahanan pangan. Kali ini, Rutan Jepara berhasil menjual hasil panen sayuran yang dibudidayakan di lahan pembinaan, antara lain bayam, cabai, terong, dan kemangi. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Benny Apridona, menjelaskan bahwa program pertanian ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga membuka peluang bagi warga sekitar untuk memperoleh sayuran segar dan berkualitas. “Selain sebagai sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan, hasil panen ini juga kami jual untuk mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan,” ujarnya. Panen kali ini menghasilkan puluhan kilogram sayuran yang kemudian dipasarkan secara langsung di lingkungan Rutan serta melalui mitra lokal. Bayam, cabai, terong, dan kemangi menjadi primadona karena kualitasnya yang baik dan dijual dengan harga terjangkau. Program ketahanan pangan ini memberikan manfaat ganda. Selain mendukung kemandirian pangan, kegiatan bercocok tanam juga menjadi sarana edukasi dan terapi bagi warga binaan, meningkatkan keterampilan praktis serta rasa tanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya alam. Ke depan, Rutan Jepara berencana memperluas jenis tanaman dan meningkatkan kapasitas lahan agar program ini terus memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar. Dengan langkah ini, Rutan Jepara di bawah pengawasan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Benny Apridona tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga aktif mendukung ketahanan pangan nasional.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti Apel Bersama Kementerian Koordinator, Kementerian Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), serta Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) yang dilaksanakan secara virtual, pada Senin, 12/01/2026. Apel bersama ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan kementerian dan satuan kerja terkait sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas dan kolaborasi antar kementerian. Kegiatan dilaksanakan secara serentak secara virtual, termasuk di Rutan Jepara. Apel dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Dalam amanatnya, Yusril menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan pelaksanaan kebijakan pemerintah berjalan efektif dan selaras. Ia mengajak seluruh kementerian mengedepankan kerjasama dan sinergitas antar kementerian. Selain itu, Yusril juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 bagi seluruh pegawai yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh jajaran. Ia berharap momentum Natal dan Tahun Baru dapat menjadi sarana refleksi untuk memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Lebih lanjut, Yusril mengingatkan seluruh aparatur untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kepala Rutan Jepara beserta pejabat struktural dan seluruh pegawai mengikuti apel bersama tersebut dengan tertib dan penuh khidmat dari aula Rutan Jepara. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan sinergitas antar kementerian serta terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. (Wely-jateng) Sumber;Humas Rutan jepara

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM  — Dalam rangka memperingati 21 Rajab, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan komitmen kepedulian sosial dengan menghadirkan dapur umum bagi jamaah dan masyarakat. Kegiatan pelayanan kemanusiaan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kelancaran rangkaian kegiatan keagamaan sekaligus bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Dapur umum tersebut didirikan di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sejak pagi hari, aktivitas dapur telah berjalan dengan melibatkan personel Polri, Bhayangkari, serta ASN Polri yang bergotong royong menyiapkan konsumsi bagi para jamaah dan warga sekitar. Personel tampak bahu-membahu mulai dari tahap persiapan bahan makanan, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, mencerminkan semangat kebersamaan serta pelayanan Polri kepada umat. Dalam pelaksanaannya, setiap sajian makanan disiapkan dengan mengutamakan standar kebersihan dan kesehatan. Hal ini dilakukan guna memastikan makanan yang dibagikan aman, higienis, dan layak konsumsi, sehingga dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam mengikuti kegiatan peringatan 21 Rajab. Kehadiran dapur umum ini menjadi bagian penting dari upaya Polres HSU dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian. Masyarakat dan jamaah menyambut positif kegiatan tersebut karena manfaatnya dirasakan secara langsung. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa kegiatan dapur umum ini merupakan wujud kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. “Momentum 21 Rajab kami jadikan sebagai sarana berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Dapur umum ini adalah bentuk kepedulian Polres HSU dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memastikan kebutuhan konsumsi jamaah terpenuhi dengan baik, aman, dan higienis,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pernyataan Kapolres. Dengan semangat Polri untuk Masyarakat, Polres Hulu Sungai Utara berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kepercayaan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM  — Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Momen 21 Rajab, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Apel Pergeseran Pasukan sebagai bentuk kesiapan personel pengamanan. Apel tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 Januari 2026, pukul 07.15 WITA, bertempat di halaman Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan apel ini menjadi langkah awal sebelum seluruh personel pengamanan bergeser ke lokasi dan titik ploting masing-masing sesuai dengan Surat Perintah Pengamanan (Sprin Pam) yang telah diterbitkan Polres HSU. Pengamanan sendiri akan berlangsung mulai pukul 07.30 WITA hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Polres HSU menyiapkan pola pengamanan secara terbuka dan tertutup guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus pengamanan meliputi pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur pergerakan jamaah, serta pengawasan di titik-titik rawan selama pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut. Selain pengamanan teknis, seluruh personel juga diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah yang mengikuti Momen 21 Rajab. Untuk memperkuat efektivitas pengamanan, Polres HSU turut melakukan koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta unsur pengamanan lainnya. Sinergi ini dinilai penting agar setiap potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat. Melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa pengamanan Momen 21 Rajab merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Polres HSU telah menyiapkan personel dan skema pengamanan secara maksimal. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Momen 21 Rajab dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban demi kelancaran kegiatan,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres. Dengan kesiapan personel serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Polres Hulu Sungai Utara optimistis pelaksanaan Momen 21 Rajab dapat berlangsung dengan khidmat, aman, dan kondusif, sekaligus mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang melaksanakan pengamanan jalur dan kegiatan keagamaan dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, di Masjid Al Munawwarah, Desa Beringin, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu malam (11/1/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.30 Wita hingga 23.40 Wita tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan langsung dari personel Polsek Banjang yang dipimpin Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM. Acara keagamaan ini dihadiri sekitar 500 jamaah dari Desa Beringin dan wilayah sekitarnya. Hadir sebagai penceramah Ustadz Musa dari Teluk Paparangan, Telaga Silaba, Amuntai Selatan. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara Fraksi Golkar, Al Amien Safari Ansar, SKM., MM, Kepala Desa Beringin Hiyadi, para alim ulama, guru agama, serta rombongan Maulid Al Habsyi Masjid Al Munawwarah. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan panitia, ceramah agama, pembacaan doa, hingga penutup. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembacaan tahlil Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul dan lantunan Maulid Al Habsyi yang menambah kekhusyukan suasana. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. “Polsek Banjang hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, sehingga jamaah dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antusiasme masyarakat tergolong tinggi. Hal ini mencerminkan kepedulian dan semangat kebersamaan warga dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat kerukunan sosial di wilayah Kecamatan Banjang. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan terpantau kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat kembali membuahkan hasil. Babinsa Kelurahan Kampung Baru Koramil 410-06/KDT, Kopka Ferdi Sopyansah, bersama warga setempat berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengguna narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Minggu (11/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah gudang gas kosong yang berlokasi di Jalan Bumi Manti 3, Gang Sawah Baru, RT 04 RW 01, Kelurahan Kampung Baru. Warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi mencurigai keberadaan seorang pria dengan gerak-gerik tidak wajar di dalam bangunan yang sudah lama tidak digunakan. Merasa khawatir lingkungan tempat tinggalnya dimanfaatkan untuk aktivitas melanggar hukum, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa setempat. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi bersama tokoh masyarakat. “Saat diperiksa, yang bersangkutan menunjukkan tanda-tanda berada di bawah pengaruh zat terlarang. Dari hasil pengecekan awal, ditemukan barang bukti yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba,” ujar Kopka Ferdi Sopyansah. Pria berinisial GAM (37), warga Kecamatan Tanjung Senang, berhasil diamankan tanpa perlawanan. Selanjutnya, Babinsa melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tak berselang lama, petugas Polsek Kedaton tiba di lokasi dan membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Kedaton guna proses penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan. Kopka Ferdi Sopyansah mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kepedulian warga yang berani melapor ketika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka. “Kerja sama seperti ini sangat penting. Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan narkoba tidak akan berjalan maksimal,” katanya. Sementara itu, Danramil 410-06/KDT turut memberikan apresiasi atas langkah cepat Babinsa dan kesadaran warga Kampung Baru. Ia menegaskan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan terbebas dari pengaruh narkoba. Pihak Koramil juga mengimbau masyarakat agar tidak membiarkan fasilitas umum atau bangunan terbengkalai dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal. Warga diminta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat berwenang. Di sisi lain, Polsek Kedaton memastikan kasus tersebut akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penanganan dilakukan secara profesional sebagai bagian dari komitmen aparat penegak hukum dalam mendukung program pemberantasan narkoba dan memberikan efek jera. Peristiwa ini diharapkan menjadi pengingat akan bahaya narkoba serta pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan demi terciptanya wilayah yang aman dan kondusif. (Agus)

Amuntai Selatan, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Polsek Amuntai Selatan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan pengecekan dan pemantauan debit air di wilayah hukumnya sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (11/1/2026) mulai pukul 10.30 WITA. Pengecekan difokuskan di Pintu Air Desa Harusan Telaga, Kecamatan Amuntai Selatan, yang berada di aliran Sungai Telaga Silaba. Sungai ini merupakan jalur terusan dari aliran sungai di Kabupaten Tabalong, sehingga berpotensi membawa limpasan air saat curah hujan tinggi di wilayah hulu. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya kenaikan debit air sekitar 1 sentimeter. Sebelumnya, ketinggian air tercatat berada di angka 5,99 sentimeter dan kini meningkat menjadi 6,00 sentimeter. Meski kenaikan masih tergolong kecil, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian mengingat cuaca yang belum sepenuhnya stabil. Kapolsek Amuntai Selatan melalui laporan resminya menyampaikan bahwa personel kepolisian terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan perkembangan situasi dapat terpantau secara akurat dan cepat. “Anggota kami tidak hanya melakukan pengecekan debit air, tetapi juga mendata potensi dampak terhadap jalan dan rumah warga apabila terjadi peningkatan debit air lanjutan,” ujarnya. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir. Orang tua diingatkan untuk tidak membiarkan anak-anak bermain di tepi sungai guna menghindari risiko hanyut atau tenggelam. Dalam upaya penanganan yang lebih terpadu, Polsek Amuntai Selatan turut berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mempercepat penyampaian informasi apabila terdapat wilayah yang terdampak kenaikan debit air. Pihak kepolisian menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan setiap perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut demi menjaga keselamatan serta kenyamanan masyarakat. (Agus)

Babirik | Bidik-kasusnews.com– Mengantisipasi potensi banjir akibat curah hujan yang masih tinggi, Polsek Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan monitoring debit air di sejumlah titik rawan genangan di wilayah Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU, Minggu (11/1/2026). Kegiatan pemantauan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dilakukan oleh personel Polsek Babirik sebagai langkah deteksi dini dan upaya kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan meningkatnya debit air di wilayah setempat. Monitoring difokuskan pada beberapa lokasi strategis, di antaranya pintu air di Jalan Polder Babirik–Danau Panggang Desa Kalumpang Luar, pintu air di Jalan Babirik–Danau Panggang Desa Sungai Luang Hulu, serta sejumlah ruas jalan penghubung Babirik–Danau Panggang yang melintasi Desa Sungai Luang Hilir, Murung Panti Hilir, dan Babirik Hilir. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, petugas mendapati adanya genangan air di beberapa ruas jalan umum. Di Desa Sungai Luang Hilir, ketinggian air yang menggenangi jalan terpantau sekitar 1–2 sentimeter. Sementara itu, di Desa Murung Panti Hilir dan Desa Babirik Hilir, genangan air di badan jalan mencapai kisaran 2–3 sentimeter. Selain genangan jalan, debit air di sejumlah pintu air juga mengalami peningkatan. Di Pintu Air Desa Sungai Luang Hulu, ketinggian air tercatat naik sekitar 1 sentimeter dari sebelumnya 201 sentimeter menjadi 202 sentimeter. Kenaikan serupa juga terpantau di Pintu Air Desa Kalumpang Luar, dari 212 sentimeter menjadi 213 sentimeter. Kapolsek Babirik melalui laporan resminya menyampaikan bahwa peningkatan debit air tersebut dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, khususnya sejak bulan Desember. Kondisi ini diperkirakan masih berpotensi berlanjut apabila curah hujan tidak menurun. “Polsek Babirik akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap kenaikan maupun penurunan debit air, sehingga dapat segera memberikan rekomendasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi keselamatan masyarakat,” ujarnya. Pihak kepolisian memastikan bahwa perkembangan situasi di lapangan akan terus dipantau dan dilaporkan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres HSU dalam memberikan pelayanan yang cepat, sigap, dan responsif kepada masyarakat. (Agus)

Amuntai | Bidik-kasusnews.com – Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air di wilayah hukumnya guna mengantisipasi dampak banjir akibat curah hujan yang masih berpotensi terjadi. Monitoring dilaksanakan pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa genangan air masih terjadi di sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga, meski debit air secara umum mulai mengalami penurunan. Beberapa jalan yang terpantau tergenang antara lain Jalan Rakha di Desa Pamintangan dan Pakapuran, Jalan Amuntai–Tanjung di Desa Panangkalaan dan Panangkalaan Hulu, serta sejumlah ruas jalan desa di Bayur, Palimbangan, Sungai Limas, dan Keramat, dengan kedalaman air bervariasi antara 0 hingga 15 sentimeter. Sementara itu, untuk fasilitas umum lainnya seperti lapangan, taman, sekolah, tempat ibadah, sarana kesehatan, hingga gedung pemerintahan dan rumah dinas dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terdampak genangan. Selain infrastruktur jalan, genangan air juga merambah ke beberapa pemukiman warga di wilayah Kecamatan Amuntai Utara dan Kecamatan Haur Gading. Di Amuntai Utara, genangan tercatat masuk ke sejumlah rumah warga di Desa Pamintangan, Pakapuran, Panangkalaan, Panangkalaan Hulu, Sungai Turak, dan Sungai Turak Dalam. Sedangkan di wilayah Haur Gading, rumah warga di Desa Waringin, Keramat, Pulantani, Jingan Bujur, Bayur, Palimbangan, Palimbangan Gusti, dan Palimbangan Sari turut terdampak. Kapolsek Amuntai Utara melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kondisi debit air di Pintu Air Desa Muara Baruh saat ini menunjukkan tren penurunan sekitar 20 sentimeter. Jika sebelumnya ketinggian air mencapai sekitar 200 sentimeter, kini tercatat berada di kisaran 180 sentimeter. “Walaupun debit air mulai surut, personel Polsek Amuntai Utara tetap melaksanakan pemantauan setiap hari sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perubahan cuaca,” ujarnya. Monitoring lapangan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aipda A.M. Anshari dan Brigpol Taufikurrachman. Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap perkembangan situasi akan terus dilaporkan secara berkala guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (Agus)

Balangan | Bidik-kasusnews.com — Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya debit air Sungai Balangan yang berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah desa wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan secara langsung pada Minggu (11/1/2026) pagi sebagai langkah antisipasi dini terhadap dampak yang lebih luas. Berdasarkan hasil monitoring di Pintu Air Desa Beringin pada pukul 09.30 hingga 09.50 WITA, ketinggian air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,83 meter atau mengalami kenaikan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi tersebut saat ini berada pada status siaga. Seiring meningkatnya debit air, sejumlah desa dilaporkan terdampak genangan. Di wilayah Danau Terate, air telah masuk ke sekitar 30 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, sementara jalan titian sepanjang kurang lebih 200 meter ikut terendam. Di Lok Bangkai, genangan air merambah teras dan badan rumah warga serta menggenangi jalan lingkungan. Kondisi serupa juga terjadi di Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, Teluk Buluh, hingga Karias Dalam, dengan total ratusan rumah terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 2 hingga 10 sentimeter. Selain itu, satu titik di Jalan Jermani Husin Km 4 terendam air dengan kedalaman mencapai 10–15 sentimeter sepanjang sekitar 50 meter. Kapolsek Banjang melalui laporan resminya menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah yang terdampak. Namun demikian, pihak kepolisian tetap mengedepankan langkah preventif dan kesiapsiagaan. “Personel Polsek Banjang telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, khususnya jika curah hujan masih tinggi,” ujarnya. Selain itu, Polsek Banjang juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa setempat untuk percepatan penyampaian informasi perkembangan situasi, serta mempersiapkan pembentukan Posko Tanggap Darurat. Posko sementara di Polsek Banjang telah disiagakan dengan perlengkapan penanganan banjir seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa genangan air diperkirakan masih bertahan karena aliran air belum sepenuhnya surut menuju muara Sungai Negara dan Sungai Tabalong. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca dan intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan. Polsek Banjang memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala dan perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut guna menjamin keselamatan serta keamanan masyarakat. (Agus)